Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 13341

Kemenpar Tingkatkan Kapasitas SDM Tanjung Kelayang

0
foto: bwsuitebelitung.com

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menempatkan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) sebagai kunci penting dalam mengelola destinasi yang kondang karena keindahan pantainya itu.

Pada 26-27 April lalu, Asisten Deputi Tata Kelola Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenpar menggelar bimbingan teknis (bimtek) dalam rangka penguatan kelompok sadar wisata. Namanua bimtek Sapta Pesona dan Sadar Wisata.

“Pesertanya adalah 60 kelompok sadar wisata se-Kabupaten Belitung dan Belitung Timur,” ujar Larasati selaku person in charge (PIC) Tanjung Kelayang pada Pokja Destinasi Prioritas Kemenpar.

Selain itu, Kemenpar juga menggalakkan penggunaan platform Indonesia Travel Xchange (ITX) di kalangan pemilik homestay di Belitung. Dalam rangka itu pula Kemenpar menggelar workshop penggunaan ITX untuk pemasaran homestay secara digital.

Menurut Laras, worskshop pemanfaatan ITX kepada para pemilik homestay itu digelar pada 28-29 April lalu. “Pesertanya 40 pengelola homestay,” sebutnya.

Lebih lanjut Laras mengatakan, objek wisata di Belitung bukan hanya pantai-pantai indah seperti Keciput Alam Indah di  Desa Keciput di Kecamatan Sijuk, Belitung. Sebab, di Desa Keciput juga ada wisata religi yang bisa dikembangkan.

“Ada wisata religi untuk mengetahui sejarah panjang proses penyebaran agama Islam ke Pulau Belitung. Wisatawan bisa akan mengunjungi makam-makam kuno penyebar agama Islam di Belitung,” tutur Laras.

Selain itu, ada pula wisata edukasi bagi wisatawan yang ingin mengenal berbagai jenis kayu dan pepohonan yang sudah tertata rapi, wisata outbound hingga kuliner. “Ada makanan dan oleh-oleh khas Belitung,” sebutnya.

Laras menambahkan, jika tak ada hambatan maka penerbangan internasional menuju Belitung akan segera terealisasi. Sebab, Bandara HAS Hanandjoeddin di Tanjungpandan sejak 22 Desember lalu telah berstatus international airport.

Nantinya akan ada penerbangan langsung dari Kuala Lumpur International Airport (KLIA) di Malaysia ke Belitung. “Penerbangan internasional masih menunggu kesiapan Pertamina menyuplai avtur dan slot di bandara Kuala Lumpur,” katanya.

Iyeth Bustami Semarakkan Pembukaan Festival Pesona Mandeh 2017

0

Iyeth Bustami mampu membius ribuan pengunjung pembukaan Festival Pesona Mandeh 2017, (4/5/2017).

Berlokasi di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Carocok Tarusan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni dalam sambutannya mengatakan, Festival Pesona Mandeh ini akan jadi kebangkitan sektor pariwisata Mandeh.

Pak Bupati menambahkan, dirinya akan terbuka kepada investor baik skala kecil, sedang, dan besar datang untuk turut mengembangkan Mandeh.

“Pertama saya ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat yang telah menetapkan Mandeh jadi destinasi nasional. Masyarakat sini pun sudah siap menyambut wisatawan yang akan datang. Begitu juga dengan investor, kami persilakan datang membangun pariwisata di sini,” kata Hendrajoni.

Hendrajoni menyebutkan, seindah apapun sebuah kawasan wisata, jika tanpa promosi mustahil akan dikenal, apalagi menarik kunjungan ribuan wisatawan.

“Kami bersyukur atas dorongan dari Kementerian Pariwisata, Festival Pesona Mandeh yang pertama bisa dilaksanakan,” katanya.

Acara yang dimulai sejak pukul 20.30 WIB ini dibuka dengan tarian khas Sumatera Barat, disusul pemberian penghargaan kepada pengelola tempat wisata, homestay dan UMKM terbaik di Pesisir Selatan.

Iyeth Bustami yang tampil dengan busana anggun warna keemasan, langsung menjadi magnit pengunjung berkumpul di depan panggung. Dengan lagu pertama berjudul “Sabda Cinta”, Iyeth mampu membius penontonnya.

Tidak mau membuang waktu, saat hendak membawakan lagu kedua, Iyeth mengajak Bupati Hendrajoni dan istri naik ke atas panggung. Bersama-sama mereka menyanyikan lagu paling hits milik Iyeth “Laksana Raja Di Laut” yang membuat suasana makin heboh.

Dengan membawakan total 10 lagu, Iyeth Bustami sukses membuka Festival Pesona Mandeh 2017 dengan manis. Dalam penutupannya, Iyeth pun mengajak wisatawan menengok keindahan Mandeh yang menurutnya tidak kalah indah dengan Raja Ampat.

