Rabu, 10 Juni 2026
Beranda blog Halaman 13100

Siap-siap untuk Bintan Moon Run 2017

0

Bintan Moon Run (BMR) 2017 kembali digelar.

Lomba lari di malam hari dalam suasana terang bulan ini rencananya akan dihelat pada 4 November 2017 di Teluk Lagoi, Bintan Resort. ” Sangat menarik dan meriah pastinya. Ini karena Moon Run bukan seperti lomba lari sehari-hari, tapi berlari dalam suasana terang bulan di danau buatan yang akan memberikan pelari dan keluarga nilai lebih dalam rangkaian malam yang menyenangkan, mencerahkan dan menarik,” kata Bupati Bintan Apri Sujadi.

Lebih lanjut Apri menambahkan, lomba yang digelar di Kawasan Treasure Bay yang dilengkapi kolam berkonsep pantai 6,5 hektar terbesar di Asia Tenggara ini diharapkan menjadi daya tarik wisatawan mancanegara, khususnya Singapura.

“Kami targetkan sedikitnya 1000 peserta akan mengikuti lomba ini, dimana separuhnya kami harapkan peserta dari mancanegara,” lanjutnya. Perhelatan unik kolaborasi Bintan Resorts dengan Adventure Singapore dan Firefly Connections.ini didukung juga didukung Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

BMR 2017 dibagi kedalam tiga kategori yaitu 10 Km Competitive, 2.5 Km Sarong Run dan 1.2 Km Parent & Child Run. Competitive Run jarak 10 km diperuntukkan bagi atlet dari semua tingkatan baik untuk pemula maupun yang sudah berpengalaman.
”Lomba ini tidak hanya diikuti oleh pelari profesional saja, pelari pemula bisa juga mengikuti Bintan Moon Run 2017,”tambahnya.

Sementara itu, Pemilik Firefly Connections Lyndon Yeo mengatakan olahraga lari di malam hari di pinggiran danau buatan kawasan Lagoi Bay ini digabungkan dengan rekreasi dan hiburan musik festival adalah sebuah kemasan yang cantik dan selalu dirindukan wisatawan.

“Kami kolaborasikan lomba lari dengan Soundscape Music Festival. Nantinya para peserta maupun keluarga, teman-teman, serta pengunjung umum lainnya bisa bergabung dalam acara rekreasi dan pesta konser musik Soundscape. Ayo silahkan ke Bintan,” kata Lyndon Yeo. Bagi Menteri Pariwisata Arief Yahya, wilayah Crossborder Great Batam benar-benar menjadi salah satu andalan Kemenpar untuk menggenjot jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.

“Terbuki, di mana-mana crossborder bisa menjadi generator baru untuk menembus wisatawan mancanegara. Nah, Bintan punya semua. Atraksi, amenitas serta akses juga lengkap. Bintan harus terus menjadi pendulang yang produktif,” kata Arief Yahya.

Ya, Bintan Resorts telah menjadi daya tarik wisatawan mancanegara. Amenitasnya? Saat ini ada sepuluh resort pantai independen, empat lapangan golf, serta berbagai fasilitas rekreasi dan atraksi yang berada di dalamnya. Atraksi manmade-nya, seperti sport tourism dan event tourism sangat popular di Singapore dan Malaysia. Nature-nya, sudah pasti memiliki keunggulan dan menjadi komplementer buat Singapura yang tidak memiliki pantai, hutan, bakau, dan bawah laut.

“Dan aksesnya sangat mudah, hanya membutuhkan waktu tidak lebih dari satu jam dari Singapura. 3A nya sudah oke, Bintan Moon Run 2017 juga salah satu langkah konkret untuk mendatangkan wisatawan. Sukses untuk Bintan dan terus berinovasi,” kata Menpar Arief Yahya. (*)

 

Desember KPPBC Pratama Dabo Singkep Jadi Kantor Pembantu

0

batampos.co.id – Kepala Kantor KPPBC Pratama Dabo Singkep Tony Leonard resmi meninggalkan kantor Bea Cukai Dabo Singkep, sejalan dengan penurunan status kantor tersebut sesuai dengan PMK188/PMK01/2016. Dihitung dari penerbitan PMK tersebut, Bea Cukai Dabo Singkep hanya memiliki waktu sebulan lagi untuk beroperasi secara mandiri.

“Selanjutnya, kantor ini menjadi kantor bantu di bawah naungan KPPBC Madya tipe B Tanjungpinang,” kata Leonard saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (1/11) siang.

