Sabtu, 23 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13198

Angkasa Pura II pun Ikut Bergerak Kampanyekan #VoteVideoIndonesia Juara UNWTO Award

0

Spirit Indonesia Incorporated yang digelindingkan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama stakeholder. Tidak hanya dalam pengembangan pariwisata, tetapi juga dalam meraih prestasi skala internasional.

Bila sebelumnya Kemenpar mengerahkan segala kekuatannya untuk membantu Angkasa Pura II (AP II) meraih berbagai penghargaan dunia, kini giliran AP II yang membantu Kemenpar dalam menyukseskan video Wonderful Indonesia menjadi juara dalam UNWTO Award.

Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, dulu sewaktu AP II meraih prestasi penghargaan seperti The World Most Improved Airport 2017 versi Skytrax World Airport Survey, juga empat penghargaan di ajang Asia-Pacific Stevie Awards 2017 pada Juni silam, juga karena persatuan rakyat Indonesia yang turut digalang Kemenpar. Kini, #VoteVideoIndonesia juga digencarkan AP II.

“Saatnya masyarakat Indonesia memberikan dukungan demi kebanggaan bangsa di kancah dunia. Mari, kita support video Wonderful Indonesia untuk memenangi UNWTO Award 2017, dengan bersatu, kita pasti bisa menang. Kita sudah membuktikannya untuk bandara kita,” kata Awaluddin, Rabu (6/9).

Saat ini, video Wonderful Indonesia memang tengah berkompetisi di nominasi UNWTO Award sebagai Tourism Video Competition. Voting sendiri akan berakhir pada 11 September 2017.

Itu artinya, masih ada 4 hari lagi untuk memenangkan pertarungan sebelum voting ditutup 11 September 2017. Kompetisi ini diadakan untuk menyambut event ke-22 UNWTO General Assembly yang akan digelar di Chengdu, China, pada September 2017.

“Ketika Netizen bergerak, saya yakin video Wonderful Indonesia akan semakin meninggalkan pesaing-pesaingnya dalam vote. Ini akan membuat pariwisata Indonesia makin dikenal dunia,” tutur Awaluddin.

Untuk memberikan dukungan, ada empat langkah yang harus dilakukan.

Pertama, klik indonesia.travel/vote4id.

Setelah itu masukkan nama dan email. Kemudian pilih video favorit Indonesia, lalu submit.

“Kalau juara, nama Indonesia, negara dengan 250 juta penduduk akan semakin diperhitungkan di level global. Kepercayaan dunia terhadap kemampuan putra-putra Indonesia juga makin kuat,” ujar Awaluddin.

“Seluruh karyawan dan mitra Angkasa Pura II sudah kami ajak untuk turut membantu vote. Saya sih sudah, sangat mudah dan nggak butuh waktu lama,” tambah Awaluddin.

Di ajang ini, video Wonderful Indonesia bersaing dengan video lain dari seluruh dunia. Saat ini, yang menjadi pesaing ketat Indonesia adalah video-video dari Rumania dengan jumlah vote 19.107, Venezuela 8,847, serta di posisi keempat ada Amerika Serikat dengan jumlah vote 8,071.

Meski Indonesia unggul dengan vote 66.504, tetap tidak boleh lengah, karena masih ada beberapa hari yang berpotensi menggagalkan Indonesia juara.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, bangsa ini akan semakin solid dan besar, dengan prestasi besar, jika bersatu. Ajang UNWTO Award 2017 ini bisa menjadi pendorong untuk melompat lebih tinggi.

“Saya yakin, kalau kita bersatu, demi Merah Putih, tidak ada yang tidak bisa,” kata Menpar Arief Yahya.

Arief Yahya menyebut, di sinilah saatnya “Indonesia Incorporated” dibangun. Bergotong royong membangun kebersamaan untuk merebut simpati dunia. “Satu nusa, satu bangsa, satu bahasa, satu suara, untuk Indonesia,” ujar Menpar Arief Yahya.

Mantan Dirut Telkom itu sekaligus mengajak seluruh pelaku bisnis di bidang pariwisata dan BUMN maskapai penerbangan serta masyarakat Indonesia untuk mengikuti langkah Dirut AP II Muhammad Awaluddin. #VoteVideoIndonesia demi Indonesia yang makin sejahtera.

