Ratusan penumpang arus balik lebaran menggunakan KM Bukit raya di pelabuhan Serasan kemarin. F. Aulia Rahman/Batam Pos.
batampos.co.id – Anggota Komis II DPRD Natuna Pang Ali mengatakan, masyarakat di Serasan sangat berharap dioperasikan pelabuhan Pelni di Serasan tidak hanya disaat arus mudik dan arus balik lebaran.
Ia menekankan, pemerintah dapat meresmikan pelabuhan agar pengoperasiannya secara legal. Karena sejak difungsikan, belum dilakukan peresmian.
“Masyarakat berharap, pelabuhan Pelni tetap disinggahi KM Bukit Raya. Pemerintah juga secepatnya meresmikan pengoperasiannya,” kata Pang Ali kemarin.
Dikatakannya, pelabuhan pelni di Serasan adalah kebutuhan dasar masyarakat. Untuk mudahkan akses transportasi laut.
“Kami hawatir, KM Bukit Raya hanya singgah saat arus mudik dan arus balik lebaran saja. Setelah itu terhenti lagi karena penggunaan pelabuhan belum diresmikan,” sebut Pang Ali.
Dikatakannya, KM Bukit Raya sudah perdana menyinggahi pelabuhan regional Serasan ada hari lebaran idul Fitri dan arus balik lebaran. Atas permintaan Pemerintah Daerah melayani penumpang.(arn)
Polisi memeriksa dokumen kendaraan seusai razia di Simpang Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kamis (14/7). F.Slamet/Batam Pos.
batampos.co.id – Ratusan pekerja di Kawasan Industri Bintan (KIB) Lobam ngumpet saat sadar polisi menggelar razia di simpang Pos I Lobam, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam Kamis (14/7) sekitar pukul 16.00. Pekerja bersembunyi di semak-semak di Jalan BCI Lobam bahkan ada yang putar arah ke kawasan.
Pantauan di lapangan, sore itu, ratusan pekerja di dua perusahaan di Lobam yakni PT Pertama Precesion Bintan dan PT CCI baru keluar dari lingkungan perusahaan. Rata-rata mereka sudah tancap gas keluar dari kawasan Lobam.
Namun saat sadar polisi sedang menggelar razia di depan Pos I Lobam, beberapa pekerja putar balik dan masuk ke kawasan. Informasi razia tersebar cepat. Pekerja yang lainnya langsung ngumpet di semak-semak, dan beberapa lainnya menghentikan sepeda motornya di pinggir jalan.
“Tak lengkap suratnya bang, tak punya SIM,” ujar seorang pekerja kepada Batam Pos.
Pekerja lainnya, Fani mengatakan, belum berani keluar dari kawasan. Karena, polisi sudah masuk ke dalam kawasan untuk memeriksa surat-surat kendaraan. “Tadi tunggu di pinggir jalan. Setelah tahu polisi masuk ke kawasan, kami bubar dan bersembunyi di pujasera,” katanya.
Kasat Lantas Polres Bintan AKP Anjar Yagota kepada Batam Pos mengatakan, anggotanya tidak mengejar pengendara yang bersembunyi di dalam kawasan. “Tak dikejar, anggota masuk ke dalam nakut-nakutin aja biar mereka bubar. Mereka tunggu (selesai razia). Jadi, kita tunggu-tungguanlah sampai jam 6 sore juga,” katanya.
Menurutnya, kesadaran pengendara dalam berlalu lintas masih rendah. Sore saja sebanyak 83 orang pengendara yang terjaring razia. 35 pengendara langsung ditilang, sedangkan 45 orang lainnya ditegur.
“Ditilang karena mereka tidak punya SIM dan STNK. Kalau pelanggaran ringan, sebatas ditegur,” katanya. Ke depan, ia akan melakukan sosialiasi akan pentingnya kesadaran berlalu lintas, salah satunya melengkapi surat surat kendaraan dan alat keselamatan. (cr21)
Pelajar SMPN 1 Siantan turun dari pompong jemputan di tepi pantai tak jauh dari sekolahnya. F. Syahid/Batam Pos.
batampos.co.id – Pemilik pompong yang digunakan untuk mengangkut siswa-siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas hingga pertengahan bulan Juli ini belum juga menerima bayaran.
Sekertaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Kepulauan Anambas Asiah, menjelaskan jika saat ini kewenangan untuk membayar transportasi siswa khususnya tingkat SLTA bukan lagi merupakan kewenangan Pemda Anambas tapi sudah dilimpahkan kewenangannya kepada pemerintah Provinsi.
Sementara pemerintah Provinsi juga tidak bisa membayar biaya transportasi siswa SMK seutuhnya. Yang dibayarkan yakni hanya angkutan siswa SMK N 2 Anambas. Itupun tidak dibayar utuh selama satu tahun tapi hanya dibayarkan lima bulan saja. Sementara itu untuk transportasi siswa untuk SMK N 1 tidak dianggarkan oleh provinsi.