“Datanglah ke Mandeh, ada surga tersembuny di sini. Keindahannya luar biasa, tidak kalah dengan Raja Ampat,” ujar Iyeth Bustami berkampanye.

Event yang berakhir sampai 7 Mei 2017 ini ditargetkan dikujungi 35 ribu wisatawan nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman). Berbagai acara akan dihelat, seperti lomba fotografi bawah laut, festival kuliner, seni tradisi dan festival rabab. Khusus Festival Rabab yang dihelat pada Sabtu 6 Mei 2017 akan diikuti 200-an pemain rabab dan akan dicatat dalam rekor MURI.

Khusus lomba foto underwater, sudah dimulai sejak Festival Pesona Mandeh dimulai. Selama tiga hari peserta terus melakukan hunting foto di spot-spot yang sudah ditentukan. Hasil foto dan keputusan pemenang dipajang dan diumumkan pada hari penutupan festival.

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Pessel, Zefnihan mengatakan, Festival Pesona Mandeh ini merupakan sebuah media promosi dan memperlihatkan kesiapan kawasan Mandeh kepada wisatawan untuk dikunjungi. Masyarakat di Mandeh juga bersiap dalam menyambut para wisatawan yang datang dengan menyiapkan hidangan dan pelayanan berstandar internasional.

Masyarakat Mandeh juga telah diajak bersiap menyambut para wisatawan yang datang dengan menyiapkan hidangan dan pelayanan berstandar internasional. “Untuk festival kuliner kita menghadirkan 50 stand kuliner yang menyajikan beragama kuliner enak khas Ranah Minang. Tidak hanya pembukaan saja kami datangkan artis, nanti di penutupan juga ada artis ibu kota Budi Doremi,” ujar Zefnihan.

Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Sumatera Barat Raseno Arya mengatakan, promosi pra event Festival Pesona Mandeh 2017 gencar dilakukan sebelum event berlangsung. Karena itu dirinya optimistis target kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara akan tercapai.

“Target 35 ribu di event perdana kami optimis tercapai, berbagai persiapan sudah kita kerjakan, baik pada saat pembukaan hingga penutupan sudah disiapkan secara matang di lapangan, melibatkan seluruh pemangku kepentingan, seperti komunitas, pegiat pariwisata, warga setempat dan rekan-rekan media massa cetak dan elektronik,” kata dia.

Kegiatan pendukung Festival Pesona Mandeh 2017 lainnya, tambah Raseno, ada Mandeh Joy Sailing, lomba perahu tradisional dan atraksi diving. “Pada tanggal 5 Mei nanti, akan ada parede yang seru, sekitar 250 perahu tradisonal degan bermacam corak dan ragamnya melintasi seputaran kawasan Mandeh yang sangat menakjubkan,” ujarnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya yang sudah tiga kali mendatangi Mandeh mengatakan, Mandeh adalah Raja Ampat-nya Sumatera. Untuk menjual wisata Mandeh, menurutnya akan sangat mudah.

“Walaupun tidak masuk dalam destinasi prioritas, tapi Mandeh menjadi destinasi nasional. Itu akan kita perhatikan secara intens. Menjual Mandeh ini akan sangat mudah karena destinasinya indah, atraksinya banyak, kulinernya oke, dan tidak jauh dari Padang yang bandaranya sudah siap. Tinggal amenitasnya saja yang harus digenjot,” kata Menpar Arief Yahya. (*)

Program Magang Kemenkop UKM 2017 Dorong 500 Wirausaha Muda

0

Kementerian Koperasi dan UKM mendorong dunia usaha membuka kesempatan magang bagi pemuda.

Melalui kegiatan ini peserta akan mendapat pengalaman langsung sebagai seorang wirausahawan.

Nantinya, para peserta diharapkan menjadi wirausaha muda yang mandiri atau menjadi mitra usaha di tempat mereka magang.

Asisten Deputi Peran Serta Masyarakat Kementerian Koperasi dan UKM, Hariyanto mengatakan program yang digagas pemerintah melalui Kemenkop UKM ini bertujuan untuk menularkan mental, jiwa, dan semangat berwirausaha kepada pemuda melalui pemberian pemahaman dan pengalaman praktik-praktik wirausaha pada dunia usaha khususnya UKM sehingga diharapkan dapat tercipta wirausaha muda yang memiliki kompetensi baik.

‘’Program magang dilaksanakan dengan dasar hukum UU Nomor 20 Tahun 2008 pasal 19 ayat 1 yakni dalam rangka memasyarakatkan dan membudayakan kewirausahaan, meningkatkan keterampilan teknis dan manajerial, serta membentuk dan mengembangkan lembaga pendidikan dan pelatihan. Intinya, kegiatan ini untuk melakukan pendidikan, pelatihan, penyuluhan, motivasi, dan kreativitas bisnis, dan penciptaan wirausaha baru,’’ ujar Hariyanto.

