Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13109

Tak Kenal Sejarah

0

“Seperti kata Pak Dahlan, Jawa Pos tidak mengenal sejarah.”

Kutipan kalimat itu dilontarkan salah seorang senior Jawa Pos dalam buku: Azrul Ananda Dipuja dan Dicibir; Kontroversi Penguasa Baru Jawa Pos, Ahli Waris Dahlan Iskan. Buku itu ditulis oleh Bahari, eks jurnalis Jawa Pos yang kesohor lewat aksi dan tulisan “Haji Nekat lewat Jalur Darat”.

Kebetulan, saya belum tuntas membacanya. Sejak dipesan oleh Mbak Umy Kalsum (Sekretaris Redaksi) 5 September lalu, sampai tulisan ini saya buat kemarin, saya baru membaca sampai halaman 111. Masih ada ratusan halaman lain yang menunggu untuk ditengok.

Mungkin, saya kalah cepat dengan Pemimpin Redaksi (Pemred) Batam Pos, Muhammad Iqbal. Seringkali beliau saya intip tengah berada di ruangannya, asyik membaca buku dengan warna dasar biru-putih itu. Hehehehe

Kembali ke paragraf pertama, tentang kalimat “Jawa Pos tidak mengenal sejarah”. Memang, maknanya agak simpang-siur. Ada yang setuju. Ada pula yang tidak.

Kebetulan, saya tergolong sebagai orang yang tidak mengenal sejarah. Meskipun saat Ujian Nasional (UN) tingkat SMA tahun 2005 lalu, nilai mata pelajaran Sejarah saya 9,25.
Bagi saya, sejarah bukan untuk dikenal. Tidak pula untuk diingat terus-menerus. Namun dikenang. Karena kalau terus-terusan mengingat sejarah, saya tidak punya waktu untuk memikirkan masa depan perusahaan.

Makanya, seluruh karyawan Batam Pos, dari departement head hingga staf, saya “haramkan” untuk bereuforia atau bernostalgia tentang sejarah perusahaan. Mereka cukup mengenang. Cukup tahu sajalah. Tidak usah lagi flash back atau mencari tahu soal sejarah. Hanya Tuhan dan pendiri perusahaan ini yang tahu.

Biarlah itu jadi kenangan. Tidak perlu dibangga-banggakan. Sekarang, sudah saatnya meninggalkan sejarah. Mari berpikir ke depan. Kembali ke lapangan. Kerja, kerja, kerja!
Di tengah krisis ekonomi yang melanda saat ini, rasanya kok tidak nyaman kalau mengingat kejayaan Batam. Dulu katanya Batam itu “surga”, dulu katanya Batam itu maju, dulu katanya Batam mirip Singapura, dulu Batam itu…

Dulu, dulu, dan dulu. Pokoknya diawali dulu. Sampai bosan saya mendengarnya. Mereka yang masih bicara dulu, menurut saya, kurang elok untuk dicontoh. Tidak mendidik. Karena tidak memberikan solusi. Melainkan hanya mengajari cara bernostalgia dan mengingat masa lalu.

Justru orang-orang dengan pemikiran ke depan yang harus dicontoh. Mereka yang mengajak kita untuk move on di tengah krisis, mereka yang mengajak kita untuk optimistis, mereka yang menularkan virus kerja, kerja, kerja.

Itulah yang dilakukan Komisaris Utama Jawa Pos Group Azrul Ananda. Bukannya tidak menghargai sejarah. Atau melupakan para pelaku sejarah yang membangun Jawa Pos. Dia lebih realistis.

Sepulang dari menempuh pendidikan di Amerika Serikat, dia membawa ide dan semangat baru. Sempat diragukan, namun inovasi dan kreativitas yang ditularkannya membawa perubahan. Lebih fresh dan jreng. Mulai dari produk Deteksi, Mading, hingga Zetizen. Menurut survei Roy Morgan, readership Jawa Pos pun menjadi yang tertinggi di Indonesia. Padahal, Jawa Pos adalah koran yang bermarkas di Surabaya, bukan ibu kota Jakarta.

Spirit untuk membuat perubahan itulah yang harus ditumbuhkan di Batam. Tidak hanya masalah ekonomi, namun mencakup semua aspek. Mulai dari sumber daya manusia (SDM), mental, hingga semangat kerja.

Meski diadang krisis yang luar biasa dahsyatnya, namun lewat inovasi dan kreativitas, semua bisa dilalui.

Beberapa waktu lalu, saya bersama Manajer Iklan Batam Pos, Try Agus bertemu dengan Vice President Sales & Promotion Hypermart, Yoelius Saputra. Pria yang akrab disapa Gary itu masih muda. Lebih tua beberapa tahun dari saya.

