Sabtu, 11 April 2026
Beranda blog Halaman 13312

Penerapan Jam Belajar Malam, Perlu Dukungan Orang Tua

0

batampos.co.id – Kepala seksi penegak Perda Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Pemkab Natuna Hamid Hasnan mengatakan, perlu kesadaran semua pihak untuk menegakkan aturan wajib belajar malam di Natuna, terutama orang tua.

Pasalnya kata Hamid, pelajar masih sering kedapatan keluruyuran pada jam wajib belajar malam di tempat-tempat yang tidak sewajarnya. Temuan ini setelah Satpol PP rutin melaksanakan operasi penegakan Perda jam belajar malam.

“Kemarin ada 9 anak terjaring razia. Statusnya masih pelajar dan ada anak putus sekolah, mereka ditemukan di tempat remang-remang,” ungkap Hasnan kemarin.

Dikatakannya, Perda nomor 8 tahun 2004 tentang penyelenggaraan perlindungan anak dan perda nomor 21 tahun 2014 tentang jam wajib belajar malam. Mengatur bahwa pelajar diharuskan berada di rumah dan belajar pada malam hari.

“Anak yang terjaring razia, akan dipanggil orang tua. Karena peran orangtua sangat penting. Kenakalan remaja harus dicegah secara dini,” ujar Hasnan.

Menurut Hasnan, untuk anak yang masih dibawah umur dan putus Sekolah, pihaknya dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) serta Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kabupaten Natuna.

“Pemerintah Daerah saat ini sudah mencanangkan program wajib bekajar 12 tahun. Jadi tidak ada lagi anak putus sekolah,” ujarnya.(arn)

Hanya Sembilan OPD yang Bayar Zakat Profesi

0

batampos.co.id – Wakil Ketua 1 Bidang Pengumpulan Zakat, Baznas Natuna, Said Muhammad Rahimin, mengatakan, belum seluruhnya organisasi perangkat daerah (OPD) di Natuna aktif menyetorkan zakat profesi.

Dari 37 OPD di Kabupaten Natuna yang disurati, baru 20 OPD yang merespon dan dibuatkan surat keputusan. Namun hingga saat ini hanya 9 OPD yang aktif setor zakat profesi.

“Kami terus berupaya, agar seluruh OPD di Natuna lebih aktif setor zakat profesi ke Baznas. Memang sekarang hanya 9 OPD yang aktif,” kata Said kemarin.

Baznas katanya, terus jalan menyasar instansi pemerintah, BUMN dan sektor swasta untuk meningkatkan penerimaan zakat profesi. Dan setiap OPD wajib membentuk unit pengelolaan zakat (UPZ).

Baznas merupakan lembaga pemerintah non struktural yang bertugas melakukan pengelolaan Zakat, akan kembali menyurati OPD yang belum membentuk UPZ agar segera mengirimkan nama-nama anggota pengurus UPZ di masing-masing OPD, sedangkan bagi OPD yang telah ada UPZ nya agar segera melakukan pengumpulan zakat pada Pegawai OPD yang bersangkutan.

Penerimaan Zakat yang disetorkan oleh Muzaki (Orang yang wajib membayar zakat) dari bulan Januari 2017 sampai bulan April 2017, baik melalui setor langsung ke Bank maupun melalui petugas penerimaan di Baznas Kabupaten Natuna baru sekitar Rp 138.752.000,-

“Jadi rata-rata perbulan, setoran zakat sebanyak Rp 34.688.000,- jumlah ini akan meningkat jika OPD lebih aktif setor zakat profesi. Saya yakin setoran zakat mal dari muzaki akan mengalami peningkatan pada bulan Juni dimana bertepatan dengan bulan Ramadan ini,” ujarnya.(arn)

Rumah dan Sekolah Dihantam Puting Beliung

0

batampos.co.id – Hujan disertai angin kencang yang terjadi, Jumat (26/5) lalu, telah memporakporandakan lima rumah warga dan dua sekolah di Kundur Barat. Sebagian rumah warga yang mengalami rusak, sudah diperbaiki.

“Setelah kami data di lapangan terdapat lima rumah warga, dua SDN 10 dan SDN 12 Kundur Barat serta tamna KB Stania di Komplek Singkep PT.Timah Prayun. Kerusakan yang parah terjadi di SDN 12 tempat parkir, dan pentas seni atapnya terangkat hingga beberapa meter,” terang Camat Kundur Barat, Anjitrisno, Minggu (28/5) kemarin.

