Seorang anggota Polantas sedang memeriksa kelengkapan surat kendaraan dalam operasi zebra di Kundur, Kamis (2/11) kemarin. F. Imam Soekarno/Batam Pos.
batampos.co.id – Hari pertama pelaksanaan Operasi Zebra Seligi di Kundur, Kamis (2/11), sebanyak 33 kendaraan roda dua ditilang. Rata-rata kendaraan ditilang disebabkan pemiliknya tidak melengkapi surat kendaraan seperti STNK, SIM, atau tidak mengenakan helm standar.
Pawas Lantas Polres Karimun Ipda Sadi menuturkan, kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Tujuanya agar tertib lalulintas, makanya pemeriksaan meliputi kelengkapan surat kendaraan seperti STNK, SIM, pengendara gunakan helm standar serta kelengkapan fisik kendaraan kaca spion dan knalpot standar.
“Jadilah pelopor keselamatan di jalan raya. Sebelum mengendarai kendaraan lengkapi dulu surat kendaraan, serta mengenakan helm standar. Kami gelar Operasi Zebra Seligi di Kundur harapannya agar masyarakat dan pengendara bisa meningkatkan kesadaran berlalu lintas di jalan raya,” ungkap Sadi di sela-sela razia. Seluruh kendaraan yang ditilang diamankan di Mapolsek Kundur. (ims)
batampos.co.id – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Karimun tetap akan membahas Upah Minimum Kabupaten (UMK) bersama Dewan Pengupahan Kabupaten (DPK) Karimun, meski sudah ada formula perhitungan yang diatur di dalam PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.
“Pembahasan UMK Karimun tetap akan kami laksanakan bersama dengan DPK yang di dalamnya terdapat unsur dari serikat pekerja, perwakilan pengusaha dan akademisi. Sekali pun kita ketahui bersama bahwa sudah ada rumus untuk menentukan UMK yakni pertumbuhan ekonomi dan inflasi secara nasional dikalikan dengan UMK tahun berjalan,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Karimun, Azmi Yuliansyah, kemarin (2/11).
Tahun ini UMK Karimun sebesar Rp 2.617.760. Tahun 2018, katanya, berdasarkan pertumbuhan ekonomi dan inflasi sebesar 8,71 maka diperkirakan ada kenaikan UMK sekitar Rp 220 ribu. Angka ini bersifat sementara. Yang jelas, UMK sudah pasti di atas Upah Minimum Provinsi (UMP) Kepri. Namun, tidak menutup kemungkinan nanti angka kebutuhan hidup layak (KHL) bisa lebih besar dari UMK. Hal ini karena melihat harga-harga kebutuhan di pasar yang mengalami kenaikan.
“Survei untuk KHL setiap bulannya masih dilakukan. Sampai saat ini belum disusun secara menyeluruh. Karena survei harga kebutuhan tersebut dilakukan tidak hanya di Pulau Karimun tapi juga dilakukan di Pulau Kundur. Agar bisa mengetahui berapa perbedaan kebutuhan harga di setiap daerah. Yang terpenting, kami harapkan pada saat pembahasan nanti pelaksanaannya tetap berjalan kondusif dan aman,” ungkapnya. (san)
Sekdakab Bintan Adi Prihantara menandatangani kesepakatan yang diajukan mahasiswa yang tergabung dalam Himkab Bintan di kantor Bupati Bintan di Bintan Buyu, Kamis (2/11). F. Slamet/Batam Pos.
batampos.co.id – Empat mahasiswa yang tergabung dalam Himpinan Mahasiswa Kabupaten (Himkab) Bintan meminta Pemerintah membantu kedua anak alhamarhum Rohani, warga Sei Enam yang meninggal karena dugaan penolakan pihak rumah sakit, beberapa waktu lalu. Ini disampaikan mahasiswa tersebut langsung kepada Sekdakab Bintan Adi Prihantara di ruang rapat Kantor Bupati Bintan, Kamis (2/11).
