Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13273

Polisi Awasi Distribusi Sembako

0

batampos.co.id – Distributor, pedagang besar dan pengecer sembako, diminta tidak menimbun atau tidak asal menaikan harganya. Sebab, polisi mulai turun ke lapangan melakukan pengawasan.

”Sesuai dengan perintah dari Mabes Polri mengenai pengawasan terhadap harga sembako, kepolisian juga bertanggungjawab. Sejak dua hari lalu kita sudah mulai turun ke distributor, pedagang dan pengecer yang ada di pasar. Tujuannya untuk memastikan harga beras tidak memberatkan masyarakat,” ujar Kapolres Karimun, AKBP Agus Fajaruddin melalui Kasat Reskrim, AKP Dwihatmoko Wiroseno kepada, Jumat (21/7).

Selain itu, kata Dwihatmoko, pentingnya pengawasan dan pengcekan ke lapangan untuk memastikan jangan sampai ada pihak-pihak yang mengambil keuntungan dengan melakukan penimbunan beras. Artinya, jika ada spekulan yang bermain terhadap beras untuk meraup keuntungan dan menyebabkan masyarakat resah, maka pihaknya akan mengambil tindakan hukum.

”Untuk saat ini harga beras di Karimun masih stabil. Yakni, beras premium maksimal Rp 15 ribu per kg dan beras medium pada harga Rp 12 ribu per kg. Dan beras itu didatangkan dari Pulau Jawa. Dan, ada juga yang didatangkan dari daerah Sumatera, salah satunya Sumatera Barat. Dan, kalau dari Pulau Jawa butuh waktu dua pekan baru sampai di Karimuun. Untuk itu, pengawasan ke lapangan sangat penting kita lakukan,” jelasnya.

Disinggung tentang persediaan beras sampai dengan pekan ini, Dwihatmoko menyatakan, saat ini stok beras masih ada sisa 811 ton, sedangkan kebutuhan rata-rata dalam satu bulan untuk wilayah Kabupaten Karimun sebanyak 2.285 ton dan di gudang Bulog tersedia 96 ton.

”Namunm, beras di Bulog itu hanya tersedia beras Rastra atau Raskin. Untuk itu, salah satu kekhawatiran kita apakah Bulog mampu untuk menutupi beras di Karimun. Sebab, pada awal Ramadan Karimun kekurangan hampir 2 ribu ton beras premium. Tapi, sampai saat ini belum ada juga tersedia beras premium. Beruntung ada kapal yang cepat masuk membawa beras, sehingga tidak sampai terjadi kekosongan beras dan hargnya tidka naik,” ungkapnya. (san)

25 Regu Ikut LCC Tingkat SD

0
Peserta LCC tingkat SD sedang mengikuti tes tertulis. Foto; Tri/Batam Pos.

batampos.co.id – Dinas Pendidikan Karimun, menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Sekolah Dasar (SD) se Kabupaten Karimun. Peserta diikuti sebanyak 75 pelajar dengan sistem beregu yang totalnya ada 25 regu

Seluruh peserta merupakan utusan setiap Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang tersebar di lima wilayah. Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan karakter Dinas Pendidikan Karimun Sawirdi mengatakan, kegiatan LCC bertujuan untuk menilai sejauh mana daya serap ilmu yang diterima oleh para pelajar tersebut di sekolah.

”Jadi dari 25 regu tersebut, nanti akan di seleksi menjadi 8 regu. Dan hari ini baru kita lombakan, tanya jawab langsung terhadap peserta yang lulus,” tutur Sawirdi yang ditemui disela-sela LCC, Jumat (21/7) kemarin.

Sistem seleksi LCC kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dari 25 regu tersebut dilakukan tes tertulis dahulu. Kemudian baru dilaksanakan LCC secara langsung, dalam tanya jawab oleh tim juri. Hal ini dilakukan, agar satu regu tersebut benar-benar mewakili sekolah untuk bertanding.

”Di sinilah, kelihatan apakah satu regu tersebut anak-anaknya pintar semua atau hanya satu orang saja. Jadi ketika bertanding bisa cepat langsung menjawab,” ujarnya.

