Kamis, 30 April 2026
Beranda blog Halaman 13319

Penumpang Kapal Pelni dari Batam Naik 27%

0
foto: cecep mulyana / batampos

batampos.co.id – PT Pelni (persero) mencatat kenaikan 5 persen dibandingkan tahun lalu untuk perjalanan arus mudik, tahun ini.

Dari data PT Pelni, hingga H-1 Sabtu (24/6) tercatat 281.516 penumpang yang sudah terlayani. Angka itu lebih tinggi dibandingkan tahun 2016, sebanyak 273.938 penumpang.

“Sehingga di 2017 ini penumpang mengalami kenaikan 5 % dibanding tahun sebelumnya,” ujar M‎anager Public Relation PT. PELNI (Persero) Akhmad Sujadi‎ dalam keterangan persnya, Selasa (27/6).

‎Dia menyebutkan puncak arus mudik dengan kapal laut terjadi pada H-2 atau Jumat (23/6) yang mencapai 26.245 penumpang. Sementara 2016 puncak angkutan terjadi pada H-5 tercatat 23.859 penumpang. Sedangkan pada H-1 lebaran tercatat 8.794 tahun lalu 8.662 penumpang.

Lebih jauh Sujadi mengungkapkan, kapal paling diminati adalah kapal motor (KM) Kelud rute Tanjung Priok-Batam-Tanjung Balai-Belawan. Pada arus mudik KM Kelud rerouting pada ruas Batam-Belawan yang merupakan kantong penumpang teringgi di wilayah barat. Penumpang KM Kelud tercatat 17.980 orang, lebih tinggi dari tahun lalu, 17.130 orang, naik sekitar 5 %.

Sementara untuk Indonesia Tengah dan Indonesia Timur kapal paling diminati KM Bukit Siguntang mampu mengangkut 20.446 penumpang. tahun lalu ada 15.811 penumpang.

Kemudian KM Sinabung 15.769, tahun lalu 15.612 orang. KM Nggapulu 13.349 tahun 15.441 penumpang dan KM Doro Londa 14.868 tahun lalu 15.362 penumpang.

“Tahun ini KM Kelud masih diminati pemudik, khususnya pada ruas Batam-Belawan,” katanya.

Untuk embarkasi tertinggi tahun ini masih dipegang Pelabuhan Makasar 22.825 tahun lalu 23.130 penumpang, berkurang 305 orang. Balikpapan 19.593 tahun lalu 18.050 orang, naik 8 %. Ambon 12.820 tahun lalu 14.273 orang, turun 11 %. Pulau Batam 14.713 tahun lalu 11.551 orang naik 27 %. Sorong 12.471 tahun lalu 10.471 orang, naik 19 %.

“Dari Batam, Balikpapan dan Sorong penumpang ada kenaikan, namun di Ambon dan Makasar mengalami penurunan dibanding tahun lalu,” tambah Sujadi.

Sementara ‎penumpang per wilayah, untuk wilayah I ruas Batam-Belawan menempati urutan pertama 10.806 tahun lalu 7.673. diikuti Batam-Tanjung Priok 3.118 tahun lalu 3.794.

Total penumpang untuk wilayah I yang meliputi Tanjung Priok, Batam, Tanjung Balai, Belawan, Tarempa dan Kijang, mencapai 20.865 penumpang, sementara tahun lalu 18.844 orang, naik 2.021 orang atau naik 10 %.

Untuk wilayah II yang terdiri Cabang Balikpapan, Sampit, Semarang, Kumai, Surabaya, Tarakan, Pontianak, Pantoloan dan Makasar ruas Balikpapan-Surabaya menempati urutan pertama 11.532 tahun lalu 13.315 orang.

Sampit-Semarang naik menjadi 7.993 dari sebelumnya 5.545 orang. Kumai-Surabaya 4.400 tahun lalu 4. 188 orang. Sampit-Semarang 4. 596 tahun lalu 4.177 orang. Secara total pada wilayah II 45.210 tahun 42.558 orang atau naik 6 %.

Sedangkan untuk wilayah III yang meliputi cabang Makasar, Surabaya, Baubau, Bima, Labuan Bajo, Nunukan, Parepare, Maumere, Benoa (Bali), Kupang, Balikpapan, Ende, Ambon dan Tarakan penumpang mengalami penurunan dari 31.590 menjadi 30.255 orang berkurang 1.335 orang.

