Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13249

16 Kilo Sabu Dimusnahkan

0
Kapolres Bintan AKBP Febrianto Guntur Sunoto memusnahkan barang bukti sabu yang digelapkan anggota. F.Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Diresnarkoba Polda Kepri bersama Polres Bintan dan Polres Tanjungpinang, Badan Narkotika Nasional (BNN) Tanjungpinang, Kejaksaan Negeri Tanjungpinang melakukan pemusnahan barang bukti sabu dan ekstasi yang digelapkan oknum anggota polisi. Pemusnahan dilakukan di Mapolres Bintan, Bintan Buyu, Senin (17/7) kemarin.

Pemusnahan barang bukti sebanyak 1.000 pil ekstasi diblender sedangkan sabu seberat 15,93 gram atau hampir 16 kilogram dilarutkan dengan air panas. Pemusnahan dilakukan di ruangan tertutup. Disaksikan Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Helmy Santika, Kapolres Bintan AKBP Febrianto Guntur Sunoto dan Kepala BNN Kota Tanjungpinang AKBP Abdul Hasyim, hampir semua yang menyaksikan pemusnahan menggenakan masker.

Pemusnahan itu, polisi menghadirkan tiga orang tersangka dari warga sipil dan lima oknum polisi yang menggelapkan barang bukti sabu sekitar 1 kilogram. Kesemuanya menggenakan sebo alias penutup wajah. Pantauan di ruangan, pemusnahan dilakukan dua tahap. Pertama, pemusnahan seribu pil ekstasi diblender. Kedua, pemusnahan sabu yang terdiri dari 21 paket dengan berat 500 hingga 1 kilogram itu dilarutkan dengan air panas yang diaduk di ember.

Sebelum dilakukan pemusnahan, barang bukti sabu diperiksa. Setelah benar bahwa barang bukti itu mengandung sabu, pemusnahan dilakukan dengan merobek plastik sabu, dan memasukkannya ke dalam ember dan mengaduk bersama air panas.

Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Helmy Santika seusai pemusnahan mengatakan, tersangka kasus penggelapan sabu dititipkan di Mapolres Tanjungpinang. Kenapa? Karena kelimanya dihadirkan sebagai saksi di persidangan kasus narkoba sebelumnya, yakni tiga orang tersangka.

“Kalau dibawa ke Polda akan jauh, kemudian membutuhkan waktu yang lama. Supaya proses persidangan yang sedang berlangsung tidak terganggu,” tuturnya.

Kasus ini, dijelaskannya dilimpahkan ke Polda Kepri. Termasuk oknum perwira yang diduga terlibat dalam penggelapan sabu sudah dilimpahkan perkarasnya ke Polda. “Untuk proses penyelidikan dilakukan hari ini di penyidik Polda. Pemeriksaan mantan kasat narkoba Bintan di Polda sebagai saksi. Tapi garis pimpinan sudah menegaskan bahwa siapa yang terlibat narkoba akan ditindak tegas,” tegasnya.

Apabila keterangan di berita acara pemeriksaan bahwa kelima oknum anggota yang menjual sabu dilakukan atas perintah kasatnya? Ia menjawab, keterangan saja belum kuat, harus dilakukan pembuktian. “Harus dilakukan pembuktian,” katanya. Hanya dia menjelaskan, polisi yang diamankan sudah dewasa dan dapat membedakan mana yang benar dan salah. Dan seharusnya mereka menyampaikan persoalan itu ke pimpinan yang lebih tinggi.

Mantan Kapolresta Barelang ini juga membahtah kabar bahwa sabu yang ditangkap anggota Polres Bintan sebanyak 16 kg lebih. “Tidak benar ada yang menyebut sampai 20 kilo atau 21 kilo. Yang benar jumlah paketnya 21 paket dalam plastik transparan dengan berat 500, 800 gram hingga 1 kilo,” tukasnya.

Kapolres Bintan AKBP Febrianto Guntur Sunoto mengatakan, kasus ini memiliki rangkaian yang panjang. Setelah diamankan tekong narkoba awal Mei lalu, karena si pelaku sempat pulang ke Jawa dan kembali ke sini. “Insya Allah tetap berlanjut dan P21. Tim yang baru telah memusnahkan barang bukti dan menjadi kasusnya P21,” tegasnya.

