batampos.co.id – Event organizer (EO) Batam Pos yang disponsori Nuvasa Bay dan JNE, dalam waktu dekat akan menggelar Batam Fun Adventure, yakni kegiatan bersepeda melewati jalur lintas alam. Kegiatan tersebut tepatnya diadakan Minggu (19/11).
“Tidak seperti sebelumnya dimana peserta bersepeda melewati jalur perkotaan (jalan raya), tapi kali ini lewat lintas alam yang cukup memacu adrenalin di jalanan yang tidak rata,” ujar penanggung jawab EO Batam Pos, Herman Mangundap, Kamis (2/11).
Ia menjelaskan, untuk jalur yang dilewati dimulai dari kawasan Palm Sring, Nuvasa Bay, terus ke arah Batamcenter, dan kembali putar (balik arah) untuk finish di Nuvasa Bay.
“Jalur yang dilewati tidak begitu panjang, hanya 40 kilometer saja,” sebutnya.
Kegiatan yang menargetkan peserta lokal dan luar Batam ini, lebih kepada aktifitas berolahraga bersama sekaligus menikmati suasana alam yang masih terjaga keasliannya. “Sifatnya ‘fun’. Jadi selain menerapkan pola hidup sehat dengan bersepeda, bagi peserta yang belum tahu jalur lintas alam ini kedepannya bisa menjadi tempat alternatif untuk bersepeda,” terang Herman.
Untuk pendaftaran, setiap peserta dikenakan biaya pendaftaran Rp 100 ribu, dan mendapatkan baju Batam Fun Adventure, dan kupon lucky draw. “Di penghujung acara akan dilakukan pengundian kupon untuk mendapatkan beberapa item hadiah yang sudah disiapkan panitia,” ungkapnya.
Pendaftaran dapat dilakukan di bagian informasi kantor Batam Pos di Gedung Graha Pena lantai 2, Batamcenter, ataupun dapat menghubungi panitia di nomor 085264925741.
“Kami juga siap mengunjungi peserta yang berhalangan datang untuk mendaftar,” jelas Herman. (nji)
Ratusan pengemudi taksi online mendatangi kantor Dinas Perhubungan Batam, Rabu (1/11). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian meminta permasalahan antara taksi daring dan konvensional, dapat diselesaikan tanpa menimbulkan kegaduhan. Tindakan yang diambil nantinya, diminta dapat mensejahterakan berbagai pihak.
“Opini parawisata itu trust. Dan itu berat,” kata Sam, Kamis (2/11).
Ia mengatakan bila kepercayaan itu hilang, maka sangat berdampak pada pariwisata Kepri nantinya. Oleh sebab itu, kata Sam dirinya begitu konsen memperhatikan permasalahan ini. Karena tak ada solusi taksi daring dan konvensional ini, membuat semua pihak panas. Mulai dari membalikan kendaraan di depan Pelabuhan International Batamcenter, lalu juga melakukan aksi persekusi di depan wisatawan asing.
Hal ini, kata Sam tak baik untuk pariwisata Batam. Sebab selama ini diberbagai pertemuan, pihak kepolisian selalu meyakinkan bahwa Batam itu aman. Tak ada problem, yang menganggu saat wisatawan asing masuk ke Batam.
Sam meminta semua pihak dapat saling menahan diri.
“Janganlah, karena itu gak mendukung pariwisata. Dan meminta semua pihak mendukung destinasi wisata,” tuturnya.
Mantan Wakakorlantas ini menuturkan, bahwa permasalahan ini bermuara pada persoalan pendapatan dan kesejahteraan.
“Masyarakat harus diberi pemahaman yang baik, karena saya tau masyarakat harus tetap makan. Jadi jangan terpengaruh dan emosi, akibatnya menjadi situasi yang kontraproduktif,” ucapnya.
Sam berharap semua permasalahan ini bisa diselesaikan dengan baik.
“Agar masyakarat semakin sejahtera,” pungkasnya. (ska)
Gubernur Kepri Nurdin Basirun berbincang dengan Kapolda Kepri Irjen Sam Budigusdian. F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian menilai cukup pentingnya peranan kepolisian, dalam rangka meningkatkan perekonomian di Kepri. Polisi tak hanya memiliki tugas melindungi Hak Azasi Manusia saja. Tapi juga memiliki kewajiban melindungi hak ekonomi, sosial dan budaya.
