Sabtu, 11 April 2026
Beranda blog Halaman 13281

Pol PP Temukan Pengusaha Tak Kantongi SITU

0

batampos.co.id – Kabid Penegak Perda Pol PP Kabupaten Lingga, Febrizal Taupik mengaku, dari hasil temuan di lapangan banyak menemukan pengusaha di Dabo Singkep yang belum mengantongi Surat Izin Tempat Usaha (SITU). Selain itu, ada juga pengusaha yang tidak berkenan memperpanjang SITU tersebut.

“Dari hasil pengecekan di lapangan kami menemukan sejumlah pedagang yang sama sekali tidak memiliki SITU,” ujar Taupik ketika ditemui di Dabo Singkep, Selasa (6/6) pagi.

Mengetahui kondisi tersebut, pria berbadan gelap ini langsung memberikan pembinaan kepada warga yang bersangkutan agar mengurus SITU di Kantor Camat. Hal tersebut dilakukan Taupik agar setiap pengusaha dapat mengikuti aturan yang ada.

Setelah melakukan pembinaan, Taupik juga mengaku telah menyurati sejumlah pengusaha yang tidak memiliki SITU dan yang enggan memperpanjang SITU tersebut. Taupik memberikan tempo 20 hari, sejak surat diterima supaya pengusaha bersangkutan telah mengurus dan mengantongi SITU tersebut.

“Jika tempo 20 hari juga tidak diindahkan dan mereka tetap tidak mau mengurus SITU, kami akan jatuhkan sangsi,” kata Taupik.

Ketika ditanya terkait sangsi yang dapat diberikan Satpol PP, Taupik menegaskan, Satpol PP sebagai satuan penegak perda dapat melakukan penutupan tempat usaha sesuai aturan yang berlaku. Pasalnya, pengusaha yang bersangkutan tidak mengantongi izin tempat usaha.

Sementara itu, Camat Dabo Singkep Julita mengakui adanya sejumlah pengusaha yang tidak memiliki SITU. Namun hal itu disebabkan karena beberapa kendala salah satunya seperti, perpindahan pemilik usaha dan berganti dengan pengusaha lainnya. Sehingga SITU belum diurus atau berganti.

“Memberikan pengertian itu adalah perkara yang cukup sulit. Namun kami terus menerjunkan petugas agar pengusaha mengikuti aturan,” ujar Julita.

Kendati sejumlah kesulitan di lapangan semakin banyak, bahkan ada sejumlah pengusaha yang meminta tenggat waktu untuk pengurusan SITU mereka, namun target pencapaian SITU di Kecamatan Singkep tergolong sukses. Dari target yang ditetapkan pada tahun ini sebesar 489 pengurusan SITU, telah terealisasi hingga pertengahan tahun ini sebanyak 550 pengurusan SITU. (wsa)

PLN Lakukan Pemadaman Bergilir

0

batampos.co.id – Realisasi listrik 24 jam di Palmatak sempat berjalan namun tidak lama. Pasca diresmikan pada 22 Mei lalu diakui memang listrik nyala 24 jam. Namun setelah itu ada salah satu mesin pembangkitnya mengalami kerusakan sehingga saat ini di kecamatan tersebut harus mengalami pemadaman bergilir.

Pemadaman bergilir dilakukan mulai dari pukul 18.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB.

“Kita sudah konfirmasi ke kantor PLN katanya ada salah satu mesin yang rusak,” ungkap salah seorang anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas dapil Palmatak Jasril, Selasa (6/6).

Pemadaman bergilir ini sudah terjadi sejak dua minggu terakhir ini tidak lama setelah peresmian operasional mesin pembangkit yang ada di Palmatak.

“Kalau kalau pemadaman terlalu sering, terpaksalah pakai genset. Terkadang pakai lampu cangkok (lampu minyak tanah,red) sampai listrik PLN kembali menyala,” ungkapnya.

Sementara hasil koordinasi dengan PLN, kata Jasril, pihak PLN berkomitmen agar kerusakan mesin tersebut sudah diperbaiki dan dalam waktu dekat ini akan normal kembali.

