Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 12969

Saat Hari Kerja, 600 Turis China Berwisata ke Bintan

0
Turis masuk melalui pelabuhan BBT Lagoi, Bintan F.Slamet/Batam Pos.

You get more, you pay less! Membayar lebih murah, mendapat fasilitas yang lebih banyak,” kata Menpar Arief Yahya, yang pernah dinobatkan sebagai Marketeer of The Year 2013 oleh Markplus Inc itu.

Sebanyak 600 wisman asal China sukses di drive ke Bintan saat weekdays via Tanah Merah, Singapura. Industri ferry yang menyeberangkan ratusan wisman dari Tanah Merah-Bintan langsung happy. Bintan Lagoon Resort yang dijadikan lokasi menginap juga ikutan kebagian rezeki.

“Sekarang semua industri sudah mulai berlomba-lomba memasarkan Batam dan Bintan saat weekdays. Ini perkembangan yang sangat bagus,” tutur Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti yang didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Pertemuan dan Konvensi, Eddy Susilo, Rabu (23/8).

Salah satunya, dengan mengambil tema Bintan Best Tours Luxury Group, 600 pax akhirnya dipasarkan travel agent asal Singapura. Target marketnya jemaah gereja Negeri Tirai Bambu yang sedang di Singapore.

Selama empat hari tiga malam, jemaah gereja ini dirayu untuk berwisata MICE di Bintan. Semuanya dirayu untuk berwisata religi dari 22-25 Agustus 2017. Hasilnya? Happy ending untuk Bintan.

“Tanggal 22 Agustus sore seluruh rombongan Bintan Best Tours Luxury Group sudah masuk Bintan. Mereka langsung menginap di Bintan Lagoon Resort,” tambah Esthy.

Bintan Lagoon Resort langsung panen raya. Seluruh kamarnya langsung fully bookeed. Sebanyak 437 kamar di sana habis disewa rombongan Bintan Best Tours Luxury Group. Bahkan sebagian sampai ada yang harus menyewa villa lantaran kamar di Bintan Lagoon Resort tak bisa menampung seluruh rombongan.

“Terimakasih Kementerian Pariwisata atas dukungannya. Ini berkah bagi Bintan. Plafon harga di sana lumayan mahal loh, tapi ternyata tetap laku dijual,” timpal Kadispar Bintan Luki Zaiman Prawira.

Luki memang tak asal bicara. Harga sewa kamar Bintan Lagoon Resort dipatok Rp 2,7 juta per malam. Sementara untuk villa, harganya dipatok mulai Rp 6.144.000 per malam. Harga sewa tinggi ini sepadan dengan fasilitas dan panorama yang ditawarkan.

Di Bintan Lagoon Resort, rombongan Bintan Best Tours Luxury Group bisa menikmati kamar yang menghadap ke Laut Cina Selatan. Bahkan Johor Bahru Malaysia bisa dilihat dari Bintan Lagoon Resort.

Selain panorama laut yang menawan, rombongan wisman asal China tadi juga ikut dimanjakan dengan dua kolam renang terbuka, lapangan tenis, dan dua lapangan golf kelas dunia. Selain itu, ada juga layanan spa sepanjang hari, dan 12 restoran berstandar global. “Masakan Asia, India, dan Barat, semua ada. Jadi silakan ke Bintan saat weekdays, dijamin Anda tidak akan rugi,” tambah Luki.

Bintan memang tak ingin kalah dari Bali. Kebetulan, modalnya sudah sangat kuat. Punya fasilitas penunjang MICE yang sudah oke, hotel, resort dan lapangan golf kelas dunia serta pelabuhan penyeberangan yang mumpuni. Kekuatan inilah yang sekarang dimanfaatkan industri di Kepri, Singapura dan Johor Bahru untuk menjual Batam dan Bintan saat weekdays. Paket-paket menarik di-create dan dipasarkan dengan harga supermurah.

“Kalau sudah ada 600 pax yang laku terjual saat weekdays, itu pertanda program PWI Terpadu Crossborder punya prospek besar. Commercial dan social value sukses, industri hotel panen raya, begitu juga dengan industri ferry. Saat destinasi Batam dan Bintan makin populer, makin ramai, makin terjangkau, ini akan menjadi basic need wisman Singapura dan Malaysia untuk jalan-jalan ke Kepri. Kuliner, golf, spa, tiket ferry, hotel dan resort, hingga wisata belanja, semua bisa dinikmati dengan harga yang super murah,” ucap Menpar Arief Yahya. (*)

Mandiri-Traveloka Tawarkan Diskon ke 10 Bali Baru

0

Bank Mandiri bersinergi dengan merchant travel online Traveloka menggelar program “Jelajahi Keindahan Indonesia” mempromosikan 10 destinasi wisata prioritas (10 Bali Baru) dan meningkatkan angka kunjungan wisata.