“Oleh sebab itu digelar FGD (Fokus Diskusi Grup,red) dalam rangka strategi keamanan dan kerjasama dan dalam ranga meningkatkan perekonomia Batam,” kata Irjen Pol Sam Budigusdian, Kamis (2/11).
Sam menuturkan hal disampaikannya itu, masuk dalam lingkung demokratis polisi. Untuk mendukung perekonomian, Sam mengungkapkan pihaknya menerapkan berbagai cara. Seperti pengelolaan demo buruh, sebelumnya ditakuti pengusaha dan berlangsung anarkis atau ricuh. Tapi sejak dirinya jadi Kapolda, Sam menuturkan tak ada lagi demo buruh yang anarkis. Polisi, kata Sam berusaha mengelola demo buruh agar melaksanakan unjuk rasa secara damai.
Tak hanya itu, Sam menuturkan berbagai persoalan tak serta merta dilakukan dengan pendekatan hukum. Ia mengatakan pihaknya berusaha mengajak dialog para pihak yang bertikai. Sehingga setiap permasalahan yang ada, bisa diselesaikan secara baik-baik.
“Polisi juga menjamin keamanan masyarakat,” tuturnya.
Jaminan itu diberikan dengan setiap saat, selalu ada mobil patroli yang lalu lalang di jalanan. Patroli yang diadakan pihak kepolisian, dari Engku Putri, Bluelight serta patroli laut.
“Kami juga melakukan pembinaan strategis. Dan mengantisipasi terjadinya bencana,” ungkapnya.
Ia menuturkan demi meningkatkan perekonomian Batam. Pihak kepolisian juga mendorong pembuatan mall pelayanan publik.
“Dan insya Allah akan diresmikan bapak presiden, dalam waktu dekat. Polisi ingin berkontribusi sebesar-besarnya demi kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.
Di FGD ini dihadiri oleh Kepala Puskamnas Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Hermawan Sulistyo, lalu juga CEO Concer Strategic think-thank Ir Juni Thamrin.
Acara ini dihadiri juga oleh perwakilan dari Pemprov Kepri, perwakilan dari DPRD, Kepala Kantor Imigrasi Batam, serta pejabat utama Polda Kepri. (ska)
Kapolda Kepri Irjen Sam Budigusdian F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Saat kepemimpinan BP Batam yang lama, pihak kepolisian sudah memetakan berbagai masalah. Mulai dari soal buruh, pengusaha nakal, hal-hal yang mengakibatkan tersendatnya laju perekonomia dari pandangan kepolisian.
Semua ini, sudah disampaikan oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian kepada Pimpinan BP Batam yang baru.
“Kan sudah (disampaikan,red),” katanya, Kamis (2/11).
Penyerahan pemetaan permasalahan ini, karena Sam tak ingin pimpinan BP Batam yang baru terjebak dari persoalan-persoalan yang lama. Sehingga dapat menghambat pertumbuhan perekonomian.
Salah satu yang disampaikannya yakni, orang-orang yang memiliki motif hanya untuk kepentingan sesaat saja.
Tapi walau begitu, Sam berharap Lukita merangkul semua pihak. Dengan tidak menjustifikasi ini kelompok salah atau benar.
“Semua dirangkul, untuk bisa menatap masa depan,” ujarnya.
Bila semua pihak ini dirangkul, Sam yakin akan kembali menumbuhkan tingkat kepercayaan investor di Batam. Karena melihat semua pihak bersatu, untuk menciptakan lingkungan yang kondusif untuk berusaha.
“Tentu serta merta tak langsung naik, tapi setidaknya meningkatkan kepercayaan (Investor,red) itu menjadi hal yang positif,” tuturnya. (ska)
Dari kiri: Chief Agency Officer Panin Dai-Ichi Lif Darwin Gunawan (kiri), Direktur Panin Dai Ichi Life Koichi Nishiyama dan Direktur Panin Dai Ichi Life Andrew Bain.
batampos.co.id – Menurut laporan survei tren medis Global Tower Watson 2014, biaya perawatan kesehatan di Indonesia selama 2010-2014 meningkat 79 persen.