“Ajak sahabat, kawan, karib, saudara, tetangga dan rekan kerja untuk ikut nge-vote. Karena memajukan Pariwisata sama dengan memajukan perekonomian bangsa ini,” ucapnya. (*)

Artis Banyuwangi Fitri Carlina Ikutan #VoteVideoIndonesia

0

Dukungan untuk memperbanyak #VoteVideoIndonesia di UNWTO Award terus mengalir. Kali ini giliran penyanyi asal Banyuwangi Fitri Carlina mengajak publik untuk menghibahkan waktunya, sekitar lima menit saja untuk #VoteVideoIndonesia.

“Aku sudah vote dong. Sebagai bagian dari Indonesia incorporated yang juga melek media sosial, harus ikut bahu membahu memilih video Wonderful Indonesia,” ujar Fitri Carlina, Rabu (6/9).

Pelantun lagu “ABG Tua” ini bahkan mengatakan, tidak ada alasan untuk tidak ikutan vote. Karena menurutnya video promosi Wonderful Indonesia itu memang menggambarkan keindahan Indonesia yang dapat menjadi daya tarik pariwisata dunia.

Saat menyaksikan video Wonderful Indonesia itu, Fitri mengaku langsung jatuh cinta. Di sana tergambar jelas bahwa Indonesia itu sangat indah. Alam dan budayanya sangat keren. Masyarakatnya juga sangat ramah.

“Pertama kali aku lihat video-nya, Wow itu memang wonderful banget. Coba lihat deh, siapa pun pasti akan bangga memilihnya,” kata Fitri Carlina pemilik Savana Cake Banyuwangi itu.

Fitri Carlina bahkan tak ragu mengajak orang-orang di sekitarnya. Dia bahkan ikut mendorong seluruh penggemarnya untuk ikutan memilih di ajang bergengsi kelas dunia tersebut.

“Aku juga udah ngajak-ngajak yang lain juga, terutama fans aku yang lumayan banyak. Mereka juga antusias untuk ikutan memilih,” kata Fitri Carlina.

Karena itu ia mengajak untuk seluruh masyarakat Indonesia yang belum memilih untuk langsung ikutan vote. Masih ada waktu tersisa empat hari lagi sebelum periode pemilihan ditutup.

“Pastinya masyarakat Indonesia yuk ikutan vote untuk video Wonderful Indonesia di UNWTO Award sebagai Tourism Video Competition. Jangan mau kalah dari negara lain. Bangkitkan rasa Indonesia serta kebangsaan kita, untuk pariwisata kita menjadi yang terbaik di dunia,” kata Fitri Carlina.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi dukungan luas dari masyarakat Indonesia untuk bersama-sama mengibarkan Wonderful Indonesia di level dunia. “Satu suara Anda sangat bermakna,” kata Arief Yahya.

Bagi yang belum vote, masih ada waktu. Caranya dijamin mudah dan nggak bikin ribet.
“Stepnya hanya empat. Pertama, klik indonesia.travel/vote4id.. Setelah itu masukkan nama dan email. Kemudian pilih video favorit Indonesia, lalu submit! Saya sudah coba. Sangat mudah dan nggak butuh waktu lama,” kata Menpar Arief Yahya.

Mantan Dirut Telkom itu sekaligus mengajak seluruh pelaku bisnis di bidang pariwisata dan masyarakat Indonesia untuk mengikuti jejak Fitri Carlina. #VoteVideoIndonesia demi Indonesia yang makin sejahtera.

“Ajak sahabat, kawan, karib, saudara, tetangga untuk ikut nge-vote. Karena memajukan Pariwisata sama dengan memajukan perekonomian bangsa ini,” ucapnya.

Kompetisi ini diadakan untuk menyambut event ke-22 UNWTO General Assembly yang akan digelar di Chengdu, Cina, pada September 2017.

Dalam videonya, Indonesia menampilkan beberapa destinasi kenamaan dalam negeri seperti Yogyakarta dan Bali. Cuplikan video tentang batik dan tarian Bali pun turut ditampilkan.

Selain itu, budaya adat Raja Ampat di Desa Sawingrai hingga panorama alam Sembalun di NTB turut dimasukkan di dalam video. Tak lupa juga Gili Trawangan dan Wakatobi yang populer akan keindahan alam bawah lautnya.

“Semua boleh membantu Wonderful Indonesia untuk memenangkan penghargaan, caranya dengan melakukan vote secara online di laman resmi UNWTO,” katanya.

