Sabtu, 13 Juni 2026
Beranda blog Halaman 13099

Buronan Polsek Inhil Dibekuk di Tanjungpinang

0

batampos.co.id – Jajaran Satuan Intelkam Polres Tanjungpinang, berhasil menangkap VSN alias Fr ,17, dan Fo, 18, pelaku penganiayaan Susiadinil Ikwan di wilayah Polsek Reteh Polres Inhil Riau di tempat berbeda. VSN dibekuk di Pelantar Panjang Kampung Bugis Tanjungpinang, Jumat (10/11). Di hari yang sama polisi kembali menangkap Fo di Kampung Bugis, Tanjungpinang.

Kasat Intelkam Polres Tanjungpinang AKP Monang Parlahutan Silalahi mengatakan, kedua pelaku buronan Polsek Reteh Inhil Riau. Kamis(23/3) lalu keduanya diduga melakukan penganiayaan menggunakan tombak dan pisau di jalan Sunan Giri Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Inhil.

Karena diketahui berada di wilayah Tanjungpinang, Polsek Reteh langsung berkoordinasi dengan Polres Tanjungpinang. Tidak butuh waktu lama, petugas berhasil menangkap keduanya. “Benar, pelaku ini sudah kita amankan,” ungkap Monang, Sabtu (11/11).

Ia menjelaskan, penangkapan ini berawal dari postingan pelaku yang ingin menjual ponsel Samsung di Bursa Jual Beli (BJB). Berdasarkan postingan itu, kemudian anggota Satuan Intelkam Polres Tanjungpinang, mencoba untuk memancing pelaku, dengan berpura-pura ingin membeli ponsel tersebut. “Pelaku kita ajak jumpa, beralasan mau beli ponselnya. Begitu jumpa langsung kita amankan tanpa ada perlawanan,” jelasnya.

Tak berselang lama setelah pelaku ini diamankan, jajaran reskrim Polres Tanjungpinang kembali meringkus satu pelaku lagi yang juga menjadi buronan atas kasus yang sama, yakni Fo, 18, di Kampung Bugis.

“Pada malam itu juga kita berhasil mengamankan rekanan pelaku berdasarkan pengembangan keterangan Fr, yang duluan diamankan,” terang Kanit Reskrim Polres Tanjungpinang Aipda Jual Limbong, saat ditemui di Mapolres Tanjungpinang, Sabtu (11/11).

Ia menambahkan kedua pelaku ini rencananya akan dijemput untuk dibawa ke Riau, oleh anggota Polsek Reteh “Kita sudah koordinasikan penangkapan ini ke Polsek Reteh. Secepatnya mereka (pelaku, red) ini akan segera dipindahkan untuk melanjutkan proses hukumnya di sana (Riau, red),” imbuhnya. (cr20)

Proses Cawagub Kepri Mandeg

0

batampos.co.id – Meskipun DPRD Kepri sudah memberikan kesempatan ke II bagi Partai Pengusung Sani-Nurdin untuk menyerahkan nama pengganti Calon Wakil Gubernur (Cawagub), Agus Wibowo sampai batas akhir waktu, Jumat (10/11) lalu. Akan tetapi tidak ada respon apapun yang diberikan, baik itu Partai pengusung maupun Gubernur Kepri, Nurdin Basirun.

“Belum ada laporan masuknya usulan partai pengusung Sani-Nurdin melalui Gubernur Kepri, Nurdin Kepri terkait pengganti Agus Wibowo sebagai Cawagub,” ujar Ketua Panitia Khusus (Pansus) Wagub Kepri, Surya Makmur Nasution, Minggu (12/11).

Politisi Partai Demokrat tersebut berharap, Gubernur dan Parpol pengusung segera mengambil keputusan. Menurutnya, penuntasan polemik Wagub Kepri adalah merupakan untuk kepentingan punlik.

“Mari kedepankan kepentingan publik. Artinya posisi Wagub harus diisi,” tegas Surya Makmur.

Legislator Komisi III DPRD Kepri tersebut menjelaskan, pada posisi ini, DPRD Kepri juga tidak punya kapasitas untuk mendesak ataupun melakukan intervensi. Karena kapasitasnya DPRD hanya bisa meminta melalui aturan administrasi. Menurutnya, tuntas atau tidaknya persoalan ini, adalah terpulang kepada partai pengusung bersama Gubernur. Karena posisi terjadi menjadi ranahnya partai pengusung.