“Anak almarhumah yang bernama Cici, kami harapkan bisa diberikan beasiswa pendidikan, sedangkan anak almarhumah, Alamsyah agar bisa dibantu ujian kesetaraan paket C dan diperhatikan mendapatkan pekerjaan di perusahaan swasta,” ungkap Sekretaris Himkab Bintan, Azmi Sidik.
Permintaan mahasiswa tersebut langsung disetujui dan ditandatangani bersama oleh Sekda Bintan, Sekretaris Himkab Bintan Azmi Sidik dan Kepala RSUD Bintan, dr Benny. Dalam perjanjian itu juga disebutkan apabila dalam waktu satu tahun tidak ada tindakan, maka kata Azmi, pihaknya akan mempertanyakan kembali.
Sekda menyampaikan demi kemanusiaan pihaknya siap membantu. Anak almarhum yang bernama Cici, akan dibantu mendapatkan beasiswa pendidikan. “Insya Allah kita bantu mendapatkan pekerjaan tetapi sekarang masih di bawah umur. Sebelumnya akan kita bantu agar anak almarhum (Alamsyah) bisa ikut ujian paket C,” kata Adi.
Sementara itu pantauan di lapangan di depan kantor Bupati Bintan terlihat satu peleton dari Polres Bintan berjaga. Sebelumnya informasi dari surat pemberitahuan aksi yang
masuk ke Intelkam Polres Bintan, akan turun massa dalam jumlah besar. Akan tetapi, yang datang melakukan aksi hanya empat orang sehingga langsung diajak bedialog bersama Sekdakab Bintan.
Sebagaimana diberikan sebelumnya, kasus ini mencuat setelah alm Rohani meninggal karena dugaan penolakan layanan kesehatan oleh rumah sakit. Waktu itu, pihak rumah sakit sempat membantah, sebab alm Rohani sempat dirawat. Berdasarkan diagnosa dokter akhirnya pihak rumah sakit menyatakan kesehatan alm Rohani membaik dan disarankan pulang, akan tetapi pihak keluarga meminta supaya dirawat. Tak lama, alm Rohani meninggal dunia di rumahnya. (cr21)
batampos.co.id – Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, meminta penahanan terhadap tujuh terdakwa penyelundupan 0,5 kilogram sabu-sabu dipindahkan ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Tanjungpinang. Diantaranya, AK, IW, KT, JA, TA (polisi bintara), AD (oknum perwira) dan warga sipil berinisial DS.
Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya persepsi terkait perlakuan khusus yang diberikan terhadap tujuh terdakwa. “Penetapan penahanan terhadap 7 terdakwa ini sudah kita keluarkan dari sini (Pengadilan, red). Yang jelas mereka itu akan ditahan di rutan bukan di Polres Tanjungpinang,” jelas Humas PN Tanjungpinang, Santonius Tambunan, di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Kamis (2/11).
Menurutnya, sejak kasus itu dilimpahkan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari)Tanjungpinang, penetapan penahanan menjadi hak pengadilan. “Rutan sudah diberikan wewenang oleh undang-undang untuk menangani para terdakwa. Mereka sudah profesional dan kompeten dalam rangka memberikan ruang yang layak dalam penjagaan yang tepat dan keselamatan terbaik terhadap terdakwa ini,” terangnya.
Ia menuturkan, langkah penetapan penahanan ini dilakukan agar nantinya tidak ada anggapan negatif dari masyarakat terkait adanya perbedaan perlakuan terhadap para terdakwa yang disidang di Pengadilan Negeri Tanjungpinang.
Kasi Pidum Kejari Tanjungpinang, Supardi mengaku belum menerima surat penetapan pemindahan penahanan terhadap 7 terdakwa kasus penyelundupan sabu-sabu itu dari Pengadilan Negeri Tanjungpinang. “Kita belum ada terima suratnya. Nanti saya akan cek lagi,” ujarnya singkat. (cr20)
Piala Adipura diarak keliling kota Tanjungpinang, Jumat (4/8). F.Yusnadi/Batam Pos.
batampos.co.id – Pemerintah Kota Tanjungpinang terus berusaha untuk mempertahankan Piala Adipura. Sekretaris Daerah Riono memimpin langsung rapat persiapan penilaian Adipura 2018, kemarin. Ia mengimbau agar setiap kelurahan mulai kembali menggiatkan gotong-royong di sekitar lingkungannya.