“Komponen yang rusak sekarang sudah datang, kata petugas PLN dalam waktu dua hari ini perbaikan akan selesai dan lampu akan kembali nyala normal seperti biasa,” ungkapnya. (sya)

Pimpinan PT GRM Tak Hadir, RDP Diagendakan Kembali

0

batampos.co.id – Sejumlah kelompok nelayan meminta aktivitas pendalaman alur yang dilakukan PT Grace Rich Marine (GRM), dihentikan. Menyusul, belum adanya titik terang terkait pembagian dana kompensasi yang tidak merata.

Kisruh pembagian kompensasi sudah berlangsung sejak April lalu. Namun, baik pihak perusahaan maupun koordinator nelayan yang dipercaya untuk mengambil dana kompensasi tersebut, terkesan menutup diri untuk berkoordinasi. Terutama berapa besaran dana yang dialokasikan perusahaan untuk kelompok-kelompok nelayan di bawah tiga koordinator yang dipercaya.

Parahnya, nelayan tidak pernah bisa bertemu langsung dengan manajemen perusahaan yang berlokasi di Kecamatan Meral. Bahkan, tiga kali pertemuan yang difasilitasi Dinas Perikanan, DPRD, hingga membuat laporan ke Polsek Meral pun, tidak membuahkan hasil.
“Jadi, kami meminta aktivitas pendalaman alur yang dilakukan PT GRM harus dihentikan sampai kisruh pembagian kompensasi selesai,” pinta Jamaluddin SH, mewakili kelompok nelayan saat hearing dengan Komisi II DPRD, Selasa (6/6) kemarin.

Jamaluddin menegaskan, persoalan kompensasi bukan hal sepele. Ini menyangkut hajat hidup orang banyak dikarenakan akibat aktivitas pendalaman alur, nelayan tidak bisa lagi mencari nafkah.

Keputusan nelayan meminta dihentikan aktivitas pendalaman alur, karena pucuk pimpinan perusahaan PT GRM tidak hadir untuk memberikan keterangan terkait kompensasi tersebut. Sementara yang diutus hanya koordinator lapangan yang tidak bisa memberikan keputusan.

“Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya kegiatan pendalaman alur PT GRM harus dihentikan. Kepada pemangku kebijakan, seperti Kapolsek, Camat, Lurah, dan DPRD hendaknya dapat memahami nasih yang dihadapi nelayan,” tutur Jamaluddin.

Sementara Wayan Saputra mengaku mewakili PT GRM. Namun dirinya hanya bisa menyampaikan, apapun hasil keputusan hearing akan disampaikan ke pimpinan.
“Apapun hasil keputusan rapat, akan saya sampaikan kepada pimpinan,” tutur Saputra, perwakilan PT GRM.

Kapolsek Meral, AKP Badawi lebih menegaskan, pertemuan kali kedua ini terkesan mubazir. Selain tidak mendapat keterangan pasti dari tiga koordinator nelayan yang dipercaya, petinggi PT GRM pun tidak ada yang hadir.

“Lebih baik diagendakan kembali pertemuan, tentunya dengan menghadirkan petinggi PT GRM, maupun tiga koordinator tadi,” pinta Kapolsek.

Mengenai laporan nelayan yang mengadu ke Polsek Meral, ditegaskan Badawi, prosesnya masih berlanjut dengan mengumpulkan sejumlah bukti. Bahkan, pihak-pihak terkait sudah dimintai keterangan.

“Pastinya, laporan nelayan yang masuk tetap ditindaklanjuti. Selain mengumpulkan data, kami juga sudah meminta keterangan dari Khaidir selaku koordinator nelayan yang membagikan kompensasi tersebut,” beber Badawi.

Untuk tidak berlarut-larut persoalan yang dihadapi nelayan, Komisi II bakal mengagendakan kembali pertemuan. Terlebih dahulu mendapatkan kepastian dari pihak perusahaan, dan koordinator nelayan untuk hadir.

