Selasa, 19 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13014

UMK Diusulkan Rp 2,6 Juta

0

batampos.co.id – Kepala Bidang transmigrasi dan hubungan industrial Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemkab Natuna Hendri Andisoma mengatakan, Upah Minimum Kabupaten (UMK) Natuna tahun 2018 mendatang sudah disepakati mengalami kenaikan bersama Dewan Pengupahan Kabupaten.

Pembahasan UMK tahun 2018 sudah final di Kabupaten. Tinggal hasilnya diserahkan kepada Bupati dan direkomendasikan ke Dewan Pengupahan Provinsi Kepri, sebelum disahkan Gubernur. Dalam pertemuan disepakati UMK 2018 mengalami kenaikan sekitar Rp 200 ribu.

“Tahun 2017 ini UMK Natuna sebesar Rp 2,4 juta. Tapi hasil pembahasan bersama Dewan Pengupahan Kabupaten, tahun 2018 mendatang UMK Natuna menjadi Rp 2,6 juta,” kata Hendri, Rabu (25/10).

Kenaikan UMK tahun 2018 ini sambungnya, sudah mendapat persetujuan dari Dewan Pengupahan Kabupaten yang terdiri Apindo, asosiasi perhotelan maupun serikat buruh tidak terjadi keberatan.

Dikatakan Hendri, pengusulan UMK berdasarkan rumusan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2015. Serta dalam rumusan menyesuaikan tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi serta data dari BPS.

Berdasarkan data, tingkat inflasi secara nasional sebesar 3,72 persen dan angka pertumbuhan ekonomi secara nasional sebesar 4,99 persen. Rumusan tersebut dikalkulasikan dari UMK tahun 2017 untuk menentukan usulan UMK tahun 2018.

Sementara kebutuhan hidup layak di Natuna sambungnya, pemerintah tidak melakukan perubahan setiap tahun. Namun dilakukan setiap lima tahun sekali. Dan untuk Natuna sudah ditetapkan KHL tahun pertama di tahun 2015 lalu sebesar RP 2,213 juta.
“KHL yang ditetapkan tahun 2015 lalu, sudah dibawah UMK tahun 2017 yang ditetapkan. Dan akan direvisi tahun 2020 mendatang,” ujar Hendri.(arn)

Lagi, Persembahan ATB Batam di Bidang Pendidikan ….

0
Suasana pembukaan cerdas cermat dan lomba kreasi jingle ATB Peduli pendidikan 2017 di Mega mall 25-29 Oktober 2017.

PT Adhya Tirta Batam (ATB) kembali menggelar kegiatan Cerdas cermat dan kreasi jingle ATB.

Bertajuk ATB Peduli pendidikan 2017.

Cerdas cermat dan lomba kreasi jingle berlangsung di atrium Mega Mall 25-29 Oktober 2017.

Kegiatan CSR dibidang pendidikan ATB ini, dibuka langsung oleh President Director ATB Ir Benny Andrianto MM, bersama jajaran direksi dan manajemen ATB. Perwakilan dari BP Batam serta Pemko Batam dan seluruh siswa dan majelis guru peserta lomba.

“Kita berharap kontribusi ATB dibidang pendidikan bisa mendorong masyarakat di Pulau Batam lebih mengedepankan pendidikan, karena dengan kegiatan ATB peduli pendidikan ini berharap Indonesia bisa lebih maju dimasa depan,” ujar President Director ATB Ir Benny Andrianto MM, di sela-sela pembukaan cerdas cermat Rabu (25/10).

Sempena hari sumpah pemuda setiap 28 Oktober, kegiatan rutin CSR ATB dibidang pendidikan ini diisi dengan cerdas cermat hingga pemberian beasiswa. Kegiatan cerdas cermat yang diikuti oleh peserta dari sekolah SD dan SMP setiap tahunnya selalu diminati banyak sekolah di Batam.

Pucuk pimpinan tertinggi di ATB tersebut mengatakan, semakin rendah jenjang pendidikan seseorang semakin banyak pesaing yang dihadapi untuk bisa mendapatkan kesempatan di dunia kerja. Bagi generasi muda seperti usia sekolah saat ini yang menempuh pendidikan dilevel SD ataupun SMP pendidikan bukan jadi sebuah penghalang.

