Sabtu, 11 April 2026
Beranda blog Halaman 130

Kasus Kekerasan Seksual Anak di Batam Mendominasi, UPTD PPA Tangani 44 Laporan Awal 2026

0
Ilustrasi kekerasan anak. f istimewa

batampos – Kasus kekerasan seksual terhadap anak masih menjadi persoalan serius di Kota Batam. Sepanjang Januari hingga Februari 2026, Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kota Batam mencatat sebanyak 44 laporan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTD PPA Batam, Dedy Suryadi, mengatakan mayoritas kasus yang ditangani merupakan kekerasan seksual, khususnya yang menimpa anak.

“Dari total 44 kasus yang kami tangani hingga Februari 2026, sebanyak 36 kasus merupakan kekerasan seksual,” ujarnya, Jumat (13/3).

Ia menjelaskan, pada Januari 2026 UPTD PPA Batam menerima 30 laporan kasus. Dari jumlah tersebut, dua korban merupakan perempuan dan 28 korban adalah anak.

Dari 28 kasus yang menimpa anak, sebanyak 25 kasus merupakan kekerasan seksual. Selain itu terdapat dua kasus sengketa hak asuh anak dan satu kasus kekerasan fisik.

Sementara untuk korban perempuan, terdapat dua kasus yang terdiri dari satu kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan satu kasus kekerasan seksual.

Memasuki Februari 2026, jumlah laporan yang diterima mencapai 14 kasus. Kasus tersebut terdiri dari enam korban perempuan dan delapan korban anak.

“Untuk korban anak di Februari, seluruhnya merupakan kasus kekerasan seksual,” jelasnya.

Sedangkan pada korban perempuan terdapat dua kasus kekerasan seksual, dua kasus sengketa hak asuh anak, satu kasus KDRT, serta satu kasus kekerasan psikis.

Selain menangani laporan kasus, UPTD PPA Batam juga memberikan berbagai layanan pendampingan bagi korban, termasuk membantu proses visum sebagai bukti dalam proses hukum.

“Untuk proses visum yang sudah kami dampingi hingga saat ini ada sekitar 24 kasus, baik untuk korban anak maupun perempuan,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa proses pendampingan terhadap korban tidak berlangsung singkat. Dalam banyak kasus, pendampingan dapat berlangsung hingga enam bulan atau lebih sampai perkara diputuskan di pengadilan.

“Pelayanan di UPTD PPA tidak seperti berobat ke dokter yang selesai setelah diberi obat. Kami melakukan pendampingan mulai dari proses visum, pemulihan psikologis, hingga pendampingan saat proses persidangan,” ujarnya.

Selain penanganan kasus yang masuk ke ranah hukum, UPTD PPA juga membuka layanan konsultasi bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan sebelum memutuskan langkah hukum.

“Tidak semua yang datang langsung melaporkan kasus. Ada juga yang hanya berkonsultasi atau meminta pendampingan terlebih dahulu untuk menentukan apakah kasusnya perlu dilanjutkan ke proses hukum atau tidak,” jelasnya.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak agar dapat segera ditangani.

“Jika ada kekerasan terhadap anak, sebaiknya segera dilaporkan agar pelaku bisa diproses secara hukum dan memberikan efek jera,” katanya.(*)

Artikel Kasus Kekerasan Seksual Anak di Batam Mendominasi, UPTD PPA Tangani 44 Laporan Awal 2026 pertama kali tampil pada Metropolis.

Tiket Ferry Batam–Singapura Kena Fuel Surcharge Rp65 Ribu, Dishub Kepri Minta Penundaan

0
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau, Junaidi. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau menyebut adanya biaya tambahan atau fuel surcharge pada tiket kapal feri rute Batam–Singapura. Biaya tambahan tersebut mencapai sekitar Rp65 ribu per penumpang.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau, Junaidi, mengatakan biaya tambahan itu telah diumumkan oleh operator kapal yang melayani rute internasional dari Batam menuju Singapura.

“Ini bukan tarif tiket, tetapi cas tambahan di luar harga tiket,” kata Junaidi di Tanjungpinang, Jumat (13/3).

Menurutnya, pihak Dishub Kepri telah berkoordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) setempat dan akan menyampaikan informasi tersebut kepada pemerintah pusat.

Junaidi menjelaskan bahwa kewenangan penetapan biaya tambahan untuk tiket kapal internasional berada di pemerintah pusat. Meski begitu, pihaknya masih berupaya agar penerapan biaya tambahan tersebut dapat ditunda.