“Kita beri kesempatan kepada perwakilan perusahaan untuk menyampaikan ke pimpinan, kapan bisa hadir. Kita berharap, jawaban yang diberikan tidak terlalu lama. Sehingga kita bisa secepatnya mengagendakan kembali pertemuan hingga membuahkan hasil sebagaimana harapan semua,” ucap Ketua Komisi II Yusuf Sirat sekaligus menutup pertemuan. (enl)

Puluhan Napi Dipindah ke Batam

0
Polisi menggunakan senjata melakukan pengawalan terhadap Narapidana yang dipindahkan dari Rutan Tanjungbalai Karimun ke berbagai lapas di Batam. F.Sandi/Batam Pos.

batampos.co.id – Sebanyak 25 narapidana (napi) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanjungbalai Karimun kemarin, dipindahkan ke Lapas di Batam. Bahkan, dari puluhan warga binaan, dua orang diantaranya terdapat anak-anak.

Pemindahan 25 napi tersebut, karena Rutan di Tanjungbalai Karimun saat ini kelebihan kapasitas menampung warga binaan atau tahanan titipan.

”Untuk Rutan Klas II daya tampung kita hanya 200 orang. Tapi, yang ada saat ini jumlahnya 413 orang. Untuk itu, kita lakukan pemindahan. Sehingga, tidak bertumpuk di sini (Karimun, red) semuanya,” ujar Kepala Rutan Klas II Tanjungbalai Karimun, Eri Erawan.

Sementara pemindahan terhadap 2 orang narapidana anak-anak karena di Karimun belum ada rumah tahanan anak anak, sehingga harus dipindahkan ke Batam yang sudah memiliki fasilitas untuk itu. Selain itu, ada juga 5 narapidana wanita yang akan menempati Lapas khusus perempuan di Batam.

Sebagian besar narapidana yang dipindahkan tindak pidana yang dilakukan berkaitan dengan narkoba.

Disinggung tentang masa hukuman narapidana yang dipindahkan ini, Eri menyebutkan, ada bermacam-macam lamanya masa hukuman para narapidana yang dipindahkan tersbeut.

”Dari 25 orang yang dipindahkan, hukuman pidana penjara tertinggi selama 12 tahun karena kasus peredaran narkoba. Kemudian, ada juga kasus narkoba dengan vonis 9 tahun,” terang Eri. (san)

Investor Tertarik Status KEK Tanjung Kelayang Belitung

0

Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengaku gembira dengan perkembangan dunia investasi di daerahnya. Utamanya dari sektor pariwisata yang terlihat makin bergairah dengan keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang, di Belitung.

KEK yang tercepat ditetapkan oleh Presiden RI Joko Widodo. “Hanya 5 bulan, langsung running, dan sudah mulai ground breaking. Ini juga karena CEO Commitment, di mana Bupati Belitung dan Gubernur Bangka Belitung mensupport total,” kata Menpar Arief Yahya di Jakarta.

Saat ditemui usai rapat terbatas membahas evaluasi pelaksanaan program strategi nasional dan program prioritas Provinsi Bangka Belitung, di kompleks Istana Negara, Selasa (6/6), Erzaldi menyebut perkembangan KEK Tanjung Kelayang sangat bagus.

Hal itu ditandai dengan semakin tingginya minat investor menanamkan investasinya di KEK Tj Kelayang. Salah satunya China Harbour yang akan berinvestasi senilai USD 1 miliar untuk pembangunan hotel.

“China Harbour, satu miliar dolar yang akan meluncur ke sana. Besok tandatangan MOU bersama menko ekuin,” ujar Erzaldi di kompleks Istana Negara.

Terkait kendala elektrifikasi yang sempat disampaikannya usai pelantikan di Istana Negara pada bulan lalu, Erzaldi menyatakan sudah tidak ada persoalan. Sudah ada solusi bagus, yang ke depan akan memperkuat kepercayaan para investor untuk menanamkan modal di Bumi Laskar Pelangi itu.