Dalam program ini, Bank Mandiri dan Traveloka memberikan penawaran harga terbaik untuk paket Pesawat plus Hotel dan Atraksi & Rekreasi ke 10 destinasi
prioritas dan Bali. Ke-10 destinasi tersebut adalah Candi Borobudur, Kepulauan Seribu, Danau Toba, Pantai Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Mandalika, Bromo Tengger Semeru, Labuan Bajo, Wakatobi dan Morotai.

“Bentuk dukungan ini tentu saja akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat dan dapat mendorong perekonomian melalui sektor Pariwisata. Dengan program ini, masyarakat dalam hal ini nasabah Bank Mandiri dapat menjelajahi keindahan Indonesia dengan biaya yang murah dan kemudahan bertransaksi,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuty, di Restoran Three Wise Monkeys, Jakarta Selatan, Rabu (23/8).

Di samping harga spesial tersebut, bagi pemegang Mandiri Kartu Kredit akan mendapatkan keuntungan tambahan berupa diskon sejumlah Rp 720.000 untuk pemesanan paket Pesawat plus Hotel dan diskon sejumlah Rp 200.000 untuk berbagai Atraksi & Rekreasi di 10 destinasi tersebut.

Senior Vice President Credit Cards Group PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Vira Widiyasari menjelaskan, bagi pemegang Mandiri Kartu Kredit dapat memanfaatkan fitur cicilan 3 dan 6 bulan, serta mendapatkan fiestapoin hingga empat kali untuk setiap transaksi. Untuk mendapatkan promo tersebut, pemegang Mandiri Kartu Kredit dapat langsung mengunjungi website Traveloka di https://www.traveloka.com/promotion/indonesia atau melakukan pemesanan lewat aplikasi Traveloka.

“Seperti ke Danau Toba, itu mulai dari Rp 1,4 juta, ke Labuan Bajo mulai dari Rp 1,8 juta, ke Wakatobi mulai dari Rp 3,4 juta dan ke Bromo mulai dari Rp 760 ribu. Harga tersebut untuk berdua dan termasuk diskon, untuk hotel dan pesawat 3 hari 2 malam. Program berlaku mulai tanggal 17 Agustus 2017 hingga 31 Agustus 2017, dengan periode perjalanan hingga 30 November 2017,” jelas Vira.

Vira menambahkan, inisiasi program ini merupakan bentuk upaya Bank Mandiri memberikan layanan terbaik kepada para nasabahnya dan komitmen perseroan dalam merealisasikan program pemerintah untuk mengembangkan 10 destinasi prioritas.

“Program ini merupakan persembahan kami kepada para nasabah setia. Dukungan Traveloka pada program ini tentunya akan memberikan nilai lebih dalam perjalanan nasabah Bank Mandiri untuk menjelajahi keindahan Indonesia,” tambahnya.

Transaksi Mandiri kartu kredit pada akhir Juli 2017 tercatat mengalami kenaikan sebesar 9,6%. Dari total transaksi Mandiri Kartu Kredit, sekitar 17% merupakan transaksi yang terkait dengan perjalanan, baik untuk hotel ataupun travel.

Head of Marketing Traveloka Dannis Muhammad, menyambut baik pelaksanaan program Jelajahi Keindahan Indonesia ini. Dia menjelaskan, minat masyarakat Indonesia untuk melakukan perjalanan mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini tercermin dari data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat pertumbuhan penerbangan domestik mencapai 56% dari tahun 2011 hingga 2016. Sedangkan pertumbuhan pemesanan kamar hotel meningkat hingga 64% pada periode yang sama.

“Masih dalam semangat hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-72, kami senang dapat berpartisipasi memajukan perekonomian Indonesia di sektor pariwisata lewat program kerja sama dengan Kemenpar dan Bank Mandiri. Kami percaya dengan adanya kemudahan akses pemesanan dan promosi yang tepat, dapat meningkatkan minat masyarakat Indonesia untuk mengunjungi beragam destinasi di Indonesia,” ungkap Dannis.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi terjalinnya kerja sama ini. Dirinya mengajak masyarakat untuk memanfaatkan segala peluang yang menawarkan kemudahan berwisata dengan harga murah.

“Ini mendukung program Kementerian Pariwista dan memudahkan wisatawan dalam negeri untuk jalan-jalan. Ini promo yang sangat menarik, manfaatkan jangan dilewatkan,” ujar Menpar Arief Yahya.

