Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 12979

Pajak Mineral Bukan Logam Terkumpul Rp 1,1 Miliar 

0
batampos.co.id – Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Lingga mengaku telah mengantongi pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak mineral bukan logam terhitung sejak Januari hingga Juli tahun ini sebesar Rp 1,1 miliar lebih.
Pencapaian ini berasal dari dua jenis mineral bukan logam, yakni galian c atau pasir sebesar Rp 1,1 miiiar dan tanah uruk dan sejenisnya sebesar Rp 252 juta.
“Target pendapatan pajak dari sektor mineral bukan logam pada tahun ini sebesar Rp 2,4 miliar lebih,” ujar Kepala Bidang Pendataan dan Penetapan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Lingga, Sumiarsih ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/8) siang.
Lebih lanjut Sumiarsih mengatakan, saat ini mereka mengalami kendala terkait perusahaan yang tidak melapor setelah melakukan penyetoran. Hal ini tentunya membuat Badan Pemdapatan Daerah Kabupaten Lingga minim dengan data jumlah angkut mineral bukan logam.
Untuk itu, Sumiarsih menghimbaukan kepada seluruh perusahaan yang melakukan aktifitas penambangan mineral bukan logam untuk melaporkan kepada Badan Pendapatan Daerah jika melakukan penyetoran pajak ke rekening Badan Pendapatan Daerah.
“Kalau data penyetoran pajak dari bank, hanya mencantum jumlah dana dan nama perusahaan penyetor saja. Data jumlah barang yang dibawa tidak tahu,” kata Sumiarsih.
Sumiarsih menambahkan, saat ini hanya tiga perusahaan yang beroperasi melakukan aktifitas galian mineral bukan logam di Kabupaten Lingga dan mereka telah melakukan penyetoran pajak. Ketiga perusahaan tersebut yakni : PT Growa, PT Tritunas Utama dan PT Bangun Prima.
Di tempat terpisah Petugas Kesyahbandaran Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Dabo Singkep, Emran mencatat sebanyak 35 kapal tongkang pengangkut pasir sejak Januari hingga Juli tahun ini. Rata-rata jumlah pengangkutan pasir berkisar 2500 meter kubik atau sama dengan 4000 ton pasir.
Emran menjelaskan, keseluruhan kapal tongkang yang beroperasi mengangkut Pasir tersebut dipastikan telah membayar pajak ke Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Lingga. Emran memastikan Hal tersebut karena bukti penyetoran pajak tersebut dijadikan syarat untuk kepengurusan olah gerak kapal tersebut di Syahbandar.
“Saya pastikan kapal tidak akan bergerak jika belum menunjukkan bukti penyetoran pajak ke rekening Badan Pendapatan Daerah,” kata Emran. (wsa)

ATB Batam Kembali Membuka Pendaftaran Beasiswa

0

Seperti tahun-tahun sebelumnya, PT Adhya Tirta Batam (ATB) kembali membuka pendaftaran untuk beasiswa pelajar dan mahasiswa berprestasi di Kota Batam untuk semester Genap dengan tahun ajaran 2016/2017.

Kegiatan yang merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR), sekaligus sebuah komitmen kepedulian ATB untuk memajukan pendidikan di Kota Batam ini, diharapkan bisa menjadi motivasi para pelajar dan mahasiswa untuk memberikan yang terbaik dan terus berprestasi.

Corporate Communications Manager ATB, Enriqo Moreno mengatakan kegiatan tahunan ini sengaja diberikan kepada mereka yang berprestasi dengan jumlah totalnya sebanyak 34 orang yang terdiri dari 24 pelajar di tingkat Sekolah Menengah tingkat Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), serta 10 Mahasiswa dari Universitas yang ada di Batam. Dan tentunya berprestasi.

“Setiap Pelajar dan Mahasiswa akan mendapatkan beasiswa yang berbeda. Yakni akan mendapatkan dana pendidikan sebesar Rp 2,5 Juta per semester untuk setiap pelajar dan Rp 4 Juta per semester untuk setiap mahasiswa,” kata Enriqo.

Untuk periode penerimaan berkas akan dibuka mulai Tanggal 25 Agustus hingga 25 September 2017. Sementara untuk penyerahan beasiswa akan diinfokan secara langsung kepada pelajar dan mahasiswa berprestasi yang masuk dalam kriteria persyaratan yang sudah ditentukan oleh ATB.

Lalu seperti apa dan bagaiman caranya untuk mengikuti Beasiswa dari ATB Peduli Pendidikan 2017 ini, berikut persyaratan lengkapnya;

A. Kategori SMA/Kejuruan
1. Pelajar SMA / Kejuruan yang berstatus negeri ataupun swasta (minimum Akreditasi B), berlokasi di Pulau Batam
2. Pelajar berprestasi sebagai Juara Umum di kelas 1 dan 2 pada Semester Genap untuk tahun ajaran 2016/2017.
3. Berasal dari keluarga tidak mampu
4. Pelajar aktif dan tidak sedang terkena sanksi akademik
5. Tidak dalam keadaan menerima beasiswa dari sumber lain

