Sabtu, 25 April 2026
Beranda blog Halaman 13288

Culik Anak Orang untuk Kelabui Suami

0

Hamdalah, Penculik Bayi saat Ibunya Mandi Itu Akhirnya Diciduk

30 Juni 2017 03:45 WIB

Hamdalah, Penculik Bayi saat Ibunya Mandi Itu Akhirnya Diciduk - JPNN.COM

batampos.co.id – I, pelaku penculikan terhadap bayi bernama Reynard Risaj, bayi berusia 15 hari dari indekos ibu korban, Riana Uli Artha Tampubolon, 27, di Perumahan Hang Kesturi Batamkota, Selasa (27/6), akhirnya berhasil diringkus.

I diamankan tim gabungan di rumah liar (ruli) di sekitar Rumah Susun (rusun) Kabil, Kamis (29/6) sekitar pukul 18.00 WIB. Setelah dibekuk, I langsung digelandang ke Mapolsek Batamkota untuk dimintai keterangan.

Diketahui, I nekat menculik bayi laki-laki itu untuk mengelabui suaminya. Pasalnya, I sempat hamil dan mengalami keguguran dan tidak berani untuk berterus terang sama suaminya.

“Alasannya sama suaminya itu, anak dia ini masih di rumah sakit dan belum bisa dilihat,” ujar salah seorang sumber kepada Batam Pos.

Namun, karena suaminya mendesak agak bisa bertemu anaknya, I pun mencari anak orang lain agar bisa diperlihatkan kepada suaminya. Ia pun berselancar di jejaring sosial facebook hingga bertemu dengan Riana.

I dibawa oleh Unit Buser ke rumahnya sekitar pukul 20.30 WIB di kawasan rusun Kabil untuk mencari alat bukti yang lain.

Sementara, bayi itu berada di ruangan Unit III Polsek Batamkota bersama ibunya dan ditemani kerabatnya.

Sebelumnya, penyidik sempat mencium aroma kejanggalan dalam kasus ini. Kecurigaan itu muncul dari sikap Riana yang terkesan cuek.

Ibunya terlalu cuek. Padahal anaknya hilang, ini sedang kami dalami,” kata Wakapolresta Barelang, AKBP Mudji Supriadi, Kamis (29/6/2017).

Kejanggalan lainnya, ibu korban dengan pelaku ternyata sudah saling kenal. Bermula dari komunikasi via facebook, lalu chat via whatsapp hingga ‘kopi darat’ pada hari kejadian di kosan korban di Perumahan Hang Kesturi.

“Ibu korban mengakui mengenal korban dari jejaring sosial facebook, tapi saat ditanya nama pelaku, ibu korban mengaku lupa,” ujar Mudji.

Namun Mudji masih enggan berspekulasi apakah kasus ini murni penculikan atau ada hal lain.

“Yang jelas ada yang lapor, kami tindak lanjuti. Benar atau tidaknya, kami masih belum tahu. Tunggulah. Biar polisi bekerja dulu, nanti akan kami sampaikan perkembangannya,” tuturnya.

Mudji juga mengakui ibu korban sudah dimintai keterangan. Namun itu belum cukup sehingga penyidik juga memintai keterangan beberapa orang saksi di tempat kejadian perkara (TKP), termasuk bidan yang membantu persalinan.

Kapolsek Batamkota Kompol Arwin membenarkan pihaknya telah menggali informasi dari Riana seputar perkenalan Riana dengan pelaku.

“Dari keterangannya, dia memang mengenal pelaku dari media sosial facebook dan berlanjut pada pesan WhatsApp,” kata Arwin.

Karena sering berhubungan melalui pesan WahtsApp, pelaku pun kemudian menemui Riana dan korban di kosannya, sekaligus menjalin silaturahmi karena bertepatan dengan hari Raya Idul Fitri.

“Memang ada komunikasi sebelumnya. Ibu korban yang memberikan alamatnya kepada pelaku. Tapi, ketika ditanya nama pelaku, ibunya ini malah mengaku tidak ingat,” tuturnya.

Sesampainya pelaku di kosan Riana, saat itu korban dalam kondisi menangis. Pelaku langsung menggendong korban dan memberikan susu untuk menenangkan korban. Sembari menggendong korban, pelaku pun menyuruh Riana untuk mandi.

