Senin, 25 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13200

Survive di Tengah Krisis

0

“Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesulitan, tantangan, dan air mata”

Itu merupakan secuil kalimat inspirasi Dahlan Iskan. Singkat namun memiliki makna dalam.

Lewat sepenggal kalimat itu pula, big bosa saya itu mencoba memberi motivasi. Menularkan optimisme bagi semua.

Bukan isapan jempol. Dahlan sudah pernah mengalaminya. Hasilnya, dia menjadi salah seorang tokoh negeri ini. Raja media di Tanah Air dengan ratusan perusahaan media.
Perekonomian Kepulauan Riau (Kepri) berada di angka 1,52 persen di semester pertama. Berada di peringkat kedua terbawah dari seluruh provinsi di Indonesia. Celakanya, sumber terbesarnya dari Batam.

Berdasarkan data yang dikulik dari pelbagai sumber, Batam penyumbang 60 persen terhadap perekonomian Kepri. Boleh dibilang, bangkit atau tidaknya ekonomi Kepri tergantung Batam

Miris sih sudah pasti. Dag-dig-dug tentu saja. Kondisi ini membuat kita semua waswas.
Namun jangan khawatir. Harapan itu masih ada. Ekonomi Batam masih bisa tumbuh.
Pertama, menilik hasil pertemuan antara Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo dengan Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong, 7 September lalu.
Inti dari pertemuan kedua kepala negara itu adalah, komitmen memperbaiki perekonomian Batam.

Jokowi dan Lee sepakat sepakat untuk mengembangkan industri digital. Di mana, Batam sebagai penghubungnya.

Kedua, komitmen pemerintah pusat untuk memanjakan investor. Khususnya lewat perizinan. Itu seiring diluncurkannya Paket Ekonomi Jilid XVI beberapa waktu lalu.
Paket tersebut berisikan tentang upaya percepatan penerbitan perizinan berusaha dari tingkat pusat hingga daerah. Kebijakan ini bertujuan menyelesaikan hambatan dalam proses pelaksanaan serta memanfaatkan teknologi informasi melalui penerapan sistem perizinan terintegrasi alias single submission.

Caranya dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama meliputi pembentukan satuan tugas (satgas) untuk pengawalan dan penyelesaian hambatan perizinan dalam pelaksanaan berusaha (end to end), penerapan perizinan checklist pada Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Free Trade Zone (FTZ), Kawasan Industri, dan Kawasan Pariwisata, penerapan perizinan dengan penggunaan data sharing.

Kemudian tahap kedua adalah reformasi peraturan perizinan berusaha, serta penerapan sistem perizinan berusaha terintegrasi (single submission).

Kedua rencana besar Jokowi ini tentunya memberikan angin segar bagi perekonomian Batam. Namun, yang paling menjadi perhatian tentu saja terkait perizinan.
Banyaknya pintu yang harus dilalui dalam mengurus perizinan berkali-kali dikeluhkan oleh pengusaha. Izin tumpang tindih dari peraturan presiden (perpres), peraturan menteri (permen), hingga peraturan wali kota (perwako) bikin pengusaha pening.
Padahal, mereka ingin berinvestasi di Batam. Menanamkan modal, juga menghamburkan uangnya untuk pembangunan.

Yang dikhawatirkan, jika sampai pengusaha jengkel dan lelah, mereka akan berinvestasi di tempat lain. Batam bisa rugi. Bahkan bangkrut.

Terlepas dari dua rencana besar Jokowi itu, peran pengusaha Batam tidak bisa dikesampingkan.

Di tengah “badai” krisis ekonomi dan ribetnya perizinan, mereka tetap survive. Bertahan dan menolak menyerah. Mereka tetap berusaha untuk bangkit.
Bagi saya, Batam dihuni orang-orang super. Mereka memiliki mental kuat dalam menghadapi cobaan.

Boleh dibilang, kondisi saat ini menjadi kesulitan, tantangan, dan air mata bagi mereka. Namun, pengusaha yang dibentuk dari segela kesukaran itu tergolong orang hebat.
Sempat terpikir dalam benak saya. Dengan kondisi ekonomi yang lesu dan ruwetnya perizinan seperti saat ini, pengusaha Batam bisa bertahan. Bagaimana jika ekonomi sudah membaik.

Bahkan, tidak menutup kemungkinan Batam akan kian maju, maju, dan maju. Boleh jadi bakal melebihi Singapura dan Johor.

Semoga, masyarakat Batam, khususnya pengusaha diberi kesabaran, ketabahan, dan ketegaran dalam menghadapi persoalan.

