Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 12987

Pengentasan Kemiskinan Terkendala Pola Pikir

0
Suasana kampung di Tanjungpinang. F. Dok Batam Pos.
batampos.co.id – Pengentasan angka kemiskinan masih
menjadi prioritas kerja pasangan kepala daerah Lis
Darmansyah-Syahrul di sisa masa jabatannya kurang dari enam
bulan mendatang.
Hanya saja, kerja ini bukan hal yang mudah. Wakil Wali Kota
Tanjungpinang, Syahrul mengungkapkan perkara utama yang jadi kendala adalah pola pikir masyarakat.
Hal ini, kata Syahrul, berkenaan pada keinginan masyarakat
yang masih ingin terus mendapatkan bantuan dari apapun
jenisnya.
“Baik itu dari pemerintah daerah maupun pemerintah
pusat. Padahal kalau memang benar sudah mampu seharusnya bisa lebih mandiri, bukan menganggap dirinya tidak mampu,” kata Syahrul, kemarin.
Merujuk pada hasil survey Badan Pusat Statistik dan BPJS
Tanjungpinang, diketahui masih ada 13 ribuan jiwa orang miskin
di Tanjungpinang. Hal ini didasari dan mengacu pada masih
banyaknya para penerima bantuan pelbagai program yang
dikucurkan pemerintah daerah maupun pusat.
Menurut Syahrul, semestinya mereka yang sudah menerima bantuan itu tidak lantas menjadi ketergantungan dan perlu belajar mandiri. Kecuali bagi mereka yang benar-benar masih
kekurangan. Sebab itu pula Syahrul meminta kepada tokoh-tokoh masyarakat maupun pemuka agama agar lebih menggencarkan pengubahan pola pikir ini.
“Bagaimana pun dengan menanamkan semangat dalam diri
bahwasanya tangan di atas itu lebih baik daripada tangan di
bawah itu penting untuk hidup yang lebih baik,” ungkap Syahrul
yang juga Ketua Tim Pengentasan Kemiskinan di Tanjungpinang
ini. Merujuk pada data resmi yang dilansir BPS Provinsi, pada
periode Maret-September 2016 jumlah penduduk miskin di Kepri
masih ada sebanyak 119.143 jiwa dan ini menjadi pekerjaan
rumah bersama bagi pemerintah daerah. (aya)

Gubernur Ancam Bubarkan BUMD

0
batampos.co.id – Lewat Sidang Paripurna, Pandangan Akhir
Pansus Laporan Pertanggungjawaban APBD Kepri 2016, DPRD Kepri memberikan sejumlah cacatan strategis bagi Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Salah satunya adalah mengenai tidak adanya kontribusi yang diberikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke Pemprov Kepri.
“Ada beberapa persoalan yang menjadi catatan dan perlu kami
sampaikan kepada Gubernur,” ujar Ketua Pansus LKPJ APBD Kepri 2016, Asmin Patros, Senin (21/8) di Kantor DPRD Kepri,
Tanjungpinang.
Politisi Partai Golkar tersebut menguraikan, catatan-catatan
yang disimpulkan adalah mengenai capaian kinerja dan
penyerapan anggaran yang tidak optimal dari sejumlah
Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di lingkungan
Pemprov Kepri. Masih kata Asmin, sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) harus menjadi perhatian khusus bagi Gubernur.
“Perlu kreativitas Gubernur untuk mendorong peningkatan PAD
bagi bertambahnya nilai kekuatan anggaran daerah,” papar
Asmin.
Legislator Komisi II tersebut juga mengatakan, sedikitnya ada
11 catatan yang harus diperhatikan Gubernur Kepri, Nurdin
Basirun bersama bawahannya. Selain persoalan PAD, masalah aset juga harus diselesaikan. Disamping itu, Laporan Hasil
Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) harus segera dituntaskan. Karena apabila, tidak diselesaikan berpotensi
menjadi persoalan hukum.
“Petunjuk yang sudah diberikan BPK harus segera dituntaskan.
Karena konsekuensinya adalah menjadi persoalan hukum,” tegas
politisi Partai Golkar tersebut.
Ditambahkannya lagi, pihaknya juga menyoroti kinerja Rumah
Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjunguban, Bintan. Menurut Asmin, Gubernur harus memperhatikan tingkat Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di rumah sakit tersebut. Masalah pokok lainnya adalah mengenai kurang baiknya laporan pertanggungjawaban dari RUSD tersebut.
“Catatan-catan yang kami sampaikan hari ini (kemarin,red)
adalah sebagai bahan evaluasi. Sehingga Gubernur bersama
bawahannya bisa bekerja lebih baik lagi,” tutup Asmin.
Terpisah, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan, evaluasi
yang diberikan DPRD Kepri adalah media koreksi baginya. Ia
menegaskan, akan melakukan telaah bersama-sama OPD sesuai
dengan catatan yang disampaikan DPRD. Menurut Gubernur, untuk peningkatan PAD pihaknya terua berupaya membongkar
potensi-potensi yang ada.
Disinggung mengenai adanya sorotan dewan terhadap kinerja BMUD Kepri. Mantan Bupati Karimun tersebut menegaskan, setiap tahun anggaran BUMD dibekali dana. Sebagai perusahaan plat merah, harusnya bisa memberikan kontribusi bagi daerah.
Ditegaskannya, melihat situasi sekarang ini, ia akan mengambil
sikap tegas. Yakni tidak akan menyediakan anggaran tambahan
bagi BMUD.
“Kalau memang tidak ada kontribusi bagi daerah untuk apa.
Karena tanggungjawab BUMD adalah membantu dalam meningkatan PAD,” ujar Gubernur Nurdin, usai sidang paripurna.(jpg)

