Sabtu, 25 April 2026
Beranda blog Halaman 131

Relokasi Pasar Sore ke Blok D Karimun, Pedagang: Rezeki Tak Akan Tertukar

0
Ketua Komisi II DPRD Karimun, Rodiansyah, didampingi Direktur Perumda Bumi Berazam Jaya Karimun, meninjau lokasi relokasi pedagang di Blok D Pasar Puan Maimun. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos – Pedagang pasar sore di Kabupaten Karimun menyatakan kesiapan untuk direlokasi ke Blok D Pasar Puan Maimun mulai 11 April 2026. Relokasi ini dilakukan untuk penataan kawasan pasar agar lebih tertib dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli.

Ketua Komisi II DPRD Karimun, Rodiansyah, bersama anggota komisi telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi lapak di Blok D. Hasilnya, DPRD akan mengakomodir kepentingan seluruh pihak, baik pedagang maupun pengelola pasar.

“Nanti malam pedagang akan bertemu dengan bupati. Kami juga akan memberikan rekomendasi berdasarkan hasil peninjauan lapangan,” ujar Rodiansyah, Rabu (1/4).

Sementara itu, Direktur Perumda Bumi Berazam Jaya Karimun, H Muhammad Mahsun, menegaskan bahwa akses menuju Blok D sebenarnya dapat dilalui kendaraan, termasuk untuk area parkir.

“Jalan ada, hanya belum dimaksimalkan. Saat ini kami juga sedang menyelesaikan lapak pedagang basah, sementara untuk pedagang kering seperti sayuran dan bumbu sudah tersedia,” jelasnya.

Mahsun menambahkan, relokasi ke Blok D akan memberikan fasilitas yang lebih baik dan layak bagi pedagang. Selain itu, penataan ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan masyarakat saat berbelanja.

“Menjelang 11 April, semua sarana akan kami siapkan. Lapak-lapak kosong akan dimaksimalkan, dan kami yakin pembeli akan tetap datang,” katanya.

Dari sisi pedagang, Sugiharto mengaku bersama rekan-rekannya siap mengikuti relokasi tersebut. Ia menilai pemindahan lokasi tidak akan memengaruhi rezeki para pedagang.

“Kami masih punya Tuhan, di mana saja ditempatkan rezeki tidak akan ke mana,” tegasnya.

Senada, Muslim, pedagang yang telah lama berjualan di Blok D, menyambut baik rencana relokasi. Ia optimistis kawasan tersebut akan semakin ramai setelah ditempati pedagang pasar sore.

“Bagus direlokasi, nanti pembeli pasti berdatangan. Lokasinya juga sudah memadai,” ujarnya.

Relokasi ini diharapkan dapat menciptakan kawasan pasar yang lebih tertib, sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi di Blok D Pasar Puan Maimun. (*)

Artikel Relokasi Pasar Sore ke Blok D Karimun, Pedagang: Rezeki Tak Akan Tertukar pertama kali tampil pada Kepri.

Terkait Dugaan Pungli di Imigrasi, Polda Kepri Tunggu Laporan Korban

0
Konfrensi Pers terkait dugaan pungli oleh oknum petugas Imigrasi. f Istimewa

batampos –Dugaan pungutan liar (pungli) yang melibatkan oknum pegawai Imigrasi Batam hingga kini belum dapat diproses secara hukum. Polda Kepri mengaku telah mengetahui informasi tersebut sejak viral di sejumlah media, namun masih menunggu laporan resmi dari korban.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri, Kombes Ronni Bonic, pihaknya sudah menerima berbagai informasi terkait kasus tersebut, termasuk pernyataan resmi dari pihak Imigrasi.

“Ya, terkait kasus pungli itu, kami sudah tahu sejak ramai diberitakan,” ujar Ronni.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kepolisian belum bisa menindaklanjuti dugaan tersebut ke tahap penyelidikan lebih lanjut. Hal ini karena belum adanya korban yang secara resmi membuat laporan.

“Harus ada korban yang melapor, karena ini nantinya masuk delik aduan,” jelasnya.

Menurut dia, proses hukum tetap membutuhkan dasar laporan dari pihak yang dirugikan.