Dia juga banyak bercerita soal kondisi ekonomi yang serba sulit seperti saat ini. Hampir di semua sektor. Kendati demikian, di internal mereka, virus kerja, kerja, kerja terus ditularkan. Hasilnya, Hypermart tetap kokoh dan perkasa. Bahkan, tetap menjadi rujukan bagi masyarakat untuk berbelanja.

Sama seperti yang dilakukan Azrul, salah satu kunci sukses yang ditularkan kepada kami adalah inovasi dan kreativitas. Menurutnya, tanpa “barang” bernama inovasi dan kreativitas, usaha tidak akan maju. Boleh dibilang, hanya dengan inovasi dan kreativitas itulah, kita dapat survive di tengah krisis ekonomi yang membelit.

So, pilihannya ada pada kita sendiri. Apakah akan tetap bernostalgia terhadap masa lalu, atau memilih untuk meninggalkan sejarah dan membuka lembaran baru.

Keputusan Anda akan sangat menentukan masa depan Batam ke depannya. ***

 

Guntur Marchista Sunan
General Manager Batam Pos

 

Polda Kepri Cek Urine Awak Kabin

0

batampos.co.id – Senin (18/9/2017), Polda Kepri melakukan tes urine terhadap 26 kru pesawat di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau.

Kru pesawat yang di tes terdiri dari pilot dan pramugari. “Hasilnya negatif, ” tutur Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga, Senin (18/9).

“Ini merupakan bagian dari operasi antik seligi 2017,” tambahnya.

Dari operasi ini, Erlangga menuturkan tak ada satupun kru pesawat yang positif narkoba. Erlangga menuturkan masyarakat tak perlu was-was atau cemas dengan kondisi para pilot.

Dia menuturkan kru pesawat yang menjalani tes urine ini yakni Lion Air 737 dari Medan ke Batam lalu menuju ke Pontianak. Dari pesawat ini ada 7 kru yang di cek urinenya. Lalu maskapai Sriwijaya dari Jakarta, dari 7 orang krunya juga tak ada yang positiv narkoba.

“Lalu juga Citilink dari Batam tujuan Pekanbaru, Lion Air dari Balikpapan, Citilink tujuan Jakarta dan Lion Air tujuan Pekanbaru. Semuanya negativ,” tutur Erlangga.

Operasi antik ini dimulai dari pukul 10.30 hingga 14.00. Dan melibatkan 26 personel Polda Kepri. “15 orang dari Subsatgas Gakkum, 5 dari Subsatgas Lidik, 4 orang Subsatgas Pampers dan 6 orang dari Biddokkess,” tuturnya.

Erlangga menuturkan operasi antik ini merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap tahunnya. Tak menyasar ke bandara saja, tapi juga beberapa tempat diduga sebagai tempat peredaran narkoba seperti diskotik. (ska)

YouTube Layanan Baru untuk Kreator

0
Peluncuran 4 Program YouTube untuk Dukung Kreator di Luar Jakarta (Istimewa)

batampos.co.id – Dalam peluncurannya, Managing Director Google Indonesia Tony Keusgen berbagi lebih jauh mengenai perkembangan YouTube di tanah air. Data terbaru App Annie merekam 50 juta orang Indonesia aktif mengunjungi YouTube setiap bulan. Sementara pertumbuhan angka kreator dengan 1 juta subscribers meningkat empat kali hanya dalam setahun terakhir. Termasuk dari luar daerah Jakarta.

“Kami melihat kreator dari kota-kota kecil di Jawa, Sulawesi, dan bahkan Papua membuat konten dan meraih sukses di YouTube,” kata Tony Keusgen, Senin (18/9).

Program komunitas YouTube yang diumumkan hari ini yakni YouTube Pop-Up Space, YouTube NextUp, YouTube FanFest, dan YouTube Go.

Lewat dua Pop-Up Space yang telah dilakukan di Jakarta setahun terakhir, YouTube melatih lebih dari seribu kreator konten di lewat fasilitas studio canggih, rangkaian workshop, dan pelatihan mengenai cara meraih sukses di YouTube. Pop-Up Space yang ketiga ini difokuskan pada kreator yang beraliran musik, di mana kreator musik seperti Eclat Story, Eka Gustiwana dan Fathia Izzati mendapat kesempatan untuk berkolaborasi dan berlatih untuk festival terbesar YouTube mendatang, yakni YouTube FanFest Indonesia.

Tahun ini YouTube menggelar program YouTube NextUp. Di mana 12 kreator hasil seleksi juri diterbangkan ke YouTube Pop-Up Space untuk diberi pelatihan intensif dari para pakar produksi, serta memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi kemungkinan berkolaborasi dengan kreator lainnya. Program YouTube NextUp ini didesain khusus untuk membantu mereka mempelajari cara membuat video dengan lebih baik, mendapat lebih banyak subscriber, dan membuat channel menjadi lebih menarik.