Kumpulkan OPD, Gubernur Bahas Evaluasi Proyek Strategis 2017

0

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun kembali menegaskan bahwa sasaran pembangunan sudah jelas bermuara untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kegiatan-kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan meningkatkan perekonomian mereka, akan mendapat dukungan penuh.

“Serapan anggaran harus semakin banyak. Tepat sasaran, tepat guna. Apalagi untuk masyarakat,” kata Nurdin saat memimpin rapat bersama Kepala-Kepala OPD dalam membahas evaluasi proyek strategis tahun 2017 pada Senin (21/8) bertempat di Rupatama Lt.4 kantor Gubernur, Istana Kota Piring, Dompak, Tanjungpinang.

Dengan sisa waktu hanya seratus hari lebih, Nurdin menegaskan kepada Kepala OPD agar memaksimalkan kinerja dengan waktu yang tersisa. Nurdin juga menyampaikan bahwa kerja bersama merupakan elemen penting untuk keberhasilan akan diraih. Apalagi jika semua elemen bersatu dan jalin koordinasi baik di dalam maupun di luar.

“Kebersamaan harus terjalin agar tidak ada yang saling menjatuhkan di dalam organisasi. Jika di dalam organisasi saja tidak ada kebersamaan bagaimana bisa mencapai keberhasilan dalam mencapai tujuan yang ingin dicapai,” ujar Nurdin.

Tentang perencanaan APBD Perubahan dan 2018, Nurdin mengingatkan harus tepat waktu dan tidak terlambat.

Pada kesempatan itu, Sekdaprov H. TS. Arif Fadillah mengatakan bahwa pagu anggaran yang sudah disampaikan sebelumnya harus direspon dengan tanggap dengan segera di serahkan RKA kepada Bapelitbang. Sekda juga sudah membentuk tim Pokja untuk mengevaluasi agar terdapat kecocokan dengan RPJMD serta tidak terjadi pemborosan anggaran.

“Kita ingin konsep anggaran tahun selanjutnya sudah dapat di selesaikan sebelum tahun anggaran ini berakhir tujuannya adalah tepat waktu agar sarasan yang di raih segera tecapai,” ujar Arif.

Pembangunan Infrastruktur

Terkait pembangunan infrastruktur, Kepala Dinas PU Abu Bakar, mengatakan saat ini sebagian besar sudah mulai dalam proses pengerjaan. Di Kabupaten Anambas misalnya peningkatan Jalan Temburun-Pasi Peti sudah berjalan dan dalam 2-3 bulan ke depan selesai. Untuk jalan di Bandara Letung juga sudah berjalan.