Semoga, ke depan ekonomi Batam semakin membaik dan kota tercinta ini semakin maju. Amin. ***

 

Guntur Marchista Sunan
General Manajer Batam Pos

Agustus, Penerimaan Karyawan Tertinggi di Batamindo

0
. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Kawasan Batamindo November dan Desember tahun lalu, tercatat hanya menerima karyawan sebanyak 141 dan 150 orang saja. Tapi tren positif mulai terlihat dari awal tahun hingga Agustus lalu.

Dimana pihak pengelola kawasan Batamindo, mencatat Agustus penerimaan karyawan terbanyak yakni 1588 orang.

“Grafiknya itu terus naik,” kata Manager Admin and General Affair PT Batamindo Investment Cakrawala, Tjaw Hioeng, Senin (11/9).

  • Januari merekrut sebanyak 733 orang
  • Februari 1111 orang
  • Maret 1311 orang
  • April 1416 orang
  • Mei 1072 orang
  • Juni 1185 orang
  • Juli 719 orang.

“Meningkatnya disebabkan tenant-tenant memerlukan karyawan dan adanya pembukaan proyek baru. Seperti perluasaan,” tuturnya.

Dari data yang di dapat Batam Pos, selama Agustus kebanyakan tenan Batamindo merekrut karyawan perempuan untuk operator. Mulai dari awal Agustus hingga akhir, tenan Batamindo yang membuka lowongan kerja yakni PT Indoyasa, Patlite, Noble Batam, Cicor, Tunas Karya, Elextronics, Patlite, dan Dynacast.

Dari perusahaan yang buka tersebut, hanya PT Patlite yang buka lowongan untuk laki-laki. Dan itupun tak banyak hanya 11 orang saja. Selebihnya penempatan kerja operator untuk karyawan perempuan.

Melihat mulai banyaknya jumlah karyawan yang diterima Batamindo, Ayung begitulah sapaan akrab Tjaw Hioeng berharap ke depan makin banyak lagi lowongan kerja. Sebab dengan ekonomi yang semakin membaik, maka tenan-tenan Batamindo akan mengembangkan usaha mereka.

“Bila ada pengembangan, tentu butuh tenaga kerja. Harapan kami semoga saja ke depannya makin bagus saja ekonomi Batam,” ujarnya.(ska)

Panin Dai-ichi Life Berikan Bantuan ke Panti Asuhan Al Jabar

0
Perwakilan tim pemasar Panin Dai-ichi Life di Batam, Jelsy berfoto bersama anak Panti Asuhan Al Jabar usai memberikan donasi sosial bertema Drive Positive Change di Panti Asuhan Al Jabar, Bengkong, Minggu (10/9) .
f. andriani susilawati/Batam Pos

batampos.co.id– Panin Dai-ichi Life menggelar aksi sosial dengan memberikan sejumlah bantuan kepada Panti Asuhan Al Jabar di Bengkong, Minggu (10/9). Bantuan yang diberikan berupa 10 lemari baju anak-anak, enam buah kipas angin, 60 paket alat tulis, beras 100 kg, minyak goreng 5 kg, gula, uang tunai dan kebutuhan bahan pokok lainnya.

Menurut Head of Marketing & Corporate Communications Panin Dai-ichi Life, Windra K Bakrie, sebagai bentuk komitmen dan kontribusi sosial kepada masyarakat, secara berkesinambungan Panin Dai-ichi Life melakukan program Corporate Social Responsibility (CSR), yang berfokus pada tiga pilar yakni kesehatan (health), kesejahteraan (welfare) dan pendidikan (education).

“Untuk itu, sebagai bagian dari rangkaian program HUT ke-43, Panin Dai-ichi Life mengadakan kampanye CSR Roadshow yang dilakukan secara berurutan di 8 kota dengan mengambil tema Drive Positive Change. Setelah sebelumnya sukses dilaksanakan di Tanjungpinang dan Makassar, Panin Dai-ichi Life melakukan serah terima donasi sosial ke Panti Asuhan Al Jabar di Jl Raya Al Jabar Nomor 1 Bengkong, Batam.

Windra mengatakan program ini merupakan bentuk upaya Panin Dai-ichi Life dalam meningkatkan kesadaran sosial masyarakat untuk membantu sesama yang membutuhkan.

“Kami mengutamakan keterlibatan (engagement) dari semua pemangku kepentingan baik manajemen, tenaga pemasar, nasabah maupun masyarakat dalam rangkaian program CSR yang kami implementasikan,” kata Windra.

Sebagian donasi yang diberikan merupakan hasil dari aksi jalan sehat yang digelar Panin Dai-ichi Life di Jakarta pertengahan Juli 2017 dan sebagian lagi merupakan kontribusi dari tim Panin Dai-ichi Life yang berada di Batam. Selanjutnya, program ini akan dijalankan di 5 kota lain termasuk Palembang, Solo, Semarang, Jember, Bali dan Makassar.