“Pemerintah Provinsi hanya bisa membayarkan biaya transportasi sampai bulan Mei saja. Artinya selebihnya tidak bisa. Padahal angkutan siswa tetap jalan terus sampai bulan ini,” ungkap Asiah kepada wartawan Jumat (14/7).
Karena pembayarannya tidak seutuhnya, maka pemerintah daerah sebenarnya siap untuk membayar biaya tersebut yang penting harus benar-benar melalui prosedur yang benar untuk menghindari permasalahan kedepan. Pemerintah daerah meminta kepada Dinas Pendidikan Provinsi agar pembayaran biaya transportasi tersebut bisa ditangani daerah dulu.
Kata Asiah, Pemerintah provinsi sudah memberikan jawaban yang menyatakan hanya bisa menanggung pembayaran transportasi untuk SMK N 2 Anambas saja itupun sampai bulan Mei. Jawaban ini katanya tidak seperti yang diharapkan pemda, karena pemda meminta agar provinsi, menyatakan jika pembayaran transportasi itu diserahkan kepada pemda. “Dengan dasar itu, pemda bisa membayarkan transportasi siswa,” ungkapnya lagi.
Sementara itu Sekertaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas Sahtiar, mengakui hal tersebut namun saat ini sudah mendapatkan solusi. Mengenai pembayaran transportasi siswa itu kemungkinan besar akan dibayarkan oleh pemda Anambas. “Itu nanti pemda yang akan bayar,” ungkapnya.
Menurutnya meski kewenangan SLTA saat ini sudah menjadi kewenangan provinsi, bukan berarti pemerintah daerah tidak bisa andil didalamnya. “Kalau masalah pembayaran transportasi siswa bisa dibayar oleh daerah, kalau membangun sekolah atau mengenai sistem pengajaran itu baru tidak boleh karena itu merupakan wewenang provinsi,” ungkapnya. (sya)
Turis anak-anak bermain pasir putih di pantai Club Med Lagoi, baru-baru ini. Slamet/Batam Pos.
batampos.co.id – Objek wisata di Bintan masih menjadi primadona. Dalam sebulan, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bintan mencatat rata-rata jumlah turis yang pelesir di Bintan hingga 25 ribu orang.
Kadis Pariwisata Kabupaten Bintan Luki Zaiman Prawira kemarin menyampaikan, dari data BPS Bintan mulai Januari hingga Apri, turis yang berkunjung ke Bintan masih positif. “Belum terlihat penurunan,” ujarnya.
Di Mei, Luki menyebutkan, datanya belum diinfokan. Prediksinya kunjungan tetap tinggi. “Kita belum dapat infonya (dari BPS) yang bulan Mei. Biasanya BPS launching
datanya. Tetapi menurut saya masih tinggi,” katanya.
Disebutkanya, per bulan turis yang berkunjung 24 hingga 25 ribu. Jika ada event, jumlah turis yang berkunjung hingga 30 ribu turis per bulan. Ia menambahkan tahun lalu jumlah turis yang berkunjung ke Bintan sekitar 350 ribu per tahun. Pemkab menargetkan angka kunjungan turis, tahun ini, hingga 500 ribu setahun.
Karena itu, Pemkab Bintan terus mendorong investasi di bidang pariwisata. Seperti saat ini, selain 16 resort di Lagoi dan 17 resort di kawasan wisata Trikora yang beroperasi. Juga terdapat resort yang sedang dibangun yakni Aqila Resort, Sheraton, varitage dan beberapa lagi di kawasan wisata Trikora.
Sebelumnya, Bupati Bintan Apri Sujadi menyampaikan, Pemkab Bintan terus meningkatkan pembangunan infrastruktur untuk memajukan sektor pariwisata di Bintan. Salah satunya, rencana membangun jalan tembus Lagoi – Trikora. (cr21)
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) genjot promosi Wonderful Indonesia pada Komunitas Yachter di Darwin, Australia. Rencananya, kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 22-29 Juli 2017 di Australia.
Deputi Pemasaran Mancanegara Kemenpar I Gde Pitana didampingi Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pasar Asia Pasifik Vinsensius Jemadu mengatakan, Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan keragaman sumber daya kelautan yang sangat kaya serta posisi yang sangat strategis di kawasan Asia Pasifik.
Pitana memaparkan, promosi Wonderful Indonesia pada Komunitas Yachter di Darwin tersebut juga dapat dijadikan sebagai salah satu kesempatan untuk memperkenalkan lebih jauh dan menjaring peserta Rally ke Indonesia dalam acara “Wonderful Indonesia Sail” pada bulan Juli dan “sail sabang” yang akan dilaksanakan pada bulan Desember 2017 mendatang.