Leonard menambahkan, penurunan tingkat kantor KPPBC Pratama Dabo Singkep ini sedang berlangsung, seperti saat ini kelapa kantor mutasi namun tidak ada penunjukkan pengganti. Begitu juga dengan pegawai lainnya yang nantinya akan dilakukan mutasi sesuai dengan arahan yang ada.

Selain pegawai, aset dan lainnya juga akan menunggu keputusan dari KPPBC Madya tipe B Tanjungpinang. Seperti kapal, senjata dan lainnya, diperkirakan Leonard akan dipindahkan ke Tanjungpinang atau tetap di tempatkan di kantor pembantu Dabo Singkep.

Selanjutnya, masih Leonard, jumlah petugas yang tetap tinggal di kantor bantu juga akan diputuskan oleh KPPBC Tanjungpinang. Namun pada tahap awal, Leonard akan digantikan oleh salah seorang pelaksana tugas yang saat ini masih dibicarakan di Tanjungpinang.

“Karena pegawai yang tinggalkan tidak dapat mengambil kebijakan. Jadi masih diperlukan pelaksana tugas,” ujar Leonard.

Ketika ditanya terkait penurunan status kantor tersebut, Leonard mengatakan banyak sebab yang mengharuskan penurunan status kantor KPPBC Pratama Dabo Singkep ini. Salah satunya, tidak adanya pemasukan untuk negara yang dihasilkan oleh kantor KPPBC Pratama Dabo Singkep.

Tercatat, pendapatan yang dihasilkan KPPBC Pratama Dabo Singkep pada 2013 yakni sebesar 900 juta dan menurun terus pada tahun-tahun selanjutnya. Akhirnya hingga saat ini, KPPBC Pratama Dabo Singkep sama sekali tidak mendapat pemasukan untuk negara, kantor itu hanya sebatas pengawasan saja.

Selain itu, penurunan status kantor Bea Cukai Dabo Singkep ini sesuai dengan peraturan terbaru yang mengharuskan setiap kepala kantor tidak lagi dipimpin oleh pejabat bergolongan eselon IV, namun harus pejabat dengan status eselon III.

“Intinya saat ini semua pergantian kantor masih dalam proses. Masih ada waktu sebulan lagi,” kata Leonard. (wsa)

Pariwisata Jalan Keluar Ekonomi Bangsa

0
Sejumlah wisatawan berakhir pekan di Kawasan Wisata Lagoi Bay Bintan, Minggu (20/8). F.Yusnadi/Batam Pos

Pada tahun 2018 dan 2019 pertumbuhan dan perkembangan dunia pariwisata diprediksi semakin meroket bertambah baik dan menjadi kebangkitan pariwisata Indonesia. Hal tersebut disampaikan pengamat ekonomi Faisal Basri dalam acara Indonesia Tourism Outlook 2018 yang diinisiasi Forum Wartawan Pariwisata (Forwapar) di Grand ballroom DoubleTree by Hilton Jakarta, Rabu (1/10).

“Tidak hanya dari negara Amerika atau Eropa tetapi juga dari hampir semua wilayah dunia. Baik di negara maju atau negara berkembang. Termasuk Indonesia. Kondisi ini sangat baik, hampir sudah tidak terjadi di dunia selama 10 tahun terakhir,” ujar Faisal Basri saat menyampaikan paparannya di Indonesia Tourism Outlook, Rabu (1/11).

Dirinya juga menyebut, pariwisata adalan jalan keluar atas ekonomi bangsa. Di saat banyak komoditas melemah, termasuk oil and gas, coal atau batubara, pariwisata makin melejit. “Jalan keluarnya ada di pariwisata dan kelautan yang potensinya semakin terbuka lebar,” katanya.

Lantas apa upayanya untuk bisa survive? Pemilik nama lengkap Faisal Batubara itu menjawab, harus ada upaya perubahan mindset, jangan lagi mengurus dan fokus hal-hal kecil. Misalnya perdebatan soal bebas visa. Karena dibanding kerugian akibat biaya visa yang hilang, keuntungan akan didapat dari mudahnya proses bagi calon wisatawan berkunjung.

“Yang harus dilakukan ialah melakukannya dengan tepat dan pengawasan baik. Tourism punya peran untuk menyebar pertumbuhan yang lebih merata di indonesia yang kondisi geografisnya khas dan sangat luas. Semua bisa berubah total dengan wisata,” ujarnya.