“Itu cuma transmisi saja yang kurang. PLN sudah tingkatkan kapasitasnya, malah kami mengundang pak presiden dan pak wapres untuk meresmikan (pembangkit), yang tadinya sudah diresmikan di kalimantan,” tambah Gubernur Erzaldi.

Menteri Pariwisata Arief Yahya saat ditemui usai rapat tersebut menambahkan, jumlah investasi yang diharapkan masuk ke KEK Tj Kelayang memang cukup besar. Pertumbuhannya cukup signifikan, dan itu menjadi indicator sebuah kawasan baru itu cocok untuk dikembangkan sebagai destinasi prioritas bersama 9 Bali Baru lainnya.

“Total yang kami harapkan satu miliar dollar. Satu miliar dollar untuk resort dan satu miliar dollar untuk infrastruktur. Tapi infrastruktur ini pemerintah. Seperti bandara itu program pemerintah tapi dikerjakan AP II, dia akan invest Rp 300 miliar,” tambah dia.

Menurut Arief Yahya, KEK yang lama seperti Tanjung Lesung Banten, itu sudah lebih dari 20 tahun stagnan. Di era Presiden Jokowi ini, langsung diprogramkan pembangunan jalan tol dari Serang ke Panimbang, Banten dengan panjang 84 kilometer. Jalan tol itulah yang akan men-drive Pariwisata dan ekonomi di Banten. “Terutama arah ke Tanjung Lesung sampai Taman Nasional Ujung Kulon sana,” ujar Arief Yahya.

Menurut Arief, Banten layak hebat dalam Pariwisata. Banten punya posisi geografis yang sangat dekat dan strategis, dengan ibu kota Jakarta. Tempat market travellers nusantara yang punya daya beli terbesar di Indonesia. Banten juga dekat dengan Bandara International Soekarno Hatta, yang sudah ditetapkan sebagai gerbang Pariwisata Indonesia.

“Karena itu, Banten harus didorong agar pariwisatanya makin maju pesat dan berkembang lebih jauh. Potensi alam dan budayanya juga sangat kuat. Tinggal CEO Commitment-nya agar mempercepat sukses sebagai destinasi prioritas nasional juga,” ungkap Arief Yahya.(*)

Indonesia Golf Sales Mission in Japan 2017

0
ilustrasi

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) akan menggelar Indonesia Golf Sales Mission in Japan 2017 di Katori yang berada di Chiba berjarak 70 km dari Tokyo dan 15 Km dari Narita International Airport pada 8 Juni 2017, lusa.

Minister Counselllor KBRI Jepang Eko Junor mengatakan, promosi Kemenpar perlahan-lahan membuka budaya internal Jepang dengan cara beberapa materi promosi sudah menggunakan bahasa Jepang.

“Inilah Jepang, mereka akan lebih kena dan lebih mengerti serta lebih efektif lagi jika materi promosi dengan bahasa Jepang. Berbeda dengan negara lain, masyarakat Jepang lebih perduli dengan segala sesuatunya dengan menggunakan bahasanya sendiri,”ujar Eko.

Lebih lanjut Eko menambahkan, promosi Kemenpar di Jepang juga bisa menggunakan huruf dengan font yang besar.

“Memang terlihat norak, namun beginilah di Jepang. Tulisan besar-besar dan mencolok, promosi dengan bahasa Jepang sudah sangat tepat, lebih keren lagi hurufnya lebih besar,”ujar pria yang murah senyum itu.

Menyasar wisatawan mancanegara khususnya Jepang, imbuh Eko, sudah sangat tepat dilakukan Kemenpar jika melihat dengan kondisi ekonomi di Jepang.

“Saat ini kondisi ekonominya bagus, banyak lowongan pekerjaan, namun tidak ada manusianya. Ekonomi menengah ke atas meningkat di Jepang. Ini sangat berpotensi menjadi Wisman ke Indonesia,” beber Eko.

Seperti diketahui, Kemenpar menggelar  misi penjualan ini untuk pencapaian target kunjungan wisatawan Jepang sebanyak 762.000 pada 2017. Kemenpar memboyong empat praktisi industri Golf Indonesia yang digandeng mengikuti kegiatan sales mission itu.

