Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 13285

Berburu Kue Bingke Berendam di Jalan Sumatera

0
Sejumlah pembeli memilih menu berbuka puasa di jalan Sumatera Tanjungpinang, Minggu (28/5). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Sejumlah pembeli berburu aneka menu buka puasa dan jajanan khas Ramadan di sejumlah tempat seperti di jalan DI Panjaitan, jalan Sumatera, jalan Tugu Pahlawan dan jalan Bintan Tanjungpinang, Minggu (28/5). Lokasi tersebut menjadi lokasi favorit warga berburu kebutuhan berbuka puasa pada sore hari jelang berbuka.

Di lokasi tersebut, sejumlah pedagang berjejeran menjajakan makanan dan minuman khas buka puasa. Pembeli pun harus rela berdesak-desakan saat mengunjungi satu per satu lapak-lapak pedagang dan mengantri untuk membeli. “Nikmatnya ya ngantri begini belinya,” ujar Jenny, salah seorang pembeli.

Jenis makanan yang tersedia bervariasi, yang utamanya adalah aneka kolak, bubur, beragam kue, macam-macam gorengan, dan berbagai jenis minuman. “Pembeli tinggal memilih kue dan makanan khas favorit,” katanya.

Harga makanan dan minuman yang ditawarkan pun relatif terjangkau dan murah. “Semua kue serba seribu, pembeli bebas memilih jajanan yang tersedia,” ujar Titin, salah satu pedagang kue di jalan Sumatera

Uniknya setiap bulan Ramadan beberapa jajanan yang jarang ditemui dalam kehidupan sehari-hari, muncul, misalnya serabi, kue jongkong, kue bingke berendam dan kolak dengan berbagai pilihan, bubur yang berisi berbagai jenis kacang dan lemang. “Tersedia juga kue yang jarang kita temui yaitu kue bingke berendam dan serabi,” katanya.

Banyaknya pembeli yang ingin belanja makanan dan minuman untuk berbuka, membuat arus lalu lintas di Jalan Tugu Pahlawan sampai Jalan Sumatera menjadi macet. Karena, sebagian besar pembeli memarkir kendaraannya, baik roda dua maupun roda empat, di pinggir jalan. Hal serupa juga terjadi di jalan DI Panjaitan Batu 9. (odi)

WN Malaysia Kedapatan Memiliki 93,95 Gram Sabu

0

batampos.co.id – MN, 41, warga negara Malaysia, pemilik 93,95 gram narkoba jenis sabu diamankan jajaran Satnarkoba Polres Tanjungpinang, di salah satu penginapan di Jalan DI Panjaitan, beberapa hari yang lalu. Selain sabu, petugas juga menemukan barang bukti lainya dari tangan tersangka.

Informasi yang dihimpun, sebelum ditangkap petugas. WN Malaysia tersebut masuk ke Tanjungpinang via Batam. Penangkapan sendiri dilakukan petugas berdasarkan informasi dari masyarakat yang memberitahu bahwa akan adanya transaksi narkoba.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro, membenarkan pihaknya melakukan penangkapan terhadap WN Malaysia. Tersangka diamankan pihaknya saat berada di lobi penginapan yang terletak di Kilometer Delapan tersebut.

“Dia (tersangka) dari Malaysia ke Batam. Kemudian dari Batam menunju Tanjungpinang dengan menggunakan kapal Roro. Rencananya hendak bertransaksi disini (Tanjungpinang), tapi keburu kami tangkap,” ujar Joko, kemarin.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang, AKP Moh Saiz, menambahkan ditangkapnya WN Malaysia tersebut setelah pihaknya melakukan penyelidikan berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat.

“Melihat seseorang yang ciri-cirinya sesuai dengan informasi yang kami terima. Langsung kami lakukan penangkapan,” ujar Saiz.

Dikatakan Zais, saat dilakukan penggeledahan di badan pelaku. Pihaknya tidak menemukan narkoba yang dimaksud. Bahkan, yang bersangkutan juga tidak mengakui akan melakukan transaksi narkoba. Namun, pihaknya saat itu tak kehabisan akal dan meminta tersangka untuk buang air besar.

“Saat dia (tersangka) buang air besar itulah, didapati lima paket sabu yang dibalut dengan lakban hitam,” kata Zais.

Selain narkoba, sambung Zais, pihaknya juga mengamankan barang bukti lainnya yakni Paspor, tiket kapal, tiket bus dari Batu Pahat Malaysia dengan nomor 0055789, dua unit handpone, satu lembar pas pelabuhan Telaga Punggur Batam.

“Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2) junto pasal 112 ayat (2) undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Saat ini yang bersangkutan masih kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut atas perbuatannya tersebut,” pungkas Zais.(ias)

Masjid Nur Ilahi Jadi Tempat Bermain dan Berwisata Religi

0
Sejumlah warga sedang bersantai di seputaran Mesjid Nur Ilahi, F Osias De/batampos.

batampos.co.id – Jalan ke Pulau Dompak, tidak lengkap rasanya jika tidak mengunjungi Masjid Raya Nur Ilahi, yang berada di Istana Kota Piring. Letaknya yang berada dekat Pusat Pemerintahan Provinsi Kepri, menjadikannya sebagai tempat berwisata religi dan bersantai disetiap akhir pekan bersama keluarga.

Menjelang sore hari, kawasan Masjid Nur Ilahi, ramai dikunjungi masyarakat lokal. Ada yang membawa keluarga untuk melihat pemandangan, ada yang untuk bersantai dan ada juga yang datang kesana untuk bersantai sambil menunggu waktu untuk beribadah.

Berkunjung ke seputaran Masjid Nur Ilahi, masyarakat juga bisa melihat Sunset, perkampungan penduduk dan juga lalu lalang kendaraan yang melintas di jembatan I Dompak yang menghubungkan Kota Tanjungpinang dengan pusat Pemerintahan Provinsi Kepri.

Biasanya disetiap akhir pekan, banyak pedagang yang memanfaatkan kawasan Masjid Nur Ilahi untuk mencari nafkah. Namun, berhubung masuknya bulan Ramadan. Mereka tidak menjajakan jualannya karena menghormati umat muslim yang sedang berpuasa.

Elva Delima, 28, salah seorang warga yang ditemui di kawasan mesjid Nur Ilahi, mengatakan ia selalu menghabiskan waktu akhir pekan bersama keluarganya disana. Karena selain bisa melihat keindahan alam Kota Tanjungpinang, disitu tempatnya teduh karena banyaknya pepohonan rindang.

“Tempatnya juga bersih, anak saya juga suka bermain disini. Makanya kami selalu kesini,” ujar Elva.

Dikatakan Elva, selain menemani buah hatinya bermain disana. Ia juga bisa melaksanakan ibadah Salat di Masjid tersebut jika sudah memasuki waktunya beribadah.

“Berkunjung kesini kan gratis. Selain bisa bersantai, bisa juga beribadah. Selain itu, disini juga kalau tidak bulan puasa gampang untuk membeli jajanan. Karena biasanya pedagang ramai berjualan disini,” kata Elva.

Menurut Elva, meski bisa menjadi tempat menghabiskan waktu bersama keluarga. Namun, terdapat kekurangan seperti fasilitas bermain untuk anak.

“Kalau boleh, ditambah fasilitas bermain untuk anak,” ucap Elva sembari tertawa.

Sementara itu, warga lainnya, Ella, menuturkan ia juga sering menghabiskan waktu ke Mesjid Nur Ilahi tersebut. Berkunjungnya ia kesitu untuk menghabiskan waktu luang bersama temannya.

“Kalau mau Salat tinggal masuk mesjid. Kan bisa juga melihat Sunset dan menghilangkan kejenuhan dari rutinitas sehari-hari,” ucapnya.(ias)

 

30 Pencari Suaka Dipindahkan ke Batam

0

batampos.co.id – Sebanyak 30 orang pencari suaka di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pusat Tanjungpinang akan dipindahkan ke Karantina Imigrasi Batam. Pemindahan sendiri dilakukan buntut dari unjuk rasa yang dilakukan para imigran di dalam penampungan.

Kepala Bidang (Kabid) penempatan, pemulangan dan deportasi Rudenim Tanjungpinang, Irwanto Suhaili, mengatakan pemindahan para pencari suaka akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Pemindahan berdasarkan hasil pertemuan antara petugas Rudenim Tanjungpinang dengan perwakilan Deteni, serta Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM).

“Tahap pertama 30 orang akan dipindahkan ke Batam. Sekarang ini pihak IOM sedang mengusahakan tempat-tempat pemindahan,” ujar Irwanto, Minggu (28/5).

