Selasa, 28 April 2026
Beranda blog Halaman 13145

Pemprov Kepri mulai Pungut Uang Labuh Jangkar

0
Sejumlah kapal saat labuh jangkar di perairan Batuampar, Jumat (14/7). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Provinsi Kepri sudah mulai memungut jasa labuh jangkar di perairan Kepri. Periode April-Mei sudah terkumpul sekitar Rp 12 miliar. Tetapi sayang, uang tersebut tidak berada di tangan bendahara dinas perhubungan tetapi dititip di agen pelayaran.

“Target per bulan itu sebenarnya Rp 20 miliar. Untuk April-Mei saja bendahara Dishub sudah mengeluarkan invoice, totalnya Rp 12 miliar. Tetapi uang itu tidak di kas tetapi dititip di agen pelayaran,” kata anggota Komisi II DPRD Kepri Onward Siahaan di Graha Kepri, Jumat (11/8).

Menitip uang di pihak lain, menurut Onward, kurang tepat. Bahkan sangat berisiko. “Andaikan agen pelayaran itu hilang atau kabur. Bagaimana dengan uang itu. Siapa yang tanggung jawab. Harusnya itu di kas daerah,” katanya.

Menurut Onward, Provinsi Kepri menitip uang itu di agen pelayaran dengan alasan belum diterbitkannya peraturan gubernur. Demikian halnya dengan petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis) yang juga belum ada.

“Undang-Undang Pemerintahan Daerah itu sudah sangat kuat. Kalau menunggu PP, masalah juknis dan juklaknya bisa menyusul. Tetapi ini harus jalan, dan siapa yang tanggung jawab kalau ada masalah,” katanya.

Menurut Onward, invoice dari Dishub akan terus dikeluarkan agar kapal bisa berlayar. “Bukti lunas pembayaran jasa labuh jangkar harus ada. Kalau tidak, Syahbandar tidak akan mengeluarkan Surat Izin Berlayar (SIB),” katanya.

Ia mendesak Gubernur untuk segera menerbitkan Pergubnya, sehingga persoalan ini bisa selesai. “Kita dari DPRD mendesak agar Pergub ini segera diterbitkan. Kita apresiasi Kadishub yang sudah berani langsung kerja dan memungut, tapi karena Pergub tak ada, uang itu terpaksa di pihak swasta,” katanya.

Kepala Dinas Perhubungan, Jamhur Ismail, tidak mau terang-terangan terkait uang labuh jangkar ini. “Waduh terkait dana ini kita akan bekerjasama dengan BUP Pemko Batam untuk penagihan. Kalau dengan Kanpel kita terus koordinasi,” katanya.

Bahkan ditanya mengenai besaran dana yang sudah dipungut, Jamhur tidak mau komentar. “Waduh ini, masih rekap. Nanti takutnya salah. Tunggu direkap saja ya,” tambahnya.

Terkait uang jasa labuh yang sudah lebih dari Rp 12 miliar, ia tidak mau komentar.

“Yang jelas masih kami hitung semua. Yang kita pungut itu hanya jasa labuh. Yang lain itu, misalnya jasa rambu, jasa pengawasan, jasa GPS ada di kementerian,” katanya.

Soal Pergub yang belum keluar ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan biro hukum Pemprov Kepri. Harapannya, ini bisa cepat terbit, sehingga bisa selesai. (ian)

 

Presiden Janjikan Kemudahan Investasi di BBK

0

batampos.co.id – Singapura berjanji akan terus meningkatkan investasi di Batam. Meski sudah banyak berinvestasi di sejumlah daerah di Pulau Jawa, Singapura tetap menjadikan Batam sebagai daerah utama tujuan investasi.

Komitmen ini disampaikan Wakil Perdana Menteri Singapura, Teo Chee Hean, saat bertemu Presiden Joko Widodo di Komplek Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/8). Dalam pertemuan 30 menit itu Teo melaporkan saat ini ada sekitar 30 persuahaan asal Singapura yang beroperasi di wilayah Semarang. Ke-30 perusahaan itu diklaim mampu mempekerjakan sekitar 1.700 tenaga kerja.

Namun begitu, Singapura masih akan terus mendorong para pengusahanya untuk menanamkan modalnya di Batam. Selain Batam, Bintan dan Karimun juga dinilai masih sangat strategis dan potensial sebagai daerah tujuan investasi Negeri Singa itu.

“Karena itu, Presiden berjanji akan melakukan langkah untuk memfasilitasi kemudahan (investasi) di sana,” kata Wakil Menteri Luar Negeri RI, Abdurrahman Mohammad Fachir, usai mengikuti antara Teo Chee Hean dan Presiden Jokowi, kemarin.

Dalam pertemuan tertutup itu, Teo Chee Hean dan Jokowi juga membahas peluang kerjasama ekonomi digital antarkedua negara. Kedua belah pihak, kata Fachir, memandang pengembangan ekonomi digital di Indonesia dan Singapura sangat potensial.

“Selain membahas kerja sama ekonomi, Presiden juga menyampaikan selamat atas ulang tahun 52 Singapura, dan berharap Singapura tetap maju dan lebih erat lagi dengan Indonesia,” kata Fachir.

Sementara Deputi V Badan Pengusahaan (BP) Batam, Gusmardi Bustami, menyebut saat ini pemerintah sudah memberikan beragam kemudahan bagi investor di Batam. Di antaranya melalui program Izin Investasi 3 Jam (i23J). Sejak diluncurkan pada September tahun lalu, program tersebut telah dimanfaatkan sejumlah investor dengan total investasi sebanyak 225,3 juta dolar Amerika Serikat (AS). Ada 11 perusahaan asing yang telah memanfaatkannya dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 1.140 orang.

“Ada 11 perusahaan yang memanfaatkan jasa i23J. Beberapa di antaranya sudah operasional dan ada juga yang masih mencari lokasi yang tepat,” kata Gusmardi Bustami, Jumat (11/8).