Ia juga mengatakan, dari 16 kilogram yang dimusnahkan, 1 kilogram adalah sabu yang dijual anggota. “Sudah termasuk yang 1 kilo,” katanya. (cr21)

Yang Hendak Donor Catat Ya… 20 Juli, ATB Kembali Gelar Donor Darah

0
Suasana donor darah yang dilakukan ATB beberapa waktu lalu
foto: humas atb

Pembaca batampos.co.id, PT Adhya Tirta Batam (ATB) kembali menggelar kegiatan donor darah periode kedua di tahun 2017.

Kegiatan yang merupakan agenda rutin ini, dipastikan akan digelar di lantai 1 Adhya Building Sukajadi Batam pada Kamis (20/7/2017) mendatang.

“Kegiatan donor darah periode kedua dari tiga dalam satu tahunnya dan merupakan agenda rutin ATB. Untuk kegiatan periode ini bakal dikemas sedikit berbeda dari sebelumnya. Karena selain menggandeng Kantor pajak Pratama Batam Selatan, ATB juga melibatkan organisasi Kader Muda KNPI dan Pemuda Batam,” Kata Enriqo Moreno Corporate Communication Manager ATB, Senin (17/7).

Enriqo juga mengajak seluruh masyarakat Batam yang rutin mendonorkan darahnya untuk bisa berpartisipasi dalam kegiatan donor darah yang digelar oleh ATB tersebut.

Mengingat selain membantu sesama, para pendonor akan mendapatkan Souvenir Eksklusif yang disediakan oleh panitia.

“Kita menyediakan souvenir untuk para pendonor. Tersedia terbatas untuk 200 pendonor pertama. Selain itu kami juga sediakan makanan ringan dan makan siang dengan jumlah yang sama,” tambah Enriqo.

Sebagaimana diketahui, kegiatan sosial ini sengaja digelar guna memberikan kontribusi sosial kepada masyarakat agar bisa menambah persediaan kantong darah di PMI Batam.

“Kegiatan donor darah memiliki manfaat yang luar biasa, khususnya bagi mereka yang membutuhkan. semakin banyaknya darah yang bisa terkumpul tentunya sudah membantu Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Batam dalam memenuhi ketersediaan darah,” ucap Enriqo.

Sementara itu, Hermi Hermanto Ketua Umum Pemuda Batam menyambut baik kegiatan yang digelar oleh ATB.

“Donor darah memang tindakan yang sangat mulia, mengingat hal itu sangat bermanfaat bagi orang lain. Selain itu, dengan mendonorkan darah sangat bermanfaat bagi kesehatan juga. Dan harapan saya kedepannya semoga Pemuda Batam memberi contoh yang baik bagi pemuda lainnya untuk bisa menumbuhkan rasa kepeduliannya,” kata Hermi.

Hal senada juga diungkapkan oleh Galvaridho, Ketua Kader Muda KNPI Batam. Menurutnya selama ini ATB secara konsisten menggelar kegiatan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat umum dan memiliki arti positif.

“ATB sudah sangat peduli dengan kebutuhan dan kesehatan masyarakat khususnya di Batam. Pada intinya, kader muda Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) sangat mendukung program sosial donor darah ini,” jelasnya.(rilis)

Festival Pulau Penyengat Siap Jaring Wisman Border

0

Kota Tanjung Pinang kembali akan mengadakan acara akbar bertajuk Festival Pulau Penyengat (FPP). Event tersebut akan digelar dari tanggal 22 hingga 24 Juli 2017 di Pulau Penyengat, Tanjung Pinang. Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astut mengatakan, Pulau penyengat adalah salah satu destinasi wisata unggulan di kota Tanjung Pinang. Kota tersebut, imbuh Esthy, juga dikenal dengan sebutan Pulau Penyengat  Indra Sakti atau Pulau Penyengat  Mas Kawin dan pernah menjadi pusat kerajaan Riau-Lingga.

”Kegiatan ini mampu membangkitkan wawasan wisata dan cinta budaya khususnya kebudayaan melayu, mengembangkan industri kelautan yg meliputi industri  maritim, wisata dan olah raga bahari, perikanan dan jasa kelautan serta mampu meingkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara di perbatasan maupun wisatawan nusantara  mengingat Pulau Penyengat merupakan salah satu daerah perbatasan dekat dengan Singapura dan Malaysia,” beber Esthy.

Sekadar informasi, dilihat dari data kunjungan Wisman untuk tahun 2016 sebesar 92.948 Wisman sedangkan untuk target tahun 2017 sebesar 3 juta Wisman untuk Kepulauan Riau secara keseluruhan.

”Panitia sudah berkoordinasi dengan kami dan mentargetkan selama event berlangsung wisatawan yang hadir Wisman 300 orang dan wisatawan nusantara 12.000 Wisnus. Semoga bisa melampaui target,” ujar Esthy.

