Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 13443

Pembobol Mesin ATM Dibekuk

0
Polisi mengamankan tersangka bobol atm, Minggu (9/4). F. Yusnadi/batampos.

batampos.co.id – Jajaran Satreskrim Polres Tanjungpinang dan Polres Bintan, Minggu (9/4) dini hari, meringkus dua orang pelaku pembobolan ATM, yang menjalankan aksinya di Tanjungpinang, Bintan dan Batam.

Penangkapan pertama kali dilakukan petugas terhadap AF, 37, di Jalan Lembah Asri, Kota Tanjungpinang. Dari tangannya, petugas menyita sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku saat menjalankan aksinya.

Petugas pun melakukan pengembangan. Yang mana berdasarkan pengakuan IJ, ia menjalankan aksinya bersama dengan AL. Tim Buser gabungan yang tak mau kehilangan jejak, dini hari itu langsung menyebarang ke Batam, dan menangkap AL di rumahnya dikawasan Sagulung.

Salah seorang anggota Buser yang meminta namanya tidak dikorankan, mengatakan penangkapan terhadap pelaku dilakukan berdasarkan laporan polisi yang diterima. Kemudian, ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan.

“Dari rekaman CCTv didapati ciri-ciri pelaku. Setelah beberapa hari kami lakukan penyelidikan, baru berhasil ditangkap,”ujar sembari mengingatkan agar namanya tidak dikorankan.

Dikatakannya, kedua pelaku yang diamankan tersebut. Salah satunya, merupakan residivis. Sedangkan terkait aksi pembobolan ATM, dilakukan mereka di empat lokasi, di Tanjungpinang, Bintan dan Batam.

“AF, itu residivis kasus jambret. Untuk kasus pembobolan ATM, di Tanjungpinang satu kali, di Indomarket dekat Lapangan Sepakbola, Sulaiman Abdullah. Di Bintan, ATM dekat RSUD dan di Batam di Sagulung dan Sekupang,”katanya.

Sementara itu, salah satu pelaku, AF, mengaku nekat ikut membobol ATM karena diajak rekannya. Hasilnya, pun ia gunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

“Kami tidak pernah berhasil membongkar ATM nya. Cuma, bisa dapat uang dari lubang yang kami congkel. Itupun hasilnya tidak banyak,”ucapnya.

AF juga membenarkan bahwa ia dan AL, menjalankan aksinya di empat lokasi, diamankan dua diantaranya dilakukan di Batam, sedangkan dua lainnya di Tanjungpinang dan Bintan.

“Iya, empat kali itulah saya main (mencuri, red). Semua TKP itu selalu sama-sama,”pungkasnya. (ias)

Ini Dia Pemenang Lomba Peragaan Busana Batam Pos

0
Peserta fashion show baju tradisonal berjalan di pentas menunjukkan kebolehannya di acara Kartini 4 Batam Pos di Kepri Mall, Minggu (9/4). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Ratusan anak-anak ikut ambil bagian dalam lomba peragaan busana (fashion show) yang digelar Batam Pos dalam rangka menyambut Hari Kartini di Atrium Kepri Mall, Minggu (9/4/2017).

Keramaian pengunjung yang ingin menyaksikan perlombaan tersebut sudah tampak saat memasuki atrium Kepri Mall. Sebagian lagi sibuk untuk melihat pameran kendaraan yang juga merupakan gelaran kegiatan Batampos. Kegiatan tersebut juga dimeriahkan oleh Alegro musik. Pengunjung pun terpukau menyaksikan kelihaian anak-anak Alegro bermain musik.

Tak hanya lomba peragaam busana, ada juga lomba mewarnai yang dibagi dalam dua kategori umur. Masing-masing kategori diikuti oleh puluhan anak yang langsung mewarnai kertas gambar. Waktu yang diberikan anitia untuk mewarnai hanya beberapa menit. Meski begitu, semua peserta sukses menyelesaikan. Bahkan para orang tua yang berada di pinggir area terlihat antusias memberi semangat anak-anak mereka.

Khusus untuk peragaan busana, kali ini dibagi dalam dua kategori yakni anak usia 4-6 tahun dan 7-9 tahun.

Satu persatu peserta berjalan lengak-legok di catwalk. Yang unik, penampilan mereka dipercantik dengan busana terbuat dari koran Batampos yang dibentuk semenarik dan seindah mungkin. Mereka adalah peserta fashioshow kategori usia 7 hingga 9 tahun yang diwajibkan memakai konstum terbuat dari koran. Kostum yang dibuatpun beragam mulai dari bunga hingga berbentuk kebaya.

Sedangkan peserta untuk usia 4-6 tahun tampak memakai pakaian tradisional dari berbagai daerah seperti Bali, Kupang, Sumatrabarat, Sumatra Selatan dan lainnya. Kepolosan dan kelucuan mereka. menuai gelak tawa dan tepuktangan pengunjung mall.