“Harapannya jangan jadikan pendidikan sebuah beban, perjalanan masih panjang kalau sekolah kebutuhan dasar hanya 12 tahun, jangan mudah menyerah karena apabila masyarakat cuma lulus sampai SMA, persaingan kesempatan di dunia kerja lebih berat,” pesan Ir Benny Andrianto MM.

Tidak hanya sebatas itu, secara konsisten selama delapan tahun terus menerus menjalankan program cerdas cermat. Sebagai bukti bentuk kepedulian ATB untuk bisa ikut berkotribusi dalam membangun anak-anak cerdas, manusia cerdas bagi bangsa Indonesia

“Satu-satunya yang kekal dalam hidup ini adalah perubahan, kita tidak mungkin bisa menghidari perubahan dan perubahan terjadi kalau memiliki ilmu dan pendidikan,” ucap Ir Benny Andrianto MM.

Apresiasi juga di sampaikan oleh perwakilan BP Batam, Tutu Witular Kepala Bidang Pengelolaan Air Badan Pengusahaan (BP) Batam, menyambut baik kegiatan ATB peduli pendidikan. Tutu mengatakan kegiatan yang digelar ATB bisa diikuti oleh perusahana swasta lain dan tidak hanya sebatas pendidikan saja namun juga menyumbang kemajuan Batam seperti kesehatan, olahraga dan peduli lingkungan.

“Bagi kami kegiatan peduli pendidikan yang digelar ATB ini sebuah kegiatan yang luar biasa dan bentuk bukti nyata dari kegiatan CSR ATB untuk peduli dengan pendidikan yang ada di Batam,” jelas Tutu Witular.

Cerdas cermat dan lomba kreasi jingle ATB peduli pendidikan 2017 diikuti oleh 64 sekolah. Sebanyak 32 Sekolah dasar dan 32 sekolah menengah pertama yang ada di Batam. Selama kegiatan berlangsung babak penyisihan digelar setiap hari. Babak penyisihan SD Rabu 25 Oktober, Kamis (26/10) babak penyisihan tingkat SMP serta Sabtu (28/10) semifinal SD dan SMP, untuk babak final SD dan SMP akan digelar Minggu (29/10). (*)

Dubes Indonesia untuk Amerika pun Ikut Pasarkan Wisata Indonesia

0

Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Budi Bowoleksono agresif memasarkan pariwisata Indonesia.

KBRI Washington DC pun memilih target spesifik yang bisa memiliki dampak besar di negeri Paman Sam. KBRI pun mengajak dua orang Yogi berkeliling Yogya dan Bali, 23 Oktober hingga 2 November 2017.

“Untuk menarik minat turis AS ke Indonesia, dibutuhkan strategi pemasaran Wonderful Indonesia yang lebih tepat sasaran serta menyasar target spesifik yang mempunyai minat khusus. Yoga adalah salah satunya”, demikian ditegaskan oleh Budi Bowoleksono, Dubes RI untuk Amerika Serikat saat melepas keberangkatan 2 orang Yogi dari AS ke Indonesia, (23/10).

KBRI Washington D.C. mengajak dua Yogi AS untuk melakukan Wisata Yoga (Yoga Familiarization Trip-famtrip) ke Yogyakarta dan Bali pada tanggal 23 Oktober hingga 2 November 2017.

Dua orang yogi AS, Jessamyn Stanley (@mynameisjessamyn) asal Durham, North Carolina dan Sean Phelps (@seanphelpslife) asal Los Angeles, California dipilih oleh KBRI Washington DC (@KBRIwashdc) karena mempunyai outreach yang luas melalui media sosial mereka.

Keduanya akan mempromosikan pengalaman wisata yoga di Indonesia secara real time setiap harinya melalui kedua akun medsos tersebut. Penggunaan sosial media sebagai alat promosi merupakan strategi yang dipakai oleh KBRI untuk menyasar masyarakat pada umumnya maupun generasi milenial AS yang saat ini mempunyai kecenderungan untuk mencari informasi secara online.