“Peserta yang berhak mengikuti program magang ialah peserta yang dijaring oleh panitia seleksi dengan kriteria diantaranya pria dan wanita berumur 17-30 tahun, minimum SMA sederajat, dan lolos seleksi serta bersedia mengikuti tata cara magang yang berlaku”, lanjut Hariyanto.

“Program magang yang berjalan berhasil merekrut sebanyak 100 peserta dan 20 UKM, yang mana setiap satu UKM menampung peserta magang sebanyak 5 orang,’’ ungkap Hariyanto.

Proses magang akan dilaksanakan selama 25 hari. Dimana para peserta akan dibagi dalam kelompok bidang spesifik (produksi UKM) dan manajemen usaha (pembukuan dan lain-lain), serta dilakukan secara intensif melalui proses monitoring. Sebelum mulai magang, para peserta, pendamping dan pemilik UKM diberi pembekalan terkait aktivitas magang dengan cara diberi buku panduan magang dan akan dibagi kelompok bagi setiap UKM yang menerima peserta magang.

“Peserta magang dijaring oleh Dinas Koperasi dan UKM yang nantinya akan merekomendasikan UKM yang berminat menjadi tempat magang, merekomendasikan peserta magang, serta melakukan monitoring pelaksanaan magang,” tandas Hariyanto.

Hariyanto mengatakan, selama proses magang, monitoring dan perekaman akan dilakukan setelah 14 hari berjalannya kegiatan. Pihak kementerian didampingi Dinas Koperasi dan UKM provinsi akan melakukan kunjungan langsung ke UKM pendamping untuk mengevaluasi proses magang yang sedang berjalan.

Dengan begitu, para peserta yang mengikuti program magang diharapkan dapat memahami dan menyelami dunia bisnis praktis, terutama kewirausahaan secara langsung.

“Peserta akan dibekali dengan pelatihan mulai dari proses produksi, kemasan, manajemen usaha hingga pemasaran,” jelasnya.

ilustrasi

Melalui pelatihan magang kali ini, para peserta diharapkan menjadi wirausaha muda yang mandiri yang dapat menjadi mitra usaha ditempat magangnya masing-masing.

”Manfaat melalui program ini peserta yang notabene baru belajar menjadi wirausaha akan mendapatkan informasi praktek kewirausahaan secara langsung. Mereka juga mendapatkan keterampilan yang berguna sebagai bahan pertimbangan rencana masa depan. Program ini diharapkan dapat memotivasi dan memberikan alternatif bagi pemuda apabila berminat membuka usaha,” ujar Hariyanto.

Selain itu, menurutnya, program magang juga mendatangkan manfaat bagi UKM mitra magang yakni menularkan pengetahuan dan metode kepada peserta dan diharapkan dapat mengembangkan usahanya secara teori atau keilmuan.

Di samping itu, dalam program itu ada interaksi dengan akademisi sehingga diharapkan akan memperkaya metode dan alat di dalam menjalankan usahanya.

“Kami berharap melalui program magang dapat terjadi peningkatan kapasitas dan kredibilitas, serta memperluas jaringan usaha UKM,” katanya.

Khusus awal tahun ini, program magang diberikan kepada 500 peserta yang telah lolos seleksi. Peserta akan ditempatkan pada 100 UKM pendamping. Kegiatan ini di laksanakan di 5 (lima) Provinsi yakni Jawa Timur, Bali, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Kalimantan Utara.

Jawa Timur

Program Magang Kemenkop dan UKM ditahun 2017 ini diawali dengan dilaksanakannya pembukaan kegiatan di Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur. Kegiatan yang bersinergi dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan dibuka langsung ketuanya, I Gusti Ayu Bintang Darmawati di pendopo Krido Manunggal Tuban di Jl. Gub. RM. Suryo, Tuban.

Magang diikuti oleh 100 orang peserta dan 20 UKM pendamping. Peserta akan mendapat pelatihan selama 25 hari, mulai Senin (6/3/2017) sampai Jumat, (7/4/2017). Program magang ini akan resmi ditutup Minggu, (9/4/2017).

Bali

Sedangkan di Provinsi Bali, program dibuka langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga di Hotel Aston Denpasar, Selasa, (21/3/2017).

Peserta yang mengikuti program sebanyak 100 pemuda dan 20 UKM Pendamping yang berasal dari Kota Denpasar dan Kabupaten Gianyar.Program Magang akan dilaksanakan mulai Senin, (27/3/2017) sampai Jumat, (28/4/2017) dan ditutup Kamis, (4/5/2017).

