KantorASDP di Punggur malam hari, Rabu (19/4). Dua pegawai ASDP ini ditangkap polisi kasus pungli, atas nama Depi dan Pandi. F. Dalil Harahap/Batam Pos
batampos.co.id – Dua Pelaku Pungli ASDP setor uang hasil pungli ke atasannya. Hal ini terungkap setelah pemeriksaan dilakukan pihak kepolisian sementara.
“Ada alirannya,” kata Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian, Kamis (20/4/2017).
Mengenai besar jumlah tersebut, Sam mengatakan uang yang disetorkan sebulannya mencapai Rp 3 juta.
“Itu tiap bulan,” ucapnya.
Saat ditanya Manager yang menerima, Sam enggan membeberkan karena masih dalam pendalaman dan penyelidikan. Namun yang jelas Sam mengatakan praktik ini sudah berlangsung cukup lama.
“Lebih dari satu bulan,” tuturnya.
Dari hasil investigasi polisi selama sembilan hari saja, oknum ASDP meraup uang pungli selama Rp 37 juta. (ska)
batampos.co.id – Empat tahanan asal Vietnam kabur dari tahanan, Senin (17/4). Keempat tahan tersebut merupakan nahkoda kapal yang menjadi tersangka dalam kasus pencurian ikan di wilayah perairan Natuna.
Mereka adalah Tran Thanh yang merupakah nahkoda kapal BD.96824 TS. Nguyen Van Phi nahkoda kapal BV.97909 TS, Le Dinh Chien nahkoda kapal BD.93581 TS dan Pham Chitam nahkoda kapal BD.93217 TS. Diduga mereka kabur menggunakan pompong warga yang dilaporkan hilang.
Kasus kaburnya empat tahanan asal Vietnam ini diketahun bermula ketika ada warga yang melaporkan kehilangan pompong ke kantor Satuan Pengawas Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kepulauan Anambas di Antang Kecamatan Siantan, Senin (17/4) kemarin. Pelapor mengaku pompong miliknya berukuran 1GT yang ditambatkan di pelabuhan Antang hilang.
“Awalnya dari laporan warga kalau ada pompong miliknya hilang setelah itu kita cek tahanan dan ternyata benar, empat tahanan yang merupakan tersangka sudah kabur. Tapi kita belum tahu, apakah tahanan kabur dengan pompong yang hilang itu atau tidak, itu baru dugaan,” ungkap Kepala Satuan Pengawas Sumberdaya kelautan dan Perikanan Kabupaten Kepulauan Anambas Asep Ruhiyat kepada wartawan kemarin.
Setelah mengetahui kejadian ini Asep langsung membuat laporan hilangnya tahanan tersebut ke kepolisian. “Kami sudah buat laporan kepada polisi dan pimpinan tertinggi,” ungkapnya.
Diakui Asep, pihaknya lemah dalam pengawasan karena terbatasnya personil yang ada. Personil yang ada hanya ada lima orang saja. Tiga diantaranya tenaga administrasi sementara untuk tenaga penyidik hanya ada dua yakni dirinya sendiri ditambah satu penyidik anggotanya. Sementara itu untuk petugas jaga hanya dua orang saja yang berjaga setiap malam tanpa ada ganti. Sementara itu yang diawasi itu berjumlah kurang lebih 67 orang. “Jadi kita ini bukan hati-hati lagi tapi sangat was-was dan gelisah adanya,” ungkapnya lagi
Katanya, 67 itu yang ada saat ini belum lagi dengan adanya tangkapan yang baru ada empat kapal lagi yang belum diserahterimakan. Diprediksi setelah ada serahterima lagi maka tahanan akan bertambah banyak. sementara itu lokasi penampungan di kantor Satwas SDKP Antang sangat terbatas. (sya)
Joni, pedagang daging beku di pasar Fanindo, Batuaji menjual daging beku Rp 80.000 per kilogramnya, Selasa (18/4). Menjelang bulan puasa harga daging beku masih normal tidak ada kenaikan. F. Dalil Harahap/Batam Pos
batampos.co.id – Mulai bulan April hingga Juni mendatang harga tiga bahan pokok seperti daging sapi beku, gula dan minyak tidak boleh naik. Hal itu sesuai dengan surat edaran Kementerian Perdagangan.