Wilayah IV yang terdiri dari Ambon, Baubau, Jayapura, Biak, Manokwari, Sorong, Surabaya, Banda Naira, Serui, Nabire, Namlea, Fakfak, Tual dan Makasar juga turun dari 31.539 nebjadi 30.781 orang, turun 2%. (cr2/JPG)

Rabu, Diperkirakan Arus Balik mulai Ada via Hang Nadim

0
Petugas Polisi ikut mengamankan arus mudik dan balik di Hang Nadim.
foto: fiska juanda / batampos

batampos.co.id – Pihak Bandara Internasional Hang Nadim Batam memperkirakan Rabu (28/6) menjadi awal dari arus balik Idul Fitri 1438 Hijriah.

Dan puncak arus balik diprediksi Sabtu (1/7) dan Minggu (2/7).

“Besok (28/6), tapi belum signifikan,” kata General Manager Operasional Hang Nadim Batam, Suwarso pada batampos.co.id, Selasa (27/6).

Ia mengatakan hal ini disebabkan libur Idul Fitri baru berakhir pada Minggu (2/7) depan. Sehingga banyak masyarakat memilih menghabiskan waktu liburan di Kampung Halamannya masing-masing.

“Pastinya begitu,” tuturnya.

Namun arus balik tahun ini tak lah seramai tahun lalu. Karena beberapa orang yang pulang saat arus mudik, memilih untuk lagi kembali ke Batam.

“Pada waktu arus mudik kemarin, dari 10 orang saya tanyakan. 3 orangnya tak lagi kembali ke Batam,” ucap Suwarso.

Arus balik, kata Suwarso lebih sedikit sepi dibandingkan saat arus mudik.

Pada Selasa (27/6), Suwarso mengatakan masih ada masyarakat yang pulang untuk mudik. Mereka kebanyakan memanfaatkan momen saat tiket pesawat tak lagi tinggi harganya.

“Arus mudik masih ada, walau tak seramai sebelum lebaran,” ujarnya.

Dari data yang tercatat di Bandara Internasional Hang Nadim Batam dari H-10 hingga hari H lebaran tercatat sebanyak 107.559 orang keluar dari Batam.

Dengan rincian

  • H-10 sebanyak 8.744 orang,
  • H-9 ada 9.457 orang,
  • H-8 ada 9.156 orang,
  • H-7 9.452 orang,
  • H-6 9.341 orang,
  • H-5 9.341 orang,
  • H-4 10.414 orang,
  • H-3 10.947 orang,
  • H-2 10.986 orang,
  • H-1 10.725 orang.

Pada lebaran pertama tercatat sebanyak 9.014 orang yang datang ke Batam. (ska)

H+2 Pelabuhan Roro Telagapunggur masih Padat

0
Sejumlah kendaraan memasuki kapal Roro di Pelabuhan Tanjunguban, belum lama ini. F.Choky/Batam Pos

batampos.co.id – Arus silaturahim Batam ke Bintan di Pelabuhan Kapal Roro Telagapunggur, Nongsa masih dipadati oleh masyarakat, Selasa (27/6).

Arus silaturahim ini bercampur juga dengan masyarakat yang ingin berlibur di beberapa destinasi wisata di Pulau Bintan seperti Lagoi, Pantai Trikora, Bukit Pasir Bintan dan lain-lainnya.

“Masih cukup tinggi, walau tak seramai pada hari pertama,” kata General Manager Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Batam,  Anis Adinizam, Selasa (27/6).

Ia mengatakan dari data yang mereka kumpulkan pada H-1 lebaran tercatat penumpang yang berangkat sebanyak 2.941, kendaraan roda dua yang terangkut sebnyak 886 unit, kendaraan roda empat hingga enam terangkut sebanyak 337 unit.

Sementara itu pada hari lebaran penumpang yang berangkat sebanyak 2.961 orang, kendaraan roda dua 850 unit, kendaraan roda empat hingga enam  267 unit.

Pada lebaran kedua, jumlah penumpang dan kendaraan yang menyeberang menggunakan Kapal Roro, kata Anis meningkat drastis.