Setiap tahunnya, lebih dari 1 juta warga negara Indonesia pergi ke luar negeri utuk berobat, terutama ke Malaysia dan Singapura.
Melihat kebutuhan tersebut, hari ini Panin Dai-Ichi Life meluncurkan produk asuransi tambahan, Medical Benefit Premier, Rabu (25/10).
Medical Benefit Premier diluncurkan untuk membantu masyarakat mengantisipasi kebutuhan medis, yang biayanya meningkat dari waktu ke waktu.
Produk ini memberikan beberapa manfaat
memberikan kenyamanan dan privasi dengan rawat inap 1 (satu) kamar, baik di Indonesia, Asia hingga seluruh dunia (kecuali Amerika Serikat),
fasilitas tanpa tunai (cashless) untuk seluruh rumah sakit rekanan,
pilihan masa pertanggungan hingga usia 99 tahun serta manfaat rawat jalan untuk kebutuhan cuci darah, perawatan kanker,
biaya bedah 1 (satu) hari sesuai tagihan,layanan bantuan evakuasi medis darurat di mana pun dan opini medis kedua, dengan memperhatikan batas maksimum tahunan.
Acara peluncuran yang dilaksanakan di Kantor Pusat Panin Dai-ichi Life dihadiri oleh jajaran direksi dan manajemen, yakni Direktur Panin Dai-ichi Life Andrew Bain, Koichi Nishiyama selaku Direktur Panin Dai-ichi Life dan Chief Agency Officer Panin Dai-Ichi Life Darwin Gunawan.
Andrew mengatakan selaras dengan filosofi Panin Dai-Ichi Life, by your side, for life, Panin Dai-Ichi Life melakukan berbagai inovasi, termasuk untuk pengembangan produk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di setiap tahap kehidupan.
“Medical Benefit Premier merupakan salah satu solusi proteksi medis yang kami hadirkan untuk segmen konsumen premium atau high net worth di Indonesia, dimana tidak hanya manfaat dasar tetapi kami juga memberikan kenyamanan bagi nasabah untuk mendapatkan berbagai fasilitas perawatan medis unggulan,” ujar Andrew.
Saat ini, Medical Benefit Premier dipasarkan oleh tenaga pemasar Panin Dai-ichi Life yang berada di 40 titik pemasaran di seluruh Indonesia. Saat ini, terkait dengan aspek kesehatan, Panin Dai-ichi Life juga terus membuktikan komitmennya dalam hal pembayaran klaim kesehatan. Pada periode 1 Januari 2016 hingga 30 Juni 2017, Panin Dai-ichi Life t telah membayarkan sebanyak lebih dari 12.700 klaim kesehatan dengan nilai lebih dari Rp 139,6 miliar.
Panin Life adalah perusahaan asuransi jiwa terkemuka yang telah melayani masyarakat Indonesia selama lebih dari 40 tahun. Merupakan bagian dari Panin Group of Companies yang bergerak di industri jasa keuangan.
Dai-ichi Life merupakan perusahaan asuransi jiwa kedua terbesar di Jepang dengan total aset lebih dari USD 300 miliar. Mempunyai pengalaman lebih dari 100 tahun dalam industri asuransi jiwa dengan jaringan bisnis internasional di berbagai negara di dunia. Dai-ichi Life juga terdaftar sebagai perusahaan publik di Jepang dengan peringkat “A+” dari Fitch dan peringkat “A” dari Standard & Poor’s (pemeringkatan dilakukan pada tahun 2013). (ann)
Wakapolresta Barelang AKBP Mudji Supriadi mendampingi Kapolresta Barelang Kombes Hengky (dua dari kiri) menerima penghargaan dari General Manager ICT Operation Regional Sumbagteng Noviandri didampingi Manager Network Service Branch Batam, Andi Supril.
batampos.co.id – Manajemen Telkomsel memberikan penghargaan kepada Kapolresta Barelang Kombes Hengky dan jajarannya atas keberhasilannya mengungkap kasus pencurian perangkat BTS (Base transceiver station) Telkomsel di wilayah Batam, Rempang, dan Galang (Barelang).