Selain melakukan vote secara online, traveler juga diperbolehkan untuk menyebar tautan video Wonderful Indonesia di akun media sosial pribadi dengan disertai tagar #UNWTOGAChina. “Ayo bantu kami mempromosikan Wonderful Indonesia lewat vote di ajang UNWTO tahun ini. Yuk, kita serbu! Kita menangkan vote via digital tersebut,” ajak Arief Yahya. (*)

Wawako Kaji Opsi Warga Kampung Sukadamai

0

batampos.co.id – Wakil Wali Kota (Wawako) Batam, Amsakar Achmad melakukan peninjauan lokasi pembangunan drainase di Kampung Sukadamai, Kelurahan Tanjungpiayu, Seibeduk, Kamis (7/9).

Rencananya, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam akan membangun drainase di lokasi sekitar Masjid Al Hidayah Kampung Sukadamai, Kelurahan Tanjungpiayu. Warga yang mendukung pembangunan drainase tersebut, mengusulkan opsi agar drainase tidak dibangun di sekitar pemukiman warga, melainkan melalui titik lain yang jaraknya lebih dekat ke laut.

Wawako menerima lokasi yang dikunjungi merupakan salah satu opsi yang diajukan oleh warga Kampung Sukadamai. Dibangunnya drainase tersebut mengingat jika terjadi banjir di Kecamatan Seibeduk, maka debit air akan berakhir di Kampung Sukadamai.

Dari lokasi yang ditawarkan oleh warga tersebut, jarak antara titik drainase yang akan dibangun sekitar sembilan meter ke laut. Selain itu, pada lokasi tersebut tidak terdapat pemukiman warga melainkan kebun, tanah kosong, serta dan kolam.

“Pada opsi yang diusulkan relatif tidak ada warga dan berbatasan dengan kebun,” ungkap Wawako didampingi Lurah Tanjungpiayu, Riswandi kemarin.

Untuk mempercepat proses pembangunan drainase tersebut, Wawako meminta agar Dinas Bina Warga melakukan foto udara untuk selanjutnya dilakukan pemappingan. Selanjutnya akan dibahas bersama dengan Badan Pertanahan Kota Batam untuk mengetahui status lahan di sekitar lokasi itu.

Meski belum bisa dipastikan usulan dari warga RW 006 Tanjungpiayu dapat diakomodir, namun Wawako mengatakan ini salah satu opsi yang baik mengingat jarak lebih dekat ke laut. “Belum tahu ini jadi opsi yang baik, yang jelas jarak ke laut dekat dan konsekwensinya kepada anggaran,” sebutnya lagi.

Untuk melakukan pemappingan tersebut Wawako memberikan waktu satu minggu, sehingga ada kerangka kerja. Lokasi sebelumnya yang telah ditetapkan oleh Dinas Bina Marga, jarak pembangunan drainase sekitar 2.000 meter ke laut. Namun menurut warga jika pembangunan drainase dilakukan di lokasi tersebut, maka akan ada warga yang digusur.

Dalam menetapkan lokasi pembangunan drainase itu, Kadis Bina Marga, Yumasnur mengatakan, telah melakukan pemetaan berdasar koordinasi dengan Badan Pengusahaan Batam.

Ketua RW 006 Kelurahan Tanjungpiayu, Malik Siswanto mengucapkan terimakasih atas kedatangan Wawako yang telah meninjau lokasi pembangunan drainase. Menurutnya, lokasi tersebut telah disetujui oleh warga karena tidak berbatasan dengan pemukiman warga.

“Harapan kami Wawako bisa menerima opsi yang diusulkan oleh warga, sehingga kampung kami tidak terpecah,” katanya penuh harap. (mta)

Empat Kali Kirim Berkas, Kasus BPN Belum P21

0

batampos.co.id – Hingga kini, kasus dugaan korupsi dilakukan oleh mantan Kepala Seksi BPN Kota Batam, Bambang Supriyadi masih mengendap di Kejaksaan. Sudah cukup lama pihak kepolisian mengirimkan berkas kasus tersebut, tapi belum juga mendapatkan jawaban.

“Belum terima jawabannya,” kata Kasubdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Kepri AKBP Ponco Indrio, Kamis (7/9).

Ia mengatakan saat ini pihaknya hanya menunggu hasil dari kejaksaan. Bila kasus ini dinyatakan lengkap, pihak kepolisian akan menyerahkan tersangka beserta barang bukti. “Kami pihak kepolisian hanya bisa menunggu,” ujarnya.