Bali begitu istimewa di mata Menpar Arief Yahya. Pertama, 40% wisman masuk ke Indonesia via Bali, sisanya Jakarta 30%, Kepri 20%, dan 10% tersebar luar di daerah lain. Kedua, Bali istimewa karena segudang reputasi dunia dialamatkan ke Pulau Dewata itu. Apalagi, pilihan travellers di TripAdvisor menempatkan Bali sebagai destinasi terbaik dunia. Ketiga, Bali juga contoh destinasi yang paling lengkap 3A-nya (Atraksi, Akses, Amenitas).

“Sebagai destinasi, Bali paling maju dan dijadikan ikon pariwisata Indonesia. Karena itulah 10 destinasi prioritas pun disebut dengan istilan 10 Bali Baru,” terang Menpar Arief Yahya. (*)

12 Ribu Pedayung Hipnotis Wisatawan di Festival Pacu Jalur 2017

0

Festival Pacu Jalur yang hanya bisa disaksikan di Riau.

Ini benar benar dahsyat dan fenomenal. 193 Jalur (istilah untuk tim yang ikut berlomba) sudah dipastikan akan melewati perjuangan babak penyisihan hari pertama yang dimulai 23 hingga 26 Agustus 2017 di Tepian Narosa Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Kepulauan Riau.

Sebanyak 193 jalur (perahu) akan diisi pendayung sekitar 50-60 setiap perahu, jadi akan terdapat total sekitar 12 ribu pedayung yang akan berjibaku, dalam even terbesar di Riau ini yang memperebutkan total hadiah sebesar Rp 65 juta. Hadiah belum termasuk dari sponsor yang biasanya menyediakan ternak untuk para pemenang.

“Alhamdulillah, total 193 jalur (tim) yang berasal dari 15 Desa/Kecamatan, 1 Kabupaten dan 1 tim dari Pempov Riau, mereka akan bertemu berdasarkan hasil undian. Ada 97 heat dengan sistem gugur. Sehingga peserta yang kalah tidak boleh turut bermain kembali.

Sedangkan para pemenangnya akan diadu kembali untuk mendapatkan pemenang utama,” kata Marwan,Kepala Dinas Pariwisata dan kebudayaan Kuantan Singingi.

Jumlah pengunjung pacu jalur tahun ini diperkirakan 500 ribu orang.

“Tahun lalu sekitar 350 ribu penonton terhipnotis dengan adu cepat para pendayung, tahun ini diperkirakan bisa mencapai 500 ribu penonton, baik dari seluruh Kabupaten Kuantan Singingi dan wisatawan di kabupaten tetangga seperti Inhu dan yang lainnya yang ingin menyaksikan ajang seru ini,” ujarnya.

Tercatat 15 kecamatan yang ikut mengirimkan tim terbaiknya berasal dari Seluruh kecamatan di kuantan Singingi sepeti Kecamatan Inuman, Cerenti,K Hilir, K Hilir Seberang, Pangean, LTD. Sentra, Bekai, K Tengah, Guntor, Hulu Kuantan, P Rantau, Singingi dan Singingi Hilir.

Kemudian ada Kabupaten Inhu yang mengirimkan 33 jalur dan tim Pemprov Riau juga mengirimkan wakilnya.

Marwan menjelaskan, setiap Jalur beranggotakan laki-laki dengan usia 15 sampai 40 tahun. Jumlah pendayung perahu tidak sama setiap perahu, semua tergantung masing masing tim sekitar 50 sampai 60 orang.

Jadi beda jumlah pendayung tidak membedakan kelas dan istimewanya, pendayung banyak belum tentu menang, karena menurut mitos yang ada di sana, kemenangan itu ditentukan dari kekuatan magis yang terdapat pada kayu perahu serta kesaktian sang pawang dalam mengendalikan perahu.

Dari 50 atau 60 pendayung, ada anggota tim disebut ‘anak pacu’ dengan beberapa tugas masing-masing dan sebutannya, seperti ‘tukang kayu’, ‘tukang concang’ yang menjadi komandan atau pemberi aba-aba, dan ‘tukang pinggang’ yang menjadi juru mudi. Ada juga ‘tukang onjai’ yang bertugas memberi irama di bagian kemudi dengan cara menggoyang-goyangkan badannya, dan ‘tukang tari’ yang membantu ‘tukang onjai’ dalam memberi tekanan agar seimbang, agar perahu dapat berjungkat-jungkit secara teratur dan berirama.

