Kamis, 21 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13015

Goda Buyers denganPesona Danau Toba pada ITB 2017, Singapura

0

Danau Toba dipromosikan pada ITB Asia 2017 di Singapura.

Sebanyak 895 quality buyers dibuat terpana oleh Dirut Badan Otoritas Pariwisata Danau Toba (BOPDT) Arie Prasetyo yang menyampaikan paparan. Audience di Marina Bay Sands Singapura langsung senyap. Semua dibuat terpukau oleh pesona Danau Toba yang sedang dipersiapkan menjadi ’10 Bali Baru’.

Destination Showcase yang diarrange Messe Berlin Singapore itu terasa beda ketika Arie Prasetyo menyampaikan paparan, Kamis (26/10). Audience terlihat sangat serius. Semua kompak menyimak poin demi poin yang dilontarkan pria berkacamata itu. Selama 20 menit, quality buyers dari berbagai belahan dunia, seperti diajak berkelana di Danau Toba.

“Indonesiapunya Danau Toba, salah satu destinsi yang sedang dikembangkan menjadi 10 Bali Baru,” katanya menjelaskan.

Keistimewaan Danau Toba dipaparkan secara detail. Gambarannya diarahkan ke global standard yang layak dijadikan tujuan wisata kelas dunia. Fakta pertama, Danau Toba adalah danau terdalam di dunia. Itu tak bisa terbantahkan. Danau vulkanik terbesar di dunia, juga tak ada
yang bisa membantah. Dan untuk urusan size, Danau Toba adalah danau
nomor dua terbesar setelah Victoria Lake di Afrika. “Di tengah Danau
Toba juga ada Pulau Samosir. Luasnya 64 ribu hektare, tidak kalah
dengan luas Singapura,” tambahnya.

Culturenya pun sangat oke. Julukan home of Ancient Ancient Bataknese Culture ada di sana. Belum lagi atraksinya. Even sport tourism global seperti Toba Grand Fondo sudah pernah digelar di sana. Bahkan Karnaval Pesona Danau Toba yang ikut dihadiri Presiden Joko Widodo juga pernah
digelar di sana.

Aksesnya? Sudah terbuka lebar. Penerbangan dari Singapura, Kuala Lumpur, Bangkok, Jakarta dan sejumlah kota di Indonesia sudah rajin bolak balik masuk ke Kualanamu, Medan.

Yang mau lebih singkat lagi? Bisa landing di Silangit. Pada 28 Oktober 2017 nanti, bandaranya bakal segera ditembus penerbangan dari Singapura. Ini akan melengkapi perbangan domestik yang sudah lebih dulu dibuka dari Jakarta dan Kualanamu.

“Pada 28 Oktober 2017, pesawat dari Singapura sudah dapat mendarat di bandara Silangit dan ini merupakan penerbangan
internasional pertama yang direct ke bandara Silangit,” paparnya.

Prosesnya digaransi bakal smooth. Maklum, progressnya dikawal langsung Presiden Joko Widodo. Pada 14 Oktober 2017, Presiden sampai turun langsung meninjau kesiapan destinasi Danau Toba di Sumatera Utara. “Menurut Presiden Jokowi, kecantikan Danau Toba sangat potensial untuk pariwisata. Silakan berinvestasi, bangun hotel, resort, convention center, Floating Jetty, Lake Cruise, Sea Plane, Aerosport dan Cable Car,” ajak Arie.

Dan bagi buyers dunia yang penasaran, Arie pun sudah menyiapkan paket perjalanan wisata yang menarik. Dan semuanya bisa didapatkan di periode 28 Oktober – 21 November 2017. “Ada yang 3D2N seharga SGD 299, 4D3N seharga SGD 349, hingga 5D4N seharga SGD 489,” terangnya.

Ajakan itu langsung disambut Menpar Arief Yahya dengan penuh semangat. Nada optimisme tinggi pun langsung ia utarakan. “Presiden Joko Widodo sebagai pemimpin tertinggi sudah menunjukkan komitmennya. Pariwisata sebagai leading sector perekonomian nasional. Presiden juga sudah meninjau langsung ke Danau Toba dan menunjukkan dukungannya. Jadi silakan berinvestasi. Silakan ke Danau Toba. Dijamin Anda tidak akan rugi,” ujar Menpar Arief Yahya.(*)

 

Buyers Lirik Destinasi Dekat Singapura / Malaysia

0
Empat orang turis asal Singapura asyik bercanda dengan latar belakang welcome to Batam, Jumat (27/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos

Ratusan buyers potensial langsung menyerbu puluhan booth Wonderful Indonesia. Semuanya kompak hunting destinasi yang berbatasan dengan Singapura dan Malaysia.

“Getarannya terasa sampai ITB Asia 2017 loh. Sudah tiga tahun saya ikut ITB Asia. Dua tahun pertama sangat sepi. Nyaris tidak ada yang mampir ke meja kami. Tapi di tahun ketiga di 2017 ini, saya sangat kewalahan. Setiap 15 menit selalu ada appointment dengan buyers. Dua hari saja sudah ada 40 lebih buyers yang harus dilayani. Ini luar biasa,” ucap Anddy Fong, Chairman Nongsa Sensation Batam Island, Kamis (26/10).