Gusmardi menyebut, ke-11 perusahaan tersebut antara lain PT LNG Easy Batam yang bergerak di bidang depo minyak dari Singapura yang menanamkan investasi sebesar 88 juta dolar AS. Kemudian ada perusahaan lokal, PT Enerco RPO Internasional, dengan nilai investaqsi 90 juta Dolar Amerika dengan spesialisasi minyak dan gas industri.

Lalu ada PT Blackmagic Design Manufactur dari Australia dengan nilai investasi 4 juta dolar AS yang memproduksi peralatan film dan broadcast. Kemudian PT Esun International Utama Indonesia (Singapura) dengan nilai investasi 4 juta dolar AS yang bergerak di bidang daur ulang logam dan non logam.

Ada lagi PT Infocus Consumer yang merupakan perusahaan patungan antara Singapura dan Tiongkok dengan nilai investasi 4 juta dolar AS. Perusahaan ini memproduksi peralatan komunikasi nirkabel. Lalu PT Indo Kreasi Grafika dari Malaysia yang merupakan industri kemasan kotak dari kertas dan karton. Nilai investasinya 3,8 juta dolar AS. Kemudian Asus dari Taiwan dengan nilai investasi 9 juta dolar AS.

Dan terakhir, ada empat perusahaan yang masuk dalam dua bulan ini yakni PT Shin Preform Plastick (Taiwan) yang memproduksi barang plastik dengan investasi 4,5 juuta Dolar Amerika. Lalu PT Mes Machinery Indonesia dari Jepang yang membuat crane dengan investasi 4 juta dolar AS. Dan dua perusahaan patungan, yakni PT Mitech Arensis International (Puerto Rico-Indonesia) yang memproduksi mesin pembangkit listrik dengan investasi 10 juta dolar AS dan PT Magnum (Tiongkok-Indonesia) yang meproduksi motor listrik dengan investasi sebesar 4 juta dolar AS.

Gusmardi kemudian menuturkan mengenai perkembangan investasi tersebut. PT LNG masih belum menemukan tempat yang tepat. “Pada awalnya di Kabil, tapi belum putus, makanya mencari tempat lain lagi,” ujarnya.

Sedangkan Enerco sudah merampungkan 30 persen kegiatan konstruksinya di Kabil. Kemudian Esun tengah melakukan uji coba. “Perusahaan yang sudah berjalan antara lain Infocus, Indokreasi, Blackmagic, Asus, SHinpreform,” pungkas Gusmardi.

Sementara Direktur Promosi dan Humas BP Batam Purnomo Andiantono mengatakan, komitmen Singapura ini menunjukkan bahwa Batam masih sangat menarik bagi para investor. “Ini membuktikan, meski ada Vietnam, Johor, Thailand, dan lain-lain, Batam masih tetap seksi,” kata Andi, tadi malam.

Karenanya, Andi meminta pemerintah pusat jeli dalam setiap mengambil kebijakan terkait Batam. Mestinya, kata dia, pemerintah pusat tidak perlu bongkar-pasang kebijakan ekonomi di Batam. Misalnya mengubah status Free Trade Zone (FTZ) menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Yang perlu dilakukan pemerintah, kata Andi, adalah menambah fasilitas dan kemudahan di kawasan FTZ Batam. Seperti menambah tax allowance, tax holiday, kemudahan Bea dan Cukai, kemudahan Imigrasi, tidak mengikuti daftar negatif nasional, dan lain sebagainya.

“Jadi cukup menambah kosmetiknya saja. Biar Batam semakin cantik dan menarik bagi investor,” kata dia.

Dia menyebut, investasi Singapura di Batam memang masih cukup dominan. Data 2016 menyebutkan, di Batam terdapat sedikitnya 26 proyek dari Singapura dengan nilai investasi sebesar 65,1 juta dolar AS.

 

Pertahankan FTZ Batam

Sementara Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri, Cahya, meminta agar status Free Trade Zone (FTZ) Batam tetap dipertahankan. Selain itu, ia mendorong pemerintah pusat memberikan insentif tambahan untuk wilayah FTZ Batam.

“Jangan bicara lagi KEK (Kawasan Ekonomi Khusus, red) di Batam, setuju atau tidak,” kata Cahya di Gedung Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kamis (10/8).

Menjadikan Batam sebagai KEK, kata Cahya, merupakan sebuah kemunduran. Sehingga menurut dia, pemerintah tak perlu mengubah status FTZ Batam menjadi KEK. Yang seharusnya dilakukan pemerintah saat ini, kata dia, menambah insentif untuk mempermudah pengusaha.

“Kalau pemerintah kasih insentif, namanya jadi FTZ Plus,” ungkapnya.

FTZ Plus dinilai akan menjadi formula yang bagus untuk mengembalikan pertumbuhan ekonomi Batam. “Dulu saya ngomong di pusat soal Batam, semuanya memandang dan memberikan atensi ke saya. Nah sekarang, Kepri jadi posisi 33 di Indonesia, ya saya malu. Dulu Batam begitu hebat, kenapa sekarang melempem. Saya bingung dan malu,” tuturnya.

Di antara insentif tambahan untuk kawasan FTZ Batam adalah penerapan Free Trade Agreement (FTA). Ia meyakini jika FTA segera diterapkan, maka perekonomian Batam akan bangkit. Penghapusan bea masuk pemasaran barang produksi menuju wilayah pabean di Indonesia akan membuat perusahaan-perusahaan di Batam melakukan ekspansi dan merekrut tenaga kerja lebih banyak lagi.

“Ini yang akan kita promosikan. Kita coba peluang dan akan kita dorong, karena ekonomi terpuruk,” jelasnya.

Cahya yang telah membawa investor dari China sangat menginginkan FTA segera berlaku. Karena investor yang dirangkulnya tersebut akan memasarkan produknya ke Indonesia.

“Kalau BM jadi 0 persen, akan lebih mudah memasarkannya nanti,” harapnya.

Usulan penerapan FTA di Batam mendapat dukungan dari Badan Pengusahaan (BP) Batam. Menurut Deputi V BP Batam, Gusmardi Bustami, pemberlakuan FTA akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para calon investor.