“Berkat kesigapan teman-teman dari kepolisian kasus ini bisa terungkap dan gangguan komunikasi bisa diminimalisir,” ujar General Manager ICT Operation Regional Sumbagteng Noviandri, saat memberikan piagam penghargaan kepada Kapolres dan jajaran Reskrim Polresta Barelang di aula GrhaPARI Telkomsel, Batam Centre, Kamis (2/11/2017) sore.
Noviandri menjelaskan, perangkat BTS yang dicuri oleh oknum pelaku adalah Baterai. Baterai tersebut merupakan backup power ke BTS apabila listrik padam.
Selain itu, ada juga modul yang jadi bagian perangkat penghasil dan pengirim sinyal ke handphone pelanggan. Modul tersebut sangat vital untuk kelancaran komunikasi di masyarakat yang menggunakan handphone.
“Kalau modul dicuri, maka dampaknya terjadi gangguan komunikasi di masyarakat,” ujar Noviandri.
Ia menambahkan jumlah BTS Telkomsel di Batam mencapai 1.200 unit. Sementara karyawan Telkomsel yang bertugas di Batam hanya 24 orang. Meski jumlah karyawan terbatas, dengan bantuan perangkat teknologi, semua BTS Telkomsel dapat dimonitor. Jika terjadi gangguan baik akibat pencurian atau pengrusakan perangkat, dapat diketahui dengan cepat.
“Tapi saat kita sampai di lokasi, pelaku sudah kabur. Teman-teman polisilah yang membantu kami mengungkapnya,” katanya.
Noviandri menjelaskan keberadaan BTS di suatu daerah akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Baik dari sisi ekonomi, sosial, budaya, keamanan, maupun pelayanan publik. Akses telekomunikasi akan membuka isolasi suatu daerah, ditambah infrastruktur. Bahkan menara BTS bisa menjadi ikon eksisnya masyarakat di wilayah tersebut.
Jika ada yang melakukan pencurian atau pengrusakan perangkat di suatu kawasan, bukan hanya Telkomsel yang rugi, tapi seluruh masyarakat dan pemerintah. Layanan komunikasi bisa terganggu, sektor bisnis dan pelayanan publik juga terganggu. Terutama bisnis dan layanan publik yang berbasis teknologi informasi.
“Perangkat komunikasi Telkomsel itu aset negara dan objek vital. Makanya, kami sangat apresiasi dan terimakasih teman-teman kepolisian membantu mengamankan dan menegakkan hukum pada pelaku pencurian,” kata Noviandri.
Telkomsel juga sangat menghargai peran serta masyarakat yang turut menjaga kemanan BTS/Site Telkomsel dari aksi pencurian. Untuk itu, saat ini Telkomsel bersama masyarakat sekitar dan aparat penegak hukum bekerjasama mengelola keamanan BTS/site Telkomsel tersebut.
Kapolresta Barelang Kombes Hengky yang datang bersama Jajaran Satuan Reskrim menyambut baik apresiasi Telkomsel tersebut.
“Ini jadi penyemangat kami untuk terus bekerja melayani masyarakat, menciptakan suasana aman,” ujar Hengky.
Ia menjelaskan, jangankan objek vital seperti BTS Telkomsel, kepolisian juga hadir untuk melayani seluruh lapisan masyarakat, menciptakan kondisi aman dan nyaman, melalui penegakan hukum terhadap berbagai aksi kriminal. Juga melakukan berbagai upaya pencegahan.
“Peran serta masyarakat juga penting dalam membantu kami menegakkan hukum dengan ikut mencegah atau melaporkan berbagai tindakan kriminal,” katanya.
Ia meminta manajemen Telkomsel maupun masyarakat untuk tidak segan-segan melaporkan tindakan kejahatan di masyarakat. Apalagi jika menyangkut aset negara dan pelayanan publik. Bisa melapor langsung ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan 110 atau menghubungi polisi langsung ke ponsel masing-masing.