Dikatakan Irwanto, selama ini para pencari suaka tidak sabar menunggu proses pemindahan sehingga menggelar aksi demo. Padahal, saat ini pencari suaka di Indonesia sudah banyak sehingga Rudenim di kota lain telah penuh. Namun, para pencari suaka di Tanjungpinang tetap memaksa agar dipindahkan.

“Mereka (pencari suaka) ini tidak tahu kalau sekarang jumlah imigran di Indonesia sudah 14 ribu jiwa. Sementara mereka di sini masih ngotot minta dipindahkan,” kata Irwanto.

Menurut Irwanto, para pencari suaka di Tanjungpinang merasa jika dipindahkan ke tempat lain akan memuluskan langkah mereka ke negara ketiga. Padahal, negara tujuan saat ini menolak kedatangan mereka.

“Mungkin anggapan mereka dari Rudenim lain akan mudah bisa menuju negara tujuanya,” pungkasnya.(ias)

Bertabur Beasiswa di STTI Tanjungpinang

0
Mahasiswa STTI Tanjungpinang  mempromosikan kampusnya beberapa waktu lalu. STTI memberikan banyak beasiswa bagi pelajar berprestasi. F. STTI Tanjungpinang untuk Batam Pos

batampos.co.id – Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia (STTI) Tanjungpinang di jalan Brigjen katamso no 92 Batu 2,5 ini memberikan beasiswa bagi lulusan SMA sederajat yang ingin melanjutkan pendidikannya di STTI Tanjungpinang.

Pendidikan Strata Satu (S1) ini memiliki tiga program studi (prodi) unggulan yakni Teknik Informatika, Sistem Informasi, dan Komputer Akutansi yang kesemuanya sudah terakreditasi B ini siap menerima siswa teladan dengan raihan beasiswa.

“Syaratnya melampirkan nilai UN (Ujian Nasional) tertinggi, nilai try out tertinggi, dan yang memiliki rangking satu sampai sepuluh di sekolahnya,” ujar

Ardianto Wibowo, Kasubag Humas dan marketing STTI Tanjungpinang, Minggu (28/5). Dikatakan Ardianto, STTI Tanjungpinang juga memberikan beasiswa bagi pelajar yang memiliki prestasi non akademik di bidang olahraga. Baik prestasi ditingkat kota, pronvinsi maupun nasional.

“STTI Tanjungpinang memberikan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi, baik dibidang akademik maupun non akademik. Khusus bagi siswa di Tanjungpinang dan Bintan. Ada sekitar 30 sekolah yang sudah kami survei,” ungkapnya.

Ardianto menambahkan, khusus bagi lulusan tahun ajaran 2019 mendatang, STTI akan memberikan beasiswa full sampai selesai kuliah dengan syarat indeks prestasi kumulatif (IPK) tidak boleh kurang dari 3,00 selama kuliah.

“Untuk kelulusan tahun 2019 nanti, kami (STTI, red) akan memberikn beasiswa sampai selesai, dengan syarat IPK-nya harus bagus. Kalau turun (IPK, red) akan gugur dengan sendirinya. Makanya harus dipertahankan,” pungkasnya. (cca)

Lis dan Syahrul Akan Berpisah

0
Syahrul dan Lis. F. Tanjungpinangpos.

batampos.co.id – Walikota Tanjungpinang, Lis Darmasnyah dan Wakilnya, Syahrul akan berpisah ketika melaksanakan Safari Ramadan ke masjid dan surau se Kota Tanjungpinang. Pelaksanaannya, mulai dari 31 Mei sampai 21 Juni mendatang.

Bedasarkan jadwal Safarai Ramadan, Lis dan Syahrul akan mengunjungi 16 rumah ibadah yang tersebar di empat kecamatan. Dari keseluruhan kunjungan itu, kedua pemimpin dijadwalkan berbuka puasa dan tarawih bersama di empat rumah ibadah.

Humas Pemko Tanjungpinang, Boby Wira Satria mengatakan Lis dan Syahrul akan mengunjungi seluruh rumah ibadah secara terpisah. Itu dilakukan agar seluruh rumah ibadah dapat terkunjungi semua di bulan suci ramadan kali ini.

“Kedua pemimpin berbagi tugas untuk mengunjungi seluruh rumah ibadah. Mereka lakukan itu secara terpisah,” ujar Boby ketika dikonfirmasi, Minggu (28/5).

Namun, kata Boby jadwal safari yang diterbitkan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) itu menetapkan ada empat lokasi yang pertemukan kedua pemimpin bersama-sama. Mulai dari berbuka puasa bersama sampai tarawih bersama.