Sekitar 50 buyers terdiri dari Travel Agents, Komunitas Golf, serta asosiasi Golf di Katori akan hadir di acara Sales Mission.

Steve Bligh salah satu pihak industri dari PT.Mandiri Tiga Saudara yang ikut rombongan Kemenpar mengaku bahwa Sales Mission adalah salah satu cari jitu untuk memboyong para penggila Golf ke tanah air.

“Selain dengan promosi melalu asosiasi golf atau ikut federasi golf dunia, menggelar Travel Mart khusus Golf juga menjadi cara efektif untuk mempromosikan lapangan golf yang indah di Indonesia. Sales Mission ini juga tepat, dan dampaknya akan terasa di beberapa bulan ke depan,” kata Steve.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mempersilahkan golfer-golfer dari Jepang untuk bermain golf di Indonesia. Indonesia dia sebut sebagai surganya golfer dari seluruh dunia. ”Lapangan golf Indonesia itu keren-keren,  landscapenya bagus, bisa main sepanjang tahun, tidak banyak terpengaruh oleh musim. Jadi silakan datang kapanpun ke Indonesia,” jelas Menpar Arief Yahya.

Jepang, selain Korea Selatan dan Australia, menurut Arief Yahya, adalah pasar golf yang sangat potensial. Di Jepang sendiri setiap tahun ada lebih dari 500 ribu outbound golf tour, terutama saat masuk periode Juni sampai Agustus yang memasuki musim dingin.

“Dan jangan takut kehabisan stok lapangan golf yang berkualitas. Lapangan golf kelas A dan berstandar international ada semua di Indonesia,”kata pria asli Banyuwangi itu.(*)

Tanam Ganja di Dalam Rumah

0
Ketua BNN Karimun, Kompol Ahmad Soleh menunjukkan barang bukti belasan pohon ganja setinggi dua meter lebih yang disita dari warga Kundur Barat. F. Sandi/Batam Pos.

batampos.co.id – Badan Nasional Narkotika (BNN) Karimun, mengamankan Ramli, 52, warga batu 8, Jalan Sawang, Kecamatan Kundur Barat karena menyimpan, memiliki dan menanam pohon ganja di rumahnya, Senin (5/6).

”Penangkapan Ramli ini tidak lepas dari informasi yang kita dapat dari masyarakat. berbekal informasi dari warga, maka saya bersama anggota berangkat ke Kundur. Setelah memastikan tempat tinggal Ramli, maka setelah berbuka puasa Ramli ditangkap. Selain itu, pada saat dilakukan penggeledahan ditemukan puluhan pokok ganja yang ditanam di dalam rumah. Khususnya di lantai rumah tersangka,” ujar Ketua BNN Karimun, Kompol Ahmad Soleh, Selasa (6/6).

Ganja tersebut oleh Ramli ditanam di pot bunga yang diletakan dalam rumah. Ramli sengaja menanam ganja dalam rumahnya untuk menghindari agar tidak diketahui aparat. Berbagai ukuran barang bukti diamankan dari rumah Ramli. Untuk ukuran dua meter lebih ada 11 batang pohon ganja, kemudian ada satu pot bunga yang berisi beberapa bibit pohon ganja.

”Kita juga menyita dua polibag yang juga di dalamnya terdapat bibit pohon ganja. Diperkirakan seluruhnya bibit pohon ganja tersebut ada 20 batang. Dan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku memang menamam pohon ganja dilarang. Untuk itu, tersangka Ramli dan barang bukti, sore ini (kemarin, red) akan kita kirim ke Batam untuk menjalani proses lebih lanjut,” jelas Soleh.

Ramli, kepada koran ini secara terpisah mengaku memang pohon-pohon itu dia yang menanam sendiri, sedangkan bibitnya dia dapat dari rekannya. ”Saya tanam untuk sendiri dan bukan untuk dijual. Karena, memang saya sejak SMP dulu sudah terbiasa menghisap ganja. Dan, untuk pohon ganja yang sudah tingginya lebih dari 2 meter itu sudah hampir satu tahun saya tanam,” paparnya.