Di Kabupaten Lingga untuk peningkatan Jalan Musai-Simpang Kerandin sudah berjalan dan progresnya sebesar 50 persen. Di Kota Batam, pembangunan Jalan Bagan-Punggur dan peningkatan simpang KDA sudah mulai. Untuk Kabupaten Karimun, normalisasi sungai kundur, mempelang bawah, panglong tanjung batu, sawang semuanya sudah mulai dan pembangunan jalan lingkar pauh sudah 60 persen progresnya.

Untuk Kabupaten Natuna seperti peningkatan Jalan trans batubi-tanjung kudu sedanau sudah sekitar 39 persen, pergantian jembatan sungai tengah 1, sungai tengah 2 dan sungai curing sudah berjalan.

Di Kota Tanjungpinang, finishing jembatan 1 Dompak untuk memasang aspal mulai dikerjakan Senin (21/8) ini. Penerangan jembatan diperkirakan Januari sudah clear disertai pagar-pagar di tepi jembatan.

Untuk penataan bundaran 1 dompak sudah teken kontrak, dalam minggu ini sudah mulai bekerja. Penataan kawasan pantai gurindam 12, bulan september mulai serta penataan pintu masuk dompak hari jumat sudah clear lelang dan segera dikerjakan. Sedangkan peningkatan jalan menuju kawasan pemerintahan dompak akan segera dikerjakan.

Dinas Pendidikan dalam paparannya Kepala Dinas Arifin Nasir mengatakan bahwa secara umum untuk saat ini jumlah paket yang akan dilelang sebanyak 94 kegiatan dan 63 sudah clear. Saat ini juga sudah 152 kegiatan sudah selesai baik secara lelang maupun langsung.

Dalam paparannya lagi bahwa beberapa kegiatan yang sedang dalam perjalanan adalah Pembangunan USB di SMK N 8, SMA N 18 dan 19 Batam sedang berjalan dan progres 40 persen lalu SMA N 21 Batam sudah 14 persen, lalu Pengadaan alat media belajar berbasis animasi untuk SMA Se-Kepri semua sudah Clear.

Kepala Dinas Perhubungan Jamhur Ismail menjelaskan program prioritas sudah dalam perjalanan seperti Pembangunan Pelabuhan Berhala di Lingga sudah 70 Persen, Pembangunan Pelabuhan Penagi di Natuna sedang dilelang akan selesai dan segera berjalan. Pembangunan Plantar 1 dan 2 di Tanjungpinang sudah masuk lelang, untuk Pelabuhan Bongkar muat di Tanjung Uban Bintan juga sudah masuk lelang.

Di Karimun, peningkatan Pelabuhan Parit Rempak sudah mulai berjalan pada minggu ke-3 Agustus ini. Peningkatan dermaga wisata Pulau Penyengat, juga mulai dilelang.

Mendengar paparan beberapa OPD tersebut Nurdin berharap agar pengerjaan dapat selesai tepat waktu dan tidak terjadi halangan di perjalanannya.

“Inti dari rapat ini adalah evaluasi bukan mencari kesalahan. Jika memang ada kendala maka pada rapat inilah kita bahas dan cari solusi bersama,” tutup Nurdin. (bni)

 

Pekan Ini Bupati Lantik Kades Penaga dan Malang Rapat

0

batampos.co.id – Bupati Bintan Apri Sujadi menjadwalkan pelantikan pejabat sementara (Ps) Kepala Desa (Kades) Malang Rapat dan pejabat pelaksana tugas harian (Plt) Kades Penaga, dalam pekan ini.

Pelantikan dilakukan segera karena kedua nama pejabat yang diusulkan sudah diteken Surat Keputusan (SK)nya.

“Hari ini juga ditandatangani (surat keputusan) pejabat kadesnya,” kata Bupati Bintan Apri Sujadi ditemui usai rapat pembahasan anggaran pendapatan belanja daerah perubahan (APBD-P) di ruang rapat 3 kantor Bupati Bintan di Bintan Buyu, Senin (21/8).