“Jadi selama tiga bulan, harga tiga bahan pokok itu tak boleh berubah. Daging Rp 80 ribu perkilo, gula Rp 12.500 perkilo dan minyak curah Rp 11.000 perliter,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Kota Batam Zarefriadi di Batamcenter, Rabu (19/4).
Untuk memantau harga barang pokok tersebut, pihaknya tak hanya mengawasi para pedagang di pasaran. Namun juga distributor yang menyalurkan ketiga barang pokok itu.
“Ya kalau mereka bermain akan kita beri tindakan berbeda. Ada tindakan tegas kita untuk mereka. Karena itu dari sekarang sudah kita beritahu tentang adanya surat edaran,” terang Zaref.
Menurut dia, saat ini total distributor dan impotir barang pokok kebutuhan masyarakat Batam ada 39 pengusaha. Namun yang menyediakan gula hanya 14 pengusaha, minyak disediakan 6 pengusaha dan daging oleh 4 pengusaha.
“Total keseluruhan 39 distributor. Tapi saya lupa nama-nama perusahaan tersebut,” sebut Zaref. (she)
batampos.co.id – Sejumlah pedangang kaki lima di kawasan Taman Jodoh Boulevard dan Tanjung Pantun, Jodoh, Batumpar siap direlokasi. Namun, kawasan relokasi haruslah ketempat yang tidak membuat usaha mereka mati.
Ardi misalnya, pedagang kaki lima ini bersedia pindah dari kawasan tersebut. Asal pemerintah bisa menyiapkan kawasan untuk mereka kembali berusaha.
“Ya kalau lokasinya jelas tak apa-apa. Asalkan tidak digusur begitu saja, tanpa memikirkan nasib kami,” kata Ardi, Rabu (19/4).
Camat Batuampar Tukijan mengatakan pihaknya berencana mengumpulkan seluruh pedagang K5 yang ada di kawasan tersebut. Pertemuan itu guna membicarakan penertibaan yang akan dilakukan pemerintah dalam waktu dekat. Dimana Pemko Batam ingin menata dan mengembalikan fungsi awal Taman Jodoh Boulevard seperti awal.
“Saya sudah sampaikan kesemua pedagang K5 yang terdata. Ada sekitar 430 pedagang K5 disana. Namun, waktu untuk pertemuan itu belum ada, karena kita juga sedang banyak kegiatan,” jelas Tukijan yang dihubungi, kemarin.
Menurut dia, secara tak langsung pedagang K5 yang ada disana siap untuk direlokasi. Apalagi kawasan relokasi merupakan pasar Induk yang akan dibenahi. Namun sayangnya, sampai saat ini pasar Induk tak juga dibenahi. Alasannya karena belum ada status yang jelas terhadap aset tersebut.
Sejumlah petugas Satpol PP mengangkut peralatan gerobak pedagang kakilima yang mengangu jalan pedestrian dalam operasi pembersihan pedagang kakilima (PKL) di beberapa kawasan di Batam. Foto: Rezza Herdiyanto/Batam Pos
“Mereka sadar telah menghambat akses masuk taman. Bahkan mereka juga mau membongkar bangunan sendiri, makanya minta waktu hingga habis lebaran, tepatnya 10 Juli,” jelas Tukijan.
Tak hanya pedagang K5, pihaknya juga meminta agar pemilik ruko yang ada di kawasan tersebut dapat berbebenah. Tentunya setelah ada penertiban dan penataan ulang oleh pemerintah setempat.
“Kalau ruko disana ada sekitar 348 pintu. Kalau nanti sudah dibenahi, kita minta pemilik ruko juga berbenah. Apakah itu bangunan diseragamkan atau catnya,” pungkas Tukijan. (she)
batampos.co.id – Pelaksana tugas Kadis Kesehatan Pemkab Natuna Muhammad Faisal Hasibuan, menegaskan, produksi air mineral kemasan yang belum kantongi izin segera dilengkapi.
