Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 13453

Bintan Hanya Bisa Cetak 900 e-KTP

0
batampos.co.id – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil  (Disdukcapil) Kabupaten Bintan Yudha Inangsa, memastikan April ini Disdukcapil hanya bisa mencetak sebanyak 900 e-KTP.
Jumlah tersebut sesuai dengan pengiriman blangko yang diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ke Kabupaten Bintan.
“Senin (10/4) nanti, kita dipanggil ke Pemprov untuk mengambil
blangko tahap awal, yang hanya diberikan 900 lebih,” ungkap
Yudha, Jumat (7/4).
Yudha menuturkan, jumlah blangko yang diberikan pada tahap awal ini tentunya tidak sebanding dengan jumlah berkas yang sudah menumpuk di Kabupaten Bintan, yang mencapai sekitar 10.828 berkas.
“Bulan ini kita cuma bisa cetak 900 lebih sedikit saja. Belum
tahu lagi kapan pembagian tahap keduanya,” ungkapnya.
Meskipun demikian, untuk mengantisipasi hal ini, Disdukcapil
sudah mengeluarkan surat keterangan sementara yang berfungsi
sebagai pengganti e-KTP, sehingga bisa menghandel berbagai
keperluan yang berhubungan dengan administrasi perbankan.
“Kami meminta kepada masyarakat untuk bisa bersabar. Pencetakan e-KTP segera dilakukan. Namun bertahap. Sebagai penggantinya kami sudah mengeluarkan surat keterangan pengganti e-KTP yang berfungsi sama. Bisa untuk mengurus keperluan perbankan, ataupun urusan surat lainnya,” imbuhnya (cr20)

Bentuk Karakter Muda Cinta Al-Quran

0
Bupati Bintan Apri Sujadi bersama Wakil Bupati Dalmasri saat membuka pawai Taaruf di Gedung Community Centre, Kecamatan Gunung Kijang, Jumat (7/4). F.Humas Pemkab Bintan

batampos.co.id – Bupati Bintan Apri Sujadi, didampingi Wakil

Bupati Bintan Dalmasri Syam, resmi melepas peserta pawai
Ta’aruf sebagai tanda dimulainya perhelatan Musabaqah Tilawatil
Qur’an (MTQ) ke-VII tingkat Kabupaten Bintan, di depan Gedung
Community Centre, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan, Jumat (7/4).
Pelaksanaan pawai ta’aruf yang diikuti oleh ratusan peserta
dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Bintan, dengan menampilkan arak-arakan paskibraka yang membawa replika Al-Quran dan piala bergilir MTQ.
Selain itu juga menghadirkan berbagai pertunjukan menarik,
seperti penampilan marching band pelajar, tarian melayu, serta
rangkaian kegiatan adat istiadat melayu yang dibawakan dari
masing-masing kecamatan.
Bupati Bintan, Apri Sujadi memberikan apresiasi kepada seluruh
peserta dan juga masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam
kegiatan pawai ta’aruf ini, sehingga kegiatan pawai ini dapat
berlangsung meriah.
Apri berharap dengan kegiatan MTQ bisa dijadikan suatu
momentum, agar dapat menjadikan generasi muda cinta terhadap Al-qur’an.
“Saya sangat mengapresiasi atas semua partisipasi masyarakat
dan seluruh peserta. Kami juga mengharapkan, agar melalui MTQ ini kita bisa membentuk generasi muda yang berkarakter madani, dengan terus meningkatkan ilmu agama,” ungkapnya.
Berbagai atraksi yang ditampilkan dalam kegiatan pawai ini juga
berhasil memukau penonton, seperti persembahan teater colosal
Mak Yong dari Kecamatan Mantang, penampilan replika Raja Salman dan Presiden Jokowi dari Kecamatan Bintan Timur, parade fashion daur ulang, hingga pertunjukan replika karakter upin dan ipin.
Dalam perhelatan ini turut hadir Ketua DPRD Bintan, Lamen
Sarihi Ketua PKK Kabupaten Bintan Deby Apri Sujadi, Ketua GOW Kabupaten Bintan Herdawati Dalmasri Syam, Plt Sekda Kabupaten Bintan Adi Prihantara, beserta seluruh unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bintan dan tokoh masyarakat sekitar. (cr20)

Pemko Batam Menikmati Rezeki Pariwisata, Duitnya M M-an

0
Turis Singapura tiba di Pelabuhan Internasional Sekupang, Sabtu (11/3). Di hari Sabtu dan Minggu turis luar negeri ramai mengunjungi Batam untuk liburan dan belanja. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menikmati duit pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor Pariwisata.