Informasi diterima Batam Pos, Ps Kades Malang Rapat dijabat sekdesnya yakni Hairudin sedangkan Imam Hidayat Kasi Pemerintahan (Kasipem) di Pemerintah Kecamatan Teluk Bintan akan dilantik menjadi Plt Kades Penaga.

Kabag Pemerintahan Setdakab Bintan Bambang Sugiarto membenarkan dua nama pejabat yang diusulkan sudah diteken SK-nya. Pengusulan pejabat sementara dan pejabat pelaksana tugas harian sesuai undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa. Dibunyikan apabila pejabat kepala desa ditetapkan tersangka atau terdakwa, maka pejabat yang menjalankan
roda pemerintahan adalah sekdesnya.

Bambang juga mengatakan, dijadwalkan pelantikan Ps Kades Malang dan Plt Kades Penaga minggu ini. “Tunggu aba-aba dari Pak Bupati. Tapi kemungkinan besar minggu ini, karena jabatan kades tidak boleh lama-lama kosong,” katanya.

Dia berharap setelah dilantik kades Penaga dan Malang Rapat harus segera bekerja. Diberitakan sebelumnya, kedua pejabat Kades Malang Rapat Yusran Munir dan Kades Penaga Hamdan ditahan penyidik Kejaksaan Negeri. Keduanya diduga menyalahgunakan dana desa yang dialokasikan dari pusat melalui
dana desa (dd) dan daerah melalui alokasi dana desa (add). (cr21)

Lokasi Kejadian Timur Selat Malaka

0
Kapal perang Amerika ditarik dengan dikawal kapal-kapal perang Singapura, usai tabrakan di selat Malaka dan Singapura atau tepatnya di perairan Malaysia, Senin (21/8) pagi.
batampos.co.id – Lantamal IV Tanjungpinang, mengerahkan
dua Kapal Republik Indonesia (KRI) dan satu Helikopter untuk
melaksanakan Search And Rescue (SAR) pencarian korban dari
insiden kecelakaan laut tabrakan kapal perang USS Jhon S MCCIN (DDG) milik Amerika Serikat dengan MV Alnic MC berbendera Liberia, di timur Selat Malaka, Senin (21/8) pagi.
Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama (Laksma) TNI Ribut Eko Suyatno, mengatakan pihaknya menurunkan unsur KRI Cucut-886 ,KRI Parang-647 serta satu Helikopter 409 serta unsur Patkamla Lantamal IV untuk membantu melaksanakan SAR pencarian Korban.
”Mendapat informasi, kami langsung berkordinasi dengan
jajaran Guskamlabar, untuk ikut membantu dengan menurunkan KRI ke lokasi kejadian,” ujar Ribut.
Dikatakan Ribut, insiden kecelakaan laut tersebut terjadi di
timur Selat Malaka  (202,5” / 4,57 NM) Tg Pergam Bintan.
Sejumlah negara tetangga juga turut melakukan pencarian.
“Malaysia menurunkan Malaysian Maritime Enforcement Agency
(MMEA) dan Royal Malaysian Navy (RMN) dengan mengerahkan satu kapal dan dua fast boat. Singapura sendiri menurunkan Police Coast Guard (PCG) dan Roual Singapore Navy (RSN) melibatkan RSS Gallant dan RSS Resilence serta Basking Shark SAR,” kata Ribut.
Pihaknya, sambung Ribut, juga terus melakukan koordinasi
dengan Guskamlabar dan ILO Singapura untuk perkembangan
di lapangan. Hingga kini, terangnya, diperoleh informasi 10
Crew hilang dan masih dalam pencarian.
“Sementara itu USS John S Mccain (DDG) 56 mengalami kerusakan dibagian buritan lambung kiri bangunan kapal,” terangnya.
Selain itu, mengantisipasi adanya tumpahan minyak di sekitar
lokasi kejadian, Jelas Ribut, pihaknya pun sudah melakukan
koordinasi dengan instasni lingkungan hidup terkait. Namun,
hingga saat ini belum ditemukan adanya tumpahan minyak
diseputaran lokasi laka laut tersebut.
”Saat ini KRI Cucut-886 dan KRI Parang-647 BKO Guskamlabar
dan satu Helly 409 sudah dilokasi dan melaksanakan bantuan
pencarian korban,” pungkasnya.(ias)