“Penumpang itu ada sebanyak 5.710 orang, kendaraan roda dua 1.547 unit dan kendaraan roda empat hingga enam sebanyak 344 unit,” ujarnya.

Jumlah penumpang yang berangkat dari H-1 hingga lebaran kedua ini secara keseluruhan meningkat, dibandingkan tahun lalu.

“Jumlah trip pelayaran sama, namu antusias masyarakat jauh meningkatnya dibandingkan tahun lalu,” tuturnya.

Sementara itu tujuan ke Batam ke Dabo, Batam ke Mengkapan (Kabupaten Siak,red), dua rute baru ASDP ini jumlah penumpang juga membludak.

“Selalu full ini, kami tak buka tiap hari rutenya, seperti Mengkapan sekali seminggu saja. Tapi karena lebaran kami bukan 3 kali dalam seminggu,” ucapnya.

Petugas Stasiun Meterologi Hang Nadim Batam memperkirakan selama arus balik ataupun silaturahim, cuaca di perairan Batam masih normal dan layak untuk dilayari. Dimana tinggi gelombang rata di perairan Batam dan sekitarnya hanya 0,1 hingga 0,5 meter saja.

“Dan cuacanya cerah berawan,” kata Kasi Datin Stamet Hang Nadim Batam, Suratman. (ska)

 

Arus Mudik Tujuan Riau Daratan Naik 6,7 Persen

0

batampos.co.id – Arus mudik H-3 di pelabuhan domestik Tanjungbalai Karimun, kemarin (22/6) tujuan Riau Daratan terjadi peningkatan mencapai 6,7 persen dibandingkan tahun 2016 lalu di hari yang sama. Dimana secara keseluruhan, baik dari penumpang International dari Singapura dan Malaysia maupun Karimun sendiri menuju ke berbagai daerah di Provinsi Riau mencapai 45.108 orang.

”Rata-rata mereka pulang tujuan Selat Panjang, Bengkalis, Dumai dan Pekanbaru. Mereka didominasi para pekerja dari Malaysia ke kampung halamannya Selat Panjang,” kata Kasi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhan KSOP Kelas II Tanjungbalai Karimun, M Syafrizal.

Lanjutnya, dari data tahun 2016 lalu di H-3 penumpang yang naik mencapai 42.257 orang. Sedangkan, tahun ini terjadi kenaikan 45.108 orang. Sementara itu penumpang yang turun di pelabuhan Tanjungbalai Karimun, baik dari Singapura maupun Malaysia serta daerah lokal terjadi penurunan ditahun lalu. Yaitu pada tahun 2016 sebanyak 50.252 orang dan tahun ini 45.108 orang.

”Kalau yang turun di pelabuhan Tanjungbalai Karimun sedikit penurunannya, baik dari luar negeri maupun lokal. Kemungkinan puncaknya hari ini dan besok, berbarengan libur para pegawai dan pekerja,” ungkapnya.

Terpisah Ketua DPC INSA Karimun Bustami Datuk Raja Marah ketika dikonfirmasi mengatakan, bahwa pihaknya ada penambahan kapal satu tujuan Selat Panjang. Dengan dioperasikan satu kapal tujuan Selat Panjang dalam satu hari, bisa mengangkut calon penumpang dua trip.

”Kita lihat situasi, seperti kemarin. Calon penumpang tujuan Selat Panjang cukup membludak, sehingga kita operasikan satu kapal. Alhamdulillah, semua dapat terangkut semuanya,” tuturnya.

Sedangkan, satu kapal lagi standby sewaktu-waktu dapat dioperasikan ke berbagai tujuan. Artinya, dari INSA Karimun sudah melakukan koordinasi ke pengelola kapal. Untuk mengantisipasi membludaknya calon penumpang yang akan berangkat.

”Secara umum sih, semua dapat di berangkatkan calon penumpang ke berbagai tujuan,” .jelasnya.

Pantauan di pelabuhan, calon penumpang yang baru tiba dari Malaysia langsung menuju ke lokel kapal domestik untuk membeli tiket langsung pulang ke kampung halaman. Sementara informasi yang dihimpun, kapal tujuan Kukup Malaysia pada lebaran pertama tidak beroperasi. (tri)

Waspada, Pencuri Motor Beraksi Subuh

0

batampos.co.id – Kapolsek Bintan Utara, Kompol Jaswir, mengimbau bagi warga, agar lebih berhati-hati saat memarkirkan kendaraan motornya.