“Sebenarnya ini adalah usulan awal BP Batam, supaya bagaimana Batam bisa dapat tambahan insentif untuk menarik investor baru atau membantu investor yang sudah ada di Batam untuk memperluas usahanya,” tutur Gusmardi, kemarin.

Skema FTA, katanya, hanya berlaku untuk investor yang mengimpor bahan baku dari 16 negara yang menjalin kerja sama FTA. Ke-16 negara tersebut antara lain Indonesia, Singapura, Malaysia, Myanmar, Filipina, Brunei Darussalam, Laos, Vietnam, Thailand, Kamboja, Cina, Korea Selatan, Jepang, India, Australia, dan Selandia Baru.

Untuk mendapatkan fasilitas FTA tersebut, perusahaan cukup menunjukkan bukti impor bahan baku dari negara-negara FTA ke Bea dan Cukai. “Jadi kalau komponen bahan bakunya berasal dari Eropa, Amerika, Hongkong, dan Taiwan tidak bisa gunakan skema FTA karena bukan rekan FTA-nya Indonesia,” jelasnya.

FTA juga tidak akan membatasi jumlah barang yang masuk ke wilayah pabean. Ini merupakan salah satu keuntungan terbesarnya.

“BP Batam sangat menyambut sekali usulan tersebut karena dapat mengakomodir keinginan para investor yang ada di Batam,” ungkapnya. (leo)

 

Saksi Kunci e-KTP Tewas di AS

0

batampos.co.id – Saksi kunci kasus korupsi KTP elektronik (e-KTP), Johannes Marliem, dikabarkan meninggal dunia di sebuah rumah di Beverly Grove, Los Angeles, Amerika Serikat, Kamis (10/8) waktu setempat. Ia ditemukan tewas dengan luka tembak di kepalanya.

Kabar kematian Marliem ini dibenarkan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah.

“Benar, yang bersangkutan, Johannes Marliem, meninggal dunia, tapi kami belum dapat informasi yang lebih rinci, karena terjadinya di Amerika,” kata Febri di Gedung KPK, Jumat (11/8).

Berita meninggalnya Marliem ini pertama kali dilansir CBS Los Angeles. Laman tersebut mengabarkan ada seorang pria bersenjata yang membarikade dirinya sendiri di dalam sebuah rumah di Beverly Grove. Kabar tersebut mengonfirmasi postingan di Instagram dari dengan akun mir_at_lgc. Dia menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Marliem.

Dia memposting foto bersama Marliem dan seseorang yang disebutnya CEO of Lamborghini. Dalam kolom komentar, ada akun citywhips yang menyebutkan soal insiden The Beverly Grove di mana Marliem tinggal dan diamini oleh akun mir_at_lgc tersebut.

Sebelumnya Ketua KPK Agus Rahardjo juga membenarkan kabar tersebut. Agus mengatakan bila saat ini terus mengecek kabar itu.

Johannes Marliem dianggap tahu benar seluk beluk kasus korupsi e-KTP. Nama dia disebut 25 kali oleh jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat membacakan tuntutan untuk terdakwa Irman dan Sugiharto dalam kasus korupsi e-KTP.

Johannes Marliem adalah Direktur Biomorf Lone LLC, perusahaan penyedia layanan teknologi biometrik yang berbasis di Amerika Serikan. Dalam dakwaan Irman dan Sugiharto, Marliem disebut sebagai penyedia produk automated finger print identification system (AFIS) merek L-1 untuk proyek kartu tanda penduduk elektronik.

Nama dia muncul ketika KPK menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka. Marliem yang telah lama menetap di Amerika Serikat bahkan sejak proyek ini belum dimulai, mengklaim memiliki rekaman selama empat tahun pertemuan membahas proyek pengadaan e-KTP tersebut.

Dalam tuntutan terhadap terdakwa Irman dan Sugiharto disebutkan, pada rentang Mei hingga Juni 2010 Marliem menjadi salah seorang peserta ketika Andi Agustinus alias Andi Narogong mengumpulkan petinggi perusahaan anggota konsorsium dan perusahaan vendor di Ruko Fatmawati, Jakarta Selatan.

ilustrasi

Pada Oktober 2010, Marliem bertemu dengan Irman, Sugiharto, Diah Anggraini, Andi Agustinus, Husni Fahmi, dan Chairuman Harahap di Restoran Peacock Hotel Sultan, Jakarta. Kemudian, pada akhir 2010, Marliem bertemu dengan Andi Narogong dan Irman, yang mengarahkan agar proyek e-KTP dimenangi konsorsium Percetakan Negara RI. Marliem menangani teknologi konsorsium ini.

Johannes Marliem pada 2011 disebut dalam tuntutan kasus e-KTP menyerahkan 20 ribu dolar Amerika Serikat kepada Sugiharto melalui seorang pegawai Kementerian Dalam Negeri untuk biaya menyewa pengacara Hotma Sitompoel. Ketika itu, konsorsium yang kalah menggugat Kementerian Dalam Negeri.

Namun Johannes Marliem membantah, terkait dalam tuntutan Irman dan Sugiharto yang dibacakan di pengadilan bulan lalu, ia disebut menyerahkan 20 ribu dolar Amerika Serikat kepada Sugiharto melalui seorang pegawai Kementerian Dalam Negeri pada 2011. Uang itu, menurut tuntutan jaksa, diduga digunakan untuk biaya menyewa pengacara Hotma Sitompoel untuk membela kementerian yang digugat konsorsium yang kalah. Marliem membantahnya.

Dalam kesempatan lain, Marliem secara gamblang menyebutkan ia memiliki bukti-bukti keterkaitan orang dengan kasus korupsi e-KTP itu. “Hitung saja. Empat tahun dikali berapa pertemuan. Ada puluhan jam rekaman sekitar 500 GB,” kata dia, meyakinkan.