“Inisiatif kita tentunya adalah tidak boleh saling tunggu. Jika itu terjadi, sampai kapanpun tidak pernah tuntas,” papar wakil rakyat dapil Batam tersebut.

Sebelumnya, Akademisi STISIPOL Tanjungpinang, Endri Sanopaka mengatakan tuntas atau tidaknya polemik Wagub Kepri terpulang kepada Gubernur. Menurutnya, ketika Gubernur menginginkan adanya seorang Wagub, ia akan berupaya untuk menyelesaikan ini. Sebaliknya jika responnya hanya menunggu, indikasi tidak menginginkan adanya Wagub.(jpg)

Awalnya Mobil Ignis, Kemudian Bus Wisata Tabrak Bus Karyawan

0
Bagian depan bus wisata ringsek usai menabrak bus karyawan yang melintas di jalan raya kawasan pariwisata terpadu Lagoi, Minggu (12/11) pagi. F. Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Diduga oleng, Mobil Suzuki Ignis BP 1519 BB menabrak Mazda Pick Up BP 8347 TQ di Kampung Bengek, Desa Sebong Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, Minggu (12/11) sekitar pukul 07.30 pagi. Tak lama berselang, bus karyawan Lagoi dan bus wisata kembali terlibat kecelakaan di tempat yang sama.

Meskipun tak menimbulkan korban jiwa, kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Saksi di lapangan, Surya Karta Baros menuturkan, kejadian bermula ketika mobil Suzuki Ignis melaju dari arah kawasan Lagoi menuju simpang Lagoi. Dari arah berlawanan datang mobil Mazda.

Tepat di Kampung Bengek, mobil Ignis oleng hingga keluar jalur ke arah kiri dan membanting setir ke kanan hingga menabrak pick up. “Tuh lihat saja bagian depan keduanya ringsek,” kata warga Kelurahan Kota Baru, Simpang
Lagoi ini.

Tak lama berselang bus karyawan Lagoi BM 7313 Du yang melaju dari arah kawasan Lagoi tiba-tiba berhenti mendadak. Dari arah yang sama datang bus wisata. Kecelakaan pun tak terelakan. “Bus karyawan Sedona yang ditabrak oleh bus wisata,” katanya kepada Batam Pos, kemarin.

Kasatlantas Polres Bintan AKP Anjar Yagota ketika dihubungi, Minggu (12/11) siang membenarkan kejadian itu. Informasi yang diperolehnya, mobil Ignis manabrak pick up. Lalu di belakang mobil Ignis, bus tabrak bus, tapi tidak menyenggol mobil Ignis. “Bukan tabrakan beruntun 4 kendaraan,” katanya. (cr21)

 

Jalan Berlubang Bikin Pengendara Celaka

0
Sebuah lubang dan rusak terlihat di jalan M Tahir Batamcenter, Minggu (12/11). Dijalan tersebut ada beberapa titik jalan yang berlubang yang bisa mengganggu pengguna jalan. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kondisi jalan yang berlubang kerap memakan korban. Hal ini seperti yang terjadi di ruas jalan S Parman, Seibeduk.

Warga Seibeduk, Ansarif, 24, berharap pemerintah menambal titik lubang di jalan tersebut. Seperti di seberang perumahan Nusa Indah ada dua lubang yang menganga persis di tengah jalan.

“Apalagi kalau malam kan agak gelap jalannya, ” ucapnya.

Ia mengatakan, rusaknya jalan ini terakhir pada Kamis (9/11) malam, seorang mahasiswi Politeknik Negeri Batam terjatuh karena menghindar lubang. Namun ia mengaku tak tahu nama korban tersebut.

“Dia dibawa ke klinik di Bidaayu pintu tiga setengah, kasihan dia,” ucap pekerja di bilangan Batuampar ini.

Tak hanya kali ini, warga lain,Dedi, menyebutkan jalanan berlubang membuat pengendara celaka. “Minggu lalu ada juga yang jatuh, anak PT (pekerja pabrik, red),” timpa rekan Ansarif ini.