Lima unit rumah yang jadi korban puting beliung berada di RT 16 dan RT 18 masing-masing rumah Zulkifli RT 16, rumah H.Razali Hasan RT 16, rumah Ahmad, rumah Alex, rumha Wai RT 18 di desa Gemuruh. Rumah yang rusak di komplek PT.Timah sudah diperbaiki piha Timah, sementara kerusakan di dua SD sudah dilaporkan ke dinas terkait.

“Lima rumah yang rusak terjadi pada atap dan sudah diperbaiki dan kembali ditempati. Untuk sementara korban jiwa tidak ada untuk itu diimbau masyarakat tetap waspada mengingat perubahan cuaca belakangan ini,” jelas Anjitrisno. (ims)

Gerai Perizinan Kapal Perikanan Resmi Dibuka

0
Direktur Perizinan dan Kenelayanan, Saifuddin ketika memberikan surat kpd nelayan. F. dok KKP untuk batampos.

batampos.co.id – Program gerai perizinan kapal perikanan hasil ukur ulang terus dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Gerai perizinan untuk pertama kalinya di tahun ini dilangsungkan selama tiga hari mulai Selasa (23/5) lalu hingga Jumat (26/5) di Dinas Perikanan dan Kelautan Karimun.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 11 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Minimun Gerai Perizinan Kapal Penangkap Ikan hasil Pengukuran Ulang dan sebagai Implementasi Tindak Lanjut dari Gerakan Nasional Penyelamatan Sumberdaya Alam oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Serta sesuai instruksi Menteri Kelautan dan Perikanan no 716 tahun 2016 tentang Penindakan dan Pencegahan Praktek Pungutan Liar di lingkungan KKP yang melarang pengenaan segala jenis pungutan dan besaran tarif perizinan diluar ketentuan.

”Perizinan kapal perikanan hasil ukur ulang dilakukan dalam rangka penataan sistem perizinan kapal perikanan Nasional. Selama ini banyak kapal perikanan dengan bobot di atas 30 GT, tetapi tertulis dalam dokumen di bawah 30 GT (mark down) sehingga banyak merugikan negara,” jelas Direktur Perizinan dan Kenelayanan, Saifuddin, Jumat (26/5) lalu.

KKP terus berkomitmen melakukan penertiban kepada pemilik kapal yang melakukan markdown kapal perikanannya. ” Kita berharap tidak ada lagi pemilik kapal yang main-main dalam ukuran kapal karena akan ditindak dan KKP juga telah memfasilitasi dalam pengurusan izinnya melalui gerai perizinan,” ujarnya.

Di sisi lain, nelayan di Tanjungbalai Karimun juga diharapkan melaporkan hasil tangkapan melalui logbook dengan benar dan tepat waktu sehingga stock ikan disetiap WPP terpantau dengan baik. ” Pemik kapal diharapkan juga meningkatkan transparansi hasil tangkapan agar pelaporan SPT sesuai dan riel yang tujuan akhirnya untuk kesejahteraan nelayan dan perikanan yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Pada gerai perizinan ini, puluhan kapal melakukan pengurusan izin agar bisa menangkap ikan. Para pemilik kapal memanfaatkan gerai perizinan di Tanjungbalai Karimun untuk mengurus Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP) dan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI). Dalam kurun empat hari telah selesai diproses 91 izin SIUP, kemudian untuk SIPI ada 38 kapal. Selain itu dokumen cek fisik sebanyak ada 42 dokumen dan untuk pelayanan Buku Kapal Perikanan (BKP) sebanyak 20 kapal serta Pendapatan negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp4,4 Miliar.(tri)

Warga Berebut Layanan Kesehatan Gratis TNI

0

batampos.co.id – Beberapa kegiatan bakti kesehatan yang digelar TNI di Anambas, selalu diserbu ribuan warga yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan ataupun pengobatan.

Hal tersebut karena pelayanan kesehatan di Anambas selama ini sangat minim. Banyaknya pasien yang tidak tertangani dengan baik karena minimnya fasilitas alat kesehatan maupun dan juga tenaga medis. Hal tersebut dibenarkan kepala dinas kesehatan kabupaten kepulauan Anambas Heriyanto, Jumat (26/5).