Para juri pun tampak kewalahan untuk menentukan pemenang dari lomba karena penampilan dan busana yang digunakan semua tampak menarik.

Untuk lomba kategori 4-6 tahun juara 1 akhirnya dimenangkan Nairah Cahaya Berlian, juara dua Kalila Nasution.

Kategori lomba 7-9 tahun juara pertama dimenangkan Nurul Hidayah, kemudian disusul Nesha Gavrila Siregar yang berhasil menyabet juara dua untuk kostum terbuat dari koran.

Sementara untuk lomba mewarnai tingkat SD juara satu dimenangkan oleh Sa’adah Barira dan juara dia oleh Chania Az-zahra

Untuk lomba mewarnai tingkat TK dijuarai oleh Amylee Beningthon PO yang kemudian juara dua oleh Viko Ananda.

Panitia Acara Heri Anton mengatakan acara lomba dan pameran Batampos berlangsung sukses. Apalagi untuk lomba yang mendapat respon baik dari berbagai daerah di Batam. Sebab peserta lomba datang dari berbagai daerah seperti Bengkong, Batuaji, Sagulung, Batamcenter dan daerah lainnya.

Sementara Nana Nurliana, orangtua dari Nurul Hidayah bangga atas prestasi yang diraih anaknya. Menurutnya pengerjaan busana koran untuk penampilan anaknya itu di buat selama dua hari.

“Busana rangcangan dari mas Indra selama dua hari. Temanya bunga. Alhamdulillah ini merupakan juara kedua untuk busana koran. Lomba pertama anak saya cuma juara 5, tapi hari ini alhamdulillah juara 1,” jelas Nana bangga.

Sementara Putri orangtua dari Amylee mengatakan jika anaknya sudah memiliki bakat mewarnai sejak usia tiga tahun. Berbagai lomba sudah diikuti dan sering medapat juara.

“Bakatnya dari saya, piala sudah banyak di rumah. Tak hanya mewarnai, anak saya juga pintar mengambar,” terang Putri warga Piayu ini.

Pada perlombaan ini, para pemenang juara 1 hingga harapan 3 mendapat piala dan sertifikat serta uang tunai dari panitia. (she)

Pemko Batam Lelang Pengadaan CCTv Senilai Rp 3,2 Miliar

0
Salah satu CCTv yang dipasang di parkiran perkantoran daerah Batamcenter. Foto: Johannes Saragih/Batam Pos

batampos.co.id – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Yusfa Hendri mengaku, saat ini baru memiliki 32 CCTv yang terhubung langsung dengan sistem kendali lalu lintas kendaraan (ATCS) Dishub. Sistem kendali lalu lintas sendiri berfungsi memantau  kelancaran dan mengatur kemacetan jalan raya.

“Ini semacam pengendalian lalu lintas dengan menyelaraskan waktu lampu merah pada jaringan jalan raya,” kata Yusfa, kemarin.

Menurut dia, melalui ATCS ini, Dishub mampu memanajemen rekayasa lalu lintas yang mengkoordinasikan semua titik-titik persimpangan bersinyal melalui pusat kontrol ATCS. Sehingga diperoleh suatu kondisi pergerakan lalu lintas secara efisien dan penataan ritme lalu lintas akan jauh lebih baik.

“Termasuk juga memantau titik-titik kemacetan,” bebernya.

Mantan Kadis Pariwisata itu menambahkan, ke 32 CCTv yang terhubung dengan sistem kendali lalu lintas ini baru difokuskan di sejumlah persimpangan jalan yang padat dan rawan kemacetan. Semisal di Simpang Jam, Simpang Kabil, Simpang Kara, Nagoya, Batamcenter, Sekupang serta persimpangan besar lainnya.

“Hampir seluruh traffic light sudah dilengkapi CCTv,” terangnya.

Batam Belum Miliki CCTv di Lokasi Rawan Kejahatan

Berbeda dengan CCTv Dishub yang fokus memantau kemacetan, Pemko Batam melalui Badan Komunikasi dan Informatika Batam juga memiliki CCTv yang bakal dipasang di lokasi-lokasi rawan kriminal dan kecelakaan di Batam. Proyek pengadaan CCTv senilai Rp 3,2 miliar tersebut baru dilelang tahun ini.

Padahal Komimfo sudah menganggarkan sejak tahun 2016 lalu untuk 36 CCTv di 20 titik. Harusnya, 2016 ini proyek tersebut sudah terealisasi. Namun, gagal. Proyek pemasangan CCTv, batal terealisasi dengan alasan peserta lelang yang tidak memenuhi persyaratan. Sehingga dilanjutkan kembali di tahun 2017.