Kata Faisal, tantangan pemerintah yang utama bagaimana mengajak warga negara indonesia sendiri bisa berkunjung dan berwisata ke wilayah Indoensia sendiri. Buat orang Indonesia berwisata nyaman di negaranya sendiri. Karena sekitar 78 Juta WNI siap untuk berwisata. Kata Faisal, jangan kalah perkembangan dengan negara-negara lain yang berlomba meningkatkan layanan untuk wisatawan Indonesia.

”Contohnya saja di Jepang saat ini sudah banyak bangun Mushala dan fasilitas yang ramah Indonesia lainnya. Kita harus membenahi itu dan kesadaran lingkungan yang semakin dirasakan dan dijaga oleh masyarakat sekitar lokasi wisata harus terus dikampanyekan, sehingga pariwisata kita terus menjadi lebih baik,” tambahnya.

Menteri Pariwisata menjadi Keynote Speaker dalam acara Indonesia Tourism Outlook: Prospek dan Persoalan Pariwisata di Indonesia yang diselenggarakan oleh FORWAPAR (Forum Wartawan Pariwisata Indonesia) di Double Tree by Hilton, Jakarta (1 November 2017).

Nara sumber lain, Faisal Basri, Senior Vice President WTTC Helen Marano, dan Sarah Matthew dari TripAdvisor.. Menpar menjabarkan Kebijakan Pengembangan Pariwisata Indonesia yang mencakup Marketing Performance, Digital Tourism, and Investment Opportunity.

Menpar Arief Yahya memaparkan masalah dan solusi dalam pengembangan Pariwisata Indonesia:
“Pertama Promosi: Mengintensifkan penggunaan Digital Tourism. Kita harus berubah, karena saat ini terjadi 3 Revolusi, 3T: Telecommunication, Transportation, Tourism. Digital Tourism Revolution is a Natural Revolution., We must adapt or die!” katanya.

Kedua, lanjut Menpar Arief, Destinasi: Environmental Sustainability, ranking Indonesia masih buruk. Dalam pertemuan dengan Helen Marano, Senior Vice President WTTC, Menpar berharap untuk mendapatkan masukan benchmarking dari negara lain melalui WTTC dalam mengatasi masalah-masalah environmental sustainability.

Ketiga, ungkap Menpar Arief, Kelembagaan: De-regulasi. Di Indonesia terdapat 42.000 peraturan. Maka dari, deregulasi sangat penting.

“Yang sudah dilakukan: Ease of Entering Indonesia: Visa Free, pencabutan Clearance Approval for Indonesia Territory (CAIT) Policy, pencabutan asas Cabotage,” jelasnya.

Lalu, lanjut Arief Yahya, harus dibuat Ease of Doing Business (FDI): 10 Bali Baru, KEK. “Harus diakui, kalau kita ingin hasil yang luar biasa, harus mengguanakan cara yang tidam biasa!” tandasnya.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya juga memaparkan perkembangan pariwisata Indonesia terkini dimana jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sampai Indonesia pada Agustus 2017 mencapai 1,35 juta wisman.

Dengan capaian ini optimis target 15 juta wisman akhir tahun 2017 akan terlampaui. “Pertumbuhan pariwisata Indonesia sangat tinggi mencapai 25,6 persen dari Januari hingga Agustus 2017. Indonesia masuk daftar top 20 in the world,” kata Arief Yahya. (*)

Kemenpar Bidik Turis Australia

0
Beberapa turis asing menikmati hidangan makanan di bawah pohon kelapa tepi pantai Palm Spring, Nongsa. Sabtu dan Minggu banyak turis dari luar negeri berkunjung ke Batam. Batam adalah nomor tiga terbanyak dikunjungi turis setelah Jakarta dan Bali. F. Dalil Harahap/Batam Pos

Wonderful Indonesia membidik Australia , salah satu negeri potensial penghasil Wisman ke Indonesia.

Tepatnya di sebelah Barat Daya Australia, Kementerian yang di-remote langsung oleh Arief Yahya itu mendukung perhelatan “Wonderful Indonesia Getaway 2017 bekerjasama dengan Southwest Indonesia Community (SIC). Kegiatannya akan berlangsung pada tanggal 4 November 2017 di Art Geo Cultural Complex, Queen Street Busselton, Australia Barat

“Kegiatan ini sebagai upaya mempromosikan Wonderful Indonesia ke publik di Australia Barat, kita akan berpromosi di even tersebut,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, Profesor I Gde Pitana yang didampingi Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik Vinsensius Jemadu.