”Ini juga momentum memperkenalkan pariwisata Indonesia melalui penampilan tim wonderful Indonesia dengan aktivitas promosi destinasi-destinasi wisata bahari yang terletak di seluruh tanah air kita,” ujarnya.
Adapun kegiatan Promosi Wonderful Indonesia pada Komunitas Yachter nantinya adalah Barbeque Dinner, Technical Meeting dengan nara sumber yang akan disiapkan oleh Kemenpar yakni Aji Sularso. Nara sumber tersebut rencananya akan menjelaskan tentang Sail to Indonesia. Selain itu ada Ray Perry dari Raffles Marina Singapore dan Sazli Kamal Basha yang aka menjelaskan tentang Sail Malaysia. Dan kegiatan yang terakhir adalah Flag-off yakni upacara pelepasan peserta-peserta Yacht Race.
Vinsensius menambahkan, di acara ini Kemenpar akan menebarkan branding Wonderful Indonesia pada berbagai materi promosi kegiatan Promosi dan juga mempersiapkan pertunjukkan kesenian.
”Acara ini upaya kami promosi wisata bahari Indonesia dengan event bahari berkelas internasional. Yang tidak kalah pentingnya event ini juga membangun jejaring termasuk dengan komunitas Yatcher,” kata pria yang biasa disapa VJ itu.
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, komunitas wisata minat khusus bahari itu banyak dan harus dipromosikan dengan teliti dan masif. Menpar menyebut ada komunitas surfing, diving, sailing, yachting, cruising dan sebagainya. Kata Menpar, wisata yachting merupakan salah satu bentuk wisata bahari yang berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia.
”Kedekatan jarak antara Australia dengan wilayah timur Indonesia menjadi salah satu alasan banyaknya kapal yacht Australia yang berkunjung ke Indonesia. Luas dan kayanya wilayah laut Indonesia menjadikan bangsa kita berpotensi besar untuk menjadi destinasi pariwisata bahari terkemuka di kawasan Asia Pasifik,”kata Menpar Arief Yahya.(*)
Start Tour de Flores (TdF) 2017 di Larantuka, Flores Timur berlangsung seru, persaingan sengit sudah terjadi sejak kayuhan sepeda pertama. Pembalap Australia, Drew Morey bernomor punggung 94 dari Terengganu Cycling Team (Malaysia) menjadi juara etape pertama lomba balap sepeda internasional ini.
Morey menyelesaikan lomba berjarak 136,3 kilometer itu selama 3 jam 28 menit 2 detik. Posisi kedua ditempati Jamal Hibatullah nomor punggung 81 dari KFC Cycling Team (Indonesia) finis yang 2 detik di belakangnya diikuti Genki Yamamoto dari Kinan Cycling Team (Jepang) dengan selisih waktu 10 detik dari sang juara.
Jamal dinobatkan sebagai Best Indonesian Rider, Best ASEAN Rider serta Best Asian Rider dalam etape ini. Gelar Best Climber, atau yang mengumpulkan nilai terbanyak di King of Mountain, dipegang Wu Chih Hao dari Action Cycling Team.
Best Sprinter, atau yang meraih nilai terbanyak dalam sesi sprint, diraih Hyeongmin Choe dari Geumsan Insam Cello. Dalam kategori tim, KFC Cycling Team menjadi yang terbaik. Tiga besar di general classification adalah Morey, Jamal dan Yamamoto (lebih lengkap lihat grafis).
Wakil Bupati Sikka, Paolus Nong Susar bersama ribuan masyarakat menyambut kedatangan pembalap di garis yang berada di Kantor Bupati Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (14/7).
Paolus Nong Susar mengaku senang wilayahnya menjadi bagian dari TdF 2017 ini. Menurutnya, dengan dijadikannya wilayah Maumere rute ajang internasional ini akan turut membantu destinasi wisatanya kepada seluruh masyarakat Indonesia dan dunia. Sebab, pada etape pertama TdF 2017, para pembalap menelusuri jalur sepanjang Teluk Maumere yang memiliki keindahan luar biasa.
“Kita punya Teluk Maumere yang sangat indah, ini harus diketahui dunia. Masyarakat Sikka sangat bangga turut berpartisipasi dalam event ini. Kami akan menunjukkan keramahtamahan kepada seluruh pendatang baik dai Indonesia ataupun luar negeri,” ujarnya sebelum menyambut kedatangan pembalap mencapai garis finis.
Teluk Maumere saat ini dinobatkan sebagai salah satu destinasi wisata menyelam terindah di Indonesia dan dunia. Teluk Maumere juga menjadi nominator Anugerah Pesona Indonesia (API) kategori Tempat Menyelam Terpopuler (Most Popular Diving Spot).