Sedangkan materi yang di lombakan meliputi Matematika, IPA dan Pengetahuan Dasar yang menggunakan Kurikulum 2013 (K-13). Dari delapan regu tersebut yang masuk final, akan dipilih menjadi empat regu untuk juara satu, dua, tiga dan juara harapan.

”Nantinya, regu yang menjadi juara akan mewakili Kabupaten Karimun untuk ikut LCC di tingkat Provinsi Kepri. Disdik Karimun sendiri ingin mencari sekolah yang bisa menghasilkan siswa yang berprestasi,” kata Sawirdi mewakili Kepala Dinas Pendidikan Karimun Bakri Hasyim.

Sebagai informasi lanjutnya, setiap tahun kabupaten Karimun yang ikut LCC tingkat Provinsi Kepri masuk dalam tiga besar. Selain itu, sebagai acuan terhadap sekolah lain untuk meningkatkan kwalitas pendidiknya. Sehingga, bisa menjadi acuan bagi orangtua murid untuk memasukkan anaknya ke sekolah yang berprestasi.

”Kita beri kesempatan kepada pelajar SD, untuk berani tampil di depan umum dan melatih jiwa sportivitas saat ikut lomba,” ungkapnya.

Pantauan di lokasi, 75 peserta yang ikut tes dengan serius mengisi lembar jawaban dengan teliti. (tri)

Jembatan Dompak Berpotensi jadi Lokasi Kriminal

0

batampos.co.id – Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ardyanto Tedjo Baskoro mengatakan ada beberapa kasus pencabulan di Tanjungpinang terjadi disekitar Jembatan Dompak, Tanjungpinang. Menurutnya, penyelesaian fasilitas penerangan merupakan sesuatu yang sangat mendesak.

“Kita sudah menerima laporan adanya tiga anak dibawah umur yang menjadi korban pemerkosaan. Akan tetapi sampai saat ini, pihaknya baru menerima laporan dua korban,” ujar Ardyanto Tedjo Baskoro di Mapores Tanjungpinang, Kamis (20/7) lalu.

Terkait laporan yang masuk ke Polsek Bestari tersebut, pihaknya sudah bertindak. Dan mengamankan seorang tersangka. Ditegaskan Ardyanto, berkaca dari persoalan yang ada, pihaknya mengharapkan para orang tua untuk memperhatikan gerak-gerik anak-anaknya. Apalagi bagi yang punya anak perempuan.

“Kita khawatir terulangnya perkara serupa. Atas dasar itu kita meminta kerjasama orang tua untuk menjaga anak-anaknya,” jelas Kapolres.

Menurut Kapolres, tanpa ada penerangan jalan dan penjagaan tentunya menjadi peluang untuk terjadinya tindakan kriminal. Apakah itu pencabulan, maupun tindakan kriminal lainnya. Pihaknya memang memiliki petugas patroli, akan tetapi tidak bisa intens untuk memantau disana.

“Artinya mencegah adalah merupakan tindakan yang lebih. Kami juga tidak bisa bekerja sendiri, dan butuh kerjasama dan dukungan dari semua elemen masyarakat,” tutup Kapolres.

Terpisah, Kepala Biro Layanan Pengadaan, Pemprov Kepri, Misbardi menegaskan dalam proses tender proyek APBD Kepri , yakni kelanjutan penyelesaian Jembatan I Dompak, Tanjungpinang sudah selesai. Bahkan pihaknya sudah menyerahkan Berita Acara lelang kepada Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Pertanahan Kepri.

“Khusus untuk tender kelanjutan Jembatan I Dompak sudah selesai kita laksanakan. Sekarang ini menunggu penandatangan kontrak kerja,” ujar Misbardi, Jumat (21/7) di Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang.

Disinggung mengenai adanya isu miring yang menyebutkan, pemenang proyek Jembatan I Dompak, PT. Maju Bersama Jaya (MBJ) masuk dalam daftar blacklist. Mengenai hal itu, secara tegas Misbardi mengatakan dalam proses yang pihaknya lakukan sudah mengikuti mekanisme yang ada.