“Kami siap bantu proses izin jika ada perusahaan air mineral kemasan yang sudah beroperasi tapi terkendala izin termasuk bantu uji lab ke Batam,” kata Faisal kemarin.
Faisal mengatakan, perusahaan air mineral kemasan di Natuna disaran mengantongi izin resmi dari Pemerintah agar berjalan aman.
Faisal mengaku, pihaknya sudah mengetahui adanya perusahaan air mineral kemasan yang beroperasi tanpa izin lengkap. Namun sudah berproduksi dan dipasarkan kepada masyarakat.
“Kami tidak akan menghambat pertumbuhan perusahaan di Natuna. Hanya saja harus mematuhi aturan dan ketentuan standar produksi air mineral kemasan,” ujar Faisal.
Bahkan katanya, Dinas Kesehatan sudah menyurati perusahaan tersebut. Supaya lengkapi perizinan standar kesehatan air mineral kemasan. Namun sejauh ini belum mendapat balasan.
“Memang belum ada respon balasan surat Dinas kesehatan. Kami hanya mengharapkan perusahaan pahami pentingnya standarisasi perizinan kesehatan. Agar tidak ada pihak yang dirugikan nanti,” tegas Faisal.
Seperti diketahui, saat ini di Kelurahan Bandarsyah, terdapat perusahaan yang memproduksi air mineral kemasan gelas. Namun belum sejumlah warga cemas, air yang diproduksi belum mencantumkan standarisasi kesehatan.(arn)
batampos.co.id – Anggota Komisi I DPRD Kepri, Ruslan Kasbulatov mendesak Gubernur Kepri, Nurdin Basirun untuk segera melakukan perombakan kabinet. Karena dengan keluarnya rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) legalitas yang ada sekarang ini dipertanyakan.
“Harus segera dituntaskan persoalan ini, jangan dibiarkan berlarut-larut. Karena ini telah mencoreng tananan pemerintahan di lingkungan Pemprov Kepri,” ujar Ruslan Kasbulatov, Rabu (4/9)
Menurut politisi PDI Perjuangan tersebut, Ketua Tim Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang diketuai Sekda Kepri, Arif Fadilah harus bertanggungjawab. Ditegaskannya, proses JPTP kemarin disinyalir adalah permainan.
“Artinya tidak ada azaz transparasi pada proses kemarin. Sekarang setelah keluarnya rekomendasi KASN baru kelabakan. Apabila tidak dilaksanakan, ini bisa menjadi temuan besar,” tegas legislator Dapil Batam tersebut.
Ditambahkannya, banyak trouble yang terjadi dalam proses ini. Ruslan khawatir, apabila Gubernur tidak segera bertindak untuk melakukan perubahan kabinet, bisa-bisa mempengaruhi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ).
“Persoalan ini tentunya menjadi pejaran tentunya. Jangan sampai proses open bidding kedepan, terulang kembali,” tutup Ruslan.
Sebelumnya, terkait persoalan ini, Sekda Kepri, Arif Fadilah mengaku sudah menugaskan Badan Kepegawaian Daerah dan Sumber Daya Manusia (BKD-SDM) untuk melakukan konsultasi ke KASN terkait rekomendasi tersebut.
“Kalau memang kita salah, tentu kita siap untuk melaksanakan rekomendasi tersebut. Makanya perlu diperjelas lagi,” ujar Sekda Arif.
Seperti diketahui, Mantan Kepala Satuan Manunggal Satu Atap (Samsat) Tanjungpinang yang kini menduduki Kepala Bidang di Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah, Novianto berpeluang untuk duduk jabatan sebagai Kepala Biro Humas, Protokol dan Penghubung menggantikan Nilwan. Lantaran keluarnya rekomendasi Komisi Aparatus Sipil Negara (KASN).
