Minggu, 26 April 2026
Beranda blog Halaman 13276

Pariwisata Indonesia Tumbuh Paling Pesat di Asia Tenggara

0
Turis di Batam. F. Dalil Harahap/Batam Pos

Perpaduan antara dedikasi, komitmen, strategi, dan teori yang diambil Menteri Arief Yahya mulai terasa detak-nya.

Sejak Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dinakhodai Arief, industri pariwisata Indonesia melesat gila-gilaan. Impact ekonomi di level bisnisnya, juga makin terasa. Setidaknya, hal itu terlihat dari tren kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia sepanjang Januari-April 2017.

Tren kunjungan wisman ke Indonesia lebih tinggi dibandingkan tiga negara besar di Asia Tenggara. Yakni, Singapura, Malaysia, dan Thailand. Melansir laman Business Times pada 24 Juni, kunjungan wisman ke Singapura dalam empat bulan pertama 2017 mencapai 5,79 juta.

Jumlah itu hanya meningkat 4,4 persen secara year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama 2016 lalu.

Dari jumlah itu, sebanyak 1,1 juta merupakan wisman asal Tiongkok. Sementara itu, wisatawan asal Indonesia yang berkunjung ke Singapura mencapai 968 ribu.

Kunjungan wisman asal Indonesia ke Singapura berpeluang menurun.

“Penguatan dolar Singapura diperkirakan bertahan tahun ini. Hal itu akan menghalangi warga Indonesia untuk liburan ke Singapura,” ujar Direktur Riset Cushman & Wakefield, Christine Li.

Kenaikan yang hanya 4,4 persen itu membuat industri perhotelan di Singapura anjlok dua persen pada empat bulan pertama 2017.
Total revenue hanya mencapai SGD 1,06 miliar. Average room rates (ARR) juga turun 2,3 persen.

Sementara itu, tren kunjungan wisman ke Malaysia malah lebih parah. Menukil laman Xinhua pada 8 Juni, kunjungan wisman ke Negeri jiran (tetangga), turun 0,5 persen secara year on year (yoy).

Penurunan terbesar berasal dari wisman asal Amerika Serikat (AS). Melansir laman Bernama pada 19 Juni, kunjungan turis asal AS sepanjang Januari-April 2017 hanya sejumlah 52.237.

Artinya, ada penurunan sebesar 12,9 persen. Turis AS menempati posisi ke-14 dari 15 total wisman yang mengunjungi Malaysia. Namun, kunjungan wisman asal Tiongkok mencapai 551 ribu alias naik 7,5 persen.

Jumlah itu menjadikan turis asal Tiongkok menduduki peringkat ketiga dari total wisman yang berkunjung ke Negeri Jiran. Sementara itu, tren kunjungan wisman ke Thailand yang selama ini dianggap musuh profesional oleh Arief Yahya juga tak terlalu menggembirakan.

Berdasarkan data Kementerian Pariwisata dan Olahraga Thailand sebagaimana dilansir TTR Weekly akhir Mei lalu, kunjungan wisman ke Negeri Gajah Putih pada empat bulan pertama 2017 mencapai 12,02 juta. Angka itu hanya naik 2,91 persen dibandingkan periode yang sama 2016 lalu. Saat itu, sebanyak 11,68 juta wisman pelesiran ke Thailand.

Kunjungan turis asing dari beberapa negara ke Thailand juga anjlok cukup tajam. Penurunan terbesar terjadi dari wisman Tiongkok yang anjlok 7,5 persen. Sedangkan peningkatan tertinggi berasal dari wisman Rusia. Sebanyak 595.618 turis Rusia berkunjung ke Thailand sejak Januari hingga April.

Jumlah itu meningkat 34,35 persen dibandingkan periode yang sama 2016 lalu sejumlah 443.346.

Sementara itu, wisman India yang selama ini menjadi pasar nan gemuk hanya naik  dari 94.012 menjadi 107.451. Artinya, kenaikan hanya sebesar 14,29 persen.

Melihat tren kunjungan wisman ke tiga negara besar itu, Indonesia boleh menepuk dada.

Sebab, tren kunjungan wisman ke Indonesia berhasil melampaui tiga negara besar tersebut.

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 4,20 juta wisman mengunjungi Indonesia sepanjang Januari-April 2017.