Lebih lanjut Pitana mengatakan, SIC merupakan organisasi warga Indonesia yang tinggal di wilayah barat daya Australia. Melalui perhelatan ini, imbuh Pitana,
agar bisa menjadi golden opportunity bagi Indonesia untuk bisa menampilkan kecantikan budaya dan tradisi Wonderful Indonesia. “Karena kita akan mempersembahkan pertunjukan seni, tarian, teater, pertunjukan musik dan kuliner,”tambahnya.

Vinsenius menambahkan, konsep acara nantinya akan dikemas dengan beragam acara menarik seperti Harmony Parade, Travel Expo, Pameran Kerajinan, Fun Games, Musik, Dance, Painting Wajah, Bazaar Makanan dan Fashion Show.

“Acaranya sendiri akan digelar mulai jam 11 pagi hingga 4 sore, kami berharap bisa tepat sasaran dan memukau pengunjung,”ujarnya.

Rencananya acara ini akan dihadiri sejumlah pejabat tinggi di Western Australia. SepertiTourism Ministry Western Australia, Hon. Paul Papalia, Konsulat Jenderal RI Ade Padmo, Walikota Busselton Grant Henley, dan Anggota Parlemen Vasse. “Dukungan yang diberikan Kemenpar sendiri adalah sponsorship dan branding Wonderful Indonesia pada berbagai materi promosi, serta pelaksanaan pertunjukkan kesenian,” lanjut VJ, panggilan akrab Vincensius.

Selain itu, imbuh VJ, dalam kesempatan tersebut juga akan diadakan kegiatan Promosi Wonderful Indonesia, berupa promosi melalui Travel Expo, pertunjukan budaya, bazar makanan Indonesia, pertunjukan musik dan penampilan tarian tradisional, permainan tradisional Indonesia dan kompetisi peragaan busana batik serta pelayanan informasi pariwisata Indonesia.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menambahkan, Wonderful Indonesia Getaway 2017 juga menjadi bagian dalam memenuhi target 15 juta wisman di 2017 dan 20 juta wisman di 2019. Menpar mengatakan, sangat penting untuk mengoptimalkan promosi pariwisata Indonesia di Australia yang merupakan salah satu negara fokus pasar utama. “Australia bertumbuh sangat bagus, artinya sustainability-nya oke, sizenya besar, spread-nya juga besar, apalagi dekat dengan negara kita,” ujar Menpar Arief Yahya.

Secara geografis, Australia tidak jauh untuk ke Bali,Australia kini sudah menggeser Malaysia dalam jumlah inbound ke Indonesia. Australia masuk di peringkat tiga, setelah China dan Singapore. Sebelumnya, Negeri Kanguru itu di bawah Malaysia.”Terjadi perubahan peta pariwisata yang cukup besar ke tanah air,” ungkapnya.

Kemenpar sendiri menargetkan bisa mendatangkan jumlah wisman Australia ke Indonesia hingga 1,8 juta sampai akhir tahun ini.(*)

Pasar Karetan, sebuah Atraksi demi Gaet Wisatawan

0

Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Jawa Tengah (Jateng) membuat terobosan promosi dan sosialisasi pariwisata di Kota Semarang dengan mengelar Pasar Karetan.

Pasar rakyat ini memulai debut pada 5 November 2017 di Radja Pendapa Camp, Desa Segrumung, Meteseh, Kec Boja, Kendal.

GenPI komunitas pariwasata binaan Kementerian Pariwisata RI. Selama ini, GenPI menjadi kawah candra dimuka sekaligus duta pariwisata Indonesia di media sosial di samping terus mengembangkan ide-ide segar untuk mendongrak nilai jual segudang destinasi wisata di Indonesia .

Ketua Panitia Pelaksana Pasar Karetan, Mei Kristianti menjelaskan, event ini menjadi terobosan baru untuk mengembangkan wisata murah meriah sekaligus merakyat untuk seluruh lapisan masyarakat. Produk-produk dalam Pasar Karetan nanti berbandrol kurang dari Rp 10 ribu.

“Sekarang kami meng-create even offline dengan konsep Pasar Karetan, walau tetap menggunakan kekuatan media sosial untuk men-drive audience dan membuat pasar baru, namun acara ini kami lakukan di Radja Pendapa,” ujar Mei.