Setidaknya dalam kegiatan bakti kesehatan yang digelar TNI pada 19-22 Mei lalu, sedikitnya ada 1.500 warga yang mendapatkan penanganan medis gratis.

Heriyanto mengaku sangat berterimakasih kepada TNI yang telah menggelar Bakti kesehatan untuk warga Anambas. Ke depan pihaknya sangat berharap kepada TNI agar tahun depan dapat melaksanakan kegiatan yang sama di Anambas.

Saat ini diakui Heriyanto, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap tenaga kesehatan yang ada di Anambas ini sangat rendah. Untuk itu pihaknya akan berusaha mengubah pelayanan untuk mengembalikan kepercayaan terhadap tenaga kesehatan di Anambas.

Dirinya beharap kepercayaan itu akan segera tumbuh setelah pengadaan alat kesehatan selesai sehingga di Anambas memiliki alkes yang cukup bagus. “Alkes dari Jerman kemungkinan tidak lama lagi akan tiba,” ungkap Heriyanto. (sya)

Pol PP Lingga Patroli Rutin Selama Ramadan

0

batampos.co.id – Kabid Penegak Perda Pol PP Kabupaten Lingga, Febrizal Taupik menggelar patroli setiap hari pada bulan Ramadan tahun ini. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan keamanan serta kenyamanan bagi ummat yang sedang menjalankan ibadah puasa, salat tarawih dan tadarus di masjid-masjid.

“Sesuai dengan surat edaran Bupati no 331.1/satpolpp/II/2017 yang mengatur tempat hiburan, larangan perbuatan asusila serta peredaran mikol di Kabupaten Lingga,” ujar Taupik ketika ditemui di Dabo Singkep, Minggu (28/5) pagi.

Lebih lanjut Taupik menegaskan agar tindakan yang telah diatur dalam surat edaran itu dapat berjalan dan dipatuhi masyarakat untuk meningkatkan ketertiban dan kebaikan bagi semua lapisan masyarakat. Dan jika hal ini dilanggar, Taupik mengaku akan mengambil langkah tegas menindak oknum tersebut.

Untuk itu, Taupik mengharapkan agar masyarakat dapat berlaku saling menghormati antar sesama ummat beragama serta menciptakan ketertiban di tengah-tengah masyarakat. Selain itu pria bertubuh gelap ini juga berharap agar tindakan asusila, peredaran mikol dan sebagainya tidak berlangsung pada bulan Ramadan.

Sementara itu, Camat Singkep Julita juga telah mengeluarkan surat himbauan kepada seluruh pengusaha tempat hiburan, playstation, hotel dan caffe agar mengikuti arahan. Bagi pengusaha hotel, wisma dan sebagainya agar tidak melakukan praktik prostitusi terselebung atau sebagainya, sedangkan bagi pengusaha pujasera atau caffe buka berjualan harus pada pukul 21.00 WIB hingga 24.00 WIB.

“Untuk pengusaha atau pedagang minuman keras agar tidak berjualan atau berdagang pada bulan Ramadhan,” ujar Julita.

Sedangkan untuk pengusaha playstation, bilyar dan semacamnya untuk membuka usahanya pada Ramadhan kali ini dimulai pukul 21.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB. Surat himbauan ini telah disepakati bersama dengan unsur Muspika di Kecamatan Dabo Singkep belum lama ini. (wsa)

Berburu Kue Bingke Berendam di Jalan Sumatera

0
Sejumlah pembeli memilih menu berbuka puasa di jalan Sumatera Tanjungpinang, Minggu (28/5). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Sejumlah pembeli berburu aneka menu buka puasa dan jajanan khas Ramadan di sejumlah tempat seperti di jalan DI Panjaitan, jalan Sumatera, jalan Tugu Pahlawan dan jalan Bintan Tanjungpinang, Minggu (28/5). Lokasi tersebut menjadi lokasi favorit warga berburu kebutuhan berbuka puasa pada sore hari jelang berbuka.

Di lokasi tersebut, sejumlah pedagang berjejeran menjajakan makanan dan minuman khas buka puasa. Pembeli pun harus rela berdesak-desakan saat mengunjungi satu per satu lapak-lapak pedagang dan mengantri untuk membeli. “Nikmatnya ya ngantri begini belinya,” ujar Jenny, salah seorang pembeli.