Kegiatan menanam pohon ganja, kata Ramli, bukan baru kali ini saja dilakukannya. Dia sudah tiga kali melakukan penanaman. Artinya, setelah habis tanam lagi. tapi, yang ketiga kali ini ketahuan dan akhirnya ditangkap. Dia juga menyesal, sebab anak-anaknya sudah mengingatkan untuk tidak menanam pohon ganja. (san)

Sekolah Tak Boleh Paksa Wali Murid Beli Seragam

0

batampos.co.id – Komisi I DPRD Karimun menggelar rapat dengar pendapat (RDP) atau hearing dengan tim Saber Pungli bersama Dinas Pendidikan Karimun. Hearing juga diikuti kepala sekolah tingkat SD, SMP dan SMA/Sederajat se-Karimun, Selasa (6/6),

Rapat dengar pendapat kali ini membahas tentang penjelasan terhadap pungli saat penerimaan ajaran baru 2017-2018 yang tidak lama lagi akan dimulai.

“Hasil hearing tadi, maka kita putuskan untuk mencegah pungli, saat penerimaan murid baru harus ada dasar hukumnya. Artinya, apabila pihak sekolah melakukan pungutan kepada orangtua murid wajib mempunyai acuan hukum yang jelas,” ungkap Ketua Komisi I DPRD Karimun, Anwar Abubar yang memimpin hearing.

Dari 58 item dugaan kasus pungli di sekolah tersebut belum dikatakan termasuk pungli. Sehingga, apabila sudah mempunyai dasar hukum dan legalitas formalnya ke 58 item itu berarti tidak dikatakan pungli oleh tim saber pungli. Jadi kepada Dinas Pendidikan Karimun, dipersilahkan untuk menilai 58 item itu apakah mempunyai dasar hukum atau tidak. Apabila tidak ada dasar hukumnya, berarti akan terindikasi pungli.

”Contohnya seragam sekolah, itu bersifat nasional. Dari kementerian juga tidak ada aturannya, berarti tidak ada dasar hukumnya. Berarti masyarakat harus membeli sendiri, tidak ada lagi diterapkan penerimaan siswa baru kali ini dan seterusnya,” jelas politisi PAN ini.

Dengan demikian, semua yang dijelaskan oleh pihak tim Saber Pungli harus dijalankan oleh sekolah. Apapun yang dilakukan oleh pihak sekolah maupun komite sekolah, dalam melakukan pungutan maupun sumbangan kepada pihak orangtua murid harus mempunyai dasar hukum yang jelas.

”Apapun bentuk sumbangan harus mempunyai dasar hukum. Baik dalam penerimaan ajaran baru, maupun dalam proses mengajar belajar yang menyangkut dana di luar sekolah,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Karimun Bakri Hasyim ketika dikonfirmasi mengatakan, bahwa pihaknya belum dapat batasan dasar hukum item-item pungli itu. Dan dianjurkan oleh tim Saber Pungli, agar tidak melanggar ketentuan-ketentuan yang ada di Saber Pungli.

”Nanti kita akan memperkuat dasar hukumnya dengan Perbup khusus penerimaan ajaran baru. Dasar hukumnya sudah ada Perda sebagai payung hukumnya,” jawabnya.

Sedangkan, penerimaan siswa baru akan dimulai pekan depan untuk tingkat Sekolah Dasar (SD). Sedangkan, untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sederajat usai lebaran Idul Fitri atau pada bulan Juli mendatang.

”Jangan khawatir kuota untuk penerimaan SD cukup. Sebab, seleksi berdasarkan usia maksimal 6,8 tahun,” paparnya. (tri)

Warga Kepri, Dukung Pulau Bawah Menangi API 2017

0
Keindahan Pulau Bawah yang ada di Kecamatan Siantan Selatan. foto:syahid/batampos

Pulau Bawah jadai andalan wisata Kabupaten Kepualuan Anambas. Sejak dinobatkan sebagai pulau terindah se–Asia dalam survei yang dilakukan CNN 2013 silam, banyak wisatawan yang penasaran dengan keindahan alam bawah laut dari pulau yang digadang-gadang pesaing Maladewa.