Kepala Badan Komunikasi dan Informatika Batam Salim menegaskan, belajar dari tahun lalu, maka lelang cctv dilakukan terpisah. Dimana pekerjaan pemasangan tiang dalam proses pemesanan. Sementara lelang pekerjaan listrik dilakukan setelah hasil evaluasi badan pemeriksa keuangan provinsi (BPKP) keluar.

Jenis kamera pengintai dipilih yang punya spesifikasi terbaik. Seperti kualitas gambar yang ditampilkan masuk kategori high definition (Definisi tinggi).

Hingga April 2017, pelelangan masih belum terlaksana. Alasannya masih menunggu hasil evaluasi unit layanan pengadaan (ULP) dan badan pengawasan keuangan dan pembangunan. Lelang akan dilakukan setelah hasil evaluasi keluar.

“Kemungkinan awal Mei sudah dilelang,” kata Kepala Bidang (Kabid) penyelenggaraan e-goverment Badan Komunikasi dan Informatika, Tias Satria Mangala, Jumat (31/3) lalu.

Anggota Komisi III DPRD Batam, Sumali meminta pemasangan CCTv di Komimfo ini segera digesa. Apalagi melihat kebutuhan Kota Batam saat ini. “Penggunaan kamera pengintai ini mutlak diperlukan,” ujarnya.

Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Nyanyang Haris Pratimura menuding pemerintah setengah hati membanguan CCTv di kawasan obyek vital, fasilitas umum (fasum) serta tempat-tempat rawan kejahatan.

“Sudah sejak 2016 lalu, dan sekarang sudah 2017,” kata Nyanyang.

Sebelumnya, Ketua Asosiasi Badan Usaha Jasa Keamanan Indonesia (Abujapi) Kepri selaku penggas terwujudnya Perda CCtv, Ichsan pernah melakukan survei di 2007 lalu terkait kebutuhan CCTV di Batam. Ia memperkirakan bila melihat keadaan Batam saat ini, Batam minimal harus memiliki 600an CCTv. (rng)

Penjelasan PLN Batam tentang Listrik Padam Siang Tadi

0

batampos.co.id –  Listrik di Kota Batam dan Pulau Bintan mendadak mati, Minggu (9/4) sekitar pukul. 09.15 WIB. Sebagian besar pelanggan di dua wilayah itu tidak bisa menikmati pasokan listrik selama beberapa jam.

General Manager (GM) Generation dan Transmition PLN Batam, Hamidi Hamid mengatakan,
sekitar pukul 09.15 WIB terjadi goncangan atau lonjakan beban secara mendadak yang menyebabkan overcurrent (kelebihan beban) pada PLTG Panaran.

“Unit-unit di Panaran mengalami trip,” kata Hamidi saat konfrensi pers di kantor PLN Batam di Batam Centre, siang tadi.

Hal ini mengakibatkan pembangkit lainnya seperti PLTU Tanjungkasam menjadi over frequency dan mengalami gangguan.

“Saat ini penyebab detail gangguan sedang dianalisa dan pemulihan langsung dilakukan, sehingga sistem Batam-Bintan dapat pulih secara bertahap,” katanya.

Menurut Hamidi, sekitar pukul 11.35 WIB beberapa pembangkit mulai masuk sistem, listrik di sebagian pelanggan sudah nyala. Sebagian lainnya masih mengalami pemadaman bergilir.

“Kami devisit sekitar 20 Mega Watt (MW),” katanya lagi.

Listrik akan kembali normal setelah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjungkasam masuk sistem.

“Pemulihannya membutuhkan waktu hingga tujuh jam, mudah-mudahan tidak ada kendala,” katanya lagi.

Ia beharap, sekitar pukul 20.00 WIB sistem kelistrikan Batam-Bintan kembali normal setelah masuknya PLTU Tanjungkasam.

“Bila Tanjungkasam belum masuk sistem, beban puncak (malam hari) bisa mencapai 40 MW,” ungkapnya.

Corporate Secretary PLN Batam, Samsul Bahri mengatakan, kejadian itu di luar kemampuan PLN Batam.

“Kita tak ingin ada pemadaman, ini di luar kemampuan kami,” kata pria kelahiran Batubesar, Nongsa ini.

Menurut Samsul, padamnya listrik tidak hanya merugikan pelanggan, tapi juga pihak PLN Batam. Kata dia, mati lampu saat ini menimbulkan kerugian materi dan inmaterial bagi PLN Batam.

Secara imateri, pemadaman akan berpengaruh terhadap citra perusahaan.
Karugian secara materi, PLN Batam harus melakukan recovery dengan merestart ulang pembangkit.

“Bahan bakar yang seharusnya menjadi energi jadi tidak terpakai,” ungkapnya lagi.

Atas kejadian itu, Samsul meminta maaf kepada para pelanggan bright PLN Batam.