Panitia pelaksana juga sudah mempersiapkan berbagai perlombaan dan acara menarik. Sebut saja seperti, lomba dayung sampan, lomba pukul bantal di laut, lomba nambat itik di laut, lomba becak motor hias, pangkak gasing, syahril gurindam 12, membaca gurindam 12, pentas seni (pertunjukan wayang cicak), kegiatan klinik sastra,berzanji dan banyak lainnya dengan total peserta diprediksi sebanyak 1.316 orang

Wanita berhijab itu menambahkan, perhelatan ini berpotensi menjaring wisatawan mancanegara di border area. Terlebih budaya melayu disana masih sangat kental dan tetap dilestarikan.

“Karena dengan festival yang dilandasi dengan budaya, dipastikan tingkat kunjungan wisata semakin bertambah dan itu akan memajukan daerah serta meningkatkan tingkat perekonomian masyarakat,” Esthy Reko Astuti.

Walikota Tanjung Pinang Lis Darmansyah menyatakan ada beberapa event pendukung di FPP kali ini. Fashion Malay Penyengat Syawal Serantau, Hunting photography Penyengat Halal Competition, Short Film Netizen Penyengat Halal Competition.

“Tidak hanya itu, ada pula acara seru lainnya seperti Tour Pattern Penyengat Halal Competition, Khazanah Kompang Melayu. Agenda ini sekaligus menjadi sarana pertunjukan dan hiburan bagi wisatawan dan masyarakat Tanjung Pinang,” Kata Lis Darmansyah di Tanjung Pinang.

Lis memaparkan, ada lebih 20 even kegiatan yang akan mewarnai festival ini. Tapi yang menarik, selain berbagai macam lomba, ada 3 event unggulan yang akan menjadi atraksi paling menarik dan akan menjadi pusat perhatian masyarakat dan wisatawan.

“Kegiatan ini terbagi tiga jenis yaitu Kompetisi Malay Fashion Carnaval, Parade Melayu dan Muslim Fashion dan Bazar Melayu fashion. Ini juga event yang terus mensasar Crossborder tourism karena dekat dengan Batam dan Singapura,” ujar Lis.

Lantas apa saja serunya carnaval itu? apa saja yang akan ditampilkan? Lis membeberkan, kompetisi pakaian carnaval yang menggali konten lokal Melayu dalam atribut maupun model/desain pakaian Carnaval.

“Even ini akan mengangkat content lokal jenius Melayu dalam karya kreatif pakaian carnaval, juga sebagai daya tarik untuk kunjungan para turis. Diharapkan akan menjadi aktifitas pariwisata Pulau Penyengat secara berkelanjutan,” ucapnya. Beberapa lokasi acara juga akan disiapkan. Balai Adat Indra Perkasa, Balai Desa dekat Pelabuhan Penyengat dan Kawasan Kampung Bulang.Balai Adat tempat klinik sastra. Semua tempat di Set untuk mendukung beberapa perlombaan.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menilai, melalui festival ini, diharapkan dapat mengangkat pariwisata Kepulauan Riau, khususnya potensi destinasi wisata alam dan budaya setempat. Selain itu juga memperkenalkan Pulau Penyengat sebagai pusat sejarah dan budaya Melayu.

“Letaknya yang strategis, berbatasan dengan Malaysia dan Singapura menjadi keuntungan tersendiri Evennya? Atraksinya? Aksesnya? Semua harus digarap secara serius. Kalau Tanjung Pinang serius, komitmen, pariwisata pasti cepat tumbuh,” kata dia.

Selain itu, letaknya yang sangat strategis,  berbatasan dengan Malaysia dan Singapura juga sangat diuntungkan.

“Kebetulan Kepala Daerahnya termasuk yang peduli dengan pariwisata. CEO kalau sudah jalan, semua akan mudah,” jelas  peraih Marketeer of The Year 2013 versi MarkPlus itu.(*)

John Legend Menikmati Wisata di Bali

0

Bali kembali kedatangan pesohor kelas dunia. Belum lama ini, destinasi wisata berjuluk Pulau Dewata itu menjadi pilihan penyanyi Amerika Serikat (AS) John Legend untuk bervakansi.

“Terima kasih John Legend, sudah mengabarkan kepada dunia, bahwa Bali dan Wonderful Indonesia layak dikunjungi selebriti dunia,” kata Menpar Arief Yahya.

Penyanyi dan penulis lagu peraih Grammy Awards itu mengajak pula istrinya, Chrissy Teigen putrnya Luna Legend. John Legend dan keluarga pun cukup lama menikmati liburannya, yakni 8-16 Juli.