Paket PWI Terpadu Batam dan Bintan dinilai jadi booster ampuh dalam mendrive wisman ke Indonesia. Industri digandeng jualan paket bersama. Promosi bersama. Dan semuanya, difokuskan saat weekdays. Hasilnya? Harga turun jauh. Paketnya pun terlihat menarik. Dari mulai ferry, hotel, resort, golf, spa, restoran, entertainment, semuanya jadi makin bergairah lantaran wisman baru terus bermunculan.

Inilah yang mendorong 895 quality buyers ITB Asia penasaran. Semua jadi ingin tahu detailnya. Mengatur appointment hingga luar pameran. Dan yang bikin happy, yang dicari tidak lagi melulu Bali. Sekarang, ada Batam dan Bintan di Kepri yang sudah masuk radar buyers dunia. “Ditambah lagi Desember nanti ada direct flight dari Korea ke Batam. Ini ada subsidi juga. Prediksi saya, ratusan ribu wisman Korea akan masuk ke Batam pada 2018 mendatang,” tambahnya.

Christine Besinga, coodinator Paket PWI Terpadu ikut mengamini. Saat ini, industri Batam – Bintan dinilai makin bergairah. Bahkan gairahnya sudah mulai menular ke Singapura dan Johor Bahru Malaysia. Dua wilayah negeri tetangga tadi, saat ini sudah ikutan menjual paket PWI Terpadu dengan berkolaborasi dengan industri di Indonesia.

“Sudah ada 82 industri yang bergabung. Hotel, restoran, golf course, spa, hotel sampai travel ikutan join. Sekarang semuanya sudah mengcreate 250 paket. Semuanya dibundling dengan jasa layanan ferry dan lifestyle supplier,” terang Christine.

Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar I Gde Pitana langsung sumringah. Menurutnya, realita tadi kian mendekatkan mimpi menggapai 15 juta wisman di 2017. “Kalau melihat statistiknya sih saya sangat optimistis,” ungkap Pitana yang didampingi Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kemenpar Rizki Handayani.

Dasarnya tentu ada. Dari data Pusdatin Kemenpar, kunjungan wisman ke Indonesia sudah tumbuh 24%. Periode Januari-Juli 2017 angkanya sudah menyentuh 7,8 juta wisman. Itu artinya, setengah jalan dari target 15 juta kunjungan wisman di 2017 sudah tercapai. “Periode Januari-Juli 2017 angkanya sudah melewati 7% dari target. Tapi kami masih harus bekerja keras mengejar target 2017,” paparnya.

Sejauh ini, gapaiannya sudah terlihat sangat smooth. Masih sangat mungkin melewati angka pertumbuhan sebelumnya. Maklum, semester kedua biasanya adalah periode tertinggi bagi inbound tourism. Wonderful Indonesia sangat mungkin bisa menggapai target yang dibidik dengan sangat mulus.

“Sekarang Kementerian Keuangan makin supporting pariwisata. Mereka baru saja mengeluarkan kebijakan yang memperbolehkan Kementerian Pariwisata memberikan cash insentives ke private sector. Sebelum ini, pemerintah hanya diperbolehkan memberikan supporting ke private sector lewat program-program,” tambahnya.

Cash insentive yang diberikan sangat menarik. Jumlahnya mencapai USD 10 – USD 20 per pax. Insentif sebesar itu hanya bisa diberikan kepada charter airlines yang membuka rute baru ke Indonesia. “Syaratnya penumpang menginap minimal empat malam di Indonesia. Selain itu rutenya juga harus baru dan harus charter flight,” urainya.

Sejauh ini, sudah ada dua maskapai yang diberikan insentif ini. Yang pertama Citilink. Satunya lagi Sriwijaya. “Targetnya tentu inbound,” ucapnya.

Booster lainnya datang dari improvement di destinasi. Belitung misalnya. Destinasi yang sedang dikembangkan menjadi ’10 Bali Baru’ itu sekarang sudah memiliki bandara level internasional. Setelah Belitung, Bandara Silangit di Danau Toba juga bakal naik kelas ke level internasional pada 28 Oktober 2017.

“Jetstar juga berencana membuka penerbangan Australia ke Lombok. Sementara Lion Air berencana membuka jalur penerbangan ke empat kota di India ke Bali. Korean Air bahkan sudah mulai charter service dari Seoul ke Lombok. Sementara Sriwijaya sudah start terbang dari Singapura ke Belitung,” tambah Pitana.

Umberto Cadamuro, COO Inbound of PACTO menyambut baik upaya keras yang sudah dilakukan pemerintah Indonesia. Menurutnya, upayanya sangat inovatif dan sangat disukai traveller dunia.