“Dari studi yang dilakukan oleh Ipsos Public Affairs tahun 2016, terdapat 36,7 juta orang AS yang telah menjadi yogi (pelaku yoga), dan 80 juta orang yang menyatakan keinginannya untuk menjadi yogi. Dari jumlah tersebut, para yogi telah menghabiskan 16,8 miliar USD untuk mengikuti kelas yoga dan membeli peralatan yoga. Yoga bukan hanya olahraga namun juga potensi pasar yang perlu Indonesia garap” lanjut Dubes Budi.

Dipilihnya Yogyakarta dan Bali sebagai tujuan Yoga Famtrip ini juga disebabkan oleh aktifnya dua kota tersebut melakukan kegiatan terkait Yoga. Selama dua tahun terakhir ini Yogyakarta rajin menjadi tuan rumah festival yoga nasional yang dihadiri oleh ribuan orang, sedangkan Bali telah menggelar festival yoga sejak tahun 2008.

Selain mengadakan sesi meditasi dan yoga di situs-situs wisata seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan, Uluwatu, dan Ubud, Jessamyn dan Sean akan bertemu dengan komunitas yoga di kedua kota tersebut. Diharapkan dengan pertemuan ini, kedua yogi dapat merasakan yoga di Yogyakarta dan praktek yoga yang kental dengan nilai-nilai dan adat-istiadat yang kuat di Bali.

Program yang dilakukan atas kerja sama dengan Kementerian Pariwisata RI ini diharapkan dapat menempatkan Indonesia dalam peta wisata yoga internasional dan meningkatkan kunjungan wisatawan AS ke Indonesia. Think yoga trip, think Wonderful Indonesia.

Menpar Arief Yahya mengakui, yoga adalah lifestyle yang sedang ngehits, termasuk di tanah air. Bali, Jogja, Jakarta makin berkembang komunitas Yoga. Sama dengan golf, diving, yang memiliki jejaring yang kuat, karena minat khusus.

“Dengan mencoba destinasi di Indonesia, maka yogi itu bisa mengendors penghobi yoga lain di negara mereka. Testimoni mereka akan menjadi bahan promosi yang luar biasa. Jika ini efektif, maka bisa dilakukan di negara lain. Terima kasih Pak Dubes,” kata Arief Yahya.(*)

Global Conference On Beneficial Ownership, Sukses

0

Global Conference On Beneficial Ownership Transparency berlangsung di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, 23-24 Oktober 2017.

Acara yang dihadiri 250 delegasi dari 52 negara ini, sukses.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyajikan sejumlah cultural performance, Angklung Udjo dan accoustic band.

Deputi Bidang Pengembangan dan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuti mengatakan, Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah karena berbagai kemajuan yang telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia dalam mendorong transparansi Beneficial Ownership. Hal ini juga turut berimbas pada kemajuan wisata MICE (Meeting, Incentive, Conference, dan Exhibition) yang sedang digenjot Kemenpar.

“Konferensi tersebut menjadi langkah awal yang bagus dan makin meningkatkan kepercayaan duni internasional terhadap Indonesia. Apalagi sebentar lagi juga akan diselenggarakan Anual Meeting IMF-WB dan Asian Games,” ujar Esthy yang didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Pertemuan dan Konvensi Asdep Bisnis dan Pemerintah Kemenpar Eddy Susilo, Selasa (24/10).

Selain itu, Esthy juga menyatakan bahwa Konferensi yang berlangsung selama dua hari ini merupakan bagian dari road to annual meeting IMF yang akan diadakan di Indonesia tahun mendatang.

“Jadi ini seperti semacam pra-event juga untuk agenda besar IMF Meeting di Indonesia 2018,” ujarnya.

Eddy Susilo menambahkan, konferensi tersebut membahas isu-isu menarik. Di antaranya mengenai bagaimana upaya pendekatan untuk mengungkap kepemilikan yang menguntungkan dalam konteks nasional yang berbeda. Juga bagaimana memperbaiki iklim investasi dengan transparansi kepemilikan, serta partisipasi publik dalam transparansi kepemilikan yang menguntungkan dalam hal kaitannya dengan bagaimana pemerintah dan CSO dapat bekerja sama untuk meningkatkan pengungkapan kepemilikan yang menguntungkan.

