Sabtu, 9 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13311

AccorHotels – Kemenpar Kembali Jalin Kerjasama

0

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Accor Hotels Indonesia menjalin kerjasama. Tahun lalu kerjasama serupa pun dilakukan.

Keduanya, sama-sama ingin memajukan pariwisata di Indonesia, agar #PariwisataJuara minimal di level regional.

Penandatanganan tersebut akan dilakukan Sekretaris Kementerian Pariwisata, Ukus Kuswara dan Chief Operating Officer AccorHotels untuk Indonesia, Malaysia dan Singapura, Garth Simmons di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kantor Kemenpar, Jakarta, Jumat (14/7). Agenda ini, juga akan  disaksikan Menteri Pariwisata Arief Yahya.

“AccorHotels mendukung dan bekerja bersama Pemerintah untuk meningkatkan pengembangan pariwisata Indonesia. Dengan keunggulan alam, budaya serta keramahtamahan masyarakatnya, serta didukung strategi dan promosi yang tepat, diyakini pariwisata Indonesia akan mampu bersaing dalam kancah internasional, seperti Bali yang baru-baru ini terpilih menjadi destinasi terbaik di dunia tahun 2017 oleh TripAdvisor.” kata Chief Operating Officer AccorHotels untuk Indonesia, Malaysia, dan Singapura, Garth Simmons.

Bagi Kemenpar sendiri, Addendum MoU ini terkait kerjasama yang telah tertuang dalam perjanjian yang disepakati pada tanggal 15 Oktober 2015 lalu.

“Kolaborasi selama ini berjalan sangat baik, jadi kita lanjutkan. MoU kali ini berlaku sampai 3 tahun ke depan,” ujar Menteri Arief Yahya

Dalam MoU kali ini, AccorHotels yang merupakan perusahaan pengelola dan pemilik hotel dan inovator digital dan gaya hidup di bidang perhotelan akan mempromosikan branding Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia dalam situs resmi tiap-tiap hotelnya. Tertera pula, informasi destinasi di Nusantara. Efeknya diyakini bakal dahyat lantaran Accor punya lebih dari 4100 hotel dan hunian yang tersebar di 95 negara.

“Branding pariwisata Indonesia Wonderful Indonesia semakin populer dan saat ini menduduki posisi ke-47 dunia. Tahun sebelumnya di peringkat 100-an. Dengan semakin naiknya peringkat branding itu, kita  mulai fokus kepada promosi destinasi pariwisata dan penjualan paket wisata yang disinergikan dengan pihak industri secara terpadu dan berkesinambungan, seperti dilakukan dengan AccorHotels,” lanjutnya.

Selain itu, AccorHotels yang mengoperasikan 20 merek hotel dan perusahaan penunjang untuk memberikan kenyamanan dan pengalaman berbeda bagi para tamu dan memiliki lebih dari 250.000 tenaga kerja di seluruh dunia, ini akan membantu pihak Kemenpar dengan menyiapkan 1500 (seribu lima ratus) kamar dalam rangka mendukung kegiatan promosi pariwisata Indonesia di dalam dan luar negeri.

“Program-program kemitraan yang dijalankan dengan AccorHotels sebelumnya telah memberikan dampak positif. Dan kami antusias melanjutkan kolaborasi ini untuk meningkatkan kunjungan wisman dari pasar-pasar internasional yang merupakan kekuatan jaringan AccorHotels,”  papar Menpar.

Ini juga dinilai sejalan dengan program pengembangan 10 destinasi pariwisata prioritas dan peluncuran 10 destinasi pariwisata dengan branding baru.

“Kehadiran AccorHotels di hampir semua fokus destinasi tersebut dengan produk dan pelayanan profesional memperkuat posisi dan daya saing pariwisata Indonesia di pasar internasional.” Ungkapnya.

Accor Hotels Indonesia juga akan menyediakan 1.000 fam room per tahun yang dapat digunakan untuk keperluan promosi Indonesia. Arief Yahya mencontohkan utusan dari Kemenpar yang sedang menjalankan program ke daerah, utusan dari Dinas pariwista, blogger, dan media yang ingin meliput wisata Indonesia dapat menggunakan fam room ini.

“Jadi bisa dipakai untuk program menpar, dispar, bloger juga bisa, bahkan media juga,” kata Arief.

Bagi Arief, kerjasama dengan pihak AccorHotels sangat potensial di sektor perhotelan. Perhotelan merupakan salah satu faslitias dalam pariwisata yang mana menjadi tempat turis untuk bermalam.