“Sangat bagus. Sangat kreatif. Kalau terus begini, saya kira ini akan sukses mendorong traveller dunia berkunjung ke Indonesia. Bahkan ini bisa menjaring traveller high end dan long staying guests,” ungkapnya. (*)

 

Kemilau Sumatera 2017, Cara Bangkitkan Gairah Berwisata

0
Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Kemenpar Esthy Reko Astuti (kanan) bersama Asisten Pembangunan Provinsi Kepri Syamsul Bahrum (kiri) meninjau salah satu stan pada pameran Kemilau Sumatera di Kepri Mall, Jumat (27/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos

Guna meningkatkan tingkat perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman), Kementerian Pariwisata (kemenpar) bekerja sama dengan Inke Maris & Associates menyelenggarakan kegiatan “Kemilau Sumatera 2017” dengan tema Pesona Sumatera Pulau Emas yang berlangsung selama dua hari, Jumat (27/10) hingga Sabtu (28/10) di Atrium Kepri Mall, Kota Batam.

“Kemilau Sumatera 2017″ merupakan pameran promosi wisata yang diikuti para biro perjalanan wisata yang menawarkan beragam paket wisata, cenderamata dan lainnya. Dalam kegiatan ini juga dilakukan Travel Agency Meeting dan Table Top Meeting antara Biro Perjalanan Wisata dari propinsi dan kabupaten, yang merupakan ajang untuk bertukar informasi dan ajang bisnis antar BPW.

Guna semakin menambah kemeriahan acara, Kementerian Pariwisata juga menghadirkan penampilan artis Budi Doremi.
Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuti mengatakan, kegiatan tahunan ini merupakan bentuk dukungan, khususnya dalam menggarap pasar wisatawan nusantara dan juga dalam mendukung Pesona Indonesia. Yakni untuk mencapai target 275 juta perjalanan wisatawan Nusantara (wisnus) dan 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada 2019.

“Tujuan diadakannya kegiatan Kilau Sumatera adalah untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara agar antarkabupaten/kota, antar provinsi dan antar pulau, meningkatkan minat masyarakat Indonesia untuk melakukan perjalanan wisata di dalam negeri dan juga siap dalam menyambut wisatawan. Jadi tren berwisata terus terjangkit ke masyarakat,” ujar Esthy didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Budaya, Wawan Gunawan.

Melalui kegiatan ini pula diharapkan dapat meningkatkan citra positif Indonesia sebagai daerah tujuan wisata. “Sehingga jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi meningkat dan dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat, terutama di daerah Sumatera,” kata dia.

Lebih lanjut Wawan Gunawan mengatakan, selain wisatawan mancanegara, wisatawan nusantara juga menilai bahwa berwisata bagi masyarakat Indonesia sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Malah tidak sedikit yang menjadikan wisata sebagai kebutuhan.

“Tren berwisata yang meningkat merupakan market yang besar untuk pariwisata, untuk terus menerus digarap dan jangan lupa juga harus siap menyambut wisatawan mancanegara,” kata Wawan.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan pariwisata Indonesia harus terus berkembang dan menjadi juara dalam hal apapun. “Wisatawan yang tinggi ke suatu daerah akan semakin mudah menumbuhkan satu destinasi karena jumlah wisatawan yang banyak tentunya akan memberikan multiplier effect yang lebih tinggi, terhadap masyarakat,” ujar Menpar Arief Yahya.(*)

 

Hari Ini, Citilink Terbangi Bandara Halim – Silangit

0
F. Yusuf Hidayat/Batam Pos

28 Oktober 2017, bertepatan dengan Hari Sumpah, Citilink mulai terbangi  ja lur Halim Perdanakusuma -Silangit menggunakan pesawat Airbus A320.

Direktur Komersial Andy Adrian menjelaskan, membuka layangan penerbangan ke Bandara Silangit memang masuk dalam wacana bisnis yang sudah lama. Rutenya sudah dipelajari dengan detail. Dan hasilnya selalu menunjukkan grafik positif.

“Citilink sudah lama merencanakan membuka penerbangan ke Bandara Silangit. Sebab bandaranya memiliki potensi, tetapi belum tersentuh secara maksimal,” ujar Andy, Jumat (27/10).

Andy menambahkan, Citilink melihat jumlah pergerakan penumpang di Bandara Silangit tercatat sejumlah 153.135 penumpang di 2016. Sementara di 2017, sampai dengan September telah tercatat 193.390 penumpang. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya periode Januari-September 2016 dengan jumlah penumpang 89.111 maka tercatat pertumbuhan penumpang di Silangit telah mencapai 216%.

“Akhir Oktober 2017 Bandara Silangit menjadi bandara internasional. Bandara Silangit akan dapat menerima 250.000 penumpang dengan asumsi penambahan frekwensi dari maskapai eksisting dan pembukaan jalur-jalur penerbangan baru dari beberapa maskapai seperti Citilink dan Lion Group,” jelas Andy.

Selain peningkatan jumlah penumpang, infrastruktur Bandara Silangit juga ikut meningkat jauh. Runwaynya juga sudah memenuhi syarat untuk didarati pesawat Citilink type Airbus.