Patroli BC Sita Ribuan Ponsel

0

batampos.co.id – Kapal patroli BC 1305 milik Kanwil Khusus Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Tanjungbalai Karimun  Sabtu (19/8), berhasil mengejar dan mengamankan satu unit speedboat yang mengangkut ratusan kotak berwarna hitam yang didalamnya berisi ribuan smartphone atau ponsel pintar.

”Kapal patroli BC telah berhasil melakukan penegahan terhadap speedboat yang mengangkit ponsel pintah tanpa dilengkapi dengan dokumen. Belum dipastikan berapa jumlah ponsel yang berhasil disita dari penangkapan ini,” ujar Kepala Kanwil Khusus DJBC Tanjungbalai Karimun, Farjiya, Senin (21/8) melalui kiriman pesan singkat.

Data yang dihimpun Batam Pos, speedboat yang berhasil diamankan oleh kapal patroli BC pada saat speedboat melintas di perairan Kepala Jerih, Batam. Saat itu, kapal patroli sedang melakukan pengintaian terhadap speedboat yang menggunakan dua mesin dengan kekuatan masing-masing 200 pk. Mengetahui dikejar, speed boat melaju ke daratan pulau yang ada di sekitar Kepala Jerih dan kemudian mengkadaskan speedboat.

Setelah sampai di darat, tekong beserta kru speedboat melarikan diri. Sempat dilakukan pencarian, namun tidak ditemukan. Setelah dilakukan pemeriksan terdapat ratusan kotak yang dibungkus menggunakan paslastik hitam. Karena curiga, satu ikat kotak dibungkus plastik dibuka dan isinya ponsel pintar merek Xiaomi yang jumlahnya menvapai riobuan unit.

Belum diketahuii siapa pemiliknya, sebab, tekong speedboat melarikan diri. Selain itu, diduga ribuan ponsel pintar tersebut diselundupkan dari dari Singapura memnggunakan kapal. Namun, tidak langsung dibawa ke Riau. Melainkan, terlebih dulu transit di Batam. Setelah itu, baru dipindahkan ke speedboat. Sebab, dengan menggunakan speedboat berlayar biasa lebih cepat. (san)

7 Langkah jadi Pejantan Tangguh

0
ilustrasi

Pejantan tangguh pasti jadi cita-cita kaum pria. Bagaimana jika gagal?  Boldsky, Senin (21/8) memberikan tujuh solusi.

Jangan coba menghakimi pasangan karena itu bukan solusi yang bijak. Lakukan 7 langkah berikut:

1. Katakan dengan Terbuka

Katakan bahwa Anda (kaum hawa) tak bisa mencapai orgasme atau mencapai klimaks. Jika perempuan tak pernah terbuka soal hal ini, maka pasangan berpikir selama ini prosesnya baik-baik saja.

2. Jangan Sampai Pengaruhi Keharmonisan

Jangan sampai hal itu menghapus rasa cinta pada pasangan. Jika mencapai orgasme bukan hal yang besar ketimbang rasa cinta yang dimiliki, maka bisa balas aksi dengan memberikan senyuman yang tulus.

3. Coba Berubah

Setelah memberitahu masalahnya, maka dorong pasangan untuk melakukan perubahan. Setidaknya pasangan sudah mencoba untuk berusaha memuaskan pasangannya.

4. Tambah Waktu Foreplay

Perpanjangan waktu untuk foreplay dapat membuat pasangan lebih mudah mencapai orgasme.

5. Hindari Orgasme Palsu

Jangan sampai melakukan hal ini. Jika berpura-pura di depan pasangan dalam hal hubungan ranjang, maka tak menutup kemungkinan hal itu juga akan menjalar ke masalah lain.

6. Beri Dia Kesempatan

Coba lebih bereksperimen dan menjelajah tubuh pasangan sebanyak mungkin. Berikan kesempatan padanya untuk mencoba.