Dalam Anugerah Pariwisata Indonesia (API) tahun ini, Pulau Bawah Kabupaten Kepulauan Anambas ini masuk menjadi salah satu nominator dalam kategori Tempat Menyelam Terpopuler (Most Popular Diving Spot). Pulau Bawah bersaing dengan sembilan lokasi lainnya seperti Gosong Senggora–Kab.Kotawaringin Barat, Kepulauan Banda–Kab. Maluku Tengah, Pulau Karampuang–Kab. Mamuju, Pulau Tomia–Kab. Wakatobi, Selat Lembeh–Kota Bitung, Tanjung Pasir Moyo–Kab. Sumbawa, Teluk Maumere–Kab. Sikka, Teluk Tomini–Kab. Tojo Unauna dan Tulamben–Kab. Karangasem.

“Pulau Bawah lautnya menyimpan kekayaan bawah laut yang keelokannya luar biasa. Tak heran kalau orang-orang dari seluruh dunia ramai-ramai datang hanya untuk snorkeling atau diving di sini,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpor) Kabupaten Kepulauan Anambas, Iwan K. Roni, didampingi  Kabid Promosi Wisata Anambas. Rusdi Senin (5/6).

Dalam pelaksanaan pemungutan suara (vote) tahun ini dilakukan penambahan akses, bila sebelumnya hanya bisa dilakukan melalui web vote secara online saat ini dibuka melalui cara SMS premium berbayar, melalui nomor 99386

Ayo Vote…!!! Tempat Penyelaman Terpopuler…Let s Explore Anambas – Indonesia, The Hidden Paradise, Ketik API (spasi) 5C Kirim ke 99386 (untuk semua operator), begitu bunyi ajakan memilih Pulau Bawah Anambas yang heboh di media sosial bersama Tagar #WonderfulAnambas, #WonderfulKepri, #WonderfulIndonesia, #PesonaAnambas, #PesonaKepri, #pesonaindonesia, #indtravel, #Anambas, #anambasislands, #ayojalanjalan, #anugerahpesonaindonesia, #anugerahpesonaindonesia2016, #anugerahpesonaindonesia2017, #Pulau Bawah, Kab Kep Anambas.

API 2017 sendiri merupakan kerjasama dari Kementerian Pariwisata RI  dengan laman www.ayojalanjalan.com, mengajak masyarakat untuk aktif memilih nominator destinasi terbaik Indonesia. Tahun ini ada 15 kategori dibandingkan tahun lalu yang hanya 10 kategori.

“API merupakan rangkaian kegiatan dalam upaya membangkitkan apresiasi masyarakat terhadap Pariwisata Indonesia. Penyelenggaraan API juga bertujuan untuk mendorong peran serta berbagai pihak terutama Pemerintah Daerah untuk lebih berupaya dalam mempromosikan pariwisata di daerahnya masing-masing,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara (Deputi BP3N) Kemenpar, Esthy Reko Astuti.

Esthy menambahkan, API 2017 ini menambah fasilitas akses untuk memudahkan masyarakat melakukan vote, memberikan kesempatan luas kepada seluruh Pemda mulai dari Pemprov, Pemkot, Pemkab untuk menyampaikan usulan nominasi yang akan disertakan dalam ajang tersebut.

“Pilihan publik melalui online  ini setiap satu email hanya berlaku satu voting. Jadi kalau sudah memasukkan email, lantas kembali memasukan email untuk voting selanjutnya, jelas akan ditolak secara otomatis oleh aplikasi itu,” ujar wanita berkerudung ini

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menghargai peran swasta yang membuat award untuk destinasi wisata terbaik versi publik, melalui media online. “Silakan saja. Semakin banyak melibatkan publik, dalam membuat penilaian destinasi, maka akan memacu destinasi untuk menjaga dan membangun reputasinya menjadi yang terbaik,” kata Arief Yahya.