“Kami memiliki pesawat Airbus A320 Neo dengan kapasitas 180 penumpang. Pesawat ini membutuhkan landasan dengan luas minimum 2.200 meter persegi. Selain itu, memperhatikan juga ketinggian kondisi tanah, kelebaran dan ketebalan landasan. Sekarang Bandara Silangit sudah memenuhi standar itu. Jadi tidak ada alasan bagi Citilink menunda untuk membuka penerbangan ke Bandara Silangit,” tutur Andy.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, dibukanya Bandara Silangit sebagai gerbang masuk wisatawan internasional selain menambah angka kunjungan juga diharapkan akan meningkatkan Trade dan Investment di Kawasan Danau Toba.

Arief Yahya membuat rumus pengembangan destinasi wisata dengan 3A, Atraksi, Akses, Amenitas. Ketiganya harus lengkap, jika ingin maju dengan cepat. Atraksi menyangkut daya tarik destinasi, bisa alam, budaya dan buatan. Akses mengacu pada kemudahan dan kecepatan menuju dan dari destinasi itu. Amenitas, terkait ketersediaan sarana akomodasi, hotel, resort, vila, dan lainnya.

Ditegaskan Menpar Arief Yahya, pengembangan pariwisata Danau Toba harus dilakukan melalui kerja bersama dan sinergi berbagai pihak. “Success story Bandara Silangit menunjukkan bahwa pengembangan infrastruktur yang baik dapat menjadi prioritas yang didorong di depan, yang akan diikuti oleh pertumbuhan demand yang progresif, atau dengan kata lain supply creates demand,” ujar Menpar Arief Yahya. (*)

Dua Dusun Berselisih karena Bagan

0

batampos.co.id – Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas Abdul Haris, mengeluarkan surat edaran bernomor 21 Kdh.KKA/042/10.17 Tentang Penegasan Pengoperasian Bagan Apung di Jalur Penangkapan IB (2-4 Mil). Surat edaran ini dikeluarkan untuk mengakhiri permasalahan Nelayan desa Lingai Kecamatan Siantan Selatan.

Di desa yang terdiri dari dua dusun tersebut saling berselisih paham. Dusun satu desa tersebut tidak menginginkan bagan beroperasi dibawah 2 mill. Namun warga dusun 2 keberatan karena jika diatas 2 mill ombak dan arus laut semakin kuat. Sementara itu warga desa Lingai tersebut mayoritas bekerja sebagai nelayan.

Haris, didampingi sejumlah Kepala OPD, Ketua LAM, Ketua Nelayan, tokoh agama, tokoh Masyarakat, instansi Vertikal dan lainnya, turun langsung ke desa Lingai dan bertemu masyarakat untuk mensosialisasikan Surat edaran tersebut. Dihadapan dua kelompok masyarakat dua dusun yang bersengketa itu Haris, memberikan penjelasan terkait surat ederan yang dibuatnya.

“Kedatangan kami ke sini untuk mensosialisasikan Surat Edaran tentang pengoperasian Bagan Apung, yang sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku,” demikian disampaikan Haris dihadapan Masyarakat yang mengikuti sosialisasi di Balai Desa Lingai Jumat (27/10)

Haris menguraikan sesuai dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 71 tahun 2016 tentang jalur penangkapan ikan dan penempatan alat penangkapan ikan di wilayah Pengeloaan perikanan Negara Republik Indonesia. “Sesuai dengan aturan tersebut maka nelayan yang menangkap ikan dengan menggunakan Bagan Apung untuk beroperasi di atas 2 Mil (3,5 Mil) dari bibir pantai,” jelasnya.

Disinggung apakah ada sanksi bagi nelayan yang tidak patuh terhadap aturan tersebut, Haris mengungkapkan apabila setelah diberikan teguran sebanyak tiga kali masih juga tidak mematuhinya maka sesuai dengan peraturan yang ada maka diberikan sanksi sebesar-besarnya Rp 250 juta. “Saya ingatkan kepada masyarakat untuk memahami dan mentaati peraturan yang ada . Laut ini milik Allah rezeki Allah yang mengatur.”ujarnya.

Haris juga meminta kepada pihal PSDKP untuk membentuk tim kecil yang nantinya akan melaksanakan patroli di perairan Lingai. Selai itu juga menentukam titik koordinat 2 Mil tersebut. “Saya juga minta kepada masyarakat untuk saling menghargai dan bertoleransi serta sama-sama menjaga keamanan karena warga dua dusun ini bersaudara,” himbaunya.

Terpisah Ketua LAM Herdi Usman mengajak masyarakat untul mematuhi aturan dan harus dijalankan, karena aturan itu dibuat dipusat, daerah hanya menjalankannya.”Orang tue kita dah becakap mesti didengarkan, jangan lagi ada perselisihan ditengah tengah masyarakat, kalau cakap orang tue tak nak didengar cakap siapa lagi yang akan didengar,” urainya.

Herdi juga sangat mengharapkan dengan telah dikeluarkannya surat edaran tersebut. Berakhirpula polemik dimasyarakat, dan jalankan aturan sebaik-baiknya. “Ayo sama-sama kita bergandeng tangan jaga daerah ini biar aman,” tutupnya.