Juara bertahan tahun lalu, Jalur Siposan Rimbo RAPP dari Pangean Kuantan Singingi juga siap kembali mempertahankan mahkota juara, berada di jalur 13, akan ditantang Tapak 3 Tumpuan Nagori Aston Motor di penyisihan babak pertama yang akan menempuh jarak panjang lintasan sepanjang 1 km mengikuti aliran Batang Kuantan.

Tradisi Pacu jalur ini telah ada sejak ratusan tahun yang memiliki sejarah panjang. Sungai Batang Kuantan yang terletak antara Kecamatan Hulu Kuantan di bagian hulu dan Kecamatan Cerenti di bagian hilir telah digunakan sebagai jalur pelayaran sejak awal abad ke-17 dan digunakan untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-72 #Pesona72 #Pesona17an. Acara Festival Pacu Jalur ini dibuka langsung oleh Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dalam acara pembukaan yang digelar di Lapangan Limuna yang berjarak sekitar 50 meter dari arena Pacu Jalur.

Menteri Pariwisata Republik Indonesia Arief Yahya sendiri takjub dengan ebent pacu jalur. “Pacu jalur ini unik, tidak ada di dunia selain di Kuansing. Event ini berkelas dunia, tinggal bagaimana Riau bisa mengemasnya menjadi paket wisata yang menarik,” ujar Menpar Arief Yahya.

“Mudah-mudahan dengan acara ‘Riau Menyapa Dunia’, pacu jalur dan pariwisata Riau tumbuh lebih baik,”pungkasnya.(*)

Tiga Wilayah Titik Reklame di Batam

0
Sejumlah papan reklame terpasang di Simpang Gelael Batamcenter, Rabu (23/8). Pemko Batam berencana akan mengurangi reklame konvensional. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Purnomo Andiantono mengatakan pemasangan titik baliho berada dibawah kewenangan Sub Direktorat Pertamanan BP Batam.

“BP Batam menentukan titik reklame berdasarkan Keppres Nomor 41 Tahun 1973 tentang daerah industri pulau Batam, kemudian Kep. Mendagri Nomor 43 Tahun 1977 tentang pemberian hak pengelolaan lahan kepada BP Batam,” jelasnya.

Selain itu kerjasama dengan Pemko Batam ditentukan oleh Keputusan Bersama Kepala Badan Pelaksana BP Batam dan Walikotamadya Batam No. 01/SKEP/KABALAK-OB/IV/1990, No.KPTS.63/IV/1990 tentang ketentuan penyelenggaraan di pulau Batam.

Untuk bisa memasang baliho, maka harus melengkapi persyaratan administrasi seperti surat permohonan dilengkapi dengan identitas perusahaan, keterangan reklame, dan surat reklame lama jika melakukan perpanjangan.

Kemudian harus menyertakan persyaratan teknis yakni gambar orientasi lahan, gambar konstruksi perhitungan, dan visualisasi rencana reklame.

Seperti diketahui BP Batam melakukan pembagian titik reklame menjadi tiga wilayah. Hal ini berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 153 tahun 2012, tentang Tarif Layanan Badan Layanan Umum BP Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

Wilayah pertama meliputi Jodoh, Nagoya, Jalan Jenderal Sudirman (ROW 200), Batuampar, Seipanas, Baloi dan sekitarnya. Serta seluruh daerah dengan radius 150 meter dari simpang empat dan simpang tiga di wilayah kerja BP Batam, kecuali kawasan Bandara, dan kawasan Pelabuhan.

Wilayah dua meliputi kawasan Sekupang, Tiban, Mukakuning, Tembesi, Batuaji, Sagulung, Tanjunguncang, Bengkong, Batubesar dan sekitarnya.

Wilayah tiga meliputi Nongsa, Kabil, Marina, Tanjungriau, Tanjungpiayu dan sekitarnya. Serta seluruh wilayah kerja BP Batam selain atau kecuali wilayah pertama dan wilayah dua.(leo)

 

Kembangkan Wisata, Batam Perlu Benchmarking terhadap Thailand

0
Pengunjung memilih pakaian bekas di toko Hani Pasar Aviari Seken Batuaji, Selasa (20/6).  F Dalil Harahap/Batam Pos

Salah satu pasar yang terkenal di Batam adalah Pasar Aviari, yang merupakan kawasan perbelanjaan barang second/seken.

Untuk mengembalikan kejayaan Pasar Aviari, Pemerintah Kota Batam dalam waktu dekat akan menata ulang pasar seken Aviari dan kembali menjadikannya Ikon Pariwisata Kota Batam.

