Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13269

Dana Labuh Jangkar Bisa Bisa Tangkal Defisit

0

batampos.co.id – Ketua Komisi II DPRD Kepri, Hotman Hutapea menyatakan, dana sekitar Rp 60 miliar yang merupakan pungutan dari tambat-labuh yang bisa dicairkan itu bisa menangkal defisit yang bisa saja terjadi pada penyusunan anggaran perubahan nantinya.

“Tadinya bisa dikaver seandainya Pak Gubernur menandatangani Pergub mengenai tambat-labuh itu. Lumayan itu ada Rp 60 miliar,” kata Hotman, kemarin.

Angka itu, sambung Hotman, adalah raihan estimasi yang bisa saja diperoleh Pemprov Kepri sampai akhir tahun. Mengingat kini Badan Pengusahaan Batam tidak lagi dibenarkan mengambil pungutan tersebut. Namun, yang bikin heran Hotman adalah belum adanya keseriusan Gubernur Nurdin menindaklanjuti peluang tersebut.

“Justru itu saya juga bingung. Awal bulan kemarin saya ketemu beliau di Hotel Harmoni One, saya sampaikan, beliau bilang mana suratnya bisa ditandatangani, ternyata sampai sekarang belum ditandatangani juga,” ujar politisi dari Fraksi Partai Demokrat ini.

Lantas, apakah benar akan terjadi defisit keuangan pada penyusunan anggaran perubahan tahun ini? Hotman tidak dapat menampik kemungkinan tersebut. Menurutnya, sangat besar kemungkinan terjadinya defisit. Terlebih juga jumlah sisa penggunaan anggaran di tahun sebelumnya juga kurang Rp 99 miliar. Hal ini membuat Pemprov Kepri harus bekerja keras agar keuangan tetap stabil.

Pemangkasan adalah sesuatu yang tidak terelakkan. Hotman menilai, dalam melakukan pemangkasan, Pemprov Kepri harus bijaksana. Program-program yang berkenaan dan bermanfaat langsung dengan orang banyak, ada baiknya dipertimbangkan pemangkasannya.

“Defisit pastinya belum tahu, tapi jika memang harus dilakukan pemangkasan, yang jelas harus dilakukan dari program yang belum berjalan,” tegas Hotman.

Sebelumnya, Kepala Bappeda Naharuddin mengatakan, untuk postur APBD-P sendiri, diperkirakan akan mengalami penurunan. Sebab, hasil Silpa diperkirakan menurun. Namun demikian, sektor penerimaan lain masih diharapkan dapat meningkat khususnya disektor-sektor penerimaan baru. (aya)

Gubernur Ingatkan CJH Jaga Kesehatan, Ikhlas dan Sabar

0
Usai Salat Subuh berjamaah bersama ratusan JCH, Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyaksikan manasik di Asrama Haji Batam Center, Minggu (30/7) F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Nurdin Basirun menyebutkan hampir dua juta masyarakat Kepri mendoakan jamaah caloh haji (JCH) mendapatkan haji yang mabrur. JCH juga didoakan selamat berangkat dan kembali lagi ke Tanah Air.

“Mari kita bersyukur atas nikmat ini. Semoga menjadi haji mabrur,” kata Nurdin sesaat setelah salat subuh berjamaah di Masjid Asrama Haji Batam, Minggu (30/7).

Nurdin berjamaah subuh bersama ratusan JCH asal Kepri yang tergabung dalam Kloter 1 Embarkasi Batam. JCH Kloter 1 bertolak ke Madinah Ahad malam sekitar pukul 23.00 WIB. Diperkirakan mereka akan tiba di Madinah pukul 03.00 waktu setempat.

Setelah salat subuh berjamaah, Nurdin yang didampingi Kepala Kanwil Kemenag Kepri Marwin Jamal juga menyaksikan para JCH melaksanakan manasik di Asrama Haji.

Nurdin menyebutkan agar para JCH fokus dengan ibadah pada musim haji ini. Tidak usah lagi memikirkan pekerjaan dan lainnya.

“Ikhlaskan semuanya untuk memenuhi undangan Allah ke Tanah Suci ini,” kata Nurdin.

Nurdin juga tetap berpesan untuk tidak lupa mendoakan keluarga dan Kepulauan Riau. Apalagi tetangga yang turut mengantar keberangkatan bertolak ke Asrama Haji Batam.

“Doa kan saudara yang mengantar. Semoga mereka segera diundang ke Tanah Suci
Mereka berharap juga dapat undangan dari Yang Maha Kuasa,” kata Nurdin.