“Setelah mandi, ibu korban sudah tidak melihat lagi perempuan yang menggendong anaknya itu. Pelaku membawa kabur korban dengan menggunakan sepeda motor Mio,” tuturnya.

Soal dugaan adanya keterkaitan ibu korban dalam penculikan ini, Arwin belum bisa menyimpulkannya. Pihaknya akan memintai keterangan pelaku yang baru diamankan. (cr1/ska)

Polisi Tangkap Penculik Bayi di Hang Lekir

0
ilustrasi

batampos.co.id – Tim gabungan yang terdiri dari Unit Reskrim dan Sat Reskrim Polresta Barelang berhasil membekuk wanita berinisial I, pelaku penculikan terhadap bayi yang masih berusia 15 hari di Perumahan Hang Lekir.

Dari informasi yang dihimpun Batam Pos, I diamankan tim gabungan di kawasan rusun Kabil, Kamis (29/6) sekitar pukul 18.00 WIB. Setelah dibekuk, I pun digelandang ke Mapolsek Batamkota untuk dimintai keterangan.

Diketahui, I diduga nekat menculik bayi laki-laki itu untuk mengelabui suaminya. Pasalnya, I sempat hamil dan mengalamu keguguran dan tidak berani untuk berterus terang sama suaminya.

“Alasannya sama suaminya itu, anak dia ini masih di rumah sakit dan belum bisa dilihat,” ujar salah seorang sumber kepada Batam Pos.

Namun, karena suaminya mendesak agak bisa bertemu anaknya, I pun mencari anak orang lain agar bisa diperlihatkan kepada suaminya.

I dibawa oleh Unit Buser ke rumahnya sekitar pukul 20.30 WIB di kawasan rusun Kabil untuk mencari alat bukti yang lain.

Sementara, bayi itu berada di ruangan Unit III Polsek Batam Kota bersama ibunya dan ditemani oleh beberapa orang lainnya. (cr1)

Jhoni Ngaku Bisa Dapatkan Emas, Ternyata Palsu

0
foto: choki / batampos

batampos.co.id – Jhoni S, 44,  warga Desa Numbing, Kecamatan Bintan Pesisir, Selasa (27/6) lalu dibekuk polisi.

Jhoni diduga melakukan penipuan. Ada lima korbannya engan total kerugian mencapai Rp 94 juta.

Modus Jhono ialah dengan mengaku menjadi dukun yang bisa mengambil emas batangan secara gaib, namun ternyata emas yang diberikan adalah emas palsu.

Hal ini disampaikan Kapolsek Bintan Timur, AKP Abdul Rahman, melalui Kanit Reskrim Bintan Timur, Ipda Anjar Rahmad Putra dalam ekspose yang digelar di Mapolsek Bintim, Kamis (29/6).

Anjar menjelaskan peristiwa penipuan ini berawal sepekan memasuki hari lebaran lalu, dimana pelaku mendatangi rumah korban dengan dalih mendapat mimpi atau petunjuk gaib ada emas batangan di dalam rumah korban.

“Pelaku (Jhoni, red) juga menjelaskan bahwa emas batangan bisa diangkat  apabila korban memenuhi syarat atau mahar terlebih dahulu,” ujarnya.

Korban yang mendapat penjelasan lanjutnya langsung mempercayai, lantaran tergiur ucapan pelaku yang sangat menyakinkan.

“Korban menuruti persyaratan yang diajukan tersangka dengan membayar mahar terlebih dahulu,” ucapnya.

Setelah mahar disepakati lalu pelaku memastikan kepada korban akan  mengambil atau mengangkat emas batangan tersebut.

“Korban yang telah memberi mahar kepada pelaku seluruhnya korban dari Bintan, diantaranya, Maksim sebesar Rp 45 juta, Mahyunan Rp 4 juta, Joyo Rp 21 juta, Tamrin Rp 7 juta, serta Adi Rp 17 juta,” terangnya.

Kemudian tersangka melakukan ritual di rumah korbannya dengan membawa lembaran kain putih yang mampu memunculkan kepingan emas batangan palsu.

“Mereka (korban, red) sempat percaya itu emas, namun berselang beberapa hari baru korban ini sadar ternyata emas itu palsu dan langsung melaporkannya ke kantor polisi,” ungkapnya.