Menpar Arief Yahya mengatakan, kemitraan strategis dengan para pemangku kepentingan (stakeholder)  pariwisata,  termasuk dengan para pelaku bisnis pariwisata di bidang perhotelan seperti AccorHotels,  harus terus ditingkatkan dalam rangka meningkatkan kinerja pariwisata serta pencapaian target kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara dan 275 juta pergerakan wisnus pada tahun 2019.

“Kita sebenarnya terbuka untuk grup-grup hotel lain, tapi Accor ini yang paling semangat. Target mereka juga akan mendirikan 200 hotel sampai 2020 nanti di Indonesia,” pungkasnya

AccorHotels saat ini mengoperasikan 20 merek hotel dan perusahaan penunjang untuk memberikan kenyamanan dan pengalaman berbeda bagi para tamu.  Saat ini AccorHotels memiliki lebih dari 250.000 tenaga kerja di seluruh dunia, yang turut aktif membangun kepedulian masyarakat dan lingkungan melalui program Planet 21. (*)

BNNK Rehab 48 Orang Pecandu, 1 PNS Enggan Direhab

0

batampos.co.id – Selama periode Januari hingga Juli 2017, sebanyak 48 orang pecandu (risiden) narkoba, menjalani rehabilitasi jalan di Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungpinang.

Kepala BNNK Tanjungpinang, Abdul Hasyim Panggabean, melalui Kasi Rehabilitasi, Sri Murdiningsih, mengatakan para pecandu menjalani rehabilitasi karena kesadaran diri sendiri dengan mendatangi pihaknya.

“Mereka menjalani rehab jalan di sejumlah rumah sakit dan klinik yang bekerja dengan BNNK Tanjungpinang,” ujar Sri, Kamis (13/7).

Dikatakan Sri, rata-rata para residen yang menjalani rehab merupakan pecandu ringan dan sedang. Mereka dirujuk menjalani rehab di rumah sakit yang dekat dengan tempat tinggalnya.

“Mereka rawat jalan saja. Karena tingkat adiksinya pengguna ringan,” kata Sri.

Sementara saat ditanya, apakah dari 48 orang yang menjalani rehab terdapat Pegawai Negeri Sipil (PNS), Sri menerangkan, bahwa ke semuanya hanya masyarakat biasa. Sedangkan salah seorang PNS yang merupakan pengguna narkoba sejauh ini hanya sebatas konsultasi.

“Ada satu PNS di lingkungan Pemko Tanjungpinang. Tapi yang bersangkutan belum menjalani rehab,” terang Sri.

Sedangkan untuk mereka yang saat ini rehab, jelas Sri, akan menjalani beberapa kali pertemuan dan untuk waktunya tergantung dari dokter yang menanganinya.

“Nanti pasca rehab, mereka akan menjalani program untuk kembali seperti masyarakat biasanya,” sebut Sri.

Sementara itu, Kepala BNNK Tanjungpinang, Abdul Hasyim Panggabean, mengatakan saat ini pihaknya juga tengah gencar melakukan sosialisasi bahaya narkoba ke segala lini.

“Jadi tidak hanya melakukan rehab ke pecandu saja. Sosialisasi juga penting, setidaknya untuk mencegah agar tidak lagi pengguna narkoba,” pungkasnya.(ias)

Perhatian… Perhatian… Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar Incar Sektor Pendidikan

0
ilustrasi
foto: iman wachyudi / batampos

batampos.co.id – Masa pendaftaran siswa baru belum lepas dari pungutan liar. Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polri menerima ratusan laporan pungli terkait pendaftaran siswa tersebut. Bila tidak juga berhenti melakukan pungli, Saber Pungli memastikan akan menjerat oknum sekolah yang melakukan pidana. Target pun sudah diketahui Satgas yang dipimpin Komjen Dwi Priyatno tersebut.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Rikwanto menjelaskan, saat ini masa krusial terjadinya pungli di sekolah-sekolah, pasalnya terdapat momen pendaftaran siswa baru di seluruh Indonesia. ”Momen ini yang banyak dimanfaatkan untuk melakukan pungli,” terangnya.

Dari laporan yang diterima Saber Pungli terdapat setidaknya 58 jenis pungli di sekolah, di antaranya uang pendaftaran, uang SPP, uang OSIS, uang ekstrakulikuler, uang daftar ulang, uang les, uang paguyuban, uang bangunan, uang LKS, uang infak, uang fotokopi, sumbangan pergantian guru, uang materai, uang jasa guru mendaftarkan dan uang tes IQ.

”Banyak jenis punglinya,” terangnya.

Maka, dengan laporan yang begitu banyak warning diberikan pada semua oknum dalam sektor pendidikan. Baik, pihak sekolah dan komite sekolah. ”Tidak boleh melakukan pungli,” papar jenderal berbintang satu tersebut.

