Rabu, 1 April 2026
Beranda blog Halaman 13342

Juni Jembatan Dompak Disempurnakan

0
Kendaraan melintasi Jembatan Dompak Tanjungpinang, Jumat (5/5). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kepri, Hendrija mengatakan saat ini Dinas PUPR Kepri tengah memprsiapkan proses lelang beberapa kegiatan strategis untuk pembangunan Dompak. Menurutnya, apabila tidak ada halangan pada Juni mendatang Jembatan I Dompak sudah mulai dipersolek.

“Kita targetkan pada Juni nanti proses lelang selesai. Sehingga pemenang tender bisa memulai pekerjaanya,” ujar Hendrija menjawab pertanyaan Batam Pos, Jumat (4/5) di Tanjungpinang.

Menurut Hendrija ada beberapa kegiatan strategis dibawah kendali PUPR Kepri untuk pembangunan Dompak. Diantaranya adalah penataan pintu masuk Pulau Dompak dengan pagu anggaran sebesar Rp4,8 miliar. Kemudian ada juga peningkatan jalan menuju kawasan pusat Pemerintahan Provinsi Kepri senilai Rp14,3 miliar.

Masih kata Hendrija, selain itu adalah penataan bundaran I Dompak senilai Rp1,4 miliar. Kegiatan lainnya adalah finishing dan bangunan pelengkap Jembatan I Dompak sebesar Rp10,7 miliar. Kegiatan tersebut termasuk pemasangan pengamanan jogging track dan penerangan jalan.

“Pekerjaan yang kita dahulukan tentunya yang masuk skala prioritas. Karena ada kekhawatiran kekurangan anggaran. Apalagi kita juga masih ada kewajiban kepada pihak ketiga,” papar Hendrija.

Diakui Hendrija, untuk menjadikan Jembatan I Dompak sebagai ikonnya Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang memang masih banyak pembangunan yang harus dilakukan. Dijelaskannya, ditengah terbatasanya anggaran tentu membutuhkan waktu untuk menjadikan Jembatan I Dompak sempurna.

“Penerangan saat ini memang menjadi perhatian. Karena kita khawatir, Jembatan I Dompak menjadi lokasi yang rawan. Baik itu tindak kriminal ataupun kenakalan remaja,” paparnya lagi.

Ditanya kapan akan dilakukan uji kelaikan oleh Komisi Keselamatan Jalan Terowongan dan Jembatan (KKJTJ). Mengenai persoalan itu, Hendrija mengatakan uji tersebut akan dilakukan apabila Jembatan I Dompak sudah selesai sempurna. Baik itu pengaspalannya, marka, maupun penerangannya.

“Kalau sudah rampung kita kerjakan, tentu akan kita laporkan lagi ke KKJTJ. Untuk Jembatan I Dompak ini, memang sudah masuk dalam waiting list KKJTJ untuk di lakukan tes fisik,” tutup Hendrija.(jpg)

Muslim : Penerimaan Bina Lingkungan Didahulukan

0
SDN 002 Batamkota duduk ditangga sambil bermain bersama kawan-kawan menunggu jemputan, Selasa (16/8). F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Pendidikan Kota Batam akan mendahulukan siswa-siwsi yang masuk melalui program bina lingkungan terlebih dahulu. Dimana untuk bina lingkungan, kuota ditetapkan sebanyak 20 persen dari jumlah siswa yang diterima sekolah negeri.
Hal ini menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin untuk mengatasi permasalahan titip menitip siswa melalui program bina lingkungan.

“Tak ingin kayak kemarin (tahun lalu,red), penerimaan secara offline (bina lingkungan,red), baru setelah itu yang online,” katanya, Jumat (5/5).

Ia mengatakan saat penerimaan peserta didik baru (PPDB) selalu dibayangi permasalahan “titip menitip” siswa yang dilakukan oleh oknum-oknum tak bertanggungjawab. Sehingga menyebabkan sekolah-sekolah menampung jumlah siswa lebih banyak dibandingkan kuota seharusnya.

Oknum yang menitipkan siswa selalu memanfaatkan program bina lingkungan, dan menekan pihak sekolah menerima siwa titipan mereka untuk belajar di sekolah negeri.

“Makanya saya akan panggil besok Kepala Sekolah yang ada di Batam, untuk memberitahu hal ini. Dan kami juga rancang beberapa kebijakan, yang dapat menghalangi hal ini (titip menitip siswa),” ujarnya.