Jawa Tengah

Khusus di Provinsi Jawa Tengah pembukaan magang dilaksanakan pada Rabu, (26/4/2017) di Semarang. Pelaksanaan kegiatannya mulai dilakukan, Kamis, (27/4/2017) sampai Senin (5/5/2017) dan ditutup Sabtu, (10/6/2017). Peserta magang berasal dari 5 kabupaten dengan peserta masing-masing 20 orang dan 5 orang dari UKM di setiap kabupatennya. Kelima kabupaten tersebut ialah Temanggung, Wonosobo, Karanganyar, Wonogiri dan Purworejo.

Yogyakarta

Sementara, Kabupaten Kulonprogo dipilih mewakili Provinsi DI Yogyakarta. Pembukaan Program Magang dibuka Sekretariat Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Nutyanto di Hotel King, Jumat (28/4/2017).

“Tujuan utama kegiatan magang ini bagi peserta selain mendapat teori tentang kewirausahaan dan kiat dan strategi didalam kelas, tetapi peserta magang dapat terjun langsung melihat para pelaku usaha dalam mengelola dan mengembangkan usahanya,” ujar Rully.

Kegiatan diikuti oleh 100 peserta magang dan 20 UKM Pendamping yang dimulai Selasa, (2/5/2017) sampai Rabu (7/6/2017). Program ini akan ditutup Minggu, (11/6/2017).

Kalimantan Utara

Pembukaan program magang di Provinsi Kalimantan Utara akan dilakukan pada Rabu (17/5/2017). Kegiatan diikuti oleh 100 peserta pada 20 UKM pedamping. Peserta magang ini berasal dari Malino dan Tarakan. Pelaksanaan program magang dimulai, Senin (22/5/2017) sampai Jumat, (30/6/2017) dan ditutup pada Rabu, (5/7/2017). (Adv)

Wow, 1.400 Atlet dari 30 Negara Join Bintan Triathlon 2017

0

Bintan Triathlon 2017 bakal memainkan perannya mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman) pada 20-21 Mei 2017 di Nirwana Garden Resort Bintan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). .

Sekitar 1.400 atlet dari dalam dan luar negeri bakal melalui tiga jenis rintangan gabungan tiga cabang olahraga (cabor) yakni renang, bersepeda dan lari sambil menikmati indahnya pemandangan alam di Bintan.

“Mereka berasal dari 30 negara seperti Inggris, Australia, Prancis, Belanda, Amerika Serikat, Jerman, ada juga negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan tuan rumah Indonesia,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bintan, Luki Zaiman Prawira, Jumat (5/5).

Luki menjelaskan, untuk olahraga renang, kondisi perairan yang dilintasi memiliki arus yang kecil. Kemudian rute balap sepedanya memiliki rintangan yang sangat menantang karena jalurnya yang berkelok-kelok dan berbukitan.

“Yang spesial rute larinya, akan membuat para atlet kerepotan karena melawan cuaca panas dan lembab di bagian utara khatulistiwa,” tambah Luki.

Ajang ini akan terbagi menjadi lima kategori yaitu,

  • Olympic Distance (renang 1,5 kilometer, balap sepeda 40 kilometer, dan lari 10 kilometer).
  • Sprint Distance terdiri dari (renang 750 meter, sepeda 20 kilometer dan lari 5 kilometer).
  • Youth Distance (300 meter, 12 kilometer, dan 3 kilometer).
  • Fun Race Duo Race Duo Challenge (1,5 kilometer dan 150 meter, serta lari sampai garis finish).
  • Kids Distance atau khusus untuk anak-anak. Jarak renangnya 150 meter, balap sepeda 6 kilometer, dan lari 1,5 kilometer.

“Jadi ini sangat cocok untuk sport tourism keluarga,” ungkap Luki.

Pelaksanaan Bintan Triathlon 2017 merupakan ajang pemanasan para peserta sebelum menuju pelaksanaan Ironman 70.3 yang akan digelar Agustus mendatang.

Untuk sesi perlombaannya, lanjut Luki, seluruh peserta akan mengikuti lomba renang yang diadakan di Pantai Nirwana Gardens Resort. Usai berenang, peserta akan melanjutkan perlombaan balap sepeda. Adapun untuk rutenya dimulai dari jalur Nirwana Gardens Resort-Ria Bintan-Reservior Lagoi-Pasar Ole-ole hingga ke garis finish.

“Para peserta sudah menjalani pemanasan dengan mengikuti acara renang khas atau renang klasik, sehingga saat berlaga kondisi peserta maksimal semua,” tukas Luki.

Sementara, Group General Manager (GGM) PT BRC, Abdul Wahab mengatakan, untuk peserta kunjungan wisatawan dari pelaksanaan Bintan Triathlon dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Bahkan, pesertanya mencapai 90 persen wisatawan asing.

“Even olahraga bertaraf internasional ini sudah 13 kali digelar di Kabupaten Bintan, khususnya di Area Nirwana Gardens Resort. Dalam acara ini akan dipadati 2.000 wisatawan baik itu dari atlet maupun keluarga dan sponsor atlet. Bahkan wisatawan lokal juga ikut serta memeriahkannya,” kata Wahab.