Mantan Bupati Karimun in juga berpesan agar JCH menjaga kesehatan. Ujian-ujian kesabaran akan terus ada, karena itu harus diperkuat sikap sabarnya. (bni)

Dua Tersangka Korupsi Tempati Ruangan Admisi Orientasi

0

batampos.co.id – Dua tersangka kasus dugaan korupsi penempatan dana investasi Pemkab Anambas, yang merugikan negara Rp 1,3 miliar, yakni Ipan yang merupakan mantan Kepala Bagian Keuangan Pemkab Anambas dan Khairul Rijal, mantan Kepala cabang Bank Syariah Mandiri (BSM) Tanjungpinang, ditempatkan di ruangan Admisi Orientasi (AO) Rutan Kelas I Tanjungpinang.

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Tanjungpinang, Budi Istiawan, mengatakan kedua tersangka ditempatkan di ruangan AO selama satu hingga dua minggu kedepan. Hal itu sesuai dan berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk tahanan yang baru dititipkan atau dilimpahkan ke Rutan.

“Mereka berdua akan bersama dengan 62 tahanan pidana umumnya lainnya. Tidak ada keistimewaan, semua tahanan diberlakukan sama,” ujar Budi, kemarin.

Dikatakan Budi, ruangan AO merupakan ruangan untuk penyesuaian. Yang mana nantinya setelah itu mereka akan ditempatkan ke sel tahanan untuk tindak pidana korupsi (Tipikor).

“Mereka saat dititipkan ke Rutan kondisinya dalam keadaan sehat. Itu berdasarkan hasil cek kesehatan yang dilakukan,” kata Budi.

Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri menahan dua dari tiga tersangka yang tersandung kasus korupsi penyalahgunaan appresiasi penempatan dana Pemkab Anambas di Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Tanjungpinang senilai Rp 1,3 miliar, Jumat (28/7) sekitar pukul 14.30 WIB. Mereka adalah Mantan Pimpinan Cabang, Bank Syariah Mandiri (BSM) Tanjungpinang, Khoilul Rijal dan Kabag Keuangan Pemkab Anambas, Ipan.

Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan di Kantor Kejati Kepri, kedua tersangka tersebut langsung dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanjungpinang. Sementara itu, satu tersangka lainnya, yakni Mantan Bupati Anambas, Tengku Mukhtaruddin batal ditahan, lantaran masih menjalani opname di salah satu rumah sakit yang ada di Pekanbaru, Riau.

“Khusus Mantan Bupati Anambas akan menyusul kedua tersangka lainnya. Ditundanya penahanan tersbut, lataran kami mendapatkan keterangan dokter dan rekam medik mengenai kondisi terkini kesehatan tersangka,” ujar Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kepri, Ferrytas menjawab pertanyaan media, kemarin.

Dijelaskannya, pihaknya memang membutuhkan waktu untuk merampungkan penanganan perkara tersebut. Seperti meminta bantuan dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kepri. Sehingga didapati nilai kerugian negara atas kasus korupsi ini sekitar Rp 1,3 miliar.

“Setelah dilengkapi dengan alat-alat bukti yang kuat. Serta didukung dengan adanya hasil pemeriksaan BPKP, baru bisa kita tingkatkan status mereka menjadi tersangka. Pemeriksaan awal dimulai dari Kabag Keuangan Pemkab Anambas,” paparnya.

Dijelaskannya, kronologis terjadinya tindak pidana korupsi tersebut adalah tahun 2011 dan tahun 2012. Karena pada saat itu, BSM Tanjungpinang menjalin kerjasama dalam bentuk deposito dan giro dengan Pemkab Anambas. Adapun jumlah dana yang di depositokan total Rp 120 miliar.

Menurut Ferytas, atas kerjasama tersebut, BSM memberikan apresiasi terhadap Pemkab Anambas, berupa 25 unit sepeda motor Honda Mega Pro, satu unit minibus dan satu unit mobil Toyota Fortuner. Harusnya, apa yang diterima dari BSM tersebut masuk ke dalam aset daerah. Namun, ternyata dijual untuk kepentingan pribadi.

“Disinilah terjadinya tindakan pidana yang merugikan negara. Sehingga ketiga tersangka tersebut dinilai sama-sama merugikan negara,” ucap Ferytas.