7. Jadilah Teman yang Baik

Jika hubungan sudah menyatu, maka pernikahan bukan lagi sekadar penyaluran seksual semata. Akan tetapi seluruh tahapan sudah terasa seperti sejiwa. Jika pasangan gagal menyulut orgasme, maka bicarakan baik-baik dan tanya apa penyebabnya. Jangan biarkan punggawa Mr P justru merasa frustasi. (ika/JPC)

Kodim Tangkap Pengedar Sabu

0
Lima pengguna sabu yang diamankan beserta barang bukti di Makodim Bintan, Senin (21/8). F.Yusnadi/Batam Pos
batampos.co.id – Komando Distrik Militer (Kodim) 0315 Bintan,
berhasil menangkap lima pelaku terduga pengedar narkoba. Dari
kelima pelaku ini, tim intel Kodim berhasil mengamankan 6
paket sabu-sabu seberat 7,41 gram.
Kelima pelaku yang diamankan diantaranya, Gilang, Syamsuri,
Dino Hartono Putra, M Jefri Wahyudi, dan Salim. Mereka
diamankan di tempat dan waktu yang berbeda.
“Penangkapan pertama dilakukan terhadap Gilang, di daerah Batu 15. Dan dilanjutkan dengan menangkap empat pelaku lainnya,” jelas Komandan Distrik Militer (Dandim) 0315 Bintan, Letkol Inf Ari Suseno, saat menggelar ekspose, di Aula Kodim 0315 Bintan, Senin (21/8).
Ari menjelaskan penangkapan kelima pelaku ini berawal dari
informasi masyarakat yang mengetahui adanya peredaran barang haram tersebut (Sabu, red).
“Awalnya kita tahu dari warga. Terus dilakukan pengembangan
dari tim Intel, dan akhirnya berhasil menciduk pelaku satu
persatu,” ungkapnya.
Selain mengamankan sabu-sabu, intel Kodim juga berhasil
mengamankan 4 unit handpone, tiga unit sepeda motor, 1 buah
bong, dua buah timbangan digital, 40 buah korek api gas,  dua
buah pirek kaca, serta 3 ikat plastik bening.
“Untuk keaslian barang haram itu (sabu, red) tim dari BNN
Tanjungpinang, juga sudah memastikan, dan hasilnya ternyata
positif sabu-sabu,”  terangnya.
Ia menambahkan kelima pelaku ini selanjutnya akan diserahkan
ke Polres Tanjungpinang, untuk diperiksa lebih lanjut.
“Kemungkinan besar tentu ada jaringan besarnya dari semua
pelaku ini. Tapi biar nantinya akan dikembangkan lebih lanjut
oleh kepolisian. Mudah-mudahan, nantinya polisi dapat
menangkap lagi pengedar lainnya,” imbuhnya. (cr20)

Jangan Naik Pompong Kalau Tak Dipakaikan Jaket Apung

0
Pompong tujuan Tanjungpinang Penyengat siap berlayar di Dermaga Penyengat, belum lama ini. Foto:Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Satu tahun sudah tragedi tenggelamnya pompong Penyengat yang menewaskan 15 orang itu terjadi. Kejadian tersebut membuat geger warga Kota Tanjungpinang.

Pasca kejadian laka laut yang menewaskan belasan penumpang tersebut. Kewaspadaan menjadi hal yang paling utama. Pemandangan orang menggenakan jaket apung (life jaket) di atas pompong baik itu penumpang yang dari Tanjungpinang menyebrang ke Penyengat ataupun sebaliknya sejak peristiwa itu menjadi hal yang paling lumrah dilihat.

Aktifitas seputaran Plantar Kuning, tempat berlabuhnya Pompong yang biasa menaik turunkan penumpang yang hendak bepergian ke Pulau Penyengat ataupun sebaliknya tampak lenggang seperti biasa diakhir pekan kemarin. Spanduk besar di pelantar Tanjungpinang dan Penyengat yang berisi himbauan pun masih terbentang.