“Peserta yang hadir cukup banyak. Jumlah negara yang datang 52 negara dengan peserta sekitar 300 lebih. Kami berharap konferensi tersebut dapat sekaligus menjadi arena untuk saling berbagi pengalaman serta pengetahuan dengan negara-negara lain dan membangun kerja sama dengan beberapa negara,” ujar Eddy.

Sebanyak 52 delegasi negara anggota Extractive Industries Transparency Initiative (EITI) menghadiri acara ini membahas transparansi Beneficial Ownership (BO) dari aktivitas perekonomian. Konferensi ini adalah bagian dari agenda pemberantasan korupsi yang lebih luas. Agenda pemberantasan korupsi yang lebih luas itu di antaranya pencucian uang, pendanaan terorisme, penerimaan negara dari perpajakan, industri ekstraktif, dan investasi.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan transparansi kepemilikan perusahaan penerima manfaat atau beneficial ownership (BO) dari aktivitas perekonomian akan meningkatkan kepercayaan investor.

“Kalau ada yang invest di pertambangan, harus jelas siapa pemiliknya, perusahaan mana yang menjadi pemilik berikut nama pemiliknya,” ucap Bambang dalam paparannya.

Lebih jauh, Bambang menyatakan pemerintah akan terus meningkatkan kesadaran publik dan berkolaborasi dengan masyarakat sipil. Hal ini dilakukan dengan cara memanfaatkan teknologi informasi sebagai penghubung kebijakan pemerintah dengan aspirasi masyarakat. “Sehingga pemerintah tidak hanya transparan, akuntabel, serta inovatif, tapi juga berkolaborasi dengan masyarakat secara efektif dan responsif,” ujarnya.

Menpar Arief Yahya turut senang Indonesia makin dipercaya lembaga-lembaga internasional menggelar konferensi. Menurutnya, hal ini membuktikan wisata MICE di Indonesia memiliki prospek yang cerah.

“Kota-kota yang memiliki objek atraksi wisata, juga memiliki fasilitas convention hall, lengkap amenitasnya, akan dipromosikan MICE-nya,” jelas Menpar Arief Yahya.

Asosiasi bisnis, lembaga profesi, komunitas sosial, perusahaan, perkumpulan keluarga/marga, semua berpeluang menjadi costumers. Apalagi, MICE cenderung memilih lokasi yang ada objek wisata. ” Terimakasih sudah memilih Indonesia sebagai lokasi Global Conference. Dampak ekonominya pasti besar karena saar bapak-bapaknya conference, anak istrinya jalan-jalan keliling kota,” kata Arief Yahya. (*)

 

Jakarta Masuk 10 Kota Pariwisata Paling Cepat Tumbuh di Dunia

0

World Travel and Tourism Council (WTTC) 2017 merilis Jakarta masuk dalam 10 kota pariwisata paling cepat tumbuh di dunia.

Saat ini, kota-kota Asia memang mendominasi top 10 kota dengan pertumbuhan tercepat dunia. Kota Chongqing di barat daya Tiongkok berada di puncak daftar studi terbaru dengan pertumbuhan 14 persen per tahun. Satu strip di bawahnya, ada Guangzhou sebesar 13,1 persen.

“Pasar domestik Tiongkok yang kuat berada di belakang pertumbuhan kota-kota seperti Chongqing dan Guangzhou yang mengandalkan pembelanjaan dari warganya. Prosentase belanjanya menembus 94,5 persen dan 89,1 persen dari PDB Travel & Tourism masing-masing,” tulis President & CEO WTTC Gloria Guevara dalam laporan resminya, Rabu (25/10).

Setelah itu, ada Shanghai yang menunjukkan pertumbuhan 12,8 persen. Sementara ibu kota Tiongkok, Beijing, berada di slot 12 persen per tahun.

“Pertumbuhan dua digit yang kita lihat di sini sangat mengesankan. Tiongkok bagus bukan hanya sebagai pasar sourcing untuk beberapa negara lain, tapi juga perjalanan domestik mereka sangat besar,” tambahnya.