Ditegaskannya, atas perbuatan ketiga tersangka, negara dirugikan sekitar Rp 1,3 miliar. Angka kerugian tersebut berdasarkan dari harga beli mobil dan motor sesuai dengan struk pembelian yang dikeluarkan oleh showroom. Ketiga tersangka tersebut dijerat dengan pasal 2, pasal 3, pasal 5, pasal 11 dan pasal 13 undang-undang Tipikor. (ias)

Amankan Pilkada, Polisi Butuh Rp 4 Miliar

0

batampos.co.id – Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro mengatakan untuk pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tanjungpinang, pihaknya membutuhkan anggaran sekitar Rp 4 miliar. Perhitungan tersebut berdasarkan tahapan-tahapan Pilkada yang sudah disusun oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang.

“Kita sudah membuat perencanaan kebutuhan anggaran. Semua kebutuhan yang kita susun adalah untuk biaya operasional,” ujar Ardiyanto Tedjo Baskoro, Minggu (30/7) di Tanjungpinang.

Menurut Kapolres, pihaknya sudah menyampaikan laporan tersebut kepada Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang. Selain itu juga sudah berbicara dengan DPRD Kota Tanjungpinang. Masih kata Kapolres, tahapan Pilkada Tanjungpinang sudah di mulai bulan Agustus nanti. Ditegaskannya, untuk memastikan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang priode 2018-2023 tentu butuh kerja yang ekstra.

“Kami juga berharap dukungan dan kerjasama dari elemen masyarakat Tanjungpinang tentunya. Mudah-mudahan tahapan-tahapan Pilkda nanti semuanya berjalan dengan aman dan tertib,” harap Kapolres.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga mengatakan pihaknya belum menerima permohonan kebutuhan anggaran pengamanan Pilwako Tanjungpinang dari Polres Tanjungpinang. Karena sampai saat ini, belum ada penyampaian yang disampaikan oleh Pemko Tanjungpinang terkait keperluan tersebut.

“Memang secara lisan sudah ada pembicaraan dari Pak Kapolres. Tetapi secara resminya, belum kita terima rincian kebutuhan anggaran tersebut,” ujar Ade Angga, kemarin.

Legislator Partai Golkar tersebut menjelaskan, anggaran kebutuhan pengamanan Pilkada tersebut akan dialokasikan dalam dua tahap. Yakni pada pembahasan APBD Perubahan nanti. Selebihnya akan dirampungkan pada APBD Tanjungpinang 2018 mendatang. Menurut Angga, untuk tahap awal ini pengalokasiannya tetap sesuai kebutuhan setiap tahapan.

“Artinya pengalokasinnya tidak dilakukan sekali. Karena tahapan-tahapannya terjadi di 2017 dan 2018 mendatang,” tutup Ketua DPD Golkar Tanjungpinang tersebut.

Terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang, Robby Patria mengatakan, tahapan Pilkada Tanjungpinang sudah dimulai Agustus mendatang. Yakni, pembentukan badan adhoc berupa Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) maupun Panitia Pemungutan Suara (PPS). Karena PPK dan PPS akan mulai bekerja pada September mendatang.

Lebih lanjut katanya, Januari dan Februari 2018 nanti adalah tahapan pendaftaran calon. Adapun penepatan pasangan pada 13 Februari. Kemudian setelah itu dilanjutkan masa kampanye sampai 24 Juni 2018. Karena hari pemilihan sudah ditetapkan pada 27 Juni. Ditambahkannya, pada bulan September nanti, pihaknya juga akan melakukan pemutakhiran data pemilih.

“Rencana sidang pleno penetapan Daftar Pemiliha Tetap (DPT) Pilwako Tanjungpinang 2018 akan dilakukan pada bulan Maret. Artinya setelah penepatan pasangan calon,” papar Robby.(jpg)

Polisi Limpahkan Berkas Perusakan Makam Ke Kejaksaan Negeri Lingga

0

batampos.co.id – Terkait kasus perusakan makam yang dilakukan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Rusli, kepolisian telah melakukan rekontruksi sesuai dengan arahan dari pihak Kejaksaan Negeri Lingga. Karena sebelumnya, kasus tersebut dinyatakan P19 dan segera untuk dilengkapi.

“Kami telah melakukan rekonstruksi sesuai permintaan kejaksaan. Rekonstruksi kami lakukan pada Rabu (26/7) siang,” ujar Kasat Reskrim Polres Lingga AKP Suharnoko ketika ditemui di Dabo Singkep, Sabtu (29/7) pagi.