Petugas Dinas Perhubungan dan personel TNI AL pun hingga saat ini masih tetap berjaga. Semuanya satu tangan, bahu membahu memastikan setiap penumpang yang menyeberang menunaikan kewajibannya untuk mengenakan jaket apung.

Pelan tapi pasti, segalanya mulai tertib. Tak peduli berapa pun usia penumpangnya. Life jaket wajib dikenakan saat mereka hendak menyeberang. Antusias atas kewajiban tersebut diterima oleh penumpang dan penambang.

”Beberapa waktu lalu, ketersedian jaket apung ini sempat menipis. Kata penambang Pompong ada yang curi. Makanya masih ada yang tetap memberangkatkan penumpang, walaupun tidak pakai life jaket,” ujar salah seorang warga yang ditemui ketika hendak menyebrang ke Penyengat dari Plantar Kuning.

Seolah tidak ingin kejadian 21 Agustus 2016 itu terulang kembali, kata Arfandi, belum lama ini Pemko Tanjungpinang kembali menghibahkan seratusan jaket apung bagi penambang Pompong. Hal itu tentunya merupakan evaluasi dari Pemerintah Daerah dan tidak menyepelekan keselamatan walau jarak penyeberangan yang ditempuh dekat. Warga yang menggunakan jasa angkutan laut pun menyambutnya dengan senang hati.

”Kejadian tahun lalu itu masih sangat jelas saya ingat. Apalagi saya yang sering menggunakan Pompong jika berkunjung ke rumah saudara di Penyengat. Agak deg-degan juga kalau tak pakai life jaket. Sekarang Alhamdulillah, ketersediannya life jaketnya sudah banyak lagi,” kata Arfandi.

Sementara itu, Ketua Organisasi Penambang Perahu Motor (OPPM) Penyengat, Raja Imran Hanafi, mengatakan meski tidak lupa akan kejadian yang merenggut belasan nyawa. Namun, pihaknya tidak membuat peringatan khusus pasca satu tahun tragedi tersebut. Semuanya tetap berjalan seperti biasa.

“Yang lalu mari kita jadikan pelajaran agar tidak terulang kembali dikemudian hari,” ujar Hanafi.

Dikatakan Hanafi, saat ini keselamatan dalam berlayar merupakan hal yang paling utama. pihaknya pun bersyukur, Pemko Tanjungpinang kembali menghibahkan jaket apung bagi organisasi penambang Pompong yang dipimpinnya.

”Kemarin sempat banyak hilang ini life jaket. Tapi alhmadulillah tiga bulan yang lalu di hibahkan lagi,” katanya.

Pihaknya, sambung Hanafi, tidak memungkiri sebelumnya masih ada penambang dan juga penumpang yang nakal tidak mau menggenakan life jaket saat hendak menyebrang. Namun, saat ini hal seperti itu tidak lagi terjadi. Sebab, di dermaga tersebut dijaga oleh petugas dari Dishub dan TNI AL.

”Kalau mereka tak mau pakai, tidak bisa nyebrang. karena tidak dikasih sama petugas yang mengawasi dan memantau hilir mudik penyebrangan disana,” ucapnya.

Untuk itu, Hanafi pun berpesan, kepada masyarakat yang hendak menyebrang ke Penyengat ataupun sebaliknya. Jika penambang pompong tidak menyediakan jaket apung. Agar meminta ataupun melaporkan hal tersebut kepada petugas yang berjaga disana.

”Utamakan keselamatan. Karena musibah bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Jangan mau menyebrang kalau tak dikasi life jaket,” pungkasnya. (ias)

Malam Ini, Pelanggan ATB di Nongsa Diimbau Menampung Air

0
foto: cecep mulyana / batampos

PT Adhya Tirta Batam (ATB) kembali melakukan pekerjaan penggantian pipa di area intake Instalasi Pengolahan Air (IPA) Nongsa.

Pekerjaan penggantian pipa header intake tersebut, akan dilakukan pada Senin (21/8/2017) mulai pukul 21.00 WIB hingga selesai.

“Penggantian header pipa intake IPA Nongsa ini, sudah waktunya karena sudah tidak maksimal dalam berproduksi. Kondisi pipa header intake ini memang harus dijaga agar proses produksi bisa berjalan normal,” ujar Muflikhin, Manager Project ATB, Minggu (20/8/2017).