Tak cukup bukti-butki rekaman itu. Johannes Marliem bahkan menantang, “Mau jerat siapa lagi? Saya punya,” ujarnya.

Saat ditanya, apakah dirinya memilki rekaman Setya Novanto, ia menjawab. “Ngapain dua direktur KPK jauh-jauh ke Amerika kalau tidak ada apa-apa. Isi pembicaraannya tanya saja ke KPK karena sudah terlalu detail,” kata dia. Namun, ia membantah mendapat aliran uang dari Setya Novanto. “Enggak ada itu. Dari konsorsium, iya,” katanya, terkait uang yang diterimanya disebut-sebut sejumlah 14,8 juta dolar Amerika dan Rp 25,2 miliar.

Mengenai alasannya merekam setiap pertemuan sejak awal pembahasan proyek e-KTP itu, Johannes Marliem mengatakan, “Tujuannya cuma satu: keeping everybody in honor,” kata dia. (jpgroup)

 

 

Achilles dan Wonderful Indonesia Perkuat Spirit Indonesia Incorporated

0
ilustrasi

Merk ban Achilles menjadi salah satu brand lokal yang berkolaborasi dan melakukan penandatangan MoU bersama Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dalam Wonderful Indonesia Co-branding Forum (WICF) di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Kamis (10/8/2017).

Brand Achilles dibawah naungan PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) siap mendukung Kementerian Pariwisata (Kemenpar) untuk mempromosikan brand Wonderful Indonesia.

“Terima kasih kepada brand Achilles yang telah sepakat melakukan co-branding dengan Wonderful Indonesia,” Kata Menpar Arief Yahya yang juga membuka acara penandatanganan MoU dan sekaigus tampil sebagai Keynote Speaker.

“Dengan program promosi bersama co-branding ini akan semakin memperkuat spirit Indonesia Incorporate,”lanjutnya.

Achilles sebagai brand yang terpilih merasa antusias menyambut kerja sama ini, mengingat hanya akan ada 100 brand yang bisa ikut dalam co-branding bersama Wonderful Indonesia.

“Kerjasama ini sangat potensial, Dengan mempertimbangkan target Kemenpar yang menyasar 20 juta wisatawan asing di tahun 2019, membuat Achilles juga semakin terpacu untuk berkolaborasi lewat co-branding ini,” kata Victor Colondam, Direktur Marketing Achilles.

Achilles sendiri, dalam meningkatkan brand awareness dan brand equitu, salah satunya dengan menggandeng tim top sepakbola Eropa, yakni Manchester United (Premiere League) dan Paris Saint Germain (League 1).

Hasilnya, perusahaan mampu menjaga pasar ekspor. Dalam tiga tahun terakhir, mereka fokus di beberapa negara di Eropa, khususnya Eropa Barat. Hampir semua negara yang menjadi tujuan ekspor, mencatat kenaikan penjualan yang signifikan.

“Dengan penjualan lebih dari 5,2 juta setiap tahun, Posisi kami terkuat saat ini, di Amerika, Eropa, Jepang, Australia, dan Selandia Baru. Untuk pasar Indonesia, market share kami sekitar 15-16%. Semoga ke depannya akan saling mendukung dan sama-sama menguntungkan kedua belah brand, Achilles dan Wonderful Indonesia semakin kuat di dunia internasional,” pungkasnya.

Hingga saat ini, sebagai ban mobil yang telah diekspor ke lebih dari 103 Negara di seluruh dunia, besar harapan bahwa kerja sama ini mampu mendongkrak animo pasar internasional terhadap Achilles.

Selain Achilles, terdapat 27 brand lain yang ikut menandatangani MoU. Brand tersebut tersebar di berbagai kategori bidang usaha, seperti Martha Tilaar, JJ Royal, Polygon, Sahid Group, Tiket.com,Alleira Batik, Sunpride, sarinah, Rumah Zakat, Sido Muncul, Kalbe Farma, Javara, Datascript, CRP up Normal, Sekar Group, Krisna Oleh-oleh, Secret Garden, Sababay Wine, Bon Gout, Garuda Food, Batik Trusmi, Dapur Solo, Malang Strudel, Batik Danar Hadi, TVRI, Telkomsel dan PT Pos Indonesia.(*)

Elang Nusa Telkomsel Bawa Terbang Wonderful Indonesia

0

Telkomsel menandatangani MoU turut mempromosikan branding Wonderful Indonesia di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Kamis (10/8/2017).

“Usai penandatangangan MoU, implementasi dan langkah strategis segera dilakukan. Kami segera co-branding untuk Ekspedisi Elang Nusa yang sudah ada di Youtube. Logo Wonderful Indonesia bisa dipasangkan di closing bersama dengan logo Telkomsel,” kata Adita Irawati, Vice President Corporate Communications Telkomsel.

Adita Irawati menambahkan, Elang Nusa adalah ekspedisi terbesar dan pertama di angkasa Indonesia yang merupakan pembuktian Telkomsel atas keunggulan layanan broadband Telkomsel yang tersebar hingga ke berbagai lokasi di Indonesia.

“Melalui video streaming yang akan disiarkan dari dua buah drone berjenis UAV (Unmanned Aerial Vehicle) berukuran besar yang melintasi lebih dari 50 kota di Indonesia,” lanjutnya.

Nantinya, imbuh Adita, logo Wonderful Indonesia akan melanglang buana melalui dua buah drone berukuran besar dengan bentangan sayap hingga 2,5 m yang akan diterbangkan secara bersamaan, menempuh Jalur Barat (Elang Barat) dan Jalur Timur (Elang Timur) Indonesia sepanjang 8500 km.

“Selama program, kedua drone akan merekam video yang kemudian diunggah ke ke www.telkomsel.com/elangnusa, sehingga masyarakat dapat mengikuti perjalanan secara lengkap, baik melalui live streaming maupun recorded,” tuturnya.

Ekspediai Elang Barat akan memulai perjalanan dari Sabang dan akan menempuh beberapa kota diantaranya Medan, Palembang, Tasikmalaya, Yogyakarta dan Malang.