“Ini kita lakukan untuk mendukung program Pemerintah Kota (Pemkot) Batam yang terus mencari peluang untuk mendatangkan wisman sebanyak mungkin ke Batam, termasuk dengan daya tarik pasar ini,” kata Camat Batuaji Fridkalter Pasar seken Aviari, lanjut Fridtalker akan ditata ulang dan fokus pada rencana pembangunan taman di sekeliling pasar. Sehingga bangunan liar yang saat ini menjamur di sekeliling pasar itu akan ditertibkan.

“Pedagang hanya boleh berdagang di dalam kawasan pasar. Di luar pasar akan ditertibkan. Kawasan itu akan dipercantik dengan taman nantinya,” lanjutnya.

“Program ini untuk menghidupkan sektor pariwisata. Jadi Batuaji pasar seken itulah yang mau ditata agar jadi ikonnya Pariwisata Kota Batam . Kalau itu terwujud tentu akan baik bagi kita semua,” imbau Fridkalter. Rencana Pemkot Batam ini disambut baik Kementerian Pariwisata.

“Dengan penataan ulang itu, pasar Seken Aviari menjadi bersih dan indah akan menjadi salah satu tambahan atraksi menarik buat daya tarik wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Batam,” kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti.

Esthy mencontohkan Batam perlu benchmarking terhadap Thailand, yang mampu menghidupkan Pasar Chatuchak, pasar tradisional nya menjadi destinasi wisata yang untuk belanja murah “Chatuchak atau ‘Jatujak’, adalah pasar terbesar di dunia. Pasar ini diperkirakan dikunjungi sekitar 400 ribu orang setiap weekend-nya, yang memang hanya buka pada sabtu dan minggu yang dimulai sekitar pukul 8 pagi-6 sore.

Pasar yang dikenal sebagai JJ Market, memiliki lebih dari 8000 kios yang terbagi di 27 area. Paling tidak ada 9 jenis barang yang dijual di Chatuchak Market, yaitu : makanan minuman, makanan kering, keramik, buku, pakaian, barang antik, home decoration, tanaman, dan binatang dan saat ini menjadi tempat tujuan yang mesti dikunjungi (must-visit-place) oleh para turis yang datang ke Bangkok.

“Ini yang perlu kita contoh dan coba kita implementasikan untuk Pasar Seken Aviari yang ada di Kota Batam,” lanjutnya.

Pasar seken Aviari memang sudah dikenal masyarakat sebagai tempat menjual barang seken (bekas) seperti, tas, sepatu, baju, celana, jaket dan lainnya. Sepatu seken salah satu yang paling banyak diminati masyarakat. Kualitas sepatu ini tidak kalah dengan kualitas sepatu baru.

Dulunya Pasar seken Aviari hanya berupa kompleks ruko-ruko kosong Pertokoan Cipta Prima yang sepi pengunjung. Bahkan di beberapa blok dijadikan sarang burung walet. Namun secara perlahan terlebih dalam 8 tahun terakhir kompleks rumah toko ini mulai ramai dan dibanjiri pembeli dari berbagai wilayah di Batam bahkan luar pulau.

Apa yang menarik warga Batam dari berburu barang-barang seken ini ditempat ini? Yang pertama tentu saja harga. Kedua adalah kualitas barang. Bagi yang benar-benar menginginkan suatu barang dan tidak mempunyai uang yang cukup untuk membeli baru, maka pasar Aviari adalah solusinya.

Pun yang menginginkan barang-barang branded berkualitas seperti pakaian dan perlengkapan rumah tangga second, juga gadget dan beberapa barang elektronik lainnya yang disupply dari negara Malaysia dan Singapura ini.

“Ini yang harus kita pertahankan dan kita kembangkan.Pasar bersih dan indah, tentu akan membuat wisatawan juga betah berlama lama mencari barang yang diinginkannya,” urainya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, shopping dan kuliner adalah 45 persen dan 60 persen portofolio pariwisata.

“Pariwisata itu 60 persen culture, 35 persen nature, 5 persen manmade. Dari 60 persen yang culture itu, 45 persen-nya diborong oleh Shopping and Culinary. Karena itu Penataan Pasar seken Aviari ini menjadi sangat strategis bagi pengembangan pariwisata di kota Batam, sehingga benar benar menjadi surga wisata berbelanja,” kata Menteri Arief.(*)

Harrier Facelift, Mesin Turbo dan Fitur Canggih

0
Salah seorang model tengah menunjukkan Toyota Harrier Facelift. F.Andi untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Mobil terbaru Toyota Harrier Facelift kini hadir di Batam, yakni di showroom Hans Automotive. Mobil mewah garapan Toyota Jepang ini hadir dengan mesin besar, yakni 8AR-FTS berkubikasi 2.000 cc empat silinder yang dilengkapi dengan turbo.