Acara ini diyakini akan naik pengunjungnya karena musim semi yang ditunggu-tunggu seluruh wisatawan di dunia. Apalagi tahun ini, acaranya dikemas dengan sangat menarik yakni posisi triathlon terpanjang di seluruh Asia.

“Bintan Triathlon 2017 akan memberikan pengalaman yang berkesan disertai hiburan bagi para pesertanya,” tambah Wahab.

Menpar Arief Yahya mengibaratkan, jika pariwisata itu celana, maka kantung kanan Bali, kantung kiri Jakarta, kantung belakang Kepri (Bantam, Bintan). Tiga kantung utama itu acap disebut 3 Greater. Selain membuat kantung-kantung baru, salah satu yang didorong Menpar Arief Yahya adalah memperbesar kapasitas kantung yang sudah ada.

“Target besar harus diikuti dengan kesiapan 3A yang besar pula. Akses, Atraksi dan Amenitas,” kata Arief Yahya.

Bintan misalnya? Atraksi manmade-nya, seperti sport tourism dan event tourism sudah popular di Singapura dan Malaysia. Nature-nya, sudah pasti memiliki keunggulan dan menjadi komplementer buat Singapura yang tidak memiliki pantai, hutan, bakau dan bawah laut.

“Perhelatan Bintan Triathlon 2017 di Lagoi Bintan adalah contoh konkret. Begitu ada event, maka kapasitas akomodasinya tidak cukup,” katanya.

“Sekarang sudah ada satu bandara, 12 hotel, 2.000 kamar. Tahun 2019 nanti, ditargetkan 5.000 kamar untuk wisatawan. Harus ditambah amenitas, dan tentu harus melengkapi atraksinya dengan baik,” ujar  Menpar Arief Yahya. (*)

Pak Menteri, Daya Tampung Rutan Batam 250 Orang, Sekarang Dihuni 990 Warga Binaan

0
ilustrasi

batampos.co.id – Rutan (rumah tahanan negara) Kelas II Batam untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya daya tampung rutan saat ini telah melebihi kapasitas dan cukup beresiko.

Kepala Rutan Barelang Batam, David Gultom mengungkapkan bahwa  daya tampung rutan hanya untuk 250 warga binaan atau tahanan.

Namun,  saat ini ada sebanyak 990 orang yang mendekam di rutan tersebut dengan berbagai kasus kejahatan. Artinya, rutan Barelang saat ini kelebihan sebanyak 740 tahanan.

“Kami akan berusaha memberikan pelayanan dan pengamanan yang baik untuk warga binaan agar terhindar dari hal-hal yang tak diinginkan,” ujar David.

Walau overload, David mengaku, rutan Batam jauh lebih memadai dibandingkan dengan rutan Pekanbaru.

“Rutan Batam juga melebihi kapasitas, jadi kami tidak bisa bicara banyak, kami hanya bisa bekerja sesuai dengan prosedur. ” katanya.

Untuk teknis pengamanan, ia maupun petugas rutan sudah semaksimal mungkin menjalankan tugas serta mengawasi pergerakan warga binaannya.

“Ada berbagai kegiatan yang bisa diikuti warga binaan, misalkan keterampilan,” sebut David.

Dengan adanya kegiatan tersebut, sambung David, warga binaan terhindar dari praktik-praktik yang tidak diinginkan.

“Kami juga mengharapkan dukungan dari semua pihak, terlebih keluarga warga binaan,” pungkasnya.

Pengamanan di rutan sendiri masih seperti biasanya. Pihaknya juga belum meminta bantuan dari TNI maupun Polri. Sekedar diketahui, rutan Batam juga sering kebobolan.

Tahun lalu, tepatnya pada 23 Oktober 2016,  lima orang narapidana melarikan diri dengan cara melompati tembok pagar rutan tersebut. Seluruh tahanan yang kabur mengalami cidera cukup serius dan kembali diamankan saat itu. Selain di rutan, tahanan juga sering kabur dari Lemabaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Barelang.

Bahkan, napi atas nama Zulkifli,30, yang kabur dari Lapas Barelang sejak Maret 2017 lalu masih belum ditangkap kembali. Zulkifli kabur saat hujan deras menguyur kota ini saat itu dengan memanfatkan kelengahan sipir siang hari. (cr19/spt/nas/JPG)

Komisi IV Panggil Disdik Terkait Batasan Kuota 20 Persen

0

foto: rezza herdiyanto / batampos

batampos.co.id – Komisi IV DPRD Batam bakal segera memanggil dinas pendidikan (Disdik) dan musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS). Wakil Ketua Komisi IV, Muhammad Yunus mengaku, pemanggilan ini untuk mengetahui batasan kuota 20 persen oleh kepala sekolah saat penerimaan peserta didik baru (PPDB) nanti.