Panin Dai-ichi Life terus tumbuh berkembang atas dukungan berbagai pihak termasuk masyarakat. Didukung oleh lebih dari 6.900 tenaga pemasar dari seluruh kanal distribusi, termasuk agency dan bancassurance, Panin Dai-ichi Life kian gesit untuk mengoptimalkan pertumbuhan bisnis di berbagai wilayah potensial, termasuk Batam. (ann)

 

Perilaku Miss V Serupa dengan Mr P

0
ilustrasi

Pop Sugar, Minggu (20/8) meriis, bukan hanya pria, perempuan juga bisa ‘menegang’ dan mengalami mimpi basah.

Ya, Perempuan sangat bisa mengalami mimpi tengah asyik bercinta dan bangun tidur seolah sudah mencapai orgasme. Di pagi hari pun, banyak perempuan yang merasakan ingin bercinta seolah gairahnya bangkit seperti layaknya Mr P.

Sebuah studi menemukan bahwa 37 persen perempuan mengalami orgasme saat tidur, sementara lebih dari 70 persen mengalami mimpi seksual.

Menurut sebuah studi dari Kinsey Institute, di mana peneliti mengukur dan mengamati Miss V saat tertidur, peneliti menemukan aliran darah meningkat ke klitoris dengan cara yang sama seperti mengalir ke bagian Mr P.

Hal ini terjadi karena saat tidur, norepinephrine menurun, yang berkontribusi terhadap banyak hal di dalam tubuh, termasuk tekanan darah dan respons. Sehingga tubuh merasa lebih rileks.

Peningkatan aliran darah di daerah genital ini bisa membangkitkan tubuh secara seksual bahkan saat tidur.

“Inilah sebabnya mengapa beberapa perempuan terbangun dari tidur dengan rasa hangat atau sensasi yang hebat di daerah genital setelah mengalami orgasme tidur,” kata Seksolog Klinis dan Psikoterapis dr. Kristie Overstreet, PhD.

Mr P dan Miss V Tak Jauh Berbeda

Mr P dan Miss V dibuat dari jaringan ereksi yang sama. Mereka homolog satu sama lain dan mengalami kesenangan dan gairah dengan cara yang sangat mirip.

Sebenarnya, dalam beberapa minggu pertama di dalam rahim ibu, Mr P dan Miss V identik satu sama lain. Masuk akal bahwa kedua organ vital akan memiliki kemampuan untuk menjadi terangsang dan membesar dan bahkan menghasilkan orgasme saat tidur dengan cara yang sama pula.

Bisa Multiorgasme

Hal lain yang menakjubkan seseorang bisa mengalami multiorgasme saat sedang tidur. Namun tak seluruhnya. Secara biologis, semua perempuan bisa memiliki kemampuan itu namun tapi tidak semua melakukannya.

“Beberapa perempuan dapat mengingat mimpi erotis atau seksual yang mereka alami. Sama seperti perempuan dapat mengalami multiorgasme saat mereka terjaga, mereka dapat Juga merasakannya saat mereka tidur, “kata Overstreet.

“Mereka akan mengalami pembesaran di daerah klitoris dan dan juga terjadi peningkatan pelumasan,” ungkapnya. (ika/JPC)

Forum Bakohumas Tunjang Kinerja Kabinet Kerja

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam telah melakukan inovasi pelayanan publik guna memudahkan dunia industri dalam menjalankan usahanya. Inovasi yang dibangun melalui sistem online diharapkan akan meningkatkan investasi dan menjadikan Batam sebagai kontibutor ekonomi nasional.

Hal tersebut disampaikan Kepala BP Batam, Hatanto Reksodipoetro dalam pemaparanya saat menggelar kegiatan Forum Tematik Bakohumas dengan tema “Inovasi Pelayanan Publik Guna Mengakselerasi Batam Sebagai Kawasan Tujuan Investasi di Asia Pasifik” bertempat di Montigo Resort, Nongsa, Batam, Rabu. (2/8/2017).

“BP Batam merupakan Badan Layanan Umum yang di dalamnya terdapat unit pelayanan diantaranya PTSP, Lalu lintas barang, pengelolaan lahan, bandara dan pelabuhan laut yang memiliki fungsi pelayanan untuk masyarakat dan dunia industri,” ujarnya.