“Ini produk terbaru, dan baru dipasarkan di Jepang. Besok akan hadir di sini,” ujar Marketing Hans Automotive, Andi Lim, Rabu (23/8).

Selain mesin yang berbeda, Toyota Harrier Facelift Turbo akan mendapatkan lampu LED baru, lalu velg berdiameter 18 inci. Pada lampu ini teknologi LED Triple Bulb yang siap memberikan pencahayaan maksimal kepada pengendara khususnya pada malam hari.

“Ditambah interior berwarna hitam dan merah yang berbahan dasar kulit,” terang Andi.

Andi menambahkan pada mobil ini dilengkapi fitur baru dan canggih. Diantaranya fitur keselamatan yang berupa Toyota Safety Sense P, yang terdiri dari pedestrian pre-collision function – vehicle dan pedestrian detection, airbags, dynamic radar cruise control, serta lane departure alert dengan steering assist function.

“Untuk kenyamanan pengendara dan penumpang terdapat audio system, layar sentuh canggih dan fungsional, kursi pemanas serta kamera 360 derajat,” tutur Andi.

Selain mobil terbaru ini, showroom Hans Automotive juga menghadirkan beberapa mobil lainnya, seperti Lamborgini, Harrier, Toyota CHR, Lexus dan Alphard. Untuk mendapatkan produk ini konsumen bisa mengunjung Hans Automotive di Komp Bumi Riau Makmur, Jalan Laksamana Bintan Blok B No.1-3, Seipanas. (opi)

Dewan : Pembentukan Kanwil PLN Mendesak

0

batampos.co.id – Ketua Panitia Khusus (Pansus) Kelistrikan DPRD Kepri, Irwansyah mengatakan pembentukan Kantor Wilayah (Kanwil) PLN Persero Kepri sudah sangat mendesak. Menurutnya, dengan langkah tersebut bisa mempercepat garis komando dalam penuntasan persoalan kelistrikan di Provinsi Kepri.

“Di tahun anggaran 2017 ini, Kanwil PLN Riau Kepri mendapatkan dukungan anggaran setengah triliun. Dari jumlah tersebut, hanya Rp 150 miliar untuk Kepri,” ujar Irwansyah menjawab pertanyaan media di Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang usai melalui Memorandum of Understanding (MoU) dengan Gubernur Kepri, dan Kanwil PLN Riau Kepri, Rabu (23/8)

Legislator Komisi III DPRD Kepri tersebut menjelaskan, Kepri adalah wilayah yang terdiri dari 2.408 pulau. Di luar Kota Tanjungpinang dan Batam, ada 275 desa yang ada di Kabupaten Bintan, Lingga, Karimun, Natuna, dan Anambas. Tetapi desa yang sudah dialiri listrik masih sekitar 56 persen.

Menurutnya, untuk mempercepat pembangunan Kepri dibidang kelistrikan adalah butuh penanganan yang khusus. Atas dasar itu, ia menilai Kepri sudah layak untuk memiliki Kanwil PLN secara mandiri. Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut memaparkan, selain pembagian anggaran yang kurang. Persoalan rentang kendali juga menjadi alasan. Berangkat dari pemikiran tersebut, pihaknya akan menemui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Apabila sudah ada Kantor Wilayah, tentu proses koordinasi dan garis komando akan lebih cepat. Wacana pembentukan Kanwil PLN Kepri memang sudah sangat lama. Sekarang inilah saat yang tepat, sehingga bisa merangkai Kepri dengan kelistrikan,” paparnya.

Terpisah, GM PLN Area Tanjungpinang, Armunanto yang mewakili Kanwil PLN Riau Kepri mengatakan, Kanwil PLN sebenarnya sudah memberikan perhatian khusus bagi pembangunan sistem kelistrikan di Provinsi Kepri. Menurutnya, Kepala Kanwil hampir setiap pekan berada di Kepri.

“Komitmen PLN sudah jelas, yakni ingin membantu merangkai Kepri dengan kelistrikan. Memang semua butuh waktu dan proses untuk mewujudkan itu,” ujar Armunanto.

Masih kata Armunanto, pada tahun 2017 ini, Kepri mendapatkan dukungan 42 mega watt yang diperuntukan bagi 29 desa di Kepri. Dijelaskannya, MoU ini sendiri bertujuan untuk menggolkan atau mendukung program pemerintah, yakni program listrik 35.000 watt untuk masyarakat.