“Kami akan terus melakukan evaluasi terhadap sistem kelistrikan agar lebih andal terhadap gangguan”, tutup Samsul. (hgt)

Tim Binaan Polda Kepri Juara Umum Kepri Trophy Offroad 2017

0
Peserta offroad berusaha memacu kendaraannya melintasi belokan di sirkuit Mega Legenda Batamcenter saat mengikuti Kepri Trofy offroad. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kepri Trophy Offroad 2017 di Sirkuit Silma Mega Legenda resmi berakhir, Minggu (9/4). Tim binaan Polda Kepri yang digawangi Acak/Rino berjaya dengan meraih juara umum.

“Acaranya luar biasa, lintasannya bagus, keren,” kata Acak usai menerima trofi kejuaraan.

Tim yang memiliki nomor peserta 86 ini juga keluar sebagai juara satu dalam dua kelas yang dipertandingkan yakni kelas extreme dan kelas upper atau 2.501 cc-up cc (tidak terbatas).

“Sudah sering juara, udah nggak kehitung. Persiapan seri kedua nanti belum tahu nih,” ucap Acak.

Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian hadir langsung memberikan apresiasi untuk peserta. Sam mengatakan acara ini semata-mata untuk membangun soliditas masyarakat Kepri juga mendekatkan polisi dengan masyarakat sekaligus mensosialisasikan safety riding.

“Acara ini juga dilakukan untuk membina generasi muda,” ucap Sam.

Dalam kesempatan ini, Sam langsung memberikan uang pembinaan sebesar Rp 1,5 juta bagi offroader termuda peserta Kepri Trophy Offroad 2017 yakni Rizky yang berumur 13 tahun.

Sam mengaku senang melihat antusias warga yang ikut maupun menyaksikan acara tersebut. “Saya kira ini seri satu, masih ada lagi seri dua dan tiga. Apakah nanti Di Tanjungpinang, Bintan atau Batam lagi, kita lihatlah,” ucapnya.

Lebih rinci, jawara kelas 0-1.300 cc, diraih tim nomor 29 Yudo/Yudi dengan total waktu tempuh 09 menit 23 detik 57 second, pada posisi dua tim nomor urut 99 yang digawangi Maihardi/Sumanto dengan waktu 9 menit 47 detik 63 second. Sementara posisi tiga ditempati nomor urut 24 Wahyudi/Varas  10 menit 22 detik 25 second.

Untuk kelas under atau 1.301 cc-2.500 cc, dijuarai tim 56 Yang digawangi May Robi/Reyvino dengan waktu tempuh 8 menit 34 detik 56 second. Posisi kedua ditempati tim nomor peserta 50 Ade/Asbullah dengan waktu tempuh 8 menit 49 detik 19 second. Sementara podium ketiga diisi oleh tim nomor 131 Agustrian/Herlina dengan waktu tempuh 9 menit 67 second.

Kelas upper atau 2.501 cc-up (tidak terbatas), dijawarai oleh tim dengan nomor peserta 86 yakni Acak/Rino dengan waktu tempuh 8 menit 3 detik 42 second. Posisi dua, yakni tim nomor peserta 37 Ilmandri/Andri dengan waktu tempuh 8 menit 8 detik 12 second. Posisi tiga diraih tik nomor urut 21 Gustaf/Fiki  dengan waktu tempuh 9 menit 15 detik 18 second.

Terakhir kelas extreme, posisi pertama diraih peserta nomor peserta 86 yakni Acak/Rino, diikuti peserta nomor 75 Yuhendri/Riko dan posisi tiga ditempati peserta nomor 21 Gustam/Viki. (cr13)

Haul Akbar Majlis Zikir Al Khidmah Kota Batam

0

batampos.co.id – Haul Akbar Batam ke 7 yang digelar Majlis Zikir Al Khidmah Kota Batam dii halaman Masjid Agung Batam, Minggu (9/4) pagi dihadiri sedikitnya puluhan ribu jamaah.

Para jamaah yang hadir tersebut tidak hanya dari Kota Batam saja, namun juga berasal dari Kota Tanjungpinang, Karimun, Lingga dan Bintan. Bahkan juga dihadiri perwakilan jamaah dari Kota Makassar, Surabaya, Semarang, Jakarta, dan Lamongan. Selain itu, jamaah dari luar negeri juga ikut hadir, seperti dari Singapura dan Malaysia.

Haul Akbar atau acara tahunan majilis Zikir kirim doa yang dimulai pukul 07.00 hingga pukul 11.00 itu, juga dihadiri langsung Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Sekda Kepri , anggota DPR RI Nyat Kadir, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, Habib Ahmad Bin Zain Alkaf asal  Surabaya, Habib Muhammad bin Alwi Al ‘Athos (Surabaya),  KH Yasin Sulkhan (Lamongan), KH Hasanuddin (Semarang), Pembina Al Khidmah Kepri KH Nabhan, dan sejumlah undangan lainnya.