“Saya jamin 15 menit setelah laporan masuk anggota saya sudah di TKP. Kalau perlu telepon saya kapan saja, tengah malam pun saya angkat. Ini salah satu komitmen moral saya,” tegasnya. (nur)
Terminal Bahan Bakar Minyak(TBBM) Pertamina di Sabang. foto:ahmadi sultan
batampos.co.id – Kepala Urusan Administrasi dan Keuangan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK) Migas, Supriono menegaskan, bahwa Indonesia saat ini dalam posisi krisis minyak bumi.
Hal tersebut sudah terasa sejak tahun 2004, Indonesia sudah menjadi negara importir minyak dari yang sebelumnya menjadi negara pengekspor atau ekportir minyak dunia.
“Konsumsi minyak dalam negeri perharinya sebesar 1,6 juta barel. Sedangkan produksi minyak dalam negeri, rata-rata hanya sebesar 800 ribu barel perharinya. Artinya ada begitu banyak kekurangan minyak bumi yang harus diimpor dari negara luar untuk memenuhi kebutuhan konsumsi minyak dalam negeri,” ujar Supriono saat membuka kegiatan Edukasi Wartawan SKK Migas-K3S wilayah Sumbagut di Swissbell Hotel Harbour Bay Batam, Kamis (2/11).
Indonesia, lanjut Supriono, minimal harus mengimpor lagi 800 ribu barel minyak bumi, untuk menstabilkan konsumsi minyak bumi dalam negeri. Bahkan impor minyak bumi bisa lebih dari jumlah tersebut. Karena sebagian minyak bumi yang dihasilkan atau dieksplorasi di dalam negeri, sebagian masih di eskpor ke luar negeri, tak diolah di dalam negeri.
“Artinya impor minyak bumi Indonesia lebih besar dari selisih antara produksi dengan kebutuhan dalam negeri. Kalau kami cermati, bahwa cadangan minyak di Indonesia, relatif sangat kecil dibandingkan dengan cadangan minyak bumi dunia,” kata Supriono.
Berdasarkan laporan terbaru tahun 2016 oleh statiscial review, lanjut Supriono, posisi cadangan minyak bumi di Indonesia saat ini hanya 0,2 persen dari total cadangan minyak dunia. Hal itu menjadikan Indonesia saat ini di ranking 29 dari negara penghasil minyak bumi. Padahal sebelumnya posisi Indonesia berada di urutan 10 besar negara penghasil minyak dunia.
“Indonesia tak bisa lagi mengklaim sebagai negara yang kaya akan minyak bumi. Demikian juga dengan gas buminya, Indonesia hanya ada 1,5 persen dari total cadangan gas bumi dunia. Untuk gas bumi, posisi Indonesia berada di ranking 14 negara penghasil gas bumi yang awalnya juga masuk 10 besar negara penghasil gas bumi,” terang Supriono.
Untuk itu, sudah saatnya Indonesia harus melakukan diversifikasi energi dengan menggandeng media untuk mensosialisasikan kondisi energi di Indonesia yang memprihatinkan saat ini.
Berdasarkan data SKK Migas, produksi minyak Indonesia per Mei 2016 sebesar 832.000 barel per hari, setara sekitar satu persen produksi minyak dunia.
Tantangan sektor Migas tak hanya berupa angka produksi dan cadangan yang menipis, tetapi juga dari harga Migas dunia dan fluktuasi nilai tukar mata uang. (gas)
Indosat Ooredoo Run for Digital Literacy, sebuah event lari memeringati ulangtahun ke 50 tahun Indosat Ooredoo.
Sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi perusahaan digital terdepan di Indonesia, terdapat kategori 50K Virtual Run yang memungkinkan peserta berlari kapan pun dan dimana pun selama 30 hari untuk mencapai jarak 50 kilometer.
Peserta akan memasukkan data-data setelah berlari termasuk screenshot aplikasi lari yang digunakan ke website indosatooredoo.race.id.
Selain 50K Virtual Run, terdapat juga kategori 5K Run yang akan diselenggarakan pada 10 Desember mendatang di seputaran Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat.
Kategori ini ditargetkan akan diikuti oleh 1700 pelari dari kelas Open dan Master.