B. Kategori Perguruan Tinggi
1. Mahasiswa Perguruan Tinggi program Diploma 3 atau S1 yang berstatus negeri ataupun swasta (Program studi minimum Akreditasi B), berlokasi di Pulau Batam.
2. Mahasiswa yang mempunyai IP minimal 3,75 (semester Genap)
3. KHS yang disertai yaitu Semester Genap Tahun Ajaran 2016/2017
4. Berasal dari keluarga tidak mampu
5. Mahasiswa aktif dan tidak sedang terkena sanksi akademik
6. Tidak dalam keadaan menerima beasiswa dari sumber lain

C. Mekanisme Pengajuan Beasiswa
1. Siswa (SMA/Kejuruan) / Mahasiswa (PT) mengisi formulir yang ada di Kantor ATB di Adhya Building Lantai 7 Sukajadi Batam, atau mendownload formulirnya di website ATB
2. Surat Keterangan Akreditasi Sekolah/Perguruan Tinggi (Minimal Akreditasi B)
3. Melampirkan Pas Photo warna 3×4 (1 lembar)
4. Melampirkan foto copy Kartu Pelajar / Kartu Mahasiswa aktif
5. Melampirkan foto copy Raport lengkap / Kartu Hasil Studi TA 2016/2017 Semester Genap dilegalisir
6. Melampirkan Surat Rekomendasi dari Kepala Sekolah / Perguruan Tinggi bahwa pemohon beasiswa sebagai siswa/mahasiswa berprestasi
7. Melampirkan Surat Keterangan dari Sekolah / Perguruan Tinggi yang bersangkutan bahwa pemohon beasiswa tidak dalam keadaan menerima beasiswa dari sumber lain
8. Melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu dari Kelurahan setempat

D. PENERIMAAN DAN PENOLAKAN BEASISWA
1. Keputusan persetujuan dan penolakan permohonan beasiswa menjadi hak PT. Adhya Tirta Batam dan tidak dapat di ganggu gugat.
2. Apabila di kemudian hari dokumen / data yang diserahkan terbukti tidak sesuai dan / atau dipalsukan maka program beasiswa dibatalkan dan penerima wajib mengembalikan beasiswa yang telah diterima
3. Program beasiswa ini tidak berlaku untuk keluarga karyawan/i PT. Adhya Tirta Batam.

Bagi Anda yang berminat atau membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menanyakan dengan mendatangi Kantor ATB Sukajadi Lantai 7 dengan menghubungi Departemen Corporate Communication ATB.

Atau juga bisa menghubungi nomor telepon (0778) 465566 dengan Sdr Ronny di ext 2205 atau Sdri Janne di ext 2204. Berikut link untuk mendownload formulir beasiswa di website ATB . (rilis)

Buka Kongres Diaspora, Wapres JK Ajak Peserta dan Menteri Wisata ke Malino

0

Kongres Indonesia Diaspora ke-4 Global Summit di Grand Ballroom Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, resmi dibuka Wakil Presiden Jusuf Kalla. Acara dimulai dengan pembacaan deklarasi peserta Kongres Diaspora menggunakan 14 bahasa.

Wapres JK resmi membuka Kongres yang juga didukung oleh Kementerian Pariwisata itu didampingi sejumlah Menteri Kabinet Indonesia bersatu, Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, Mendikbud, Muhadjir Effendy dan Menteri Tenaga Kerja, Muhammad Hanif Dhakiri serta Ketua Presidium Diaspora Indonesia Network Global, Sofjan Wanandi.

Dalam sambutan, Wapres JK meminta Diaspora membantu mengembangkan potensi Indonesia dari semua sektor termasuk pendidikan, kebudayaan, tenaga kerja dan dunia usaha. Mengenai pariwisata, JK sempat melontarkan ajakan pada para menteri dan diaspora untuk mempromosikan destinasi wisata alam di Malino, Gowa, Kab. Sulawesi Selatan.

Wapres RI Jusuf Kalla ingin menjadikan kawasan konservasi alam Malino, Kabupaten Gowa sebagai destinasi wisata baru di Pronvinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Ayo, nanti sama-sama ke Malino, kita tingkatkan pariwisata Indonesia,” ucap JK disela sambutannya, Senin (21/8).

Wapres JK mengaku teringat pada pesan mendiang Presiden Amerika Serikat, John F. Kenndy. “Jangan selalu berpikir, apa yang sudah didapatkan dari negara, tapi apa yang sudah dilakukan untuk negara,” kata Wapres JK.

Pesan tersebut mengandung makna agar Diaspora di Indonesia, sebagai aset negara selalu berinovasi memajukan Indonesia dengan ilmu dan pengetahuan dari luar negeri. Dirinya mencontohkan, bagaimana peran Diaspora membangun negara, seperti Singapura dan Tiongkok di mana Diaspora mereka turut memajukan negara setelah belajar di luar negeri.

“Indonesia juga bisa besar bukan karena jumlah (penduduk), tetapi juga kualitas,” ucap JK.

Selain di bidang pendidikan dan kebudayaan, serta ilmu pengetahuan, dan dunia usaha Diaspora memiliki peranan untuk mempromosikan wisata Indonesia melalui Indonesia Wonderful dengan jaringan di negara tempat tinggal.

Apalagi, Indonesia telah meraih peringkat layak investasi (investment grade) dari lembaga pemeringkat S&P. “Dengan investment grade ini lebih mempermudah upaya untuk menarik investor asing ke Indonesia dan juga tidak kalah penting untuk promosi pariwisata. Tagline Wonderful Indonesia akan dibawa oleh diaspora Indonesia, apa pun aktivitas mereka,” tambahnya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Pertemuan dan Konvensi Eddy Susilo mengatakan, Malino berpeluang menjadi idola wisatawan karena saat ini sudah didukung infrastruktur yang lebih baik.