Hasil dari rekonstruksi, lanjut Suharnoko, memang ada tindakan pengrusakan yang dilakukan tukang. Namun dari hasil pengakuan, pekerja tersebut tidak mengetahui kalau lahan yang dibangun itu termasuk dalam lahan makam. Seluruh berkas rekonstruksi telah dilimpahkan kembali kepada Kejaksaan.

Selanjutnya kepolisian menunggu proses lebih lanjut dari pihak Kejaksaan. Suharnoko menambahkan, dalam kasus ini bisa saja pelapor melakukan pencabutan berkas perkara jika kerusakan yang ditimbulkan tidak banyak atau sudah dalam proses penggantian.

“Jika pelapor mau cabut berkas bisa saja kalau antara ke dua belah pihak telah melajukan kata kesepakatan,” ujar Suharnoko.

Dalam kasus ini, Rusli telah ditetapkan sebagai tersangka pada 2016 lalu, namun kasus ini berawal pada 2015. Hingga saat kepolisian tidak melakukan penahanan terhadap Rusli. Suharnoko mengatakan tidak dilakukan penahanan karena Rusli hanya mendapat ancaman hukuman di bawah lima tahun.

Kasus tersebut bermula saat warga Tionghoa melakukan sembayang kubur. Makam milik Lee Ui Hiang, leluhur mereka yang meninggal di Daik pada tahun 1925 telah dirusak dengan dibangun batas parit tepat di depan makan dan merusak lantai makam.

Sesuai keterangan warga Tiong Hoa telah memiliki lahan tersebut sejak dahulu kala. Namun pada 1994 terbit surat tanah di kawasan makam itu dan sertifikat terbit pada 2008 lalu. Namun belakangan diketahui, sebagian tanah makam tersebut dijual oleh oknum yang tidak bertanggung jawab kepada warga. (wsa)

Bintan Raih Adipura Ketiga Kalinya

0

batampos.co.id – Kabupaten Bintan, kembali meraih prestasi yang membanggakan dengan memperoleh Penghargaan Piala Adipura Tahun 2017. Penghargaan di Bidang Kebersihan dan Lingkungan Hidup ini tercatat sudah ketiga kalinya berhasil diraih.

Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dari semua leading sektor, masyarakat, DPRD Bintan, Pemkab Bintan, Forum Komunitas Hijau dan unsur terkait lainnya.

“Alhamdulillah, ini menjadi prestasi yang patut dibanggakan Kabupaten Bintan, dimana bisa kembali mempertahankan Piala Adipura untuk ketiga kalinya,” ungkap Apri, usai mengantar Jamaah Haji Kabupaten Bintan, di Pelabuhan Sri Bayintan, Kijang, Sabtu (29/7).

Menurutnya hasil penilaian paling penting dan utama dalam meraih Piala Adipura adalah kepedulian masyarakatnya terhadap lingkungan.

Pemkab Bintan, tentunya terus melakukan program-program usaha dalam pembenahan dan peningkatan kualitas lingkungan hidup, namun hal itu semuanya tak terlepas dari kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

“Mempertahankan prestasi Piala Adipura itu sangat sulit. Bentuk kepedulian masyarakat terhadap lingkungan lah yang merupakan indikator utama sehingga menghasilkan pencapaian yang maksimal,” terangnya.

“Harapan kita tentunya ingin mewujudkan masyarakat Bintan Kita, Bintan bersih yang akan kita kampanye kan terus , agar menjadi budaya bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bintan,” imbuhnya.

Penghargaan Adipura ini direncanakan akan diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo kepada Bupati Bintan Apri Sujadi, Rabu (2/8) mendatang, di Jakarta. (cr20)

Curahkan Tenaga dan Pikiran untuk Pramuka

0
Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bintan Apri Sujadi menerima bendera merah putih dari Ketua Kwartir Daerah Provinsi Kepri TS Arif Fadillah saat dilantik di aula kantor Bupati di Bintan Buyu, sabtu (30/7). F. Humas Pemkab Bintan untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Ketua Majelis Pembimbing cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bintan Apri Sujadi mengatakan seluruh pengurus Mabicab dan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Bintan harus bersama-sama mencurahkan tenaga dan pikiran dengan ikhlas dan sepenuh hati untuk kemajuan gerakan pramuka di Kabupaten Bintan.

“Marilah kita bersama-sama menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” kata
Apri Sujadi seusai dilantik di aula Kantor Bupati Bintan di Bintan Buyu, Sabtu (30/7) siang.