Pantauan Batam Pos, selain dua lubang di depan Nusa Indah ini, ada dua titik juga ada di seberang perumahan atau komplek Bidadari. Lokasi lain yakni empat titik di yang tersebar di depan pintu dua hingga pintu empat Kawasan Industri Batamindo.

Dikonfirmasi, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM SDA) Kota Batam Yumasnur mengatakan penanganan jalan tersebut dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri. Ia mengklaim telah memngkomunikasikan hal ini dengan Pemprov.

“Semua akan mereka tangani mungkin masalah waktu saja, sekarang juga udah mulai,” katanya.

Ia mengatakan, kondisi cuaca sekarang yang sering hujan mempengaruhi kegiatan proyek fisik seperti penambalan jalan.

“Mereka akan perbaiki bertahap, di Simpang KDA Batamcenter dulu juga berlubang sekarang sudah diperbaiki,” pungkasnya. (cr13)

Pickup Tabrak Satu Rumah dan Empat Motor

0

batampos.co.id – Sebuah mobil pickup BP 8192 yang dikemudikan oleh Masudi Manianta Sembiring, 33 menabrak sebuah rumah dan empat unit sepeda motor di Jalan Todak dekat kantor PLN Mc Dermott, Batuampar, Minggu (12/11) pagi.

Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol I Putu Bayu Pati mengatakan, kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Pada saat kejadian, Masudi mengemudikan mobil dengan seorang penumpang Mujiburrahman, 26.

“Mobil ini datang dari jalan arah Simpang Empat Melcem, kemudian belok kiri menuju ke arah pelabuhan Makobar Batuampar dengan melalui Jalan Todak,” kata Putu, Minggu (12/11) siang.

Sesampainya di depan Gedung PLN Batuampar, mobil yang dikemudikan Masudi tiba-tiba oleng ke kanan dan menabrak sebuah rumah yang ada di sebelah kanan jalan tersebut. Akibatnya, rumah itu mengalami rusak parah di bagian depan.

“Pengemudi mobil mengalami luka pada bagian kepala dan punggung. Sementara penumpangnya mengalami luka robek pada bagian pipi sebelah kiri,” tuturnya.

Selain itu, empat unit sepeda motor yang tengah terparkir di depan rumah juga mengalami rusak berat karena ditabrak mobil serta terkena reruntuhan rumah yang roboh.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Satu unit mobil serta empat unit sepeda motor yang rusak telah kita bawa ke Unit Laka Lantas Polresta Barelang,” bebernya.

Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polresta Barelang Iptu Efendi Marpaung mengatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), diketahui bahwa Masudi mengemudi mobil dalam keadaan mengantuk.

“Karena mengantuk, rencana dia mau jemput buah ke pelabuhan Makobar, Batuampar untuk dibawa ke pasar Jodoh. Ini mobil milik tukang buah,” tambahnya. (cr1)

Lomba Batam Pos Curi Perhatian Pengunjung Sumbar Expo

0

batampos.co.id – Pegelaran lomba mewarnai, mengambar hingga fashion show sukses digelar Batam Pos pada acara Sumatera Barat (Sumbar) Expo 2017 di Dataran Engku Putri, Minggu (12/11). Selain bertujuan memperkenalkan tentang Sumatera Barat, lomba tersebut juga mengasah bakat dan kreatifitas anak.

Antuasias anak yang merupakan peserta sudah terlihat sebelum lomba mewarnai dan mengambar dimulai. Masing-masing dari peserta juga sudah menyiapkan meja lipat yang digunakan sebagai alas mengambar dan mewarnai. Lomba mewarnai dan mengambar ini dibagi dua kategori, yakni untuk anak usia 4-6 tahun dan 6-10 tahun. Semua peserta bebas mengkreasikan gambar, asalkan sesuai dengan tema yakni sumatrabarat.

Usai lomba mewarnai, kegiatan dilanjutkan dengan fashionshow. Fashionshow yang diikuti belasan peserta ini juga terbagi dalam dua kategori. Yakni peragaan busana adat minang dan busana berbahan dasar koran bekas Batam Pos.

Ketua Panitia Lomba yang merupakan Manajer EO Batam Pos, Herman Mangundap mengatakan lomba tersebut terlaksana disela acara Sumbar Expo 2017. Karena hadir ditengah acara sumatrabarat, tema lomba pun juga bersinggungan dengan daerah sumatra barat atau adat minang.