Sementara Elang Timur, akan berangkat dari Merauke dan bergerak melewati Sorong, Ambon, Manado, Banjarmasin, Makassar, dan Labuan Bajo. Di akhir perjalanan kedua drone akan bertemu dan mendarat di Garuda Wisnu Kencana, Bali. “Komitmen Telkomsel menunjukkan jaringan seluler dari Sabang hingga Merauke dan seklaigus menunjukkan Wonderful Indonesia,” ucapnya.

Menpar Arief Yahya mempercayai industri pariwisata nasional bisa digenjot dengan mengandalkan Digital marketing karena lebih efektif, berdaya jangkau luas, dan biayanya lebih murah.

“Media digital bisa menjadi sarana promosi yang baik. Kalau dibanding cara konvensional, biaya promosi digital hanya sepertiganya, tapi dampaknya dua per tiga dibanding konvensional,” jelasnya.

Mantan Dirut Telkom ini menyakini digital marketing bisa membantu Indonesia mencapai target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 20 juta orang pada 2019.
Dengan sinergi co branding dengan Telkomsel ini menjadi semacam platform digital untuk memberikan kemudahan bagi seluruh wisatawan menjelajahi Wonderful Indonesia melalui jaringan seluler Telkomsel di seluruh Indonesia.

Bagi Menpar Arief Yahya, Brand Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia adalah country brand pariwisata yang akan digunakan untuk kegiatan pemasaran dan promosi pariwisata di luar maupun di dalam negeri.

“Wonderful Indonesia itu seperti umberlla brand dari holding company. Produknya apa saja boleh,destinasi wisata bisa dimana saja tetapi umbrella brand jangan dilepas. Sinergi dengan Telkomsel, Wonderful Indonesia akan melanglang buana keseluruh penjuru negeri,” pungkasnya.(*)

 

Angkasa Pura II Beri Insentif kepada Maskapai Penerbangan

0
ilustrasi

Untuk momen HUT ke-72 RI, ada diskon atau potongan harga yang bakal diberikan Angkasa Pura II kepada maskapai ‪pada 17 Agustus ‬mendatang.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan, insentif cash back yang diberikan tersebut sebesar 17% dari biaya Jasa Pendaratan, lalu 8% dari biaya Jasa Counter dan 45% dari biaya Jasa Aviobridge.

“Pemberian cash back ini merupakan salah satu cara AP II dalam merayakan Hari Kemerdekaan bersama-sama dengan stakeholder lainnya. Khususnya maskapai nasional. Semoga dengan kebijakan ini dapat turut membantu biaya operasional maskapai, di mana insentif dalam bentuk lainnya juga akan diberikan AP II pada kesempatan lainnya,” ujar Awaludin dalam keterangan resminya, Jumat (11/8).

Lebih lanjut Awal, sapaan akrab Muhammad Awaludin menjelaskan, diskon tarif itu berlaku untuk 12 bandara yang dikelola Angkasa Pura II.

“Guna memastikan kebijakan cash back tersebut dapat berjalan lancar, kami mengimbau agar maskapai nasional berkoordinasi dengan Senior General Manger Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan General Manager di 12 bandara di bawah AP II lainnya,” ujarnya.

Sebelum kebijakan cash back dalam rangka Hari Kemerdekaan ini, AP II sebelumnya juga telah memberikan sejumlah insentif kepada maskapai. Misinya, apalagi kalau bukan mendorong pertumbuhan industri penerbangan nasional dan semakin luasnya jaringan penerbangan atau konektivitas udara.

Berbagai insentif yang diberikan pada tahun ini ke maskapai di antaranya juga guna mendorong pertumbuhan penumpang, baik itu pebisnis maupun wisatawan, di seluruh bandara AP II.

“Pada semester 1/2017 pergerakan penumpang sebanyak 49,38 juta penumpang. Target hingga akhir tahun mencapai 104 juta penumpang. Pergerakan pesawat pada Januari-Juni 2017 tercatat sebanyak 397.792 pergerakan dan hingga akhir tahun ini ditargetkan mencapai 756.943 pergerakan,” ucap Awal.

Menpar Arief Yahya mengacungkan jempol untuk kepintaran Angkasa Pura II yang cerdas memanfaatkan momentum. Yakni dengan memberi insentif kepada maskapai dalam rangka HUT RI ke-72. Baginya, harmoni dan sinergi bukanlah pilihan, tapi sebuah keharusan.

“Harmoni dan sinergi adalah survival kita. Harmoni dan sinergi adalah kunci sukses kita. Kata kuncinya Indonesia Incorporated,” kata Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI. Customer AP II salah satunya adalah airlines, selain penumpang dan tanent.

Contoh riilnya ada. Benchmarking-nya bisa berkaca pada Jepang. Di Jepang, kenaikan wismannya sangat tinggi. Dari 10 juta turis tahun 2013, melonjak hampir 20 juta di 2017. Salah satu kunci suksesnya, ada di konektivitas udara. Jepang getol membangun LCC low cost carrier, yang mendorong travellers lebih banyak ke Tokyo.

“Jepang ternyata bisa! Target jumlah wisatawan masuk double, yang dipatok 10 tahun, tercapai 4 tahun. Asalkan kita kerja keroyokan, mau gotong rotyong, target double inbound tourism yang dicanangkan Presiden Jokowi dengan 20 juta di 2019 itu pasti bisa kita raih. Ada contoh yang konkret di Jepang,” Kata Menpar Arief Yahya. (*)

Celukan Bawang mulai Disiapkan sebagai Pelabuhan Cruise pada Desember 2017

0

Bali sebagai salah satu tujuan wisata utama Indonesia terus membenahi potensi wisatanya dengan membangun infrastruktur untuk kapal cruise. Kali ini Bali Utara atau lebih tepatnya di Pelabuhan Celukan Bawang siap dibangun pengembangan fasiltas cruise mulai bulan Desember mendatang.