Sementara anggota Satgas Saber Pungli sekaligus Kabagpenum Divhumas Polri Kombespol Martinus Sitompul menuturkan, Satgas Saber Pungli telah bekerjasama dengan Unit Penindakan Provinsi (UPP) di setiap Pemda dalam mendeteksi pungli tersebut.

”Dia berharap jangan sampai ada penindakan di sekolah-sekolah, jadi jangan ada pungli ya,” tuturnya.

Bila sampai ada oknum yang tertangkap, maka tidak hanya akan menjerat oknumnya. Namun, lebih besar lagi, kredibilitas sekolah tersebut akan tercoreng. ”Sekolahnya bahkan sampai dinas pendidikannya juga akan malu sendiri,” tutur mantan Kabidhumas Polda Metro Jaya tersebut.

Dia meminta pada pelajar dan orang tuanya untuk melaporkan bila menemui pungli di sekolah. Ada banyak akses yang bisa ditempuh dalam melaporkannya. ”Lapor dan kami pasti bertindak cepat. Saat ini sudah ada laporan yang sedang ditindaklanjuti,” jelasnya.

Mendikbud Muhajir Effendy mengatakan masalah paling banyak muncuk dalam PPDB tahun ini adalah orangtua yang protes karena anaknya tidak diterima di sekolah favorit. Dia menegaskan mendapatkan amanah dari Wapres Jusuf Kalla untuk menghapus budaya sekolah favorit. Muhadjir menyampaikan permohonan maaf kepada wali murid yang cenderung berburu sekolah favorit.

“Jangan lagi ada sekolah kasta brahmana dan sekolah kasta sudra,” katanya di kantor PGRI, kemarin.

Dia menjelaskan dengan sistem yang ada selama ini, muncul sekolah yang kelimpahan pelamar tidak lolos di sekokah favorit. Sehingga ada sekolah negeri yang isinya anak-anak miskin ekonomi dan miskin akademik alias tidak pintar.

Saking tingginya gelombang protes, Muhadjir mengatakan ada spanduk di Nunukan yang isinya meminta Muhadjir dicopot. Setelah dia cek ke sekolah setempat, ternyata yang membuat spanduk itu adalah oknum pejabat. Oknum ini kecewa karena anaknya tidak diterima di sekolah favorit.

Muhadjir juga mencontohkan di Jakarta ada anak tidak lolos di sekolah yang selama ini diklaim sekolah favorit. Padahal rumah anak itu ada di depan sekolah tadi. Akhirnya si anak sekolah sampai 20 km dari rumahnya. “Ujungnya anak ini putus sekolah karena tidak kuat setiap hari menempuh 20 km,” jelasnya.

Muhadjir mengakui sistem zonasi sekarang adalah tahun pertama. Pasti ada kelemahan yang harus diperbaiki. Intinya semangat yang diusung adalah pemerataan pendidikan. Jangan sampai ada sekolah yang sangat ramai. Kemudian ada sekolah yang kekurangan siswa.

Terkait dengan praktik pungli dan semacamnya, Muhadjir menyerahkan ke aparat berwenang. Intinya Kemendikbud sudah mengeluarkan panduan kepada komite sekolah dalam memungut biaya pendidikan. Selama mengikuti aturan yang ada, tidak perlu takut. Kemudian kepada penegak hukum juga jangan sampai mencari-cari kesalahan, selama pungutan sesuai regulasi.

Muhadjir menegaskan pungutan kepada siswa tidak dilarang. Asalkan jangan sampai memberatkan siswa dari keluarga miskin. “Anak dari keluarga miskin harus dibantu. Sekolah gratis itu penyesatan,” katanya.

Sejak pertengahan bulan lalu, Ombudsman Republik Indonesia (ORI) turut mengawasi proses penerimaan peserta didik baru (PPDB). Itu dilakukan lantaran potensi pelanggaran masih tinggi. ”Besok (hari ini) deadline untuk melaporkan temuan,” ungkap Koordinator Tim 7 Bidang Pendidikan ORI Rully Amirullah, Kamis (13/7).

ORI memang belum bisa merinci laporan pelanggaran proses PPDB. Namun, Rully menyebutkan bahwa pungli merupakan salah satu pelanggaran yang masih terjadi. Praktik jual beli kursi misalnya. ”Kami sedang dalami dugaan pungli di Kalimantan,” kata dia. Itu dilakukan lantaran ORI menerima laporan bahwa salah satu sekolah di sana meminta sejumlah uang kepada orang tua calon peserta didik baru.