“Kalau ada yang merasa keberatan dan melapor, tentu akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur hukum,” tambahnya.

Sebelumnya, kasus ini mencuat setelah sejumlah wisatawan asing, khususnya warga Singapura, mengaku menjadi korban pungli saat masuk ke Batam melalui Terminal Feri Internasional Batam Centre.

Para korban menyebut modus yang digunakan relatif seragam. Mereka dihentikan saat antrean pemeriksaan, lalu diarahkan ke ruangan tertutup. Di lokasi tersebut, korban diminta menyerahkan sejumlah uang dengan ancaman tidak dapat melanjutkan perjalanan jika menolak.

Salah satu korban berinisial AC, warga Singapura, mengaku mengalami kejadian tersebut pada 13 Maret 2026. Saat itu, ia bersama pasangannya hendak menggunakan jalur pemeriksaan otomatis sebelum dihentikan oleh petugas.

AC mengaku diminta menunggu di luar sebuah ruangan yang diduga sebagai ruang pemeriksaan tertutup. Situasi kemudian berubah tidak nyaman hingga berujung pada permintaan uang.

Pihak Imigrasi sendiri telah mengakui adanya oknum petugas yang terlibat dalam praktik pungli tersebut. Sebagai tindak lanjut, oknum bersangkutan telah diberhentikan sementara dari jabatannya sambil menunggu proses pemeriksaan internal lebih lanjut.(*)

Artikel Terkait Dugaan Pungli di Imigrasi, Polda Kepri Tunggu Laporan Korban pertama kali tampil pada Metropolis.

Volkswagen Atlas 2027 Meluncur, SUV Premium dengan Fitur Canggih dan Mesin Lebih Efisien

0
Tampilan terbaru Volkswagen Atlas 2027 dengan desain lebih modern dan premium, menghadirkan grille LED terintegrasi dan fitur canggih di segmen SUV keluarga. Sumber gambar: x.com/cole_marine.

batampos – Volkswagen resmi memperkenalkan generasi terbaru Atlas 2027 dengan sejumlah peningkatan signifikan pada desain, interior, hingga teknologi. SUV ini kini tampil lebih premium dan modern untuk bersaing di segmen kendaraan keluarga kelas atas.

Model terbaru ini menjadi generasi kedua Atlas yang dibangun di platform MQB Evo. Dimensinya sedikit lebih panjang, namun tetap mempertahankan desain boxy khas yang menjadi identitas utama SUV ini.

Dari sisi eksterior, Volkswagen menghadirkan tampilan depan baru dengan grille yang terintegrasi lampu LED serta tambahan light bar yang memberikan kesan futuristik. Logo Volkswagen juga kini dapat menyala, mengikuti tren desain terbaru pabrikan asal Jerman tersebut.

Pilihan velg hingga ukuran 21 inci serta warna eksterior baru turut memperkuat kesan mewah. Meski mengalami pembaruan, Atlas tetap mempertahankan karakter sebagai SUV keluarga berukuran besar.

Masuk ke interior, peningkatan terasa signifikan dengan penggunaan material berkualitas tinggi seperti leather, wood trim, hingga opsi Nappa leather pada varian tertinggi.

Layar infotainment kini lebih besar, mulai dari 12,9 inci hingga 15 inci, lengkap dengan sistem Digital Cockpit. Fitur tambahan seperti ambient lighting hingga 30 warna, kursi ventilasi dengan fungsi pijat, serta sistem audio premium Harman Kardon turut meningkatkan kenyamanan berkendara.

Di sektor performa, Volkswagen mengandalkan mesin 2.0 liter turbo 4-silinder terbaru yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 282 hp. Mesin ini menggantikan opsi V6 sebelumnya dengan fokus pada efisiensi tanpa mengorbankan performa.

SUV ini tetap menggunakan transmisi otomatis 8-percepatan dengan pilihan penggerak roda depan (FWD) maupun all-wheel drive (AWD). Kapasitas towing juga masih kompetitif di kisaran 5.000 lbs.

Selain itu, Volkswagen juga meningkatkan aspek keselamatan dengan menghadirkan fitur front center airbag serta sistem bantuan pengemudi yang lebih canggih.