“Sejak dulu Malino sudah menjadi tempat refreshing dan tujuan wisata. Karena itu, kami berharap bisa meningkatkan lagi jumlah wisatawan dan menjadikan Malino sebagai salah satu destinasi wisata nasional,” ujar Esthy yabg diamini Eddy.

Selain itu, dia juga meminta Pemkab Gowa menjamin kenyamanan para wisatawan. Sebab, wisatawan yang datang berpotensi menjadi repeater jika memiliki kesan mendalam terhadap sebuah event.

“Kalau lokal sudah bergairah, baru menargetkan regional kemudian nasional serta internasional,” tambah Esthy.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga berterima kasih pada kegiatan diaspora mempromosikan kekuatan pariwisata Indonesia. Mereka bisa menjadi ujung tombak promosi Wonderful Indonesia. “Tentu dengan spirit Indonesia Incorporated,” sebut Menteri Arief Yahya.

Presiden Jokowi sendiri sudah menempatkan pariwisata sebagai leading sector dan sekaligus core economy bangsa. Karena itu semua kementerian dan lembaga yang terkait dengan pengembangan kepariwisataan, wajib men-support. “Tujuan utama 20 juta wisman di tahun 2019,” ucap Menpar Arief.

Indonesian Diaspora Global Summit 2017 mengangkat tiga topik utama, yakni pendidikan dan kesehatan untuk Papua dan Papua Barat, kontribusi dari diaspora untuk penghematan energi dengan teknologi mutakhir, dan perlindungan diaspora Indonesia global.(*)

Turnamen Golf PGM Championship 2017 di Cimanggis, Bogor

0
ilustrasi

“Indonesian Golf Tour (IGT)-Professional Golf of Malaysia (PGM) Championship 2017”  mempertemukan tim dari dua negara bertetangga: Indonesia dan Malaysia.

Tahun ini IGT-PGM Championship merupakan perhelatan kedua kali setelah Malaysia menjadi tuan rumah kejuaraan beregu ini tahun lalu. IGT-PGM Championship akan digelar pada 5-7 September di Riverside Golf Club, Cimanggis, Bogor.

IGT-PGM Championship muncul dalam percakapan serius antara Jimmy Masrin, Ketua Indonesian Golf Tour, dan Tun Ahmad Sarji, Ketua Professional Golf of Malaysia Tour, 2016 lalu. Jimmy Masrin dan Tun Ahmad Sarji sama-sama memiliki komitmen besar terhadap pengembangan golf di negara masing-masing, selain tentu untuk mengoptimalkan potensi pariwisata di Indonesia dan Malaysia.

Ketua Indonesian Golf Tour menjelaskan, Jimmy Masrin menjelaskan, ide turnamen ini guna mempertemukan komunitas golf dari negara-negara- negara tetangga dan sama-sama mengembangkan kompetisi golf, terutama antara Indonesia dan Malaysia.

“Tun Sarji dan saya memiliki kesamaan visi: mengembangkan permainan golf di negara masing-masing, dan semangat kami untuk mendorong para pemain kami agar mampu berkompetisi dan unggul dalam olahraga ini adalah alasan utama kami menggelar turnamen persahabatan,” papar Jimmy.

Terpisah, Menteri Pariwisata Arif Yahya selalu memberikan atensi luas untuk mengembangkan potensi wisata olahraga di Indonesia. Salah satunya turnamen golf pararel antara Indonesia dan Malaysia melalui event Indonesian Golf Tour (IGT)-Professional Golf of Malaysia (PGM) Championship 2017”.

“Golf itu sport tourism mirip yacht dalam wisata bahari. Punya community di banyak negara, dan di dunia internasional. Dengan pasar middle up, dan punya pasar kuat di Jepang, Korea, Singapore, Malaysia,” kata Arief.

Masih menurut Arief, Indonesia menjadi surga para pegolf. Contoh, di kepualaun Batam-Bintan terdapat 10 lapangan golf berkelas internasional. Begitu juga dengan lapangan golf di Jakarta dan Bali. “Karena itu, golf bisa dikembangkan sebagai sport tourism,” kata Arief Yahya

Pada 2017, IGT-PGM Championship menggunakan format berbeda. Kalau 2016 lalu berformat stroke play, IGT-PGM Championship tahun ini memakai format match play. Perubahan format ini dimaksudkan agar pertandingan IGT-PGM Championship menjadi menarik dan dinamis.

Format match play ini selalu digunakan dalam turnamen Ryder Cup, kejuaraan beregu dua tahunan yang mempertemukan tim Amerika Serikat dan Eropa.

“Format stroke play tidak menarik seperti format (match play) yang digunakan dalam Ryder cup, ketika hanya dua lawan yang berkompetisi satu sama lain. Format match play mengusung lebih banyak excitement pada kompetisi di setiap pertandingannya dan juga membawa yang terbaik dalam semangat tim,” jelas Jimmy.