“Saya minta seluruh masyarakat memberikan dukungannya dengan mengirimkan SMS. Kita harus populerkan Teluk Maumere agar kedepan lebih banyak lagi wisatawan yang datang. Dan untuk itu pula kita mendukung penuh event Tour de Flores ini,” kata Paolus Nong Susar.
Bukan lagi rahasia umum pesona bawah laut di Indonesia Timur memang juara di Indonesia, salah satunya saja yang dihadirkan dari Teluk Maumere. Di mana ada 19 pulau yang bisa Anda nikmati untuk melihat terumbu karang, serta kehidupan biota lautnya.
“Kemurnian terumbu karang serta ikan hiasnya masih sangat terjaga. Luar biasa indah, di mana Anda bisa menemukan terumbu karang berwarna-warni yang masih sangat sehat,” ungkap Paolus Nong Susar.
Ikan hias berwarna-warni juga siap menyambut Anda dengan hangat ketika menyelam di Teluk Maumere. Wisatawan pun bisa berenang bersama ikan-ikan laut lainnya seperti ikan pari, ikan duyung, bahkan jika beruntung Anda bisa bertemu dengan ikan Paus.
Jika sudah berkesempatan ke sini jangan lupa juga untuk mengabadikan momen dengan kamera di bawah laut. Dijamin, akan membuat hati Anda luluh melihat hasil yang begitu mempesona.
Di sana juga wisatawan wajib mencoba menyelam di Taman laut Teluk Maumere yang selama ini menjadi tempat favorit para fotografer dunia. Pesona yang dihadirkan tidak akan ditemukan di kawasan manapun di dunia ini.
Jika Anda tertarik, bisa berangkat dari pulau Koja Doi, dan menggunakan jasa penyelaman yang sudah tersedia. Anda hanya perlu membayar Rp 500 ribu hingga Rp 4 juta sesuai dengan kedalaman yang Anda inginkan untuk menyelam.
Etape kedua akan dimulai pada pukul 09:00 WITA pada hari Sabtu, 15 Juli 2017, dengan menempuh rute Maumere-Ende sejauh 142.8 kilometer dengan rute seremonial 7,7 km dilaksanakan Sabtu (15/7).
Menteri Pariwisata Arief Yahya menyebut, event TdF 2017 kali ini akan sangat penting untuk mempromosikan destinasi wisata yang menjadi rutenya ke seluruh penjuru dunia.
“TdF 2017 ini media valuenya sangat tinggi. Lebih tinggi daripada direct impact sekitar 10% berbanding 90% untuk media value. Jadi kalau mau menjual acara media valuenya harus sangat tinggi,” ujar Menpar Arief Yahya.
Ada data yang menarik, dari sport tourism itu. Direct impact-nya lebih kecil dari indirect impact atau media value-nya. Sport tourism itu berpotensi diliput oleh media-media internasional, sehingga foto dan videonya bisa meluas di seluruh dunia.
Jika dihitung, valuasinya akan sangat besar, bahkan jauh lebih besar dari direct impact, yang langsung dirasakan oleh daerah.
“Tetapi, wisman sport tourism ini 60 persen akan menjadi repeat visitor. Kalau mereka merasa nyaman dengan alam dan budayanya, mereka akan datang lagi. Selamat buat pemenang etape I TdF 2017,” ujar pria asal Banyuwangi yang tanggal 19 nanti akan menghadiri etape terakhir di Labuan Bajo itu.(*)
Berikut hasil etape 1 Tdf 2017:
10 besar Etape 1:
1. (94) Drew Morey – Terengganu Cycling Team 3:28:02
2. (81) Jamal Hibatullah – KFC Cycling Team +00:02
3. (145) Genki Yamamoto – Kinan Cycling Team +00:10
4. (111) Sanghong Park – LX Cycling Team +00:10
5. (95) Hyosuk Gong – Terengganu Cycling Team +00:10
6. (121) Arvin Moazamigodarzi – Pishgaman Cycling +00:10
7. (85) Muhammad Abdurrohman – KFC Cycling Team +00:29
8. (32) Nick Miller – Futuro Pro Cycling Team +00:44
9. (84) Muhammad Imam Arifin – KFC Cycling Team +01:11
10. (122) Amir Kolahdouzhagi – Pishgaman Cycling Team +01:11
10 besar di General Classification, atau klasemen sementara untuk juara umum TdF 2017:
1. (94) Drew Morey – Terengganu Cycling Team 3:27:52
2. (81) Jamal Hibatullah – KFC Cycling Team +00:06
3. (145) Genki Yamamoto – Kinan Cycling Team +00:16
4. (111) Sanghong Park – LX Cycling Team +00:20
5. (95) Hyosuk Gong – Terengganu Cycling Team +00:20
6. (121) Arvin Moazamigodarzi – Pishgaman Cycling +00:20
7. (85) Muhammad Abdurrohman – KFC Cycling Team +00:36
8. (32) Nick Miller – Futuro Pro Cycling Team +00:54
9. (71) Choe Hyeongmin – Geumsan Insam Cello +01:15
10. (122) Muhammad Imam Arifin – KFC Cycling Team +01:21
Pesona Wisata Religi Banten Bersholawat yang akan dilaksanakan di Masjid Nurul Ilmi Telaga Bestari, Tangerang, 16 Juli 2017 menjadi kesempatan untuk menggaet wisatawan.
Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Budaya Wawan Gunawan mengatakan, acara ini merupakan kerjasama Kemenpar dengan Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid Nurul Ilmi Telaga Bestari.
Rencananya akan hadir penceramah KH. Jujun Junaedi, KH.Danial Lutfhy M.Sos dan jamaah yang akan hadir di acara akbar tersebut. Kata Esthy, Kemenpar mendukung kegiatan yang didalamnya ada dzikir akbar, tawashul, dan manaqib qubro.
Kegiatan ini inisiatif positif para jamaah dan masyarakat dalam upaya menggerakan aktivitas keagamaan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME.
”Kemenpar melakukan dukungan berupa promosi wisata religi untuk menggerakan jumlah pengunjung wisatawan baik wisatawan dari lokal Banten dan luar Banten seperti Jakarta, Lampung, Palembang, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Acara ini juga gaungnya akan bisa dirasakan oleh suadara-saudara kita dari Timur Tengah,” ujar Esthy yang juga diamini Wawan.Wawan menambahkan, acara ini juga sangat bermanfaat untuk kondisi Indonesia secara fisik maupun rohani. Pasalnya, imbuh Wawan, acara ini juga menciptakan suasana penuh damai, bukti Islam sebagai agama mayoritas di Indonesia sebagai agama Rahmatan Lilallamin.
”Bahwa semuanya punya semangat damai itu indah, dan saling menghormati antarsesama,”kata Wawan.Sekadar informasi, Pesona Wisata Religi Banten Bersholawat, Berdzikir dan Manaqib Qubro rutin diadakan di Banten. Wisata Rohani adalah wisata yang sangat menyejukan hati dan menentramkan lahir batin.
”Inilah makna dari wisata religi, sejatinya ada pada wisata rohani, wisata secara spiritual yang sangat esensial, rohani kita berwisata kepada sang pencipta melalui dzikir,” ujar Wawan dengan bersemangat.Wawan juga memaparkan, kegiatan ini bertujuan mempromosikan salah satu Pesona Indonesia dalam bentuk atraksi budaya wisata religi yang menjadi daya tarik pariwisata. Serta mendorong pemerintah daerah bersama stakeholder yang lain seperti akademisi, pelaku usaha, komunitas dan media, untuk menjadikan tempat-tempat religi sebagai upaya membangun destinasi wisata religi Indonesia yang berdaya saing tinggi di dunia internasional.
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, wisata religi menambahkan unsur budaya lokal sebagai central point, bahwa budaya memang menjadi atraksi pariwisata paling kuat dan sustainable. wisata religi masuk dalam promosi wisata budaya 60% portofolio pariwisata itu karena budaya, 35% nature atau alam dan sisanya, 5% manmade.”Banten khususnya sangat strategis sekali dalam upaya mengembangkan destinasi berbasis religi karena Banten mempunyai sejarah dan bergelar Kota santri. Banyak situs-situs sejarah religi seperti Masjid Kuno Banten Lama, Banten mempunyai tokoh besar seperti; Sultan Maulana Hasanuddin, dan Sultan Ageng Tirtayasa. Ini harus terus dijaga,” kata Menpar Arief Yahya.Dipilihnya dukungan ke Banten, selain masuk daftar 10 destinasi prioritas, juga karena sebagai penyangga Ibu Kota negara dengan faktor jarak yang relatif dekat (proximity) dan akses yang bisa menjangkau ke semua provinsi di Jawa dan Sumatera. ”Jadi Banten sebagai kota Wisata Religi yang layak dikunjungi oleh wisatawan,” kata pria asli Banyuwangi ini.(*)
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melakukan pertemuan dengan maskapai Singapore Airlines Group, Silk Air, di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), Viantiane, Laos, Rabu (12/7).
Pertemuan tersebut dilakukan oleh Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pasar Asia Tenggara Rizki Handayani. Wanita yang biasa dipanggil Kiki itu bertemu dengan Manager Silk Air Laos Caleb Sim.