“Dalam bekerja kami sangat seleksitif tentunya. Sehingga tidak mungkin perusahaan yang masuk dalam daftar blacklist kita perbolehkan ikut,” tegas Misbardi.

Mantan Kepala Biro Umum, Pemprov Kepri tersebut untuk persoalan blacklist kebijakan yang mengeluarkan itu adalah
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) bukan merupakan ULP Provinsi Kepri. Sehingga apabila benar masuk daftar hitam, tentu tertera didalam sistem kita.

“Sekarang ini sudah eranya keterbukaan informasi. Sehingga semua sudah bisa diakses, dan tidak ada yang kita tutupi,” jelas Misbardi.

Menurut Misbardi, perusahaan yang menang lelang sudah go nasional. Pasalnya pada tahun 2016 lalu, PT. MBJ pernah menangani kegiatan APBN senilai Rp 60 miliar. Dijelaskan Misbardi, sejauh ini, kelompak kerja ULP sudah bekerja dengan baik sesuai dengan mekanisme yang ada.

“Dari sekian banyak perusahaan yang ikut, Pokja sudah memberikan penjelasan kenapa belum terpilih. Kita berharap, persaingan secara sehat harus dikedepankan,” tutup Misbardi.

Seperti diketahui, selain menyelesaikan pekerjaan penerangan jalan, pengapaspalan, dan pengaman jogging track. Pemerintah Provinsi Kepri juga berencana untuk memasang Close Circuit Television (CCTv) disejumlah titik disepanjang Jembatan I Dompak. Kemudian membangun posko jaga. Baik itu diarah Dompak maupun sebelah Tanjungpinang. Tahun ini, untuk Jembatan I Dompak dialokasikan sebesar Rp 10,7 miliar.(jpg)

Bandara RHF Berstandar Fasilitas Internasional

0

batampos.co.id – Bertambahnya rute penerbangan yang dapat dilayani Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, dipastikan tidak akan mengurangi kenyamanan dan keamanan bagi penumpang.

Seksi Pelayanan dan Pengembangan Bandara RHF Frans Yosef menuturkan, bandara yang menjadi kebanggaan ibu kota provinsi ini, telah menyediakan segala fasilitas sesuai standar internasional. Dengan kapasitas yang mampu menampung penumpang sebanyak 1 juta penumpang per tahunnya.

“Sedangkan sekarang jumlah penumpang RHF baru 235.000 penumpang per tahun. Kami yakin masih dapat melayani penumpang dengan prima,” tutur Yosef, Jumat (21/7) kemarin.

Saat ini RHF melayani enam rute penerbangan dengan total empat maskapai. Yakni Lion Air, dengan tujuan penerbangan ke Jakarta, Medan, Pekanbaru, Batam. Lalu NAM Air dan Garuda Indonesia yang melahani penerbangan menuju Jakarta. Kemudian Express Air dengan tujuan penerbangan ke Pekanbaru, Matak dan Padang.

Penambahan rute penerbangan yang mulai dilayani pada 25 Juli mendatang, kata Yosef, diharapkan mampu meningkatkan jumlah penumpang di RHF. “Harapan kami penerbangan yang terlayani sekarang ini dapat menjadi pemicu bagi maskapai lain untuk menambah armada maupun rute penerbangan. Atau bahkan maskapai lain untuk masuk,” tutur Yosef.

Ia memastikan RHF, telah mempersiapkan segala fasilitas dan prasaran yang dibutuhkan. Sehingga, pihak maskapai tinggal mengkoordinasikan jadwal baru yang akan dimasukkan. Dengan kesiapan ini pun, Yosef mengaku merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas bandara. Tak hanya bagi penumpang namun juga bagi pihak maskapai yang tertarik. (aya)

Bintan Kekurangan 1.900 Guru

0

batampos.co.id – Kadis Pendidikan Bintan Tamsir mengatakan, Bintan masih kekurangan sekitar 1.900 guru. Kekurangan tersebut tertutupi tenaga guru yang di SK kan menjadi honor daerah maupun guru yang diangkat melalui komite sekolah.