Kota-kota lain di daftar sepuluh besar adalah

  • Chengdu di Tiongkok (11,2 persen),
  • Manila di Filipina (10,9 persen),
  • Delhi di India (10,8 persen),
  • Shenzhen di Tiongkok (10,7 persen),
  • Kuala Lumpur di Malaysia (10,1 persen) dan
  • Jakarta di Indonesia (10 persen).

“Laporan “City Travel and Tourism Impact” terbaru WTTC membuat kami makin bersemangat mengembangkan Kota Tua dan Kepulauan Seribu di Jakarta. Potensinya sangat besar. Apalagi Jakarta masuk 10 kota pariwisata paling cepat tumbuh di dunia,” ungkap Dodi Riadi PIC Kota Tua dan Kepulauan Seribu Kemenpar.

Dodi bangga. Studinya mencakup 65 kota. Dan semuanya harus bersaing dari sisi pendatang dan pengeluaran oleh pengunjung.

“Sekarang pariwisata Jakarta jadi makin ngehits lagi. Terimakasih WTTC,” tambahnya.

Selain tambah ngehits, brand Wonderful Indonesia pun makin meyakinkan. Dalam berbagai kesempatan Menpar Arief Yahya selalu menyebut setiap country image naik 10% akan mendorong kenaikan tourism 11%, dan investment 1%.

“Jika pariwisata kita ingin menjadi global player, maka harus bisa bersaing dan dikalibrasi dengan global standart. WTTC lembaga yang sangat kredibel, jadi ranking itu juga terpercaya,” kata Menpar Arief Yahya.

Jakarta sebenarnya nomor dua, terbesar sebagai pintu masuk wisman ke Indonesia, setelah Bali. Persentasenya, 40% Bali; 30% Jakarta; dan 20% Kepri.

Jakarta punya akses dan amenitas yang paling lengkap, karena ibu kota negara.

“Atraksinya lebih ke wisata kota, belanja, kuliner, MICE dan sport tourism,” jelas Arief Yahya.

Kini, Kemenpar sedang membangun Kepulauan Seribu dan Kota Tua, sebagai satu dari 10 top destinasi, yang sering disebut 10 Bali Baru. Itu akan melengkapi destinasi yang berbasis pada nature, wisata bahari dan heritage kota peninggalan zaman Belanda. (*)

Harris Photo Hunt Competition

0

batampos.co.id – Tauzia Hotels kembali gelar Harris Photo Hunt Competition yang akan dilaksanakan di Harris Resort Barelang Batam, Sabtu (4/11). Kegiatan tersebut akan dimulai pukul 14.00 WIB hingga selesai.

Director of Sales and Marketing Harris Resort Barelang Batam, Dodi Putra mengatakan, kompetisi ini mengangkat konsep foto hitam putih dengan tema ‘Barelang Island Life in Frame’.

Peserta terbuka untuk publik se-Indonesia, baik dari komunitas fotografi, umum dan professional fotografer dengan memperebutkan hadiah total sebesar Rp 58 juta,” ujar Dodi.

Dalam kompetisi tersebut, pihaknya mengundang para fotografer untuk menjelajah keindahan Jembatan Barelang yang merupakan ikon Kota Batam dan pemandangan laut sekitar.

“Peserta Harris Photo Hunt Competition dapat mengambil objek foto dengan bertemakan Daily Healthy Lifestyle dan hasil foto harus benar-benar original, tanpa proses edit foto,” terangnya.

Ia menyebutkan, pendaftaran sudah dibuka sejak 9 Oktober dan akan ditutup hingga 29 Oktober 2017.

“Saat ini peserta yang mendaftar sudah mencapai 70 persen dari target sebanyak 100 peserta,” sebutnya.

Selain mendaftar langsung ke Harris Resort Barelang, pendaftaran bisa dilakukan melalui online ke website whatsupharris.com/photohunt. Hanya dengan membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 150 ribu, para peserta sudah mendapatkan kaos Polo T-Shirt, lunch box, snack dan souvenir.

“Panitia telah bekerjasama dengan professional fotografer dari Jakarta dan Batam sebagai juri dalam kompetisi Harris Photo Hunt Competition yakni, A.L.Andi Santoso, Alfred Lilipaly, dan Immanuel Sebayang,” jelas Dodi.