Dalam kegiatan tersebut Batam Pos juga menyisipkan lomba kreasi dan fashionshow busana berbahan dasar koran bekas Batam Pos

“Kami diminta khusus untuk menyelenggarakan lomba untuk anak-anak. Dan, bisa dilihat, peminat lomba cukup banyak dan mereka semua antusias,” kata Herman.

Ali Sadikin, juri lomba mewarnai dan mengambar mengatakan cukup sulit menentukan sang juara. Selain kreatifitas yang tinggi, para peserta juga lihai dalam memadukan warna.

“Cukup lama mendapatkan pemenang. Setelah dirumbukan, kami mendapatkan tiga pemenang terbaik dan yang baik,” terang Ali.

Hal senada dikatakan juri lomba fashion show, Yunus Suchari yang cukup sulit menentukan pemenang dari lomba peragaan busana berbahan dasar koran. Namun, ada empat penilaian dalam lomba tersebut sehingga pemenang terbaik didapatkan. Empat penilaian lomba busana adalah kreasi, ekspresi, catwalk dan make up.

“Semuanya bagus-bagus, namun kami memilih yang terbaik,” ujar pria yang akrab disapa Yos ini.

Setetelah melakukan perumbukan, juri pun menetapkan sang juara lomba-lomba tersebut.

Untuk lomba mewarnai usia 6-10 tahun,

  • juara 1 Khansa Naazily Tasya Wihardi,
  • juara 2 Haikal Ammor Dhiyaurrah Man
  • juara 3 Novita Fitriani

Sedangkan untuk lomba mewarnai umur 4-6 tahun,

  • juara 1 adalah Nizar Ar-Rasyid,
  • juara 2 Muhammad Haif
  • juara 3 Zheo.

Sementara untuk lomba fashionshow pakaian adat minang, juara 1 diraih Nurul Hidayah, juara 2 Nadine, juara 3 Ngesti Gawa Tirta Wening.

Untuk lomba fashionshow berbahan dasar koran juara 1 diraih Kesya Najwa, juara 2 Keyko Kanaya, juara 3 Khirani Nolled. Sedangkan untuk best costume disabet Chintya dan best perform diraih Nasita Humaira.

Dewi Sartika, ibu dari Kesya Najwa sudah menyiapkan kostum untuk anaknya empat hari sebelum lomba dimulai. Desain baju diambil dengan tema karnaval dikerjakan secara bersama-sama di sanggar tempat anaknya berlatih.

“Bakatnya (Najwa) sudah terlihat dari kecil, karena itu saya masukan sanggar. Alhamdulillah selalu saja berprestasi,” ujar Dewi warga Batuaji ini. (she)

Rasa Capek Terbayarkan dengan Belanjaan Gratis

0

batampos.co.id – Tri Ana Pancawati mampu menyelesaikan berburu belanjaannya sekaligus stiker bonusnya hanya dalam waktu kurang dari tujuh menit di Family Shopping (Famshop) minggu ini. Seperti apa keseruannya, berikut ulasannya.

TRI Ana Pancawati mengajak suaminya, M Ali Sabri dan anaknya, Wahyu Hidayat di Hypermart Nagoya Hill (Nohil) Nagoya, Lubukbaja, Sabtu (11/11) sore.

Sebelum dimulai, Tri diarahkan panitia Family Shopping (famshop), Cindy, mengenai tata cara ikut program famshop yang digelar Batam Pos bekerjasama dengan BPR Sejahtera Batam (SB) tiap seminggu sekali ini.

Tri disarankan agar tak mengambil barang belanjaan di atas harga Rp 20 ribu. Peserta hanya diperbolehkan mengambil satu item barang pada produk yang sama. Panitia juga menjelaskan soal bonus Rp 250 ribu yang tersimpang di antara produk tertentu.

“Fokus saja mencari barang belanjaan sesuai petunjuk yang kami jelaskan, jangan melebihi harga yang kami tentukan, sembari mencari stiker bonus yang tertempel di salah satu produk. Bila waktu masih tersisa, lanjutkan berbelanja. Bila bonus didapat, total modal belanjanya Rp 750 ribu,” ujar Cindy.