Pelantun All Of Me itu memilih akomodasi berupa sebuah vila di Gianyar yang tak jauh dari Ubud. Namanya Como Shambhala.

Tentu saja John memamerkan liburannya di Bali ke para penggemarnya.  “Bali,” tulisnya saat mengunggah foto Chrissy Teigen dan Luna Legend di Instagram.

Unggahan pesohor dengan 6,9 juta follower di Instagram itu membuat riuh warganet. Penyanyi asal Ohio, AS itu juga rajin mengunggah foto-fotonya selama liburan di Bali.

John Legend tak hanya memamerkan fotonya saat belibur di Bali. Dia dan Chrissy juga mengenakan baju khas bali lengkap dengan kerisnya.

 

Penulis lagu kelahiran 18 Desember 1978 itu pun sangat terkesan dengan liburannya di Bali.

We had the most beautiful, wonderful time in Bali,” ujar John meneruskan unggahan istrinya di Instagram. (*)

Sosialita Singapura Join Ladies Open Golf di Batam

0
ilustrasi
sumber foto: korpri.id

Golf itu separo olahraga, separo lagi fun atau permainan yang menyenangkan. Bagi yang tidak hobi, memang susah menjelaskannya. Tetapi bagi yang sudah fanatik dan menemukan sensasinya, juga susah melarangnya.

Yang pasti, golf itu punya penggemar dan berasal dari middle up society. Golf itu punya komunitas, perkumpulan, yang kompak di lapangan maupun di luar lapangan.

“Mirip dengan Yachts, perahu pesiar, itu ada komunitasnya,” jelas Arief Yahya, Menpar.

Nah, mendekati customers yang seperti ini memang harus khas juga. Seperti event Palm Springs Ladies Golf di Batam, Kepri, 15-16 Juli 2017. Kegiatan di crossborder yang didukung Kementerian Pariwisata (Kemenpar) itu disulap menjadi sport tourism yang fun dan super keren.

“Kalau event golf pria sih biasa. Sekarang kami buat Ladies Open. Pesertanya sosialita dan ekspatriat dari Singapura,” tutur Steven Japari, General Manager Palm Springs Golf, Minggu (16/7).

Menggoda kaum sosialita yang glamour memang tidak mudah. Apalagi, mereka datang dari mancanegara. Ada Singapura, Malaysia, Cina, Belgia dan Perancis. Jumlah yang dibidik tak sedikit. Angkanya menembus 150 golfer.

Sekilas sepertinya ini sulit dilakukan. Apalagi, golfer wanita jarang sekali masuk radar yang digarap di wilayah crossborder. Tapi, lewat kolaborasi dan kerjasama apik antara Kementerian Pariwisata, Batam View Beach Resort dan Palm Springs Golf Batam, semua tantangan bisa dipatahkan.

Sebanyak 150 golfer asal Singapura, Malaysia, Cina, Belgia dan Perancis akhirnya mau diajak berkompetisi di Bata,. Mereka digoda dengan pepatah “rumput di halaman tetangga lebih hijau.”  Main golf di Batam lebih oke dan asyik bila dibandingkan dengan Malaysia, Singapura dan ekspatriat Cina, Belgia dan Perancis yang tinggal di Negeri Singa Putih.

“Ternyata sangat asyik. Di Batam saya bisa main golf dengan rileks. Layanan dan harganya pun jauh lebih bagus dari Singapura,” terang Adeline Teo Ah, golfer asal Singapura.

Pengakuan ini jadi cepat viral di kalangan sosialita Singapura. Bahkan Director of Golf SPGA Golf Profesional, Jason Tan, sampai  berniat membangun golf camp di Batam. Murid-murid golfnya yang berasal dari Korea, Cina, Singapura, Malaysia, Thailand dan Vietnam, akan langsung digiringnya untuk berlatih golf dan menginap di Batam.

“Saya sudah 18 tahun mengamati wisata golf di Batam. Di sini sangat bagus untuk golf camp. Tidak ada stress, golfer juga merasa fun,” ungkapnya.

Golf coursenya dirasa sangat pas untuk men-drill kemampuan golfer-golfer muda. Caddienya sangat ramah. Ditambah lagi layanan makanan yang menakjubkan.

“Saya akan bikin golf camp di Batam. Seluruh murid saya jadi bisa lebih mudah mengasah kemampuan tanpa tekanan,” ungkapnya.