“Kuota juga menjadi masalah setiap kali PPDB. Makanya kita panggil untuk RDP,” ujar Yunus, Jumat (5/5).

Menurut dia harus ada batasan. Dalam kuota 20 persen ini jelas menyebutkan 10 persen masyarakat miskin, 5 persen bina lingkungan dan 5 persen siswa prestasi. “Masyarakat miskin misal. Wilayahnya dimana saja, kelurahan atau RT. Begitu juga bina lingkungan, harus jelas batasannya,” tutur politisi Demokrat itu.

Sehingga dengan batasan ini kata dia, masyarakat bisa tahu dan kepala sekolah tidak salah menerjemahkan kuota ini. “Jangan sampai penduduk miskin di Tanjunguncang, ngambil kuota 5 persen di Nongsa. Ketika tidak diterima baru pada sibuk. Makanya batas-batas ini harus diperjelas dari sekarang,” terang Yunus.

Komisi IV, sambungnya, juga mengusulka agar PPDB dari kuota 20 persen ini didahulukan dari jalur umum.

“Setelah kuota ini clear kita umumkan sehingga lebih fair, baru jalur umum 80 persen dibuka,” ucapnya.

Namun bagaima formula terbaik nantinya, ia meminta masukan dari disdik dan MKKS.

“Ini usulan Komisi IV. Untuk juklak (petunjuk pelaksanaan) tengah kita siapkan,” jelasnya.

Sementara itu Riky Indrakari menilai, bina lingkungan juga harus ditegaskan berapa lama mereka tinggal di lokasi itu. Hal ini bisa diketahui dari kartu tanda penduduk dan surat keterangan dari perangkat RT.

“K kemarin kita usulkan minimal bina lingkungan enam bulan tinggal dilokasi terebut,” jelasnya. (rng)

 

Dewan Segera Surati Gubernur

0
batampos.co.id – Pentolan Partai Demokrat Provinsi Kepri, Surya Makmur Nasution mengatakan petunjuk yang diberikan Kementerian Dalam Negeri ke DPRD Kepri sudah bisa mengurai polemik terkait proses pemilihan Wakil Gubernur Kepri. Selanjutnya tinggal ditindaklajuti untuk disampaikan ke Gubernur.
“Sistem komunikasi DPRD tentunya tidak bisa langsung ke masing-masing partai politik pengusung Sani-Nurdin (Sanur). Mekanismenya tetap disampaikan melalui Gubernur sebagai fasilitatornya,” ujar Surya Makmur, (5/5).
Menurut legislator DPRD Provinsi Kepri tersebut, persoalan yang harus dituntaskan sekarang ini adalah di internal partai pengusung Sanur. Karena berdasarkan penjelasan pihak Kemendagri, Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) hanya sebagai sandingan. Karena acuannya adalah tetap UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.
“Ini yang harus dipahami masing-masing calon dan partai pengusung. Untuk menjadi calon tetap cukup dengan pernyataan pengunduran diri. Setelah panitia pemilih (Panlih) yang akan menindaklajuti ke instansi terkait,” paparnya.
Wakil rakyat yang duduk di Komisi III tersebut mengharapkan masing-masing calon dapat melengkapi persyaratan sudah termaktub dalam peraturan Pilkada. Masih kata Surya, semakin cepat diselesaikan akan lebih baik. Karen pansus diberi kewenangan selama satu tahun. Ia berharap, setelah ini tidak ada lagi energi yang terkuras untuk berdebat mengenai persyaratan calon.
“Kita tahu 25 Mei nanti, satu tahun Gubernur Nurdin sendiri. Kepri daerah yang luas. Dan Gubernur tidak maksimal bekerja sendiri,” tutup legislator Dapil Batam tersebut.
Terpisah, Sekretaris Partai Gerindra Kepri, Onward Siahaan sepakat dengan petunjuk Kemendagri. Ia berharap persoalan ini segera dibawa ke Badan Musyawarah (DPRD). Menurutnya, proses pemilih wagub Kepri bukan kewenangan tufoksi yang ada di kelengkapan DPRD Kepri. Artinya unsur pimpinanpun tidak punya kapasitas menentukan.
Dijelaskannya, Pansus yang dibentuk bertugas menyusun tata tertib (Tatib) pemilihan. Sedangkan Panlih fungsinya melakukan verifikasi dan memproses teknis pemilihannya. Politisi yang duduk di Komisi II DPRD Kepri tersebut berharap DPRD segera menyurati Gubernur untuk memberikan penjelasan mengenai petunjuk Kemendagri ini. Menurutnya, penjelasan tersebut untuk menghindari terjadinya multi tafsir.
“Sehingga Gubernur bisa meneruskan ke masing-masing Parpol pengusung Sanur. Karena lebih cepat, tentu lebih baik,” papar Onward.(jpg)

STP NHI Bandung Gelar Fashion Show, di Hutan

0

Sebuah fashion show dilakukan di alam, dengan balutan hijau dan rimbunnya pepohonan di hutan konservasi.