Seperti diketahui pro kontra warga Dusun 1 dan Dusun 2 desa Lingai kecamatan Siantan Selatan mengenai pengoperasian Bagan Apung sudah terjadi sejak beberapa bulan terakhir. Beberapa kali kedua perwakilan Dusun satu dan Dusun 2 menggelar pertemuan baik dengan DPRD maupun pemerintah daerah melalui Dinas DP3. Namun belum dapat solusi.

Dua hari yang lalu tepatnya hari Rabu (25/10) mereka juga datang lagi ke kantor bupati untuk membicarakan masalah ini. Mereka meminta agar pemerintah hadir menangani masalah ini. “Kami minta pemerintah rapat di desa kami. Supaya bisa menyelesaikan masalah ini,” ungkap Yusup warga Dusun 2 ketika rapat di Aula Kantor Bupati Kepulauan Anambas Rabu (25/10) kemarin. (sya)

Tangani Paspor Manohara hingga ABK Tenggelam di Berlin

0

Lucky Agung Binarto pernah mengecewakan hati orang tuanya. Ia tak bisa mewujudkan harapan orang tua untuk jadi seorang insinyur. Namun kemudian, pria yang akrab disapa Lucky ini mampu menebus rasa kecewa itu dengan caranya sendiri.

Suara derik sendal jepit di ruang tunggu Kepala Imigrasi Batam, Jumat (27/10) sore terdengar jelas. Bersamaan dengan itu, vokal tegas menyapa Batam Pos. Sosok bersendal jepit dan bersuara lantang itu ternyata Lucky, Kepala Imigrasi Kelas 1 Khusus Batam.

Sore itu, Lucky terlihat santai. Mengenakan batik merah, celana goyang hitam dan sendal jepit biru. Tanpa ragu, tangan tegasnya menyalami Batam Pos.

“Mau minum apa, teh atau kopi?, tak boleh air putih, teh saja ya?,” ujar pria kelahiran 1965 ini menawarkan tanpa menunggu jawaban dari Batam Pos. “Santai saja,” sambungnya lagi.

Tak perlu panjang kali lebar menjelaskan tujuan Batam Pos ke tempatnya. Mantan mahasiswa Univestasi Diponegoro Semarang ini sudah langsung mengerti “Saya cukup akrab dengan media. Dua adik saya juga di media,” terang Lucky.

Ditengah obrolan, Lucky pun bercerita perjalanan hidupnya. Berawal dari keinginan untuk bekerja di luar negeri. Lucky mengaku sempat memupuskan harapan orang tuanya. Kenapa tidak, kedua orang tuanya ingin ia menjadi seorang insiyur. Namun harapan itu ditepis, dengan tidak melajutkan kuliah di jurusan teknik.

“Dulu saya sekolah di jurusan teknik. Orang tua ingin saya jadi insiyur. Tapi keinginan itu tak sesuai dengan minat dan bakat saya,” ungkap bapak dari tiga anak ini.

Lucky sempat menyesal atas kenekatannya. Namun hal itu tak ditunjukan langsung kepada orang tuanya. Dengan tekad dan kegigihannya, Lucky melamar banyak pekerjaan. Hingga suatu hari, ada lowongan pegawai di Departemen Kehakiman. Ia pun melamar dengan ijazah SMA. Ternyata Lucky lulus. Namanya masuk dari sekian banyak nama-nama pegawai yang diterima di Departemen Kehakiman.

“Saya diterima. Sambil bekerja saya kuliah di Undip jurusan ke Notarisan. Rasa kecewa orang tua saya berangsur berkurang,” terangnya.

Berjalannya waktu, Lucky merasa bakatnya tak ada disana. Ia pun mulai mencari lowongan lain. Bak gayung bersambung, Imigrasi membuka peluang untuk pegawai baru. Dengan pede, Lucky melamar dan mengikuti tes.

“Saya ikut pendidikan semi militer. Saya lulus sebagai pegawai Adhyaksa Imigrasi. Kalau tak salah itu tahun 94,” ingat Lucky.

Tahun pertama, Lucky mendapat tugas di Kantor Imigrasi Soekarno Hatta Jakarta. Seiring waktu, ia pun mulai memikirkan perjalanan karir dan cita-citanya. Ia pun mengambil pendidikan magister dengan jurusan hukum pidana di Undip. Namun, gelas S2 itu cukup lama harus diraih, karena fokusnya terbagi antara kerja dan kuliah. Apalagi lokasi kerja antara Jakarta dan Semarang. Dua setelah kuliah, barulah Lucky dipindah ke Semarang dan menambatkan bangku S2nya.

“Untuk sekolah, saya sempat gadaikan SK,” ujarnya tertawa mengingat.

Lulus dari S2, Lucky dapat tugas di Surakarta. Ia menjabat sebagai Asisten Kepala Unit Khusus TKI. Setiap hari, ia harus berurusan dengan ribuan TKI. Jabatan itu ia lakoni sejak tahun 2002 hingga 2006. Empat tahun menjabat, Lucky dimutasi ke Bandung. Disana, ia menjabat sebagai Kepala Seksi Perizinan Kantor Imigrasi Kelas 1 Batam.