Berdasarkan hasil seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemprov Kepri beberapa waktu lalu yang disampaikan Panitia Seleksi (Pansel) ada sistem penilaian yang salah. Menurut Rekomendasi KASN, untuk posisi Jabatan Kepala Biro Humas, Protokol dan Penghubung berdasarkan nilai ril untuk posisi teratas adalah Novianto dengan nilai 86,3.
Posisi kedua ditempati Inov Hendra Kurniawan dengan nilai 84,2. Sedangkan Herry Adrianto pada kedudukan ketiga dengan nilai 77.5. Sementara Nilwan tidak masuk dalam posisi tiga besar. Akan tetapi lewat keputusan Pansel JPTP Kepri, Nilwan nangkring di posisi teratas dengan nilai 87,1. Ditempat kedua adalah Novianto 86,3. Sedangkan Inov Hendra Kurniawan dengan nilai 84,2.(jpg)
batampos.co.id – Berdasarkan surat telegram rahasia Kapolri bernomor ST 1034/IV/2017 bertanggal 18 April 2017, memutasi satu posisi untuk perwira menengah di jajaran Polda Kepri. AKBP Armaini sebelumnya yang menjabat sebagai Kapolres Karimun, akan menempati poisisi yang baru sebagai Wakapolresta Aceh.
Posisi yang ditinggalkan oleh Armaini, akan digantikan oleh AKBP Agus Fajaruddin yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Binkar di Polda Kepri.
Mengenai adanya mutasi satu Pamen Polda Kepri ini, dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol, Erlangga.
“Hanya satu saja (dimutasi di jajaran Polda Kepri,” katanya, Rabu (19/4).
Ia mengatakan mutasi ini merupakan hal yang wajar sebagai proses pelaksanaan kebijakan Pimpinan dalam rangka pembinaan karir bagi Personel melalui suatu sistem Tour Of Duty dan Tour Of Area. Momentum ini juga sangat diperlukan untuk pendewasaan dalam organisasi guna memelihara dinamika organisasi yang semakin kompleks, agar senantiasa selaras dengan perkembangan masyarakat.
Oleh karena itu, seyogyanya pelaksanaan mutasi ini janganlah dipandang sesuatu acara yang bersifat formalitas, melainkan harus dilihat sebagai suatu upaya institusi Polri dalam meningkatkan produktivitas dan kinerja kesatuan untuk menghadapi tantangan tugas yang semakin berat dan kompleks, sehingga pengelolaan organisasi dapat berjalan lebih efektif dan efisien, guna menuju perubahan yang lebih baik. (ska)
batampos.co.id – “Maaf ya, saya merampok karena terpaksa. Istri saya akan melahirkan ujar salah seorang perampok.
Itu ialah kalimat yang dilontarkan perampok saat menggasak uang yang ada di laci toko Alfamart di Ruko Air Mas, depan Perumahan Citra Batam, Kota Batam sebesar Rp 17,5 juta pada Rabu (19/4) pukul 05.15.
Kapolsek Batam Kota, Kompol Arwin mengatakan pihaknya telah memeriksa rekaman CCTV juga para karyawan Alfmart yang berada saat kejadian. Selain itu, Arwin menyebutkan anggota reskrim Polsek Batam Kota sudah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara).
Jodi, salah seorang karyawan Alfamart, mengatakan kejadian itu seusai pertandingan bola digelar disalah satu stasiun swasta. Tiba-tiba tiga orang dengan menggunakan sebo mengeluarkan golok dan masuk ke dalam Alfamart. Para perampok ini langsung menuju ke kasir Alfamart, dan menodongkan goloknya dan meminta semua uang di laci dikeluarkan.
“Keluarkan uang kalian semua, keluarkan,” tutur Joni menirukan ucapan perampok ke kasir Alfamart.
Joni memperhitungkan kejadian ini tak lebih dari 10 menit saja. Begitu para perampok ini mendapatkan uang, mereka segera pergi menuju ke salah satu mobil yang sudah menunggu di tepi jalan.