Nurdin Basirun, mengaku sangat bersyukur bisa ikut hadir dalam kegiatan Zikir Akbar yang dihadiri puluhan ribu jamaah. Ia mengatakan tanpa doa dan dukungan dari jamaah niscaya roda pembangunan di Kepri ini akan berjalan dengan baik.

“Atas nama perintah provinsi maupun atas nama pribadi sangat mendukung kegiatan ini,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Haul Akbar Batam ke-7, Muhammad Zaenuddin mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.  Kemudian, mendoakan tokoh di tanah Melayu, seperti Raja Nong Isa, Raja Ali Haji, Raja Fisabilillah, Engku Putri, Tumenggung Abdul Jamal, dan lain-lain.

Selanjutnya, mendoakan kedua orang tua kita, leluhur, tokoh masyarakat, dan anak keturunan kita. Bahkan kegiatan ini juga bertujuan mendoakan Batam, Kepri dan Indonesia agar tetap kondusif, aman dan tentram. Termasuk para pemimpin Se Provinsi Kepri dan Kota Batam.

Juga mendoakan para masyarakat Batam khusus agar selalu mendapat keberkahan

“Kegiatan ini juga bisa memupuk kesadaran generasi penerus bangsa untuk tidak melupakan jasa para pendahulu, para leluhur dan para orang tua,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan Maulid Rasulullah, dan diakhiri dengan mauidhah Hasanah oleh Habib Ahmad Bin Zain Alkaf asal Surabaya.

Melihat dari jumlah jamaah yang hadir, kata Zaenuddin kemungkinan besar melibihi target jamaah yang hadir.

“Kami targetkan 40 ribu jamaah, tapi melihat jumlah jamaah yang hadir seperti nya lebih dari 40 ribu jamaah,” ungkapnya. (jaq)

Danlantamal IV: Terimakasih Tim WFQR

0
Pangarmabar Laksamana Muda Aan Kurniawan (2 kiri) bersama Danlantamal IV Laksamana Pertama S Irawan (kiri) melihat hasil tangkapan kapal oleh tim WFQR di Mako Lantamal IV Tanjungpinang, Jumat (31/3), lalu. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Laksma TNI S Irawan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV Tanjungpinang dalam menekan angka kriminalitas di laut, khususnya di wilayah kerja Lantamal IV Tanjungpinanog.

“Saya selaku komandan Lantamal IV mengucapkan banyak terima kasih atas kerja keras dari Tim WFQR,” ujar Irawan, Rabu (5/4) lalu.

Dijelaskan Irawan, terbentuknya Tim WFQR 4 ini bermula ddari keresahan dunia internasional terhadap angka kriminalitas di laut khususnya di perairan Indonesia. Sehingga, untuk mejaga wilayah kerja Lantamal IV Tanjungpinang, dibentuklah WFQR 4, yakni tim yang beraksi secara cepat.

“Sebagai eksistensi untuk menjaga nama baik Indonesia di mata Internasional, sehingga dibentuk WFQR. Dengan terbentuknya WFQR, angka perompakan, penyelundupan dan kejahatan lainnya berhasil digagalkan,” katanya.

Atas pengagalan tindakan kriminal tersebut, Tim WFQR pun mendapatkan apresiasi yang tinggi dari beberapa negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Irawan mengatakan, sesuai dengan data yang tercatat dari negara tetangga, angka perompakan sudah tidak ada lagi.

“Mulai tahun 2016, penyelundupan ataupun perompakan sudah menurun secara drastis. Saya berani jamin, angka kriminalitas di laut turun sebesar 80 persen,” ucapnya.

Meskipun angka kriminalitas di laut sudah menunjukkan grafik yang menurun, ia meminta kepada seluruh Tim WFQR 4 untuk tidak cepat berpuas diri. Ia meminta kepada seluruh Tim WFQR 4 untuk mempunyai kemauan yang kuat dan kerja sama yang solid dalam memeberantas kejahatan di laut, khusunya penyelundupan tanpa cukai.

“Penyelundupan rokok tanpa cukai ini dapat meresahkan perekonomian Kepri pada umumnya dan khusunya perekonomian Batam yang merupakan daerah FTZ. Kedepannya, Dengan harapan di masa yang akan datang Tim WFQR dapat lebih baik lagi,” imbuhnya (cr1)

Sementara itu, Kadispen Lantamal IV Tanjungpinang, Mayor Laut Josdy Damopolii mengungkapkan dari data yang tercatat di Lantamal 4 Tanjungpinang sejak Januari telah ada sebanyak 28 perkara kriminalitas di laut yang ditangani. Dari 28 perkara yang ditangani Lantamal 4 Tanjungpinang, disita barang bukti sebanyak 22 unit kapal.