Atas laporan tersebut lanjutnya tim Satuan Reskrim Polsek Bintim, langsung bergerak cepat mengeledah rumah milik pelaku dan berhasil mengamankan pelaku bersama barang bukti puluhan batang emas palsu tanpa ada perlawanan.

“Demi mempertanggung jawabkan perbuatannya tersangka di jerat pasal 378 dan 372 tentang penipuan dan pengelapan, dengan ancaman hukuman 8 tahun penjara,” tutupnya (cr20)

Toko Smartphone Center Dibobol, Duit Rp 700 Juta Digarong

0

batampos.co.id – Toko Smarphone Center PT Mega Telekom yang berada di Komplek Ruko Nagoya Hill Blok J Nomor 33, dibobol maling, Rabu (28/6) sekira pukuL 01.00 WIB. Uang di senilai ratusan juta di dalam brangkas berhasil dibawa kabur.

“Dari laporan yang kita terima, jumlah kerugian sebesar Rp. 700 juta,” ujar Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Agung Gima, Kamis (29/6/2017 siang.

Dikatakan Agung, sejauh ini jajaran Sat Reskrim Polresta Barelang masih melakukan penyelidikan untuk mengejar pelaku yang diduga lebih dari satu orang. Karena ketatnya pengamanan di Komplek Nagoya Hill, Agung belum bisa pastikan ada keterlibatan orang dalam.

“Akan kita dalami apakah ada yang terlibat dalam kasus pemcurian ini atau tidak,” tuturnya.

Dijelaskan Agung, kronologis ini kejadian ini bermula dari karyawan kantor yang melihat dinding sekat ruangan yang terbuat dari gipsum telah dijebol kawanan maling pada Rabu (28/6/2017) sekitar pukul 07.30 WIB.

“Kemudian saksi memberitahukan kejadian itu kepada korban dan korban melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian,” katanya.

Mendapati laporan tersebut, kemudian Unit Identifikasi Polresta Barelang langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari hasil olah TKP itu, diketahui bahwa kawanan pencuri itu masuk melalui pintu di lantai 4 dengan merusak pintu tralis dan membobol pintu utama.

“Dari atas, pelaku turun ke lantai 2 dan menutup serta menggeser CCTv yang ada di ruangan lantai dua dan merusak dinding sekat ruangan yang terbuat dari gibsum,” katanya.

Agung menambahkan, pelaku diduga merusak dinding gibsum itu dengan menggunakan linggis dan selanjutnya membobol berangkas yang berada di salah satu ruangan di lantai dua dengan menggunakan linggis tersebut.

“Pelaku mengambil uang itu dengan merusak pintu tralis besi, dinding ruangan yang terbuat dari gipsum serta brankas penyimpanan uang,” imbuhnya.

Manager Operasional Nagoya Hill, Aris Fadilah mengatakan bahwa pengamanan di kawasan Nagoya Hill telah dilakukan maksimal. Mulai dari awal masuk hingga pengunjung keluar dari kawasan Nagoya Hill.

“Di kawasan kita, pengamanan sudah dilakukan 24 jam penuh dengan memberlakukan sistem tiga shif. Selain itu, kita juga melengkapi dengan CCTv pengamanan di setiap sudut,” katanya.

Ditambahkan Aris, toko Smarphone Center PT Mega Telekom itu tidak memiliki pengamanan sendiri. Untuk kejadian pembobolan ini, Aris mengatakan bahwa ia mendapatkan informasi pembobolan itu dari sekuriti bank BNI yang berjarak hanya dua ruko dari lokasi.

“Ruko itu sudah milik pribadi, mereka tidak ada pengamanan sendiri. Sekarang sekuriti kita juga lakukan investigasi untuk mencari informasi dan memberikan kepada penegak hukum,” katanya.(cr1)

H+3 Lebaran, Pemudik Asal Hinterland Kembali ke Batam

0
foto: cecep mulyana / batampos

batampos.co.id – Warga Batam yang mudik ke Pulau Jaloh, Juda, Pulau Bakau, Terong, Dusuneo dan pulau terdekat lainnya mulai berdatangan di Pelabuhan Rakyat Sagulung, Rabu (28/6). Heri, penjual tiket mengatakan arus balik pemudik mulai terlihat sejak dua hari setelah Lebaran.

“Yang datang sepertinya pekerja, karena besok (hari ini, red) mereka sudah masuk kerja,” kata Heri kepada Batam Pos.