Saat ditanya mengenai penanganan kasus ini ke depannya, Ponco belum bisa mengungkapkan hal itu. Karena belum ada hasil dari berkas yang dikirimkan ke kejaksaan, beberapa waktu lalu itu. Semenjak kasus ini bergulir, pihak kepolisian sudah sebanyak 4 kali mengirimkan berkas dugaan korupsi ini.

Tapi selalu dikembalikan oleh pihak kejaksaan, dengan alasan belum lengkap. Akibat lamanya penanganan kasus ini, pihak kepolisian juga pernah meminta supervisi dengan KPK. Dan gelar perkara pun dilakukan di KPK antara Kepolisian, Kejaksaan dan penyidik KPK. Namun kasus ini tetap mengantung.

Hingga akhirnya KPK datang Kepri, untuk melihat langsung pokok masalah perkara ini, kenapa mandek. Kedatangan KPK bersama Bareskrim Juni lalu itu, hasilnya meyakini perbuatan dilakukan Bambang Supriyadi adalah dugaan korupsi. Hal yang sama diyakini KPK saat gelar perkara bersama dengan kejaksaan dan penyidik Polda Kepri di Jakarta.

Perbedaan pandangan antara Kepolisian dan Kejaksaan, adalah dalam memandang kasus ini. Pihak kepolisian meyakini ada dugaan korupsi, sedangkan kejaksaan kukuh menyatakan perbuatan Bambang hanya pelanggaran administrasi saja.

Beberapa ahli memberikan pandangan atas kasus ini . Ahli dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) menyatakan kasus ini ada perbuatan yang melawan hukum. Sementara itu ahli dari Dirjen Perbendaharaan Kemenkeu, mengatakan ada kerugian negara akibat perbuatan Bambang tersebut.

Sementara itu dari ahli BPKP juga menyatakan adanya kerugian negara yang diakibatkan dari perbuatan melawan hukum. Sementara itu ahli dari Universitas Brawijaya perbuatan Bambang adalah delik tindak pidana korupsi.

Saksi ahli dari Universitas Diponegoro, Prof Nyoman, salah salah satu penyusun dan pembuat Undang-undang Tindak Pidana Korupsi. Ia mengatakan kasus ini termasuk delik Tipidkor.

Walau adanya penguatan dari saksi ahli, tetap saja ada perbedaan pendapat antara kedua belah pihak. Hal ini dibenarkan oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian beberapa waktu lalu. “Masih tetap ada perbedaan pendapat,” ujarnya.

Kasus dugaan korupsi yang awalnya merugikan negara sebesar Rp 1,5 miliar ini, menyeret Kepala Seksi Hak Tanah dan Pendaftaran Bambang Supriyadi sebagai tersangka utamanya.

Walau uang negara ini sudah dikembalikan oleh Bambang pada tahun lalu, tapi kepolisian tetap melanjutkan penyidikan kasus ini.

Kasus ini bermula dari PT Karimun Pinang Jaya memenangkan tanah hasil lelang di Pengadilan Negeri Batam seluas 12,5 haktare di daerah Batamcenter.

Nilai lelang tanah itu Rp 31 miliar. Setelah memenangkan lelang tersebut, PT Karimun Pinang Jaya kemudian mengurus sertifikatnya ke BPN Batam.

Sesuai dengan aturan dan perhitungan yang berlaku, maka PT Karimun Pinang Jaya menyetor uang BPHTB sebesar Rp 1,5 miliar. Namun uang ini tak langsung disetorkan oleh Bambang.

Mengacu kepada pasal 90 ayat 2 UU 28 tahun 2009 tentang pajak daerah. Dimana BPHTB harus dibayarkan, begitu SHGB dikeluarkan. Namun kenyataannya BPHTB tersebut tak dimasukan ke dalam rekening Pemerintah Daerah. Malah, baru ditransfer setelah beberapa minggu Bambang ditetapkan sebagai tersangka. (ska)

Polda Kepri Jamin Keselamatan WNA

0
Dua orang turis Asing berjalan sambil menikmati suasana Dataran Engku Putri Batamcenter, Senin (4/9/2017). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian menjamin keselamatan Warga Negara Asing (WNA) di Kepri, selama tidak berbuat tindakan kriminal. Hal itu diutarakan Kapolda saat bertemu dengan dengan Konsulat Jepang Takeshi Ishi, Rabu (6/7).