“Area jalan utama lebih diutamakan, perhatikan gulma di parit dan bahu jalan,” ujar Riono.Disebutkan Riono, bahwasanya kendati tahun ini belum berakhir, penilaian kebersihan sebuah kota sudah akan dilangsungkan. Riono memperkirakan, tim penilai tahap pertama sampai di Tanjungpinang pada pekan kedua atau ketiga bulan ini.
Kerja mempertahankan Adipura, sambung Riono, akan semakin sulit. Mengingat setiap tahun tahun syarat-syarat yang harus dipenuhi semakin diperketat. Saat ini, tim penilaian tidak menentukan titik pantau yang akan dinilai.
“Karena itu, kita harus siap, jadi ketika titik pantau yang menjadi penilaian oleh tim Adipura, dinilai telah memenuhi standar,” ujarnya.
Selain kebersihan di seputar jalan utama, Pasar Bintan Centre juga menjadi perhatian. Termasuk pula kompos di sekitar kantor wali kota. Yang tidak kalah penting, sambung Riono, adalah pemantauan di beberapa titik lokasi yang masih ada tumpukan sampahnya.
“Penilaian bukan hanya bersih dan teduh saja, tetapi sampah terolah. Pengolahan sampah di perumahan kelemahannya komposter, jika ini dimanfaatkan sisa sampah rumah tangga bisa diolah agar punya nilai ekonomi,” ucapnya
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Yuswandi menjelaskan bahwa Tim penilai direncanakan berada di Provinsi Kepri selama 12 hari, dan untuk penilaian ada beberapa kriteria tambahan, di antaranya ketersediaan kawasan kampung iklim, bank sampah induk (berbentuk koperasi), adanya pengomposan RT/RW dalam satu wilayah pemukiman. (aya)
batampos.co.id – Bupati Bintan Apri Sujadi menginstruksikan camat dan
lurah se kabupaten Bintan aktif melaporkan setiap kejadian di wilayahnya. Tidak hanya itu, camat dan lurah juga diminta menjadi agen intelijen sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan dini di lingkungan masyarakat.
Hal ini diungkapkan Apri dalam rapat koordinasi komunitas intelijen daerah (Kominda) di ruang rapat 2 kantor Bupati Bintan, Kamis (2/11) kemarin. Apri menambahkan tujuan dari rakor untuk menginventarisir persoalan sosial masyarakat yang terdapat di Bintan sehingga jika ada masalah dapat dicegah dan dicarikan jalan keluarnya segera.
Camat Gunung Kijang, Satrida Novykar yang hadir dalam rakor mengatakan, inti dari rakor adalah mengantisipasi berbagai persoalan yang ada di masyarakat seperti warga pendatang baru, konflik sosial dan persoalan lainnya.
Lurah Sei Lekop, Muhammad Iwan menambahkan, tujuan rakor ini agar setiap terjadi masalah di wilayah, lurah dan camat diminta segera berkoordinasi dan mengantisipasinya. Hadir dalam acara rakor itu, Kepala BIN Daerah Kepri, Brigjen Yulius Selvanus, Kepala Kesbangpol Bintan Karya Harmawan dan pejabat instansi vertikal di antaranya,
Kepala Kejaksaan Negeri, TNI dan Polri serta FKUB Bintan. (cr21)
Sejumlah lori pengakut bauksit diamankan di Mapolres Tanjungpinang, Kamis (2/10). F.Yusnadi/Batam Pos
batampos.co.id – Polres Tanjungpinang, kembali mengamankan 5 lori yang digunakan untuk aktivitas pengangkutan tambang bauksit ilegal di Tanjungmoco Kelurahan Dompak, Kecamatan Bukit bestari, Rabu (1/11).