Sementara itu, ajang YouTube FanFest di tahun ini untuk pertama kalinya akan dilakukan tidak hanya di Jakarta. Tapi juga di Yogyakarta pada 22-24 September, Surabaya pada 6-8 Oktober, dan Bandung pada 20-22 Oktober. Hal ini dilakukan untuk memberi kesempatan bagi kreator dari daerah luar Jakarta untuk mendapat pengalaman serupa dengan kreator di ibu kota. Yakni, unjuk talenta di atas panggung, berkolaborasi dengan top kreator, serta bertemu dengan penggemar secara langsung.

“Kami terus dikejutkan dengan antusiasme audiens YouTube. Di FanFest yang pertama tahun 2015, 3,000 tiket langsung habis dalam kurun waktu lima menit. Tahun ini kami ingin membawa keseruan yang sama bagi kreator dan penggemar YouTube di kota lainnya,” jelas Fibriyani Elastria, Head of Consumer Marketing, Google Indonesia.

Rangkaian YouTube FanFest Indonesia 2017 akan ditutup di Jakarta pada tanggal 10 hingga 12 November. Acara akan dimeriahkan oleh kedatangan kreator YouTube internasional ternama seperti 1MILLION Dance Studio dan Ranz & Niana, juga kreator lokal yakni Gen Halilintar, Raditya Dika, dan dunia MANJI.

Program YouTube lainnya untuk kreator yakni YouTube Go. Setelah diumumkan pada Agustus lalu, YouTube Go, mendukung pengguna YouTube dengan keterbatasan jaringan internet dan WiFi, dilengkapi dengan fitur-fitur unik seperti mengontrol jumlah kuota dan kemampuan preview sebelum menonton video secara utuh.

“Indonesia terus menjadi fokus penting bagi YouTube. Kami berharap semua inisiatif yang kami luncurkan hari ini dapat membantu lebih banyak masyarakat Indonesia meraih sukses di YouTube, dan kami tak sabar melihat lebih banyak lagi konten khas Indonesia dinikmati oleh audiens global,” tutup Tony.

(ded/JPC)

2 Bomber B-1B dan 4 Jet Tempur F-35 Bayangi Semenanjung Korea

0
foto: boeing

batampos.co.id – Enam pesawat Amerika Serikat, 2 bomber B-1B dan 4 jet tempur F-35 mengikuti latihan gabungan dengan Angkatan Udara Korea Selatan, Senin (18/9/2017).

Dilansir Reuters, bomber B-1B itu terbang dari Guam. Sementara jet tempur F-35 berasal dari pangkalan militer AS di Jepang.

Pesawat-pesawat canggih itu bergabung dengan enam jet tempur Korea Selatan dalam simulasi pengeboman yang dimaksudkan sebagai unjuk kekuatan kepada Korea Utara.

Seperti diketahui, situasi di Semenanjung Korea semakin memanas. Apalagi setelah Korut melakukan uji coba bom nuklir keenam awal September lalu.

Salah satu alasan dari latihan gabungan itu, yakni karena Korea utara (Korut) semakin agresif mengejar teknologi nuklir adalah latihan militer gabungan seperti yang dilakukan AS dan Korsel hari ini.

Negara yang dipimpin Kim Jong-un itu berkali-kali mengancam akan menyerang AS dengan nuklir jika masih terus berulah di Semenanjung Korea.

Namun, tampaknya AS dan Korsel tak menghiraukan ancaman Pyongyang tersebut. Kementerian Pertahanan Korsel malah memastikan frekuensi latihan gabungan akan ditingkatkan.

“Latihan semacam ini bisa digelar dua, tiga kali dalam sebulan,” ujar Menteri Pertahanan Korsel Song Young-moo.

(dms/Reuters/JPC)

Cicilan Ringan di Cluster Woodland Spring

0
Woodland Spring

batampos.co.id – Pengembang BMK Group menawarkan cicilan uang muka ringan mulai dari Rp 1,6 jutaan perbulan setiap pembelian Perumahan Cluster Woodland Spring di kawasan Kabil Nongsa. Tak hanya cicilan ringan pengembang juga memberikan hadiah langsung sepeda motor serta gratis pengurusan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB), Akta Jual Beli (AJB) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

“Penawaran ini berlaku selama bulan September, setiap pembelian rumah tipe 39/72, 45/78 dan ruko,” ujar Marketing BMK Group Titi Komariah di Kabil, Minggu (17/9).

Ria sapaan akrab Titi Komariah mengatakan Cluster Woodland Spring dibangun di atas lahan seluas 1,8 hektare berjumlah 133 unit. Dimana masing-masing berjumlah 93 unit rumah yang terdiri dari tipe 39/72, 45/78 dan ruko dua lantai sebanyak 40 unit.

“Saat ini sekitar 50 persen sudah terjual dan masih ada blok yang belum di buka,” jelasnya.