Tidak tanggung, angkanya mencapai belasan juta rupiah untuk setiap calon peserta didik baru. ”Kalau tidak kasih uang, tidak dapat kursi,” ujar Rully. Pelanggaran tersebut jelas mencederai komitmen pemerintah untuk memberantas pungli. Apalagi pada pelayanan pendidikan yang notabene merupakan salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat.

Meski belum tahu pasti persentase pelanggaran proses PPDB tahun ini, ORI berharap besar angkanya lebih kecil dari tahun lalu. Senada dengan Rully, Komisioner Ombudsman Ahmad Suadi menyebutkan, belum bisa menyebutkan angka pasti pelanggaraan yang terjadi pada proses PPDB tahun ini.

”Tetapi, di setiap daerah ada,” tegas Ahmad.

Dia pun menyebutkan bahwa pungli dalam proses PPDB bukan hanya jual beli kursi. Melainkan juga penyalahgunaan sistem PPDB online. Kecenderungan sekolah negeri favorit melakukan pungli pun diakui masih ada. Ninik Rahayu, komisioner ORI lainnya juga menyampaikan bahwa pungli dalam proses PPDB tahun ini masih terjadi.

”Antara lain yang soal uang, amplop, dan sumbangan,” jelasnya. (idr/wan/syn/jpgroup)

Kapolres : Capek Ngurusi Kasus Itu

0
AKBP Guntur Febrianto Sunoto

batampos.co.id – Terkait dengan penetapan status tersangka dalam kasus penggelapan Barang bukti narkoba terhadap lima anggota polisi Polres Bintan, Kapolres Bintan, AKBP Febrianto Guntur Sunoto, menanggapi dingin hal tersebut.

Ia lebih memilih fokus untuk menyelesaikan segala pekerjaan dan tanggungjawabnya sebagai Pimpinan Kepolisian di Kabupaten Bintan. “Aduh kalau kasus itu (narkoba, red) sudah capek saya ngurusinnya. Sudah banyak energi yang saya keluarkan untuk mengurusi masalah itu,” ungkapnya, Kamis (13/7).

Ia mengaku untuk saat ini pihaknya lebih fokus menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah yang tertunda.

“Kasus ini masih tetap berjalan. Kita tunggu saja hasilnya nanti. Biarlah Polres Tanjungpinang, dan Polda yang menyelesaikan ini,” jelasnya.

Sementara itu, ketika ditanya terkait perkembangan penyelidikan terhadap Mantan Kasat Narkoba Bintan, DA yang diduga ikut serta melakukan penggelapan Barang bukti narkoba tersebut, perwira melati dua ini mengaku tidak mengetahui bagaimana perkembangan atas penyelidikan yang dilakukan oleh Propam Polda tersebut.

“Saya gak tahu gimana perkembangannya, kan saya sedang bertugas di Bintan,” cetusnya.

Sementara itu, sebelumnya Polres Tanjungpinang, telah menaikkan tahap penyidikan, dengan penetapan status tersangka terhadap terhadap 6 orang.
Diantaranya lima orang merupakan oknum polisi aktif yang bertugas di Mapolres Bintan, yakni, Ak, Iw, Ja, Kt, dan Ta, serta satu warga sipil, DS.

Ini terungkap dari berkas Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) atas rangkaian kasus tersebut yang telah dikirimkan penyidik Polres Tanjungpinang, dan sudah diterima oleh Kejaksaan Negeri Tanjungpinang.

“Dalam SPDP yang kami terima terkait kasus oknum Polres Bintan, yang tersangkut narkoba, kini 6 orang sudah tersangka,” jelas Andi Arif, saat ditemui di Kijang, Rabu (12/7).

Ke enam pelaku ini dijerat dengan pasal 114 ayat 2, UU No 35 Tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika, dengan ancaman hukuman kurungan penjara minimal 5 tahun. (cr20)

Pasca Lebaran, Masalah Gigi Mendominasi

0
ilustrasi. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Puskesmas Sei Panas mencatat Juni lalu, ada 225 warga yang mengidap masalah gigi yang didominasi oleh usia anak-anak.

Seperti yang diketahui saat lebaran, konsumsi makanan dan minuman manis menjadi kurang dikontrol.

Kabid Tata Usaha Puskesmas Sei Panas, Liza Elviani menjabarkan dominasi masalah gigi, seperti Nekrosis Pulpa memang kerap terjadi pasca lebaran. Pulpa yang merupakan bagian terdalam gigi ini mengalami reaksi inflamasi (radang).

“Mungkin banyak juga orangtua yang lupa mengontrol konsumsi makanan dan minuman manis anaknya, akibatnya harus datang ke puskesmas untuk memeriksakan kondisi giginya,” kata Liza, Kamis (13/7).