Data di Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan mencatat guru yang berstatus pegawai negeri sipil (pns) sebanyak 1.200 orang, sedangkan guru honor sebanyak 1.400 orang dan yang diangkat melalui komite sekolah sebanyak 500 guru.

“Dari 1.400 ditambah 500 orang guru honor komite sekolah. Itulah jumlah kekurangan guru di Bintan,” jelasnya.

Dari 1.400 guru honor ia menyebutkan pemerintah menganggarkan untuk alokasi pengajian sebesar Rp 14 miliar per tahun. Pengalokasian guru PNS sekitar Rp 170 miliar. Bila ditotalkan sekitar Rp 184 miliar. Pagu anggaran di Dinas Pendidikan Bintan, Tamir menyebutkan sekitar Rp 230 miliar.

“Hanya tersisa sekitar Rp 50 miliar,” kata Tamsir.

Rp 50 miliar itu antara lain dialokasikan untuk transportasi darat dan laut siswa secara gratis yakni membiayai transportasi 19 pompong dan 43 unit bus sebesar Rp 10,5 miliar. Lalu, sebesar Rp 6 miliar untuk bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa baru.

“Kalau diharapkan dari APBD tidak bisa. Makanya, pembangunan infrastruktur peningkatan mutu sekolah dari APBN sekitar Rp 4 miliar telah dialokasikan untuk Bintan antara lain program rehabilitasi, RKB, pengadaan komputer dan lainnya,” tuturnya.

Selain bantuan di atas, tahun ini, pemerintah pusat akan mengirimkan guru yang akan ditugaskan di daerah hinterland atau pesisir. 18 orang guru ini akan diperbantukan di Kecamatan Mantang dan Bintan Pesisir. “Ini akan sangat membantu kekurangan guru yang ada di daerah pesisir,” katanya. (cr21)

Jumlah Peserta Indonesia Naik 61 Persen

0
Anak-anak Indonesia sedang berlomba lari dalam ajang Ironman 70.3 2016 lalu. Tahun ini sebanyak 300 anak-anak akan mengikuti kembali kategori kids Ironman 70.3 Bintan 2017 di Lagoi Bay, Kawasan Pariwisata Lagoi 20 Agustus mendatang. F.Harry Suryadi Putra/batam Pos.

batampos.co.id – Group General Manager (GGM) PT Bintan Resort Cakrawala (BRC), Abdul Wahab mengatakan jumlah peserta Ironman 70.3 Bintan 2017 mengalami kenaikan sebesar 61 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari 350 peserta di 2016 lalu menjadi 500 peserta di tahun ini.

“Dengan peningkatan ini menunjukkan olahraga ketahanan di Indonesia mengalami perkembangan pesat,” ujar Wahab, kemarin.

Peminat ajang olahraga bertaraf internasional ini, kata Wahab akan diwarnai oleh dua kalangan. Diantaranya dari kalangan atlet dewasa sebanyak 200 orang akan mengikuti perlombaan triathlon kategori amatir dan profesional dan kalangan anak-anak sebanyak 300 orang akan mengikuti kategori kids (khusus anak-anak-red).

Khusus atlet dewasa, masih Wahab Indonesia menurunkan Inge Prasetyo. Atlet amatir Indonesia pertama yang lolos kualifikasi Ironman World Championship 2017 di Hawaii, akan memanfaatkan peluang tersebut untuk memenangkan satu di antara 30 slot yang ditawarkan untuk mengikuti kompetisi Ironman 70.3 World Championships di Afrika Selatan 2018 mendatang.

Namun, lanjut Wahab Inge Prasetyo yang merupakan Ambasador Ironman 70.3 Bintan 2017 ini tidak mendapatkan tiket emas itu secara mudah. Karena dia harus bersaing sengit dengan para pemenang diajang yang sama ditahun 2016 lalu yaitu Fredrik Croneborg dan Kate Bevilaqua.