Dengan berbagai pembaruan tersebut, Volkswagen Atlas 2027 diposisikan sebagai salah satu pesaing kuat di segmen SUV keluarga premium global. (*)

Artikel Volkswagen Atlas 2027 Meluncur, SUV Premium dengan Fitur Canggih dan Mesin Lebih Efisien pertama kali tampil pada Lifestyle.

Parkir Karyawan PT Panasonic Batam Center Meluber ke Jalan, DPRD Soroti Tanggung Jawab Perusahaan

0
Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kota Batam terkait parkir di depan pT Panasonic. F. M Syahban/ Batam Pos

batampos – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam menegaskan bahwa titik parkir di kawasan industri Panasonic Batam Center, merupakan lokasi resmi yang telah memiliki izin sejak 2018 dan menjadi bagian dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).

‎Kepala Dishub Batam, Leo Putra, menjelaskan titik parkir tersebut termasuk dalam titik registrasi resmi yang dikelola pemerintah, dengan petugas juru parkir yang berjaga setiap hari.

‎“Termasuk dalam titik parkir resmi. Ada dua juru parkir yang bertugas hingga 12 jam setiap hari,” jelasnya.

‎Meski demikian, persoalan parkir karyawan yang meluber hingga memakan badan jalan kembali menjadi sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Kota Batam, Rabu (1/4) siang. Perhatian utama diarahkan pada tanggung jawab perusahaan dalam menata parkir karyawan yang dinilai belum optimal.

‎Rapat yang dipimpin Ketua Komisi III, Suryanto, itu digelar menyusul keluhan masyarakat terkait kendaraan karyawan yang parkir di tepi hingga badan jalan, yang dinilai memicu kemacetan dan membahayakan pengguna jalan.

‎“Jalan itu fungsi utamanya untuk lalu lintas, bukan tempat parkir. Kalau terus dibiarkan, ini berpotensi menimbulkan kecelakaan,” tegasnya.

‎Selain itu, DPRD juga menyoroti potensi retribusi parkir di lokasi tersebut yang disebut mencapai sekitar Rp188 ribu per hari. Nilai ini menjadi perhatian agar pengelolaannya tetap transparan dan optimal.

‎Anggota Komisi III, Muhammad Rudi, menilai kondisi di luar kawasan industri tidak sejalan dengan penataan di dalam area perusahaan. “Di dalam rapi dan bersih. Tapi di luar justru semrawut. Ini menyangkut citra perusahaan juga,” ujarnya.

‎Ia menegaskan perusahaan perlu mengambil langkah lebih tegas agar karyawan memanfaatkan fasilitas parkir yang tersedia di dalam kawasan, sehingga tidak membebani ruang publik.

‎Kepala UPT Parkir Dishub Batam, Jeskiel Aleksander Baik, menambahkan bahwa lokasi tersebut memang merupakan parkir resmi di tepi jalan umum berdasarkan surat keputusan wali kota.

‎Namun, ia mengakui penataan di lapangan masih menghadapi tantangan, terutama karena keterbatasan kapasitas parkir di dalam kawasan industri. “Kalau dikosongkan, parkir di dalam penuh. Ini perlu solusi bersama,” ujarnya.

‎Ia juga menjelaskan, sistem kerja karyawan dengan durasi hingga 12 jam menyebabkan lonjakan kendaraan pada jam tertentu. Kondisi ini mendorong sebagian karyawan memilih parkir di luar kawasan karena lebih dekat dengan lokasi kerja.

‎Di sisi lain, perwakilan manajemen Panasonic, Budi, menyebutkan bahwa fasilitas parkir di dalam kawasan sebenarnya mencukupi.

‎“Untuk parkir di luar itu pilihan individu karyawan. Kami sudah mengimbau agar memanfaatkan parkir di dalam,” katanya.

‎Namun DPRD menilai, imbauan saja belum cukup. Diperlukan langkah konkret dari perusahaan untuk memastikan penataan parkir berjalan efektif dan tidak berdampak pada ketertiban umum.