Muslim menerangkan program bina lingkungan ini sebenarnya diperuntukan bagi siswa yang tak mampu, tinggal disekitar lingkungan sekolah dan anak-anak yang beprestasi non akademik.

“10 persen bagi siswa tak mampu, 5 persen anak sekitar, dan 5 persen anak-anak berprestasi non akademik,” ucapnya.

Pengawasan program bina lingkungan ini akan lebih diketatkan. Muslim mengatakan untuk siswa tak mampu,diharapkan dapat mencantumkan dokumen yang diminat. Selain itu anak yang berada di lingkungan sekolah, harus memperlihatkan surat keterang tinggal.

“Anak prestasi non akademik, itu minimal prestasi dalam bidang olahraga tingkat kota dan provinsi. Kalau RT atau RW, gak lah. Penting, mereka harus memperlihatkan piagam dan penghargaan yang mereka terima,” tuturnya.

Mengenai rencana DPRD Batam akan memanggilnya, terkait kuota 20 persen bina lingkungan. Muslim Bidin belum mengetahui hal tersebut. “Belum ada, tapi kalau iya. Akan saya jelaskan, selama ini tak ada orang yang menitipkan anak melalui saya, dan itu bisa dibuktikan, ” ujarnya. (ska)

Golkar Bangun Komunikasi dengan Tiga Parpol

0
Ade Angga. F.Yusnadi/batampos

batampos.co.id – Partai Golkar Tanjungpinang sudah menyatakan hasrat untuk merebut posisi Walikota Tanjungpinang di 2018 mendatang. Menatap Pilwako tersebut, DPD Golkar Tanjungpinang sudah membangunan komunikasi politik dengan tiga partai politik (Parpol) yang memiliki kursi di DPRD Tanjungpinang.

“Keinginan Golkar adalah untuk maju sebagai nomor satu (calon walikota,red). Meskipun demikian, keputusannya satu atau dua tergantung dari hasil survei,” ujar Ketua DPD Golkar Tanjungpinang, Ade Angga menjawab pertanyaan Batam Pos, Jumat (5/5) di Tanjungpinang.

Pemuda yang duduk sebagai Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang itu menyebutkan, ketiga Parpol yang sudah dijalin komunikasi politik adalah Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI). Diungkapkannya, ada kesepakatan yang positif. Yakni menilai pembangunan Tanjungpinang saat ini, harusnya bisa lebih cepat. Kedua punya keinginan untuk menciptakan lapangan pekerjaan.

“Faktor-faktor ini harus diperbaiki. Kedepan kami juga akan menjajaki pertemuan dengan Partai Gerindra, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Amanat Nasional (PAN). Tidak terkecuali PDI Perjuangan,” papar Angga.

Pria yang dikader melalui Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tersebut mengakui, koalisi PDIP dan Golkar sulit terwujud. Karena kandidat petahana, Lis Darmansyah sedari awal sudah menegaskan ingin maju kembali bersama pasangannya. Sementara Golkar juga awal-awal sudah menetapkan akan menempatkan kader terbaiknya di Pilwako nanti.

“Namun tidak ada salahnya, karena politik itu dinamis. Artinya semua kemungkinan masih bisa terjadi,” jelas Mantan Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Kepri tersebut.

Ditanya apakah benar adanya rencana konvensi parpol-parpol di luar PDI Perjuangan untuk mencari kandidat hebat dalam melawan calon petahana?. Menjawab pertanyaan tersebut, Angga mengatakan belum ada kabar terkait hal itu. Menurutnya lagi, kalau tujuannya untuk menghalangi calon tertentu dirinya tidak setuju dengan konvensi tersebut.

“Karena yang akan berkompetisi di Pilwako nanti tentu adalah putra atau putri terbaik Tanjungpinang. Tetapi, kalau konvensi didasarkan pada kesamaan visi untuk merubah Tanjungpinang ke arah yang lebih baik, konvensi sah-sah saja dilakukan,” tutup Angga.(jpg)

Pekerjaan Bupati Sia-Sia

0

batampos.co.id – Laporan Keterangan dan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Karimun disebut tidak singkron dengan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal tersebut dikatakan Ketua Pansus  LKPj DPRD Karimun, M Taufiq, Jumat (5/5).