Banyak daya tarik dalam Pasar Karetan nanti. Selain produk-produk murah meriah, acara ini bernuansa hutan dan kehidupan asli pedesaan.

Mei menjamin, sangat mudah mengakses acara ini dari Kota Semarang, 45 menit perjalanan. Para pengunjung tanpa dipungut biaya, lantaran lokasi acara bebas dari biaya sewa.

Acara Pasar Karetan mengambil suasana hutan dan kehidupan asli pedesaan ini mulai 5 pukul 06.00 sampai 11.00 WIB. Mengambil lokasi di tepi hutan karet milik PTPN, pasar rakyat ini bakal memberikan pengalaman baru kepada para pengunjung. “Silahkan datang, saya jamin lokasi sangat asik dan menarik,”katanya.

Puas belanja, pengunjung bisa melakukan trekking bersama keluarga dengan jarak 3 km, 5 km dan 10 km di tengah hamparan hutan hijau nan asri. “Konsep pasar ini lebih ke tradisional, tempo dulu, lengkap dengan atraksi dan permainan anak-anak Jadul (Jaman dulu,Red),” kata Mei.

Berbicara mengenai konsep pasar, imbuh Mei, event ini mengajak masyarakat di desa itu membuat panganan tradisional, untuk dijual di pasar tradisional setiap Minggu. Selain sebagai income, jajan pasar itu bakal menjadi ikon Pasar Karetan.

Shafigh Pahlevi Lontoh, Ketua Genpi Jateng berjanji bakal terus memutar event ini setiap akhir pekan. “Kami ingin menciptakan atraksi baru! Membuat destinasi baru, nuansa tempo doeloe dalam sebuah pasar. Kami lakukan setiap Minggu pagi, dan selalu diposting via medsos,” ungkap Shafigh.

Selain pasar, Shafigh bakal membuat pasar ini ramah bagi anak-anak. Bersama GenPI dia bakal membuat pasar ini sebagai arena permainan tradisional yang sudah tergerus kemajuan zaman.

Permainan anak-anak ini antara lain egrang, dakon, main mercon bumbung (dengan bambu petung, red), sunda manda, lompat tali, main kelereng, gobaksodor, sampai olahraga crosscountry. “Aneh dan unik kan? Datang ya? 5 November,” kata Shafigh.

“Tempatnya oke, nyaman, banyak spot untuk selfie, dari nuansa hutan, ladang, padi menghijau, akar jati, sapi, kolam ikan, dan banyak story lagi,” ucap Hyudee, koordinator GenPI Jateng.
Sebelum acara puncak, Genpi menggelar lomba foto-foto di lokasi itu, dan diikuti oleh fotografer profesional. “Hasilnya diunggah ke media sosial oleh sang fotografer,” kata Hyudee.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) antusias dengan ide kreatif GenPI Kemenpar angkat topi atas tangan-tangan kreatif GenPI memajukan potensi dan industri pariwisata di RI.

Beberapa waktu lalu, GenPi Kepri sukses bikin even “Wonderful Malay Fiesta 2017” di Batam, dan mampu datangkan 331 wisman ke even itu, GenPI Aceh yang membuat event offline Sanger Day Festival 2017, sekarang GenPI Jateng. “Ini ide dan solusi cerdas GenPI dalam Digital Sociopreneurship,” ujar Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Komunikasi Don Kardono.

Gagasan GenPI ini sekaligus menunjukkan, bahwa GenPI membuktikan diri mampu membuat program promosi wisata “go digital” dan tengah gencar dilakukan oleh Kemenpar sebagai salah satu strategi pemasaran pariwisata Indonesia.

“Anggota GenPi terdiri atas anak-anak (berjiwa) muda yang selama ini aktif melakukan promosi pariwisata melalui media sosial seperti blog, facebook, twitter, instagram, path, dan lain lain,” kata pria yang berdandan Sporty itu.

Bagi Don, setiap daerah punya karakteristik masing-masing, berbeda dengan daerah lain. Justru kebhinnekaan itulah yang membuat Genpi semakin kreatif di semua daerah. ”Ayo, Kita ikuti even Pasar Karetan, 5 November 2017 ini,”ajaknya.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyambut positif atas semua inisiatif GenPI tersebut. Kata Menpar, acara itu penting, untuk mengetes engagement di followers medsos anggota Genpi.

“Juga melibatkan desa atau kampung untuk buat atraksi pariwisata, bahkan kelak bisa memberdayakan masyarakat untuk membuat homestay desa wisata!” ucap Menpar Arief.