‎Menanggapi hal itu, pihak manajemen PT Panasonic melalui perwakilannya, Budi, menepik bahwa ketersediaan lahan parkir di dalam kawasan perusahaan sebenarnya mencukupi.

‎“Untuk area parkir di luar tidak ada kaitannya dengan perusahaan, melainkan pilihan individu karyawan,” ujar dia.

‎Ia menambahkan, pihak manajemen telah mengimbau karyawan untuk memanfaatkan fasilitas parkir yang tersedia di dalam kawasan serta melengkapi dokumen kendaraan agar dapat masuk area perusahaan.

‎Budi menjelaskan, hasil RDP tersebut akan disampaikan dan dibahas lebih lanjut bersama Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, untuk menentukan kebijakan terbaru terkait izin parkir di lokasi tersebut.

‎Menurutnya, akan ada pembahasan lanjutan guna mencari kesepakatan, termasuk mengevaluasi apakah parkir di bahu jalan akan tetap dilanjutkan atau dihentikan.

“Untuk sementara ini parkir di area tersebut dikosongkan dulu, itu yang kami jalankan,” kata dia.

Artikel Parkir Karyawan PT Panasonic Batam Center Meluber ke Jalan, DPRD Soroti Tanggung Jawab Perusahaan pertama kali tampil pada Metropolis.

Mulai 10 April, ASN Anambas WFH Setiap Jumat untuk Tekan Penggunaan BBM

0
Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Kepulauan Anambas mengikuti apel beberapa waktu lalu. Mulai 10 April 2026, ASN akan menerapkan sistem kerja dari rumah (WFH) setiap hari Jumat. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas mulai menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat mulai 10 April 2026. Kebijakan ini dilakukan sebagai upaya penghematan bahan bakar minyak (BBM) tanpa mengganggu pelayanan publik.

Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Pemerintah Pusat yang mulai berlaku sejak 1 April 2026. Saat ini, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Anambas masih menyusun teknis pelaksanaan di daerah.

Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi BKPSDM Anambas, Doni Wardianto, mengatakan pihaknya tengah menyusun draft Surat Edaran Bupati sebagai dasar pelaksanaan kebijakan tersebut.

“Kami sedang mempelajari kebijakan tersebut dan menyusun draft Surat Edaran Bupati,” ujar Doni, Rabu (1/4).

Dalam kebijakan ini, ASN akan bekerja dari rumah setiap Jumat, sementara aktivitas kerja di kantor tetap berjalan normal pada Senin hingga Kamis. Pelaksanaan WFH mengacu pada surat edaran Menteri Dalam Negeri.

Doni menegaskan, penerapan WFH tetap mengutamakan kelancaran pelayanan kepada masyarakat. Sejumlah unit kerja yang bersentuhan langsung dengan publik dipastikan tetap beroperasi dari kantor.

Unit tersebut meliputi pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Camat, Lurah atau Kepala Desa, serta layanan kedaruratan, ketenteraman dan ketertiban umum.

Selain itu, layanan kebersihan, persampahan, administrasi kependudukan, perizinan, pendidikan, kesehatan, hingga pendapatan daerah juga tetap berjalan seperti biasa.

“Pelayanan publik tidak akan terganggu karena unit-unit penting tetap bekerja di kantor,” tegasnya.

Diketahui, jumlah ASN di lingkungan Pemkab Anambas mencapai lebih dari 6.000 orang. Dengan kebijakan WFH setiap Jumat, diharapkan penggunaan BBM dapat ditekan sehingga lebih efisien.

Pemkab Anambas optimistis kebijakan ini mampu mendukung efisiensi anggaran sekaligus menjaga kualitas layanan kepada masyarakat. (*)

Artikel Mulai 10 April, ASN Anambas WFH Setiap Jumat untuk Tekan Penggunaan BBM pertama kali tampil pada Kepri.

Jumlah Penduduk Batam 1,39 Juta Jiwa, Kebanyakan Laki-laki

0
Warga Batam saat mengurus administrasi kependudukan di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam mencatat jumlah penduduk Kota Batam hingga Semester II tahun 2025 mencapai 1.394.459 jiwa. Data ini merupakan hasil konsolidasi bersih yang menjadi acuan pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan daerah.