Nasofaringitis adalah penyakit terbanyak kedua yang diidap oleh 213 warga. Liza menjelaskan radang saluran pernafasan atas ini biasanya terjadi karena infeksi virus.

“Cuaca yang kadang tidak menentu dan turunnya daya tahan tubuh bisa jadi penyebab utama penyakit ini,” ujar Liza.

Penyakit terbanyak ketiga adalah Hipertensi (darah tinggi) dengan 164 warga, dilanjutkan obesitas dengan total 146 warga, demam sebanyak 131 warga dan ISPA total 125 warga.

Liza menyoroti faktor cuaca yang menyebabkan naiknya jumlah penyakit, warga diharapkan dapat mengontrol makan dan menjaga kesehatan tubuh.

“Penting sekali menerapkan pola hidup sehat dan makan teratur,” ungkapnya.

Sementara itu, kata Liza, Puskesmas Sei Panas juga tengah disibukkan dengan banyaknya warga yang mengurus rekomendasi imunisasi di tahun ajaran baru ini. “Surat rekomendasi ini diperlukan orangtua yang hendak mendaftarkan anaknya ke Sekolah Dasar (SD),” kata Liza.

Kenaikan data pengurus rekomendasi imunisasi ini mencapai 30 persen dibandingkan bulan biasa. “Mulai dari dibukanya tahun ajaran baru ini, sudah mencapai lebih dari 30 pengurus surat,” ujarnya. (cr18)

Waspada, 1 Ton Sabu akan Dikirim Lewat Kepri

0

batampos.co.id –  Badan Narkotika Nasional mengungkap fakta menarik dalam penangkapan 1 ton sabu asal Cina di Anyer, Banten, Kamis (13/7) dini hari kemarin. Ternyata, jaringan narkoba internasional ini awalnya berencana memasukkan sabu tersebut melalui Kepri.

“Awalnya melalui Riau, setelah kami cegat pindah ke Kepri,” kata Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso di TMII, Jakarta Timur, Kamis (13/7).

Pria yang akrab disapa Buwas ini mengatakan, pihaknya juga melakukan pengintaian di Kepri. Namun rupanya jaringan narkotika tersebut menyadari tengah diawasi aparat polisi dan BNN di Kepri. Akhirnya, mereka pindah ke wilayah Kalimantan Barat (Kalbar).

Mengetahui perubahan rencana itu, BNN dan polisi kemudian melakukan pengintaian di Kalbar. Namun lagi-lagi keberadaan aparat terendus jaringan narkotika asal Cina itu.

“Akhirnya mereka memilih menurunkan sabu di Anyer,” kata Buwas.

Buwas menyebut, pihaknya sudah mendapat informasi 1 ton sabu asal Cina itu akan dikirim ke Indonesia sejak dua bulan silam. Namun pihaknya kesulitan menyergap jaringan asal Taiwan tersebut karena kecanggihan teknologi yang mereka miliki.

“Kita harus akui jaringan internasional (narkoba) yang bekerja di kita ini memiliki kekuatan luar biasa,” dia melanjutkan.

Sementara Juru Bicara Divhumas Polri Kombespol Slamet Pribadi mengungkapkan, pengiriman narkotika didominasi melalui jalur laut. Polri memastikan dari tiga jalur pengiriman narkotika, udara, laut dan darat, bandar paling menyukai jalur lautan. Bahkan, bila dipresentasekan pengiriman narkotika dengan jalur laut mencapai 80 persen.

Dari data BNN dan Polri, jalur laut untuk narkotika asal Cina melewati sejumlah kota. Narkotika tidak langsung dikirim ke Indonesia, namun transit ke sejumlah tempat. Awalnya dari daerah asal seperti dari Hongkong, Taiwan, dan Nanjing, narkotika dikirim melalui Laut Cina Selatan dan transit di Ho Chi Min, Vietnam.

Dari Vietnam ini, narkotika ditransitkan kembali ke Bangkok. Akhirnya, sampai ditujuan utama Indonesia, melalui jalur tikus di Palembang, Kepri, atau Medan. Selanjutnya, dikirim melalui darat atau laut ke Jakarta dan Surabaya.

Untuk rute lainnya, merupakan rute pengiriman narkotika asal Iran, Eropa, dan Afrika. Dari Hormuz di Iran, kapal melewati laut arab menuju ke Kochi, India. Lalu, berlayar melewati Teluk Bengal menuju ke Chittagong di Bangladesh dan akhirnya melewati Samudera Hindia masuk ke Belawan, Medan, atau malah langsung ke Jakarta dan Surabaya.

”Ada banyak variable mengapa jalur laut disukai,” jelas Slamet, kemarin.