Jenis makanan yang tersedia bervariasi, yang utamanya adalah aneka kolak, bubur, beragam kue, macam-macam gorengan, dan berbagai jenis minuman. “Pembeli tinggal memilih kue dan makanan khas favorit,” katanya.

Harga makanan dan minuman yang ditawarkan pun relatif terjangkau dan murah. “Semua kue serba seribu, pembeli bebas memilih jajanan yang tersedia,” ujar Titin, salah satu pedagang kue di jalan Sumatera

Uniknya setiap bulan Ramadan beberapa jajanan yang jarang ditemui dalam kehidupan sehari-hari, muncul, misalnya serabi, kue jongkong, kue bingke berendam dan kolak dengan berbagai pilihan, bubur yang berisi berbagai jenis kacang dan lemang. “Tersedia juga kue yang jarang kita temui yaitu kue bingke berendam dan serabi,” katanya.

Banyaknya pembeli yang ingin belanja makanan dan minuman untuk berbuka, membuat arus lalu lintas di Jalan Tugu Pahlawan sampai Jalan Sumatera menjadi macet. Karena, sebagian besar pembeli memarkir kendaraannya, baik roda dua maupun roda empat, di pinggir jalan. Hal serupa juga terjadi di jalan DI Panjaitan Batu 9. (odi)

WN Malaysia Kedapatan Memiliki 93,95 Gram Sabu

0

batampos.co.id – MN, 41, warga negara Malaysia, pemilik 93,95 gram narkoba jenis sabu diamankan jajaran Satnarkoba Polres Tanjungpinang, di salah satu penginapan di Jalan DI Panjaitan, beberapa hari yang lalu. Selain sabu, petugas juga menemukan barang bukti lainya dari tangan tersangka.

Informasi yang dihimpun, sebelum ditangkap petugas. WN Malaysia tersebut masuk ke Tanjungpinang via Batam. Penangkapan sendiri dilakukan petugas berdasarkan informasi dari masyarakat yang memberitahu bahwa akan adanya transaksi narkoba.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro, membenarkan pihaknya melakukan penangkapan terhadap WN Malaysia. Tersangka diamankan pihaknya saat berada di lobi penginapan yang terletak di Kilometer Delapan tersebut.

“Dia (tersangka) dari Malaysia ke Batam. Kemudian dari Batam menunju Tanjungpinang dengan menggunakan kapal Roro. Rencananya hendak bertransaksi disini (Tanjungpinang), tapi keburu kami tangkap,” ujar Joko, kemarin.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang, AKP Moh Saiz, menambahkan ditangkapnya WN Malaysia tersebut setelah pihaknya melakukan penyelidikan berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat.

“Melihat seseorang yang ciri-cirinya sesuai dengan informasi yang kami terima. Langsung kami lakukan penangkapan,” ujar Saiz.

Dikatakan Zais, saat dilakukan penggeledahan di badan pelaku. Pihaknya tidak menemukan narkoba yang dimaksud. Bahkan, yang bersangkutan juga tidak mengakui akan melakukan transaksi narkoba. Namun, pihaknya saat itu tak kehabisan akal dan meminta tersangka untuk buang air besar.

“Saat dia (tersangka) buang air besar itulah, didapati lima paket sabu yang dibalut dengan lakban hitam,” kata Zais.

Selain narkoba, sambung Zais, pihaknya juga mengamankan barang bukti lainnya yakni Paspor, tiket kapal, tiket bus dari Batu Pahat Malaysia dengan nomor 0055789, dua unit handpone, satu lembar pas pelabuhan Telaga Punggur Batam.

“Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2) junto pasal 112 ayat (2) undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Saat ini yang bersangkutan masih kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut atas perbuatannya tersebut,” pungkas Zais.(ias)

Masjid Nur Ilahi Jadi Tempat Bermain dan Berwisata Religi

0
Sejumlah warga sedang bersantai di seputaran Mesjid Nur Ilahi, F Osias De/batampos.

batampos.co.id – Jalan ke Pulau Dompak, tidak lengkap rasanya jika tidak mengunjungi Masjid Raya Nur Ilahi, yang berada di Istana Kota Piring. Letaknya yang berada dekat Pusat Pemerintahan Provinsi Kepri, menjadikannya sebagai tempat berwisata religi dan bersantai disetiap akhir pekan bersama keluarga.