H+3 Lebaran, pemudik yang kembali di Batam masih beberapa orang saja. Menurut Heri, puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada Jumat dan Sabtu mendatang, sebab libur panjang pegawai akan usai pada Minggu (2/7).

“Hari senin kan sudah masuk kerja, kemungkinan mereka akan balik ke Batam sekitar hari itu,” kata Heri.

Untuk mengangkut penumpang arus balik, pihak Pelabuhan Rakyat Sagulung menyiapkan empat kapal pancung bermuatan 40 orang. Kapal ini akan berkeliling dan mengangkut sejumlah penumpang asal pulau tersebut.

Tak hanya arus balik, warga Batam yang berkunjung ke pulau terdekat  juga masih terlihat di H+3 Lebaran.

“Baru ada waktu untuk ke jenguk saudara di pulau,” kata Wati yang akan berkunjung ke Pulau Buluh.

Ia mengatakan, tak hanya berkunjung, momen libur panjang ini juga ia gunakan untuk berlibur dan mnikmati aneka seafood yang ada di pulau tersebut.

“Kumpul-kumpul sekalian liburan juga,” katanya.

Sementara itu, pantaun Batam Pos, sejumlah kendaraan pribadi dan umum memadati area parkiran pelabuhan. (cr19)

Rasionalisasi APBD Kepri Tembus Rp 140 Miliar

0
batampos.co.id – Tahun Anggaran (TA) 2017 ini, Pemprov Kepri masih belum bisa lepas dari persoalan defisit anggaran. Bahkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Kepri harus melakukan rasionalisasi dari kegiatan fisik sekitar Rp 140 miliar.
Meskipun demikian, Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Pemprov Kepri, Naharuddin mengkalaim pendapatan Pemprov Kepri terjadi peningkatan sekitar Rp 80 miliar.
“Dari hasil rapat TAPD dengan Badan Pengelola Pajak dan Retrebusi Daerah (BP2RD) Kepri, terjadi peningkatan pendapatan sekitar Rp80 miliar,” ujar Naharuddin menjawab pertanyaan Batam Pos belum lama ini.
Menurut Nahar, terjadi rasionalisasi disebabkan adanya penambahan kebutuhan yang harus segera di penuhi. Dijelaskannya, keperluan tersebut sekarang ini tidak masuk dalam susun APBD Kepri 2017. Disebutkannya, kebutuhan tersebut adalah untuk membayar biaya sertifikasi guru yang nilainya mencapai Rp57 miliar. Selain itu ada juga kebutuhan tunjangan jabatan, karena terjadinya promosi jabatan.
“Pos-pos kebutuhan ini belum ada masuk dalam struktur APBD murni 2017,” papar Naharuddin.
Lebih lanjut katanya, selain kebutuhan tersebut ada beberapa hal lainnya yang harus diakomodir. Seperti Detail Engineering Design (DED) untuk kegiatan strategis 2018 nanti. Sedangkan pelaksanaan fisiknya akan dilakukan pada 2018 nanti. Karena ini satu keperluan penting, tentu harus dianggarakan.
“Beberapa hal ini yang akan mengubah komposisi di APBD Perubahan Kepri nanti,” paparnya lagi.
Ditambahkannya, salah satu penyebab besarnya rasionaliasi pada APBD Perubahan nanti dipengaruhi oleh Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) APBD 2016 lalu. Karena terjadi perbedaan perhitungan antara prediksi TAPD Pemprov Kepri dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Karena selisihnya terlalu besar, yakni sekitar Rp100 miliar.
“Konsekuensinya adalah melakukan rasionalisasi terhadap sejumlah kegiatan fisik. Kebijakan ini juga untuk menghindari terjadinya kewajiban dengan pihak ketiga,” tutup Naharuddin.(jpg)

Libur Lebaran, Volume Sampah Naik Hingga 20 Persen

0
Dua orang Satgas kebersihan Kecamatan Bengkong sedang memindahkan sampah dari mobil satgas kebersihan kecamatan ke mobil bin kontainer di TPS Komplek Greentom Bengkong. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pasca perayaan hari raya Idul Fitri 1438 Hijriah, volume sampah yang ada di Kota Batam mengalami peningkatan sebanyak 10 hingga 20 persen bila dibandingkan dengan hari biasanya.

“Meningkat pasti karena aktivitas warga juga meningkat,” kata Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Muhammad Fairuz Batubara, Rabu (28/6).