Terkait pertemuan ini, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga mengatakan bahwa pihaknya selama ini selalu memberitakan perhatian khusus untuk WNA, termasuk warga negara Jepang.

“Kapolda, kemarin (7/9) mengatakan ada pengamanan khusus untuk setiap WNA. Tentu warga negara Jepang juga,” katanya, Kamis (7/9).

Erlangga mengatakan kedatangan Takeshi Ichi, karena melihat banyaknya WN Jepang yang bekerja di Batam. “Orang Jepang banyak bekerja di sektor Industri di sini,” tuturnya.

Oleh sebab itu, Takeshi Ichi meminta Kapolda Kepri untuk memberikan perhatian khusus pada warganya di Batam. Erlangga mengatakan selama ini, pihak kepolisian belum pernah mengusut atau memeriksa orang Jepang yang bermasalah dengan hukum di Kepri. “WN Jepang selama ini gak ada masalah,” tuturnya.

Saat ditanya apakah ada juga membahas terkait isu ekonomi. Erlangga menjawab pertemuan selama 30 menit ini, hanya membahas soal keamanan warga Jepang. “Tak ada yang lain. Mereka (Konsul Jepang) berharap kerjasama dan koordinasi yang lancar terus terjalin,” tuturnya.

Saat pertemuan itu Kapolda Kepri didampingi oleh Kabid Humas Polda Kepri, Kabid Propam Polda Kepri dan Kabag Analis Ditintelkam. (ska)

Gesek Sekali Aja Dong ….

0
ilustrasi

batampos.co.id – Bank Indonesia (BI) perwakilan Kepri mengimbau agar tidak ada lagi gesekan ganda saat melakukan transaksi menggunakan kartu ATM/debit dan kredit pada mesin gesek di kasir.

“Hal ini dilakukan untuk menghindari kemungkinan data pribadi nasabah bocor dan disalahgunakan,” kata Kepala BI perwakilan Kepri, Gusti Raizal Eka Putera, Kamis (7/9).

Gusti menegaskan peraturan ini sudah ditetapkan dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/40/PBI/2016 tentang penyelenggaraan pemrosesan transaksi pembayaran.”Peraturannya sudah ada saat transaksi, tidak boleh lagi ada kartu ATM/debit dan kredit digesek dua kali,” imbuhnya.

Ia kemudian menerangkan gesekan ganda berpotensi merugikan nasabah pengguna kartu. Karena ada kemungkinan datanya akan bocor.”Seharusnya pada gesekan pertama saja sudah diproses sehingga tak ada gesekan berikutnya,” tegasnya.

BI perwakilan Kepri juga telah mengimbau kepada bank-bank penerbit mesin gesek agar selalu melakukan pengawasan demi keamanan nasabah.

“Nasabah juga harus mengawasai saat transaksi. Jika ada gesekan ganda, maka segera laporkan kepada kami atau bank yang bersangkutan,” katanya lagi.

Gusti juga mengimbau agar nasabah menjaga keamanan data-data pribadi miliknya.”Harus dikontrol segala keamanannya. Jangan diberikan kepada siapapun baik itu kerabat dekat sekalipun,” bebernya.

Terpisah, Kepala Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Kepri, Daniel Samzon juga mengimbau kepada masyarkat untuk berhati-hati.

“Di toko-toko merchant itu ada dua mesin. Mesin toko dan mesin edisi bank. Resikonya disitu, pertama digesek dulu di mesin toko baru digesek di mesin edisi bank,” jelasnya.

Banyak mesin toko memiliki kemampuan mengambil data dari kartu nasabah dan kemudian merekamnya kedalam ruang penyimpanan (hard disk) toko.

“Resikonya disitu. Seandainya terbaca, semuanya ketahuan itu data pribadi kan bahaya. Itu yang dilarang sama BI,” tegasnya.

Ia mengimbau jika ada kerugian, segeralah melapor ke aparat berwajib.”Data yang terekam itu bisa disalahgunakan. Masyarakat harus hati-hati. Ketika ke toko, gesek saja di mesin edisi bank,” pungkasnya.(leo)

 

Anda Bisa Ajukan Putus Meter Sementara ke ATB Batam bila…

0
Petugas ATB menunjukan meter air yang memiliki nomor yang disesuaikan dnomor pelanggan yagn ada dirumah pelanggan bersama. foto: ATB/Iman Suryanto

PT Adhya Tirta Batam (ATB) selalu mengutamakan pelayanan maksimal ke pelanggan. Setiap pelayanan yang diberikan ATB, bisa dimanfaatkan pelanggan dengan maksimal. Mulai dari pengajuan sambung baru, sambung ulang hingga pelanggan bisa mengajukan putus sambungan air berlangganan untuk sementara waktu.