Apri juga mengharapkan, pengurus Mabicab dan Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bintan terus mendampingi dan membimbing gerakan pramuka di Kabupaten Bintan sehingga dapat dirasakan manfaatnya di tengah masyarakat.

Harapnya juga adanya gerakan pramuka di Kabupaten Bintan bisa membawa generasi muda ke arah yang lebih baik. Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah Provinsi Kepri TS Arif Fadillah meminta Pemerintah Kabupaten Bintan mendukung anggaran untuk kegiatan pramuka di Kabupaten Bintan. Kepada pengurus Mabicab dan Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bintan diminta bekerja sesuai program kerja yang sudah disusun dan aktif mengikuti program Kwarnas Gerakan Pramuka.

“Harus aktif mengirimkan anak-anak ke kegiatan Pramuka di tingkat nasional,” katanya.

Setelah pelantikan Ka Mabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Bintan, Apri Sujadi oleh Ketua Kwartir Daerah Provinsi Kepri TS Arif Fadillah. Kegiatan dilanjutkan penandatanganan naskah ikrar dan naskah pelantikan serta dilanjutkan dengan penyematan tanda jabatan Ka Mabicab Kabupaten Bintan. Bersamaan itu, dilakukan pelantikan Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka, Dalmasri Syam oleh Ketua Mabicab Kabupaten Bintan, Apri Sujadi. (cr21)

Natuna Luncurkan Branding Pariwisata

0
Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal melepas balon bersama kadis pariwisata provinsi Kepri, OPD, DPRD Natuna memperingati hari jadi kota Ranai ke 146 dan sekaligus luncurkan branding pariwisata Natuna. F. Aulia Rahman/Batam Pos.

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Natuna resmi luncurkan branding pariwisata, bertepatan malam penetapan hari jadi kota Ranai ke 146 di lapangan bola kaki SMPN 1 Ranai, Sabtu (29/7) malam kemarin.

Peluncuran branding pariwasata Natuna yang disejalankan agenda rutin pekan expo pariwisata tersebut, akan membawa pengaruh pada perkembangan pariwisata Natuna yang menggambarkan birunya langit dan laut Natuna yang eksotis.

Hamid Rizal mengatakan, hari jadi kota Ranai adalah agenda kalender yang wajib diperingati setiap 27 Juli oleh Pemerintah Daerah, masyarakat maupun ditingkat organisasi perangakat daerah (OPD). Dan melalui Pekan Expo Natuna, diharapkan berdampak pada meningkatnya kunjungan wisatawan ke Natuna, baik dari dalam Negeri maupun Mancanegara.

“Branding pariwisata Natuna yang diluncurkan diharapkan mampu dipasarkan hingga ditingkat internasional,” kata Hamid.

Dikatakan Hamid, sebelumnya pemerintah belum fokus dalam mengembangkan sektor pariwisata. Promosi tentang wisata Natuna belum dapat maksimal, lantaran keterbatasan anggaran. Ditambah selama ini hanya Pemda yang berupaya mengembangkan sektor pariwisata, tanpa adanya dukungan dari pihak lain(Swasta,red).

“Tentu sekarang Pemda Natuna sudah membentuk Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Natuna (TP3N), tim diharapkan mampu bekerja cepat,” katanya.(arn)

Pemkab Gratiskan Keberangkatan dan Penjemputan JCH

0

batampos.co.id – Pemkab Natuna memberangkatkan 69 Calon Jemaah Haji (CJH), menggunakan pesawat terbang menuju Batam, Sabtu (29/7). Seperti biasa, keberangkatan calon jamaah haji dari Natuna ini, digratiskan Pemerintah Daerah termasuk penjemputan kepulangan jamaah haji nantinya.

Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal secara resmi melakukan pelepasangan CJH Natuna digelar di masjid agung bersama masyarakat. Keberangkatan CJH Natuna, akan bergabung bersama CJH Batam dan Kabupaten di Kepri.

Hamid Rizal mengatakan, sebelum menjalankan ibadah di tanah suci, kegiatan manasik haji bagi para calon jamaah haji sudah dilaksanakan sebagai informasi dan tuntunan dalam rangkaian ibadad haji.

Pelepasan CJH yang diwarnai dengan keharusan tersebut, Hamid mengingatkan rombongan dari Natuna tetap kompak dan berkoordinasi dengan penyelanggaran haji ditingkat Provinsi, agar berjalan lancar, nyaman dan aman dalam beribadah.