Setahun menjabat di Bandung, Lucky dapat kepercayaan bertugas di Singapura. Ia diberi tugas sebagai Asisten Atase Imigrasi di Singapura. “Nah, saat bertugas di Singapura, banyak pengalaman menarik, mulai suka dan dukanya,” terang Lucky.

Ia sempat menangani kasus Manohara. Artis Indonesia yang menikah dengan Pangeran di Malaysia. Tak hanya Manohara, ia juga menangani kasus Gayus Tambunan. Koruptor yang sempat melarikan diri dari Indonesia. Menurutnya, permasalahaan Manohara dan Gayus cukup dramatis. Ia pun harus rela bolak balik, hingga telpon ke Indonesia, untuk memastikan status orang-orang tersebut. Status Manohara dan Gayus dipastikan untuk mengeluarkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) atau paspor sementara.

“Kasus mereka cukup dramatis. Sebab, untuk mengeluarkan SPLP ke Indonesia harus tahu status mereka seperti apa. Pokoknya di Singapura banyak kasus menarik,” jelas Lucky.

Empat tahun menjabat di Singapura, lucky ditarik kembali ke Indonesia. Ia mendapat tugas di Bali. Namun, di Bali ia hanya tiga bulan. Lagi-lagi Lucky dipercaya bertugas di luar negeri. Kali ini, ia dipercaya sebagai Atase Imigrasi Jerman.

Seminggu bertugas disana, Lucky langsung dapat tugas berat. Sebuah kapal pesiar dengan 300 ABK orang Indonesia tengelam di laut Berlin. Bahkan, Kapten 2 Kapal Pesiar tersebut juga orang Indonesia.

“Tantangan saya cukup berat disana. Saya yang belum tahu dengan kawasan Berlin, harus menyelesaikan permasalahaan itu dengan cuaca 10 derajat. Semua data ABK berjumlah 300 orang hilang karena kapal tenggelam. Dan saya harus memastikan para ABK bisa selamat sampai Indonesia,” cerita Lucky.

Pertengahan tahun 2015, Lucky kembali ditarik ke Indonesia. Kali ini, ia mendapat tugas ke Papua, Jayapura. Lain negara dan tempat, lain lagi permasalahaan yang ia hadapi. Ia mengaku di demo masyarakat hanya karena batalnya pertandingan antara Persipura dengan Malaysia.

Tim Malaysia tak jadi Ke Papua karena permasalahaan visa dua pemain asing tim Malaysia. Pemain asing yang diduga dari Eropa tak memiliki visa sehingga tak bisa masuk ke Indonesia.

Tim Malaysia melakukan aksi solidaritas, mereka tak mau masuk Indonesia jika dua pemain asing itu tak bisa masuk.

“Nah, kesalahaan bukan dengan kami. Itu kesalahaan penyelenggara. Syukur hal ini dapat diselesaikan dengan baik, meski ada demo dari warga,” ingatnya.

Tak lama bertugas di Papua, ia kembali dimutasi ke Jawa Timur dan menjabat Kepala Devisi Imigrasi. Satu tahun lebih menjabat disana, ia tiba-tiba mendapat mandat jadi Kepala Imigrasi Kelas 1 Khusus Batam. Menerima mandat itu cukup membuat Lucky was-was. Apalagi dengan banyak informasi negatif terkait Imigrasi Batam.

“Yang saya tangkap, banyak permasalahaan di Batam. Mulai helm ngantri, TKI ilegal, Imigran dan lainnya,” tukas Lucky.

Namun berbekal ilmu yang ia miliki, Lucky yakin bisa memperbaiki seluruh pelayanan Imigrasi di Batam. Bahka, ia membuat terobosan baru agar pelayanan Imigrasi semakin baik.

“Batam multi calture dan etnis. Kebanyakan yang tinggal disini bukan suku asli ini. Tentunya ada cara menghadapi masyarakatnya. Menurut saya, pandai bergaul salah satu cara untuk mengatasi hal ini, jangan menutup diri,” pungkasnya mengakhiri pembicaraan. (Yashinta, Batam)

BPJS Kesehatan Merugi

0
. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Defisit dana untuk Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) masih terus terjadi. Badan Pengelola Jaminan sosial (BPJS) Kesehatan masih terus berupaya mengurangi defisit yang terjadi terus menerus. Jumat (27/10), Dewan Pengawas BPJS Kesehatan membicarakan masalah defisit itu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Usai pertemuan tertutup hampir sejam itu, Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Chairul Radjab Nasution, menuturkan semua temuan lapangan yang menjadi penyebab defisitnya dana JKN itu telah disampaikan kepada Wapres JK. Salah satu yang akan diperkuat untuk mengatasi defisit itu adalah peran pemeritah daerah. Karena, selama ini, ada anggapan peran pemerintah pusat terlalu dominan dalam penanganan JKN.

”Peran pemerintah pusat seolah-olah quote on quote yah, BPJS Kesehatan sangat sentralistik kan kesannya,” ujar Chairul yang telah menjabat sebagai ketua Dewan Pengawas sejak dua tahun lalu.