“Untuk sementara ini hanya berlaku bagi rute ke Singapura. Namun kami masih mencoba agar cas tambahan ini bisa ditunda,” ujarnya.

Ia menambahkan, penerapan biaya tambahan tersebut dipengaruhi oleh kondisi global, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada fluktuasi harga minyak dunia.

Selain itu, kapal feri internasional menggunakan bahan bakar komersial, bukan BBM subsidi, sehingga perubahan harga energi langsung mempengaruhi biaya operasional.

“Saat ini harga tiket Batam–Singapura sekitar Rp720.000 untuk tiket pulang pergi, ditambah cas Rp65 ribu dari Batam dan sekitar 6 dolar dari Singapura,” jelasnya.

Kenaikan harga BBM global mulai berdampak pada sektor transportasi laut di kawasan perbatasan. Sejumlah operator kapal feri yang melayani rute internasional seperti Batam–Singapura dan Batam–Malaysia kini menerapkan fuel surcharge kepada penumpang sebagai penyesuaian biaya operasional. (*)

Artikel Tiket Ferry Batam–Singapura Kena Fuel Surcharge Rp65 Ribu, Dishub Kepri Minta Penundaan pertama kali tampil pada Kepri.

Amsakar Terbitkan 2 Surat Edaran Kesiapsiagaan Lebaran, Ini Penjelasannya

0
Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.

batampos– Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menerbitkan dua surat edaran terkait kesiapsiagaan menghadapi perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Kebijakan tersebut bertujuan menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat selama masa libur Lebaran di Batam.

Kedua regulasi itu yakni Surat Edaran Nomor 17 Tahun 2026 tentang Kesiapsiagaan dalam rangka perayaan Hari Raya Idulfitri dan Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2026 mengenai Antisipasi Keamanan dan Kenyamanan di Objek Wisata selama masa libur Lebaran.
Menurut Amsakar, periode Idulfitri setiap tahun diikuti lonjakan mobilitas masyarakat, baik untuk perjalanan mudik, berkunjung ke pusat keramaian, maupun mendatangi destinasi wisata.
“Karena itu kami mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan serta menjaga keamanan lingkungan masing-masing, terutama bagi warga yang akan meninggalkan rumah untuk mudik,” kata Amsakar, Kamis (12/3).
Ia meminta warga yang bepergian dalam waktu cukup lama melapor kepada ketua RT atau RW setempat serta memastikan rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan. Langkah pencegahan seperti mematikan aliran listrik yang tidak diperlukan dan mencabut regulator gas juga dianjurkan guna mengurangi risiko kebakaran.
Selain itu, kendaraan yang ditinggalkan selama mudik disarankan dititipkan kepada pihak yang dipercaya atau di kantor kepolisian terdekat apabila tersedia fasilitas penitipan.
Bagi warga yang tetap berada di Batam, pemerintah meminta partisipasi dalam menjaga sistem keamanan lingkungan. Pengawasan terhadap rumah kosong serta penerapan sistem satu pintu keluar-masuk (one gate system) pada waktu tertentu dianjurkan untuk memudahkan pemantauan aktivitas warga maupun tamu.
Edaran itu juga memuat pengaturan kegiatan keagamaan selama malam takbiran hingga pelaksanaan salat Idulfitri. Pemerintah mengimbau agar takbiran dilaksanakan di masjid atau musala secara khidmat dan tertib.
Apabila masyarakat menggelar takbir keliling, kegiatan tersebut diminta memperhatikan keselamatan peserta serta tidak mengganggu ketertiban umum.
“Masyarakat juga diimbau meminimalkan penggunaan petasan atau bahan peledak lainnya karena berpotensi membahayakan keselamatan serta mengganggu ketenteraman lingkungan,” ujar dia.
Pengurus masjid dan musala diminta berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat agar rangkaian kegiatan keagamaan berlangsung lancar.
Di sisi lain, pemerintah juga meminta pengelola pusat perbelanjaan, tempat hiburan, dan destinasi wisata meningkatkan pengawasan selama libur Lebaran. Pengelola diminta memastikan seluruh wahana permainan dalam kondisi layak pakai, tidak melebihi kapasitas, serta dilengkapi sarana keselamatan seperti jalur evakuasi dan alat pemadam kebakaran.
Pimpinan perkantoran dan satuan pendidikan juga diimbau menyiagakan petugas keamanan selama masa libur. Pengawasan terhadap kondisi bangunan, pemutusan aliran listrik pada peralatan yang tidak digunakan, serta kesiapan sistem proteksi kebakaran menjadi bagian dari langkah pencegahan.
Pemerintah juga memperkuat koordinasi lintas lembaga untuk mengantisipasi berbagai kebutuhan masyarakat selama Lebaran. Upaya tersebut antara lain melalui penguatan peran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.
Selain itu, pemerintah menyiagakan posko koordinasi, meningkatkan kesiapan layanan transportasi, serta memastikan kelayakan angkutan umum melalui pemeriksaan kendaraan atau ramp check.
Layanan darurat juga disiagakan selama masa libur. Rumah sakit dan puskesmas tetap membuka layanan unit gawat darurat selama 24 jam.
“Masyarakat yang menghadapi keadaan darurat seperti kebakaran, gangguan keamanan, atau kondisi medis dapat menghubungi layanan darurat Batam Siaga melalui call center 112,” kata Amsakar.
Sementara melalui Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2026, pemerintah mengatur langkah antisipasi keamanan dan kenyamanan di objek wisata di Batam selama libur Idulfitri.
Amsakar mengatakan, masa libur Lebaran selalu diikuti peningkatan jumlah kunjungan ke berbagai destinasi wisata, khususnya kawasan pantai yang menjadi tujuan favorit wisatawan.
“Karena itu kami mengimbau seluruh pengelola objek wisata dan pelaku usaha pariwisata meningkatkan pengawasan, menjaga kebersihan, serta memastikan fasilitas keselamatan bagi para pengunjung tersedia dengan baik,” ujarnya.
Surat edaran tersebut mengacu pada Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026. Kebijakan ini juga merujuk pada surat edaran Menteri Pariwisata mengenai penyelenggaraan kegiatan wisata yang aman dan nyaman selama masa libur Idulfitri.
Melalui ketentuan itu, pengelola objek wisata diwajibkan menyediakan peralatan keselamatan di lokasi wisata serta menyiapkan petugas pengawas yang memantau aktivitas pengunjung, terutama di kawasan pantai.
Pengaturan lalu lintas kendaraan dan area parkir juga diminta dilakukan secara tertib guna mencegah kepadatan di kawasan wisata.
Pengelola destinasi wisata juga diingatkan menjaga kebersihan lingkungan dengan menyediakan tempat sampah yang memadai serta mengelola kawasan wisata agar tetap bersih dan nyaman bagi pengunjung.
Selain itu, pengelola diminta memantau perkembangan cuaca dengan memperhatikan informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, terutama terkait potensi hujan lebat atau angin kencang yang dapat memengaruhi keselamatan pengunjung.
“Keselamatan pengunjung harus menjadi prioritas. Karena itu pengelola juga perlu berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan terdekat dan aparat kepolisian untuk mengantisipasi jika terjadi keadaan darurat di lokasi wisata,” kata Amsakar.(*)