Usai mendapat pengarahan, Tri Ana dibantu suaminya, M Ali Sabri dan anaknya, Wahyu Hidayat diperbolehkan mensurvei terlebih dahulu tempat belanjaan di setiap sudut lorong rak barang di Hypermart Nagoya Hill.

Usai mensurvei, peserta yang tinggal di Perumahan Marbela Blok G7 Nomor 3 Batamkota ini kembali ke garis start yang ditentukan panitia famshop. Kali ini waktu yang diberikan peserta famshop untuk berbelanja, delapan menit. Begitu semua siap, panitia famshop memberi aba-aba dimulainya famshop dengan membunyikan sirine toa.

Begitu sirine berbunyi, Tri Ana kali ini bertugas mencari barang belanjaan dibantu anaknya. Sedangkan suaminya bertugas mendorong troli belanjaan.

Lorong pertama yang dimasuki adalah lorong yang menyediakan aneka merek aneka deterjen pelembut dan pewangi pakaian. Tri mengambil salah satu produk deterjen pelembut pakaian.

Tri kembali berlari menuju lorong yang menyediakan aneka produk susu krimer kemasan kaleng. Tri memilih salah satu produk susu krimer kemasan kaleng dan memasukkannya ke lori belanjaan.

Berikutnya Tri menuju lorong yang menyediakan aneka produk aneka tisu kering. Dewi kembali mengambil salah satu produk tisu kering dan memasukkannya ke troli belanjaan.

Peserta kali ini cepat sekali berburu belanjaannya. Tak sampai lima menit, lori belanjaannya sudah terisi banyak belanjaan.

Kali ini Tri kembali memasuki lorong yang menyediakan aneka jenis produk kecap manis kemasan plastik. Tri mengambil satu produk kecap manis dan memasukkan ke dalam troli belanjaan.

Tri memilih berbelanjan dengan cara berlari kecil untuk mempercepat perburuan belanjaannya.

Berikutnya Tri memasuki lorong yang menyediakan aneka produk deterjen untuk mencuci baju. Satu produk diambilnya, Dewi kembali berlari memasuki lorong berikutnya yakni lorong aneka minuman sirup.

Waktu sudah berjalan lima menit, masih tersisa tiga menit lagi. Panitia famshop mengingatkan agar peserta saatnya fokus mencari stiker bonus yang tertempel di produk deterjen pencuci piring merek Sunlight.

Begitu petunjuk disebutkan panitia, Tri langsung berlari ke lorong yang menyediakan aneka deterjen pembersih piring merek Sunlight.

Berhenti di produk Sunlight, Tri dibantu suami dan anaknya langsung membongkar-bongkar kemasan Sunlight. Tak lama, stiker bonus ditemukannya dan satu deterjen Sunlight diambilnya. Mereka kembali berlari mencari-cari lagi barang yang hendak diincarnya.

“Ayo semangat lagi, masih ada waktu panjang. Tampaknya peserta kali ini troli belanjaannya sudah hampir penuh,” ujar panitia Famshop.

Tri memperlambat langkah berburu belanjaannya. Ia bersama suami dan anaknya memilih berjalan santai usai mendapatkan stiker bonus, sembari melintasi rak yang menyediakan aneka mainan anak serta baju-baju.

Tak terasa waktu berburu belanja tinggal menyisakan beberapa detik lagi. .

“Stop, waktu berburu belanjaan sudah habis. Silakan troli langsung didorong menuju kasir di depan,” ujar panitia famshop, Cindy mengarahkan peserta untuk menghentikan perburuan belanjaannya.

Troli belanjaan didorong ke lorong kasir. Saat pengecekan dan menghitung jumlah harga barang oleh panitia dibantu kasir, tak satupun produk yang dilarang diambil, masuk dalam troli belanjaan Junar dan ketiga adiknya.

Setelah semua barang belanjaan dihitung, total barang yang diambil oleh Tri mencapai Rp 915.878. Kelebihan belanjaan sebanyak Rp 165.787 harus dibayar dari koceknya sendiri oleh peserta.

“Nggak sia-sia saya, suami dan anak memilih berlari dalam berburu belanjaan. Capek sih, tapi terbayarkan dengan hasilnya, bonus kami dapat lebih cepat. Begitu juga barang belanjaan kami dapatkan,” teran Tri yang tampak kelelahan usai berlari-lari.