Setiap harinya sampah yang dihasilkan mencapai 1000 yang dihasilkan oleh aktivitas masyarakat Batam. Meskipun meningkat, hingga saat ini penanganan sampah dilakukan secara maksimal.

“Dari data call center baru ada satu orang yang komplain,” kata dia.

Dia menyebutkan, jenis sampah yang meningkat volumenya adalah sampah plastik, kaleng minuman, kardus, daun ketupat, dan kertas koran.

“Ini merupakan makanan khas yang selalu hadir saat lebaran,” sebutnya.

Fairuz juga tidak menapik ada sebagian warga yang mengeluh karena sampahnya belum diangkat seperti, ada warga yang mengunggah jika sampah mereka tidak diangkut, untuk masalah ini, pria asal Sumatera selatan ini mengaku tetap bekerja sesuai dengan jadwal yang telah disusun.

“Kami tidak bisa bekerja on call, semua harus sesuai dengan jadwal, tapi jika warga merasa pelayanan berbeda dengan hari biasanya yang mengakibatkan
penumpukkan sampah, bearti kami yang salah,” terangnya.

Sementara itu, Camat Sekupang, Muhammad Arman mengatakan untuk sampah selama lebaran terlayani dengan baik. Petugas yang brtugas di kecamatan juga kembali bertugas normal demi memaksimalkan pengangkutan sampah.

“Alhamdulillah hingga saat ini belum ada pengaduan yang parah terkait permasalahan sampah,” kata pria yang akrab disapa Arman ini.

Pantauan Batam Pos di beberapa permukiman warga yang berada di Kecamatan Sekupang tidak penumpukan sampah yang terjadi, pasukan oranye juga terlihat bekerja mengangkut sampah dari sumbernya. Satu armada jenis convector juga berkeliling demi menuntaskan pengangkutan sampah di perumahan.(cr17)

Banyak Warga Berangkat Dibandingkan yang Mudik

0

batampos.co.id– Arus balik pasca Hari Raya Idul Fitri atau lebaran di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang berjalan kondusif, Rabu (28/6). Namun jumlah penumpang lebih banyak yang berangkat ke luar daerah maupun luar negeri dibandingkan kembali ke Tanjungpinang.

Petugas Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang, Syafril mengatakan penumpang yang tiba atau kembali ke kota ini lebih sedikit dibandingkan yang berangkat. Kondisi ini telah terjadi dari hari pertama lebaran (H) sampai hari ketiga lebaran (H+2).

“Mulai hari lebaran sampai sekarang banyak yang berangkat ke luar daerah maupun ke luiar negeri. Sedangkan yang tiba tidak terlalu banyak,” ujar Syafril.

Bedasarkan catatan arus balik di Pelabuhan SBP, kata Syafril mulai hari H jumlah penumpang yang tiba dari luar daerah maupun luar negeri sebanyak 4.184 orang dan jumlah yang berangkat ke luar daerah dan luar negeri sebanyak 3.594.

Berikutnya, H+1 penumpang yang tiba sebanyak 5.237 orang dan berangkat sebanyak 6.917 orang. Kemudian H+2 penumpang yang tiba sebanyak 4.549 orang dan berangkat sebanyak 6.968 orang.

“Dari H sampai H+2 jumlah yang tiba dari luar daerah mapun luar negeri sekitar 13.970 orang. Sedangkan yang berangkat keluar daerah maupun luar negeri sekitar 17.479,” bebernya.

Jumlah arus balik dan berangkat di pelabuhan ini, sambung Syafril akan terus bertambah. Sebab saat ini masih dalam suasana lebaran serta liburan panjang. Diprediksi puncak arus balik akan terjadi pada akhir pekan ini (H+7).

“Jumlah penumpang H+3 belum dapat kita rangkum. Sebab aktivitas keberangkatan dan sebaliknya masih terus berjalan sampai malam,” ungkapnya. (ary)

Penjualan Daging Menurun 40 Persen

0
Pedagang daging sapi dan ayam di Pasar Baru Tanjunguban sedang memotong ayam menjadi bagian paha dan dada untuk disuplai ke Lagoi, Rabu (28/6). F. Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Pada lebaran keempat Rabu (28/6) kemarin harga daging sapi segar terpantau masih mahal dikisaran Rp 170 ribu per kilo, sedangkan harga daging sapi beku normal dikisaran Rp 80-90 ribu per kilo.