Data terbaru dari Kementerian Keuangan proyeksi defisit pada program JKN pada 2018 diperkirakan Rp 3,6 hingga Rp 4 triliun. Sedangkan pada tahun ini diperkirakan defisit anggaran untuk program terebut mencapai Rp 9 triliun.

Lebih lanjut, Chairul mengakui hingga kini memang belum ada skema yang jelas untuk pelibatan pemerintah daerah dalam program tersebut. Dia berdalih pelibatan pemda itu membutuhkan pembahasan lebih lanjut dengan kementerian terkait. ”Tapi, secara umum adalah konteksnya begini. Bagaimana kita membagi, share inilah, menanggulangi bersama-sama,” tambah alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.

Data pada 1 Oktober jumlah peserta JKN mencapai 182.036.673 orang. jumlah paling besar adalah kategori penerima bantuan iuran dari APBN sebesar 92.269.142 orang. Sedangkan terbanyak kedua adalah kategori pekerja penerima upah swasta sebanyak 24.668.284 orang.

Sedangkan jumlah fasilitas kesehatan yang tercakup dalam JKN 27.154 unit. Diantaranya 7.755 puskesmas, 4.616 dokter praktik perorangan, 1.164 dokter gigi, dan 5.563 klinik pratama. Selain itu di fasilitas rujukan tingkat lanjut tercatat ada 197 klinik utama, 2.033 rumah sakit, 2.342 apotek, dan 397 laboratorium.

Chairul menuturkan, dengan jumlah peserta dan fasilitas kesehatan yang begitu besar peran dari pemerintah daerah memang dinantikan. Apalagi ada target kepesertaaan JKN pada 2019 sebanyak 257,2 juta orang. ”Baik pemerintah pusat maupun pemda ini tentunya harus bersinergi sekarang di dalam mengendalikan jumlah yang sangat besar ini,” ungkap dia. (jun/jpgroup)

Dendi Bantah Menerima Suap dari Amiruddin

0
Kasubnit III Jatanras Polda Kepri AKBP Aris (kanan) bersama anggota Polda Kepri mengawal dua tersangka Dendi Purnomo yang diamankan pada operasi tangkap tangan saat ekpos di Mapolda Kepri, Selasa (24/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Setelah dua kali tertunda, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri akhirnya memeriksa tersangka dugaan suap di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam, Dendi N Purnomo, Jumat (27/10). Namun polisi menilai banyak kejanggalan dalam keterangan Kepala DLH itu.

Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Kepri AKBP Ponco Indriyo mengatakan, di antara kejanggalan itu keterangan terkait uang Rp 25 juta yang ditemukan di saku baju batik di rumah Dendi, Senin (23/10) lalu. Kepada polisi Dendi mengaku jika uang itu diberikan oleh Direktur PT Telaga Biru Semesta, Amiruddin, yang kini juga berstatus tersangka. Namun Dendi mengaku tidak tahu menahu ikhwal pemberian uang tersebut.

“Pengakuannya ke penyidik tetap gak tahu, dalam rangka apa pemberian uang itu,” kata Ponco Indriyo, Jumat (27/10).

Menurut Ponco, saat diperiksa kemarin Dendi mengatakan ia bahkan bingung saat Amiruddin datang ke rumahnya dan memberikan uang Rp 25 juta tersebut. Meskipun pada akhirnya Dendi tetap menerima uang tersebut dan menyimpannya di dalam saku baju batik yang menurut polisi digantung di lemari baju di kamar Dendi.

Namun begitu, lanjut Ponco, penyidik tak mau percaya begitu saja atas semua keterangan Dendi. Untuk itu, penyidik akan mengembangkan penyidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan menggali bukti-bukti baru untuk memperkuat sangkaan polisi kepada Dendi.

“Wajar kalau itu pengakuannya, tapi kami tetap akan menyelidiki,” ucap Ponco.

Ponco berpendapat, keterangan Dendi yang mengaku tidak tahu maksud pemberian uang oleh Amiruddin tidak masuk akal. Seharusnya, kata dia, Dendi mempertanyakan hal itu kepada Amiruddin.

Namun faktanya, kata dia, Dendi tetap menerima uang pemberian Amiruddin tersebut. Dendi juga membantah jika uang Rp 25 juta itu merupakan uang suap untuk pengurusan izin proyek tank cleaning yang akan dikerjakan PT Telaga Biru Semesta.

Mantan Kasat Reskrim Polresta Barelang ini menuturkan, untuk mendalami keterangan Dendi ini, pihaknya akan memeriksa dua saksi. Yakni Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan dan Penindakan DLH Kota Batam, Masrial, dan Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan dan Penindakkan, Hasbi.

Dari dua saksi ini, penyidik juga ingin menggali informasi seputar amplop berisi uang Rp 10 juta yang diamankan dari tangan tersangka Amiruddin saat operasi tangkap tangan (OTT) Senin (23/10) lalu. Menurut Amir, uang tersebut akan diberikan kepada bawahan Dendi.