Pengamanan lori ini merupakan rangkaian dari pengembangan penyelidikan terhadap aktivitas tambang bauksit yang diamankan, Selasa (31/10) lalu.
“Kita sudah amankan 5 lori tadi malam (kemarin, red) di lokasi aktivitas tambang itu, dan sudah dipindahkan ke Polres,” ungkap Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Dwi Hatmoko Wiraseno, di ruang kerjanya, Kamis (2/11).
Tak hanya itu, kata Dwi pihaknya juga sudah memeriksa sebanyak 17 saksi untuk mengembangkan penyelidikan dalam menentukan status tersangka terhadap pelaku utama yang menjadi dalang dari aktivitas pengangkutan tambang bauksit di Tanjungmoco, tersebut.
“Dari 5 saksi yang pertama kita periksa, kini ditambah lagi 12 saksi yang kita periksa. Mulai dari karyawan, RT/RW, direktur, dan beberapa saksi lainnya,” ungkapnya.
Ia menjelaskan setelah selesai dilakukan pemeriksaan saksi, pihaknya segera akan melakukan gelar perkara untuk menetapkan siapa nantinya yang akan menjadi tersangka dalam kasus ini.
“Saat ini kita masih mengamankan direktur PT AI, berinisial AW, berserta empat orang karyawannya. Namun mereka itu masih sebagai saksi dan belum ada yang dijadikan tersangka. Untuk itu, biar proses penyelidikan ini terus berlanjut, hingga nantinya ada penetapan tersangka,” terangnya.
Sebelumnya, jajaran Polres Tanjungpinang berhasil mengamankan aktivitas penambangan bauksit ilegal di Tajungmoco, Kelurahan Dompak, Kecamatan Bukit bestari, Selasa (31/10) lalu.
Dalam pengamanan tersebut Kepolisian juga berhasil mengamankan Direktur PT AI, selaku perusahaan tambang bauksit tersebut, berinisial AW, serta ke empat karyawannya yang turut serta ikut melakukan penambangan ilegal tersebut.
Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro menjelaskan, pengamanan tambang bauksit ilegal ini berawal dari informasi yang didapat dari masyarakat.
Ia menambahkan kelima orang yang diamankan saat ini tengah diperiksa untuk dimintai keterangan oleh penyidik Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polres Tanjungpinang.
“Kasus ini dalam pemeriksaan tim kita. Secepatnya ini akan dikembangkan,” ungkapnya. (cr20)
Adalah sang sutradara, Joko Anwar yang mengabarkan kabar gembira ini.
Ia mengunggah kabar itu di akun medsosnya.
Negara yang tertarik memutar film anak bangsa itu antara lain
Amerika Serikat,
Kanada,
Inggris,
Australia,
Selandia Baru,
Jerman,
Austria,
Swiss
Taiwan.
“Kabar baik, teman-teman. Pengabdi Setan juga akan segera tayang di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Australia, Selandia Baru, Jerman, Austria, Swiss, Taiwan. Total 26 negara sejauh ini dan akan di banyak negara lagi. Terima kasih atas dukungan kalian selama ini. Salam,” tulis Joko.
Hingga hari ini Pengabdi Setan memasuki hari ke 37 tayang di bioskop tanah air. (ptt)
batampos.co.id – Menyukai musik, umum dirasakan setiap orang. Tapi memilih untuk menjadikan dunia musik ke dalam sebuah profesi, masih tidak seramai penyuka musik. Seperti Ratna Siska yang sedari kecil gemar kesenian terutama musik, membawanya menjadi seorang disc jockey (DJ).
Wanita kelahiran Bandung, 1995 ini, merambah dunia DJ sejak 2014 lalu. Meski terbilang baru, Ratna dengan nama panggungnya DJ Cleo ini cukup digemari karena kelihaiannya memainkan rekaman musik pilihannya.
“Dari SMP mulai senang dengan musik-musik DJ. Terus mulai belajar otodidak. Tamat SMA ketemu orang yang dianggap guru untuk nge-DJ, yang membuat saya memilih berprofesi sebagai DJ,” ujar Cleo.