Artinya, ada peningkatan sebesar 19,34 persen dibandingkan periode yang sama 2016 lalu. Saat itu, jumlah kunjungan wisman mencapai 3,52 juta.

Khusus kunjungan wisman pada April 2017 juga mengalami lonjakan signifikan. Jumlah wisman yang ke Indonesia pada April 2017 lalu mencapai 1,14 juta.

Angka itu melesat 26,75 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Ketika itu, sebanyak 901.09 wisman berlibur ke Indonesia. (*)

Impor Mobil CBU di Batam Anjlok

0
ilustrasi

batampos.co.id – Impor mobil Completely Built Up (CBU) terus menurun tiap tahunnya. Kondisi ekonomi global yang tengah lesu. Permintaan mobil CBU juga menurun.

“Selain itu, peminat mobil CBU itu dari kalangan High End. Jika sudah punya mobilnya, maka jarang yang akan beli lagi, ” kata Direktur Lalu Lintas Barang BP Batam, Tri Novianto, Senin (13/7/2017).

Berdasarkan data yang dihimpun BP Batam hingga Mei 2017, penurunan dimulai sejak tahun 2012. Pada tahun 2012, ada 1.429 unit mobil CBU masuk ke Batam. Tahun 2013, turun menjadi 1.265 unit. Tahun 2014 turun menjadi 1077 unit. Tahun 2015 turun lagi hingga 964 unit. Tahun 2016 menjadi hanya 596 unit dan hingga Mei 2017, hanya 206 unit mobil CBU yang masuk ke Batam.

Padahal pemerintah juga sudah membatasi impor mobil CBU. Ini bertujuan untuk melindungi produk dalam negeri. Dengan demikian, mobil-mobil rakitan lokal akan berkembang dan tentu saja ikut menyumbangkan pertumbuhan ekonomi yang signifikan.

“Kita tak bisa terus menerus impor, kami akan mengganggu industri dalam negeri,” jelasnya lagi.

Novi, sapaan akrabnya kemudian menjelaskan prosedur impor mobil CBU yang masuk ke Batam yang kuotanya ditentukan oleh Kementerian Perindustrian.

“Importir mengajukan Tanda Pendaftaran Tipe (TPT) dan varian kendaraan bermotor untuk keperluan impor ke pemerintah pusat tiap bulan,” jelasnya.

Jika mobil CBU yang diimpor merupakan tipe terbaru, maka importir harus mengajukan TPT Pendaftaran Uji Tipe ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Nanti di Kemenhub, akan dicek lagi seluruh spesifikasi mobilnya, seperti jumlah silinder, dimensi, jarak sumbu, dan lainnya,” ungkapnya.

Setelah pengecekan selesai, maka akan keluar Surat Uji Tipe (SUT). Kemudian, impor bisa mengajukan TPT Impor ke Kementerian Perindustrian.“Kementerian tersebut yang menentukan jumlah kuota untuk importir tersebut,” jelasnya.

Dan jika mobil CBU yang akan diimpor merupakan tipe lama, maka importir tinggal mengajukan TPT Pendaftaran Uji Tipe, SUT, dan TPT Impor yang lama ke Kementerian Perindusrian.

Dokumen-dokumen dari pemerintah pusat sangat diperlukan untuk mendapatkan Persetujuan Impor (PI) dari BP Batam.Satu mobil dapat satu dokumen PI. “Dan setelah diberikan, maka importir bisa melakukan tugasnya. Hanya tinggal mengurus dokumen kepabeanan di kantor Bea Cukai,” jelasnya.

Novi juga menjelaskan kewajiban importir agar bisa beraktivitas dengan lancar adalah dengan membuat bank garansi yang harus diisi dengan uang senilai Rp 3,5 miliar. Bank garansi ini hanya berlaku setahun. Ketika sudah habis harus diperpanjang ke bank. “Ini merupakan bentuk deposit sebagai jaminan kepada BP Batam,” ujarnya.