Dua negara ini akan mengirimkan 12 pemain di timnya masing-masing untuk bertanding di IGT-PGM Championship. Delapan pemain berasal dari daftar Order of Merit di Tour masing-masing dan empat pemain merupakan pilihan kapten. Tim Indonesia akan dikomandani Jubilant “Teddy” Arda, kapten timnas golf Indonesia ketika meraih dua medali emas (individu dan beregu putri) dan dua medali perak (individu dan beregu putra) di SEA Games 2011.

IGT-PGM Championship 2017 menyediakan total hadiah Rp600 juta. Pemenang IGT-PGM Championship akan mendapatkan 65% dari total hadiah, bila kalah mendapatkan 35%.

Dalam format match play ini, IGT-PGM Championship 2017 akan menggunakan tiga jenis pertandingan: foursome, fourball, dan single. Dalam dua hari pertama, ada empat pertandingan foursome pada pagi hari dan empat pertandingan fourball.

“Memasuki hari terakhir, akan memainkan 12 partai single. Dalam tiga hari terdapat 28 pertandingan yang berarti setiap tim akan berkompetisi untuk meraih total 28 poin,” kata Made Edward “Eddy” Juniyasa Putra, Direktur Turnamen IGT-PGM Championship 2017.

Eddy, salah satu wasit dalam turnamen major, the Open Championship, pada Juli lalu, menjelaskan bahwa setiap pertandingan dimainkan sebanyak 18 hole dalam satu putaran, dan pemenang akan meraih satu poin.

Kalau dalam pertandingan skor keduanya imbang, masing-masing hanya meraih ½ poin. Tim yang meraih 14,5 poin memenangi IGT-PGM Championship 2017.

“Namun, jika kedua tim memiliki poin sama: 14, pemenang Championship sebelumnya akan mempertahankan trofi,” jelas Eddy yang juga perwakilan Asia Pacific Golf Confederation (APGC) di Komite Peraturan R&A untuk 2016-2017.(*)

Mari Saksikan Lampung Krakatau Festival 2017

0
ilustrasi

Lampung Festival Krakatau 2017, yang siap memanjakan wisatawan untuk mengenal seni dan budaya dan melihat dari dekat Krakatau, yang sangat terkenal ke seluruh dunia dengan peristiwa meletusnya gunung berapai terdasyat di dunia.

Lampung Festival Krakatau (LKF) 2017 sendiri akan digelar pada tanggal 25-27 Agustus 2017 “Tiga hari akan diisi dengan berbagai apresiasi dan pelestarian seni budaya daerah dan sekaligus memperkenalkan Obyek dan Daya Tarik Wisata Lampung,” Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo.

Gubernur menargetkan LKF 2017 ini akan mampu menjaring wisatawan hingga 30 ribu orang. “Bertema The Glory of Lampung Crown (Kemuliaan Mahkota Lampung), kita targetkan 30 ribu wisnus dan wisman akan hadir dalam kemegahan acara ini,” lanjutnya.

Hari pertama, Kemilau Pesona Sang Bumi Ruwa Jurai ini akan dimulai dengan acara pembukaan LKF 2017 bertempat di Lapangan Enggal Saburai, Bandar Lampung, Jumat (25/8) akan diisi dengan demo masakan tradisonal. Menunya? Ikan Baung, jenis ikan air tawar, tekstur dagingnya berwarna putih, tebal dan tanpa duri halus di dalam dagingnya. Ikan ini akan dimasak tanpa santan oleh Chef Lampung (ICA).

Dan dilanjutkan dengan demo permainan tradisional anak dari paguyuban pecinta mainan tradisional Lampung.Juga ada kompetisi band LKF 2017 sesi 1 yang menampilkan 6 band. Sesudah Maghrib, acara pembukaan LKF 2017 diramaikan dengan kesenian tradisional mewakili kabupaten/kota, fashion show, tarian kontemporer, band lokal, dan pemutaran film indie sampai tengah malam.

Hari kedua, Sabtu (26/8) juga tak kalah serunya , setelah demo masak dan demo permainan tradisonal anak pada pagi hari, ada propesi pelepasan Parade Lampung Tapis Carnaval , dilanjutkan pemilihan 5 peserta pawai terbaik sore harinya. Lampung Tapis Carnaval, berupa arak-arakan apresiatif, atraktif, demonstratif, kompetitif, dan spektakuler.

Tahun ini tampil berbeda karena akan ada marcing band serta gajah dari Taman Nasional Way Kambas. Adapun rute parade mulai dari Lapangan Saburai ke Jalan Ahmad Yani-Jalan Kartini-Jalan S Parman-Raden Intan-kembali ke Lapangan Saburai. Rute ini diperkirakan sepanjang 2,8 kilometer.

Malamnya ada penampilan band lokal, kesenian tradisional, tarian kreasi Lampung, band tamu Five Minutes, dan ditutup dengan pemutaran film indie. Hari Ketiga, Minggu (27/8) ada suguhan Marawis dari warga binaan, kemudian Dongeng Paud dalam rangka Hari Anak Nasional, dan dilanjutkan demo permainan tradisional.

Dan usai maghrib, diisi dengan tari kreasi Lampung, penyerahan hadiah bagi pemenang kompetisi band dan puisi serta penampilan band tamu lokal.

Selain serangkaian acara di Lapangan Saburai, Bandar Lampung, LKF 2017, wisatawan bisa ikut tour ke Gunung Anak Krakatau, melihat keindahan pesta pantai yang digelar di beberapa pantai cantik di Lampung. Seperti Pulau Tangkil dan Pantai Mutun di Kabupaten Pesawaran.