“Fasilitas baru ini akan mampu menampung kapal Cruises besar yang mengangkut sebanyak 5.000 penumpang di dermaga 11 meter kedalaman. Terminal baru akan mampu menangani 2.500 pengunjung pada suatu waktu,” kata Penasihat Khusus Menteri Pariwisata, Indroyono Soesilo.

Proyek yang akan dilakukan oleh perusahaan pengelola pelabuhan milik negara PT Pelindo III ini akan dimulai pada bulan Desember 2017 dan diharapkan selesai pada akhir Maret 2018.

Pelabuhan Celukan Bawang memiliki kedalaman alami, sehingga tidak perlu dilakukan pengerukan. Lahan yang luas juga bisa menampung ratusan kendaraan yang akan membawa wisatawan menuju lokasi-lokasi wisata.

Nantinya, kolam Labuh Timur berukuran 662 x 150 meter dengan kedalaman 11 meter, dan kolam labuh Barat berukuran 900 x 150 meter, dengan kedalaman 4 meter.

“Dengan bisa berlabuhnya kapal kalap cruises yang membawa ratusan penumpang ini, maka estinasi wisata di Bali Utara seperti Pantai Lovina, Danau Beratan, Kebun Raya Bedugul, Taman Nasional Bali Barat, Pulau Menjangan juga akan dapat dioptimalkan serta membuka kemungkinan pengembangan destinasi-destinasi baru di kawasan tersebut,” tuturnya.

General Manager Pelindo III Celukan Bawang Made Rusly Sunia Jaya menyampaikan bahwa sampai saat ini sudah ada kapal-kapal cruise yang berlabuh di Celukan Bawang seperti Silver Whisper dan Seabourne Encore yang berpenumpang sekitar 2.000-3.000 pax.

“Saat ini Celukan Bawang memang terlalu kecil untuk kapal cruise sebesar Royal Carribean (4.000 pax), tapi potensi pengembangan ada. Untuk berwisata ke Bali Utara, melalui pelabuhan Celukan Bawang, ada alternatif jalur udara, lewat Banyuwangi dan menyeberang dengan ferry satu jam saja. Jadi destinasi wisata seperti Batur Unesco Global Geopark di Kintamani dan Singaraja bisa cepat berkembang,” ujar Made.

Menpar Arief Yahya sendiri mengatakan bahwa Wisata kapal pesiar industri ini akan terus berkembang,data dari Cruise Line International Association, ada lebih dari dua juta orang yang berwisata pesiar di Benua Asia pada tahun 2016. Sementara itu, wisatawan Indonesia juga turut berperan dalam wisata pesiar.

Posisi Indonesia juga menguntungkan dibandingkan negara-negara lain. Salah satu faktor yang turut mendukung pertumbuhan wisata kapal pesiar adalah iklim. “Indonesia punya suhu yang hangat sepanjang tahun. Pantainya juga bagus, budaya, dan makanannya juga lengkap,” ujarnya.

Data dari Cruise Line International Association, ada sekitar 172 kapal pesiar yang singgah di pelabuhan-pelabuhan Indonesia.(*)

Festival Pesona Bunaken 2017 Hebohkan Manado

0
ilustrasi

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali mendukung perhelatan Festival Pesona Bunaken 2017. Acara tersebut akan digelar pada tanggal 12 Agustus 2017 di Venue Pulau Bunaken liang Dermaga Wisata, Manado, Sulawesi Selatan.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti mengatakan, bahwa acara ini digelar secara konsisten dari tahun ke tahun. ” Ini bagus, karena untuk menggiatkan sektor pariwisata di Provinsi Sulawesi utara.

Basis keindahan alam dan kekayaan budaya menjadi daya Tarik dari Bunaken, harus terus diciptakan citra atau image yang akan terus melekat di pikiran wisatawan, salah satunya dengan festival yang konsisten,” ujar Esthy.

Wanita berhijab itu menambahkan, pihak panitia atau pemerintah daerah harus terus rebranding Bunaken dengan kemasan kegiatan yang relevan antara satu sama lain. ” Karena dengan kekuatan itu, maka wisatawan akan datang lagi dan lagi,”ujar wanita yang murah senyum itu.

Esthy sudah mendapatkan laporan bahwa kegiatan tersebut akan mengusung tema “I Love Bunaken”.

Pihak panitia sudah memastikan akan menggelar beberapa acara yang menarik. Diantaranya adalah, Bersih-bersih Bunaken, Pentas Seni dan Budaya, Tarian 4 Wayer Bersama Turis, Fun Games Volley Pantai, Lomba Balap Perahu Dayung, Lomba Perahu Katinting Hias, Free mass Snorkling – MedSos, Promotion Games tradisional, Pesta Ikan Bakar.

”Dan akan hadir penyanyi yang akan menjadi penghibur di sana yakni Gio Idol. Branding Pesona Indonesia juga akan hadir di sana menghiasi kemeriahaan sebagai persembahan bagi para wisatawan,” ujar Esthy.

Para wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara yang hadir juga bisa menikmati keindahan alam bawah laut Bunaken, selain itu bisa menyambangi Danau Tondano, Pulau Siladen, dan Taman Nasional Tangkoko. Untuk urusan makanan, Manado juga juaranya. Sebut saja Ayam Woku Belanga, Cakalang Fufu, Bubut Tinutuan, dan Ayam Rica-Rica termasuk makanan khas unggulan di Manado.

Manado juga kini sudah sangat seksi bagi wisman. Selain itu akan banyak investor yang mendatangi Manado dan memberikan investasinya untuk perkembangan Manado. Selain Kemenpar terus gencar mempromosikan destinasi wisata di Manado, Sulawesi Utara. Pemerintah setempat juga sangat welcome dengan wisatawan dan investor.

Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal BKPM, Himawan Hariyoga, mengatakan jumlah kunjungan wisatawan asing ke Manado terus meningkat. Meskipun Manado tidak termasuk dalam 10 destinasi wisata baru, namun dia optimistis jumlah wisatwan asing yang melancong ke Manado akan terus bertambah.