Sebelumnya, dealer mobil Ford di Batam sudah tutup. Sedangkan Mazda terganjal kebijakan internalnya sendiri yang menginginkan impor hanya lewat satu pintu yakni Jakarta. Begitu juga mobil pabrikan Subaru yang terganjal permasalahan pajak.(leo)

Habis Hujan, Jalan Berlubang Bertambah

0
Pengendara ekstra hati-hati melewati jalan rusak Putri Hijau, Sagulung, Jumat (12/5). Jalan ini cukup parah rusak tetapi tidak segera diperbaiki oleh Pemko Batam. Bila hujan datang jalan ini becek dan banjir, bila cuaca panas berdebu. Foto. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Batam yang diguyur hujan beberapa hari belakangan ini tidak hanya menyisakan sampah yang terbawa arus, tapi juga menambah jumlah lubang di jalan.

Hujan yang mengguyur Batam sejak pagi hari, Senin (3/7/2017) membuat pengguna jalan harus ekstra hati-hati ketika melintasi jalan. Pantauan batampos.co.id, di Bengkong ada empat titik jalan rusak yakni, Jalan Bengkong Baru, Jalan Bengkong Harapan arah ke Giant, Jalan Yos Sudarso dan Jalan Golden Prawn.

Umumnya jalan rusak ini disebabkan mengelupasnya aspal jalan akibat tergerus air hujan. Pengendara mobil ataupun motor yang melintas terpaksa harus memperlambat laju kendaraannya sehingga tidak celaka. Bahkan, sepeda motor yang melintas terkadang tidak menyadari adanya lubang.

“Cuaca hujan begini, kita tergesa-gesa jadi tidak begitu melihat kalau ada lubang,” kata pemotor yang melintasi Jalan Yos Sudarso, Rezza Khaliq.

Ia merasa beruntung kondisi jalan sepi, sehingga memutuskan mengambil jalur yang berlawanan arah. “Ya, kalau sudah ngebut, kita tidak bisa rem, jadi menghindari dengan ambil sisi jalan satunya,” jelasnya singkat.

Hal serupa juga terlihat di Jalan Budi Kemuliaan. Lubang berukuran setengah meter dan kedalaman 20 centimeter berada nyaris di dekat jalan masuk Rumah Sakit Budi Kemuliaan ini terlihat ditambal dengan batu ukuran besar. “Entah itu batu pondasi atau warga di sini yang menambal dengan batu ukuran besar,” kata warga setempat, Arif Rahman.

Dia mengungkapkan sudah sering melihat pengendara menghindari lubang tersebut, bahkan ada yang kaget dan nyaris menghentikan laju kendaraannya secara mendadak.

Sementara itu, jalan terkelupas juga dijumpai di Jalan Golden Prawn arah dari Golden Prawn menuju Bengkong Shopping Centre. Jalanan yang agak menanjak didekat SPBU ini terlihat mengelupas sepanjang 5 meter dan hampir di seluruh ruas jalannya. (cr18)

Gadaikan Barang untuk Sekolahkan Anak

0

batampos.co.id – Jumlah transaksi tebus barang di Pegadaian Cabang Pasar Melayu, Batuaji meningkat signifikan saat sebelum Lebaran lalu. Uniknya saat Lebaran usai, transaksi gadai barang kembali mengalami peningkatan. Pantauan batampos.co.id, sejak dibuka pada pukul 8.00 WIB, ratusan warga Batuaji dan sekitarnya menyerbu kantor pegadaian untuk menggadaikan emas milik mereka.

Salah satunya Wati, warga Kaveling Ruko Saguba Mas mengaku datang sejak pukul 10.00 WIB, dan ingin menggadaikan emasnya untuk kebutuhan sekolah anaknya.

“Tahun ini ada dua anak saya masuk sekolah. Uangnya saya pakai beli seragam, ” kata Wati.

Menurut Kepala Pegadaian Cabang Melayu Windra Yesova fenomena gadai usai Lebaran terjadi setiap tahun. Menjelang Lebaran warga beramai-ramai menebus, setelah Lebaran usai, justru transaksi gadai barang kembali ramai.

“Biasanya emas yang mereka tebus digunakan untuk berlebaran, namun setelah Lebaran mereka gadaikan lagi untuk keperluan sehari-hari,” ujar Windra, Senin (3/7/2017).

Tak hanya emas, masyarakat juga mulai ramai menggadaikan barang elektronik.

“Pasca Lebaran ini, antusias masyarakat yang datang, baik untuk menggadaikan maupun melunasi sangat tinggi,” sambungnya.