Menpar Arief selalu berpikir, GenPI sebagai komunitas netizen independen, harus punya dua sisi. Seperti keping mata uang, memiliki cultural value atau creative value. Guna memenangkan persainhan pariwisata dunia, Indonesia harus menguasai dunia digital
. “More Digital, More Personal! More Digital, More Global! More Digital, More Professional!,” ujar menteri asli Banyuwangi ini.(*)

Kantor PTSP Galang Batang Segera Dibangun

0
PT BAI, kawasan ekonomi khusus Galang Batang. F.Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Pejabat dari Pemkab Bintan mendatangi Sekretariat Dewan Nasional (DN) Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Jakarta pada Selasa (31/10). Tujuannya adalah penyampaian struktur kepengurusan Dewan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang sebelum pembahasan bersama di tingkat pusat.

“Pak Sekda dan Bappeda kemarin (Selasa) ke Jakarta untuk penyampaian struktur Dewan KEK Galang Batang,” kata Bupati Bintan Apri Sujadi usai pembagian seragam sekolah gratis di SD negeri 003 Bintan Utara di Tanjunguban Rabu (1/11) kemarin.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Bintan Adi Prihantara membenarkan, dirinya ke Jakarta untuk penyampaian struktur Dewan KEK Galang Batang ke Sekretariat DN KEK pusat. “Dewan KEK akan segera dibentuk setelah diSK oleh Pak Presiden. Pak Gubernur adalah Ketua dan Pak Bupati adalah Wakil Ketua, untuk 9 anggota terdiri dari pegawai instansi vertikal, pegawai lingkungan Pemprov dan pegawai Pemkab,” ungkap Adi
Prihantara, dihubungi, siang kemarin.

Gubernur Kepri Nurdin Basirun ditanya soal KEK Galang Batang mengatakan setelah ditetapkan sebagai KEK Galang Batang, harapannya investasi di Kepri umumnya akan meningkat. Ia memastikan banyak investor yang mendukung dan siap berinvestasi di KEK Galang Batang. Rata-rata investor dari Tiongkok. “Yang pasti PT BAI akan membangun industri pengolahan dan pemurnian bijih bauksit,” kata dia.

Mengenai infrastruktur akan segera dibangun fasilitas pendukung KEK Galang Batang dimulai dari pembangkit listrik, penyedia air bersih dan gedung pelayanan terpadu satu pintu. Sementara itu, Manager Operasional PT BAI Zulkarni Afikri mengatakan, struktur Dewan KEK Galang Batang masih dibahas. Yang jelas, Ketua adalah Gubernur Kepri dan Wakil Ketua adalah Bupati Bintan. “Masih pembahasan, nanti baru setelah itu di Keppres kan,” katanya.

Untuk mendukung KEK Galang Batang, dikatakannya saat ini, pihaknya telah mematangkan lahan untuk rencana pembangunan fasilitas pendukung, antara lain pembangunan pembangkit listrik dan penyediaan air bersin serta gedung PTSP di KEK Galang Batang. Investor dari negara mana saja yang sudah memastikan akan berinvestasi
di KEK Galang Batang? Ia menjawab, sementara baru 1 investor dari
Tiongkok. “Lainnya masih menunggu, jika sudah pasti, akan saya infokan,” tukasnya. (cr21)

Gema Karimun Siap Berkompetisi

0
Anggota Marching Band Gema Karimun saat latihan. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Marching band Gema Karimun memang baru terbentuk. Meski begitu, marching band binaan Dinas Pemuda dan Olahraga Karimun ini sudah percaya untuk mewakili Kabupaten Karimun di Festival Marching Band Terbuka se-Sumantera di Pekanbaru, Jumat (3/11).

Anggota marching band yang terdiri dari pelajar SMA/sederajat ini, sudah dua bulan mempersiapkan diri. Mereka pun bertekad untuk mengukir prestasi tertinggi.
“Hingga saat ini tidak ada kendala dalam latihan. Mudah-mudahan, Marching Band Gema Karimun berhasil mengukir prestasi,” jelas Kepala Bidang Pemuda Dispora Karimun Agusman, kemarin (1/11).

Di festival tersebut, peserta harus menampilkan lagu wajib dan lagu pilihan menggunakan alat marching band. Selain itu, perpaduan keserasian antara pakaian dan penampilan turut menjadi penilaian tersendiri.