Hunian berkonsep minimalis modern akan menawarkan fasilitas pendukung seperti mesjid, cctv disetiap sudut cluster, dan keamanan security 24 jam.

“Proses pengerjaan saat ini lagi pembersihan lahan, dan rencananya pembangunan akan dilakukan bulan ini,” kata Ria.

Lebih lanjut, Ria mengatakan adapun cara bayar yang ditawarkan bisa Kredit Pemilikan Rumah (KPR), tunai keras, dan tunai DP. “Cara bayar fleksibel saja tergantung konsumen mau yang mana,” sebutnya.

Adapun keunggulan dari hunian ini berada di lokasi yang strategis karena dekat dengan kawasan industri di daerah Kabil, dekat Puskesmas, depan Sekolah Dasar, dan apalagi saat ini lokasi menjadi pusat pengembangan pemerintah.

“Kawasan ini di hadapan row 50 dan row 20, dan row jalan komplek seluas 7,8 dan 9 meter, dan kedepannya juga akan dibangun pasar,” ucapnya.

Spesifikasi bangunan menggunakan bahan berkualitas yaitu bata merah dan bata press. Informasi lebih lengkap bisa kunjungi kantor pemasaran Ruko Cluster Melati Residence Blok A Nomor 2 Tiban. (cr12)

Kawinkan Olahraga dan Wisata Bahari

0
TDB Hulubalang Bentan 757 saat mendapat arahan. F.Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memiliki Tim Dragon Boat
(TDB) Hulubalang Bentan 757. Tim yang diprakarsai oleh Gubernur Kepri
Nurdin Basirun ini dipersiapkan berlaga di segala event olahraga
sampan naga.

“Alhamdulillah dibentuknya TDB Hulubalang Bentan 757, mudah-mudahan bisa mewakili Kepri di tingkat nasional dan internasional,” harap pembina TDB Hulubalang Bentan 757, Gubernur Kepri Nurdin Basirun ketika ditemui di Tanjunguban, Minggu (17/9)
kemarin.

Di samping itu hadirnya TDB Hulubalang Bentan 757, diharapkan untuk
memperkenalkan olahraga wisata Kepri ke tingkat nasional dan
internasional. Karena, wilayah Kepulauan Riau yang didominasi lautan
maka olahraga bahari dan wisata harus dikawinkan di semua event yang
digelar di Kepri.

Ia juga berpesan agar TDB Hulubalang Bentan 757 selalu kompak dan
bekerjasama. Dengan kekompakan dan kebersamaan, maka kemenangan dan
kejayaan akan mudah digapai.

Terlebih TDB Hulubalang Bentan 757 diawaki oleh para atlet yang sudah
menorehkan prestasi di dunia olahraga sampan naga. “Semoga membina
makin banyak anggota,” harapnya.

Sementara itu, pelatih TDB Hulubalang Bentan 757, yang juga ketua
Hulubalang Bentan Normansyah mengatakan TDB Hulubalang Bentan 757
adalah nama pemberian Gubernur Kepri. Dengan nama itu, diharapkan TDB
Hulubalang Bentan 757 akan mewakili Kepri di semua event bahari.

“Oktober ini kita bakal ikut memeriahkan event wisata festival bahari
yang digelar di Sungai Carang Tanjungpinang,” tukasnya. (cr21)

Pengusaha Azerbaijan Minat Invest Pariwisata Indonesia

0

Promosi Indonesia melalui Indonesia Cultural Festival (ICF) di Baku Azerbaijan meraih hasil menggembirakan. Acara pertunjukan seni budaya di Heydar Aliyev Sarayi ditonton lebih dari 1.000 orang. Dan 2.000 kaos untuk peserta fun walk dan bazar di tepian laut Kaspia juga ludes.

Selain itu, Bulan Oktober mendatang, sekitar 15-20 orang pengusaha dari berbagai bidang di Azerbaijan akan berkunjung ke Indonesia. Mereka akan melihat peluang investasi di pameran Trade Expo Indonesia (TEI).

Sejumlah pengusaha Indonesia dari berbagai sektor juga berhasil membuat komitmen bisnis dengan pengusaha-pengusaha Azerbaijan. Kesepakatan tersebut berlangsung saat business meeting antara pengusaha Indonesia dengan pengusaha Azerbaijan.

Fuad Necefov, pemilik Green Wood Furniture yang memiliki cabang di semua kota di Azerbaijan mencari supplier dari Indonesia.

Orkhan Babayev dari K-Food, jaringan supermarket di Azerbaijan, ingin mendapat suplai barang-barang dari Indonesia.

Sedangkan Tural Aliyev, pemilik perusahaan perhiasan dan aksesoris wanita BLISS, yang selama ini mendapat suplai dari negara lain, setelah melihat contoh produk, ingin beralih ke Indonesia.