Artikel Amsakar Terbitkan 2 Surat Edaran Kesiapsiagaan Lebaran, Ini Penjelasannya pertama kali tampil pada Metropolis.

Belasan Lampu PJU Tarempa Selatan Padam Hampir Setahun, Warga Khawatir Kecelakaan

0
Kondisi lampu penerangan jalan umum (PJU) yang padam di kawasan Tarempa Selatan. Pada malam hari, ruas jalan di kawasan tersebut gelap gulita karena minimnya penerangan. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Lampu penerangan jalan umum (PJU) di kawasan Tarempa Selatan dilaporkan padam hampir satu tahun terakhir. Kondisi tersebut membuat ruas jalan di wilayah itu gelap gulita pada malam hari dan dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan.

Minimnya penerangan membuat jarak pandang pengendara menjadi terbatas, terutama di sejumlah titik yang memiliki tikungan tajam. Situasi ini berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas bagi pengendara sepeda motor maupun mobil yang melintas pada malam hari.

Sejumlah warga mengaku sudah cukup lama merasakan kondisi jalan yang gelap di jalur tersebut dan berharap perbaikan segera dilakukan agar aktivitas masyarakat kembali aman.

Salah seorang warga setempat, Prengky Tanjung, mengatakan kondisi jalan tanpa penerangan membuat masyarakat tidak nyaman saat bepergian pada malam hari.

“Suasananya gelap, jadi takut kalau mau keluar sendirian. Apalagi di bagian tikungan, takut dari arah berlawanan ada motor datang dan bisa menabrak,” ujar Prengky, Jumat (13/3).

Ia memperkirakan terdapat belasan unit lampu PJU yang padam di sepanjang jalur tersebut. Lampu-lampu yang tidak berfungsi itu berada mulai dari kawasan kuburan Cina di bawah Bukit Tengkorak hingga jalur menanjak menuju kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Anambas.