Dalam menjalankan fungsi tersebut, kata Hatanto, pihaknya bergerak cepat dan professional dalam melayani kebutuhan masyarakat khususnya yang terkait dengan peningkatan investasi yakni dengan melakukan inovasi publik salah satunya adalah program i23J (izin investasi tiga jam) dimana investor memperoleh kemudahan untuk 8 produk berbeda yaitu Izin Investasi, Izin Prinsip, API (Angka Pengenal Importir), NPWP, TDP, RPTKA, IMTA, dan NIK (Nomor Induk Kepabeanan) dalam satu pelayanan terpadu milik BP Batam.

“Sejak diluncurkan awal September tahun 2016 lalu, sebanyak 7 (tujuh) perusahaan yang telah menggunakan fasilitas i23J dengan total nilai investasi USD 198.8 Juta serta menyerap 750 orang tenaga kerja,” ungkapnya.

Selain program i23j, BP Batam juga memiliki beberapa program layanan public lainnya guna mendukung dunia industry diantaranya GIS (Geographical Information System) atau system informasi geografis pulau Batam; Host to Host atau sistem pembayaran jasa kepelabuhanan; KILK (Kemudahan Layanan Investasi Langsung Konstruksi); Fasilitas Impor Melalui Jalur Hijau (i23J+); SIKMB (Sistem Informasi Keluar Masuk Barang); dan izin HaKI (Hak Kekayaan Intelektual).

“Diharapkan BP Batam dapat melakukan promosi terarah dengan prinsip good governance serta kedepannya selalu menerapkan pelayanan inovatif yang pro-bisnis bagi dunia usaha,” harap Hatanto.

Pada kesempatan itu juga, Hatanto sangat menyambut baik dan mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan Forum Tematik Bakohumas BP Batam yang digelar ketiga kali oleh pihaknya setelah pada tahun 2014 di Jakarta.

Ia mengakui, kegiatan tersebut dapat memberikan informasi secara jelas kepada masyarakat diluar Batam khususnya pranata Humas di Kementrian/Lembaga pusat terkait program apa, sedang dan akan dilakukan khususnya inovasi pelayanan publik milik BP Batam guna terwujudnya Batam sebagai kawasan tujuan investasi di Asia Pasifik.

Sementara itu, Staf ahli Menteri Bidang Hukum Kementrian Kominfo RI, Prof Henri Subiakto megatakan forum Bakohumas bertujuan untuk menunjang keberhasilan kabinet kerja, menyerap aspirasi, dan mempercepat penyampaian informasi sesuai undang-undang yang berlaku.

“Forum tematik Bakohumas mengangkat tema terkait kelembagaan dan program setiap K/L dimana harus disosialisasikan kepada publik melalui humas-humas pemerintah yang menjadi peserta Bakomuas, hal ini juga sesuai Inpres no 9 tahun 2015,” ujarnya.

Kegiatan Bakohumas BP Batam berlangsung selama dua hari, Rabu – Kamis, 2 – 3 Agustus 2017 dengan diikuti sebanyak 63 peserta dari 40 K/L.

Para peserta diberikan kesempatan untuk melakukan kunjungan lapangan dan melihat berbagai kawasan industri di Batam salah satunya di Kawasan Industri Terpadu Kabil, ke PT. SMOE Indonesia yang memiliki Pusat pelatihan pengelasan (welding center) pertama di Indonesia dengan standar Internasional.

Kemudian Maintenance Repair and Overhaul (MRO) milik PT Batam Aero Technic anak perusahaan Lion Group dimana telah memperoleh sertifikat dari federal aviation administration (FAA), PT Philips di Kawasan Industri Panbil dan IT Centre BP Batam yang memiliki layanan Data Recovery Centre (DRC) yang telah dimanfaatkan Kementerian Dalam Negeri untuk penggunan server sebagai backup data e-KTP. (*)

Megawati Soekarno Putri Temui Dahlan Iskan

0
Pertemuan Dahlan Iskan dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (Dida Tenola/ Jawa Pos.com)

batampos.co.id – Presiden RI ke 5 Megawati Soekarno Putri berkunjung ke Surabaya, Senin (11/9/2017). Selain berbagai agenda Mega juga bertandang ke kediaman Dahlan Iskan.

Sekitar pukul 11.00, pesawat yang membawa Mega landing di Bandara Internasional Juanda. Setelah tiba, Mega ditemui oleh sejumlah tokoh di ruang VIP.
Selain Risma, juga terlihat Wakil Wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf, Bupati Banyuwangi Azwar Anas, Bupati Ngawi Budi Sulistyono, Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan, hingga Arif Affandi.

Dari pantauan JawaPos.com di sana, Mega terlihat mengobrol santai dengan para tokoh tersebut. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengomentari soal pertemuan Mega dengan Dahlan Iskan. Menurutnya, tidak banyak yang tahu hubungan keduanya.