Taufiq mencontohkan, dalam KJPj disampaikan bahwa dalam melaksanakan pembangunan pada tahun lalu telah berhasil mencapai target. Tapi, indikator pencapaian target tersebut tidak ditulis dengan jelas apa saja. Seharusnya, dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) disebutkan apa saja pencapaiannya

 

Hal tersebut terkesan, kata Taufiq, LKPj tersebut disusun tidak sistematis berdasarkan data yang ada. Jadi, jika tidak ada data-data pencapaian dari setiap OPD, maka sudah jelas penyusunannya tidak ada koordinasi. Seharusnya, dalam melakukan penyusunan tim anggaran pemerintah daerah (TADP) berkoordinasi dengan masing-masing OPD dalam menyusun LKPj.

”Tak mungkin masing-masing OPD tidak memiliki laporan hasil pekerjaan selama setahun. Apalagi, sebuah organisasi pemerintah laporan secara periodik atau per bulan itu harus ada. Dan, untuk melengkapi LKPj Bupati Karimun tinggal minta saja laporan realisasi selama setahun lalu. Tidak mungkin tidak ada, harus ada. ,” paparnya.

Taufiq mengatakan, melihat LKPj ini kasihan dengan bupati yang sudah bekerja maksimal, jadi sia-sia karena tidak dapat dijalankan dengan maksimal oleh para stafnya dimasing-masing OPD.

Disinggung tentang realiasi penggunaan anggaran yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK), Taufiq menyebutkan, untuk pencapaian DAK ada beberapa dinas yang sangat kecil sekali nilainya

”Sebagai contoh, di Dinas Pendidikan Nasional nilai DAK tahun lalu sebesar Rp13,4 miliar namun hanya terealisasi 13 persen saja. Kemudian, di Dinas Pertanian dan Kehutanan tahun lalu anggaran DAK Rp6,9 miliar, tapi realisasinya hanya 58 persen. Ada juga di Dinas Kesehatan anggaran DAK 14,4 miliar hanya terealisasi anggarannya Rp4,3 miliar. Terkait hal ini Senin (8/5) Pansus akan memanggil masing-masing OPD untuk meminta penjelasan,” terangnya. (san)

Hanya Tiga SMP yang Menggelar UNBK

0
Para pelajar SMPN 2 Binaan Tebing ketika mengikuti UNBK di SMK Yaspika Karimun, Kamis (4/5) dengan mata pelajaran Bahasa Inggris. F. Tri Haryono/batampos.

batampos.co.id – Dari 63 SMP Negeri maupun swasta serta MTs di Karimun, hanya tiga sekolah yang menggelar ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Tiga sekolah tersebut yaitu SMPN 2 Binaan Tebing, SMP Vidya Sasana dan SMP Muhammadiyah.

Sedangkan, untuk UNKP diikuti 50 sekolah untuk SMP, MTs ada 10 sekolah dengan total 60 sekolah menggelar UN manual.

Secara keseluruhan yang terdaftar ikut dalam UNKP dan UNBK mencapai 4035 pelajar. Hingga hari ke-3, berjalan lancar para pelajar terus mengikuti UNKP dan UNBK.

”Alhamdulillah, secara umum proses UNKP dan UNBK tidak ada kendala yang cukup fatal. Hanya, satu pelajar yang tidak UNKP dari SMP2 Karimun dikarenakan sakit,” kata Kepala Dinas Pendidikan Karimun Bakri Hasyim, kemarin (5/5).

Sementara pelaksanaan UNBK yang di SMK Yaspika, meliputi SMPN 2 Binaan Tebing dan SMP Muhammadiyah Karimun. Sedangkan, di SMK Vidya Sasana hanya SMP Vidya Sasana yang dilaksanakan dua sesia yaitu sesi pertama pukul 07.30 WIB kemudian sesi kedua pukul 10.30 WIB hingga selesai.

”Kalau untuk UNKP sistem pengisian lembar jawaban seperti tahun-tahun sebelumnya dengan cara melingkari. Sedangkan, UNBK sistem komputer secara online,” ungkapnya.
Terpisah, salah satu Kepala Sekolah SMPN 2 Binaan Tebing R Hernayati ketika dikonfirmasi mengungkapkan, dari awal pelaksanaan UNBK anak didiknya mengikuti terus dan mudah-mudahan hingga selesai pada hari Senin (8/5). Dari 77 pelajar yang ikut, mereka akan terbagi dua sesi untuk mengikuti UNBK.