Meski masih ada beberapa lampu yang menyala, jumlahnya sangat terbatas sehingga tidak mampu menerangi seluruh ruas jalan.

Menurut Prengky, lampu PJU yang terpasang di kawasan tersebut menggunakan sistem tenaga surya. Namun hingga kini warga belum mengetahui penyebab pasti lampu-lampu tersebut tidak berfungsi.

“Kelihatannya pakai panel surya. Kami juga tidak tahu kenapa bisa padam, apakah komponennya dicuri atau rusak. Yang jelas sudah hampir setahun lampu ini tidak menyala,” katanya.

Sementara itu, pihak Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) memberikan penjelasan terkait status lampu penerangan jalan tersebut.

Humas Balai Pengelola Transportasi Darat Kepulauan Riau, Ponco Kasogi, mengatakan lampu PJU di kawasan Tarempa Selatan masih tercatat sebagai aset milik BPTD Riau.

Hal itu karena lampu tersebut dipasang sebelum terbentuknya BPTD Kepulauan Riau yang saat ini mengelola wilayah setempat.

“Barusan kami koordinasi dengan bagian teknis. Itu masih aset BPTD Riau, sebelum pecah menjadi BPTD Kepri. Untuk kelanjutannya akan diproses bersama tim teknis,” ujar Ponco.

Masyarakat berharap perbaikan lampu penerangan jalan tersebut dapat segera dilakukan agar keselamatan pengguna jalan tetap terjaga serta aktivitas warga pada malam hari bisa berlangsung lebih aman. (*)

Artikel Belasan Lampu PJU Tarempa Selatan Padam Hampir Setahun, Warga Khawatir Kecelakaan pertama kali tampil pada Kepri.

AirAsia Hubungkan Batam–Kuala Lumpur, 180 Penumpang di Penerbangan Perdana

0
Pesawat Air Asia mendarat di Bandara Hang Nadim, Batam, Jumat (13/3/2026). F. M Syahban/ Batam Pos

batampos – Suasana Bandara Internasional Hang Nadim Batam tampak lebih semarak, Jumat (13/3/2026) pagi. Sebuah pesawat berwarna merah milik maskapai AirAsia bersiap mengudara, menandai penerbangan perdana rute internasional Batam–Kuala Lumpur.

‎Momen tersebut dikemas dalam Inauguration Ceremony AirAsia Batam (BTH) – Kuala Lumpur (KUL) yang digelar di terminal Bandara Hang Nadim. Penerbangan ini menjadi rute langsung terbaru yang menghubungkan Batam dengan ibu kota Malaysia.

‎Maskapai AirAsia Malaysia melayani rute Batam–Kuala Lumpur menggunakan pesawat Boeing B737-8 dengan frekuensi satu kali penerbangan setiap hari.

‎Pada penerbangan perdana ini, pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan AK0471 berangkat dari Batam sekitar pukul 08.45 WIB dan dijadwalkan tiba di Kuala Lumpur International Airport pada pukul 10.55 waktu setempat.

‎Direktur Pemasaran PT BIB , Doosun Choi, mengatakan penerbangan perdana tersebut cukup diminati penumpang.

‎Tercatat 180 penumpang berangkat dari Batam menuju Kuala Lumpur. Sementara untuk penerbangan sebaliknya dari Kuala Lumpur menuju Batam terdapat 136 penumpang.

‎“Untuk penerbangan dari Batam ada 180 penumpang, sementara dari Kuala Lumpur ke Batam ada 136 penumpang,” kata Jeson saat konferensi pers di Bandara Hang Nadim Batam.

‎Ia menjelaskan penerbangan rute ini akan beroperasi setiap hari dalam sepekan. “Penerbangan dari Kuala Lumpur ke Batam sekitar pukul 08.00 pagi, sementara dari Batam ke Kuala Lumpur sekitar pukul 08.40 pagi,” ujarnya.

‎Durasi penerbangan dari Batam ke Kuala Lumpur relatif singkat, kurang lebih satu jam perjalanan udara.

‎Head of Commercial AirAsia Malaysia, NurLiyana Binti Mahizzam, mengatakan untuk saat ini penerbangan Batam–Kuala Lumpur hanya tersedia satu kali pulang pergi setiap hari. “Hari ini tidak ada tambahan penerbangan. Tapi rute ini tersedia setiap hari,” katanya.

‎Ia menjelaskan AirAsia menggunakan konsep satu kelas penerbangan, yaitu kelas ekonomi. “AirAsia hanya memiliki satu kelas, semuanya ekonomi,” ujarnya.