Sementara itu, hingga pukul 14.30 WIB, warga masih mendatangi pegadaian pasca Lebaran. Antrean panjang pun tak terelakkan, bahkan warga yang tidak kebagian kursi memilih untuk menunggu di luar. Karyawan pegadaian pun sempat kewalahan melayani nasabah.
“Ramai sekali yang datang. Hampir seratus lebih antrean hari ini,” katanya. (cr19)

Jemput Adik, Wardana Tewas Dianiaya Begal

0
(ilustrasi)

batampos.co.id – Nasib naas dialami oleh Sri Wardana,22, warga Kampung Jawa, belakang pasar Aviari Seken, kelurahan Buliang, Batuaji. Pemuda itu tewas setelah dianiaya oleh kelompok begal di depan Hotel Holi, simpang Tobing, Batuaji, Sabtu (1/6/2017) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Wardana mengalami luka robek di wajah, dada, tangan serta luka lebam karena hantaman benda tumpul di bagian kepala. Ia sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam selama dua hari sebelum akhirnya meninggal, Senin (3/7/2017) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Polsek Batuaji yang menerima laporan penganiayaan dan begal tersebut langsung bergerak cepat. Sarawi,20, Aldo,15, Rolan,18, serta Panca,16, empat dari lima pelaku begal tersebut langsung ditangkap di salah satu ruko di perumahan Senawangi, Batuaji Sabtu malam usai kejadian.

Sarawi ketua atau otak dari kompolotan pelaku begal tersebut dihadiahi timah panas di betisnya oleh polisi, sementara Vt, anggota begal lainnya berhasil kabur sebelum kelompoknya digrebek polisi.

Wardana saat itu menjemput salah satu adiknya yang bekerja di salah satu minimarket waralaba dekat hotel Holi. Saat melintas di jalanan sepih dari tempat tinggalnya sebelum hotel atau jalan utama di simpang Tobing, dia dihadang dan hendak dibegal oleh lima pelaku. Namun hadangan tersebut berhasil dielak oleh Wardana yang terus melaju menuju minimarket untuk menjemput adiknya. “Saat pulang jemput adiknya, korban lagi-lagi dihadang oleh para pelaku ini,” kata Kapolsek Batuaji Kompol Sujoko, siang tadi.

Namun hadangan tersebut lagi-lagi lolos. Karena tak dapat terget, para pelaku akhirnya meneriakan kata-kata kotor dan kasar kepada Wardana dan adiknya. Teriakan tersebut sepertinya tak diterima oleh Wardana. Usai mengantar sang adik ke rumah, Wardana akhirnya kembali menemui para pelaku tersebut. “Saat dia balik inilah, para pelaku menyerangnya sampai sekarat,” kata Sujoko.

Usai menganiaya korban hingga sekarat, kelima pelaku yang belakangan diketahui dari kelompok geng motor yang diberi nama Persatuan Junior Rantau Family atau PJR Family itu kabur dan bersembunyi di salah satu ruko di kawasan perumahan Senawangi. Korban yang dalam sekarat digotong warga yang kebetulan lewat ke RSUD.

Dari hasil pemeriksaan sementara para pelaku yang dibekuk tersebut juga diduga pelaku yang sama yang membegal dan menganiaya Sunandar korban lain di jalan yang sama pada waktu yang hampir bersamaan. “Dua jam sebelumnya ada juga korban lain di lokasi jalan yang sama. Modusnya hampir sama, saat korban lewat mereka tariakin atau hadang. Korban yang pertama itu juga dipukulin mereka sampai babak belur,” ujar Sujoko.

Untuk sementara para pelaku tersebut dikenakan pasal 170 KUHP penganiayaan secara bersamaan yang menyebabkan korban meninggal dunia dengan ancaman 9 tahun penjara. Namun demikian tidak menutup kemungkinan akan dikenakan pasal lain jika penyelidikan selanjutnya membuktikan kalau mereka pernah melakukan aksi kriminal lainnya seperti ranmor, curat atau curas. “Sementara masih fokus ke kasus penganiayaan ini dulu. Curanmor, curat atau curas akan kami selidiki juga nanti,” ujar Sujoko.