”Hingga sekarang belum ada yang absen anak-anak kita. Yang jelas usai melaksanakan UNBK, tetap kita kumpulkan untuk memberikan arahan. Terutama menjaga kesehatan dan di hari terakhir nanti mata pelajarannya IPA,” singkatnya. (tri)

Baru 18 Desa yang Cairkan Dana Desa

0

batampos.co.id – Pencairan dana desa di Kabupaten Kepulauan Anambas sangat lamban. Saat ini sudah memasuki bulan kelima tahun 2017. Namun pencairan dana desa tahap pertama hingga kini masih tersendat.

Belum semua desa dapat melakukan pencairan. Dari 52 desa yang ada di Anambas saat ini baru ada 18 desa yang bisa melakukan pencairan angaran dana desa. Sementara itu masih ada sebanyak 34 desa lainnya masih belum melakukan pencairan.

“Desa lainnya masih dalam proses pencairan, karena ada berkas yang harus dilengkapi sebagai syarat untuk pencairan” ungkap Kabag Keuangan Daerah Pemkab Anambas Azwandi kemarin.

Menurut pihaknya akan mencairkan pengajuan dari desa asalkan syarat-syaratnya sudah dipenuhi lebih dulu. “Kalau syaratnya sudah dipenuhi, kita langsung cairkan secepatnya,” ungkapnya lagi.

Tak dipungkiri, kata Azwandi, syarat untuk melakukan pencairan anggaran desa tahap pertama tahun 2017 yakni kepala desa harus menyelesaikan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) seluruh kegiatan yang menggunakan anggaran dana desa tahun sebelumnya.

Namun yang terjadi di lapangan, sesuai dengan pantauan koran ini, hingga akhir bulan empat kemarin, masih ada sejumlah desa yang belum menyelesaikan SPJ tahun 2016. Bahkan ada beberapa kepala desa yang langsung dipanggil Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) lantaran lambat dalam menyerahkan SPJ kepada pemerintah daerah. Sehingga syarat muthlak untuk mencairkan anggaran dana desa tidak terpenuhi. Oleh sebab itu pencairan menjadi lambat.

Atas lambatnya pencairan ini maka diperkirakan dapat mempengaruhi pembangunan di wilayah pedesaan. Sehingga Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, juga sempat menyarankan agar pencairan ini bisa secepatnya dilakukan oleh seluruh desa supaya pembangunan bisa sesegera mungkin dilaksanakan. “Kepala Desa mesti segera ajukan pencairan dana Desa agar pembangunan segera lakukan,” ungkap Haris, beberapa waktu lalu.

Pihaknya pun memerintahkan Badan Keuangan Daerah (BKD) untuk membantu mempermudah dalam proses pencairan. Pasalnya saat ini dana sudah ada di BKD, tinggal dicairkan saja. “Dananya sudah ada jadisegeralah lakukan pencairan jangan menunggu-menunggu lagi, jika tidak segera, maka masyarakat yang akan dirugikan,” tegasnya.

Kendati demikian Haris juga menegaskan kepada para kepala desa untuk segera menyelesaikan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) dana desa tahun 2016 silam. Mengingat itu merupakan syarat muthlak untuk melakukan pencairan dana triwilan pertama tahun ini. “Bagi desa yang belum menyelesaikan SPJ dana desa ayo segera selesaikan. Jangan sampai ini jadi penghambat, pencairan anggaran berikutnya,” paparnya. (sya)

Kedapatan Bolos Kerja, Kontrak Tak Diperpanjang

0
Pegawai di lingkungan Kabupaten Kepulauan Anambas sedang melaksanakan apel sore. Foto : Batampos

batampos.co.id – Bertepatan dengan momen Hari Pendidikan Nasional ini, Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris melakukan inspeksi mendadak (Sidak) dengan memantau Dinas Pendidikan yang ada di ujung jembatan Semen Panjang (SP) Tarempa kemarin.

Didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Andi Agrial dan Sekertarisnya Asiah, Haris, langsung memasuki sejumlah ruangan yang ada di dinas tersebut. Tidak ada satu ruanganpun yang dilewatkan. Semua ruangan yang ada di dinas pendidikan ditinjau olehnya.

Sambil meninjau pegawai yang sedang bekerja ia juga tidak lupa selalu menyarankan agar pegawai tetap proaktif dalam pemerintahan, rajin masuk kerja dan diharapkan bisa bekerja secara maksimal sehingga bisa meningkatkan kinerja. Jangan sampai ada pegawai yang bekerja dengan malas-malasan.