Sabu yang dijejer oleh Polisi.
foto: radar banten

Alasan pertama, banyak pelabuhan tikus itu tersebar sekitar Belawan, Medan, Palembang, dan Kepri. Pelabuhan tikus ini yang paling mengetahui tentunya nelayan-nelayan Indonesia.

”Karena itu, pengawasan pelabuhan tikus penting,” paparnya.

Selanjutnya, masih banyak nelayan yang tidak terdidik mau dikelabui untuk membawa narkotika. dia mengatakan, biasanya kapal-kapal besar yang membawa narkotika itu tidak sandar ke pulau-pulau di Indonesia.

”Mereka berhenti di tengah lautan di Indonesia,” jelasnya.

Berhentinya kapal tersebut merupakan strategi agar mudah dan cepat meloloskan diri bila ada petugas yang mendeteksi. Untuk bisa memasukkan narkotika itu, kapal-kapal nelayan kecil digunakan untuk membawa narkotika.

”Artinya, ada yang menjemput barang tersebut,” ungkap mantan Kepala Humas BNN tersebut.

Karena itu, menjadi begitu penting untuk bisa menggandeng masyarakat nelayan dan di sekitar pantai. Sebab, mereka menjadi orang yang pertama kali mengetahui bila ada penyelundupan narkotika.

”Mereka harus dididik untuk mengenali penyelundupan narkotika,” ujarnya.

Selanjutnya, ada trik mudah untuk bisa melapor ke kepolisian. Yakni, mencatat nomor kontak polres terdekat. Dia mengatakan, nelayan bila berada di tengah laut tentu sulit untuk melapor.

”Kadang mereka tidak memiliki telepon satelit, namun untuk yang punya bisa melapor dengan mencatat nomor telepon polres dan polsek terdekat,” ujarnya.

Terkait jumlah narkotika yang diamankan mencapai 1 ton atau 1.000 kg, Slamet Pribadi menghitung bahwa bila satu gram sabu itu digunakan lima orang atau lima kali pemakaian, maka untuk 1 ton itu berarti ada 5 juta pengguna yang telah diselamatkan. ”Jumlah ini cukup fantastis,” tuturnya.

Pasalnya, jumlah pengguna narkotika di Indonesia ini juga mencapai sekitar 5 juta orang. Dengan begitu, semua pengguna tidak akan bisa menggunakan narkotika tersebut.

”Jumlah yang diselamatkan hampir sama dengan jumlah pengguna narkotika di Indonesia,” ungkapnya.

Dia mengatakan, dengan begitu sebenarnya tangkapan kali ini memang berdampak besar terhadap dunia narkotika di Indonesia. Kemungkinan besar narkotika sebanyak itu memang untuk stok semua bandar. ”Dengan begini mereka akan lebih terguncang,” tuturnya. (idr/jpgroup)

212 Turis Asal China ke Batam, untuk …

0
Turis asal Negara Cina tiba di Bandara Hang Nadim Batam, Kamis (13/7). Lebih kurang dua ratusan turis asal china ini melakukan kunjungan wisata ke Batam. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Sebanyak 212 turis China asal Changsan yang datang, Kamis (13/7) pukul 05.00 akan berlibur selama 7 hari.

Selama itu, para turis ini tak akan menetap di satu tempat saja. “Sudah ada rundown kegiatannya,” kata Ketua Asita Kepri, Andika, Kamis (13/7).

Ia mengatakan Kamis (13/7) pagi hingga sore, para wisatawan China ini akan diinapkan di salah satu hotel di Batam. Lalu sorenya, mereka akan melanjutkan perjalanan ke Singapura.

“Mereka pastinya capek, jadi istirahat sebentar,” tuturnya.

Setelah dari Singapura, pada hari keduanya wisatawan mancanegara ini, akan berangkat menuju Malaka.

“Hari ke 3-4 ke Vietnam, ke lima di Johor. Dan hari terakhir kembali lagi ke Batam,” ujar Andika.

Ia mengatakan kedatangan turis asing ini, hasil kerjasama dengan agen travel asal China. Para wisman ini, kata Andika bukan kelompok satu profesi atau instansi. Melainkan hanya warga dari berbagai latar belakang, ingin jalan-jalan melepas penat akibat aktivitas kegiatan mereka di China.

“Ini yang pertama, setelah itu masih ada 7 penerbangan China-Batam lagi yang akan datang. Dengan jumlah satu kali penerbangan sama,” ujarnya.

Langkah ini dinilai Andika sangat baik bagi dunia Pariwisata Batam. Nantinya para wisatawan yang merasa nyaman dan enak, akan menyebarkan kabar betapa menyenangkannya berlibur ke Batam.