“Harga daging sapi segar masih mahal. Sebab itu pedagang di sini tidak menjual. Kemarin beberapa pedagang sempat menjual dua hari sebelum Lebaran, hanya tidak banyak,” ujar pedagang daging sapi dan ayam di Pasar Baru Tanjunguban, Herman, Rabu (28/6).

Menurut Herman, banyak pedagang tidak mau menjual daging sapi segar karena permintaan daging sapi segar dari masyarakat dan rumah makan di Tanjunguban tidak banyak. “Potong satu ekor sapi saja modalnya sudah besar, apalagi jika sampai tak habis terjual,” menurut warga Tanjunguban itu.

Jelang Lebaran lalu, masih menurut Herman, permintaan daging sapi juga menurun sekitar 40 persen jika dibandingkan dari tahun lalu. “Tidak tahu apa sebabnya, padahal tahun lalu daging banyak dibeli,” katanya.

Sementara itu, pedagang sayuran, Nunung mengatakan, pada Hari Raya keempat, harga sayuran masih tinggi. Seperti sayur bayam masih dikisaran Rp 12 ribu dari sebelumnya Rp 6 ribu per kilo. Kankung 10 ribu dari Rp 5 ribu per kilo, sawi Rp 13 ribu dari Rp 8 ribu. “Cabai merah dan rawit masih normal, Rp 33 ribu dan Rp 36 ribu per kilo,” sebut dia.

Lebih jauh, katanya, harga kacang panjang juga masih dikisaran Rp 18 rib per kilo. “Belum ada harga sayuran yang turun,” katanya. (cr21)

34.144 Pemudik Tinggalkan Batam melalui Pelabuhan Domestik Sekupang

0
Calon penumpang kapal Ferry. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Sebanyak 34.144 pemudik tercatat meninggalkan Batam melalui Pelabuhan Domestik Sekupang sejak 17-24 Juni 2017. Pemudik tujuan antar pulau ini diperkirakan akan kembali ke Batam pada Sabtu dan Minggu ini seiring berakhirnya libur lebaran.

Kepala Kantor Pelabuhan Batam, Bambang Gunawan mengatakan berbagai persiapan sudah disiapkan untuk menghadapi arus balik nanti. Selain personil, pihaknya juga memastikan jadwal kapal sesuai dengan yang telah dibuat sebelumnya.

“Kita berharap tidak ada keterlambatan, dan sesuai jadwal,” kata Bambang saat meninjau PDS, Rabu (28/6).Selama memantau arus mudik dan arus balik kemarin, Rabu (28/6), Bambang  menuturkan ada beberapa hal yang menjadi perhatian Kanpel diantaranya kondisi kapal yang layak untuk berlayar, terutama arus balik nanti.

Selain itu, cuaca juga menjadi salah satu yang harus diperhatikan, melihat kondisi di Batam yang tidak bisa diprediksi.

“Batam bentar- bentar hujan, bentar panas, ini yang kita koordinasikan juga dengan BMKG,” ujarnya.

Bambang memperkirakan puncak arus balik akan terjadi mulai dari Sabtu-Minggu ini. Saat ini sebagian pemudik juga telah kembali ke Batam. “Hari ini mungkin sekitar tiga ribu yang akan datang ke Batam, masih setengahnya dari yang berangkat kemarin yang mencapai enam ribu pemudik,” sebutnya.

Dia menambahkan pihaknya memastikan keselamatan penumpang saat turun dari kapal. Syahbandar memiliki tanggung jawab keselamatan saat penumpang berangkat hingga turun kapal.

Sementara itu, untuk pengaturan kendaraan yang ada di lingkungan PDS untuk arus balik nanti, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) PDS, Deni Setiawan mengatakan persiapan arus balik memang belum terlalu signifikan. Beberapa angkutan yang berada di PDS juga masih sama dengan yang sebelumnya.

“Pembatasan jumlah armada taxi masih, hal ini dilakukan agar parkiran tidak crowded sehingga terjadi kemacetan,” sebutnya.

Sementara itu, pantauan Batam Pos di lapangan tenda- tenda untuk penumpang masih terpasang dengan baik, termasuk di gedung baru, meskipun tidak terlalu ramai, beberapa penumpang terlihat menunggu waktu keberangkatan.(cr17)