Dirinya mengancam jika ada pegawai yang malas-malasan atau sering tidak masuk kerja tanpa alasan yang jelas, maka yang bersangkutan akan diberikan hukuman yang setimpal. Jika pegawai Negeri Sipil, maka akan dipotong gajinya jika tidak masuk sesuai dengan aturan yang berlaku, jika Pegawai Tidak Tetap (PTT), maka pegawai yang bersangkutan tidak akan diperpanjang masa kontrak kerjanya.

“Harus berlomba dalam bekerja memberikan yang terbaik. Sudah ada setumpuk surat lamaran, mereka ingin masuk menjadi honorer,” ungkap Haris, kepada sejumlah pegawai di Dinas Pendidikan kemarin.

Dirinya juga mengingatkan kepada pegawai agar tidak main-main dengan narkoba. Apalagi sampai mengkonsumsi narkoba. “Jangan sampai bapak-bapak sekalian mengkonsumsi narkoba, itu racun yang sangat membahayakan,” ungkap Haris.(sya)

Warga Minta Pemkab Perbaiki Jalan Semenisasi Payatogok

0
kondisi jalan semenisasi Payatogok yang sudah rusak

batampos.co.id– Warga RT 04 RW 03 Payatogok Kelurahan Tanjungbatu Kecamatan Kundur minta Pemerintah Karimun untuk memperbaikan jalan semenisasi yang kondisinya rusak parah.

Zulkani, warga setempat mengaku prihatin melihat jalan sepanjang tiga kilometer kondisinya rusak parah. Jalan semen dibangun beberapa tahun yang lalu, hingga sekarang belum ada perbaikan. Hampir seluruh jalan semenisasi di RT 04 RW 03 kondisinya rusak. Sementara jalan ini akses bagi warga untuk keluar masuk dan beraktifitas.

“Sedih akses jalan di lingkungan kami rusak, yang cukup kami rasakan jika turun hujan. Jalan semenisasi susah dilewati kendaraan karena kondisianya berlubang kami berharap ada perbaikan,” terang Zulkani, Jumat (5/5) kemarin.

Pantauan di lapangan, kondisi jalan semenisasi merupakan jalan penghubung antar warga. Selain jalan semenisasi kondisi jalan menuju pelabuhan bongkar muat Payatogok merupakan jalan tanah merah. ( ims)

Politeknik Batam Jadi Tuan Rumah Olimpiade Akuntansi

0
Rekonstruksi Kurikulum Pendidikan Akuntansi yang digelar dalam acara SNAV-6 & OAV di Ibis Hotel, Nagoya, Kamis (4/5). Foto Panitia SNAV untuk Batam Pos

batampos.co.id – Politeknik Negeri Batam dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Simposium Nasional Akuntasi Vokasi dan Olimpiade Akuntansi Vokasi (SNAP-6 & OAV) pada 4-5 Mei, di Gedung Politeknik Batam.

Ketua Olimpiade Akuntansi Vokasi, Rahmat Hidayat menjelaskan untuk olimpiade terdapat tiga rangkaian, yakni lomba karya ilmiah, cerdas cermat akuntansi dan dexagon akuntansi. “Untuk lomba karya ilmiah ada 160 kompetitor yang mempresentasikan karyanya di hadapan juri. Mereka sebelumnya telah menyiapkan karya ilmiah dan kemarin (4/5) sudah selesai diselenggarakan di Ibis Hotel, Nagoya,” kata Rahmat, Jumat (5/5).

Mengenai cerdas cermat akuntansi vokasi, ada 24 tim dari 19 perguruan tinggi seluruh Indonesia yang terlibat. “Dari 24 tim tersebut diambil enam untuk babak semi final dan disusutkan menjadi tiga tim untuk babak finalnya,” ujarnya.

Selanjutnya untuk dexagon akuntansi hampir sama dengan cerdas cermat, namun lomba ini lebih membahas akuntansi secara umum. “Untuk ini, ada 21 tim dari Politeknik seluruh Indonesia,” ucapnya.

Dengan dewan juri yang akredible, olimpiade ini diharapkan bisa menjadi ajang tahunan yang akan digelar secara bergantian di seluruh provinsi di Indonesia. “Dewan juri ada dari praktisi akuntansi, Kantor Pelayanan Pajak (KPP), Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) Kepri dan Bursa Efek Indonesia,” sebutnya.