‎Menjelang musim Lebaran, AirAsia juga menyiapkan sejumlah promo tiket bagi calon penumpang. “Promo selalu ada. Informasinya bisa dilihat di AirAsiaMove atau AirAsia.com,” katanya.

‎Saat ditanya kemungkinan penambahan rute baru dari Batam, NurLiyana mengatakan belum ada rencana dalam waktu dekat. Namun dari Kuala Lumpur penumpang bisa melanjutkan penerbangan ke berbagai negara lain. ‎“Dari Kuala Lumpur bisa terbang ke banyak tujuan,” ujarnya.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam, Ardiwinata, menyambut positif pembukaan rute tersebut. Menurutnya penerbangan langsung Batam–Kuala Lumpur akan membuka peluang lebih besar bagi kunjungan wisatawan mancanegara.

‎“Ini bisa mendongkrak wisatawan yang datang dan berkunjung ke Batam,” kata Ardiwinata.(*)

Artikel AirAsia Hubungkan Batam–Kuala Lumpur, 180 Penumpang di Penerbangan Perdana pertama kali tampil pada Metropolis.

Menko Perekonomian RI Lantik 3 Anggota/Deputi BP Batam, Optimalkan Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Saing Batam

0

batampos  — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, resmi melantik tiga Anggota/Deputi BP Batam di Gedung Ali Wardhana, Jakarta, Jumat (13/6/2026).

Adapun ketiga pejabat BP Batam tersebut antara lain Syarlin Joyo sebagai Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Kawasan, Fary Francis sebagai Anggota/Deputi Bidang Investasi, dan Denny Tondano sebagai Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan.

Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari penetapan Peraturan Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam Nomor 1 Tahun 2026 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja BP Batam. Dengan tujuan untuk memperkuat tata kelola organisasi serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan kebijakan strategis dalam pengelolaan kawasan.

Airlangga yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan KPBPB Batam menjelaskan bahwa terdapat penyesuaian nomenklatur serta tugas dan fungsi dari tiga anggota/deputi di lingkungan BP Batam tersebut.

Penyesuaian ini dilakukan guna memperkuat struktur organisasi BP Batam, serta mendorong pertumbuhan investasi dan pengelolaan kawasan di Batam.

“Selamat kepada ketiga anggota/deputi yang baru dilantik. Jaga integritas dan bersama-sama kita optimalkan pertumbuhan ekonomi serta daya saing Kota Batam,” pesan Airlangga.

Senada dengan Airlangga Hartarto, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan bahwa penyesuaian struktur organisasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas koordinasi serta mempercepat pengambilan kebijakan dalam pengembangan Batam sebagai kawasan investasi yang kompetitif di tingkat regional maupun global.

“Kami optimis, penguatan struktur organisasi BP Batam ini dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik dan memperkuat peran Batam sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Amsakar.

Selain itu, Amsakar mengungkapkan transformasi kelembagaan ini dilakukan demi mendorong tata kelola BP Batam agar lebih efektif dan efisien.

“Mari kita bekerja maksimal untuk menjawab tantangan pengembangan Batam dalam menghadapi dinamika kemajuan perekonomian nasional dan internasional,” pesan Amsakar.

Berikut susunan lengkap Anggota/Deputi BP Batam terbaru:

  1. Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan, Alexander Zulkarnain
  2. Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan, Sudirman Saad
  3. Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Kawasan, Syarlin Joyo
  4. Anggota/Deputi Bidang Investasi, Fary Francis
  5. Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan, Denny Tondano
  6. Anggota/ Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait
  7. Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur, Mouris Limanto. (DN

Artikel Menko Perekonomian RI Lantik 3 Anggota/Deputi BP Batam, Optimalkan Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Saing Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Menko Perekonomian RI Lantik 3 Anggota/Deputi BP Batam, Optimalkan Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Saing Batam

0

batampos  — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, resmi melantik tiga Anggota/Deputi BP Batam di Gedung Ali Wardhana, Jakarta, Jumat (13/6/2026).

Adapun ketiga pejabat BP Batam tersebut antara lain Syarlin Joyo sebagai Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Kawasan, Fary Francis sebagai Anggota/Deputi Bidang Investasi, dan Denny Tondano sebagai Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan.

Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari penetapan Peraturan Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam Nomor 1 Tahun 2026 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja BP Batam. Dengan tujuan untuk memperkuat tata kelola organisasi serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan kebijakan strategis dalam pengelolaan kawasan.