Sarawi, Aldo, Rolan dan Panca saat kepada wartawan mengakui perbuatan mereka tersebut. Mereka mengaku nekad menganiaya Wardana karena Wardana menantang mereka. “Bawa pisau dia makanya kami keroyok dia,” kata Sarawi.(eja)

313 Pegawai Pemko Tak Ngantor di Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran

0
ilustrasi

batampos.co.id – Walau ada imbauan dilarang menambah cuti satu hari sebelum dan sesudah cuti bersama, sebanyak 313 pegawai di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam tidak masuk hari pertama kerja, Senin (3/7/2017).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP SDM) Kota Batam M Sahir menyampaikan, selain tanpa kabar, ada juga yang punya beberapa alasan dan mengirim pesan singkat padanya. “Ada yang bilang kena macet, lalu tiketnya hangus,” kata Sahir, usai apel di alun-alun Engkuputri, siang tadi.

Menurutnya, pegawai yang tak masuk kerja cukup disayangkan, padahal beberapa hari sebelum cuti bersama pihaknya melakukan sosialisasi tidak menambah cuti atau tidak masuk, larangan tersebut sesuai arahan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

“Sanksinya sesuai dengan aturan yang berlaku, sekali (tak masuk) kami tegur lisan. Kalau berulang-ulang itu akan diakumulasi, nanti pengaruh ke jenjang karir,” kata dia.

Sementara itu, Wali Kota Batam Muhammad Rudi meminta pimpanan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baik kepala dinas maupun sekretaris dinas memastikan terlebih dahulu alasan para pegawai tersebut tidak masuk.

“Kalau tidak tepat alasannya, akan kena sanksi,” ucapnya.

Menurutnya, pengecekan ini dilakukan karena ada beberapa pengecualian seperti sakit maupun musibah. Namun demikian, ia menegaskan alasan-alasan tersebut dapat dibuktikan. “Misalkan sakit atau musibah,” imbuhnya.

Ia menyampaikan, harapan ini terkait arahan presiden Jokowi agar pelayanan dapat berjalan normal. Walau ada yang tak hadir, ia mengapresiasi ribuan pegawai yang hadir dan tahun ini lebih banyak yang patuh dibanding tahun sebelumnya. (cr13)

PNS Jangan Tambah Libur

0

batampos.coid – Pegawai negeri sipil mulai aparatur desa hingga pejabat di lingkungan Pemkab Bintan diminta tidak menambah libur di hari pertama masuk kerja seusai libur cuti bersama Hari Raya Idul Fitri, Senin (3/7). Jika mangkir di hari pertama masuk kerja, PNS akan mendapat sanksi sebagaimana diatur dalam PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang kedisiplin pegawai.

Kabid Mutasi Pegawai BKPPD Ami Rofiani menegaskan, pegawai dari tingkat desa harus menghadiri apel gabungan di halaman Kantor Bupati Bintan Bandar Seri Bentan Desa Bintan Buyu, Senin (3/7) sekitar pukul 08.00 pagi. “Seusai apel, masing-masing OPD akan mengabses pegawai,” kata Ami.

Ami menambahkan absen dari masing-masing OPD akan diserahkan ke BKPPD supaya ditindaklanjuti. Jika terdapat pegawai membolos di hari pertama masuk kerja, Ami menyebut biasanya sanksi yang diberikan ke pegawai berupa teguran.
Sementara itu, Kabid Pembinaan Disiplin BKPPD Bintan Ardiansyah menjelaskan, sanksi berupa teguran diberikan langsung oleh kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

“Setelah absen dilaporkan ke kami, lalu kepala OPD yang akan menentukan sanksinya. Setelah itu, BKPPD menyampaikan surat teguran secara tertulis ke pegawai yang melanggar,” jelasnya.

Ardiansyah menambahkan walaupun sebatas sanksi teguran namun jika pegawai tetap melanggar dari batas toleransi waktu masuk kerja Maka lanjutnya, kemungkinan besar pegawai tersebut bakal menerima sanksi pemecatan secara tidak hormat.

“Misal apabila dalam setahun selama 46 hari tidak masuk. Kita bisa pecat secara tidak hormat,” tuturnya.