”Terima kasih, kami sangat antusias untuk menjajaki kerjasama dengan pemerintah Indonesia, bisa kita mulai dari mana saja, kami suka dengan Famtrip, kami juga suka dengan festival-festival, sehingga kami bisa membuka penerbangan yang baru ke Indonesia. Terutama membawa pasar Laos yang punya kemiripan dengan Indonesia. Mari kita laksanakan,” ujar Caleb usai pertemuan.
Caleb menambahkan, ke depannya, pihak Silk Air akan mendata berapa jumlah tour and travels yang ada di Laos, dan selanjutnya seluruh industri yang ada di Laos untuk dibawa menggelar Familirazation Trip atau wisata pengenalan di Indonesia.
”Bali sudah sangat populer di Laos dan juga dunia, namun kami juga sudah tahu bahwa pemerintah Indonesia mendorong destinasi-destinasi yang indah yang lainnya, kami akan coba membuka penerbangan dari Laos ke Bangkok, maupun Singapura dan langsung menuju tempat-tempat destinasi lainnya selain Bali,” kata Caleb.
Dalam pertemuan tersebut, Kiki memaparkan banyak peluang untuk membuka penerbangan dan membuat Wisman nyaman di Indonesia. Wanita berhijab itu menceritakan peluang membuka penerbangan ke 10 destinasi prioritas yang telah ditetapkan oleh Kemenpar.
Destinasi yang biasa disebut dengan 10 Bali Baru adalah Danau Toba, Tanjung Kelayang, Morotai, Kepulauan Seribu dan Kota Tua, Borobudur, Tanjung Lesung, Bromo Tengger Semeru, Labuan Bajo, Wakatobi, Mandalika NTB.
Kiki mengambil contoh Bandara Silangit, Sumatera Utara. Kata dia, Indonesia telah memutuskan Bandara Silangit menjadi Bandara Internasional. Kiki juga memaparkan progress wisata di Borobudur dengan paket Yogyakarta, Solo dan Semarang atau biasa disebut dengan Joglosemar.
Destinasi Borobudur sesuai dengan culture dan religi di kawasan Asia Tenggara. Salah satu alasan Wisman asal Asia Tenggara datang ke Indonesia adalah melihat wisata alam budaya dan karya manusia.
Dia memaparkan, wisata budaya menyumbang pasar terbesar mencapai 60 persen. Berdasarkan data tersebut, Kota Yogya, Solo, dan Semarang, layak masuk daftar daerah yang di-branding dalam pemasaran pariwisata internasional termasuk di Laos.
“Bandara Adisucipto dan Ahmad Yani yang masuk Great Joglosemar memiliki kontribusi besar sebagai pintu masuk utama wisman dan juga bisa terus ditambah untuk didatangkan Silk Air. Bisa dikunjungi setelah dari Bali atau sesudah dari Semarang dan Jogja,” katanya.
Kiki juga menjelaskan, bahwa Kemenpar fokus melaksanakan strategi hard selling sepanjang tahun 2017. Langkah tersebut diambil lantaran telah melakukan strategi branding Wonderful Indonesia selama dua tahun.
“Tahun ini kami lebih fokus selling dengan persentase 50 persen, branding 30 persen, dan advertising 20 persen,” kata Kiki.
Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam berbagai kesempatan selalu mengatakan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan maskapai penerbangan dan wholesellers.
Soal Air Connectivity atau akses udara, Menpar Arief Yahya terus memperbesar daya angkut atau seats capacity. Sedangkan urusan airline, airport dan authority soal angkutan udara itu domain-nya bukan di Kemenpar. Dibutuhkan total collaboration, dengan Kemenhub, Airlines, Airnav, dan Angkasa Pura.
Sejak dua bulan silam, problem “jembatan udara” buat Indonesia yang berkepulauan ini sudah terdeteksi. Karena itu Menpar Arief Yahya bersama tim Kemenpar melakukan roadshow ke industri Airlines, Angkasa Pura I-II dan Authority, dalam hal ini Kemenhub. Gaya swasta, tidak terlalu protokoler, langsung bicara seolah-olah seperti B to B, mencari solusi terbaik.
“Karena 75% wisatawan itu masuk ke tanah air dengan airlines. Lalu 24% dengan penyeberangan, dan 1% di perbatasan. Sentuh yang terbesar dulu, untuk quick win,” katanya.
Bagaimana mengatasi problem air connectivity itu? Dorong airlines terbang ke destinasi wisata di tanah air. Dorong jam beroperasi airport lebih panjang, hingga 24 jam.
Dorong deregulasi, kemudahan penambahan slot bagi pesawat yang hendak masuk ke Indonesia.“Lakukan joint promo dan paket hard selling,” tandas Mantan Dirut Telkom itu. (*)
Menpar Arief Yahya memberi dua jempol kepada Tim Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, Arab Saudi. Mereka sangat jeli melihat peluang, dan cepat membuat keputusan pintar. Pelaksanaan Haji dijadikan momen yang pas untuk mempromosikan ragam potensi budaya Indonesia.