“Pastinya event ini akan berjala seru dan sengit. Karena selain banyak yang mengikutinya juga hadiah yang disediakan sangat menajubkan. Yaitu uang tunai sebesar 15 ribu dolar Amerika (US$),” bebernya.

Untuk kategori atlet profesional, sambung Wahab peserta harus melintasi rute berenang sejauh 1,9 Km. Selanjutnya, para atlet akan bersepeda sejauh 90 Km di jalanan yang mulus dan lebar yang dipenuhi berbagai rintangan terjal. Para peserta akan mengakhiri lomba ini dengan berlari sejauh 21 Km.

Sedangkan untuk kategori anak-anak (kids), tambah Wahab mereka tidak perlu melintasi perairan untuk berlomba renang dan juga tidak perlu mengayuh sepeda. Tetapi mereka diharuskan untuk berlomba lari sejauh 1,5 Km.

“Tahun ini rute lari telah dirancang ulang oleh Metasport. Tujuannya supaya lebih menarik lagi bagi para triathlete. Tapi suasana lintasannya memiliki pemandangan lebih menarik ketimbang penyelenggaraan tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Kata Wahab, para penonton dan masyarakat setempat juga bisa berpartisipasi dalam event tahunan ini. Bahkan mereka semua akan dihibur dengan berbagai aktivitas sepanjang akhir pekan. Mulai dari live music, festival makanan dan minuman, hadiah, lucky draw, dan beragam hiburan lainnya.

“Mereka juga memperoleh kesempatan untuk mengikuti sesi tanda tangan dan foto bersama para atlet yang berlaga diajang ini,” pungkasnya. (ary)

Seorang Pasien Main Gitar Sembari Dokter Mengoperasi…

0
Abhishek Prasad saat operasi. (BBC)

Seorang pasien dioperasi dalam kondisi sadar. Hmmm… sudah biasa.

Kali ini kisah seoarang musisi India bermain gitar di ruang operasi.

Apa istimewanya? Istimewa banget.

Pasalnya, dia bermain gitar saat dokter melakukan operasi otak demi menyembuhkan otot jari-jarinya.

Abhishek Prasad tidak sembarang gejreng-gejreng. Dia akan diminta bermain saat dokter ”membakar” sirkuit di otaknya demi menyembuhkan sindrom dystonia musisi. Sindrom itu mengakibatkan nyeri otot, otot tertarik, serta gerakan dan postur yang tidak normal pada tubuh.

”Saat pembakaran keenam, jari-jari saya lega. Rasanya terbuka semua. Saya sehat kembali di atas meja operasi itu,” kata Prasad setelah dokter melepaskan jahitannya pada Kamis atau sepekan setelah operasi berlangsung di Bangalore, India.

Dystonia menyebabkan Prasad tidak bisa menggerakan jari tengah, manis, dan kelingking tangan kirinya saat bermain gitar.

”Awalnya saya pikir ini hanya kekakuan otot karena kebanyakan latihan. Saya beristirahat dan mencoba lagi. Tetapi tidak ada hasilnya. Jari-jari saya tidak mau bergerak. Dokter mengatakan otot saya sedang lelah dan saya diberikan beragam obat. Tetapi tidak berhasil,” sambungnya.

Setelah operasi usai dia bisa bermain gitar normal kembali.

”Saya disarankan untuk operasi otak. Tetapi saya takut. Namun dokter saya Sharan Srinivasan, meyakinkan saya,” katanya. Dan, musisi itu hapal benar apa yang terjadi di ruang operasi.

Dikisahkan Prasad, para dokter melubangi kepalanya sebelum melakukan scan MRI.

”Saya merasa seperti generator saat operasi. Tetapi tidak ada rasa sakit.” Dokter Srinivasan menjelaskan kalau pasien tidak merasakan sakit karena ada bius lokal.

”Pasien sadar penuh ketika saya melubangi kepalanya. Hasil operasi itu langsung terlihat karena jari-jari pasien kemudian berfungsi dengan normal saat bermain gitar,” ujarnya.(tia/jpk/JPC)

Karaoke di Ketinggian 60 Meter, Mau?!