“Dan tak menutup kemungkinan akan datang turis mancanegara lainnya seperti dari Myanmar atau India,” tuturnya.

Perwakilan agen travel China, Alex Wang mengatakan bahwa paket liburan yang mereka tawarkan ke masyarakat Changsan, China untuk kali pertama. Dan ia berharap konsumennya asal China dapat menikmati liburan kali ini.

“Ini permulaan, dan sangat bagus,” ujarnya.

Ia mengatakan bila konsumennya merasa senang, dan nyaman selama liburan. Kemungkinan paket liburan ini akan diperpanjang. Alex menuturkan bahwa semua ini tergantung dengan kepuasan konsumennya.

“Mereka senang, pasti ingin datang lagi. Atau kasih kabar ke teman atau saudaranya, berlibur ke sana asik dan menyenangkan,” ujarnya. (ska)

Pasien DBD Menurun, Semester Pertama, RSUD Batam Terima 37 Pasien

0
Suasana antrean di poliklinik rawat jalan RSUD Batam.

batampos.co.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji mencatat ada 38 pasien yang terserang penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD) di semester pertama tahun 2017 ini. Satu pasien anak-anak diantaranya meninggal dunia akibat sengatan nyamuk aede aegpty tersebut.

Jumlah tersebut memang menurun berdasarkan data perbandingan semester pertama tahun 2016 lalu yang merawat 259 pasien DBD. Namun demikian risiko terjangkitnya penyakit tersebut masih cukup tinggi hingga akhir tahun nanti.

Humas RSUD Embung Fatimah Batam Ellin Sumarni menuturkan, musim penghujan yang masih saja melanda kota Batam saat ini masih memberikan peluang akan tersebarnya penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegpty itu.

“Memang menurun, tapi kita semua harus tetap waspada. Jaga kebersihan lingkungan serta ikuti petunjuk-petunjuk pencegahan penyakit DBD yang ada,” ujar Ellin.

Berdasarkan jumlah pasien yang merawat di RSUD sejak Januari hingga Juli 2017 itu, Ellin menuturkan kesadaran masyarakat Batam untuk menjaga kebersihan lingkungan serta mencegah penyebaran penyakit DBD sudah mulai membaik.

“Berbeda dengan tahun sebelum. Semester pertama saja sudah 259 pasien. Tujuh orang diantaranya meninggal dunia. Sekarang memang menurun. Kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan keluarga mulai membaik,” ujar Ellin.

Selain karena kesadaran masyarakat, peran dari Dinas Kesehatan Kota Batam dengan membentuk tim juru pemantau jentik nyamuk (Jumanti) ke masing-masing lingkungan juga memberikan dampak yang positif bagi kesehatan lingkungan tempat tinggal masyarakat.

“Peran jumantik juga sangat penting dengan menurunnya penderita DBD ini. Makanya ini harus tetap dipertahankan sehingga penyebaran penyakit ini bisa ditekan,” ujar Ellin. (eja)

Ironman 70.3 Bintan Terbaik Ketiga Dunia

0
Kadispar Bintan Luki Z Prawira (baju merah) saat konferensi pers dengan pihak penyelenggara Ironman 70.3 di Bintan, yang digelar 20 Agustus mendatang. F. Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) bersama Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Pemkab Bintan menuai pujian mengagumkan dari dunia olahraga.

Pasalnya event Ironman 70.3 Bintan yang dihelat di Area Lagoi Bay, Kawasan Pariwisata Lagoi itu mendapatkan penilaian pelaksanaan event terbaik ketiga dunia dari 80 majalah yang berada di lima benua.

Deputi Pengembangan Pariwisata Mancanegara, Kemenpar, I Gde Pitana mengatakan ajang olahraga yang diorganisir oleh Metasport dan diseponsori PT Indofood ini telah terkenal diseluruh pelosok dunia. Sebab pelaksanaannya membuat para atlet-atlet profesional dunia merasa puas dan kagum.

“Kepuasaan atlet-atlet mengikuti Ironman 70.3 Bintan mencapai 95 persen.  Jadi majalah-majalah olahraga dunia yang berada di 80 negara menilai event olahraga yang digelar di Bintan itu terbaik ketiga dunia,” ujar I Gde Pitana ketika diwawancarai di Cafe Crumble Crew, Jalan Tulodong Bawah, Nomor 1 A, Kawasan SCBD, Jakarta, kemarin.

Kesuksesaan Ironman 70.3 Bintan memukau para atlet dunia, kata Pitana karena tiga faktor. Diantaranya letak geografis Bintan dengan Singapura yang sangat dekat. Kemudian fasilitas yang disediakan berkelas internasional.