“Saya menduga, orang ini sama dengan yang merampok Alfamart di Tiban III dan Bengkong Palapa,” ujar Arwin. (ska)
batampos.co.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Riau, Jumaga Nadeak hingga hari ini masih menunggu berkas sepasang nama calon wakil gubernur, setelah sebelumnya pada pengajuan pertama berkas tersebut dikembalikan lantaran dinilai belum memenuhi persyaratan yang ditentukan.
Jumaga mengatakan, kelengkapan berkas yang diajukan Gubernur Nurdin jadi syarat mutlak sebelum melangkah ke tahapan selanjutnya pemilihan wagub. Karena jika tahapan tetap dipaksakan dilakukan tanpa terlebih dahulu persyaratan terpenuhi, resikonya bisa fatal.
“Kalau mereka sampai tidak lengkap segala persyaratan tapi kami lanjut, nanti bisa justru kena diskualifikasi,” tutur Jumaga, kemarin.
Menghindari adanya kemungkinan diskualifikasi calon, Jumaga mengaku DPRD Kepri lebih memilih jalur aman. Sehingga ia terus menegaskan kepada gubernur untuk segera melengkapi seluruh persyaratan yang diperlukan. Termasuk surat pengunduran diri dari jabatan publik yang mengikat dan juga rekomendasi dari pengurus pusat partai politik koalisi.
“Tugas gubernur hanya itu saja kok. Selebihnya serahkan kepada kami,” tegas Jumaga.
Jika persyaratan tersebut sudah lengkap dan sudah diajukan secara resmi oleh Gubernur Nurdin ke DPRD Kepri, kata Jumaga, baru akan dilanjutkan ke tahapan selanjutnya, yakni pembentukan panitia pemilihan di internal DPRD Kepri. (aya)
Pengunjung melihat Alquran berukuran besar di stand bazar LPTQ di area MTQ Karimun. F. Tri Haryono/batampos.
batampos.co.id – Pelaksanaan MTQ IX Kabupaten Karimun di Stadion Badang Perkasa, pada hari keempat, kemarin (19/4) terus dikunjungi masyarakat. Setiap stand bazar dari 12 kecamatan masih menjadi perhatian pengunjung. Salah satunya, stand bazar LPTQ Kabupaten Karimun yang menghadirkan Alquran raksasa hasil karya R Muhi yang dikerjakan dengan tangan.
”Alhamudulillah, ramai dikunjungi warga melihat Alquran dan bertanya siapa yang mengerjakannya,” kata Eva, salah seorang petugas stand LPTQ Kabupaten Karimun.
Sementara R Muhi ketika dikonfirmasi mengatakan, pembuatan Alquran besar dengan ukuran 73 centimeter kali 103 centimeter dibikin secara manual. Artinya, dibikin dengan tulisan tangan yang memakan waktu 14 bulan atau satu tahun dua bulan. Pembuatannya dimulai Januari 2013 dan selesai Februari 2014 silam.
”Jadi saat itu saya bikin satu hari satu lembar yang dikerjakan pada malam hari. Dengan ketelitian dan ketekunan hingga selesai dikerjakan sampai 30 juz termasuk sekapur sirih dari pemangku kebijakan di Karimun,” kisahnya.
Alquran raksasa itu dibuat Muhi, sebagai kenang-kenangan kepada masyarakat kabupaten Karimun saat pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Kepri. Sehingga, bisa dibaca oleh semua kalangan ketika ada pameran maupun pelaksanaan MTQ.
”Sudah beberapa kali pelaksanaan MTQ, Alquran berukuran raksasa ditampilkan kepada hal layak umum. Dan tanggapannya cukup positif memberikan inspirasi kepada masyarakat, bahwa Alquran sebagai pegangan hidup kita di dunia,” kata R Muhi yang mendapatkan informasi dari panitia stand bazar.
Camat Meral Barat yang juga ketua panitia MTQ IX Kabupaten Karimun, Monalisa mengatakan, selama pelaksanaan MTQ mulai dari pembukaan hingga hari ke empat berjalan lancar. Kamis (20/4) malam, secara resmi MTQ IX Kabupaten Karimun berakhir.(tri)