API 2017 dimulai dengan pemungutan suara (voting) yang berlangsung dari bulan Juni 2017 hingga Oktober 2017. Lalu pemberian penghargaan pada Malam Penghargaan Anugerah Pesona Indonesia 2017, November 2017. Selanjutnya dilakukan evaluasi dalam Post Event dan Persiapan API 2018 pada November 2017–Januari 2018

Pada pelaksanaan  API 2016 tahun lalu berhasil menjaring sebanyak 53.097 voter di antaranya berasal dari mancanegara sebanyak 4.331 voters atau 8 persen. Para voter memilih spot wisata di Tanah Air yang terbagi dalam 10 kategori yang ada.(*)

Hanatour International Travel Show, Ajang Goda Wisman Korsel

0

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengikuti pameran Hanatour International Travel show (HITS) 2017 di Korea International Exhibition Center (KINTEX), Goyang, Korea Selatan, 8-11 Juni 2017 mendatang.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Gde Pitana yang didampingi Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pasar Asia Pasifik Vinsensius Jemadu, menjelaskan, Korea Selatan merupakan salah satu pasar utama dalam peningkatan jumlah kunjungan wisatawan
mancanegara ke Indonesia.

“Promosi pariwisata Indonesia ke Korea Selatan perlu ditingkatkan secara berkelanjutan, sehingga dapat mendukung target kunjungan wisman di tahun 2017. Data saat ini jumlah wisman Korsel pada tahun 2015 adalah 338.671 orang. Sedangkan target tahun 2016 yakni 400 ribu orang (wisman Korsel) atau naik 18 persen. Tahun ini, Kementerian Pariwisata telah menargetkan sebesar 514.000 wisatawan asal Korea Selatan,” ujar Pitana yang diamini Vinsensius Jemadu, di Jakarta, Senin (5/6).

Pitana memastikan “Wonderful Indonesia” akan all out di bursa pariwisata terbesar di Korea Selatan itu. Alasannya jelas! Selain event terbesar di Korsel, pameran ini juga akan diikuti lebih dari 50 negara. Ditambah lagi, pamerean ini tak pernah sepi. Setiap tahunnya HITS selalu dikunjungi puluhan ribu pengunjung selama pameran.

“HITS merupakan pameran terbesar di Korea selatan yang mempertemukan buyer’s dan seller’s dengan sistem Business to Business (B to B) dan Business to Consumer (B to C). Di 2016, penyelenggaraan pameran HITS telah mendatangkan lebih dari 95.000 pengunjung dalam 4 hari. Total partisipannya 1.019 booths dari 760 perusahaan/Tourism board yang berasal lebih dari 50 negara,” timpal VJ.

Lantas rayuan apa yang dibawa Wonderful Indonesia untuk memikat hati wisatawan Korsel? VJ memaparkan, pihaknya akan mengandeng 9 industri pariwisata yang akan mempromosikan dan menjual berbagai macam destinasi dan produk andalan pariwisata Indonesia.

“Untuk menarik pengunjung pameran ke pavilion Indonesia, akan ditampikan makanan tradisional, dan kopi nusantara yang sudah terkenal di berbagai penjuru dunia. Selain itu, kami juga akan membawa tim Wonderful Indonesia dengan kostum carnaval kelas dunia rancangan desainer Indonesia selama pameran berlangsung,” kata VJ.

Pesan Menpar Arief Yahya hanya satu. Saat tampil di Korea, pastikan “Wonderful Indonesia” tampil excellent di HITS 2017.

“HITS itu event besar. Ada puluhan ribu pengunjung ditambah media value yang sangat besar. Industri-industri besar pariwisata dari semua negara selalu hadir dengan kreativitas tinggi, dari desain booth, desain interior, sampai materi kesenian yang digunakan untuk menarik pengunjung. Jadi Wonderful Indonesia harus tampil excellent di sana,” kata Arief Yahya. (*)