Peserta juga bisa mengikuti kedua kategori dan bila berhasil menyelesaikan keduanya, maka peserta akan mendapatkan 2 finisher medal yang didesain khusus sehingga dapat digabungkan satu sama lain.
“Indosat Ooredoo di usia emasnya tahun ini ingin mengajak masyarakat Indonesia merasakan pengalaman berlari dengan sentuhan teknologi digital melalui Indosat Ooredoo Run for Digital Literacy. Dengan Virtual Run, peserta tidak terikat waktu dan tempat untuk menempuh target melalui gadget yang mereka punya. Kami berharap Indosat Ooredoo Run ini akan menjadi agenda tahunan untuk mendukung gaya hidup sehat,” ujar Group Head Culture Transformation Indosat Ooredoo, Jeremiah Ratadhi.
Para peserta kategori Virtual Run yang berhasil menempuh 50K akan mendapatkan sertifikat, finisher medal dan finisher tee. Para peserta dapat memanfaatkan perangkat digital apapun yang dimiliki untuk menjadi indikator pemenuhan Virtual Run.
Sementara itu untuk kategori 5K Actual Run Peserta dapat memperebutkan hadiah total puluhan juta rupiah.
“Indosat Ooredoo melalui event lari ini juga akan memberikan donasi senilai Rp 500 juta untuk meningkatkan literasi digital generasi muda Indonesia. Indosat Ooredoo juga akan melibatkan melibatkan volunteer dari Indosat Ooredoo sebanyak 1000 volunteer pada Desember 2017 untuk mengajarkan mengenai Literasi Digital dan penggunaan social media secara bijak melalui gerakan #Bijakbersosmed. Digital literacy adalah modal utama untuk menghadapi era digital dan Indosat Ooredoo terus berupaya meningkatkan kemampuan literasi digital masyarakat Indonesia. Hal ini juga sejalan dengan tanggung jawab sosial perusahaan pilar Edukasi,” tambah Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo, Deva Rachman. (*)
batampos.co.id – Sejumlah pengusaha di Batam berharap BP Batam, Pemko Batam dan pemerintah pusat harus benar-benar bisa memberikan kemudahan berbisnis di Batam. Memperpendek alur birokrasi dan perbaikan infrastruktur pendukung investasi harus terus dilakukan.
“Kami mengapresiasi mal pelayanan publik yang akan dibuat di Batam. Ini merupakan terobosan bagus dari pemerintah daerah dan pusat,” kata Managing Director Panbil group, Johanes Kennedy di Batam,Kamis (2/11).
Menurutnya, kedepannya harus ada terobosan dari BP Batam dan Pemko Batam untuk memperpendek alur perizinan. Termasuk memaksimalkan pengurusan perizinan online. Termasuk 100 persen meniadakan pertemuan pengurus izin dengan petugas pemerintah.
“Jadi online ini harus benar-benar maksimal. Jangan pengurusan izin online hanya untuk permohonan. Kalau bisa tandatangan juga harus online. Dan kalau saya tidak salah, ini juga sudah mulai dibahas di pusat,” kata pria yang akrab disapa Pak John ini.
Demikian halnya dengan sinkronisasi perizinan di BP Batam dan Pemko harus terus dilakukan. Ia mengaku kepala BP Batam yang baru, Lukita Dinarsyah Tuwo memiliki kemampuan dalam hal tersebut.
Pak John, menambahkan, “kita harus akui pak Lukita Komunikasinya sangat bagus. Termasuk dengan Pak Walikota juga. Jadi menurut saya, kalau sudah harmonis akan mudah untuk mempermudah izin dan bisnis di Batam.”.
Sejumlah pekerja sedang melakukan bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Batuampar. F Cecep Mulyana/Batam Pos
Sementara itu, wakil ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri Tjaw Hoeng juga megakui bahwa alur birokrasi harus diperpendek. Ia mengaku mal pelayanan publik di Gedung Sumatera Promotion Center yang rencananya akan diresmikan November ini sangat bagus.
“Perizinan dan birokrasi adalah hal yang utama dalam berbisnis. Kita apresiasi mal pelayanan publik di Batam,” katanya.