Di Batam, semua golfer memang disambut bak raja. Setelah even berlangsung, peserta dijamu dengan makan malam, live music dan DJ di Batam View Beach Resort. Sosialita-sosialita yang umumnya mengajak kolega dan keluarganya itu diajak merasakan keramahtamahan Indonesia dengan nuansa yang fun.

“Biarkan mereka happy. Biarkan mereka pulang membawa cerita yang  mengesankan tentang Batam. Kalau sudah merasa happy, mereka pasti akan balik lagi main golf di Batam,” ungkap GM Batam View Beach Resort Anddy Fong.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga sependapat dengan Anddy Fong.  Golf itu dinilai punya karakter yang sangat khas.

“Saat event berlangsung, peserta masih explore sambil merasakan sensasi di destinasi golf itu. Kalau mereka happy, repeater yang datang kembali untuk wisata. Jadi golf itu mendatangkan repeater tourism,” jelas Arief Yahya. (*)

Ketika Solo Batik Carnival dan Jember Fashion Carnival Bergabung….

0

Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo tampil gagah dengan mengenakan kostum Jathayu dan dipadu dengan kumisnya yang tebal menjadi pusat perhatian puluhan ribu penonton yang memadati acara Solo Batik Carnival (SBC) X 2017, Sabtu (15/7) di Solo.

“Ini Agenda tahunan, dilestarikan karena tidak hanya konsisten yang dibangun. Kami sangat apresiasi dengan kegiatan yang didukung Kementerian Pariwisata ini karena memberikan hiburan bagi masyarakat dan mampu menyedot wisatawan baik lokal maupun mancanegara,” kata F.X Hadi Rudyatmo yang menjadi pimpinan Defile Karnaval.

Sebanyak 450 peserta dari berbagai daerah memeriahkan kirab dasawarsa yang kali ini mengambil tema Astamurti Kawijayan. Konvoi itu dimulai dari Jalan Bhayangkara depan Stadion Sriwedari menuju Bentang Vastenburg di Jalan Jenderal Sudirman Kota Surakarta, Jawa Tengah. Ini belum termasuk kirab pendamping seperti drumband, barisan Paskibraka, penari dari pelajar, dan lainnya.

Festival tahun ini menjadi sangat istimewa karena mengundang peserta dari Jember Fashion Carnival dan dari Cirebon Caruban Carnival.

“Tahun ini merupakan spesial performance karena kedatangan bintang tamu peserta dari Jember Fashion Carnival. 50 peserta dari Jember Fashion Carnival dan 40 peserta dari Cirebon Caruban Carnival. Menjadi spesial karena dua karnaval besar di Indonesia tampil jadi satu di Solo,” kata Ketua Yayasan SBC Susanto

Susanto menambahkan SBC X mengangkat sub tema yang diangkat dalam satu dasawarsa tersebut antara lain wayang, topeng sekar jagad, legenda, mustika Jawa dwipa, dan Jathayu. Keenam sub teman ini diaplikasikan dalam bentuk kostum karnaval yang megah dengan menggunakan batik sebagai bahan dasar dalam pembuatan kostum.

Pada acara kirab tersebut awali dengan menampilan performa peserta dari Jember Fashion Carnaval, kemudian disusul Cirebon Caruban Carnaval, Peni Cadra Rini Solo, dengan diiringi Gilang Ramadhan Studio Band, Mister Teen Internasional 2016, dan Mister Teen Jateng 2017.

“Kami berharap SBC X tidak hanya memperkuat Solo sebagai kota budaya yang kreatif, tetapi juga menjadi event yang dapat menginspirasi masyarakat lewat karya yang ditampilkan. Dan kegiatan ini juga melestarikan batik sebagai kekayaan budaya Indonesia,” ujarnya

Kementerian Pariwisata menyambut baik Penyelenggaraan SBC diklaim telah perkuat branding Solo sebagai Kota Batik ke seluruh dunia. Menteri Pariwisata Arief Yahya meng-apresiasi gelaran SBC dan menggarisbawahi kinerja panitia yang ikut mengundang Jember Fashion Carnaval (JFC) 2017 ikut dalam acara ini.