Dari jadwalnya, lanjut Boby safari bersama itu dilakukan pada 31 Mei di Masjid Nurul Iman, 9 Juni di Masjid Al Mujahid, 16 Juni di Masjid Jannatul Ala dan 21 Juni di Masjid Nurul Islam.

“Selebihnya Pak Lis dan Pak Syahrul berpisah. Tapi akan ditemani masing-masing OPD,” ungkapnya. (ary)

Puasa, Lokalisasi Sintai Tetap Buka, Tapi….

0


batampos.co.id – Selama bulan puasa, lokalisasi Sintai di Batuaji tetap beroperasi. Tapi, jam operasionalnya dibatasi sesuai dengan surat edaran Wali Kota Batanm, HM Rudi.

Jam operasi itu dibatasi oleh pengurus rehabilitasi sosial non panti yakni buka setelah habis tarawih dan tutup sektar pukul 02.00 dinihari.

“Bukanya pun tak bisa sampai pagi lagi. Selama puasa kami hanya buka sampai jam dua saja,” kata Ketua pengurus pusat rehabilitasi sosial non panti Teluk Pandan, Sintai Ace Jamaluddin, Minggu (28/4/2017) siang.

Ini bertujuan untuk memberikan waktu kepada pekerja untuk istirahat ataupun mempersiapkan makanan untuk sahur.”Karena mereka (pekerja) juga puasa,” kata Ace.

Selain membatasi jadwal operasional, selama puasa ini lokalisasi tersebut juga tutup total selama sembilan hari. Penutupan itu dilakukan pada tiga hari awal puasa, tiga hari pertengahan puasa dan tiga hari di akhir puasa. “Itu juga sesuai edaran dari Pemko Batam. Kita juga harus memberikan waktu kepada warga di sini untuk menjalankan ibadah puasa dengan khusuk tentunya,” tutur Ace.

Sampai hari kedua pelaksaan ibadah puasa, kemarin, kata Ace sebagian besar warga binaan atau pekerja di lokalisasi tersebut tetap menjalankan ibadah puasa.

“Dua hari ini lancar-lancar saja. Kalau siang mereka tidur di dalam kamar masing-masing. Nanti agak sore baru ke Masjid mereka,” ujar Ace.

Saat ini lokalisasi Teluk Pandan, Sintai terdapat 224 wanita PSK. Mereka tersebar di 26 bar yang ada di dalam lokalisasi tersebut. (eja)

Selama Ramadan Jam Operasi THM Dikurangi

0

 

Satpol PP Kabupaten Bintan sedang menertibkan PSK yang berdomisili di Bukit Indah, Batu 24, Kecamatan Toapaya, beberapa waktu lalu. Foto: Harry/Batampos

batampos.co.id – Bupati Bintan, Apri Sujadi akan berlakukan sistem buka tutup terhadap Tempat Hiburan Malam (THM), seperti lokalisasi Kilometer 24 di KecamatanToapaya.

“Ini kami lakukan untuk menghormati umat muslim menjalankan ibadah puasa. Untuk itu sistem buka tutup kita berlakukan dengan mengurangi jam operasinya tidak boleh lebih dari pukul 01.00WIB,” jelas Apri, belum lama ini

Tak hanya THM, ini juga berlaku untuk jam operasi warnet, dimana jam operasinya juga akan dikurangi dan dilarang keras untuk tutup terlalu malam.

“Warnet tidak ada yang boleh tutup diatas jam 00.00 WIB. Ini akan dikawal langsung tim Satpol PP,” ucapnya.

Sedangkan untuk usaha pijat plus-plus lanjutnya dilarang keras beroperasi Selama bulan Ramadan, hingga lebaran nanti.

Sementara itu, untuk pijat tunanetra dan refleksi diperbolehkan beroperasi dibulan Ramadan.

“Penindakan ini akan dipimpin langsung oleh Satpol PP. Jika membandel untuk buka, tentu akan langsung ditindak,” imbuhnya. (cr20)

Setiap Tahun Anggaran Kelola Sampah Naik, Ketua DPRD Bilang Itu Memberatkan APBD, Solusinya…

0

batampos.co.id – Setelah menimbang beberapa opsi untuk menekan biaya pengelolaan sampah, Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto, meminta agar biaya pengelolaan sampah di tahun 2018 bisa diminimalisir.