Kepala Disdukcapil Batam, Adisthy menyampaikan, dari total tersebut, jumlah penduduk laki-laki tercatat sebanyak 705.945 jiwa, sementara perempuan 688.514 jiwa.

“Data ini terus kami perbarui secara berkala untuk memastikan seluruh pelayanan administrasi kependudukan tepat sasaran. Basis data ini juga menjadi rujukan dalam berbagai program pemerintah,” ujarnya, Rabu (1/4).

Ia menjelaskan, jumlah anak di Batam mencapai 407.913 jiwa. Namun, kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) masih perlu ditingkatkan. Saat ini, baru 258.427 anak yang telah memiliki KIA, sementara 149.486 anak lainnya belum.

“Persentase kepemilikan KIA saat ini berada di angka 63,4 persen. Ini menjadi perhatian kami untuk terus ditingkatkan melalui berbagai program jemput bola ke sekolah dan masyarakat,” tambahnya.

Di sisi lain, capaian pelayanan KTP elektronik (KTP-el) di Batam sudah sangat tinggi. Persentase pencetakan KTP-el mencapai 99,19 persen, yang menunjukkan hampir seluruh wajib KTP telah terlayani.

Selain itu, Disdukcapil Batam juga terus mendorong penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Hingga saat ini, jumlah aktivasi IKD tercatat sebanyak 61.829 pengguna.

“Kami mengajak masyarakat untuk segera mengaktifkan IKD karena ini merupakan bagian dari transformasi digital pelayanan administrasi kependudukan yang lebih praktis dan efisien,” katanya.

Berdasarkan sebaran wilayah, Kecamatan Sagulung menjadi daerah dengan jumlah penduduk terbanyak yakni 243.694 jiwa, disusul Batam Kota sebanyak 218.580 jiwa, dan Sekupang sebanyak 200.176 jiwa.

Sementara itu, wilayah dengan jumlah penduduk paling sedikit berada di Kecamatan Galang sebanyak 21.108 jiwa dan Belakang Padang dengan 21.468 jiwa.

Adisthy menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan kualitas layanan administrasi kependudukan, baik melalui optimalisasi pelayanan langsung maupun digital.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh pengurusan dokumen administrasi kependudukan, seperti KTP-el, KIA, Kartu Keluarga, hingga akta pencatatan sipil, dilakukan secara gratis dan tidak dipungut biaya apapun.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan akurat. Masyarakat tidak perlu khawatir karena seluruh layanan administrasi kependudukan di Disdukcapil Batam gratis. Ke depan, fokus kami adalah meningkatkan kepemilikan KIA serta memperluas aktivasi IKD agar masyarakat semakin merasakan kemudahan layanan,” tutupnya.(*)

Artikel Jumlah Penduduk Batam 1,39 Juta Jiwa, Kebanyakan Laki-laki pertama kali tampil pada Metropolis.

Gol Aymen Hussein Bawa Irak ke Piala Dunia 2026, Singkirkan Bolivia di Playoff

0
Piala Dunia 2026. (fifa.com)

batampos – Timnas Irak memastikan satu tiket terakhir ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Bolivia dengan skor 2-1 dalam laga playoff antar benua, Sabtu (waktu setempat). Kemenangan ini sekaligus mengakhiri penantian panjang Irak selama 40 tahun untuk kembali tampil di panggung sepak bola dunia.

Aymen Hussein tampil sebagai pahlawan kemenangan setelah mencetak gol penentu pada babak kedua. Hasil ini membuat Irak menjadi tim ke-48 sekaligus peserta terakhir yang lolos ke turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Irak sebelumnya unggul lebih dulu melalui gol Ali Al-Hamadi pada menit ke-10 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Monterrey. Namun Bolivia berhasil menyamakan kedudukan menjelang turun minum lewat Moises Paniagua.

Memasuki babak kedua, Irak tampil lebih agresif hingga akhirnya memastikan kemenangan melalui gol Aymen Hussein yang memastikan langkah mereka ke putaran final.

Pada fase grup Piala Dunia 2026, Irak tergabung di Grup I bersama Prancis, Norwegia, dan Senegal. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026.