Pipa Header intake, tambahnya, merupakan bagian dari pipa utama yang perlu mendapatkan perawatan secara berkala. Fungsi utamanya adalah untuk pengambilan air baku di area intake untuk di alirkan ke IPA.

“Perawatan berkala ini terbilang disengaja agar fungsi dan kapasitasnya dalam membantu proses produksi dari area intake ke tempat produksi (IPA) bisa berkelanjutan tanpa kendala,” lanjut Muflikhin.

Dengan dilakukannya pekerjaan penggantian ini, IPA Nongsa akan berhenti beroperasi (Shutdown) sekitar 6 jam. Selama pekerjaan, suplai air akan terhenti sementara waktu.

“Selama pekerjaan, pelanggan yang ada di hilir (downstream) akan terdampak dengan terhentinya suplai air sementara waktu. Mudah-mudahan pekerjaan bisa lebih cepat diselesaikan dari estimasi waktu yang ditentukan, sehingga recovery suplai air juga menjadi lebih cepat,” jelas Enriqo Moreno, Corporate Communication Manager ATB.

Adapun area-area yang terdampak dari dilakukannya pekerjaan penggantian pipa header intake ini antara lain,

  • Kavling Sambau,
  • Kavling Nongsa,
  • Tering Bay Resort,
  • Montigo,
  • Batam View,
  • Palm Spring,
  • Ferry Terminal,
  • Tamarin,
  • Nongsa Point Marina,
  • Turi Resort,
  • Nongsa Village,
  • Kampung Teluk Mata Ikan,
  • Perum Taman Batu Besar,
  • Taman Yose,
  • Polda,
  • Nongsa Asri dan
  • Citra Mas.

“Seluruh wilayah Nongsa terdampak dari pekerjaan ini termasuk area Kampung Batu Besar, Perum Puri Asri, Perum Family Dream, Perum Arira, Perum Amaria, Perum Cipta Mandiri, Perum KDA Bandara (new), Perum Selebriti Tahap 1 dan 2,”tambah Enriqo.

Sementara itu, guna meminimalisir dampak suplai air ke pelanggan, tim distribusi melakukan strategi-strategi khusus yang dilakukan pasca pekerjaan. Agar proses pemulihan ke pelanggan jadi lebih cepat.

“Mempercepat pemulihan usai pekerjaan, tim dari distribusi juga melakukan strategi khusus seperti melakukan adjustment valve secepat mungkin begitu pekerjaan ini selesai dilakukan, dan pompa DP running kembali. Begitu juga mencoba membantu suplai pada jalur terdampak dengan melakukan transfer suplai dari Duriangkang-Punggur untuk sementara waktu,” lanjut Enriqo.

Sesuai perkiraan di lapangan, akan ada sejumlah jalur yang berada pada elevasi rendah lebih cepat pulih suplai airnya akibat adjustment dan transfer suplai ini.

Namun untuk sejumlah area yang tinggi mungkin akan sedikit menunggu karena proses recovery membutuhkan waktu yang cukup lama, dimana air akan terlebih dahulu mengisi area rendah, sedangkan bagian atas area setelahnya.

“Proses pembuangan angin dalam pipa juga dilakukan oleh tim distribusi. Hal tersebut guna mempercepat pemulihan (recovery) suplai dengan estimasi hingga 12 jam,” ujar Enriqo menambahkan.

Adanya pekerjaan yang di lakukan ATB secara terencana ini, diharapkan tidak mengganggu aktifitas masyarakat yang mendapat suplai dari IPA Nongsa. Pelanggan bisa terlebih dahulu mempersiapkan penampungan air bersih.

“Sebelum pekerjaan berlangsung kami harapkan pelanggan bisa mempersiapkan tampungan-tampungan air seperlunya, agar aktifitas menggunakan air bersih bisa tetap berjalan. Untuk pelanggan yang ingin mendapatkan informasi bisa menghubungi call centre ATB di 0778-467111,” harap Enriqo. (rilis)