Ia mengaku, untuk mengembangkan karirnya Cleo sengaja datang ke Batam mengingat cukup tingginya kunjungan wisman.
“Biasanya yang suka musik DJ orang luar. Selain itu, di sini (Batam) saya nyaman dengan masyarakatnya yang ramah,” ungkapnya yang saat ini menjadi DJ tetap di 21 lama.
Dalam membawakan lagu-lagunya, DJ Cleo cenderung memainkan musik aransemen yang dibuat dari gurunya, DJ Thriza Harun, DJ ternama Bandung yang juga pernah tampil di Batam. Umumnya lagu-lagu tersebut tidak dimiliki DJ lain yang ada di Batam.
“Kebanyakan lagunya, lagu barat. Karena hanya saya yang bawa, jadi terkesan ada ciri khas sendiri, dan diterima baik oleh pengunjung,” papar DJ berambut panjang tersebut.
Bahkan, tak jarang DJ Cleo diundang untuk perform di luar Kota Batam.
“Baru-baru ini tampil di acara MMA Kepri Championship 2017,” sebut Cleo. (nji)
batampos.co.id – Pendapatan PT Pembangunan Batam, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Batam di tahun 2017 ini hanya Rp 900 juta.
Sangat minim dibandingkan potensi yang seharusnya mereka dapatkan. Menurut beberapa anggota dewan, seharusnya BUMD bisa menyumbang PAD yang besar untuk Kota Batam.
“Saya bingung dengan BUMD ini. Bagaimana ceritanya ini hanya Rp 900 juta. Padahal potensinya sangat besar,’ kata anggota komisi II, Uba Ingan Sigalingging,Kamis (2/11).
Ia mengatakan beberapa bisnis BUMD Batam ini sangat berpotensi seperti bisnis gas dan bisnis lainnya. Tetapi keberadaan BUMD tidak signifikan untuk Batam.
“Jujur saja, kalau ditanya saya pribadi. Bubarkan saja itu BUMD. Tak jelas itu. Keuangannya pun seperti apa kita tak tahu,” katanya.
Menurut politikus Hanura tersebut, Akses BUMD dengan label pemerintah sangat berpotensi mendapatkan keuntungan yang besar.
Wakil ketua komisi II DPRD Kota Batam Sallon juga mengatakan bahwa pendapatan BUMD 2017 hanya sekitar Rp 900 juta. Angka tersebut merupakan target yang mereka usulkan.
“Kalau dana awal ke mereka Rp 2,2 miliar. Pendapatannya, hanya Rp 900 juta,”katanya.
UDin P Sihaloho, anggota dari fraksi PDI Perjuangan yang juga anggota Badan Anggaran (Banggar) mengatakan pendapatan BUMD ini sangat kecil dibanding potensi. Dan menurutnya, selama ini keuangan dari BUMD ini juga terkesan tertutup.
“Tak jelas BUMD itu. Bubarkan saja itu,” katanya.
ilustrasi
Menurutnya, selain masalah keuangan ada beberapa hal yang tidak tepat di BUMD itu, termasuk jabatan. “Kalau saya tidak salah, masa jabatan di sana bisa sampai belasan tahun. Itu tidak tepat,’katanya.
Direktur PT Pembangunan Kota Batam Hari Basuki mengatakan setiap tahun pendapatan PT Pembangunan Batam meningkat. Jika di tahun 2017 ini pendapatannya hanya Rp 900 juta maka tahun 2018 mendatang sudah ditarget Rp 1 miliar.
“Udah besar itu, padahal Pemko hanya ngasih modal Rp 2 miliar. Sebenarnya sudah lama kami balikin modalnya. Tapi untuk lebih jelasnya tanya ke bagian keuangan saja,’ katanya.
Saat ini PT Pembangunan Batam hanya fokus dalam penjualan gas saja. Di mana sejak 2010 lalu, bisnis untuk pengerjaan tank cleaning sudah tidak jalan.(ian)