“Apabila pelanggan ingin mengajukan putus sementara, pelanggan ATB bisa mengajukannya ke kantor pelayanan ATB terdekat. Hal ini biasanya dilakukan dengan berbagai alasan. Diantaranya tengah beraktivitas di luar kota maupun properti yang dimiliki tidak di tempati,” jelas Enriqo Moreno, Corporate Communication Manager ATB, Rabu (6/9).

Fasilitas putus sementara ini, disiapkan ATB agar pelanggan nyaman dan aman dalam berlangganan air bersih.

Mengingat sebagian besar pelanggan ini, banyak yang memiliki properti namun tidak ditempati dalam kurun waktu lama.

“Ditinggal pemilik rumah dalam waktu lama, tentunya tagihan air bersih pelanggan akan terus berjalan. Untuk itu pelanggan bisa memanfaatkan layanan ini untuk bisa tetap menikmati sambungan air bersih,” lanjut Enriqo.

Apabila pelanggan sudah memanfaatkan fasilitas putus sementara ini, juga bisa kembali mengajukan penyambungan kembali. Artinya pemanfaat air kembali dapat digunakan.

Cara ini lebih bertujuan untuk membuat keamanan dan kenyamanan dari pelanggan setia ATB mendapat air bersih kembali.

Caranya cukup datang datang ke kantor pelayanan ATB dan mengajukan sambung ulang. Proses sambung ulang ini, bisa lebih cepat karena data-data sebelumnya dari pemilik rumah sudah tersedia, kecuali adanya perubahan data-data dari pelanggan tersebut.

“Proses sambung ulangnya setelah putus sementara tidak lama, untuk pemasangan kembali hanya perlu proses satu hari kerja asalkan berkasnya lengkap,” ucapnya lagi.(Corporate Communication ATB)

Gelas Berdiameter 7 Centimeter Masuk dalam Anus

0
ilustrasi: wahyu kokkang / jawapos

Aneh tapi nyata, sebuah gelas masuk ke dalam anus. Dokter pun harus melakukan operasi untuk mengeluarkan gelas itu.

Sebut saja namanya Boboho. Pekan lalu, dia dilarikan ke UGD pada pukul 02.00 waktu Tiongkok.

”Dia berteriak kesakitan sambil memegang bagian pantatnya,’’ papar seorang perawat yang berjaga.

Tim dokter pun melakukan X-ray.

Hasilnya? Ada gelas berdiameter 7 cm dengan tinggi 8 cm. Benda sebesar itu masuk anus, tentu saja rasanya sangat menyakitkan. Tim dokter pun mencoba beberapa cara untuk mengeluarkan gelas tersebut.

Pada awalnya tim dokter berusaha mengeluarkan gelas secara manual. Namun, tidak berhasil.

’’Kami harus melakukan operasi kecil. Benda itu tidak mungkin kami potong karena risikonya pendarahan,’’ ucap perwakilan tim dokter sebagaimana dikutip The Shanghaiist.

Dia menjelaskan, jika tidak segera diambil, gelas itu bisa pecah dan berisiko kematian Boboho. Beruntung, upaya tersebut berhasil.

Mungkin lain kali Boboho perlu diingatkan. Kalau minum, lewat depan. Bukan dari belakang. Soalnya, bukan cuma airnya yang terisap. Gelasnya pun ikut. (mirror/fam/c7/ang)

3 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Beli Tanah

0
Warga memanfaatkan tanah kosong di Sagulung untuk belajar menyetir mobil. F. Dalil Harahap/Batam Pos

Tanah juga bisa dijadikan instrument investasi yang menguntungkan. Nah, bagi Anda yang ingin membeli tanah, berikut ini adalah hal yang harus diperhatikan saat investasi tanah dari situs jual beli properti Lamudi.

• Lokasi Tanah

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah memilih lokasi tanah, lokasi tanah yang strategis tentunya memiliki nilai jual yang sangat tinggi karena ketersediaan berbagai sarana dan fasilitas umum yang lumayan memadai, baik fasilitas sosial maupun fasilitas yang menunjang kehidupan ekonomi masyarakatnya.