“Inilah yang dinamakan Indonesia Incorporated! Menjadikan promosi pariwisata sebagai tugas bersama seluruh insan Indonesia di semua tempat!” aku Menpar Arief Yahya terharu.
Brand value Wonderful Indonesia itu sudah sangat bergema. Sejak tahun 2015, branding dengan logo mirip Garuda Pancasila itu sudah digeber habis di mancanegara. “Di semua media besar dan outdoor atrategis selalu ada Wonderful Indonesia,” kata Arief Yahya.
Tim KJRI Jeddah melalui Teknis Perdagangan (ITPC), Fungsi Ekonomi dan Teknis Haji (STH) terus melakukan inovasi dan sinergi untuk mempromosikan komoditi ekpor nonmigas Indonesia bertema trade with remarkable Indonesia, Wonderful Indonesia dan Trade Expo Indonesia (TEI) dalam sistem transportasi layanan haji 2017.
“Bus-bus yang akan melayani perjalanan para jemaah haji Indonesia dari Madinah-Makkah, kami brading dengan gambar-gambar yang berisi promosi tentang Indonesia. Bus-bus itu menjadi sarana promosi perdagangan, investasi dan pariwisata serta citra Indonesia secara umum. Termasuk Wonderful Indonesia untuk destinasi pariwisata,” ujar Konsul Jenderal RI di Jeddah, Muh Hery Saripudin, Kamis (13/7).
Menurut Hery, branding pada bus tersebut sudah bisa dilihat pada bus untuk kloter pertama yang akan tiba 28 Juli 2017. Dengan branding ini, kata Herry, jutaan jemaah haji dari seluruh dunia akan melihat lalu lalangnya bus-bus tersebut pada saat musim haji. “Kegiatan promosi indonesia dengan memanfaatkan bus jemaah haji ini baru pertama kali dilakukan,” tegas alumnus Hubungan Internasional UGM ini.
Dengan promosi dan branding produk Indonesia pada transportasi Haji 2017 ini diharapkan masyarakat muslim dunia lebih mengenal Indonesia tidak hanya produk-produk yang luxury dan berkualitas Indonesia. Namun, juga mengenal Indonesia sebagai negara yang aman dan selalu memberikan kemudahan dalam berinvestasi. Serta, Indonesia mempunyai destinasi tujuan pariwisata dunia dan terlebih lagi ada event besar yaitu Trade Expo Indonesia di BSD City pada tanggal 11-15 Oktober 2017.
Musim Haji 2017 yang akan dipadati oleh jutaan masyarakat muslim dari seluruh dunia merupakan peristiwa sejarah yang hanya terjadi di jazirah Arab Saudi, sebuah negeri petrodollar di kawasan Timur Tengah. KJRI Jeddah melihat momentum Haji tahun 2017 ini merupakan catatan sebagai tahun promosi Indonesia ke ajang masyarakat global dari seluruh dunia. Semua masyarakat dunia berharap pada Haji 2017 ini menjadi Haji yang mabrur dan mendapatkan hasil perdagangan yang berkah.
Secara rinci Hery menyampaikan, produk yang dipromosikannya yaitu sejumlah Komoditi Utama dan Potensial berupa Indonesian Essential Oils, Indonesian Rubber Product, Jewellery of The Indonesian Archipelago, The Indonesia Fishery Industry, Furniture of Indonesia, Indonesian Palm Oil, Processed Foods, Spices of Indonesia dan Top Brand of Indonesian Coffee Product.
“Selain komoditi yang sudah banyak dijumpai di pasaran Arab Saudi, Indonesia juga mempromosikan produk dari Industri strategis berupa memperkenalkan produk Kereta Api dari PT Industri Kereta Api (INKA), Produk Pesawat dari PT Dirgantara Indonesia (PT DI) dan juga terus mempromosikan produk Indonesia vaksin Indonesia dari Bio Farma, satu satunya BUMN Farmasi Indonesia yang memproduksi vaksin dan telah lulus dari qualifikasi yang telah di tetapkan oleh badan Kesehatan dunia (WHO),” urai Hery.
Hery Saripudin berharap KJRI Jeddah selain dikenal sebagai pelayanan dan perlindungan warga juga dikenal sebagai motor dalam peningkatan kinerja perdagangan, Pariwisata dan Investasi di Arab Saudi.
Menurut Pelaksana Fungsi Ekonomi KJRI Jeddah Bachtiar Saleh Ismail, promosi dan branding produk Indonesia ini rencananya akan diluncurkan pada saat kedatangan jamaah haji Perdana Indonesia pada akhir Juli 2017 yang akan disambut oleh Kepala Perwakilan Indonesia yang ada di Arab Saudi.