Tour Anak Krakatau akan berlangsung dua hari, Jumat-Sabtu (25-26/8) dengan rute Dermaga Boom (pemberangkatan dan upacara ruat laut) lalu menyebarang ke Pulau Sibesi (bermalam), dilanjutkan keesokan harinya menuju Pulau Krakatau lalu kembali ke Dermaga Boom.

Tour Anak Krakatau ini akan diakhiri dengan penyerahan sertifikat dan makan siang di Tugu Gajah Adipura Bandar Lampung. Nah itu semua keseruannya, LKF 2017 juga jadi wadah untuk mempromosikan Gunung Krakatau sebagai destinasi wisata dan destinasi wisata lainnya.

Lampung memiliki 64 air terjun dan 7 kawasan Taman Nasional Way Kambas, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Teluk Kiluan, Tanjung Setia dan Pahawang. Juga ada desa wisata yang bernama Desa Lumbok, Lampung Barat, yang sudah ditetapkan pemerintah sebagai kawasan pariwisata di Lampung. Di sana Anda bisa melihat Danau Ranau yang indah dan juga elok untuk dijadikan tempat liburan.

Danau kedua terbesar di Sumatera ini juga punya tempat wisata terpencil di tengahnya ialah Pulau Marisa yang terkenal dengan wisata kolam air panas untuk rileksasi pengunjung. Selain itu. ada juga pantai Lombok, dan pantai Sinangkalan.

Dan bila ingin berselancar, bisa menyambangi Krui dan Tanjung Setia. Sementara untuk melihat penangkaran penyu dapat pergi ke Muara Tembulih.

Menpar Arief Yahya mengajak para wisatawan yang hadir dalam LKF 2017 ini mau turut mempromosikan kegiatan dan destinasi wisata Lampung dengan cara memposting foto-foto mereka ke media sosial masing-masing.

Destinasi wisata di Lampung termasuk lengkap. Mulai wisata bahari, wisata adventure, taman nasional, hingga wisata sejarah. Semua ada. Yang dari Jawa tinggal menyeberang dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni. Itu pun tidak lama.

“Jadi, kalau akses dan amenitasnya sudah bagus, standar dunia, maka atraksinya sudah memenuhi syarat untuk dikembangkan menjadi destinasi kelas dunia. Ayo kita viralkan bersama, bila ikut nonton LKF 2017, jangan lupa share foto-fotonya ke media sosia sebanyak-banyaknya,” ajak Menpar Arief Yahya.(*)

 

Batam Bidik 10 Ribu Wisman Hingga November 2017

0
Sejumlah turis berjalan menikmat fisiltas pendestrian di Dataran Engku Putri Batamcenter. F Cecep Mulyana/Batam Pos

Industri pariwisata di Batam menargetkan 10 ribu kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) datang ke Batam saat weekdays hingga November 2017 ini.

“Paket-paket murah itu sangat membantu Industri di sini. Kami jadi bisa lebih banyak menggaet wisatawan Singapura atau Malaysia ke Batam. Target kami 10 ribu wisman hingga November 2017,” ujar GM Batam View Beach Resort Anddy Fong, Senin (21/8).

Menariknya, target yang dibidik tadi baru dari satu industri. Itu belum termasuk industri lain yang juga ikut membuat paket supermurah. “Ini bukan angka yang asal ucap. Target itu menurut saya sangat bisa dicapai mengingat kami punya tujuh even hingga November seperti Golf, Nongsa Cup, dan lainnya. Dengan adanya intensif itu kami yakin akan mencapai target. Spending wisman cukup besar bisa mencapai 200 SGD selama 2 hari dan 1 malam,” ujarnya.

Di sisi lain, Anddy berharap paket-paket dan intensif ferry itu dapat terus berlanjut. Di samping, tentunya pemerintah dan berbagai pihak bisa membenahi terkait infrastruktur, transportasi dan Pengembangan destinasi di Batam.

“Mudah-mudahan bisa berlanjut. Kami berharap bisa diberi informasi sejak jauh hari supaya bisa memaksimalkan promosi yang di Batam. Dan tentunya kita juga akan promosi di Singapura untuk terus menarik wisatawan,” ujarnya.

Seperti diketahui, Jumat silam, Kemenpar berkolaborasi dengan industri ferry, pemerintah daerah, serta industri pariwisata di Batam, Bintan, Singapura, dan Johor di Malaysia. Semua dirangkul untuk memformulasikan paket-paket supermurah yang sulit ditolak wisatawan.

Dari Senin-Kamis, ada paket 20 SGD dari Singapura ke Batam by Batam Fast. Setelah itu, rute Tanah Merah ke Tanjung Pinang 44 SGD by Majestic Ferry. Untuk Tanah Merah-Bintan, cost yang dibebankan hanya 39 SGD by Bintan Ferries.

Sementara jalur Stulang Laut-Batan hanya 134 RM by Citra Ferry. Menariknya, harga yang ditawarkan berlaku dua arah, pulang dan pergi. Tapi hanya wisman yang bisa menikmati paket istimewa ini. Dan harga istimewa ini, hanya bisa dinikmati bila wisman membeli paket bundling dengan harga yang juga di create sangat murah.