Hal ini dilakukan demi menghindari kasus pencurian motor yang kerap terjadi di wilayah hukumnya.

“Usahakan, warga memastikan motor sudah terkunci aman saat sedang diparkir, dan jangan lupa parkir di lokasi yang relatif lebih aman dan mudah untuk dipantau,” jelas Jaswir, Jumat (23/6).

Seperti diketahui selama sepekan ini, sudah empat sepeda motor warga di Bintan Utara raib dicuri maling dilokasi parkiran rumah.

Dimana keempat kasus pencurian ini, rata-rata terjadi pada pukul 04.00 WIB, hingga pukul 05.00 WIB.

“Kejadiannya memasuki jam subuh. Perlu hati-hati, kalau mau parkir motor usahakan parkir di dalam rumah saja,” terangnya.

Jaswir mengakui sejauh ini memang pihaknya sudah banyak menerima sejumlah laporan warga atas kehilangan motor di wilayah hukumnya.

Namun sebagian sudah ditindak dan sebagian lagi agak sulit diungkap, karena terkendala dengan tidak adanya laporan resmi.

“Kemarin sudah ada yang kita ungkap memang atas kehilangan motor yang terjadi. Tapi banyak juga kejadian pencurian motor yang tidak ada laporan resmi, kami hanya dapat informasi dilapangan,” ucapnya.

Ia menambahkan pihaknya juga akan meningkatkan pengamanan patroli melalui Babinkamtibnas untuk menjaga keamanan di wilayah sekitar.

“Mari bersama-sama kita mencegah, agar kasus pencurian motor ini tidak terulang lagi,” imbuhnya. (cr20)

Kue Bilis Hasanah Bajir Pesanan

0
Warga sekitar diberdayakan membuat kue bilis di Sungai Pinang. F Wijaya Satria/Batam Pos
batampos.co.id – Salah satu kue yang menjadi ciri khas di daerah Bunda Tanah Melayu saat lebaran, adalah kue ikan bilis.
Bagi warga yang tidak sempat membuat kue karena satu dan lain hal, biasanya mereka  membeli kue di toko atau pembuat kue dadakan.
Berkah lebaran dirasakan Salah satu penjual kue khas Kabupaten Lingga yakni pasangan suami istri Sutan H Sulaiman dan Nur Hasanah yang berdomisili di Sungai Pinang. Pasutri ini menjual kue bilis yang terkenal gurih, renyah dan enak.
“Lebaran kali ini lumayan meningkat pesat pembelian kue bilis. Rata-rata warga memesan untuk kebutuhan lebaran,” ujar Nur Hasanah, Jumat (23/6) siang.
Kue bilis khas melayu buatan Hasanah sejak tahun 2006 ini tidak hanya diminati warga Kabupaten Lingga, kue bilis mereka bahkan menjadi incaran bagi masyarakat Melayu yang ada di Karimun, Batam dan Tanjungpinang. Lebih mengejutkan lagi, Hasanah telah berhasil memperkenalkan kue khas Melayu kepada masyarakat Indonesia lainnya seperti masyarakat Jambi hingga Bali.
Penuturan Hasanah, peningkatan penjualan pada lebaran kali ini sangat terlihat jelas jika dibandingkan dengan hari-hari biasa. Untuk Lebaran tahun ini dia telah menjual sebanyak 550 kilogram kue bilis ke berbagai pelosok di Kabupaten Lingga. Semua kue tersebut habis terjual bahkan masih ada yang memesan.
Kue bilis buatan Hasanah ini memang terkenal gurih dan nikmat. Satu ekor bilis digorenh kering lalu dibalut dengan tepung yang telah diadon dengan baik. Ketika menggigit kue tersebut, aroma bilis dan adonan tepung terasa sehingga semakin menggugah selera setiap orang yang memakannya.
Saking pesatnya peningkatan pesanan, Hasanah bahkan menolak sebagian pesanan warga, bukan karena tidak sanggup mengerjakan, Hasanah mengaku kekurangan bahan baku pembuatan kue bilis tersebut. Untuk tenaga kerja pembuat kue, Hasanah memberdayakan warga sekitar untuk membantu membuat kue.
“Kebanyakan orang lebih mengenal saya dengan sebutan Mak Tam. Karena di kemasan kue bilis tertulis kue bilis mak tam,” ujar Hasanah. (wsa)