Disamping itu, akan dinilai juga oleh Stefano De Champeaux, Brand Manager Harris Hotels dan Manajemen Harris Resort Barelang Batam. Peserta diwajibkan menyerahkan tiga hasil foto kepada panitia dan juri di hari yang sama (4/11). Nantinya akan dipilih kategori pemenang sebanyak 60 pemenang dari 100 peserta, dan hasil karya para fotografer juga akan dipamerkan yang menjadi bagian dari dekorasi interior Harris Resort Barelang Batam.

“Tujuan utama diadakannya Harris Photo Hunt Competition adalah bring people together dan langsung menunjukkan keindahan wisata di Kota Batam khususnya daerah Jembatan Barelang melalui hasil potret dari para sahabat fotografer,” tuturnya. (nji)

Pengunjung Terjebak Dalam Lift

0
Sejumlah warga saat datang ke RSUD M Sani untuk mengecek kesehatan. F. Tri Haryono/Batam Pos

batampos.co.id – Pengunjung RSUD M Sani, kemarin (25/10) terjebak di dalam lift sekitar setengah jam. Diduga penyebabnya karena yang masuk ke dalam lift melebihi kapasitas. Sehingga pada saat lift sempat naik, namun tiba-tiba berhenti.

“Kalau kami lihat penyebab pengunjung rumah sakit sampai terjebak di dalam lift karena jumlah yang masuk ke dalam lift ada 10 orang. Kemampuan lift seperti yang diketahui hanya 750 kg. Sehingga pada saat pengunjung sudah masuk lift dan pintu tertutup hanya bisa naik sekitar satu meter saja,” ujar Direktur RSUD M Sani, Zulhadi kepada Batam Pos.

Pada saat pengunjung terjebak di dalam lift, katanya, kondisi lift tidak dalam keadaan mati lampu di dalamnya. Ventilasi yang menyemburkan angin juga dalam keadaan berfungsi.

Meski demikian, tidak ada satu pun pengunjung rumah sakit yang terluka akibat lift tidak bisa naik ke lantai atas. Petugas berhasil membuka pintu lift secara manual dan penumpang berhasil dikeluarkan semuanya.

“Lift merupakan salah satu sarana yang penting di rumah sakit. Untuk itu kami rutin melakukan perawatan sebulan sekali yang ditangani oleh teknisi dari Batam. Bahkan, kami pernah bertanya kepada teknisi yang melakukan perawatan apakah lift perlu diganti. Ternyata semuanya masih berfungsi dengan baik, sehingga tidak perlu diganti liftnya,” papar Zulhadi.

Dikatakannya, dengan adanya peristiwa lift yang mengalami kemacetan, maka untuk sementara lift tersebut tidak digunakan terlebih dulu. Sambil menunggu teknisi datang Kamis (26/10) hari ini.

Meski pada awal bulan teknisi sudah datang, tapi karena ada insiden tersebut, teknisi harus datang lagi untuk melakukan pemeriksaan. Selain itu, dia juga berharap pengguna lift di rumah sakit dapat memperhatikan tanda-tanda di dalam lift. Sebab kalau melebihi kapasitas ada tanda lampunya. (san)

Tanjungbatu Diselimuti Kabut Asap

0
Suasana Karimun yang diselimuti kabut asap. F.Imam/Batam Pos.

batampos.co.id – Awan tebal masih menyelimuti Tanjungbatu hingga Rabu (25/10) pagi. Kabut asap tebal yang sudah terlihat sejak Senin (23/1) lalu itu mulai dikeluhkan warga. Warga khawatir terserang infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).

Warga menduga kabut asap yang telah menyelimuti pemukiman berasal dari pembakaran lahan gambut. Terutama saat membuka lahan baru atau membersihkan lahan.

Ajo, 37, salah seorang warga mengatakan, saat pagi hari kabut asap cukup tebal. Disebutkan pagi hari saat aktivitas jalanan ramai, sangat terasa efek kabut asap. Terlebih saat jam sibuk kondisi ini sangat mengganggu aktifitas warga.