0
Ilustrasi (Wahyu Kokang/Jawa Pos)

Jepang punya inovasi baru.

Pada 1 Agustus mendatang, Negeri Sakura itu bakal membuka tempat karaoke paling ajaib. Yakni di dalam gondola bianglala Big O, Tokyo Dome City.

Puncak bianglala bolong tanpa poros itu mencapai ketinggian 60 meter. Jadi, bayangkan saja menyanyi sambil mengawang di ketinggian 60 meter.

Perusahaan karaoke Joysound bekerja sama dengan pengelola Big O menyulap 8 di antara 40 gondola menjadi ruang karaoke. Dalam mesin, bakal ada sekitar 50 lagu –meliputi lagu yang sedang hit sampai soundtrack anime.

Pihak pengelola menjelaskan, karaoke tersebut punya sistem booking satu putaran. Satu putaran berlangsung selama 15 menit. ”Satu gondola bisa muat maksimal tiga orang. Tiap pengunjung bakal dikenai biaya tiket 820 yen (setara Rp 97 ribu, Red),” papar pihak pengelola Big O sebagaimana dikutip Rocketnews.

Sepertinya bakal tidak ada pengunjung yang nakal jika tempat karaokenya dibikin di gondola. Habis, muter terus. Bisa dilihat tetangga dari gondola sebelah, dong. (Rocketnews/fam/c11/ttg)

Panglima TNI: HMI Ikut Berjuang Lawan PKI

0
Panglima TNI Gatot Nurmantyo mengngukap kedekatan Tentara dan HMI saat halal bi halal Kahmi (puspen TNI)

batampos.co.id – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) organisasi kader intelektual muslim yang ikut berjuang saat Agresi Belanda tahun 1947 dan memiliki andil besar pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI) demi Pancasila.

“PKI beranggapan dengan membubarkan HMI akan memuluskan usahanya melakukan kudeta dan merubah ideologi negara menjadi Komunis,” ujarnya Gatot saat memberikan ceramah pada acara Halal Bi Halal KAHMI di Aula Sakinah Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/7).

Gatot juga mengungkapkan betapa dekatnya HMI dengan TNI terutama sekitar tahun 1965 dalam mempertahankan ideologi Pancasila. Sehingga PKI sangat membenci dan menuntut pembubaran HMI.

“Bahkan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Ahmad Yani saat itu mengatakan apabila membubarkan HMI, langkahi dulu mayat saya,” ungkap Jenderal Gatot.

Pada kesempatan tersebut, Gatot juga menyampaikan bahwa, sehari sebelum G-30 S PKI dilancarkan pada tanggal 29 September 1965, Ketua PKI DN Aidit di Istora Senayan Jakarta masih menuntut untuk pembubaran HMI.

Dia mengatakan kader Central Gerakan Mahasiswa Indonesia (CGMI) lebih baik pakai sarung saja kalau tidak bisa membubarkan HMI.

Diketahui, CGMI adalah sebuah organisasi mahasiswa di Indonesia didirikan pada tahun 1956 underbow PKI.

Pada bagian akhir ceramahnya, Panglim TNI mengungkapkan HMI merupakan salah satu komponen generasi muda intelektual yang ikut aktif menjaga ke-Bhinneka Tunggal Ika-an dan mempertahankan ideologi Pancasila.

“Walaupun Indonesia terdiri atas banyak suku bangsa, agama, bahasa dan ras, namun tetap satu karena ada Pancasila yang selalu dijaga oleh HMI bersama komponen bangsa lainnya,” pungkasnya. (dms/JPC)

Soal Aset, BP Batam Tunggu Arahan Kemenkeu

0
Kantor Wali Kota Batam dan Engku Putri, DPRD Batam, dan Masjid Raya batam yang selama ini aset BP Batam bakal diserahkan ke Pemko Batam. Foto: dok humas Pemko Batam/istimewa

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam, sedang menunggu jawaban dari Kementrian Keuangan (Kemenkeu) terkait hibah aset yang diajukan BP untuk Pemko Batam. Sebanyak 15 aset tercatat akan dihibahkan ke Pemko. BP mengakui, proses hibah ini memang lama, karena ketentuan persetujuan ada di tangan Kemenkeu.