“Hubungan ibu (Mega) dengan Pak Dahlan sangat baik. Bahkan ketika Pak Dahlan sakit, ibu memberikan perhatian khusus,” terang Hasto kepada wartawan.

Hasto melanjutkan, meskipun sering kali terjadi perbedaan antara Mega dan Dahlan dari aspek politik, namun itu tak lantas menghilangkan persaudaraan keduanya.

“Persaudaraan atas dasar kemanusiaan dan pertemanan itu sangat penting. Perbedaan yang ada jangan sampai melunturkan semangat gotong royong,” lanjutnya.

Soal agenda selama sehari di Kota Pahlawan, Hasto menjelaskan Mega akan berkunjung ke Kebun Bibit Wonorejo. Kebun tersebut dirancang bersama antara Mega dengan Risma.

Sebagai pembina Kebun Raya, Mega peduli dengan lingkungan. “Nanti ibu akan menyumbangkan beberapa pohon,” jelasnya.

Saat ditanya soal restu Mega pada Pilgub Jatim mendatang, Hasto enggan mengomentarinya. Dia menegaskan, Mega akan memberikan jawaban sendiri selepas acara kunjungan ke Kebun Bibit.

(did/JPC)

Makassar F8 Digelar, Industri Wisata Sumringah

0

“Makassar International Eight Festival and Forum (F8)”. Baru dibuka secara resmi pada Rabu (6/9) malam, namun dampaknya sudah terasa.

Sejak beberapa hari kemarin kawasan Pelataran City of Makassar Anjungan Losari, Kota Makassar sebagai pusat lokasi digelarnya terlihat berbeda. Keramaian dan keriuhan sangat terasa. Hotel-hotel yang ada penuh.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan, Anggiat Sinaga mengatakan, 38 hotel anggota PHRI Sulsel memang sudah mengantisipasi penyelenggaraan F8. Bahkan seluruh hotel telah menyiapkan paket menarik yang ditawarkan pada wisatawan.

Paket tersebut diantaranya paket menginap empat hari dan gratis satu malam. Promo tersebut sudah termasuk sarapan pagi dan fasilitas antar dan jemput ke lokasi F8.

Hasilnya, jelas Anggiat, promo tersebut diserbu para tamu. Baik dari para pengisi acara ataupun wisatawan yang sengaja datang ke F8 maupun tengah berlibur ke Makassar. “Promo ini sebelumnya sudah disampaikan ke Dinas Pariwisata Makassar,” ujar Anggiat.

Selain promo tersebut, masing-masing hotel juga menghadirkan programnya masing-masing. Semua itu khusus untuk pegelaran F8.
Ajang “Makassar International Eight Festival and Forum (F8)” adalah penyelenggaraan tahun ke-2 yang digelar Pemerintah Kota Makassar dan didukung oleh Badan Ekonomi Kreatif serta Kementerian Pariwisata.

Tahun lalu, ajang ini mampu menyedot lebih dari 300 ribu wisatawan dari target awal sebesar 30 ribu. Untuk tahun ini penyelengaraan menargketkan kunjungan sebanyak 1 juta.

Selain menjadi atraksi dan destinasi bagi masyarakat serta wisatawan, acara yang akan berlangsung hingga Sabtu (9/9) mendatang ini juga disambut baik para penjaja makanan khas lokal di Makassar, Pisang Epe. Deretan gerobak penjual pisang epe memenuhi jalan di sekitar Anjungan Losari, Kota Makassar.

Andi, salah seorang penjual pisang epe mengaku membawa lebih dari 10 sisir pisang raja. Sejak sore hingga malam setelah pembukaan acara Makassar F8, pisang epe miliknya telah terjual lebih dari lima sisir.

Pengunjung yang datang kata dia silih berganti meski tak hanya dirinya sendiri yang berjualan malam tadi. Melainkan lebih dari 25 penjual pisang epe, makanan khas Makassar yakni pisang bakar yang kemudian dijepit dan dilumuri berbagai rasa seperti durian, coklat dan keju.

“Iya, Alhamdulillah banyak (terjual). Hari ini menyenangkan,” kata Andi yang dibantu istrinya.

Ia mengetahui acara ini sudah sejak dua pekan lalu. Karena itu ia telah mempersiapkan dengan membawa lebih banyak stok pisang.
“Masih ada acara sampai Sabtu. Semoga bisa terus seperti ini,” kata dia.

Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia, Triawan Munaf, mengatakan, ekonomi kreatif termasuk pariwisata di dalamnya memang merupakan salah satu sektor yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi saat ini. Termasuk di Makassar yang terlihat dalam penyelenggaraan F8.