Untuk Kepri sendiri akan dipusatkan di 109 Desa yang selama ini belum teraliri listrik dengan maksiml. Namun pengalirannya dilakukan bertahap, yakni dimulai untuk 29 desa di tahun 2017, 35 desa di tahun 2018 dan 45 desa di tahun 2019. Sehingga di tahun 2019 atau paling lama tahun 2020 pulau-pulau di Kepri sudah teraliri listrik dengan baik.

“Target kami memang 2019 100 persen desa di Kepri sudah teraliri listrik. Sedangkan Rasio Elektrifikasi ditahun yang sama adalah 95 persen,” papar Armunanto.(jpg)

Gubernur Serahkan 89 Kotak Pendingin

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyerahkan kotak pendingin kepada pedagang di Pasar Bintancenter, Rabu (23/8). F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun memulai aktivitas Rabu (23/8) berkaitan dengan upaya “penyegaran”. Di antaranya terus mengajak anak-anak muda untuk bergerak sejak fajar dengan salat subuh dan menyerahkan cool box (kotak pendingin) di Pasar Bintancenter.

Saat bersafari subuh di Masjid Nurus Salam Kilometer 8 Tanjungpinang, Nurdin menyampaikan rasa bangganya karena ada komunitas anak-anak muda yang tetap bersemangat untuk meramaikan masjid pada waktu subuh. Nurdin juga berpesan agar anak-anak muda aktif memenuhi masjid di waktu-waktu salat.

“Dengan berjamaah, dengan bersama-sama, kita terus membangun kebaikan. Ada kenikmatan ketika kita bisa berjamaah sejak subuh,” kata Nurdin.

Nurdin tetap mengharapkan peran aktif masyarakat dalam mengisi pembangunan di Kepri sesuai dengan bidangnya masing-masing. Apalagi dengan tetap berpegang pada pondasi agama. “Terus memakmurkan masjid apapun kondisi saat ini. Terus lakukan kerja-kerja untuk membuat negeri ini semakin gemilang,” kata Nurdin.

Pada safari subuh itu, tampak hadir Sekdaprov H TS Arif Fadillah dan sejumlah kepala OPD. Setelah dari Masjid Nurus Salam, Nurdin kembali berurusan dengan menyegarkan dagangan para penjual di pasar. Di Pasar Bintancenter Tanjungpinang, Nurdin menyerahkan cool box (kotak pendingin). Cool box itu dibagikan kepada penjual ikan dan sayur di Pasar Bintan Center.

Sebanyak 89 kotak pendingin dibagikan di sejumlah pasar yang berada di Tanjungpinang. Untuk Pasar Bintan Center, diserahkan 21 unit. Kepada yang menerima, Nurdin berpesan agar kotak pendingin ini dijaga dan dirawat. “Supaya mempermudahkan bapak ibu menyimpan ikan/sayur. Agar jualan terus segar,” kata Nurdin. (bni)

Dari Bank Sampah, Warga Berpenghasilan 10 Ribu per Hari

0
Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Deby Apri Sujadi saat mengunjungi bank sampah
di Sei Lekop, Rabu (23/8). F.Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – TP PKK Kabupaten Bintan melakukan kunjungan ke
Unit Bank Sampah di Sei Lekop, Rabu (23/8) kemarin. Kunjungan itu
melihat pengembangan sistem bank sampah yang dikelola warga
di Jalan Nusantara Kilometer 20 Kelurahan Sei Lekop Kecamatan
Bintan Timur.

Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Deby Apri Sujadi mengatakan, sistem bank
sampah berhasil dikembangkan di beberapa daerah di Bintan. Sistem ini
dinilai bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Karena pengelolaan
sampah kering dilakukan secara kolektif bisa mendorong masyarakat
berperan serta dan aktif di dalamnya.

Sistem ini juga menurutnya, akan menampung dan memilah, serta
menyalurkan sampah bernilai ekonomi agar bisa dipasarkan sehingga
masyarakat mendapat keuntungan ekonomi dari menabung sampah.

“Rata-rata saldo buku bank sampah sekitar Rp 7 ribu sampai dengan Rp
10 ribu per hari per anggota, sistem ini mempunyai nilai ekonomi yang
tinggi. Selain membantu ekonomi masyarakat, tentunya akan
menyelamatkan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bintan Aprizal Bahar saat
dihubungi, Rabu (23/8) mengatakan hingga saat ini di Kabupaten Bintan,
sudah tercatat lebih kurang 14 Unit Bank Sampah yang tersebar di
seluruh kecamatan. Sedangkan untuk sampah terpilah di seluruh Bank
Sampah Kabupaten Bintan mencapai 135 kilogram per minggu.