Marching band Gema Karimun memiliki anggota sebanyak 65 orang termasuk pelatih. Selama pelatihan, mereka dibuat secara berkelompok seperti pembawa bendara, drum, dan penari. Tujuannya supaya benar-benar mahir dalam satu kesatuan marching band.
“Target pasti ada. Tapi paling penting memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk tampil di publik. Agar bisa menjadi pengalaman untuk mencurahkan semua kemampuan dalam memainkan marching band,” ungkapnya.

Dengan mengikuti festival tersebut, lanjut Agusman pihaknya sebagai fasilitastor memberikan kesempatan selebar-lebarnya kepada pelajar yang mempunyai bakat marching band untuk itu bergabung di Gema Karimun. Salah satu manfaat yang bisa didapatkan yakni melatih kepekaan dalam hal bermusik.

Secara ilmiah, musik akan merangsang aktifnya otak bagian kanan yang cenderung jarang digunakan oleh mereka yang sehari-harinya lebih banyak berkutat dengan logika dan angka.

“Intinya bagaimana mereka bisa berinteraksi dan beradaptasi dengan rekan-rekan yang berbeda sekolah. Serta, bisa menimba ilmu yang didapat dan memperluas tali silaturahmi antar grup marching band dari daerah lain,” tuturnya.

Pantauan di lapangan, para anggota Marching Band Gema Karimun serius ketika mengikuti latihan. (tri)

Puluhan Kendaraan Terjaring Operasi Zebra

0
Seorang Polantas memeriksa surat kelengkapan kendaraan bermotor. F. Sandi/Batam Pos.

batampos.co.id – Mulai Rabu (1/11), Kepolisian Republik Indonesia menggelar Operasi Zebra secara serentak di seluruh nusantara. Tidak terkecuali di Kabupaten Karimun yang dilaksanakan hingga 14 November mendatang atau selama dua pekan.

Digelarnya Operasi Zebra guna menekan jumlah pelanggaran lalu lintas. Sekaligus menurunkan angka kecelakaan lalulintas di seluruh Indonesia. “Operasi Zebra rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Diharapkan, mampu memberikan disiplin terhadap masyarakat dalam berkendara di jalan raya,” jelas Kasatlantas Polres Karimun AKP Teuku Fazrial Kenedy usai menggelar apel di halaman Polres Karimun.

Pihaknya, mengimbau kepada masyarakat agar saat berkendara supaya membawa surat kendaraan dan melengkapi kendaraannya. Seperti SIM, STNK, spion, menggunakan helm, dan jangan menerobos lampu merah bagi pengguna kendaraan roda dua. Sehingga, ketika terjadi razia tidak ditilang oleh petugas Satlantas. “Paling penting gunakan helm. Sayangi nyawa anda, tidak tertutup kemungkinan terjadi kecelakaan baik tunggal maupun tabrakan dengan kendaraan lain,” ujarnya.

Karena kata Kenedy lagi, masih banyak masyarakat yang menggunakan kendaraan roda dua tidak memakai helm terutama pada malam hari. Sebab, ketika malam hari membawa kendaraan tidak menggunakan helm kemungkinan besar terjadi kecelakaan di jalan raya cukup besar.

“Anda bisa bayangkan, ketika membawa kendaraan tidak menggunakan helm secara mendadak ada binatang yang menabrak wajah Anda. Secara otomatis bisa terganggu membawa kendaraan dan bisa terjadi kecelakaan tunggal atau tabrakan. Jadi sayangilah diri Anda ketika membawa kendaraan,” pesannya.

Pantauan di lapangan, razia hari pertama dipusatkan di Jalan Teuku Umar. Diketahui sebanyak delapan (8) motor, 2 SIM, dan 9 STNK yang berhasil ditilang. (tri)

IMI Kepri – Batam Pos Sport Gelar Rally Wisata Nasional

0
ilustrasi

batampos.co.id – Kerjasama yang baik antara pembalap dan navigator bakal menjadi faktor yang cukup penting guna memenangi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Time Rally 2017.

Selain itu, presisi atau ketepatan waktu yang tepat bisa menjadi faktor pembeda hasil akhir Kejurnas Time Rally 2017 putaran keenam yang dilaksanakan di Batam, 4-5 November 2017 mendatang.

“Peserta yang mampu menjawab soal dan teka-teka dengan baik dan cepat di setiap point yang ditentukan panitia itulah yang memiliki poin tertinggi,” ujar Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kepri, Usep RS kepada Batam Pos, Rabu (1/11).