Selain itu, menurutnya infrastruktur pelabuhan dan jalan juga sangat penting untuk mendukung investasi. Pelabuhan sebagai tempat keluar masuk barang sangat vital. Menurutnya, pelabuhan Batuampar masih harus terus ditata.
Menurutnya untuk bersaing dengan negara-negara tetangga, Batam harus ditopang dengan pelabuhan yang modern.
“Kami mendesak agar di Batam ini diberlakukan Smart Port. Di mana segala sesuatu terkait keluar masuk barang di pelabuhan dilakukan dengan sistem elektronik,” katanya.
Ia mengaku konsep Smart sport ini sudah disampikan kepada pimpinan BP Batam yang baru.
“Saya belum sampaikan kepada ketua. Tetapi kepada asisten 2 (deputi) sudah saya sampaikan. Beliau mau ngajak diskusi lebih lanjut,” katanya.
Pelabuhan dengan konsep smart port ini nantinya akan menggunakan gerbang otomatis dan pembayaran elektronik. Dengan sistem gerbang otomatis, electronic -Delivery Order, e-billing dan e-payment dipastikan akan meningkatkan pelayanan di pelabuhan yg merupakan kunci dari bisnis yang berkelanjutan.
“Jadi semua proses pengeluaran barang, perpindahan dan verifikasi data akan dilakukan melalui jaringan yang menghubungkan berbagai sistem termasuk di Bea Cukai dan Indonesia National Single window.”
Dengan electronic delivery order (e-DO) mampu mengidentifikasi ketika importir sudah menyelesaikan proses admin pelayaran.
“Jika digabungkan dengan sistem gerbang otomatis maka proses pengeluaran barang dari pelabuhan akan lebih sangat mudah,” imbuhnya.
Meski demikian, ia tidak menampik bahwa selama ini pelayanan pelabuhan di Batam sudah bagus tetapi harus terus ditingkatkan lagi.
“Kalau kita mau menyaingi negara tetangga yang bagus harus dibuat lebih bagus lagi. Selama ini kita masih menggunakan sistem konvensional di pelabuhan. Kita tertinggal dari beberapa pelabuhan di Indonesia yang sudah menerapkan smart port ini seperti di pelabuhan Cikarang drypot dan Tanjung Priok,” tutupnya. (ian)
batampos.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyampaikan pegawai Badan Pengusahaan (BP) Batam yang turut disertakan dalam peralihan aset kelak tak perlu khawatir tak ditempatkan sesuai dengan keahlian masing-masing.
“Tak usah khawatir, saya profesional dan proporsional. Dia kalau pas diposisi tertertu, ya di situ dia,” kata Rudi.
Rudi mengatakan penyerahan aset sudah barang tentu Sumber Daya Manusia (SDM) yang melekat dalam aset tertentu akan ikut serta dipindahkan, walau ia pahami dalam prosesnya tak mudah.
“Saya profesional tempati orang, misal di rumah sakit, jalan saja asal jangan macam-macam,” ucap dia.
Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo, ditanya terkait ini mengatakan, hal ini memang dibicarakan dengan Pemko Batam, namun belum ada penjabaran lebih dalam. “Kami masih bicarakan lagi. Kami akan lebih dalam terkait tupoksi dan juga penanganan aset yang ada, nggak sampai detil (peralihan pegawai), baru bahwa arahnya akan ke sana,” katanya.
Namun ia menegaskan, pegawai yang terdampak peralhan kelak tak mempengaruhi hak pegawai yang bersangkutan. “Tidak akan ada pengurangan kesejahteraan karyawan yang akan terdampak terkait hal ini,” ucapnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Batam Jefridin mengatakan, kini tim Pemko Batam tengah bekerja. Ia menyebutkan, salah satu kemungkinan yang terjadi adalah peralihan aset akan diikuti penyertaan Sumber Daya Manusia (SDM).
“Iya salah satunya tentang SDM-nya, kalau sisi pelayanan tidak menjadi kewenangan (BP Batam) mungkin (SDM) akan dilimpahkan ke kita, maka ini akan susun,” ucap Jefridin. (cr13)