Keberhasilan ini menjadi momen bersejarah bagi Irak yang terakhir kali tampil di Piala Dunia pada 1986, sekaligus menandai kebangkitan sepak bola negara tersebut di level internasional. (*)

Artikel Gol Aymen Hussein Bawa Irak ke Piala Dunia 2026, Singkirkan Bolivia di Playoff pertama kali tampil pada Olahraga.

MTsN Batam Buka Penerimaan Murid Baru untuk Jalur Prestasi, Ini Syarat-syaratnya

0
Siswi MTsN 1 Batam sedang belajar kelompok di perpustakaan. Sekolah ini sudah membuka pendaftaran murid baru jalur prestasi. F. Humas Kemenag Kepri.

batampos – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam resmi membuka Penerimaan Murid Baru (PMB) Satu Pintu untuk jenjang Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) melalui jalur prestasi tahun 2026.

Program ini mencakup tiga madrasah negeri, yakni MTsN 1 Batam, MTsN 2 Batam, dan MTsN 3 Batam. Pendaftaran jalur prestasi berlangsung mulai 25 Maret hingga 12 April 2026.

Penerapan sistem satu pintu dilakukan untuk mempermudah akses pendaftaran sekaligus memastikan proses seleksi berjalan lebih tertib, transparan, dan terintegrasi.

Adapun sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi calon peserta didik antara lain scan akta kelahiran, kartu keluarga (KK), pas foto terbaru ukuran 3×4 latar merah menggunakan seragam sekolah, serta bukti Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang telah terverifikasi melalui PDSS atau Dapodik.

Selain itu, calon siswa juga diminta melampirkan scan rapor kelas 4, 5, dan 6 semester ganjil, sertifikat prestasi beserta surat keterangan (khusus jalur prestasi), serta ijazah MDTA/MDT.

Kepala Kemenag Kota Batam, H. Budi Dermawan, mengatakan pihaknya berharap pelaksanaan PMB tahun ini dapat berjalan optimal dan sesuai prinsip akuntabilitas.

“Proses seleksi ini diharapkan berjalan transparan dan akuntabel, sehingga mampu menjaring peserta didik terbaik serta mendorong peningkatan kualitas pendidikan madrasah di Kota Batam,” ujarnya, Rabu (1/4).

Ia menambahkan, melalui sistem PMB Satu Pintu ini, Kemenag Batam berkomitmen memberikan pelayanan yang lebih optimal serta memastikan seluruh tahapan penerimaan berlangsung profesional dan berintegritas.(*)

Artikel MTsN Batam Buka Penerimaan Murid Baru untuk Jalur Prestasi, Ini Syarat-syaratnya pertama kali tampil pada Metropolis.

Temuan Zat Hijau Berbuih di Pantai Lagoi, DLH Bintan: Bertekstur Halus dan Berbau Alga

0
Hamparan zat berwarna hijau berbuih terlihat memenuhi pesisir Pantai Lagoi, diduga berupa serat alga yang masih dalam proses penelitian oleh DLH Bintan. F. Pangkalan PLP Tanjunguban untuk Batam Pos.

batampos – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bintan melakukan pengamatan terhadap temuan zat berwarna hijau menyerupai buih yang muncul di pesisir Pantai Lagoi.

Kepala DLH Bintan, Niken Wulandari, mengatakan hasil pengamatan di lapangan menunjukkan zat tersebut memiliki tekstur halus dengan aroma khas seperti rumput laut kering.

“Dari hasil pengamatan, zat ini bertekstur halus dan memiliki bau khas seperti rumput laut kering,” ujarnya.

Selain itu, pengelola kawasan wisata Lagoi juga telah melakukan pengujian awal menggunakan mikroskop. Hasilnya menunjukkan bahwa zat tersebut diduga berupa serat alga, meski jenis pastinya belum dapat diidentifikasi.

“Dari pengamatan mikroskopis ditemukan serat alga, namun jenisnya belum bisa kami pastikan,” jelasnya.

DLH Bintan akan berkoordinasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan serta DLH Provinsi Kepulauan Riau untuk mendapatkan analisis lebih mendalam terkait asal-usul dan jenis zat tersebut.