Menjelang sore hari, kawasan Masjid Nur Ilahi, ramai dikunjungi masyarakat lokal. Ada yang membawa keluarga untuk melihat pemandangan, ada yang untuk bersantai dan ada juga yang datang kesana untuk bersantai sambil menunggu waktu untuk beribadah.

Berkunjung ke seputaran Masjid Nur Ilahi, masyarakat juga bisa melihat Sunset, perkampungan penduduk dan juga lalu lalang kendaraan yang melintas di jembatan I Dompak yang menghubungkan Kota Tanjungpinang dengan pusat Pemerintahan Provinsi Kepri.

Biasanya disetiap akhir pekan, banyak pedagang yang memanfaatkan kawasan Masjid Nur Ilahi untuk mencari nafkah. Namun, berhubung masuknya bulan Ramadan. Mereka tidak menjajakan jualannya karena menghormati umat muslim yang sedang berpuasa.

Elva Delima, 28, salah seorang warga yang ditemui di kawasan mesjid Nur Ilahi, mengatakan ia selalu menghabiskan waktu akhir pekan bersama keluarganya disana. Karena selain bisa melihat keindahan alam Kota Tanjungpinang, disitu tempatnya teduh karena banyaknya pepohonan rindang.

“Tempatnya juga bersih, anak saya juga suka bermain disini. Makanya kami selalu kesini,” ujar Elva.

Dikatakan Elva, selain menemani buah hatinya bermain disana. Ia juga bisa melaksanakan ibadah Salat di Masjid tersebut jika sudah memasuki waktunya beribadah.

“Berkunjung kesini kan gratis. Selain bisa bersantai, bisa juga beribadah. Selain itu, disini juga kalau tidak bulan puasa gampang untuk membeli jajanan. Karena biasanya pedagang ramai berjualan disini,” kata Elva.

Menurut Elva, meski bisa menjadi tempat menghabiskan waktu bersama keluarga. Namun, terdapat kekurangan seperti fasilitas bermain untuk anak.

“Kalau boleh, ditambah fasilitas bermain untuk anak,” ucap Elva sembari tertawa.

Sementara itu, warga lainnya, Ella, menuturkan ia juga sering menghabiskan waktu ke Mesjid Nur Ilahi tersebut. Berkunjungnya ia kesitu untuk menghabiskan waktu luang bersama temannya.

“Kalau mau Salat tinggal masuk mesjid. Kan bisa juga melihat Sunset dan menghilangkan kejenuhan dari rutinitas sehari-hari,” ucapnya.(ias)

 

30 Pencari Suaka Dipindahkan ke Batam

0

batampos.co.id – Sebanyak 30 orang pencari suaka di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pusat Tanjungpinang akan dipindahkan ke Karantina Imigrasi Batam. Pemindahan sendiri dilakukan buntut dari unjuk rasa yang dilakukan para imigran di dalam penampungan.

Kepala Bidang (Kabid) penempatan, pemulangan dan deportasi Rudenim Tanjungpinang, Irwanto Suhaili, mengatakan pemindahan para pencari suaka akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Pemindahan berdasarkan hasil pertemuan antara petugas Rudenim Tanjungpinang dengan perwakilan Deteni, serta Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM).

“Tahap pertama 30 orang akan dipindahkan ke Batam. Sekarang ini pihak IOM sedang mengusahakan tempat-tempat pemindahan,” ujar Irwanto, Minggu (28/5).

Dikatakan Irwanto, selama ini para pencari suaka tidak sabar menunggu proses pemindahan sehingga menggelar aksi demo. Padahal, saat ini pencari suaka di Indonesia sudah banyak sehingga Rudenim di kota lain telah penuh. Namun, para pencari suaka di Tanjungpinang tetap memaksa agar dipindahkan.

“Mereka (pencari suaka) ini tidak tahu kalau sekarang jumlah imigran di Indonesia sudah 14 ribu jiwa. Sementara mereka di sini masih ngotot minta dipindahkan,” kata Irwanto.

Menurut Irwanto, para pencari suaka di Tanjungpinang merasa jika dipindahkan ke tempat lain akan memuluskan langkah mereka ke negara ketiga. Padahal, negara tujuan saat ini menolak kedatangan mereka.

“Mungkin anggapan mereka dari Rudenim lain akan mudah bisa menuju negara tujuanya,” pungkasnya.(ias)