Pada penutupan acara famshop, panitia menggelar kuis berhadiah ke pengunjung Hypermart Nagoya Hill. Pertanyaan yang dilontarkan seputar produk Batam Pos atau BPR Sejahtera Batam.

Kali ini pengunjung Hypermart Nagoya Hill yang beruntung dari kuis BPR Sejahtera adalah Rina, warga Sekupang yang mendapat bingkisan dari BPR Sejahtera Batam

Sedangkan pemenang undian kuis Batam Pos adalah pengunjung atas nama Juniar Pasaribu, warga Perumahan Griya Batuaji Asri Blok D Nomor 8. (gas)

Simapan BPR Sejahtera Batam Manjakan Nasabah dengan Berlimpah Hadiah

Simpanan Masa Depan ( SIMAPAN ) adalah produk tabungan dari BPR Sejahtera Batam (SB) yang memanjakan nasabah untuk mendapatkan hadiah tanpa diundi dan pastinya sesuai dengan kebutuhan dan keinginan nasabah .

Pilihan hadiah beragam mulai dana cashback , produk Tupperware, ponsel, barang elektronik, emas antam, sepeda motor, mobil, perlengkapan rumah tangga dan masih banyak lagi sesuai dengan permintaan nasabah.

Simapan merupakan pilihan tepat bagi anda yang ingin memiliki barang sesuai dengan keinginan, sekaligus menabung dengan suku bunga yang menarik. Di samping itu, nasabah juga diberikan free (gratis) perlindungan asuransi jiwa.

Tunggu apa lagi, ayo buruan buka tabungan Simapan di BPR Sejahtera Batam. Menabung suka-suka, dan mendapatkan hadiahnya suka-suka.

Kunjungi segera kantor operasional BPR SB di berbagai wilayah di Batam seperti di Komplek Tanjungpantun Blok A Nomor 13-14 Jodoh, Komplek Pertokoan Aviari Pratama Blok A4 Nomor 8 Batuaji, Komplek Citra Mas Blok A Nomor 4 Penuin, Komplek Pertokoan Botania Garden Blok A1 Nomor 2 Batamkota, dan di Komplek Pertokoan Mitra Raya Blok A Nomor 1 Batamkota. (gas)

Pembaca batampos.co.id, e-Paspor Memiliki berbagai Keunggulan, Antara Lain….

0

batampos.co.id– Elektronik Paspor secara sekilas hampir mirip seperti paspor biasa. Namun Elektronik Paspor atau sering disebut e Paspor ini, memiliki berbagai kegunaan dan dijamin lebih aman. Kabid Humas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Irwanto Suhaili menuturkan bahwa, dengan menggunakan e Paspor bebas visa saat memasuki beberapa negara.

“Salah satunya Jepang,” kata Irwanto, Sabtu (11/11).

Ia mengatakan dengan e paspor data yang tersimpan lebih aman dan sulit dipalsukan. Lalu kecepatan saat pemeriksaan keimigrasian, dapat menggunakan fasilitas auto gate. E Paspor Indonesia sendiri sudah melalui ujicoba di Bangkok, Thailand dan Kantor Pusat ICAO di Montreal, Kanada dan hasilnya sudah sesuai dengan standar internasional.

Irwanto menyarankan kepada masyarakat Batam khususnya, agar mengajukan e Paspor agar mempermudah perjalanan ke luar negeri. Caranya pengajuannya sama saja juga persyaratannya, hanya waktu penyelesaiannya yang memerlukan waktu lebih lama. Karena kita perlu menanamkan data biometrik ke dalam chip dan harus hati-hati agar data yang disimpan sempurna.

“Untuk biaya PNBPnya sendiri sebesar Rp.655.000 dibayarkan melalui bank persepsi,” ungkapnya.

Bagi masyarakat Batam yang suka travel ke luar negeri. Irwanto merekomendasikan agar segera membuat e Paspor.

“Data di e paspor terintegrasi dengan data e KTP,” ungkap Irwanto. (ska)

Bayi 10 Bulan Sebesar Anak 8 Tahun

0

Nama Luis Manuel Gonzales viral. Berbagai media di Meksiko mengabadikannya.

Gara-garanya, bobot tubuhnya mencapai 28 kilogram. Masalahnya, Luis Manuel masih berusia 10 bulan.