Airlangga yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan KPBPB Batam menjelaskan bahwa terdapat penyesuaian nomenklatur serta tugas dan fungsi dari tiga anggota/deputi di lingkungan BP Batam tersebut.

Penyesuaian ini dilakukan guna memperkuat struktur organisasi BP Batam, serta mendorong pertumbuhan investasi dan pengelolaan kawasan di Batam.

“Selamat kepada ketiga anggota/deputi yang baru dilantik. Jaga integritas dan bersama-sama kita optimalkan pertumbuhan ekonomi serta daya saing Kota Batam,” pesan Airlangga.

Senada dengan Airlangga Hartarto, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan bahwa penyesuaian struktur organisasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas koordinasi serta mempercepat pengambilan kebijakan dalam pengembangan Batam sebagai kawasan investasi yang kompetitif di tingkat regional maupun global.

“Kami optimis, penguatan struktur organisasi BP Batam ini dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik dan memperkuat peran Batam sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Amsakar.

Selain itu, Amsakar mengungkapkan transformasi kelembagaan ini dilakukan demi mendorong tata kelola BP Batam agar lebih efektif dan efisien.

“Mari kita bekerja maksimal untuk menjawab tantangan pengembangan Batam dalam menghadapi dinamika kemajuan perekonomian nasional dan internasional,” pesan Amsakar.

Berikut susunan lengkap Anggota/Deputi BP Batam terbaru:

  1. Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan, Alexander Zulkarnain
  2. Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan, Sudirman Saad
  3. Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Kawasan, Syarlin Joyo
  4. Anggota/Deputi Bidang Investasi, Fary Francis
  5. Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan, Denny Tondano
  6. Anggota/ Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait
  7. Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur, Mouris Limanto. (DN

Artikel Menko Perekonomian RI Lantik 3 Anggota/Deputi BP Batam, Optimalkan Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Saing Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Rekomendasi 5 Cheesecake Enak di Batam untuk Dessert Buka Puasa, Manis dan Lembut

0
Sumber gambar: unsplash.com/@minkmingle

batampos – Menikmati hidangan manis setelah berbuka puasa menjadi kebiasaan banyak orang saat bulan Ramadan. Salah satu dessert yang banyak digemari adalah cheesecake dengan tekstur lembut dan rasa manis yang pas untuk menutup santapan berbuka.

Di Batam, sejumlah kafe dan patisserie menawarkan berbagai varian cheesecake dengan cita rasa khas. Mulai dari cheesecake klasik hingga varian unik seperti mochi dan matcha.

Berikut lima tempat yang menyajikan cheesecake lezat di Batam yang bisa menjadi pilihan dessert saat berbuka puasa.

1. Anchor Cafe & Roastery

Kafe ini dikenal dengan berbagai menu western berukuran besar. Cheesecake di tempat ini disajikan dengan topping ceri yang memberikan keseimbangan rasa manis dan sedikit asam. Lokasinya berada di Dermaga Culinary Paradise RF No. 11, Sukajadi, Batam Kota.

2. Mula Patisserie

Mula Patisserie menghadirkan cheesecake dengan sentuhan mochi yang lembut. Tekstur unik tersebut membuat dessert ini semakin nikmat untuk disantap saat berbuka puasa. Pemesanan juga dapat dilakukan melalui aplikasi pesan antar.

3. Joyi Cafe

Kafe ini menyediakan berbagai varian cheesecake dengan porsi yang cukup besar. Pilihan rasanya beragam dan cocok dinikmati bersama keluarga atau teman. Joyi Cafe memiliki cabang di kawasan Penuin dan Mitra 2.

4. Fey Patisserie & Coffee

Tempat ini dikenal dengan sajian cheesecake beragam varian unik. Salah satu yang menjadi favorit adalah cheesecake rasa matcha yang cocok bagi pecinta teh hijau. Lokasinya berada di Ruko Air Mas, Batam Center.

5. Sharlotte Cafe

Kafe ini menawarkan berbagai pilihan dessert, termasuk cheesecake dengan varian mochi yang cukup populer. Lokasinya berada di Ruko Limindo Trade Centre 2 A No. 9, Batam.

Cheesecake dapat menjadi pilihan dessert yang tepat untuk melengkapi momen berbuka puasa bersama keluarga maupun teman. Sebelum berkunjung, pastikan untuk mengecek lokasi serta jam operasional masing-masing kafe. (*)

Artikel Rekomendasi 5 Cheesecake Enak di Batam untuk Dessert Buka Puasa, Manis dan Lembut pertama kali tampil pada Metropolis.