Kapolek Kundur Kompol Wisnu Edhi Sadono membenarkan keluhan warga terkait kabus asap tersebut. Dikatakannya pihak kepolisian sudah mendeteksi sejak awal. Bahkan anggota sudah turun ke lapangan, dan ditemukan ada lahan gambut yang terbakar namun sudah dipadamkan oleh warga dan RT setempat.

“Diimbau masyarakat jika membuka lahan baru jangan cara dibakar, terlebih jika lahan gambut. Karena dalam sepekan terakir ini cuaca cukup panas dan membahayakan,” imbau Wisnu.

Kapolsek juga mengajak kepada masyarakat agar waspada saat memasuki musim kemarau seperti sekarang ini. Dan hindari dari membakat sampah ataupun membersihkan kebun agat terhindar dari kabut asap. (ims)

 

Waspadai Tingginya Intensitas Hujan dan Angin

0

batampos.co.id – Kepala Stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang, Dhira Utama mengimbau masyarakat, khususnya nelayan untuk mewaspadai tingginya intensitas hujan dan angin kencang yang diprediksi akan terjadi selama sebulan kedepan.

“Saat ini memang potensi hujan di Kepri, khususnya Tanjungpinang dan Bintan, masih cukup tinggi. Ditambah, dengan pergerakan angin yang cukup kencang. Dan ini harus diwaspadai, terkhususnya bagi nelayan ,” jelas Dhira, di kantor BMKG Tanjungpinang, Rabu (25/10).

Ia menuturkan tingginya intensitas hujan dan angin ini dikarenakan saat ini telah terjadi perubahan transisi dari musim kemarau ke musim hujan. Ditambah lagi, pergerakan angin juga cukup variabel, dan berubah-ubah, sehingga diperkirakan potensi hujan akan terus terjadi, mulai dari yang sedang hingga deras.

“Meskipun hujan terus terjadi, namun durasinya tidak akan lama,” ungkapnya.

Menurutnya, Kepri memiliki pola cuaca yang cukup unik. Dimana hujan yang kerap terjadi memang banyak berbentuk awan Kumulonimbus, jadi bersifat lokal hujannya. Seperti yang terjadi di Tanjungpinang dan Bintan.

Ia menyebutkan tingginya intensitas hujan dan angin yang kencang ini, tentunya juga akan berdampak terhadap tingginya gelombang laut, sehingga perlu diwaspadai bagi para nelayan.

“Laut Bintan, saat ini gelombangnya terbilang masih signifikan mulai 0,5 sampai 0,8 meter. Berbanding terbalik dengan gelombang laut Natuna dan Anambas yang lebih tinggi, mulai 0,5 sampai 1,2 meter,” sebutnya.

Untuk itu, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan, khususunya bagi nelayan yang ingin melaut untuk mencari ikan.

“Intensitas hujan yang tinggi akan sangat membahayakan bagi nelayan untuk itu harus lebih hati-hati,” imbuhnya. (cr20)

Syok, Dendi Purnomo Batal Diperiksa

0
Kapolda Kepri Irjen Sam Budigusdian bersama Irwasda, Dirkrimum dan Kabid Humas Polda Kepri menunjukan barang bukti uang berserta dua tersangka Dendi Purnomo dan Amir yang diamankan pada operasi tangkap tangan saat ekpos di Mapolda Kepri, Selasa (24/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kuasa hukum Amiruddin, Niko Nikson Situmorang, mengakui kliennya menyerahkan uang sebesar Rp 25 juta kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Dendi N Purnomo, Senin (23/10) lalu. Bukan uang suap, Nikson menyebut uang tersebut sebagai bentuk ucapan terima kasih dari kliennya.

Menurut Nikson, sebelumnya Amiruddin selaku Direktur PT Telaga Biru Semesta (TBS) telah mengurus izin proyek pembersihan tanki kapal tanker (tank cleaning) di DLH Kota Batam. Dia mengklaim, semua perizinan sudah selesai. Sehingga kliennya memberikan uang kepada Dendi secara sukarela.

“Tak ada yang lain seperti yang dituduhkan pemberian untuk melicinkan perizinan,” ujar Nikson, Rabu (25/10) sore.