“Langkah yang tepat, kolaborasi yang hebat. JFC ini sudah sangat eksis di nasional,berkelas dunia dan akan ditetapkan sebagai Kota Karnaval. Sudah 16 tahun JFC 2017 menginspirasi banyak karnaval di tanah air,” kata Menteri Arief Yahya

Prestasi JFC memang sudah mendunia, seperti Best National Costume Miss International 2014 di Tokyo, Jepang, Best National Costume Miss Supranational 2014 di Warsawa, Polandia, Best National Costume Miss Universe 2014 di Florida, USA Best National Costume Miss Supranational 2015 di Warsawa, Polandia, Best National Costume Miss Grand International 2016 di Las Vegas Amerika Serikat dan Best National Costume Miss Tourism International 2016 di Malaysia.Bahkan, sebagai kiblat fashion art wear JFC hanya kalah dengan Notting Hill (USA) dan (Reunion) France pada International Carnaval de Victoria 2016″ di Seychelles-Afrika.

“Semangat yang harus dijaga adalah “Indonesia Incorporated.” Bangsa ini harus bersatu, mensinergikan seluruh kekuatan, memperkuat semua lini.Begitupun SBC menggandeng JFC, menyatukan langkah untuk bersaing di level global,” lanjutnya.

Kemasan acaranya, fasilitasnya harus berstandar dunia, tidak lagi terkotak-kotak oleh birokrasi yang sempit. Bagi Arief Yahya, hal itu perlu dilakukan lantaran cultural value Indonesia sudah terkenal hingga ke seluruh dunia.

“Kreasi kostum karnaval Indonesia memang bagus-bagus. Dari Jember Festival Carnaval, Banyuwangi Ethno Carnaval, Malang Carnival, Batik Solo Carnaval, nama-namanya sudah mendunia. Jadi persiapannya harus sungguh-sungguh,” ujar Menpar Arief Yahya.

Jika dipetakan, lanjut Menpar Arief Yahya, daya tarik industri pariwisata Tanah Air bersumber pada 60% budaya, 35% alam, dan 5% meetings, incentives, conferences, and exhibitions (MICE). Festival BSC ini, ungkapnya, secara tidak langsung juga bisa membangkitkan gairah MICE di Solo.(*)

Empat Tahun Rida K Liamsi Riset Sultan Mahmud Muzaffar Syah

0
Budayawan Kepri Rida K Liamsi memberikan pemaparan saat peluncuran dan Bedah Buku Mahmud Sang Pembangkang di Perpustakaan Raja Muhammad Yusuf Al Ahmadi Tanjungpinang, Senin (17/7) malam.
F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Peluncuran dan bedah buku “Mahmud Sang Pembangkang” menjadi sesuatu istimewa bagi Budayawan Melayu Kepulauan Riau Dato’ Sri Lela Budaya Rida Kaliamsi. Kegiatan tersebut bertepatan dengan hari jadinya yang ke 74 tahun. Tokoh-tokoh melayu ternama Kepri hadir dalam acara itu.

“Butuh waktu empat tahun bagi saya untuk melakukan riset tentang Sultan Mahmud Muzaffar Syah. Karena minimnya referensi, mengetuk jiwa saya untuk membuat sebuah biografi tentangnya,” ujar Rida K Liamasi, tadi malam disela-sela peluncuran buku Mahmud Sang Pembangkang di Gedung Perpustakaan Raja Muhammad Yusuf, Tanjungpinang, Senin (17/7) tadi malam.

Menurut Rida, semulanya ia ingin meluncurkan buku tersebut pada 8 Juli lalu. Karena merupakan haulnya Sultan Mahmud Muzaffar Syah. Akan tetapi, karena sesuatu hal, keinginan tersebut menjadi tertunda. Meskipun demikian, peluncuran hari ini (kemarin,red) tetap saja menjadi sesuatu yang spesial baginya. Karena merupakan hari kelahirannya yang ke 74 tahun.

“Boleh dikatakan peluncuran dan kegiatan bedah buku ini sangat emosial tentunya. Karena menjadi hadiah yang luar biasa di hari jadi yang ke 74 ini,” papar Rida.

Dijelaskan Rida, Sultan Mahmud mempunyai peran strategis. Kata Rida, saat ini jejak-jejak peninggalan sultan tersebut sudah semakin pudar. Sementara ia merupakan Anggota Kehormatan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI), tentu punya tanggungjawab moral untuk menggali, mengumpulkan tentang sejarah yang sangat berharga. Atas dasar itu, ia berharap melalui buku ini, dirinya bisa berbagi dan membangkitkan kembali semangat perjuangan Sultan Mahmud ditengah-tengah masyarakat sekarang ini.

“300 halaman yang ada di dalam buku ini menceritakan tentang militannya seorang Sultan Mahmud Muzaffar Syah. Bahkan gambar yang ada di cover buku adalah merupakan sosok Sultan tersebut,” tutup Rida.