“Peran pemerintah dalam pengembangan ekonomi kreatif di Makassar sungguh sangat luar biasa wajar jika pertumbuhan ekonomi di Makassar mendapat pujian langsung dari presiden, pertumbuhan tertinggi di dunia saat ini,” ujar Triawan.

Triawan menyebut angka perputaran uang dari penyelenggaraan F8 di tahun lalu. Selama tiga hari penyelenggaraan, transaksi uang tunai di lokasi kegiatan mencapai kurang lebih Rp 5 miliar. Dengan waktu dan target penyelenggaraan yang lebih tinggi, tentunya angka yang didapat bisa lebih besar di penyelenggaraan tahun ini.

“Penyatuan sinergitas kokoh ini mempertontonkan kepada dunia, bahwa produk kreasi dan inovatif di kota ini memiliki daya saing dan keunggulan yang khas,” ucap Triawan.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi dan kagum dengan konsep F8 Makassar. Menurutnya, industri kreatif yang kaya akan unsur budaya dapat seimbangkan dengan nilai komersial.

“Sangat kreatif. Banyak unsur budaya. Memang harus seimbang antara nilai budaya dan nilai komersil. Ekonomi kreatif dapat berkembang jika unsur budaya dan komersil seimbang,” ujar Menpar Arief Yahya.

Menurutnya, Makassar memiliki potensi alam dan budaya yang dapat menjadi modal dalam membangun pariwisata. “Selamat untuk Makassar F8. Salam Pesona Indonesia!,” ujar Menpar.(*)

 

#VoteVideoIndonesia Menyebar hingga MATTA Fair Malaysia

0

Pemungutan suara tinggal 2 hari ini, 10-11 September 2017. Menpar Arief Yahya mengisyaratkan untuk tidak kendor. Justru harus digass lagi agar lebih dari 150.000 suara sah yang masuk ke server UNWTO dan tercatat dalam sistem penghitungan melalui indonesia.travel/vote4id.

Spirit kebersamaan, kekompakan, persatuan benar-benar terpancar dalam memenangkan Indonesia di #VoteVideoIndonesia, ajang UNWTO Award.

Tak hanya di dalam negeri, masyarakat Indonesia yang di luar negeri pun ikutan kompak memberikan vote untuk video Indonesia. Salah satunya, lewat ajang MATTA Fair yang notabene merupakan bursa pariwisata terbesar di Malaysia.

Di Putra World Trade Centre, Wonderful Indonesia memang terlihat memesona. Selain tampilan kapal Phinisi yang eye catching, ada Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara, Ketua ASITA Asnawi Bahar, 7 Kepala Dinas Pariwisata dan 91 TA/TO dan local Agent Malaysia yang sangat bersemangat mengibarkan Wonderful Indonesia kemana-mana.

Selain fokus melakukan hard selling, semuanya juga kompak memberikan suara di #VoteVideoIndonesia. “Semuanya gerak, semuanya kompak. Bahkan pengunjung yang mencoba therapist dan kopi khas Indonesia ikut memberikan vote. Ini luar biasa karena per hari pengunjung MATTA Fair jumlahnya menembus 40 ribu orang,” terang I Gde Pitana, Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar, Sabtu (9/9).

Ketua ASITA Asnawi Bahar juga ada di barisan yang sama. “Ini cara promosi yang efektif. Kalau juara, destinasi-destinasi keren di Indonesia jadi makin dikenal dunia,” papar Asnawi.

Barisan Kepala Dinas Pariwisata juga seirama. Dari mulai Kadispar Sumsel, NTT, Jateng, Jambi, Riau, Kalsel, Kaltim, semua kompak mengerahkan pasukan daerah untuk nge-vote.

“Sejak Festival Sriwijaya semua audience yang jumlahnya ribuan pengunjung per hari sudah kami giring untuk bantu vote. GenPI Sumsel juga sangat aktif. Begitu juga STP Sumsel. Kami berikan support full untuk Wonderful Indonesia,” tutur Kadispar SumseI Irene Camelyn Sinaga.

“NTT, Jateng, Jambi, Riau, Kalsel, Kaltim juga ikut support. Gara-gara ini kita jadi makin kompak,” timpal Kadispar NTT, Marius Ardu Jelamu.

Hal ini membuat Menpar Arief Yahya kian bersemangat. Mantan Dirut Telkom itu sering mengibaratkan, sebatang lidi teramat ringkih untuk patah. Tapi kalau lidi-lidi digabung jadi satu menjadi sapu lidi, kekuatannya sulit dipatahkan. “Kalau kita solid, siapa sih yang tidak takut? Negara kita besar. Penduduknya 258 juta orang. Kalau semua bersatu, semua pasti bisa dikalahkan,” ucap Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI.