Selain Masrial dan Hasbi, lanjut Ponco, polisi juga akan memeriksa sejumlah saksi dari DLH Kota Batam. Sementara terkait dugaan aliran suap ke atasan Dendi, Ponco mengaku masih belum mendalaminya.

“Nantilah kami dalami, kami masih fokus pada suap yang tertangkap tangan Senin (23/10) lalu itu,” katanya. (ska)

Joy Properti Tempati Kantor Baru

0
Inilah kantor baru Joy Property. F. Jpy Property untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Joy Property, salah satu agen property terbesar di Tanjungpinang resmi menempati kantor baru di Jalan MT Haryono Nomor 33 Kilometer 3, Kelurahan Tanjungpinang Timur, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Tanjungpinang, Sabtu (28/10).

Penempatan kantor baru ini disejalankan dengan acara syukuran bersama puluhan anak-anak panti asuhan Anugerah. “Besok (hari ini, red) kita menempati kantor baru sekaligus kita adakan acara sosial. Berbagi dengan anak panti asuhan sebagai ungkapan rasa syukur kita bersama,” ungkap Direktur Joy Property, Julianto, di ruang kerjanya, Jumat (27/10).

Ia mengatakan, acara tersebut akan dihadiri seluruh kolega bisnis yang bekerjasama dengan Joy Property. “Diperkirakan tamu yang akan hadir sekitar 200 orang lebih. Mereka semua merupakan relasi kerja kita,” ungkapnya.

Menurutnya, penempatan kantor baru ini tak lepas dari upaya untuk memberikan kenyaman bagi masyarakat yang ingin mencari rumah, sesuai kebutuhan yang diinginkan. “Kami sebagai agen property yang profesional akan memberikan solusi bagi kebutuhan masyarakat yang ingin memiliki rumah. Mulai dari pilihan rumah subsidi, hingga rumah mewah dengan berbagai fasilitas yang menarik,” imbuhnya.

Diantaranya, Aston Batam, dengan keunggulan bangunan fisik yang sudah siap, lokasi strategis dalam kota, jalan cukup lebar, serta setiap unit apartmentnya tersedia balcon. “Proyek megah ini dilengkapi fasilitas swimming pool, gym dan sauna. Ditambah CCTV dan keamanan 24 jam. Serta memiliki View yang indah seperti Marina Bay Sand (Singapore),” ucapnya.

Tak hanya itu, proyek prestisius Cemara Park Batam, dengan total lahan seluas 25 hektar itu juga bisa menjadi pilihan masyarakat. Dimana Cemara Park Batam memiliki keunggulan lokasi yang strategis dengan view yang bagus. “Buruan miliki proyek megah ini, dengan uang muka yang dapat dicicil hingga 33 kali. Ditambah promo cash bertahap bisa 60 kali,” tutupnya. (cr20)

Lis Minta DPRD Serius

0

batampos.co.id – Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah meminta kepada Badan Pembentuk Peraturan Daerah DPRD Tanjungpinang agar bisa lekas menindaklanjuti penerbintan ranperda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) sebelum tahun ini berakhir. Tidak hanya lekas, tapi perlu juga serius dan cermat.

Pasalnya, kata Lis, Ranperda RDTR ini terbilang detil, tapi manfaatnya amat besar dalam rencana pembangunan dan penataan kota ke depannya. “Karena akan sangat membantu pemetaan pembangunan di Tanjungpinang. Bahkan aturan tentang penetapan pembangunan,” kata Lis, kemarin.

Misalnya, kata dia, pembangunan di seputaran kawasan bandara. Karena lokasinya yang khusus itu, bisa saja hanya diatur pembangunan rumah-toko dan bukan perumahan umum. Itu pun, sambuung Lis, dalam Ranperda RDTR juga bisa diatur tinggi maksimum bangunan di seputaran kawasan bandara.

“Dan dari sini akhirnya bakal menentukan pemberian izin ke depannya. Karena harus ditaati pemohon izin dalam penggunaan lahan. Itu semua yang akan dibunyikan di Ranperda RDTR nanti. Makanya harus bisa cepat ditindaklanjuti,” ungkap Lis.

Permintaan agar Ranperda RDTR juga disampaikan Kepala Bappelitbang Tanjungpinang, Surjadi. Menurutnya, substansi RDTR Tanjungpinang yang telah disepakati Kementerian Agraria dan Badan Pertanahan Nasional itu punya masa kedaluwarsa terhitung 12 bulan sejak persetujuan itu diterbitkan. “Perda ini beda dengan perda lain. Karena setelah disahkan ada pembahasan lagi ditingkat provinsi untuk persetujuan gubernur. Tidak sampai di situ, tapi juga harus mendapatkan pengesahan dari Mendagri,” ujar Surjadi.

Informasi yang diterima Surjadi, RDTR ini sudah masuk program legislasi daerah di DPRD Tanjungpinang. Besar harapannya, sebelum masa kedaluwarsa masa berlaku substansi RDTR Tanjungpinang itu tiba, perda itu sudah disahkan. “Bagi kami yang di bagian perencanaan pembangunan Tanjungpinang, keberadaan RDTR ini sangat penting,” pungkasnya. (aya)