1.450 Personel Gabungan Siap Amankan Lebaran

0
Kapolda Kepri bersama dengan gubernur Kepri meninjau kesiapan personel saat apel operasi ketupat seligi, Kamis (12/3/2026). f istimewa

batampos – Polda Kepri menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seligi 2026 di Lapangan Bhayangkara Polda Kepri, Kamis (12/3). Kegiatan itu bertujuan untuk mematangkan persiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri, agar berjalan aman serta kondusif.

Apel dipimpin langsung Kapolda Kepri, Irjen Asep Safrudin, bersama Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan, serta sejumlah unsur Forkopimda dan pimpinan instansi vertikal di wilayah Kepulauan Riau.

Kapolda Kepri menyampaikan bahwa dinamika global saat ini turut menjadi perhatian, termasuk konflik di Timur Tengah yang melibatkan Israel, Palestina, dan Iran yang berpotensi memicu gejolak harga minyak dunia serta berdampak pada stabilitas ekonomi.

Meski demikian, pemerintah terus menjaga stabilitas nasional melalui diplomasi luar negeri yang aktif dan berbagai kebijakan ekonomi, termasuk menjaga ketersediaan energi. Berdasarkan data Pertamina, stok BBM dan LPG nasional saat ini masih mencukupi sehingga masyarakat diminta tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

Secara nasional, perayaan Idul Fitri tahun ini diperkirakan akan memicu mobilitas besar masyarakat. Sekitar 143,9 juta orang diprediksi melakukan perjalanan mudik ke berbagai daerah di Indonesia.

Untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas tersebut, Polri bersama TNI dan instansi terkait menggelar Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi terpusat ini melibatkan 161.243 personel gabungan di seluruh Indonesia.

Pengamanan difokuskan pada objek penting, mulai dari masjid, lokasi salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, hingga simpul transportasi seperti bandara dan pelabuhan. Selain pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu juga disiapkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” Jelasnya.

Ia menegaskan, pengamanan di wilayah Kepri akan difokuskan pada titik-titik pergerakan penumpang dan barang, terutama di pelabuhan domestik maupun pelabuhan roro yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat saat musim mudik.

“Dalam Operasi Ketupat Seligi 2026 ini, sekitar 1.450 personel gabungan dilibatkan. Mereka akan ditempatkan di seluruh kabupaten dan kota di wilayah Kepulauan Riau,” ujar Asep saat doorstop bersama awak media.

Menurutnya, situasi keamanan di wilayah Kepri sejauh ini relatif kondusif. Namun demikian, aparat tetap melakukan langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk perkembangan situasi global.

Selain pengamanan arus mudik, aparat juga diminta meningkatkan patroli pada jam rawan serta melakukan pengawasan terhadap rumah-rumah kosong yang ditinggalkan pemiliknya selama mudik.

Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait telah melakukan koordinasi dan langkah antisipasi menghadapi periode mudik Lebaran.

Salah satu hal yang menjadi perhatian pemerintah adalah potensi lonjakan harga tiket transportasi, baik kapal laut maupun pesawat.

“Pemerintah akan melakukan pengawasan terhadap harga tiket transportasi agar tidak terjadi lonjakan harga yang merugikan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah provinsi bersama kabupaten dan kota di Kepri juga akan memastikan ketersediaan layanan transportasi dan kebutuhan masyarakat selama periode Lebaran tetap terjaga.

Melalui sinergi lintas sektor tersebut, pemerintah dan aparat keamanan berharap pelaksanaan mudik tahun ini dapat berjalan aman dan lancar sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga dengan nyaman.

“Harapannya tentu mudik berjalan aman, masyarakat tenang, dan semua bisa merayakan Lebaran dengan bahagia,” pungkasnya.(*)

Artikel 1.450 Personel Gabungan Siap Amankan Lebaran pertama kali tampil pada Metropolis.

THR Cair, Potongan Pajak Ikut Naik? Ini Penjelasan Mekanismenya

0

Oleh : Adang Juwanda

MENJELANG hari raya, pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi momen yang paling ditunggu oleh para pekerja. Namun di balik kabar baik tersebut, tidak sedikit karyawan yang merasa terkejut saat melihat slip gaji. Potongan pajak pada bulan penerimaan THR sering kali terlihat lebih besar dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

Pertanyaan pun muncul di kalangan pekerja. Mengapa potongan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 pada bulan penerimaan THR bisa meningkat cukup signifikan?

Fenomena ini sebenarnya berkaitan dengan mekanisme pemotongan pajak yang saat ini menggunakan skema Tarif Efektif Rata-rata (TER).