Pada kegiatan yang ditaja oleh Yayasan Jembia Emas tersebut, secara simbolis Rida juga membagi-membagikan bukunya kepada sejumlah tokoh terpilih. Seperti tokoh sentral perjuangan pembentukan Provinsi Kepri, Huzrin Hood, Badan Perpustkaan dan Arsip Daerah, Pemprov Kepri. Selain itu, Rida juga memberikan hasil karyanya kepada Sekwan DPRD Kota Tanjungpinang.

Sementara itu, Bupati Lingga, Alias Welo dalam sambuatannya mengatakan, hadirnya buku biografi tentang Sultan Mahmud Muzaffar Syah ini menjadi titik balik  yang tepat. Diakuinya, Kepri sangat beruntung memiliki tokoh budaya seperti Rida K Liamsi. Apalagi dengan kepeduliannya yang tinggi, diharapkan bisa memberikan semangat.

“Dunia harus tahu, bahawa Melayu itu pernah berjaya. Mari kita jaga, jangan sampai melayu kehilangan bentuknya. Pemkab Lingga tentunya sangat memberikan apresiasi, semoga kehidupan negeri ini kedepan menjadi gemilang dan terbilang,” ujar Alias Welo.(jpg)

Kisah Petualangan Wanderlust Berkahir di Berakit

0
Kapal penyelundup sabu satu ton diamankan di Dermaga Bea dan Cukai, Tanjunguncang, Batuaji, Sabtu (16/7). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Kapal Wanderlust dengan nomor 667001455 berhasil diamankan pihak Bea Cukai Batam berdasarkan dari nota informasi dari Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai pusat. Dari data tersebut disebutkan kecepatan kapal 20 knot, titik koordinat terakhir, nama kapal, lalu panjang kapal 30 meter dengan lebar 4 meter.

“Dari informasi itu, kami Kalkulasikan. Dengan kecepatan kapal itu, maka diperkirakan datangnya Jumat (14/7). Tapi kami tunggu-tunggu, gak datang-datang juga,” kata Kepala Seksi Penindakan P2 Bea Cukai Batam, Slamet Pramono, Senin (17/7).

Saat itu, kata Slamet. BC telah bersiap-siap menghadang kapal tersebut dengan menggunakan 3 unit speedboat di sekitar perairan Mumbing, Mapor, Tanjungberakit, Bintan. Tapi kapal dengan cat berwarna putih tersebut, tidak kunjung datang.

Petugas bea cukai tetap menunggu dengan sabar. Ternyata kapal tersebut baru sampai di perairan Tanjungberakit itu pada pukul 07.22.

“Mereka menurunkan kecepatan hingga 9 knot, itulah menyebabkan mereka lambat sampai di tempat penyergapan,” ucapnya.

Pada pukul 07.22 itu kata Slamet, speedboat bernomor BC7005 melihat kapal yang dicurigai melintas. Lalu dengan satu komando, ketiga speedboat milik Beacukai tersebut melakukan penyergapan. Dan kapal tersebut langsung diperiksa oleh petugas Beacukai.

Dari tangan awak kapal, ditemukan beberapa kelengkapan dokumen. Dari dokumen yang diamankan tersebut, kapal disebutkan berasal dari Vietnam. Tapi setelah diselidiki, ternyata kapal itu berasal dari Sierra Leone, salah satu negara yang berada di Afrika Barat. Tapi petugas BC sudah menduga bahwa dokumen ini dipalsukan.

“Warna kapal dan namanya sudah diubah. Dan hal itu sudah biasa,” tuturnya.

Setelah kapal itu berhasil diamankan, kata Slamet pihaknya segera menyerahkan ke pihak kepolisian guna dilakukan penyelidikan mendalam.

Sementara itu Kapolda Metro Jaya, Irjen Iriawan mengatakan kapal itu saat memasuki Indonesia melalui jalur perairan barat. Kapal itu menyisiri perairan bagian barat Sumatera. “Tidak tau juga, apakah disana paling lemah pengawasannya, sehingga dipilih jadi jalur masuk. Tapi kami akan dalami lagi hal ini,” tuturnya.

Lalu setelah kapal itu membongkar barang muatannya di Perairan Anyer, Serang. Kapal tersebut berangkat keluar Indonesia melalui jalur tengah. Dengan menyisiri perairan Belitung, lalu hingga sampai ke Kepri lalu direncanakan bertolak ke perairan Internasional untuk menuju kembali ke Taiwan. Tapi sesampai di Tanjungberakit, kapal tersebut sudah terlebih dahulu disergap Beacukai.