“Untuk mengatasi persoalan sampah, sangat membutuhkan partisipasi
masyarakat, dan peranan Bank Sampah akan menumbuhkan kesadaran,
sekaligus memberikan tambahan pendapatan,” tukasnya. (cr21)

Rangkai Pulau dengan Listrik

0

 

batampos.co.id – Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak dan Pimpinan PLN Wilayah Riau Kepri diwakili oleh Kacap PLN Tanjungpinang Irwansyah serta Pimpinan Bright Batam Dadan Koernadipoera menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) sebagai bentuk komitment bersama untuk mewujudkan Kepri terang-benderang di tahun 2020.

MoU ini dilakukan secara bersama di ruang kerja Gubernur Kepri, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Rabu (23/8). Tampak hadir juga pada kesempatan ini Kepala Dinas ESDM Kepri Amjon dan ketua Pansus listrik Irwansyah.

MoU ini sendiri bertujuan untuk menggolkan atau mendukung program pemerintah, yakni program listrik 35.000 watt untuk masyarakat.

Untuk Kepri sendiri akan dipusatkan di 109 Desa yang selama ini belum teraliri listrik dengan maksiml. Namun pengalirannya dilakukan bertahap, yakni dimulai untuk 29 desa di tahun 2017, 35 desa di tahun 2018 dan 45 desa di tahun 2019. Sehingga di tahun 2019 atau paling lama tahun 2020 pulau-pulau di Kepri sudah teraliri listrik dengan baik.

Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun dalam kesempatan ini mengatakan bahwa ketersediaan listrik hingga ke pulau-pulau memang hal yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat.

“Kita semua mendapati hal yang sama ketika di lapangan, masyarakat selalu menanyakan soal listrik. Ini perlu kita carikan solusinya. Jenset tidak menyelesaikan masalah, malah menimbulkan masalah yang lain,” kata Gubernur.

Gubernur juga meyakinkan agar PLN tidak khawatir, karena MoU ini bukan untuk menjadi beban bagi PLN aja. Namun akan menjadi tanggungjawab bersama

“Masyarakat juga tau, membangun tidak semudah membalik telapak tangan, semua butuh proses dan perencanaan. PLN juga jangan takut, kami tidak akan merenggut, tapi kita lakukan semua secara bersam-sama. Listrik ini adalah salah satu motor penggerak ekonomi,” ujar Gubernur.

Sementara itu Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak memberikan apresiasi atas upaya bersama-sama untuk merangkai pulau dengan listrik ini.

“Kita tahu bahwa listrik ini kebutuhan primer masyarakat. Saat ini masyarakat merindukan penerangan listrik di daerah pedesaan. Setelah MoU ini dilakukan, kita tidak bisa menyerahkan begitu saja kepada PLN, namun harus kita lakukan bersama. Sehingga di 2019 atau setidak-tidaknya tahun 2020 seluruh Kepri ini sudah dialiri listrik,” kata Jumaga.

Jumaga menegaskan bahwa dalam waktu dekat Perda kelistrikan juga akan segera di sahkan. Sehingga jika saat ini baru sebatas teken MoU, dengan adanya perda, maka segera dilakukan Memorandum of Action (MoA).

Ketua Pansus Listrik DPRD Kepri Irwansyah menjelaskan bahwa saat ini Pansus sudah bekerja sekitar 3 bulan. Isi Perda sendiri mengatur beberapa hal, salah satunya tetang kelistrikan di daerah pulau yang ada di Kepri.

“Kami sangat komitment masalah listrik ini. Listrik selalu menjadi keluhan masyarakat. Di lapangan, saat ini masih ada daerah yang dialiri listrinya cuma 6 jam, 11 jam dan bahkan ada yang belum mendapatkan aliran sama sekali.Dalan rapat Pansus, kami sudah membahasnya, dan hari ini kita lakukan MoU. Tujuan MoU ini untuk mengikat agar program kita jelas dan tetukur dalan menggolkan niat ini,” terang Irwansyah.

Irwansyah juga mengatakan bahwa saat ini PLN Kepri masih bergabung dengab PLN wilayah Riau. Sehingga penganggarannya masih belum terfokus. Oleh sebab itu, Dewan atau salah satu pembahasan Pansus adalah mengupayakan agar kantor PLN Kepri dibentuk sendiri, sehingga penganggarannya bisa fokus dan terarah.

“Kami dari Komisi 3 DPRD juga akan mengawasi secara periodik program merangkai pulau dengan listrik ini, guna memastikan ada progres pelayanan listrik di Kepri kedepannya,” tutup Irwansyah. (bni)