“Kasus yang telah P21 sebanyak 12 kasus, P19 sebanyak 2 kasus, telah putus 7 kasus dan masih dalam penyelidikan sebanyak 7 kasus,” ujarnya. (cr1) 

Saatnya, Berkunjung ke Semarang, Ada Apa Ya….

0

Dalam sebulan ini, ada banyak acara seru yang bisa dinikmati di Semarang, bersempena dengan HUT ke-470 Semarang.

Ya, sepanjang April 2017, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang  sudah menyusun rangkaian kegiatan menarik. Setiap pagelaran akan dikemas secara berbeda. Goal-nya, membuat wisatawan yang datang dapat menikmati setiap keunikan kota Semarang. “Beberapa event itu, bahkan sudah digelar di awal bulan ini, seperti Karnaval Seni Budaya Lintas Agama dan Pawai Ogoh-Ogoh untuk menyemarakan hari jadi Kota kota Semarang,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Masdiana Safitei, Sabtu (8/4).

Rangkaian semarak HUT Kota Semarang diawali dengan Pameran Buku Murah pada tanggal 5-11 April 2017. Pameran Buku Murah sendiri merupakan event yang digelar Pemkot Semarang duakali dalam setahun. Agenda pameran buku tersebut digelar di Gedung Wanita, Jl. Sriwijaya, Semarang.

Yang hobi baca, di sinilah surganya. Ada 300 penerbit yang ikut digandeng di acara ini. Mulai dari buku-buku serius non fiksi terbitan LkiS, semuanya ada. Yang lebih penting lagi, panitia memberikan diskon di semua buku. Panitia juga menghadirkan Pojok Cerpen (PoCer), sindikasi penjual buku-buku lawas serta indie. Buku-buku bertema pendidikan, budaya, seni, politik, agama, manajemen, hukum, sastra, hingga buku bacaan dan bahkan mainan anak-anak akan dipajang selama pameran.

Yang ingin melihat destinasi-destinasi menarik di Semarang, silakan arahkan pandangan ke pameran Nusantara Pesta Wisata. Agenda ini merupakan pameran wisata yang menampilkan berbagai destinasi wisata di Kota Semarang. Pameran ini akan di Paragon Mall Jalan Pemuda, hingga acara puncak HUT Kota Semarang.

Panitia juga menyuguhkan acara musik tradisonal yang menjadi agenda rutin Pemkot Semarang. Tema yang diangkat, Gebyar Keoncong. Pagelaran musik ini akan digelar di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) di Jalan Sriwijaya. Acara musik yang rutin diadakan setiap Rabu pekan ketiga di setiap bulannya ini diyakini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin melihat pagelaran musik khas Semarang.

Bagi anda yang hobi dengan wisata belanja, jangan lewatkan Semarang Great Sale Even yang digelar 7 April – 7 Mei ini menjadi moment yang ditunggu wisatawan untuk berburu barang dengan diskon khusus. Ada banyak diskon belanja besar-besaran yang diberikan pedagang kaki lima, mall, hotel, hingga tiket pesawat.

Sebagai puncak kemeriahan HUT Kota Semarang yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2017, Panitia menggelar pertunjukan Wayang Kulit. Pergelaran wayang kulit akan digelar di halaman Balai Kota Semarang, Sabtu (22/4/2017).

Tidak hanya pagelaran wayang kulit saja, Pemkot juga menggelar Festival Dalang pada 23-24 April. Festival ini akan menyuguhkan penampilan para dalang muda asal Kota Semarang. Festival yang bertujuan untuk melestarikan budaya tradisional itu, rencananya akan digelar di Gedung Sobokarti, Jalan Cipto, Semarang.
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi rangkaian perayaan HUT Kota Semarang ke-470 ini.  Menurutnya, beragam pagelaran keren selama sebulan penuh, akan menambah daya tarik Kota Semarang sebagai destinasi wisata belanja dan kuliner. “Length of Stay wisatawan bisa makin panjang. Apalagi Kota Semarang menjadi pintu masuk untuk destinasi Joglosemar dan Borobudur yang ditetapkan sebagai satu di antara 10 destinasi prioritas,” ujarnya.

Kabar Gembira untuk Remaja NTT, akan Dibangun Kampus Pariwisata di Labuan Bajo

0

Kabar gembira untuk remaja NTT.

Kementerian Pariwisata dan Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi akan berkolaborasi membangun perguruan tinggi berbasis keilmuan pariwisata yang dibangun di destinasi kelas dunia sekelas Labuan Bajo, NTT.

“Kami ingin terus mencetak sumber daya manusia yang menghasilkan akademisi profesional. Rencananya, akan dibangun Akademi Komunitas Pariwisatai di Labuan Bajo. Lulusannya akan dicetak menjadi profesional di bidang industri pariwisata,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan Kemenpar, Ahman Sya, Sabtu (8/4).