“Hampir setiap tahun biaya pengelolaan sampah mengalami kenaikan. Tahun 2017 ini saja, dianggarkan sebesar Rp 97 miliar. Nilai ini cukup besar dan memberatkan APBD kita,” kata Nuryanto, kemarin.

Ia berharap Pemko Batam bisa memaksimalkan segala penawaran yang masuk untuk pengelolaan sampah. Seperti halnya tawaran kerjasama pengolahan sampah oleh perusahaan asal Korea Selatan, Dae Cheong.

“Ada beberapa investor yang ingin berinvestasi tanpa tipping fee. Ini bisa dimaksimalkan,” ujarnya.

Ia menilai, untuk mengetahui penawaran ini, Pemko wajib melihat terlebih dulu teknologi yang akan dijalankan. Kemudian, jika sudah pas, Pemko juga wajib melihat dan menimbang dari sisi pembiayaan.

“Kalau teknologi terbaru dan biaya efisien dan tidak memberatkan APBD, kenapa tidak,” ungkapnya.

Nuryanto menambahkan, selain Dae Cheong, saat ini ada enam investor yang sedang dalam proses pengajuan kerjasama pengolahan sampah dengan Pemko Batam. Investor ini berasal dari Asia, tepatnya Korea, Jepang dan Malaysia.

“Untuk progresnya, kami lagi cek kesiapan investor ini,” ujar Nuryanto.

Anggota Komisi III DPRD Batam, Jeffry Simanjuntak, saat ini Batam belum memiliki Peraturan Daerah (Perda) tentang tipping fee kerjasama dalam pengolahan sampah. Meski begitu, ia mengaku mengapresiasi langkah Pemko Batam yang menghindari tipping fee dan lebih mengutamakan kerja sama.

Saat iini, pengelolaan sampah di Batam untuk perumahan ke tempat pembuangan sementara, diserahkan ke setiap kecamatan. Kemudian, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam bertanggungjawab mengatur dan mengolah sampah dari tempat pembuangan sementara ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Punggur.

Menurut dia, anggaran Rp97 miliar itu dibagi di masing-masing kecamatan.

“Total di kecamatan Rp19 miliar sedangkan di DLH anggarannya Rp78,76 miliar,” terang Jefri. (rng)

Kapolres : Pengawasan Administrasi Kendaraan Masih Lemah

0

batampos.co.id – Kapolres Bintan, AKBP Guntur Febrianto Sunoto, menilai pengawasan administrasi kendaraan di Kabupaten Bintan, saat ini masih terbilang lemah.

Hal ini menyusul dengan adanya fakta yang ditemukan terkait dengan kecelakaan bus sekolah yang terjadi, Kamis (18/5) lalu.

Dimana kendaraan transportasi masal yang digunakan untuk menjemput dan mengantar pelajar di Kabupaten Bintan, tersebut kondisi KIR-nya dalam keadaan mati.

“Ini adalah bukti bagaimana pengawasan administrasi kendaraan disini (Bintan, red) sangat lemah. Sehingga perlu adanya pembenahan. Dan kami akan tindaklanjuti itu,” jelas Guntur, Rabu (24/5)

Untuk itu, lanjut Guntur pihaknya akan berkoordinasi dengan Dishub Bintan, agar segera bersama-sama melakukan pengecekan ulang, terhadap kelayakan dari seluruh bus yang ada.

Termasuk melakukan pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan, serta surat kelayakan yang digunakan sopir untuk membawa kendaraan tersebut.

“Secepatnya kami akan turun bersama untuk menertibkan ini semua. Sehingga dapat dipastikan jaminan keselamatan pelajar akan terjaga dengan baik. Dan kejadian yang sama tidak akan terulang lagi,” tegasnya.

Sementara itu, lanjut Guntur, terkait perkembangan terhadap kasus kecelakaan yang mengakibatkan 31 pelajar menjadi korban tersebut, masih dalam tahap penanganan tim Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bintan.

Dimana tim ini masih melakukan pengumpulan bukti dilapangan serta memeriksa keterangan dari para saksi yang melihat langsung kejadian tersebut.

“Ini masih akan terus kami dalami. Hasil yang didapat nantinya juga akan digabungkan dengan hasil olah TKP yang dilakukan Dirlantas Polda Kepri, menggunakan kecanggihan teknologi Traffic Analisis Accident. Sehingga dapat langsung diketahui kronologis kejadiannya seperti apa. Kita tunggu saja hasilnya nanti,” imbuhnya. (cr20)