Terakhir, lanjut Pitana medan laga yang dihadirkan sangatlah ideal. Karena seluruh lintasan menyuguhkan keindahan alam sehingga membuat peserta terpacu adrenalin juga terhibur.

“Meskipun Singapur terkenal diseluruh dunia. Atlet-atlet lebih suka berolahraga di Bintan karena di negara singa itu lintasannya monoton sedangkan Bintan menyenangkan,” bebernya.

Ambasador Ironman 70.3 Bintan, Inge Prasetyo mengakui jika Bintan merupakat lokasi yang tepat bagi para atlet seluruh dunia. Sebab medan olahraga yang disediakan bersatu dengan alam. Sehingga saat berolaharaga sekaligus bisa menikmati indahnya pantai, hutan dan perkampungan yang masih alami.

“Kalau di negara lain yang kita lihat gedung pencakar langit. Tapi kalau di Bintan bisa hilang letih kita. Karena bertanding sekaligus dibuai oleh pemandangan yang super menakjubkan,” katanya.

Peminat Ironman 70.3 Bintan sudah membludak. Sebab pertengahan Juli ini saja, kata Inge sudah 1.200 atlet dari 42 negara yang mendaftar. Bahkan 10 atlet profesional dunia kelas pria dan wanita akan ikut ambil bagian.

Event ini, lanjut Inge akan menjadi lebih terkenal lagi di seluruh dunia. Karena untuk saat ini saja sudah meraih prestasi ketiga terbaik. Apabila pesertanya bertambah diyakininya Ironman 70.3 Bintan akan menjadi ajang berkelas campionship.

“Atelt dari 42 negara saja ambil bagian. Apalagi saya, pasti akan menaklukkan semua rintangan. Semoga bisa menjadi yang terbaik untuk Ironman kali ini,” sebutnya.

Head of Consumer Engagement Coporate Marketing, PT Indofood CBP, Fierman Authar mengatakan perusahaan yang bergerak dibidang solusi suluruh makanan ini selalu mendukung kegiatan olahraga di tanah air. Seperti sepak bola, lari, bulu tangkis dan lainnya.

“Sebagai perusahaan yang membidangi beragam produk makanan minuman, Indofood mendukung Ronman 70.3 Bintan sebagai title seponsor,” ungkapnya. (ary)

 

Efisiensi, 174 Pekerja PT CCI Bintan di-PHK

0

batampos.co.id – Sebanyak 174 pekerja tetap (permanen) di PT CCI Lobam di putus hubungan kerja (PHK), Kamis (13/7) kemarin. PHK massal itu dilakukan karena alasan efisiensi.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Promosi Daerah, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (BPMPD, PTSP dan TK) Kabupaten Bintan, Hasfarizal Handra membenarkan, pemutusan hubungan kerja terjadi di PT CCI Bintan. Penyampaian PHK, kata Hasfarizal dilakukan melalui surat ke Dinas BPMPD, PTSP, TK Bintan, Kamis (13/7) pagi.

“Alasannya efisiensi, karena produksi perusahaan menurun sehingga perlu dilakukan PHK,” jelasnya.

Hasfarizal Handra menambahkan, belum ada pertemuan pemerintah dan manajemen perusahaan. Namun, dalam waktu dekat akan dilakukan pertemuan tersebut untuk mengetahui alasan secara jelas manajemen PT CCI melakukan PHK.

Mengenai hak karyawan, Hasfarizal menjelaskan, pihak manajemen telah menyampaikan akan memberikan hak karyawan sesuai undang-undang tenaga kerja.

Sementara, Personalia PT CCI Bintan, Husnul Khotimah, Kamis (13/7) sore menyampaikan, pemutusan kerja karena perusahaan melakukan efisiensi. “Produksi menurun sehingga manajemen harus melakukan efisiensi pekerja,” katanya.

Mengenai hak pekerja, ia menyampaikan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan pekerja. Hasilnya, hak pekerja diberikan sesuai undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang tenaga kerja.

“Pekerja yang tersisa, saya belum menghitungnya lagi,” jawab wanita yang akrab disapa Enting.

Disinggung rencana PT CCI akan relokasi pabriknya ke Vietnam seperti diisukan PT Honeywell yang akan relokasi ke Johor, Enting membantah isu itu. “Tidak benar, kami masih di sini (Bintan),” tukasnya.

Sumber yang didapat Batam Pos, PT CCI beberapa tahun belakangan telah menyiapkan pabriknya di Vietnam. Pabrik itu mengerjakan produk-produk utama perusahaan, sedangkan produk lainnya dikerjakan di PT CCI Bintan. (cr21)