Polsek Usut Penyelundupan Barang TKI

0

batampos.co.id – Pengungkapan kasus penyelundupan produk-produk asing asal negara Malaysia oleh Satuan Reskrim Polsek Bintan Timur, di Pelabuhan Sri Bayintan, Kijang beberapa waktu lalu, tentunya masih menjadi pertanyaan.

Diantaranya, bagaimana barang-barang dalam jumlah banyak mencapai satu truk yang tidak dilengkapi dokumen tersebut, bisa masuk secara bebas di area Pelabuhan resmi di Kijang tersebut.

Hal ini disampaikan Penyidik Perdagangan Bintan, Setia Kurniawan, Jumat (23/6).

Menurutnya dalam kasus ini, tentu ada pihak yang diduga ikut membantu dalam mensukseskan penyelundupan ini, sehingga bisa berjalan dengan lancar dalam jangka waktu yang cukup lama selama 3 tahun.

“Saya tidak tahu siapa yang ikut dibelakangnya.Tapi yang jelas perbuatan ini melanggar Undang-undang Perdagangan Indonesia. Biarlah penyidik kepolisian yang akan mengungkapnya,” jelas Setia.

Menurutnya segala produk asing yang masuk ke Indonesia dengan jumlah yang tidak wajar disebut kegiatan impor.

Dan untuk menjadi importir lanjutnya harus memiliki ketentuan diantaranya, pelaku wajib memiliki usaha dibidang perdagangan sebagai importir, serta pelaku juga wajib memiliki dokumen dasar seperti SIUP.

“Utamanya lagi importir juga harus memiliki angka pengenal importir, tapi itu semua tidak dimiliki sama sekali oleh pelaku ini,” tegasnya.

Sebelumnya Satuan Reserse Polsek Bintan Timur, berhasil mengamankan 1 truk Lori yang berisikan barang-barang tanpa dokumen yang dibawa dari negara Malaysia.

Barang-barang yang diamankan tersebut merupakan barang titipan milik Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang tinggal di Malaysia untuk dikirim kepada saudaranya di Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

“Barang ini kami amankan saat hendak menuju Pelabuhan Sri Bayintan Kijang, untuk diangkut ke atas kapal tujuan Surabaya dengan menggunakan truk lori BP 8671 TY,” jelas Kapolsek Bintan Timur, AKP Abdul Rahman, dalam ekspose yang digelar di Mapolsek Bintan Timur, Jumat (19/6) lalu.

Diketahui barang-barang ini berhasil lolos dari pengawasan Bea Cukai dan berhasil masuk ke Indonesia dari jalur Batam-Tanjungpinang melalui pelabuhan tersebut.

“Selain mengamankan barang-barang ini, kami juga mengamankan Wahid, yang bertanggung jawab atas barang tanpa dokumen itu,” terangnya.

Wahid kata abdul merupakan warga indonesia yang juga tinggal di Malaysia.

“Pria ini merupakan kurir atau pekerja jasa pengiriman barang-barang milik TKI yang akan dibawa ke Bawean,” sebutnya.

Aneka barang yang diamankan tersebut diantaranya, berbagai produk bumbu makanan dapur, milo sachet, permen, kue, kurma, dan aneka barang bekas seperti baju celana, seprai, dan masih banyak lagi.

Abdul menambahkan Wahid beserta jaringannya dipastikan menyalahi semua ketentuan dalam aturan pengiriman dan kegiatan mereka ini termasuk aktifitas ilegal.

“Kasus ini akan kami dalami lagi, bekerjasama dengan penyidik Disperindag untuk mencari tahu siapa yang turut serta ikut membantu kegiatan penyelundupan ini, sebab kasus ini menjadi atensi bagi kami untuk segera diungkap,” imbuhnya. (cr20)

Cuaca Aman, Masyarakat Tetap Waspada

0

batampos.co.id – Kondisi cuaca selama beberapa hari ke depan di Kepri, masuk dalam kategori aman. Meski begitu, masyarakat yang hendak melakukan perjalanan menggunakan angkutan laut diimbau untuk tetap waspada.