Acara ini hanya ada di Bandung.

Yang tertarik, penasaran, ingin menyimak, silakan arahkan langkah ke Taman Hutan Raya Ir. Hj. Djuanda, Dago Pakar, Bandung, Sabtu (6/5).

Akan ada fashion show unik yang digelar mahasiswa Manajemen Bisnis Konvensi & Event Sekolah Tinggi Pariwisata NHI Bandung, yang digelar di sana.

“Sabtu nanti ada “Rain Forest Festival” di Taman Hutan Raya Ir. Hj. Djuanda, Dago Pakar, Bandung. Yang senang fashion show, trekking di hutan konservasi yang sejuk, silakan datang ke acara ini,” ajak Kepala STP NHI Bandung, Anang Sutono, Jumat (5/3).

Penyelenggara event ini adalah anak-anak muda kreatif. Seluruhnya dirancang anak-anak mahasiswa Manajemen Bisnis Konvensi & Event STP NHI Bandung. Meski masih mahasiswa, jangan keburu under estimate dulu. Anak-anak STP NHI Bandung dari dulu terkenal dengan lulusannya yang bagus, brand value-nya tinggi. Competence, contribution, dan communication nya pun sangat oke. Saking okenya, 40 persen lulusan STP NHI Bandung mampu bersaing di luar negeri.

Tak heran, beberapa event kreatif yang telah diselenggarakan seperti Strereo 2013, Musik Taman 2014, Picnic for Charity 2015, dan Time Out pada 2016, acaranya sukses. Tak ada agenda yang sepi pengunjung.

Khusus di edisi 2017 ini, acaranya tetap mengacu pada standar global. Tema yang diangkat? Rustical Edgy. Ini merupakan simbol keberanian yang akan ditampilkan di tengah acara. Setelah itu, di acara utama, akan fashion show yang menampilkan hasil karya terbaik dari desainer muda Indonesia. Bahkan label-label fashion yang sudah dikenal pun ikut dipertontonkan ke masyarakat.

“Pembedanya masyarakat bisa menyaksikan peragaan busana di tengah teduhnya suasana hutan rindang. Ini menjadi momen berharga yang disajikan oleh Rain Forest Festival dan sayang untuk dilewatkan,” tambah Anang.

Di Taman Hutan Raya ini, pengunjung akan diajak merasakan sejuk dan tenangnya alam Bandung. Nah, bagi yang merindukan suasana bebas polusi, coba saja datang ke sini. Selain dikelilingi pepohonan pinus, di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda juga ada beberapa spot-spot menarik. Dari area bermain, goa, sampai air terjun, semuanya ada.

Yang suka selfie, hobi bikin vlog, bisa adventure ke Curug Dago, Batu Prasasti Kerajaan Thailand, Panggung Terbuka, Kolam PLTA Bangkok, Monumen Ir. H. Djuanda, Museum Mini Taman Hutan Raya, Taman Bermain, Goa Jepang, Goa Belanda, Curug Lalay, Curug Omas Maribaya, Panorama Alam Taman Hutan Raya, jogging Track ke Maribaya, dan Patahan Lembang. “Sangat pas untuk anak muda dan wisata keluarga,” papar Anang.

Bahkan tak hanya fashion show dan wisata alam saja yang disiapkan. Talkshow bersama Jovi Adhiguna Hunter, dipastikan siap menyapa. Sosok yang satu ini stylish abis! Dia juga terkenal sebagai vlogger fashionable. Di Instagram saja, followernya sudah mencapai 100 ribu orang. YouTube channelnya juga tak pernah sepi di klik netizen. Per channel, rata-rata diklik 250 ribu netizen.

“Yang diulas “Concept Creating” dalam dunia fashion. Jadi semua memang dipersiapkan dengan sangat matang. Yang penasaran, silakan datang ke Bandung. Nanti ada juga Food and Fashion Bazaar yang siap menyapa selama acara berlangsung,” sambung Anang.

Dan jangan takur bakal kehabisan biaya. Agenda Rain Forest Festival ini gratis untuk dikunjungi. Pengunjung hanya diminta untuk menregistrasikan diri di stp-bandung.info/RF3.

“Catat tanggalnya dan jangan sampai terlewat!,” ucap Anang.

Kreativitas mahasiswa Manajemen Bisnis Konvensi & Event Sekolah Tinggi Pariwisata NHI Bandung itu mendapat pujian dari Menpar Arief Yahya. Dari kreativitas seperti itu, anak-anak muda tadi diyakini bisa menemukan model, menguji hasil-hasil kreativitasnya, sebelum dilepas di pasar yang penuh dengan persaingan bebas.