Berbarengan dengan olimpiade akuntansi, Simposium Nasional Akuntansi Vokasi (SNAP) ke-6 juga resmi digelar. Mengangkat tema Rekontruksi Kurikulum Pendidikan Akuntansi Guna Meningkatkan Kompetensi Akuntan, acara ini bertujuan membahas kurikulum akuntasi yang ideal diterapkan oleh perguruan tinggi seluruh Indonesia.

Wakil Ketua SNAP, Arif Darmawan menyebutkan selama ini kurikulum yang diterapkan oleh berbagai universitas di Indonesia satu sama lain tidak seragam. “Penyeragaman kurikulum ini akan menjadi tolak ukur dan dasar pegangan bagi pendidik dan mahasiswa didik,” kata Arif.

Untuk seminar akuntansinya, menghadirkan Ketua Kompartemen Akuntan Pendidik IAI, Prof, Dr. Nunuy Nur Afiah, SE, Ak, M.Si, CA dan Ketua Komisi Sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Ir. Drs. Asrizal Tatang, MT.

Terlepas dari itu, ajang ini juga diharapkan bisa menjadi ajang komunikasi peneliti satu dengan yang lain. “Serta diharapkan ada join riset. Riset gabungan dari beberapa peneliti di bidang akuntansi,” pungkasnya. (cr18)

Pelajar SMKN Kundur Utara Terbaik di Lomba TTG

0
Bambang Subowo dan Ody Afriansyah pemenang TTG dengan karyanya alat penganyam atap daun. F. Tri Haryono/batampos.

batampos.co.id – Lomba inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-IV tingkat Kabupaten Karimun ditutup, Kamis (4/5) lalu. Kegiatan yang dihelat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, dan diikuti 20 tim ini, akhirnya menorehkan prestasi juara bagi tim SMKN Kundur Utara.

Berkat inovasi menciptakan rancangan teknologi berupa alat penganyam atap daun, Bambang Subowo, dan Ody Afriansyah dari SMKN Kundur Utara berhasil menyisihkan peserta lainnya. Sedangkan juara II diraih Kecamatan Tebing yang menciptakan mesin peracik multiguna, dan juara III SMAN I Karimun, yang menciptakan Inkubator pemercepat pemasakan buah.

”Ide pembuatan alat ini (penganyam atap daun, red), terinspirasi dari saudara Ody yang ingin membantu tetangganya sebagai pengrajin anyaman atap daun. Dan saya membimbing dia untuk berinovasi memodifikasi agar mempermudah menganyam atap daun lebih banyak,” kata Bambang, Kamis (5/5).

Apabila dilakukan secara manual oleh pengrajin anyaman atap hanya dapat 15 lembar dalam satu hari. Namum, kalau sudah menggunakan alat tersebut, dapat menghasilkan produksi anyaman daun 50 lembar hingga 80 lembar dalam sehari. Sehingga, sangat membantu para pengrajin anyaman dikampung untuk meningkatkan produksinya.

”Alat ini bisa dibikin dengan besi ataupun kayu. Tergantung kebutuhannya pengrajin itu sendiri tinggal kita merakitnya,” timpal Ody.

Untuk itu, dirinya akan ikut lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna di tingkat Provinsi Kepri nanti. Mudah-mudahan bisa lanjut di tingkat nasional. Keoptimisan ini dikarenakan, alat tersebut sangat berguna bagi pengrajin anyaman yang tersebar di seluruh Indonesia. Artinya, alat ini dapat di pergunakan diberbagai daerah dan sangat mudah dirakit dengan bahan baku yang gampang didapat.

”Insya Allah, bisa dimanfaatkan bagi para pengrajin anyaman. Dan penggunaannya cukup mudah dan cepat, yang hasilnya tidak kalah dengan sistem manual,” ungkapnya.

Sedangkan, Kepala DPMD Karimun Suwedi mengatakan, hasil karya anak-anak Karimun dalam lomba TTG ini nantinya akan ditawarkan kepada perusahaan untuk dapat di produksi secara masal. Sebab, hasil karyanya cukup bagus-bagus dan paling penting bahan baku pembuatannya mudah didapat.

”Kita carikan perusahaan atau pihak ketiga untuk jadi bapak angkat. Agar hasil karya TTG dapat dimanfaatkan bagi masyarakat luas,” tegasnya. (tri)