Hal tersebut dikatakan Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang, Dhira Utama, kemarin.

”Kecepatan angin masih dalam kondisi kondusif. Sedangkan hujan terjadi hanya bersifat lokal yakni hujan ringan dan sedang,” ujar Dhira.

Dikatakannya, meski cuaca aman. Peluang terjadinya angin puting beliung tetap ada. Namun, itu akan terjadi jika turun hujan lebat disertai petir.

”Untuk itu masyarakat harus lebih berhati-hati jika melihat awan cumulunimbus yang bergumpal di langit. Jangan berteduh dibawah pohon besar,” kata Dhira.

Sedangkan untuk ketinggian gelombang laut di Tanjungpinang dan Batam, sambung Dhira, masih berkisar antara 0,2 hingga 0,8 meter. Pihakanya pun mengingatkan KSOP dan Operator kapal mengedepankan keselmatan saat berlayar.

”Ini semua harus diantisipasi untuk menghindari agar tidak terjadi hal yang kurang baik selama lebaran,” pungkasnya.(ias)

PM Malaysia Berlibur di Bali

0
PM Malaysia Y.M. Dato’ Sri Haji Mohd Najib Tun Abdul Razak tiba di Bandara Ngurah Rai Bali disambut Gubernur Bali Made Mangku Pastika. (Ist for JawaPos.com)

batampos.co.id – Perdana Menteri (PM) Malaysia Y.M. Dato’ Sri Haji Mohd Najib Tun Abdul Razak berlibur di Bali, Indonesia.

Penguasa negeri jiran (tetangga) itu tiba di Pulau Dewata pada Senin (26/6) sekitar 12.50 Wita. Saat turun dari Pesawat Khusus Jet Premier One Type A319, Call Sign NR1, No. Reg. 9M-NAA di Bandara Internasional Ngurah Rai, Mohd Najib Tun Abdul Razak disambut langsung Gubernur Bali Made Mangku Pastika.

Selain Mangku Pastika, juga terdapat Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose, Pangdam IX/Udayana Mayjen Komaruddin Simanjuntak, Danlanud Ngurah Rai Kolonel Pnb. I Wayan Superman dan Ketua PHRI Bali Tjokorda Artha Ardana Sukawati.

“Selama berlibur di Bali mendapat pengawalan ketat dari Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres),” ujar Karo Ops Polda Bali Kombes I Nyoman Sumanajaya, Senin (26/6).

Adapun tujuan kedatangan PM Malaysia ke Bali yakni untuk berlibur yang berlangsung empat hari. Tepatnya dari Senin (26/6) hingga Kamis (30/6).

Selama di Bali Tun Abdul Razak pun mendapatkan pengamanan VVIP, sama dengan pengamanan terhadap Barack Obama yang juga sedang berlibur di Bali.

“Kunjungannya ke Bali merupakan suatu kehormatan, sehingga harus diberikan pengamanan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tukasnya. (dre/iil/JPG)

Dikira Lidah Buaya, Ternyata…..

0
Aksi Zhang yang terekam dalam live vlogger. (Mirror)

Situs Mirror Senin (26/6) melansir, seorang vlogger yang hanya disebut bernama Zhang asal Tiongkok bermaksud tampil secara live streaming saat dia memakan daun yang diyakini lidah buaya.

“Kalau memang lidah buaya itu berkhasiat, tak ada cara yang lebih efektif untuk mendapatkan khasiat itu selain mengunyah dan menelannya,” kata perempuan 26 tahun itu sebelum beraksi.

Maka, mulailah dia mengunyah dua lembar daun yang telah dibeli. Nyam…dan apa yang terjadi? “Pahit, sangat pahit,” kata Zhang.

Setelah tiga gigitan, dia tak mampu berkata-kata lagi. Mulutnya mendadak kaku. Zhang pun segera dilarikan ke rumah sakit. Live streaming pun otomatis bubar.

Belakangan diketahui bahwa yang dia kunyah itu ternyata bukan lidah buaya. Melainkan agave Americana, sejenis daun yang beracun. Jadilah bukan khasiat yang didapat, malah rumah sakit! (c19/ttg)