Purba Robert M. Sianipar, Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Lainnya BP Batam, mengatakan bahwa ke-15 aset yang sedang ditunggu, diantaranya;

  • Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Punggur,
  • Masjid Agung Batam Centre,
  • Masjid Baiturrahman Sekupang,
  • Pasar Induk Jodoh,
  • Kantor Pemko Batam,
  • Tanah dan Kantor DPRD,
  • TPU Sei Temiang,
  • TPU Nongsa,
  • Puskesmas Tanjungsengkuang,
  • Kantor Disdukcapil,
  • Kantor Dinkes di Sungai Harapan,
  • Alun-alun Engkuputri,
  • 31 Tanah Rumah Dinas di Sekupang,
  • Lahan Perkemahan Raja Ali Kelana dekat waduk Duriangkang, dan
  • Stadion Sepak Bola Sei Harapan.

“Semuanya sudah kita surati ke pusat, sebanyak lima kali tahapan. Sekarang tinggal nunggu pusat saja. Apapun hasilnya, akan segera dibuatkan suratnya,” kata Robert, Jumat (21/7) saat konferensi pers di Gedung Marketing BP Batam.

Robert juga menjelaskan, terkait proses hibah Barang Milik Negara, pelaksanaan hibah harus dilakukan sesuai PP 27 tahun 2014. Dalam pasal 76, tertera; “Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara pelaksanaan pemindahtanganan Barang Milik Negara diatur dengan Peraturan Menteri Keuangan.”

“Jadi, kita mengacu pada PMK No.111/PMK.06/2016 pasal 93, yang merupakan perubahan dari PMK 96/PMK.06/2007,” jelasnya.

Dalam pasal 93 PMK No.111/PMK No.06/2016, terdapat delapan poin tahapan hibah BMN berupa tanah atau bangunan yang berada pada Pengguna Barang (dalam hal ini BP Batam). Dari delapan tahapan tersebut, sebagian besar sudah dijalankan, dan sisanya tinggal menunggu persetujuan dari Pengelola Barang (Kemenkeu).

“Kita maunya sama-sama cepat. Tapi keputusan ada di pusat. Jadi jangan dijadikan polemik,” katanya.

Robert juga mencontohkan hibah TPA Punggur. Dia memaparkan, dari jumlah Luas TPA Punggur sesuai SIMAK, jumlah totalnya mencapai 46 hektar. Dan dari total tersebut, dihibahkan ke Pemko sebanyak 26 hektar. Karena Pemko meminta semuanya, BP merasa tak masalah, dengan catatan Batam bisa bersih.

“Maka itu, berkasnya kami serahkan ke Biro Hukum BP Batam, untuk dikaji dulu. Untuk sementara, pemanfaatan aset harian bisa tetap dijalankan, dengan sistem pinjam pakai,” ungkapnya.

Sementara di tempat yang sama, Kepala Kantor Air dan Limbah BP Batam, Binsar Tambunan, mengatakan bahwa saat ini, Pemko Batam melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), telah menggunakan sekitar 47 hektar untuk operasional sampah dengan sistem sanitary landfill. Ia menyarankan, pengelolaan sampah bisa menggunakan sistem incineration (pembakaran sampah yang dilakukan di negara maju, tanpa menggunakan lahan banyak).

“Sebenarnya hanya butuh 5 hektar. Sampah 1000 ton perhari, bisa selesai. Di Singapura sudah ada tiga. Kalau masih sistem sekarang, menghabiskan lahan,” sarannya.

Intinya, BP meminta Pemko agar cepat memutuskan kajian apa yang akan dikembangkan, untuk menjadikan Batam sebagai green city yang bebas sampah.

“Kalau Batam bersih, investor juga pasti datang dengan sendirinya,” pungkasnya. (mbb)