“Jumlah wisman yang datang ke Manado sudah meningkat luar biasa. Kalau enggak salah datanya itu dari 12.000 orang per tahun menjadi 12.000 per bulan. Dengan adanya program ini bisa terus meningkatkan jumlah wisman dan menggairahkan ekonomi di Mando,” kata Himawan beberapa waktu lalu.

Menurut Himawan, wisatawan asing yang datang ke Manado sebagian besar berasal dari China. Dia optimistis China juga akan menjadi salah satu investor terbanyak di Manado. “Tapi juga yang menarik itu ada korelasi yang sangat positif antara dibukanya jalur penerbangan langsung terutama dari beberapa kota khususnya di China ke Manado, yang kemudian korelasinya positif dengan kedatangan para turis, khususnya China. Tapi juga tidak terbatas hanya China,” ujarnya.

Berdasarkan data BKPM, investasi yang masuk ke Sulawesi Utara saat ini masih didominasi sektor infrastruktur seperti listrik, gas dan air yang tercatat investasi dari dalam negeri mencapai Rp 3,4 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar 209 juta dolar AS.
Sementara untuk sektor pariwisata seperti investasi di bidang hotel dan restoran berkontribusi 13 persen dari total PMA yang masuk tercatat sebesar 26,9 juta dolar AS.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyambut positif pergerakan angka-angka di Mando. Kata Menpar, Manado akan terus berkembang karena Gubernur dan pemimpin-pemimpin di Manado sangat mendukung pariwisata.

”Ketika Gubernur dan Walikota, Bupatinya sudah commited, tidak ada jalan yang tidak bisa ditembus. Tidak ada jalan buntu. Begitu pun sebaliknya, sehebat dan sesempurna apapun sebuah konsep, tanpa disupport oleh CEO-nya (Gubernur,Red), itu hanya akan mengawang-awang di langit,”ujar Menpar Arief Yahya.

Menpar menambahkan, modalnya sudah cukup kuat. Punya atraksi kelas dunia, terutama Bunaken dengan Wisata Bahari sub Underwater Zone itu.

Bunaken sudah dikenal dimana-mana dengan atraksi bawah laut, terumbu karang dan biota laut. Tinggal kebersihan, manajemen sampah, fasilitas toilet, resto dan café yang juga harus berkelas dunia.

“Sekali lagi, kalau Pak Gubernurnya mau, pasti dengan mudah bisa mengatasinya dan pariwisatanya akan terus berkembang”, ungkap Menpar yang Mantan Dirut PT Telkom Indonesia itu.

Saat ini, wisman Tiongkok itu masih stay di Manado dan kota-kota di sekitarnya seperti Tomohon, Danau Tondano, dan beberapa pantai di sana. Jika jumlah flights sudah banyak, mengangkut jumlah wisman asal Tiongkok lebih besar, maka destinasi Beyond Manado bakal hidup. Interkoneksi dari Manado bisa disambung ke Morotai, Ternate, Sangihe, Ambon, Sorong, Gorontalo dan lainnya bakal menemukan pasarnya.

“Kota Manado menjadi Hub buat pulau-pulau di sekitarnya, dalam penerbangan pendek. Wisata bahari di sana pasti akan berkembang pesat,” tambah Arief Yahya. Keyakinan pria lulusan ITB Bandung, Surrey University Inggris, dan Program Doktor Unpad Bandung itu masuk akal.

China adalah Negara besar, berpenduduk terbesar di dunia, dengan jumlah outbound tourist terbesar di dunia juga 120 juta orang yang bepergian ke luar negerinya tahun 2015 lalu. Mereka tidak punya pantai, karena sebagian besar negaranya daratan, dan beriklim sub tropic, yang ada 4 musim dalam setahun.

“Mereka suka akan wisata bahari, dan Manado dan sekitarnya punya bahari berkelas dunia,” jelas Arief Yahya.(*)

 

 

UNESCO Masukkan Phinisi sebagai Warisan Budaya Dunia

0
ilustrasi

United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) memasukkan Kapal Phinisi dalam nominasi warisan budaya dunia.

Bila memenuhi syarat, gelar warisan budaya dunia akan langsung disematkan kepada Phinisi sekitar September dan Oktober di kantor pusat UNESCO, Paris, Perancis.

Phinisi sendiri merupakan kapal layar tradisional khas asal Indonesia yang berasal dari Suku Bugis dan Suku Makassar di Sulawesi Selatan.

Asal muasalnya dari Desa Bira, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba. Inilah satu-satunya kapal dari kayu yang mampu mengarungi lima benua.

Vancouver di Kanada, keganasan Samudera Pasifik, Australia, Madagaskar hingga Jepang, semua sudah pernah diterabas Phinisi. “Untuk mengusulkan nominasi cagar budaya Indonesia itu prosesnya lama. Memakan waktu sekitar dua tahun lebih. Begitu pula untuk tampil di pagelaran di UNESCO. Kita akan bersaing dengan 195 negara,” papar Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata Indroyono Soesilo, Kamis (10/8).

Menurut Indroyono, Kapal Phinisi selama ini hanya dikenal sebagai kapal dagang saja. Padahal, dengan kekuatannya, kapal legendaris tersebut bisa digunakan untuk pariwisata.

“Kalau kita percaya pada Phinisi, kapal itu selain bisa berlayar di lautan lepas, juga bisa
digunakan sebagai kapal wisata untuk wisata minat khusus seperti menyelam atau memancing. Karenanya, kapal tersebut bisa juga menjadi tempat makan dan tidur,” jelas Indroyono.

Dengan desain khas yang melambangkan budaya Nusantara, terutama Bugis dan Makassar, Indroyono yakin, akan banyak wisatawan dunia tertarik untuk berlayar bersamanya. Dan itu, pada akhirya akan mampu menarik banyak wisatawan dunia dan menggenjot target wisatawan dunia pada 2019 mendatang.

“Phinisi ini sudah lama dikenal. Puncaknya ketika melakukan misi pelayaran ke Vancouver Kanada pada Expo tahun 1986. Saya berharap Phinisi Indonesia betul-betul bisa diakui sebagai warisan budaya dunia,” harapnya.