Namun demikian ia sangat berharap pegawai tetap menjaga disiplin dengan masuk di hari pertama masuk kerja seusai lebaran supaya tidak ada pegawai yang malas melayani masyarakat. (cr21)

Pelabuhan ASDP Tanjunguban Kembali Normal

0
Setelah puncak arus balik, Jumat (30/6) lalu. Penumpang dan kendaraan yang datang di pelabuhan langsung bisa masuk ke kapal. F.Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Bintan, Minggu (2/7) atau H+7 Lebaran kembali normal setelah puncak arus balik, Jumat (30/6) lalu. Penumpang dan kendaraan yang datang di pelabuhan langsung bisa masuk ke kapal.

Pantauan di lapangan, hanya 2 lintasan yang terlihat antrean mobil dan motor. 5 lintasan lainnya terlihat sepi dari antrean, tidak seperti beberapa hari lalu yang padat dengan kendaraan. Siang itu, mobil dan motor yang antre langsung diangkut kapal.

Supervisi ASDP Tanjunguban, Sumarnianis mengatakan, jumlah kendaraan dan penumpang yang berangkat di Pelabuhan ASDP Tanjunguban menurun sejak puncak arus balik pemudik terlewati,
Jumat (30/6) lalu.

“Jumat itu, semua kendaraan terangkut,” sebutnya.

Dia menambahkan, perkiraan awal puncak arus balik kendaraan dan penumpang akan terjadi di Jumat, Sabtu dan Minggu. Mengantisipasi lonjakan kendaraan dan penumpang arus balik di 3 hari itu, pria yang akrab disapa Anis ini mengatakan, telah mempersiapkan berbagai hal.

“Ternyata jumlah kendaraan yang datang di pelabuhan menurun. Malah, ada kapal yang tidak penuh muatannya,” katanya.

Lebih jauh Anis mengatakan, jadwal keberangkatan pun telah kembali normal hingga sekitar pukul 18.00. “Tidak seperti 3 hari yang lalu, hari Rabu, Kamis sampai dengan pukul 10 malam,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pos Syahbandar Pelabuhan Bulang Linggi Tanjunguban mengatakan, penurunan jumlah penumpang terjadi sejak Jumat. “Jumat itu sudah 35 kali trip, Sabtu 29 trip. Kalau sebelumnya sampai 44 trip,” jelasnya. (cr21)

Agustus, STTI Kuliah Perdana di Kawasan Industri Lobam

0

batampos.co.id – Sekolah Tinggi Telekomunikasi Indonesia (STTI) yang bekerjasama dengan PT Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) membuka kelas perkuliahan perdana di Kawasan Industri Bintan (KIB) Lobam di bulan Agustus ini.

GM PT BIIE Lobam Surya Chayadi mengatakan, hadirnya STTI di kawasan Lobam merupakan peluang yang baik bagi pekerja di kawasan Lobam untuk merasakan bangku perkuliahan. Dengan 3 tahun kuliah di STTI, pekerja bisa bergelar sarjana.

“Biasanya 3 tahun gelar sarjana muda. Di sini, dengan biaya murah dan kuliah 3 tahun, pekerja di sini sudah bisa mendapat gelar sarjana,” jelasnya.

Surya menambahkan, peluang tidak sebatas pekerja di Lobam karena masyarakat umum juga bisa kuliah di STTI yang lokasi kuliahnya di kawasan industri Lobam. “Lulusannya yang berprestasi akan langsung direkrut perusahaan di Lobam,” katanya.

Surya juga menjelaskan alasan BIIE mengandeng STTI yang pusatnya di Kota Bandung dan membuka cabang di Kota Tanjungpinang itu, karena beberapa waktu lalu dirinya bertemu dengan seorang pekerja yang punya keinginan kerja sambil kuliah.

“Di situ saya terlintas, saya dulunya juga operator, buruh biasa. Kesempatan kuliah dan kerja membuat saya menjadi GM. Lalu, muncul ide bagaimana jika dibuka perkuliahan dan ternyata direspon STTI. Ini kesempatan pekerja Lobam untuk mendapatkan kemampuan yang lebih baik,” tukasnya. (cr21)

30 Ribu Wisatawan Kunjungi Lagoi

0
Wisatawan Nusantara sedang menikmati liburan akhir pekan di Pantai Lagoi Bay, Minggu (2/7). F. Harry/Batam Pos.

batampos.co.id – Penghujung liburan panjang, Minggu (2/7) banyak wisatawan yang mengunjungi Kawasan Pariwisata Lagoi di Kabupaten Bintan. Wisatawan yang datang melalui Pos 1 Lagoi itu berasal dari berbagai daerah maupun negara-negara tetangga.