“Menunaikan ibadah haji di tanah suci Mekah jamaah harus memiliki persiapan dalam pelaksanaan haji ketika berada di ranah suci Mekah nanti. Semoga beribadah dengan khusuk lancar dan diberikan kesehatan,” kata Hamid.

Kepala Kantor Kementerian Agama Natuna, sekaligus Ketua Panitia penyelenggara Ibadah Haji Natuna Sudarmadi mengatakan, kuota haji Indonesia tahun 2017 berjumlah 221 ribu jamaah. Terdiri dari 204 ribu jamaah haji reguler dan 17 ribu jamaah haji khusus, berdasarkan keputusan Kementerian Agama nomor 75 tahun 2017.

Dari 204 ribu jamaah haji reguler itu, terdapat jamaah calon haji dari kabupaten Natuna sebanyak 69 orang jamaah, terdiri 38 orang jama’ah laki-laki dan 31 orang jemaah perempuan. Dari 69 orang Calon Jemaah Haji (CJH) kabupaten Natuna dibentuk menjadi 2 rombongan dan 6 regu.

“Tahun ini dari Natna ada jamaah calon haji tertua, yakni Abdul Gani Budin,81 dari kecamatan serasan,” kata Sudarmadi.(arn)

Satu Siswa Lolos Masuk Kedokteran UII Yogja

0
Gusta Narizki (Jilbab hitam) siswi asal SMAN 1 Palmatak lolos seleksi di UII Jogjakarta. F.ist

batampos.co.id – Perintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas sudah berupaya mengirimkan tiga lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) terbaik ke fakultas kedokteran Universitas Islam Indonesia Jogjakarta. Namun sayangnya hanya satu saja yang lolos seleksi yakni, Gusta Narizki, Asal SMA N 1 Palmatak.

Sementara dua lainnya yakni M. Ramalan dari SMA N 1 Siantan dan Natal Martatilani asal SMA N 1 Jemaja Jemaja dinyatakan gagal pada pengumuman hasil seleksi yang sudah diumumkan pada hari Senin (24/7) kemarin.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Anambas Andi Agrial, menjelaskan jika ke depan pihaknya akan tetap mengupayakan agar dua siswa yang gagal seleksi tersebut bisa diberikan kesempatan kedua pada seleksi berikutnya.

“Nanti kita akan kesana untuk membicarakan mengenai MoU dengan pihak UII, karena kita belum bisa MoU jika belum lulus tes,” ungkap Andi kepada wartawan kemarin.

Ketika ditanya mengenai peringkat saat seleksi, Andi, mengaku belum tahu. Padahal peringkat menentukan besaran biaya kuliah persemester. Semakin tinggi peringkat saat seleksi maka semakin murah biaya semester. Andi, mengaku hanya tahu berita siswa yang lolos seleksi. Untuk lebih terangnya katanya setelah dari UII.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas mengirimkan tiga lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) terbaik untuk mengikuti tes di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Ketiga anak tersebut yakni Muhammad Ramlan, lulusan SMA N 1 Siantan, Natal Martatilani dari SMA 1 Jemaja dan Gustina Rizki dari SMA 1 Palmatak.

Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga kabupaten Kepulauan Anambas Asiah, mengatakan, ketiga anak ini merupakan juara umum disekolah mereka sehingga atas persetujuan kepala daerah mereka mendapatkan kesempatan untuk masuk UII.

Tes di UII tersebut dilaksanakan secara obyektif dan dilaksanakan dua tahapan. “Tanggal 10 Juli kemarin mereka dikirim ke Jogja. Tes pertama dilaksanakan pada 16 Juli besok, pengumuman hasil tes pada tanggal 19 Juli,” ungkap Asiah, kepada wartawan kamis (13/7)

Jika lulus tes pertama, maka dapat melanjutkan tes berikutnya yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Juli. Pengumuman tes kedua pada tanggal 24 juli, jika dinyatakan lulus, maka ketiga anak tersebut sudah dipastikan sudah masuk menjadi mahasiswa di UII.

“Nika tidak lulus pada tes pertama, mereka dinyatakan gagal dan langsung dipulangkan,” ungkapnya.

Namun jika mereka menduduki ranking pertama pada hasil tes, maka mereka akan mendapatkan keringanan biaya kuliah persemester. Untuk peringkat satu sampai peringkat enam hasil tes tersebut, cukup membayar uang smester Rp 175 juta. “Pembayaran tertinggi Rp 225 juta per smester,” ungkapnya. (sya)