• Kelengkapan Surat-suratnya

Sebelum membeli tanah, Anda harus memeriksa dan memastikan keabsahan surat-surat kepemiliknnya. Pastikan jika nama yang tertera dalam sertifikast tersebut adalah nama pemilik tanah itu sendiri agar proses berikutnya lebih mudah. Jika tanah tersebut bestatus girik, maka Anda harus memastikan keabsahannya ke petugas kelurahan dan kecamatan.

Anda juga bisa memastikan kebenaran ukuran tanah yang bisa Anda tanyakan kepada petugas BPN untuk menentukan batasan-batasan tanah yang jelas. Jika semuanya sudah terbukti benar dan sah menurut hokum, maka Anda bisa menjatuhkan pilihan. Jangan lupa untuk melengkapi transaksi dengan AJB (akte jual beli) dan proses balik nama.

• Bentuk Tanah yang Ideal

Yang terakhir adalah Anda harus mengetahui bentuk tanah. Bentuk tanah juga sangat berpengaruh terhadap nilai investasi itu sendiri, semakin ideal bentuk tanah maka investasi akan lebih menguntungkan dan juga sebaliknya. Secara ilmu investasi tanah, biasanya rumus yang bisa digunakan adalah lebar muka tanah berkisar antara 40 % hingga 75 % dari panjang tanahnya. Misal 15m x 20x, 12m x 20m, 9m x 20m, atau 6m x 15m.

Bentuk lain tanah yang banyak diminati dan ideal untuk dijadikan investasi adalah bentuk trapesium, yaitu sejenis bentuk persegi, yang bagian depannya memiliki ukuran yang lebih sempit dibandingkan bagian belakangnya. Bentuk tanah ini jika dipergunakan untuk pembangunan rumah, maka akan memberikan tampilan rumah yang terlihat lebih lebar daripada bagian depannya.
***

Coconuts TV on Iflix

0

batampos.co.id – Coconuts Media and iflix today announced the imminent launch of Coconuts TV on iflix, a six-episode documentary series exploring weird and wondrous stories of Asia.

iflix, the world’s leading Subscription Video on Demand (SVoD) service for emerging markets, has commissioned Coconuts, Asia’s leading alternative media company, to produce the magazine-style show, which will primarily focus on Indonesia, Malaysia, the Philippines, and Thailand.

Filming on Coconuts TV on iflix has commenced, with the show scheduled to be delivered by the end of 2017 and released exclusively on iflix in early 2018.

In 22-minute episodes, the series will expose the underbelly and explore the offbeat, from going behind the scenes at a transgender beauty pageant in Thailand, to exploring the growing threat of HIV amongst Malaysian fishermen, or meeting the firefighting elephants of Sumatra in Coconuts’ signature “snarky but compassionate” style.

Segments will be hosted by young, local talent with a connection to the subject matter.

As part of the production deal, Coconuts will conduct a full-suite marketing campaign for the series to its website and social media audience of millions.

“We’re chuffed to be partnering with iflix on this project. We’re excited to find and film the untold stories that matter in our region, and I can’t wait for the iflix audience to get a taste of our aesthetic,” said Coconuts Media Founder and CEO Byron Perry.

“Both iflix and Coconuts share a common passion for bringing unconventional, compelling and deeply relevant stories about Asia to our audiences. The series showcases real people and places overlooked or even shunned by traditional news media, taking an unfiltered and youth-oriented approach to news and subculture – offering a perspective on the region you don’t often get to see,” said iflix Global Director of Original Programming Mark Francis.

Coconuts TV most recently produced HIGHLAND: Thailand’s Marijuana Awakening, a 3-part documentary series that was picked up by Netflix.

Keep your eyes and browser tabs open for Coconuts TV’s in-coming teasers, previews, and trailers.

Until then, satisfy your taste for fresh and juicy stories from Asia at coconuts.co to get a flavor of what’s to come.

Now available to over one billion consumers across 22 territories throughout Asia, the Middle East and Africa, iflix has established itself as the clear market leader in video streaming. Offering consumers, a vast library of top Hollywood, Asian and Middle Eastern regional, and local TV shows and movies, including many first run exclusives and award-winning programs, each subscription allows users to access the service on up to five devices, including phones, laptops, tablets, and television sets, for viewing wherever, whenever. (*)