“Di sini inilah digodok, creative value-nya. Mereka dibina, ditata, agar siap, kuat, berani bersaing. Jadi, alam harus kita pertahankan dan budaya ditingkatkan,” kata Menpar Arief Yahya. (*)

Ketersedian Kamar Hotel Masih Kurang

0
batampos.co.id – Kerjasama maskapai Citilink dengan pihak Bandara Raja Haji Fisabilillah, yakni penerbangan langsung dari Cina turut membantu pengembangan pariwisata Kepulauan Riau. Namun dibalik itu semua, masih ada kendala yang mesti segera dipikirkan bersama jalan keluarnya.
Yoseph dari bagian pelayanan dan pengembangan Bandara RHF mengungkapkan ketersediaan kamar hunian di Tanjungpinang masih jauh dari cukup. Padahal, lanjutnya, sarana prasarana, termasuk di dalamnya kamar hunian bagi para pelancong, adalah suatu keharusan.
“Ini juga yang akhirnya membuat jumlah kedatangan menurun. Padahal sebenarnya sudah dibahas sejak awal perencanaan,” kata Yoseph, Jumat (5/5).
Dalam sekali kedatangan, sepaling sedikit ada 170 orang yang datang dari Cina. Di dalam itu termasuk para pengusaha perjalanan yang membawa rombongan. Belum lagi, sambung dia, jumlah itu bisa terus menumpuk jika mengacu pada penerbangan yang dilakukan pada akhir 2016 silam. Ketika itu, dalam seminggu bisa terjadi dua sampai tiga penerbangan dalam sepekan.
“Masing kedatangan itu lima hari lamanya. Kalau dikalikan jumlah wisman masuk, maka fasilitas jumlah kamar masih dirasa kurang,” terangnya.
Keterbatasan ini lantas yang coba diakali oleh sejumlah pengusaha perjalanan dengan membuat sejumlah paket perjalanan. Sesuai dengan harga yang sudah disepakati, para wisatawan itu diajak menginap di luar Tanjungpinang. Pilihannya jika tidak di Bintan atau Batam, malah ada yang menginap sementara waktu di Singapura.
“Dalam satu pesawat itu kan ada beberapa travel agent. Jadi yang bikin agak mahal perjalanannya ada yang sampai Singapura dan ke Batam. Tergantung pilihan turisnya. Tapi tetap akhirnya balik lagi melalui Bandara RHF,” ujarnya.
Kendati begitu, ditegaskan Yoseph, pihak Bandara RHF selalu siap menyambut kedatangan wisatawan dari Cina. Dalam waktu dekat, kata Yoseph, akan kembali mendarat penerbangan dari Cina. Tentu hal itu diwujudkan dengan semakin meningkatkan kualitas sarana dan pelayanan di bandara.
“Kami ini kan hanya empat persen saja dari kepuasan wisman selama di Tanjungpinang, tapi kami akan tetap maksimal. Selebihnya perlu bantuan bersama banyak pihak agar pariwisata kita lebih berkembang,” pungkas Yoseph. (aya)

Nuryanto, PAW Rekaveny Terkendala Rekomendasi DPP PDIP

0

Ketua DPRD Batam Nuryanto. Foto: cecep mulyana/batampos

batampos.co.id – Ketua DPRD kota Batam, Nuryanto yang juga politisi PDI Perjuangan, Nuryanto mengaku, pergantian antar waktu (PAW) almarhumah Rekaveny terkendala rekomendasi dari DPP pusat.

“Karena sejak 40 hari almarumah (Rekaveny) kita sudah proses PAW,” kata Nuryanto, Jumat (5/5).

Dewan pimpinan cabang (DPC) PDIP Batam sudah menyurati DPRD dan memberikan nama PAW (Rekaveny).

“Dan sudah kami surati ke Gubernur, dan ternyata tak cukup rekomendasi dari DPC PDIP. Kata pak Gubernur (Nurdin Basirun) harus rekomendasi dari pusat (dewan pimpinan pusat),” ujar Nuryanto.

Maka, fraksi PDIP yang ada di DPRD Batam mengembalikan lagi ke DPC untuk dilengkapi.

“Bolanya sekarang ada di DPP pusat. Karena kalau dari kita memang sudah proses. Nama PAW, sama dengan KPU (Bommel Hutagalung) suara tertinggi setelah almaruhmah dan Ganda Tiur,” tuturnya.

Diakui Nuryanto, dengan adanya kekosongan kursi PDIP di DPRD ini menjadi kerugian partai. Hilang satu pemikiran dan kontribusi wakil rakyat.

“Kalau kami maunya lebih cepat (PAW), karena ini menyangkut kursi PDIP. Saya pikir kalau rekomendasi DPP sudah ada, gak lama kok,” jelasnya. (rng)