Mekanisme TER dalam Pemotongan PPh Pasal 21

Tarif Efektif Rata-rata merupakan metode pemotongan PPh Pasal 21 yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2023. Skema ini diperkenalkan untuk menyederhanakan proses penghitungan pajak penghasilan karyawan oleh pemberi kerja setiap bulan.

Dalam metode ini, pemberi kerja cukup mengalikan total penghasilan bruto yang diterima karyawan dalam satu bulan dengan tarif efektif yang telah ditetapkan dalam tabel TER. Tarif tersebut dibagi dalam beberapa kategori, yaitu kategori A, B, dan C, yang disesuaikan dengan kondisi status perpajakan karyawan.

Secara administratif, mekanisme ini jauh lebih sederhana dibandingkan metode sebelumnya. Namun besarnya potongan pajak tetap sangat dipengaruhi oleh jumlah penghasilan yang diterima dalam satu masa pajak.

Mengapa Potongan Pajak THR Terlihat Lebih Besar?

Ketika seorang karyawan menerima gaji bulanan sekaligus THR, total penghasilan bruto pada bulan tersebut otomatis meningkat cukup signifikan.

Lonjakan penghasilan ini dapat membuat penghasilan masuk ke lapisan tarif TER yang lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan biasa. Akibatnya, persentase pemotongan pajak pada bulan tersebut juga ikut meningkat.

Inilah yang sering menimbulkan “kejutan” pada slip gaji. Banyak karyawan mengira terjadi kenaikan tarif pajak, padahal sebenarnya yang berubah adalah total penghasilan yang diterima dalam satu bulan.

Dengan kata lain, semakin besar penghasilan yang diterima dalam satu masa pajak, semakin besar pula potongan pajak yang dihitung menggunakan skema TER.

Penyesuaian Pajak Dilakukan di Akhir Tahun

Meski potongan pajak terlihat lebih besar pada bulan THR, kondisi tersebut tidak berarti beban pajak tahunan karyawan ikut meningkat secara permanen.

Pada prinsipnya, PPh Pasal 21 tetap dihitung berdasarkan total penghasilan selama satu tahun pajak. Oleh karena itu, pemberi kerja akan melakukan penghitungan ulang terhadap seluruh penghasilan dan pajak yang telah dipotong sepanjang tahun.

Penghitungan ulang ini biasanya dilakukan pada masa pajak Desember. Dalam proses tersebut, total pajak yang telah dipotong menggunakan metode TER akan dibandingkan dengan pajak yang sebenarnya terutang berdasarkan tarif progresif Pasal 17 Undang-Undang Pajak Penghasilan.

Apabila setelah dilakukan penghitungan ulang ternyata jumlah pajak yang telah dipotong lebih kecil dari pajak yang seharusnya terutang, maka karyawan hanya perlu membayar kekurangan pajak tersebut melalui pemotongan pada bulan Desember.

Sebaliknya, jika jumlah pajak yang telah dipotong lebih besar dari pajak yang seharusnya terutang, maka kelebihan tersebut akan dikembalikan kepada karyawan melalui penyesuaian pemotongan pajak pada bulan Desember oleh pemberi kerja.

Dengan demikian, potongan pajak yang terlihat besar pada bulan penerimaan THR tidak serta-merta menjadi tambahan beban pajak bagi karyawan. Pada akhirnya, seluruh pemotongan pajak akan disesuaikan kembali sehingga jumlah pajak yang dibayar tetap sesuai dengan ketentuan tarif yang berlaku.

Meningkatkan Pemahaman Wajib Pajak

Lonjakan potongan pajak pada saat THR cair sering kali menimbulkan kesalahpahaman di kalangan masyarakat. Padahal kondisi tersebut merupakan konsekuensi dari mekanisme pemotongan pajak yang menghitung pajak berdasarkan total penghasilan dalam satu masa pajak.

Karena itu, pemahaman yang baik mengenai mekanisme PPh Pasal 21 menjadi penting bagi para pekerja. Dengan memahami cara kerja sistem ini, Wajib Pajak dapat melihat potongan pajak secara lebih proporsional dan tidak langsung menganggap adanya kesalahan dalam penghitungan pajak.

Pada akhirnya, peningkatan literasi perpajakan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung sistem perpajakan yang lebih transparan, adil, dan mudah dipahami oleh seluruh Wajib Pajak. (*)

Artikel THR Cair, Potongan Pajak Ikut Naik? Ini Penjelasan Mekanismenya pertama kali tampil pada News.