Terkait ucapan Dendi yang menyebut Amir menjebaknya, Nikson menilai hal itu merupakan ungkapan orang yang panik saja.

Sementara kuasa hukum Dendi Purnomo, Ampuan Situmeang, enggan berkomentar banyak mengenai subtansi kasus yang menjerat kliennya. Sebab, kata dia, saat ini proses penyidikan masih berlanjut.

“Yang jelas, kami dan penyidik selalu kooperatif, supaya cepat berjalan pemeriksaannya. Soal katanya ada unsur jebakan, itu adalah suatu keadaan yang ditarik dari peristiwa yang terjadi. Itu sudah substansi penyidikan. Sebagai penasihat hukum, saya tak boleh menguraikannya ke publik,” ujar Ampuan melalui pesan Whatsapp, kemarin.

Ampuan mengatakan, saat ini pihaknya masih mempelajari pasal-pasal yang disangkakan kepada kliennya. Karenanya, ia tak ingin membuat pernyataan substansial yang justru bisa berpotensi menimbulkan kegaduhan.

“Pengertian Operasi Tangkap Tangan (OTT) sendiri masih dapat dikritisi,” ujar pengacara kondang itu.

Ia bahkan mengkritik jajaran Polda Kepri yang dinilai terlalu mengumbar pernyataan ke publik. Misalnya soal pernyataan Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian yang menduga kliennya sudah lama melakoni praktik suap, karena Dendi sudah menjadi kepala dinas selama 12 tahun.

“Ini ceritanya bisa beberapa versi yang dapat membuat gaduh nantinya. Ini kelemahan penegakan hukum itu ya di sini, terlalu heboh, bisa kontraproduktif bagi semua pihak. Kita kooperatif saja sesuai hukum acara pidana,” ujar Ampuan.

Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian mengatakan penyidik Polda Kepri batal memeriksa Dendi N Purnomo, Rabu (25/10). Penyebabnya, kata Kapolda, kondisi psikologis Dendi masih terguncang sejak terjerat OTT pada Senin (23/10) lalu.

“Psikologisnya masih belum stabil. Lagian dia meminta didampingi penasihat hukum saat dimintai keterangan,” ungkap Sam di Swiss-Belhotel Harbour Bay, Batam, kemarin.

Kapolda menjelaskan, kasus yang semula ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) itu kini dilimpahkan ke Kirektorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus). Dan nantinya kasus ini akan didalami oleh Sudit Tindak Pidana Korupsi Ditreskrimsus Polda Kepri.

Anggota Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Kepri membawa dokumen yang ada didalam kardus kedalam mobil usai penggeledahan di kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam yang berada di Sekupang, Rabu (25/10). Penggeledahan ini tindak lanjut operasi tertangkap tangannya (OTT) Kepaka DLH Dendi Purnomo di rumanya di Seiharapan, Sekupang. F. Dalil Harahap/Batam Pos

Sementara itu, penyidik Polda Kepri terus berupaya melengkapi berkas dan menemukan bukti-bukti baru. Kemarin tim dari Ditreskrimsus Polda Kepri menggeledah kantor DLH di Sekupang, Batam. Sedikitnya ada empat kotak dan sembilan bundel berkas yang dibawa polisi dalam penggeledahan tersebut.

Kasubdit Ditreskrimsus Kepri, AKBP Ponco Indrio, mengatakan berkas ini didapatkan dari ruangan Kabid Pengawasan dan Penindakan DLH Batam, Masrial, serta ruangan Kasi Pengawasan dan Pengendalian, Hasbi. Barang bukti langsung dibawa ke mobil untuk pemeriksaan.

“Iya ini berkas yang berhubungan dengan kasus kemarin,” kata Ponco singkat.

Dia mengungkapkan selama penggeledahan berlangsung, pegawai DLH sangat kooperatif dalam membantu kepolisian menemukan bukti OTT kasus penyuapan yang melibatkan atasan mereka.

Selain dua ruangan tersebut, polisi juga menggeledah ruangan Kepala DLH Batam, Dendi Purnomo. Dari ruangan tersebut polisi berhasil mengamankan beberapa map berwarna merah. (cr13/gas/cr17/ska)