Berdasarkan data perdagangan Indonesia dan Arab Saudi yang diolah oleh Kementerian Perdagaqngan, total perdagangan Indonesia – Arab Saudi periode Januari- April 2017 mencapai US$ 1,515 miliar. Naik 22,65 % dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2016 yang mencapai US$ 1,235 miliar.
Total perdagangan migas periode Januari- April 2017 senilai US$ 731,6 juta, naik 40,01 %, dibandingkan periode yang sama di tahun 2016 yang, dimana pada tahun 2016 nilai total perdagangan migas senilai US$ 522,8 juta. Pada sektor perdagangan non-migas neraca perdagangan Indonesia mengalami kenaikan mencapai 9,93 % dari US$ 713,331 juta selama Januari- April 2016 menjadi US$ 784,17 juta pada periode yang sama di tahun 2017.
Gunawan, Kepala ITPC Jeddah menambahkan bahwa total ekspor non migas Indonesia ke Arab Saudi periode Januari- April 2017, mencapai US$ 532,59 juta, naik 13,76 % dibanding periode yang sama di tahun 2016 yang mencapai US$ 468,153 juta. Total ekspor non migas Indonesia ini hanya mensupplai kebutuhan 4,46% total import Arab Saudi pada periode yang sama pada bulan April 2017.
“Oleh karena itu menjadi sangat penting promosi yang dilakukan oleh Tim KJRI Jeddah ini untuk lebih meningkatkan nilai jual produk-produk Indonesia di Arab Saudi,” tandasnya.(*)
Sejumlah pekerja menyelesaikan pelebaran dan pendalaman drainase di jalan Pemuda Tanjungpinang, beberapa waktu lalu. Jalan tersebut menjadi langganan banjir akibat dangkalnya drainase yang tidak dapat menampung air hujan sehingga air hujan meluap ke badan jalan. F.Yusnadi/Batam Pos
batampos.co.id – Upaya Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang untuk mengurangi titik banjir yang ada di Ibu Kota Provinsi Kepri, mulai membuahkan hasil. Salah satunya di Jalan Pemuda, Kecamatan Bukit Bestari, yang selama ini merupakan langganan banjir dikala hujan turun.
Saat ini sudah tidak lagi, setelah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, mengucurkan anggaran untuk menanggulangi banjir dari APBN tahun 2017 senilai Rp 7 miliar untuk proyek pembangunan drainase baik itu di tinggikan dan di lebarkan.
Seperti terlihat, Jumat (14/7), hujan lebat yang mengguyur seharian penuh. Tidak terlihat lagi genangan air yang biasanya setinggi lutut orang dewasa berada di ruas Jalan dan juga masuk kerumah warga seperti biasanya.
Salah seorang warga yang tinggal di seputar Jalan yang selama ini menjadi langganan banjir, Renol, 31, mengaku senang melihat Jalan tersebut tidak lagi banjir seperti biasanya. Hal itu, menunjukan Pemerintah Daerah (Pemda) serius untuk menanggulangi banjir yang terjadi di daerah tersebut.
“Sudah bertahun – tahun banjir di kawasan Pemuda ini, dan sudah berkali-kali juga upaya Pemerintah untuk membuat kawasan tersebut tak lagi banjir. Tapi baru kali ini, setelah dilakukan perbaikan drainasenya tak lagi banjir,” ujar Renol.
Dikatakan Renol, dengan sudah tidak menjadi langganan banjir. Ia pun tidak lagi capek membersihkan halaman rumahnya yang selama ini selalu kemasukan air.
“Biasanya capek saya bersihkan air yang masuk ke dalam rumah. Soalnya barang semuanya jadi basah,” kata Renol.
Sementara itu, warga lainnya yang berjualan dikawasan tersebut, Reni, mengatakan banjir dikawasan tersebut tidak terjadi satu bulan belakangan pasca perbaikan drainase yang dilakukan belakangan ini.
“Iya alhamdulillah, sekarang kalau hari hujan tak perlu lagi tutup toko karena kemasukan air. Setelah perbaikan air tidak lagi masuk ke tempat jualan saya,” kata Reni.
Pantauan dilapangan, drainase yang selama ini tidak cukup menampung curahan air di kala hujan turun sudah di tinggikan. Yang mana sebelumnya ketinggian drainase yang setinggi badan jalan, sekarang dibuat lebih tinggi dari badan jalan.
Masih pantauan dilapangan, pengerjaan proyek pembangunan selokan yang dikerjakan oleh PT Jaya Kencana Sarana hingga saat ini belum selesai secara keseluruhan karena masih terdapat beberapa bagian yang sedang berlangsung pengerjaannya.(ias)