Kejurnas Time Rally 2017 sendiri sudah sukses terselenggara di lima provinsi sebelumnya yang menjadi tuan rumah. Putaran pertama di Sulawesi Selatan (15-16 April 2017), putaran kedua di Kalimantan Selatan (15-16 Juli 2017), putaran ketiga di Nusa Tenggara Barat (5-6 Agustus 2017), putaran keempat di Bali (26-27 Agustus 2017), putaran kelima di Kalimantan Timur (1 Oktober 2017).

IMI Kepri bekerjasama dengan Batam Pos Sport siap menggelar event balap rally wisata nasional tersebut. Ada dua kelas yang dipertandingkan dalam kegiatan tersebut, yakni kelas Kejurnas yang memperebutkan Piala Bergilir Menpora dan kelas pemula yang memperebutkan Piala Gubernur Kepri.

Pendaftaran peserta bisa dilakukan di Kantor Sekretariat IMI Kepri, Gedung Graha Pena Batam lantai 1 yang dikenakan biaya sebesar Rp 350 ribu dan akan ditutup pada tanggal 3 November mendatang.

“100 pendaftar pertama akan mendapat oli Shell Helix secara cuma-cuma,” kata Usep.

Usep menuturkan, Kejurnas Time Rally ini merupakan agenda rutin tahunan PP IMI yang selalu bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenmpora) serta Kementerian Pariwisata,

“Rally wisata ini selain bertujuan untuk mempelopori budaya tertib berlalu lintas di jalan umum juga untuk memperkenalkan wisata daerah yang berguna bagi meningkatnya wisatawan,” tutup Usep. (cr16)

 

Polsek Lubukbaja Bekuk Pengedar Pil PCC

0
PCC, sebuah ilustrasi

batampos.co.id – Jajaran Polsek Lubukbaja menangkap seorang pengedar pil PCC (paracetamol cafein carisoprodol) di Apotik Calista, komplek Bumi Indah Sari Jaya Hotel blok A no 13 dan 14, kecamatan Lubukbaja, Rabu (25/10). Dari penangkapan itu, polisi menyita 436 butir Pil PCC.

Kapolsek Lubukbaja Kompol Muhammad Chaidir yang langsung memimpin penangkapan itu mengatakan, penangkapan terhadap Hadi Munco, 59 berawal dari anggota Polsek Lubukbaja mendapatkan informasi adanya penjualan obat PCC merk somadril compositum di Apotik Calista, Komplek Bumi Indah Sari.

“Kemudian, kita lakukan penyelidikan dengan mendatangi rumah tersangka di kavling V jalan semangka, Kecamatan Lubukbaja yang menjual obat PCC merk somadril compositum,” kata Chaidir, Rabu (1/11) siang.

Setibanya di rumah Hadi, jajaran Polsek Lubukbaja melakukan penggeledahan dan ditemukan 100 strip kemasan pil PCC somadril compositum yang sudah tidak ada isinya dari dalam kamar rumah tersangka. Dari pengakuannya, ia menjual pil PCC somadril compositum sudah sejak 7 bulan lalu dan pil pcc somadril compositum itu ia simpan di Apotik Calista.

Usai mendapatkan pengakuan Hadi, selanjutnya jajaran Polsek Lubukbaja membawa Hadi ke Apotik Calista. Di Apotik itu, Hadi menunjukkan tempat ia menyimpan pil pcc somadril compositum tersebut, yang mana pil itu ia simpan di bawah rak barang dengan bungkus plastik warna biru.

“Pil PCC itu kita temukan dalam keadaan sudah dikemas dalam bentuk paket sebanyak 44 paket, dengan jumlah keseluruhan 436 butir. Usai menemukan barang bukti, selanjutnya tersangka kita bawa ke Polsek untuk penyidikan,” ujarnya.

Sementara itu, Hadi mengaku bahwa penjualan pil PCC itu telah dilarang. Ia pun nekat menjual pil PCC lantaran banyaknya permintaan dari masyarakat. Diakuinya, pil PCC itu peminatnya paling banyak adalah wanita yang kerap masuk ke tempat hiburan malam.

“Satu bungkus isinya 10 butir. Satu bungkus itu dijual Rp 50 ribu. Sudah tujuh bulan saya jual pil ini,” akunya.

Saat ini, kasus ini telah dilimpahkan ke Satres Narkoba Polresta Barelang untuk penyelidikan lebih lanjut. Hadi dijerat dengan pasal 197 undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman selama 15 tahun penjara. (cr1)