“Impactnya akan luar biasa. Jumat kemarin industri yang dari Johor Malaysia dan Singapura sampai banyak yang tak kebagian tempat duduk. Yang datang melebihi undangan yang disebar. Kalau ini dianggap tak berprospek, tak mungkin mereka seantusias itu,” ucap pria berwajah oriental itu.

Menteri Pariwisata Arief Yahya langsung sumringah. Dia mengaku happy lantaran ide membuat paket-paket supermurah saat weekdays itu direspon positif oleh industri pariwisata di Batam-Bintan, Johor dan Singapura.

“Saya salut, ide ini ternyata direspon positif oleh industri. Tiga negara joint jadi satu memasarkan Batam-Bintan saat weekdays. Kalau semuanya kompak, semua Indonesia Incorporated, saya kira pariwisata Kepri bisa lebih bagus lagi,” kata Menpar Arief Yahya. (*)

Angkasa Pura I Berikan Insentif Landing Fee ke Maskapai

0
ilustrasi

PT Angkasa Pura (AP) I menggratiskan biaya pendaratan atau landing fee bagi maskapai yang membuka atau menambah rute baru di Jawa Timur.

Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha AP I Moch. Asrori mengungkapkan, terobosan tersebut untuk meningkatkan lalu lintas wisatawan di Jawa Timur. Maskapai akhirnya digandeng. Diberikan intensif menarik. Dan semuanya, didorong untuk membuka rute baru dan menambah frekuensi terbang.

“Dengan bertambahnya rute baru dan frekuensi terbang, pergerakan penumpang akan bertumbuh sehingga mendorong industri pariwisata daerah,” ujarnya, Senin (21/8).

Selain jurus jitu tadi, AP I juga telah meningkatkan traffic movement dari 25 per jam menjadi 27 per jam. Langkah itu diyakini bisa menambah kapasitas penumpang hingga satu juta. Dengan berbagai upaya tersebut, Asrori optimistis bahwa pihaknya mampu mencapai target satu juta wisatawan mancanegara (wisman) Jatim yang dicanangkan Kementerian Pariwisata.

“Jumlah kunjungan wisman pada 2015 naik cukup signifikan, yaitu hingga 54 persen. Tahun lalu kami juga mencatat 612.412 kunjungan wisman ke Jatim melalui Bandara Juanda. Jumlah itu naik 32 persen jika dibandingkan dengan 2015 yang hanya 463.596 kunjungan,’’ katanya.

Insentif landing fee ini diyakini bakal efektif. Selain mendrive maskapai ke daerah tujuan wisata, hal ini juga sangat ampuh untuk mengurai kepadatan saat peak season. Pemberian insentif ini juga merupakan salah satu inovasi dan strategi dari PT Angkasa Pura I (Persero) untuk dapat mengoptimalkan kinerja bandara serta memberikan alternatif pilihan jadwal penerbangan bagi masyarakat.

“Insentif untuk tarif mendarat itu diberikan PT Angkasa Pura I kepada badan usaha angkutan udara yang membuka rute baru dengan tujuan untuk meningkatkan pertumbuhan penumpang,” ucapnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik upaya Angkasa Pura I yang akan memberikan diskon tarif pendaratan di bandara Juanda Surabaya. Mantan Dirut PT Telkom itu menyebut air connectivity itu dijadikan critical success.

“Ini sangat bagus. Implementasinya excellent. Begitu problem ini disentuh, maka akan lebih banyak wisman masuk,” tutur Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI.

Baginya, harmoni dan sinergi bukanlah pilihan, tapi sebuah keharusan.

“Terimakasih atas dukungan ini. Harmoni dan sinergi adalah survival kita. Harmoni dan sinergi adalah kunci sukses kita. Kata kuncinya Indonesia Incorporated,” kata Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI.

Contoh riilnya ada. Benchmarking-nya bisa berkaca pada Jepang. Di Jepang, kenaikan wismannya sangat tinggi. Dari 10 juta turis tahun 2013, melonjak hampir 20 juta di 2017. Salah satu kunci suksesnya, ada di konektivitas udara. Jepang getol membangun LCC low cost carrier, yang mendorong travellers lebih banyak ke Tokyo.

“Jepang ternyata bisa! Target jumlah wisatawan masuk double, yang dipatok 10 tahun, tercapai 4 tahun. Asalkan kita kerja keroyokan, mau gotong royong, target double inbound tourism yang dicanangkan Presiden Jokowi dengan 20 juta di 2019 itu pasti bisa kita raih. Ada contoh yang konkret di Jepang,” kata Menpar Arief Yahya. (*)

Sinyal Positif Pariwisata, NAM Air Tambah Frekuensi Penerbangan Jakarta-Banyuwangi

0
ilustrasi

Ada kabar baru. Setelah dua bulan sukses melayani penerbangan ke Banyuwangi sejak penerbangan perdananya 16 Juni 2017 lalu, NAM Air kembali menambah frekuensi penerbangannya. Konon, tak lama lagi Garuda Indonesia juga akan terbang Jakarta-Banyuwangi.

Per 20 Agustus 2017, Nam, maskapai yang tergabung dalam Sriwijaya Air Group itu menambah satu frekewensi penerbangan ke Banyuwangi. Penambahan frekuensi ini untuk memenuhi pangsa pasar rute Jakarta-Banyuwangi yang menggeliat dengan iklim pariwisata dan beragam atraksi keren yang digelar Kabupaten berjuluk Sunrise of Java sepanjang 2017.