Untuk mendorong percepatan penggunaan Phinisi sebagai kapal wisata umum, mantan Menteri Koordinator Kemaritiman itu mengatakan, pada September mendatang akan dimulai pembangunan pelabuhan khusus untuk kapal pesiar di Pelabuhan Benoa, Bali.

Diharapkan, pada 2018 mendatang pelabuhan tersebut sudah bisa beroperasi. “Jadi, kalau sudah ada marina khusus, semua jenis kapal wisata seperti yacht, cruise dan Kapal Phinisi untuk wisata bisa berlabuh di sana,” ungkap Indroyono.

Menteri Pariwisata Arief Yahya tersenyum bahagia mendengar kabar ini. Bagaimana tidak, selama ini, Kementerian Pariwisata selalu menggunakan desain Kapal Phinisi dalam pameran-pameran di luar negeri.

Bahkan, desain kapal Phinisi kerap menjadi desain terbaik dan menerima banyak penghargaan. Sepanjang tahun 2016, Indonesia juara 46 kali di 22 negara. Sedang tahun 2017 ini juara 11 kali di 6 negara. Rata-rata menggunakan desain booth replika Phinisi.

“Semua karena filosofi desainnya, kita lebih kuat. Replika kapal Phinisi itu sangat Indonesia. Memberi kesan Indonesia, karena punya sejarah panjang berabad-abad lalu,” kata Menpar Arief Yahya.

Selain itu,Kapal Phinisi itu merujuk pada arah pengembangan destinasi Indonesia yang menuju bahari. Tujuh dari 10 Bali Baru yang dikembangkan Pemerintah Presiden Joko Widodo ini adalah wisata bahari, menaikkan peran maritime di tanah air. Dari Tanjung Kelayang Belitung, Tanjung Lesung Banten, Kepulauan Seribu Jakarta, Mandalika Lombok, Labuan Bajo NTT, Wakatobi Sutra dan Morotai Maltara, semua bahari.

Karena itu, konsisten dengan pilihan Phinisi ini akan memperkuat image Indonesia yang kaya akan potensi bahari. Lalu barang-barang yang khas, dan didatangkan langsung dari Indonesia, itu juga semakin memperkuat keyakinan Menpar Arief Yahya.

“Semoga Kapal Phinisi masuk dalam warisan budaya dunia UNESCO. Phinisi memang layak menyandangnya,” pungkas Menpar Arief Yahya.

Sebelum Phinisi masuk nominasi, Borobudur, Angklung, Batik, dan Wayang Kulit sudah lebih dulu diakui UNESCO sebagai warisan dunia. UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) merupakan organisasi/badan khusus di bawah naungan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang membidangi pendidikan, keilmuan, dan kebudayaan. (*)

Menakar Tantangan dan Potensi Maritim Kepri

0

batampos.co.id – Potensi maritim Kepri luar biasa besar. Namun hingga kini, potensi tersebut belum terkelola dengan baik sehingga belum sepenuhnya dinikmati masyarakat.

Ada beberapa hal yang membuat potensi tersebut tak terkelola dengan baik, salah satunya yakni aturan yang diterapkan di Indonesia kerap berubah.

“Potensi minyak dan gas bumi yang ada di Natuna tidak pernah putus, malah China dan AS dan banyak investor di Amerika hanya wait and see karena kebijakan di Indonesia selalu berubah-ubah,” kata Laksamana TNI (Purn) Marsetio saat jadi narasumber dalam seminar internasional berbasis pembangunan maritim di Kepri yang digelar di Hotel Best Western Panbil, Kamis (10/8).

Penasehat senior Menko Kemaritiman ini, menyebutkan persoalan investasi yang ada di Kepri, yakni disebabkan oleh kurangnya koordinasi atau jemput bola pejabat daerah ke pusat.

Narasumber lain, Dosen Senior Kebijakan Publik Harvard University School, Prof. Jay Keith Rosengard mengungkapkan ketidak pastian hukum dan kebijakan akan membuat investor memilih negara lain jadi tempat investasi. Persoalan pemerintahan dan administrasi yang rumit sehingga Indonesia kurang bersaing dengan Singapura.

“Kalau investor, modal gampang namun masalah hukum dan kebijakan ini (yang membuat) pusing,” katanya.

ilustrasi

Dalam seminar, beberapa pertanyaan apa yang bisa dilakukan pusat agar memebrikan nilai manfaat bagi Kepri, karena potensi maritim yang melimpah. Deputi II Bidang Koordinasi Sumber DAya Alam dan JAsa Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Agung Kuswandono balik menanyakan kira-kira apa yang diinginkan Kepri.

Ia menilai Kepri mendapat status FTZ namun hinggakini belum memberikan sumbangsih sesuai dengan kekhususan yang didapatkan. “Kepri harus mengejar investor, bisa bekerjasama dengan BUMN , BUMD, atau swasta dalam negeri. Kalau hanya diam dan menunggu otomatis pertanyaan Kepri dapat apa akan menucul terus,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Pemprov Kepri menyampaikan, soal keinginan Kepri punya banayk keinginan. Bahkan karena paham dengan potensi maritim yang luar biasa sudah tak terhitung berapa kali pemerintah daerah berkoordinasi dengan pusat.

“KOmunikasi daerah ke pusat sering kami lakukan.Natuna gasnya 4 kali lipat dari Masel, kita lihat masyarakat Natuna hari ini masih banyak yang miskin. Kepri, masih gelap gulita, hasil ikan kita, kita selalu berteori tapi hasilnya tidak ada,” ucap Burhan.

Ia mengatakan membangun Kepri tak hanya sekedar teori. Kini, Kepri butuh turun tangan pemerintah pusat dalam pengembangan potensi maritimnya.

“Kepri sudah berikhtiar dalam visinya Kepri menjadi kekuatan maritim ekonomi Indonesia saat ini,” pungkasnya. (cr13)