Dari paparannya, Akademi Komunitas Pariwisata itu adalah usulan Bupati Manggarai Barat yang disarankan Kemenpar. “Akademisi tersebut direkomendasi Kemenpar RI. Bentuknya Akademi Komunitas Pariwisata (D-1 dan D-2). Kita akan bantu menyiapkan kurikulum dan dosen vokasi yang berasal dari Industri melalui proses RPL (rekognisi pembelajaran lampau),” ujar Ahman Sya.

Kemenpar sendiri sedang menyiapkan Konsorsium Dosen Vokasi Pariwisata. Konsorsium ini nantin akan diberi tugas menginventarisir orang di Industri untuk disetarakan S-2 atau level 8 kompetensiya. ‘’Hasilnya diserahkan ke Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk disahkan. Sedangkan untuk tim konsorsium ini terdiri atas unsur Pentahelix ABGCM,” ujarnya.

Lebih lanjut Ahman Sya mengatakan, Akademi ini adalah lembaga pendidikan formal yang menyiapkan SDM Pariwisata yang bermutu dalam waktu yang relatif cepat. “Sekolah vokasi ini memiliki kurikulum yang 60-70% adalah praktek. Setelah lulus mereka siap langsung bekerja,” ujarnya.

Terpisah, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir membenarkan, jika pemerintah berencana membangun perguruan tinggi berbasis keilmuan pariwisata, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur yang juga berdekatan dengan Pulau Komodo.

“Masyarakat Manggarai Barat jangan sampai jadi penonton saja saat kawasan Pulau Komodo menjadi tujuan wisata dunia. Di sini harus ada pendidikan pariwisata yang baik. Untuk menopang kawasan wisata Pulau Komodo,” kata Nasir.

Dia berharap, perguruan tinggi pariwisata tersebut dapat meningkatkan kapasitas masyarakat setempat. Dengan begitu, kualitas pariwisata kawasan Pulau Komodo dapat meningkat menuju destinasi favorit wisatawan mancanegara.

Rencana pembangunan sekolah perguruan tinggi pariwisata tadi ikut dikomentari Menpar Arief Yahya. Menteri asal Banyuwangi itu menyebut investasi di Sumber Daya Manusia ini paling tidak kelihatan wujudnya, tapi sangat terasa impact-nya. “Sejak di PT Telkom saya paling komit, bahwa investasi SDM itu sangat penting untuk win the future customers. Karenanya sekolah perguruan tinggi pariwisata sudah sangat relevan,” ujarnya.
Pesannya hanya satu. Dia ingin, sekolah tinggi pariwisata di Labuan Bajo nantinya menggunakan standrad global. “Di kita saat ini menggunakan regional standard yang sering disebut ASEAN MRA, Mutual Recognition Arrangement. Kompetensi selevel ASEAN. Kalau mau bersaing di level global, gunakan global standard juga,” kata Menpar Arief Yahya.

2.000 Wisman segera Kunjungi Sail Sabang 2017

0

Founder Travel Agent Pelayaran Islamik Suhaimi Abdul Gafar saat bertemu dengan perwakilan Kemenpar disela-sela acara Vietnam International Travel Mart 2017, mengatakan, “semoga tidak ada halangan dan kami akan membawa 2000 Wisman ke Indonesia melalui kapal Cruise, sementara ini yang akan kami bawa didominasi oleh Malaysia, semoga juga akan ada yang ikut dari negara yang lain.”

Travel agent ini juga mengurusi Wisman dengan pasar Malaysia, Singapore, Brunei Darussalam, Thailand, Vietnam dan Kanada.

Agent yang berkantor di Selangor, Malaysia itu di Vietnam sedang membawa wisatawan ke beberapa negara dan sedang singgah di Hanoi. Kedatangan rombongan tersebut bertepatan dengan momentum VITM yang juga merupakan pameran terbesar di Vietnam tersebut.

Suhaimi mengatakan bahwa mereka akan membawa Cruise dengan 2.000 passenger ke Sail Sabang pada akhir November mendatang.

“Pelayaran Islamik sudah memiliki kerjasama dengan ESQ Tours Travel Indonesia,’’ ujar Suhaimi.

Seperti diketahui, ESQ Tours Travel Indonesia meraih penghargaan sebagai Operator Umroh Haji Terbaik Kemenpar 2016 dan World’s Best Hajj & Umrah Operator pada World Halal Tourism Awards 2016.

Niatan Suhaimi disampaikan langsung kepada Kepala Bidang Misi Penjualan Pasar Asia Tenggara Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Pupung Thariq Fadillah yang menjadi pimpinan delegasi Indonesia di pameran VITM tersebut.

“Kami akan data kembali, kami akan pastikan keberangkatan ini dan mendata Wismannya, karena bagaimanapun Indonesia adalah negara yang indah dengan kekayaan baharinya,’’ ujar Suhaimi.