Tubuhnya jauh lebih besar daripada kakaknya, Mario, yang berumur tiga tahun. Belum diketahui pasti penyebab pembengkakan tubuh Luis Manuel. Diduga, dia terkena prader-willi syndrome, gangguan genetik yang mengakibatkan tubuh tumbuh abnormal.

”Awalnya, saya pikir karena ASI saya bagus,” ujar Isabel Pantoja, sang ibu.

Perempuan 24 tahun itu mengungkapkan bahwa saat lahir, berat anak keduanya tersebut hanya 3,5 kilogram, hampir sama seperti saat Mario dilahirkan. Namun, berat badan Luis Manuel tumbuh begitu cepat, seperti tak terkendali. Ketika masih berusia 2 bulan, dia berbobot 10 kilogram. Kini Luis Manuel menggunakan popok sekali pakai ukuran dewasa dan baju untuk anak 8 tahun.

Bobot tubuh sebesar itu membuat Luis Manuel kesulitan bergerak. Dia tak bisa merangkak, apalagi berdiri tegak sambil berpegangan layaknya bayi seusianya. Ibu dan ayah Luis Manuel mengaku sering kali kelelahan jika harus menggendong buah hatinya tersebut. Kalau ingin menggunakan stroller, mereka harus memilih yang benar-benar kuat.

”Dia pernah saya taruh di stroller, lalu bagian tengahnya patah,” kata Gonzales, sang ayah.

Berdasar serangkaian tes, bayi yang tinggal di Tecoman, Negara Bagian Colima, Meksiko, itu diduga terkena prader-willi syndrome. Jika benar, Luis Manuel membutuhkan suntikan hormon seharga USD 555 (Rp 7,5 juta) untuk satu kali injeksi. Padahal, Gonzales hanya bekerja di pabrik minuman dengan gaji USD 200 per bulan atau setara Rp 2,7 juta. Karena itu, mereka membuat akun Facebook yang meminta bantuan untuk pengobatan.

Namun, Silvia Orozco, dokter bedah yang memiliki spesialisasi di bidang nutrisi, punya pendapat lain. Dia menduga, Luis Manuel tidak terkena prader-willi syndrome. Ada kemungkinan saat hamil, Pantoja kekurangan nutrisi tertentu sehingga kelenjar yang mengatur metabolisme di tubuh Luis tidak bekerja maksimal. Karena itu, dia mengirim sampel jaringan tubuh Luis Manuel ke AS untuk detail yang lebih akurat.

Pantoja mengakui bahwa kehamilannya terbilang rewel. Saat mengandung Luis Manuel, kakinya sempat bengkak pada trimester ketiga. Dia juga merasa Luis Manuel lebih berat dan banyak bergerak saat berada di rahim, bahkan cenderung hiperaktif. Jauh berbeda jika dibandingkan dengan saat dia mengandung Mario. (thestraittimes/mexicodailynews/sha/c16/any)

Sophia Latjuba Berusia 47 Tahun Sophia Latjuba masih Memikat

0
foto: instagram

Meski usianya sudah 47 tahun, Sophia Latjuba masih terlihat cantik. Tak heran jika Ariel Noah kepincut dengan ibunda Eva Celia.

Bisa menjaga bentuk tubuhnya, Sophia mengaku melakukan gaya hidup sehat.

“Saya percaya kalau gaya hidup sehat itu adalah investasi. Kita makan nutrisi tinggi, itu membuat saya enggak khawatir lagi,” kata Sophia Latjuba di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (11/11).

Salah satu bentuk pola hidup sehat yang dilakukannya dengan melakukan diet vegan. Seperti diketahui, diet vegan merupakan jenis diet vegetarian yang tak mendonsumsi daging, telur, serta produk hewani.

Sophia mengaku mendapat banyak manfaat dari diet vegan yang dijalaninya sejak beberapa bulan terakhir.

“Beberapa bulan ini saya diet vegan. Bukan untuk kurus, melainkan mengatur makan-makan kita. Enggak makan binatang yang bernapas begitu, dan enggak minum susu karena itu pun dari binatang,” ucap janda Indra Lesmana ini.

“Selama jadi vegan, saya merasa lebih enak dan energinya dua kali lipat,” tutur Sophia Latjuba. (mg7/jpg)