Iriawan mengatakan pihaknya saat ini masih mendalami modus kapal tersebut. Lalu juga dermaga tempat bersandarnya kapal, dan hotel dekat dermaga juga menjadi perhatian pihak kepolisian. “Aneh juga kok mereka tahu hotel itu tidak lagi dioperasikan. Ini menjadi tanda tanya. Apa ada kesengajaan atau tidak, itu yang kami dalami,” tuturnya.

Dari informasi didapat Batam Pos, kelima orang awak Kapal itu dibawa pihak kepolisian ke Jakarta pada Senin (17/7) pukul 20.00, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (ska)

Tangkap Kapal Penyelundup 1 Ton Sabu, DPRD Batam Apresiasi Kinerja Polisi

0
Anggota Komisi I DPRD Batam, Helmy Hemilton. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
batampos.co.id – Kinerja aparat keamanan untuk mengungkap kasus penyelundupan 1 ton narkoba jenis sabu di Anyelir, Banten dan perairan Tanjungberakit, Bintan Kepri diapresiasi DPRD Kepri. Selain karena kapal penyelundup yakni Wanderlust dan sejumlah warga negara asing, banyak nyawa masyarakat Indonesia juga bisa diselamatkan.
Apalagi kata anggota Komisi I bidang hukum dan pemerintahan DPRD Batam Helmy Hemilton, pengungkapan kasus ini sebagai yang terbesar di Indonesia selama ini.
“Kami sangat mengapresiasi kinerja polisi dan Bea Cukai yang sudah bekerja keras mengungkap kasus ini. 1 ton sabu itu tidak bisa dianggap sepele karena ada ribuan bahkan jutaan nyawa anak bangsa yang dipertaruhkan,” ujar Helmy menanggapi kasus ini, Senin (17/7/2017).
Menurut dia, perairan Kepri secara umum sangat strategis dan ini dapat dimanfaatkan sindikat narkoba internasional untuk mendistribusikan barang haram tersebut ke daerah lain di tanah air bahkan negara tetangga.
“Polisi telah memutus mata rantai peredaran narkoba secara global,” katanya.
Ia juga mengingatkan pihak berwajib untuk tidak berpuas diri dengan pengungkapan kasus sabu terbesar ini karena diyakininya masih banyak sindikat narkoba yang memanfaatkan luasnya wilayah perairan Kepri sebagai jalur pelayaran dan distribusi.
“Tentunya perang terhadap narkoba tidak hanya sampai disini karena pangsa pasarnya masih tetap ada,” katanya.
Seperti diketahui, jajaran Polda Metro Jaya, Polda Kepri, Bea Cukai Batam dan TNI AL berhasil menangkap kapal Wanderlust di perairan Kepri, Sabtu (15/7/2017). Kapal ini menyelundupkan 1 ton sabu dari Taiwan ke Banten melalui perairan Kepri. Lima warga negara asing turut diringkus di kapal berbendera Leone Siera tersebut.
Sementara 1 ton sabu yang mereka selundupkan telah diamankan bersama 4 WNA lainnya di Anyelir Banten pekan lalu. (spt)

Lima Penyelundup 1 Ton Sabu Telah Dievakuasi ke Jakarta

0

 

Salah satu ABK kapal Wanderlust warga Taiwan digiring anggota polisi diatas kapal saat reka ulang penangkapan di Dermaga Bea Cukai, Tanjunguncang, Batuaji, Minggu (16/7). F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Lima warga negara asing yang dicokok di kapal Wanderlust, kapal yang diamankan di perairan Tanjungberakit, Bintan karena menyelundupkan 1 ton sabu ke Anyelir, Banten kini dipindahkan ke Polda Metro Jaya, Jakarta.

Kelima sindikat itu yakni Kuo Chun Hsiung, Juang Jin Sheng, Kuo  Chun Yuan, Sun Kuo Tai dan Sun Chih Feng.

Mereka diterbangkan dari Batam ke Jakarta Kelima tersangka terbang dari Batam menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 159 sekitar pukul 20.00 WIB malam tadi (17/7/2017).

Kapolresta Depok Kombes Pol Herry Heryawan membenarkan pemindahan para tersangka tersebut. “Ya memang dibawa ke Jakarta,” ujar Herry.

Informasi yang dihimpun batampos.co.id, selain tersangka, polisi juga membawa sejumlah barang bukti yang disita kecuali kapal Wanderlust yang masih berada di pelabuhan Bea Cukai, Tannunguncang.

Diberitakan sebelumnya, kapal.Wanderlust diamankan pada Sabtu (15/7/2017) lalu.(spt)