Pantauan di lapangan, wisatawan nusantara dan mancanegara berbaur bersama masyarakat lokal di beberapa lokasi di Lagoi. Mulai dari Terasure Bay, Club Med, sampai Lagoi Bay. Kesemuanya bergembira ria menikmati liburan akhir pekan ini.

Group General Manager (GGM) PT BRC, Abdul Wahab mengatakan bedasarkan catatan kedatangan sudah 30 ribu wisatawan nusantara maupun mancanegara bertandang ke Lagoi. Kehadiran mereka kesini untuk menikmati liburan panjang sehingga ada yang menginap dan juga ada yang hanya ingin berrekreasi saja.

“Dari sepekan mau lebaran sampai sepekan setelah lebaran tercatat 30 ribu wisatawan datang kesini. Mereka menikmati semua fasilitas yang ada di Terasure Bay, Club Med dan Lagoi Bay,” ujar Wahab ketika diwawancarai di Lagoi Bay.

Dikatakan Wahab, melonjaknya kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara ke Lagoi didasari dua faktor. Diantaranya cuti atau liburan sempena lebaran dan cuti anak sekolahan. Sehingga lebih banyak wisatawan nusantara yang datang kesini ketimbang dari mancanegara.

Untuk di Area Terasure Bay, kata Wahab sebanyak 70 persennya didatangi oleh wisatawan nusantara baik dari Kepri maupun daerah lain. Sedangkan dari mancanegara hanya sebesar 30 persen.

Berikutnya, di Area Club Med sebesar 50 persen dari wisatawan nusantara dan 50 persennya lagi wisatawan mancanegara. Kemudian di Area Lagoi Bay dipadati wisatawan nusantara yang mencapai 80 persen sedangkan 20 persennya lagi diisi wisatawan mancanegara.

“Jadi selama liburan panjang ini banyak wisatawan nusantara yang berkunjung ke Lagoi. Mereka semua datang dari berbagai daerah mulai dari Pulau Sumatera, Jawa sampai Sulawesi,” bebernya.

Ditanya perbedaan wisata Lagoi dengan wisata daerah lainnya, Wahab mengaku fasilitas yang disediakan di Lagoi lebih banyak ketimbang daerah lainnya. Kemudian menyangkut harga juga lebih murah karena setiap kuliner, wahana permainan dan penginapan dipatok dengan harga yang sama seperti di pasaran.

“Fasilitasnya lengkap harganya juga sangat murah sama seperti di pasaran. Jadi semua golongan bisa merasakan liburan disini,” jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Bintan, Luki Zaiman Prawira mengatakan selama liburan panjang banyak pengelola objek wisata yang merasa diuntungkan. Sebab pengunjung banyak yang berbelanja dilokasi wisata baik yang menikmati berbagai kuliner maupun barang lainnya.

“Diprediksi perputaran uang selama liburan di Lagoi mencapai Rp 30 miliar lebih. Itu dari perhitungan jika satu wisatawan menghabiskan Rp 1 juta selama liburan disini,” katanya.

Lokasi tujuan wisatawan di Bintan, kata Luki memang tertuju kepada Lagoi. Namun semua bidang usaha kecipratan keuntungan dari kehadiran wisatawan tersebut. Mulai dari usaha jasa penginapan, penyewaan transportasi, kuliner, cinderamata atau oleh-oleh,dan  wahana permainan.

Dengan banyaknya wisatawan nusantara yang bertandang ke Bintan, lanjut Luki Pemkab Bintan bersama pelaku usaha pariwisata khususnya Lagoi akan terus gencar melakukan promosi. Baik di Kepri maupun seluruh daerah di Indonesia.

“PT BRC telah bekerjasama dengan agen tour dan travel dibawah naungan Sriwijaya Air Group. Agen travel itu juga telah menjadikan Lagoi sebagai paket liburan. Tapi kami akan membantu juga untuk mempromosikannya ke seluruh nusantara,” ungkapnya. (ary)