Decca Evry Nugroho, dari PT Jala Fabrikasi Kencana yang memiliki sejumlah anak perusahaan, menyambut baik berbagai kemungkinan kerjasama bisnis dengan pengusaha Azerbaijan itu. Mulai bisnis atau investasi di property, perhiasan, minyak hingga pasar produk rempah yang bisa disuplai dari Indonesia.

Usai business meeting, para pengusaha Indonesia yang dikordinir oleh Decca juga langsung melihat tempat workshop perusahaan furniture besar di Baku yang menginginkan suplai produk-produk furniture dari Indonesia.

Untuk kepentingan ini pula, sejumlah pengusaha memperpanjang waktu tinggal di Baku hingga 16 September. Sedangkan rombongan pendukung Indonesia Cultural Festival 2017 di Baku, sudah kembali tanggal 13 September.

“Kita akan kongkretkan saat mereka ke Indonesia. Semoga semuanya lancar. Terima kasih untuk Pak Dubes Husnan Bey Fananie dan Tim KBRI Baku yang memfasilitasi pertemuan dengan para pengusaha di Azerbaijan,” tegas Decca.

Sedang di bidang pariwisata, sejumlah biro travel menyatakan komitmen untuk mengirim wisatawan ke destinasi-destinasi Indonesia. Utamanya paket-paket wisata keluarga. Tiga pengusaha di bidang pariwisata yakni Alovshat ( Halal Travel), Amin Aliyev dan Elgun (Baku Tours) serta Vusal Suleymanov (pemilik Life Travel dan alat pembayaran/ payment gateway) hadir dalam pertemuan.

Pemilik Baku Tours, Emin Aliyef, biro perjalanan di Azerbaijan sangat antusias dengan tawaran paket wisata keluarga maupun wisata alam, khususnya pantai. Dia mengatakan pangsa pasarnya tidak hanya warga Azerbaijan melainkan juga negara-negara tetangga yang selama ini tidak punya laut.

Penandatanganan MoU pun berlangsung antara Baku Tours dengan tour agent Indonesia: Madina Barokah Tour and Travel serta Asian Integrated Training Network (AIT Network).

AIT Network selama ini melayani wisatawan dari Asia Selatan dan Tenggara seperti Srilanka, Bangladesh, Thailand dan Vietnam. Promosi yang dilakukan pemilik AIT Network Wijayanto di ICF ke-2 ini sangat menarik.

Dengan mengenakan pakaian Melayu, Wijayanto menggelar Peta Indonesia ukuran besar. Ia pun bercerita mengenai pantai-pantai yang indah, warga yang ramah serta luas dan beragamnya Indonesia. Sesekali Wijayanto menyampaikan pertanyaan dan yang bisa menjawab dia beri hadiah.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Azerbaijan Husnan Bey Fananie mengungkapkan nilai ekspor Indonesia meningkat dua kali lipat lebih pada dua tahun masa kerjanya di Azerbaijan.

“Dari USD 19 juta di tahun 2015 menjadi USD 46 juta di tahun 2016. Sebagaimana yang dicatat dan dilaporkan Azerbaijan State Statistical Committee,” tegas Doktor lulusan UIN Sunan Kalijaga Yogya ini.

Dubes Husnan juga menyampaikan, dalam lima tahun terakhir pihaknya mencatat ada 40 kunjungan delegasi resmi antar kedua negara. Tidak termasuk kunjungan pelajar, mahasiswa, akademisi, dan kalangan dunia usaha.
Semua menunjukkan hangatnya hubungan persaudaraan antara kedua negara dan masyarakatnya.

Dubes Husnan juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua tim pendukung Indonesia Cultural Festival (ICF) ke-2 ini. “Rangkaian acara yang luar biasa dari tanggal 6 hingga 12 September. Kalian semua gila, sudah membuat Indonesia berkibar mewarnai Azerbaijan,” ungkap Husnan saat malam perpisahan dengan Tim dari Indonesia.

Husnan menyebut Tim Kabupaten Lahat hebat. Penarinya tak pernah berhenti diajak foto dengan pakaian adatnya. Juga penari dari sanggar yang ikut di ICF ini. Tim mural juga. Sampai diajak berkolaborasi dengan seniman mural di Baku. Grup musik KunoKini juga oke bisa menghidupkan suasana saat acara di Tepi Laut Kaspia. Tim seminar Multikultural juga mendapat respons yang luar biasa.

“Belum pernah terjadi yang seperti ini. Kedutaan negara lain pun banyak yang memuji ICF ini. Terima kasih semuanya. Terima kasih Tim Daya, JFK, mas Decca dan kawan-kawan. Semoga tahun depan lebih meriah. Kita goyang lagi Azerbaijan,” tandas cucu salah satu pendiri Pondok Modern Gontor ini.