Di hari ketiga, pameran VITM semakin hari semakin membludak. Seperti diketahui, Daerah Istimewa Jogjakarta juga unjuk gigi sebagai peserta industri. Tidak tanggung-tanggung, daerah yang juga masuk 10 destinasi prioritas Kemenpar yakni dengan Candi Borobudurnya, mengirim lima delegasi dan di ajang pameran terbesar di Vietnam itu.

“Kita tawarkan City Tour ke tanah air, kami sudah siapkan kalender event 2017 untuk melayani kedatangan mereka ke Jogjakarta, harus banyak dapat Wisman di sini,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Jogjakarta Aris Riyanta yang juga ikut ajang tersebut.

Kemenpar berpartisipasi pada pameran VITM dan didukung oleh KBRI Hanoi. Kementerian di bawah komando Arief Yahya itu mengikuti pameran yang diselenggarakan pada tanggal 6 hingga 9 April 2017 di Ha Noi International Center for Exhibition (I.C.E Ha Noi) Vietnam.

Kelima delegasi industri Jogjakarta yang ikut ke VITM adalah industri Seta Tours Indonesia, Chacha Tours and Travel, Lisa Tours and Travel, PT ATA Destinasi Asia dan Dinas Pariwisata Jogjakarta yang dipimpin langsung oleh Aris Riyanta.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Kemenpar yang telah memfasilitasi kami. Skema yang kami buat adalah, paket Tur dari Bali ke Lombok, Lombok ke Jogjakarta, Jogjakarta ke Bandung. Paket ini diharapkan akan menjadi daya tarik masyarakat Vietnam untuk berlibur ke Bali,” ujar Aris.

Sebanyak 94 kegiatan kalender event telah disiapkan Jogjakarta yang ditawarkan di VITM 2017. Kegiatan tersebut sudah dimulai sejak bulan Februari 2017 dan akan berakhir di Desember 2017. Kegiatan tersebut sudah direkap dan dipublish di pameran dengan tematik event sebagai berikut, Pelangi Budaya, Kangen Malioboro, Aero Sportakuler, Comunity and Culture moment, Ramadan di Malioboro, never Ending tradition, Jogja Indepedence spirit, Sound of Culture, Exploring Geopark, Nature and Culture Explore dan Jogjavaganza.

“Tiap bulan event dan tema berbeda, kami akan kombinasikan juga tentunya dengan Joglosemar atau Jogjakarta, Solo dan Semarang,” ujar Aris.

Seperti diketahui, Aris juga semakin optimis karena Jogjakarta beberapa tahun lagi akan mempunyai bandara yang berkelas international yakni New Jogjakarta Airport International yang diprediksi akan rampung pada tahun 2018.

“Pintu ke Jogjakarta akan semakin terbuka, pesawat berbadan besar akan mendarat di Jogjakarta, dan Wisman akan semakin banyak dari berbagai penjuru dunia, saya sudah berkoordinasi dengan semua pihak, dan semangat Indonesia Incorparated memang harus ditegakkan agar pariwisata semakin meningkat,” kata Aris.

Seperti diketahui, ada spirit yang sangat kuat dan konsisten Menteri Pariwisata Arief Yahya tentang harmoni dan sinergi. Harmoni dan Sinergi bukanlah pilihan, tapi keharusan. Karena setiap industri merupakan satu kesatuan ekosistem, tidak satupun bisa berdiri sendiri, paling tidak, tak akan pernah hebat kalau berdiri sendiri,” pesan Menpar Arief Yahya beberapa waktu lalu.

Itulah alasan filosofis yang melatari Menpar Arief untuk membangun pariwisata secara bergotong royong, berbagi peran, maju bersama dalam kebersamaan. Dia mengibaratkan bermain simponi orkestra, akan menghasilkan nada yang indah, ketika dimainkan bersama-saman dalam satu kesatuan.

Industri pariwisata juga begitu. Ada yang di sektor amenitas, seperti hotel, resort, restoran, cafe, spa, dan lainnya. Industri yang bergerak di akses, seperti airlines, rent a car, bus pariwisata, kapal penyeberangan, cruise dan lainnya. Lalu industri yang bergerak di atraksi, seperti theme park, dan lainnya. Jika diorkestrasi dengan baik, mereka akan berkembang lebih cepat, lebih terintegrasi.

“Inilah Indonesia Incorporated, harus bersama-sama,” ucapnya. “Bila harmoni dan sinergi digabungkan, maka hasilnya akan sangat luar biasa. Kebersamaan personal atau harmoni, bisa lebih dahsyat daripada kebersamaan professional atau sinergi. Karena, kebersamaan personal adalah kebersamaan orang (heart), tentang semangat, tentang spirit, tentang rasa dan ruh,” jelas Menteri Arief Yahya.(*)