Senior Corporate Communications Manager NAM Air Agus Soedjono mengatakan, penambahan frekuensi sebanyak satu kali setiap hari ini dilayani dengan nomor penerbangan IN-256. Penerbangan ini berangkat pukul 14.10 WIB dari Jakarta dan tiba di Banyuwangi pukul 15.45 WIB. Sedangkan untuk jadwal penerbangan Banyuwangi Jakarta dilayani pukul 16.15 WIB dari Banyuwangi dan tiba di Jakarta pukul 17.55 WIB dengan nomor penerbangan IN-257.

Sama dengan penerbangan yang sudah ada, penerbangan tambahan ini juga akan menggunakan pesawat Boeing 737-500W. Kapasitasnya 120 seats. Sebanyak 112 seats diperuntukkan bagi kelas ekonomi. Sementara 8 seats lainnya kelas eksekutif.

Penerbangan tambahan ini, lanjut Agus, melengkapi jadwal penerbangan yang sudah ada sebelumnya, yaitu nomor penerbangan IN-252 yang berangkat pukul 07.05 WIB dari Jakarta dan tiba di Banyuwangi pukul 08.35 WIB. Ini juga melengkapi penerbangan kembalinya dengan nomor penerbangan IN-253 yang berangkat dari Banyuwangi pukul 09.05 WIB dan tiba di Jakarta pukul 10.30 WIB.

”Melalui penambahan frekuensi ini, maka penerbangan ke Banyuwangi yang sebelumnya hanya tersedia penerbangan pagi hari, kini penumpang bisa memanfaatkan alternatif penerbangan siang hari. Ini menjadi pilihan pelanggan karena ada penerbangan pagi dan siang,” tambahnya.

Agus menjelaskan, penambahan frekuensi ini bukan tanpa alasan. Dari paparan Agus, sejak awal melayani Kota Banyuwangi hingga akhir Juli 2017, NAM Air selalu mendapatkan respon yang sangat positif dari masyarakat. ”Selama bulan Juli 2017 saja kami mencatat tingkat keterisian atau seat load factor di atas 85%. Ini yang membuat kami percaya diri melakukan penambahan frekuensi,” ujar Agus.

Penambahan frekuensi penerbangan ini juga menjadi bentuk konkret Sriwijaya Air Group dalam kontribusinya pada pengembangan daerah Banyuwangi. Ke depannya Sriwijaya Air Group juga berencana membuka beberapa rute baru lainnya.

“Tidak menutup kemungkinan kami akan membuka rute-rute lainnya dari Banyuwangi sesuai dengan komitmen Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas untuk memperluas konektivitas dan kerjasama pariwisata hingga ke internasional. Sebagai maskapai, kami siap mendukung agar hal tersebut bisa terealisasi,” imbuh Agus.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut positif penambahan penerbangan tersebut. Dia pun dan berharap hal ini akan makin memudahkan wisman dan wisnus dari Jakarta berkunjung ke Banyuwangi.

“Konektivitas Banyuwangi semakin terbuka luas. Ini sangat mendukung pariwisata yang ujungnya berimbas pada geliat perekonomian masyarakat, khususnya pariwisatanya,” kata Menpar Arief Yahya.

Mantan Dirut Telkom itu juga meminta para pelaku usaha pariwisata khususnya travel agent turut aktif mempromosikan potensi pariwisata daerah Banyuwangi. Lebih dari 72 events setahun, jika setahun 52 minggu, maka tiap akhir pekan sudah pasti ada event.

Ada 50 events di antaranya sudah boleh dikategorikan dg berskala international event. Destinasi wisatanya juga sudah kelas dunia. Di sana ada Blue Fire, fenomena api biru yang keluar dari kawah Ijen. Panoramanya seperti kompor raksasa, menyala biru di atas lahan seluas 5.000 hektar. Dan hal ini hanya bisa dijumpai di dua negara. Satunya Iceland, satunya lagi Banyuwangi di Jawa Timur, Indonesia.

Baharinya, Banyuwangi punya G-Land. Destinasinya sangat ngehits di daratan Eropa lantaran ketinggian ombaknya mencapai 4 – 6 meter dengan formasi 7 gulungan gelombang bersusun. Di 2016 lalu, G Land dianugerahi most popular surfing spot di Indonesia versi netizen.

“Ini potensi besar. Banyuwangi punya banyak destinasi kelas dunia. Mereka juga sudah menyiapkan 72 event keren sepanjang tahun. Giliran para travel agent yang harus agresif mempromosikannya. Bagikan leaflet dan sarana promosi lainnya kepada setiap wisatawan dan ajak semua pengelola penginapan untuk melakukan hal yang sama, jadi Banyuwangi dalam keadaan siap menerima wisatawan,” ujar Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI. (*)

Apindo Kepri: Harusnya Pemerintah Realistis

0

batampos.co.id – Tingginya target penerimaan pajak pada 2018, yakni sebesar Rp 1.609,4 triliun, ditanggapi beragam kalangan pengusaha di Batam. Namun umumnya mereka menilai kebijakan ini dapat mengganggu dunia usaha di tengah kondisi ekonomi yang masih lesu saat ini.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri, Cahya, mengatakan seharusnya pemerintah realistis dengan kondisi ekonomi saat ini. Ia menilai, target tersebut kurang tepat dipasang tahun depan.