Menpar Arief Yahya memuji langkah forum investment meeting yang membuka opportunity berkolaborasi dengan pelaku bisnis di tanah air. Dia mengingatkan bahwa investasi
di sektor pariwisata saat sedang menarik di Indonesia. “Bukan hanya services seperti travel agent, yang sekarang sudah jauh lebih mudah dengan menggunakan digital, tapi ada banyak
peluang bisnis lain,” kata Arief Yahya.

Misalnya bidang properti, tetapi based on tourism, seperti berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata? Membangun amenitas dan atraksi, seperti hotel, resort, restoran, theme park, dan lainnya. “Mereka bisa membawa market dari negara-negara
bekas Soviet untuk berwisata di Indonesia,” kata Arief Yahya.

Dalam meng-create bisnis berbasis services, kata Arief Yahya, hanya ada 3, yanh biasa dia singakat dengan istilah TTI. Tourism, Trade, Investment.

“Pariwisata atau tourism di depan, karena pola hubungan people to people connection jauh lebih kuat daripada organisasi, perusahaan atau bahkan negara. Tourism
itu lebih ke people to people connection, baru masuk ke trade, dan investment,” ucapnya. (*)

Pesona Tanah Lot, Ubud dan Uluwatu Bius 250 Delegasi ITMF

0

Bali kembali kedatangan tamu-tamu istimewa. Para opinion leader International Textile Manufactures Federation yang jumlahnya menembus angka 250 orang dari 29 negara kumpul di Nusa Dua, Bali. Tak hanya meeting. Ratusan orang yang ikut memboyong seluruh anggota keluarganya tadi ikut berwisata di best destination 2017 versi TripAdvisor itu.

“Sejak di Bali dari 14-16 September 2017, tak ada peserta yang mengeluh. Semuanya happy lantaran selesai meeting semuanya diajak leisure di Tanah Lot, Ubud dan Uluwatu,” tutur Executive Secretary Boards of Directors Indonesia Textile Association E.G Ismy.

Even MICE yang didukung Kementerian Pariwisata itu memang sukses membius 250 delegasi International Textile Manufactures Federation dari 29 negara. Di hari pertama saja, Kamis (14/9), semua langsug diajak berpetualang di Tanah Lot.

Destinasi yang satu ini sudah pernah dikunjungi Wakil Presiden India Muhammad Hamid Ansyar,
selebritis Turki, artis-artis Korea hingga kontestan Miss World 2012 dan 2013.

“Tanah Lot sangat keren. Penataan kawasan wisatanya lebih mengedepankan nuansa religius yang dipadukan dengan panorama dan
keindahan alam,” ujar President ITMF Jaswinder Bedi.

Pura Tanah Lot memang menjadi obyek wisata unggulan setelah Pantai Kuta di Kabupaten Badung. Panoramanya sangat indah, utamanya saat sunset. Saking eksotis dan sakralnya Pura Tanah Lot, Wakil Presiden India Muhammad Hamid Ansyar sampai menginstruksikan industri film Bollywood untuk syuting di tempat ini.

Sementara artis-artis Turki yang bermain di film Elif, ikut membagi keceriaan liburan di Tanah Lot di Kanal 7 (Turki), SCTV (Indonesia), OBN TV dan BNTV Sırpca (Bosnia) serta Kanal 5 (Makedonia).

Cerita Ubud lain lagi. Destinasi yang sempat dikunjungi Presiden ke-44 Amerika Serikat Barack Obama itu juga menebarkan sejuta pesona ke delegasi ITMF. Dari mulai sawah bertingkat, kerajinan tangan, hingga galeri-galeri seni, semua dieksplore habis oleh peserta ITMF.

Puncaknya, semua dibuat terpana oleh Sacred Monkey Forest Ubud. Kawasan yang hijau dengan balutan pohon besar, sejuk, ada air dan
suasana tropik, sukses membius delegasi ITMF.

“Sacred Monkey Forest memang istimewa. Mantan pemain bola dunia asal Manchester United, Luis Nani, pernah berkunjung ke sini. Begitu juga selebritis Hollywood Paris Hilton dan Julia Roberts. Ini pengalaman luar biasa bagidelegasi ITMF,” ujar Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti yang didampingi Kabid Promosi Wisata Pertemuan dan Konvensi Eddy Susilo.

Satu sihir lainnya datang dari Uluwatu. Sama seperti Ashton Kutcher, Mila Kunis, Justin Bieber dan Selena Gomez, ratusan anggota ITMF itu juga dibuat terpana dengan pesona Tari Kecak di Pura Uluwatu.

Sensasi menikmati tari khas Bali di tengah area pertunjukan bak koloseum dianggap sangat keren. Apalagi, tariannya disajikan saat sunset. “Semua kompak mengatakan sempurna!” timpal Eddy Susilo.

Bali juga terasa sangat istimewa di mata Menpar Arief Yahya. Menurutnya, Bali adalah contoh destinasi yang paling lengkap, baik
menyangkut atraksi, akses serta amenitas atau fasilitas pendukungnya.