Logikanya masuk nalar. Pengguna internet Indonesia sudah lebih dari 100 juta orang. Dari statistik tadi, gambarannya sudah bisa terbaca dengan sangat jelas. Jika vote itu berbasis akun email, maka Indonesia wajib juara!

“Bagi yang belum vote, masih ada waktu. Stepnya hanya empat. Pertama, klik indonesia.travel/vote4id. Setelah itu masukkan nama dan email. Kemudian pilih video favorit Indonesia, lalu submit! Saya sudah coba. Sangat mudah dan nggak butuh waktu lama,” kata Menpar Arief Yahya. (*)

 

 

Kemenpar dan ICCC, Memantik Sinergitas Kota Kreatif untuk Pariwisata

0

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung acara Workshop “Strategi Membangun Kota Kreatif Pariwisata yang digelar di Hotel Gammara, Makassar, 9 September 2017. Acara ini merupakan kerjasama Kemenpar dengan Indonesia Creative Cities Conference (ICCC).

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Pertemuan dan Konvensi Asdep Pengembangan Segmen Pasar Bisnis dan Pemerintah Eddy Susilo mengatakan, acara ini sangat bermanfaat terutama untuk memantik sinergi Kota Kreatif Pariwisata Indonesia untuk mendatangkan wisatawan.

”Gol-nya adalah, bagaimana kami bisa bersinergi dengan semua pihak. Badan Ekonomi kreatif maupun penthahelix pariwisata lainnya. Karena saat ini kondisinya adalah, bukan hanya karena bentangan alam para wisatawan hadir, namun juga karena kreatifnya kota tersebut dalam mendatangkan wisatawan,” ujar Esthy yang juga diamini Eddy.

Lebih lanjut Eddy mengatakan, ada beberapa kota yang memiliki kreatifitas tinggi dan bisa mendatangkan wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara.” Semoga Makassar juga lahir kreatifitas- kreatifitas sumber daya manusia-nya yang bisa menjadi daya tarik pariwisata di Makassar itu sendiri,” harap Eddy.

Dalam acara Workshop tersebut, hadir dan menjadi pembicara Pelaku Usaha dan juga Sekjen ICCN Arief Budiman, Konsultan, Creativepreneur dan penulis Buku Affi Khresna. Eddy memaparkan lagi, perkembangan kota kreatif di suatu negara tidak terlepas dari usaha pemerintah dan para pelaku kreatif di kota tersebut. Pemerintah selaku fasilitator mesti dapat mendukung segala daya upaya untuk dilakukan oleh para pelaku kreatif dalam mengembangkan kreativitas dan meningkatkan kesejahteraan dalam masyarakat.

Kata Eddy, sinergitas itu menempatkan kreativitas sebagai faktor strategis untuk pembangunan berkelanjutan dengan melibatkan semua pihak terkait, yaitu pemerintah, swasta, organisasi profesional, komunitas, dan institusi budaya.

”Jadi nantinya pasca workshop ini bisa dirancang untuk memfasilitasi proses pertukaran pengalaman, pengetahuan, dan sumber daya antara anggotanya sebagai jalan untuk mengangkat industri kreatif lokal dan menumbuhkan kerjasama di seluruh dunia dalam pembangunan perkotaan yang berkelanjutan. Dan pastinya, untuk pariwisata Indonesia,” kata Eddy.

Sekadar informasi, di Indonesia, pada tahun 2014, pemerintah telah memfasilitasi empat kota untuk dapat secara resmi masuk dalam jaringan Creative City Network, yaitu Bandung dan Surakarta sebagai Kota Design, Yogyakarta dan Pekalongan sebagai kota craft and folk art. Pada akhirnya yang menjadi bagian dari CCN adalah Pekalongan dan Bandung. Dan saat ini sudah puluhan kota yang masuk ke dalam Kota Kreatif.

Arief Budiman mengucapkan terima kasih kepada Kemenpar yang mau mendukung berlangsungnya acara tersebut. Acara yang juga masuk ke dalam rangkaian Makassar Eight Festival itu bisa berjalan dengan sukses berkat dukungan Kemenpar. ”Ini poinnya adalah workshop yang akan membuka pemahaman para masyarakat untuk bisa berpikir kreatif dalam menyusun strategi kota kreatif sampai ke case study komunikasi kota kreatif pariwisata,” ujar Arief.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menambahkan, kota kreatif harus memiliki inkubator start up company, tempat anak-anak muda mengembangkan ide, mengasah kreativitas, dan membangun usaha baru. “Di inkubator generasi muda dibina, dipersiapkan untuk berani bersaing dengan nilai kreatif-nya, sebelum produk yang dihasilkan dilepas ke pasar dan ke wisatawan,” kata Menpar Arief Yahya.