“Kami menunggu hasil kajian dari tenaga ahli yang berkompeten di bidang biota laut agar bisa memberikan penjelasan yang lebih akurat,” tambahnya.

Sebelumnya, hamparan zat putih kehijauan terlihat memenuhi garis pantai dan terbawa ombak hingga ke bibir pantai. Dari rekaman video yang beredar, material tersebut tampak seperti buih bercampur warna hijau yang terus terdorong gelombang laut.

Fenomena serupa juga dilaporkan muncul di sejumlah lokasi lain di Bintan, seperti Pantai Kawal dan Pantai Trikora.  (*)

Artikel Temuan Zat Hijau Berbuih di Pantai Lagoi, DLH Bintan: Bertekstur Halus dan Berbau Alga pertama kali tampil pada Kepri.

Polisi Perketat Pemantauan SPBU dan Pasar, Pastikan Tak Ada Panic Buying

0
Personel Polsek Sekupang dan Batu Ampar saat melakukan pemantauan di SPBU dan pusat perbelanjaan guna mengantisipasi panic buying serta memastikan ketersediaan bahan kebutuhan masyarakat tetap aman, Selasa (31/3).f. Renga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Polsek Sekupang memperketat pemantauan di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi potensi panic buying di tengah masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok tetap aman serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Kegiatan monitoring yang dilaksanakan pada Selasa (31/3) malam tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Sekupang, Kompol Hippal Tua Sirait, didampingi Kanit Intelkam Ipda Pebriadi bersama personel Unit Intelkam Polsek Sekupang.

Sejumlah lokasi menjadi fokus pengawasan, di antaranya SPBU Sungai Harapan, SPBU Tiban III, SPBU Tiban Lama Vitka, SPBU Tanjung Riau, pasar basah, toko grosir, hingga titik-titik keramaian masyarakat di wilayah Sekupang.

Kapolsek Sekupang, Kompol Hippal Tua Sirait, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah antisipatif untuk mencegah munculnya kepanikan di tengah masyarakat, terutama terkait isu ketersediaan bahan bakar dan kebutuhan pokok.

“Kami ingin memastikan langsung di lapangan bahwa distribusi BBM dan kebutuhan masyarakat berjalan normal serta tidak ada aksi pembelian berlebihan yang dapat memicu kepanikan,” ujarnya.

Dari hasil pemantauan, aktivitas di seluruh SPBU yang dikunjungi terpantau berjalan lancar. Tidak terlihat antrean panjang maupun lonjakan pembelian BBM yang signifikan. Stok bahan bakar juga dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Selain SPBU, petugas juga menyambangi pasar basah dan sejumlah toko grosir. Di lokasi tersebut, aktivitas jual beli berlangsung normal dengan harga relatif stabil dan tidak ditemukan adanya aksi penimbunan barang.

“Secara umum situasi di wilayah Sekupang masih terkendali. Masyarakat beraktivitas seperti biasa dan tidak terpengaruh isu-isu yang berpotensi menimbulkan panic buying,” tambahnya.

Petugas juga melakukan koordinasi dengan pengelola SPBU, pedagang, serta masyarakat untuk memastikan distribusi barang berjalan lancar. Dalam kesempatan tersebut, polisi turut memberikan imbauan agar masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

Polsek Sekupang juga mengingatkan masyarakat untuk bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, terutama yang belum jelas kebenarannya, agar tidak memicu kepanikan massal.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan percaya bahwa ketersediaan bahan kebutuhan masih aman. Jangan mudah terpengaruh isu yang belum tentu benar,” tegas Hippal.

Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Polsek Sekupang juga memastikan kesiapsiagaan personel di lapangan serta mengoptimalkan layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses selama 24 jam untuk menerima laporan maupun pengaduan masyarakat.

Kegiatan monitoring ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas, sekaligus memastikan stabilitas pasokan kebutuhan masyarakat di wilayah Sekupang tetap terjaga.(*)

Artikel Polisi Perketat Pemantauan SPBU dan Pasar, Pastikan Tak Ada Panic Buying pertama kali tampil pada Metropolis.