Sebagai destinasi, Bali dinilai paling maju di Tanah Air, sehingga dinobatkan sebagai ikon pariwisata Indonesia. “Kemana saja Bali selalu
terlihat oke. Alam, culture, kuliner sampai baharinya sudah kelas dunia. Untuk delegasi ITMF beserta keluarganya, saya ucapkan selamat berlibur. Enjoy Bali!” ucap Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI. (*)

 

Rakyat dan Pemerintah Kepri Ikut Bantu Korban Rohingya

0
Gubernur foto bersama di Masjid Agung Al Hikmah, Tanjungpinang usai menyerahkan bantuan untuk korban Rohingya. F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun secara simbolis menyerahkan dana bantuan kemanusiaan untuk tragedi Rohingya, di Masjid Agung Al-Hikmah, Tanjungpinang, Ahad (17/9).

Nurdin mengatakan bahwa bantuan yang diserahkan ini merupakan upaya nyata masyarakat Kepulauan Riau untuk turut serta membantu meminimalisir beban yang didapat para pengungsi Rohingya.

“Banyak saudara-saudara kita disana yang menjadi imbas dari tragedi kemanusiaan tersebut, sebagai warga internasional kita harus turut andil dalam membantu meringankan beban mereka,” ujar Nurdin.

Nurdin melanjutkan banyak upaya yang dapat diberikan sebagai manusia jika menilik keadaan Rohingya saat ini. Jika tidak mampu turut serta kesana maka dengan bantuan fisik inilah yang menjadi jasa untuk mereka.

Tak lupa Gubernur berharap dari doa serta bantuan dari seluruh masyarakat Kepri ini dapat membantu meringankan Krisis dan tragedi Rohingya.

“Karena duka Rohingya adalah duka kita semua, mari kita berdoa agar warga rohingya segera dapat terlepas dari permasalahan ini,” lanjut Nurdin.

Nurdin mengapresiasi forum kemanusiaan yang mencetuskan diri untuk membantu menggalang dana di Kepri. Nurdin langsung meminta kepada Sekdaprov Kepri yang juga hadir pada kesempatan tersebut untuk membentuk tim panitia dari pemerintah untuk ikut serta membantu penggalangan dana di Kepri.

Dalam pada itu Ketua Forum Kemanusian Peduli Rohingya Provinsi Kepulauan Riau Ustaz Ahmad dalam laporannya mengatakan bahwa pengumpulan dana ini merupakan tahapan awal penyelenggaraan bantuan untuk Rohingya dan kedepan ada tahapan selanjutnya dan jika memungkinkan nantinya juga akan mengutus relawan-relawan dari Tanjungpinang yang bersedia untuk turun langsung ke lokasi di perbatasan Bangladesh.

“Sebagaimana kita ketahui bahwa keadaan pengungsi di perbatasan Bangladesh semakin hari bukan membaik malah buruk, sebanyak 420 Ribu jiwa pengungsi disana, untuk itu kami tidak menutup donasi dan akan tetap membuka jika masih ada yang ingin ikut menyumbang,” ujar Ahmad.

Dari data yang didapat, pengumpulan dana sendiri sudah dimulai sejak Dua Minggu lalu sehabis melaksanakan Shalat Ghaib di Lapangan Pamedan saat itu terkumpul dana sebesar 26 Juta dan hingga hari ini sudah terkumpul dana sebanyak 322 Juta, untuk tahap pertama ini penyaluran dana sebesar 280 Juta yang akan dikirimkan langsung pihak Forum Kemanusian Peduli Rohingya Provinsi Kepulauan Riau ke lokasi perbatasan di Bangladesh.

Perwakilan MUI Provinsi Kepri Bambang Maryono mengucapkan terimakasih atas kinerja tim penggalang dana yang hingga saat ini terus semangat dalam menggalang bantuan yang ditujukan untuk pengungsi Rohingya.

“Kita tahu bahwa uang bukanlah segalanya, namun mungkin dapat digunakan untuk membantu para pengungsi di Rohingya, selain itu kita juga membutuhkan niat yang tulus serta tidak lupa berdoa,” ujar Maryono.

Dalam pada itu Ketua LAM Abdul Razak bersyukur saat ini Indonesia dengan keberagamannya, namun masyarakat nya dapat memahami perbedaan tersebut, tentu jika melihat saudara seagama di tempat lain sedang mengalami musibah, saat inilah masyarakat Indonesia khususnya Kepri untuk ikut turun tangan membantu mereka.

Hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H. TS. Arif Fadillah
Wakil Walikota Tanjungpinang Syahrul, Asisten III M. Hasbi dan Kadis Perdagangan Burhanuddin, serta masyarakat Tanjungpinang. (bni)

 

Coba Lafalkan Menu Saucijs Brood; Amandel en bitterballen; dan Heldere Tomatensoep met Balletjes Ini…

0
foto: tarasmulticulturaltable.com

Anda pernah mencicipi menu makanan tempo dulu? Makan Mini Saucijs Brood? Amandel en bitterballen? Soep tomat ala Oma Oen yang sangat terkenal bernama Heldere tomatensoep met balletjes?

Nah, bagi yang ingin bernostalgia dengan makanan tempo doeloe, segera langkahkan kaki ke Festival Kota Lama 2017. Even yang digelar di Area Retensi Tawang Kota Lama, Semarang itu siap menyapa 23-24 September 2017.

“Event Festival Kota Lama kembali menyapa. Tahun ini sudah berjalan keenam kalinya,” kata Partono, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Sabtu (16/9).

Bersama Oen’s Semarang Foundation (OSF), “AMBO” sebagai stakeholder Kota Lama, “Vrienden van Kota Lama”, masyarakat peduli Kota Lama yang berdomisili di Belanda, serta masyarakat dan komunitas peduli Kota Lama yang ada di Kota Semarang, sebuah even kuliner tempo doeloe pun coba dicreate. Agenda puncaknya, Gala Dinner yang menyediakan beragam makanan tempo dulu.

Bagi yang ingin bernostalgia, silakan langkahkan kaki Area Retensi Tawang Kota Lama, Semarang, 23-24 September 2017. Dengan menyiapkan dana Rp 200 ribu per orang, Anda sudah bisa mencicipi beragam makanan tempo doeloe.

Sekilas, harga yang dipatok panitia memang terlihat agak mahal. Tapi bila melihat menu yang dihidangkan dan bagaimana ini dikemas dengan berbagai hiburan, bujet Rp 200 ribu bakal terasa sangat murah.

Semua makanan tempo doeloe nantinya bisa dengan bebas dicicipi. Dari mulai Nostalgische snacks: mini socijsbrood, amandel en bitterballen, Heldere tomatensoep met balletjes, Garnalensalade-cocktail (koktail slada udang), Kip met champignonsaus, aardappels en groenten (steak ayam saos champignon dengan kentang goreng dan sayur), semua dipastikan siap disantap pengunjung.

Belum lagi nasi goreng Toko Oen, ice cream legendaris Toko Oen Tutti frutti ice cream met vruchten en kruimels dan Koffie/thee met koekjes (kopi/teh dengan kue kering buatan Toko Oen.

“Gala Dinner merupakan pembuka Festival Kota Lama 2017. Beragam agenda lainnya juga dikemas untuk memanjakan mata wisatawan. Pada Hari kedua, waktunya Car Free Day pindah ke Kota Lama. Setelah itu, Aerobik, Zumba dan lomba line Dance akan mengawali pembukaan Festival Kota Lama hari terakhirnya,” tambah Partono.

Kemeriahan acara juga masih dilanjutkan dengan talkshow tentang Kota Lama dan Kita. Acara ini masih dalam rangkaian Festival Kota Lama 2017 yang nantinya digelar di Gedung Samudra Indonesia mulai jam 3 sore. Pengisi pembicaranya berasal dari GenPi Jateng dan komunitas Instagram Semarang, Explore Semarang. Acara ini gratis untuk umum.

Malam harinya, digelar Fashion show dan Line dance yang akan dimulai dari jam 7 malam. Lokasinya berada di panggung Festival. Fashion Show dan Dance on the street berrsama House of Pinky dan LPTB Susan Budihardjo ini menampilkan kolaborasi tari Belanda dan Jawa bersama tamu – tamu dari Belanda.

“Selain itu Festival yang mengusung Sepanjang Jalan Kenangan juga ada acara walktour kota lama, Rally photo, Instagram competition dan acara menarik lainnya,” tambahnya

Beragam kemeriahan tadi ikut disorot Menpar Arief Yahya. Dia mengaku sangat happy lantaran Semarang mulai rajin membuat even kreatif yang bisa mendatangkan banyak wisatawan.

“Ini bagus sekali. Kota Lama Semarang sudah masuk dalam “tentative list” UNESCO, yaitu nominasi daerah yang berpotensi menjadi Warisan Dunia. Lewat even-even kreatif seperti itu, mata dunia akan terus mengarah pada Semarang,” kata Menpar Arief Yahya

Dengan rumus Pentahelix, Menteri Arief yakin, “tentative list” UNESCO tadi akan makin cepat mendorong Kota Lama sebagai daerah tujuan wisata internasional.

“Tidak lagi menunggu siapa yang akan memulai, siapa yang berwenang, siapa yang memiliki tanggung jawab. Kuncinya Pentahelix, kerja bareng antara masyarakat, pemerintah, institusi pendidikan, media dan komunitas harus dimulai dari sekarang. Sinegisitas ini jadi kunci sukses,” pungkasnya. (*)