Menurut Arief Yahya, yang punya pengalaman membina anak-anak muda berbinis dengan basis digital, modal semangat saja tidak cukup. Salah satu caranya adalah, semua tahapan creativity to commerce (C-2-C) harus dijalankan langkah demi langkah.

”Harus ada pengujian apakah produk start up dibutuhkan pasar atau tidak. Validasi pasar harus dilakukan di setiap level. Jika tidak dibutuhkan pasar, hentikan sebelum naik ke level berikut. Industri kreatif bukan hanya start up berbasis digital. Industri kreatif juga berlaku di bidang lainnya termasuk Pariwisata,”kata pria asli Banyuwangi ini.(*)

 

Bandara Internasional HAS Hanandjoedin Resmi Layani Penerbangan International

0

Minggu (10/9), Bandara HAS Hanandjoedin Tanjung Pandan resmi didarati charter flight Sriwijaya Air dari Kuala Lumpur International Airport (KLIA). Optimisme industri pariwisata pun, menjadi lebih meyakinkan lantaran penerbangan internasional itu membawa 188 anggota Malindo Business and Culture Centre.

Penerbangan international perdana itu terbang dari Terminal 2 Bandara Internasional Kuala Lumpur, pukul 07.35 pagi waktu setempat. Landing di Bandara Internasional HAS Hanandjoedin-Tanjung Pandan sekitar pukul 09.50 WIB. Selanjutnya, pesawat yang sama akan berangkat dari Bandara HAS Hanandjoedin, Senin (11/9) pukul 07.30 WIB dan sampai ke T2 KLIA pukul 10.30 waktu setempat.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengatakan penerbangan itu bisa menjadi trigger dan akan menarik penerbangan reguler ke Bandara Internasional HAS Hanandjoedin.

“Ini suatu hal yang positif dan menjadi bukti bahwa sektor penerbangan bisa menjadi salah satu motor penggerak masuknya investasi ke suatu daerah. Dan tentu saja hal ini akan bisa meningkatkan perekonomian daerah dan
perekonomian nasional,” ujar Agus seperti dalam keterangan resminya, Minggu (10/9).

Banyak sisi positif yang bisa diambil. Pertama, ini akan membuka banyak penerbangan langsung dari luar negeri ke Indonesia. Selain itu, ini bisa memudahkan investor luar negeri yang ingin masuk dan berinvestasi di Indonesia, dan memacu penerbangan reguler.

Dan jangan takut kesulitan landing di Bandara HAS Hanandjoeddin. Sekarang, runway bandaranya sudah mencapai 2.225 meter dan lebar 45 meter. Ke depannya, runway bandara akan diperpanjang menjadi 2.500 meter sehingga pesawat Boeing 737-800 yang daya angkutnya lebih besar bisa mendarat di Bandara HAS Hanandjoeddin.

Semua akan dimaintance dengan standard global. Kapasitas terminalnya diset mampu menampung penumpang hingga 20 ribu orang. Sementara pengelola bandara, maskapai penerbangan, pengelola navigasi penerbangan dan ground handling, akan didorong untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitasnya.

“Sisi keselamatan, keamanan dan pelayanan penerbangan harus dijaga dan ditingkatkan sesuai dengan perkembangan zaman. Semua personil harus bekerja berdasarkan SOP dan aturan yang sudah ditetapkan baik secara nasional maupun internasional. Jangan justru menurun sehingga investor luar negeri enggan bepergian dan berinvestasi ke negara kita. Kalau sektor transportasi penerbangan kuat, akan bisa menjadi pendorong bagi berkembangnya perekonomian nasional,” lanjut Agus.

Mendengar hal itu Menteri Pariwisata Arief Yahya langsung sumringah. Menpar Arief mengapresiasi langkah Maskapai Sriwijaya dan Kementerian Perhubungan dalam mengembangkan akses sebagai salah satu unsur penting dalam pengembangan destinasi.

“Di semua destinasi prioritas, bandaranya harus diprioritaskan menjadi international airport. Termasuk Belitung yang punya KEK Tanjung Kelayang,” ucapnya.

Jarak tempuh atau kedekatan geografis itu, kata Menteri Arief, cukup menentukan dalam pariwisata. Ini mirip dengan bisnis transportasi dan telekomunikasi.

“Jarak yang semakin dekat, akses semakin mudah, semakin murah, semakin berpeluang dikunjungi. Selain jarak, juga season, ketiga bisnis itu mengenal istilah low and high season,” kata Menpar Arief Yahya. (*)