“Kalau pemerintah pusat dan daerah terlalu ngotot, ini akan mengganggu iklim usaha dan menghambat pertumbuhan ekonomi kita juga,” kata Cahya, Senin (21/8).

Mestinya, kata dia, saat ini pemerintah fokus memulihkan kondisi ekonomi. Sebab jika iklim usaha sudah membaik, otomatis pendapatan dari sektor pajak juga akan meningkat.

“Kalau usahanya lancar, tentu akan banyak lapangan kerja, bayar pajak ke negara dan daerah juga lancar,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam, Jadi Rajagukguk. Kata dia, saat ini para pengusaha berharap pemerintah memikirkan langkah cepat untuk mengembalikan keadaan ekonomi menjadi stabil kembali.

Jika kondisi dunia usaha baik, maka setinggi apapun target penerimaan pajak pasti bisa dicapai. “Kalau pengusahanya sukses pasti bayar pajak. Makanya pemerintah harus punya rencana yang matang dan koordinasi antar instansi yang baik, terutama Kementerian Keuangan dan Kementerian Ekonomi,” kata Jadi, kemarin.

Selain itu, menurut Jadi, kenaikan target penerimaan pajak harus diiringi dengan upaya pemerintah dalam memperbaiki dunia usaha.

Sedangkan Wakil Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Tjaw Hoeing, berpendapat target penerimaan pajak harusnya disesuaikan dengan kondisi ekonomi.

“Tergantung situasi ekonomi, jika kondisinya baik, maka semakin banyak pajak yang dibayar,” ungkap

Menurut dia, saat ini kondisi ekonomi cenderung menurun. Seharusnya, pemerintah harus tetap mengambil langkah hati-hati dalam menentukan kebijakan. Bukannya menaikkan target pajak, mestinya pemerintah justru memberikan insentif bagi pengusaha.

Salah satu contoh adalah wacana pemerintah yang ingin menurunkan pajak penghasilan (PPh) dari Badan Usaha. “Jika menaikkan tarif, tidak segampang itu. Tapi jika diturunkan itu bagus,” harapnya.

Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Batam juga sudah mengambil kuda-kuda untuk memaksimalkan penerimaan target perpajakan yang semakin meningkat tahun depan.

Kepala KPP Madya Batam, Arman Imran mengatakan caranya adalah dengan meningkatkan kepatuhan wajib pajak (WP). “WP di KPP Madya merupakan WP pilihan, tinggal bagaimana caranya untuk fokus meningkatkan kepatuhan,” ujarnya.

Arman menuturkan ada 1005 WP di KPP Madya Batam dan jumlah tersebut tidak bisa ditambah lagi. Jika ada WP baru maka bisa mendaftar di KPP Pratama Batam.

Untuk meningkatkan kepatuhan WP, ada berbagai cara akan dilakukan oleh KPP Madya Batam. Cara-cara tersebut antara lain melalui sosialisasi penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak dan kerjasama data dengan pihak terkait seperti Bea Cukai atau BC. (leo)

Pengusaha Minta Jangan Bebani Turis

0
Turis masuk melalui pelabuhan BBT Lagoi, Bintan baru-baru ini. Di pelabuhan internasional ini, Pemkab Bintan akan menaikkan tarif pas
masuk penumpang. F.Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Pengelola kawasan pariwisata Lagoi dalam hal ini PT Bintan Resorts Cakrawala (BRC) Lagoi mengisaratkan keberatan jika retribusi pass penumpang naik di pelabuhan internasional Bandar Bentan Telani (BBT) Lagoi. Kenaikan tarif pass penumpang di pelabuhan dinilai akan membebani turis.

General Manager Administrasi PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) Lagoi, Aditya Laksamana kepada Batam Pos mengaku belum mengetahui rencana pemerintah akan menaikkan retribusi pas masuk penumpang di pelabuhan BBT di Lagoi. Karena, Pemkab belum mengajak pengelola untuk membahas rencana kenaikan retribusi pas penumpang di BBT.
“Belum ada komunikasi untuk membahas itu,” katanya.
Harapnya, sebelum diterapkan aturan retribusi pas masuk penumpang di pelabuhan BBT Lagoi dipertimbangkan agar tidak membebani turis yang masuk ke Bintan. Terlebih menurutnya, banyak potensi di Bintan yang bisa dijadikan pemasukan asli daerah namun belum digarap.
“Sektor pariwisata lagi bagus-bagusnya, khawatirnya nanti malah jadi kontra di kemudian hari. Tapi kita akan lihat nanti saja,” tukasnya.
Sementara itu, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengandeng sejumlah operator feri dengan meluncurkan program harga paket wisata murah dari Singapura ke Batam, Bintan dan Karimun. Ini dilakukan untuk meningkatkan kunjungan pariwisata ke Provinsi Kepulauan Riau.
Sebelumnya, Kepala Badan Pengelola Retribusi dan Pajak Daerah
Kabupaten Bintan Yuzet mengatakan, Pemkab akan menaikkan tarif pas masuk pelabuhan internasional di Bintan sehingga tarifnya sama dengan di daerah lain seperti di Batam.
Dicontohkannya seperti di Batam, bahwa pas masuk penumpang di pelabuhan internasional sekitar Rp 50 ribu per penumpang. Ini menurutnya dilakukan untuk meningkatkan pendapatan retribusi dan pajak di Bintan. (cr21)