Buktinya sejak tiga tahun terakhir besaran PAD yang diperoleh Pemko Batam dari sisi pariwisata cukup menggembirakan.

“Cukup menjanjikan dari tahun ke tahun. Makanya wali kota (Walikota Batam Rudi) target banyak dari sektor ini,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Pebrialin.

Dia memaparkan, di 2014 total PAD sebesar Rp 605 miliar, sektor pariwisata menyumbang Rp 127 miliar. Rinciannya, dari hotel Rp 64,1 miliar, restoran Rp 32,4 miliar, sementara hiburan Rp 13,5 miliar.

Begitu juga di 2015. Dari Rp 824,7 miliar total PAD, sumbangsih sektor pariwisata sebesar Rp 144 miliar. Jumlah itu berasal dari hotel Rp 81,8 miliar,  dari restoran Rp 45,7 miliar serta hiburan Rp 17,06 miliar.

“Persentase sumbangsih tahun 2015 itu, 17,56 persen,” sambungnya.

Dia mengaku belum tahu pasti sumbangsih sektor pariwisata tahun 2016. Namun berdasar pada data Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kota Batam yakni, hotel sebesar Rp 88,302 miliar, restoran Rp 51,594 miliar serta hiburan sekitar Rp 19 miliar lebih.

Karena sumbangsih PAD yang ‘gemuk’ dari sektor pariwisata ini Wali Kota Batam Rudi menitipkan 2017 ini Disbudpar meraup PAD yang banyak. Disbudpar bahkan diminta untuk meningkatkan kunjungan wisatawan yang kemudian berimbas ke PAD.

“Mereka tidur di (hotel) Batam, kita dapat duit. Makan di Batam dapat duit juga kita,” ucap Rudi.

Maka dari itu, menjemput potensi baik ini pihaknya terus membenahi dan mepercntik kota. “Jalan kami perlebar, pasang lampu supaya bagus. Wisatawan nyaman ke  Batam,” kata mantan polisi ini. (cr13/iil/JPG)

Pelajar Aceh, AYo Ikuti Audisi Gita Bahana Nusantara

0

batampos.co.id – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh menggelar Audisi Paduan Suara Gita Bahana Nusantara Provinsi Aceh tahun 2017 yang akan dilaksanakan pada 15-16 Mei mendatang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi mengatakan kegiatan Audisi Paduan Suara Gita Bahana Nusantara adalah agenda tahunan Disbudpar Aceh dalam rangka menyaring talenta terbaik untuk mewakili Aceh ke tingkat nasional.

“Kegiatan ini menjadi agenda rutin dari dinas untuk menyeleksi putra-putri terbaik Aceh, yang nantinya akan menjadi perwakilan pada Paduan Suara dan Orkestra Gita Bahana Nusantara Tingkat Nasional,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bahasa dan Seni, D. Kemalawati menyebutkan, bahwa selama ini pelaksanaan Gita Bahana Nusantara Tingkat Provinsi Aceh senantiasa mengirimkan 4 (empat) orang putra-putri Aceh sebagai perwakilan dalam Group Paduan Suara dan Orkestra Gita Bahana Nusantara setiap tahunnya dengan hasil yang cukup memuaskan.

“Peserta yang lolos audisi akan dikarantina di Jakarta mulai tanggal 1-19 Agustus 2017. Mereka akan ditampilkan dalam acara kenegaraan di Gedung MPR/DPR RI tanggal 16 Agustus 2017 dan pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia Tanggal 17 Agustus 2017, di Istana Merdeka RI,” jelas Kemalawati yang juga Ketua Pelaksana Audisi Gita Bahana Nusantara Tingkat Provinsi Aceh.

Dalam audisi kali ini, tambah Kemalawati, panitia sudah menentukan 11 lagu wajib yang harus dikuasai peserta, meliputi: Garuda Pancasila, Sapu Tangan dari Bandung Selatan, Bengawan Solo, Bangun Pemuda-Pemudi, Melati Suci, Indonesia Subur, Pantai Sepi, Tanah Air, Mandi, dan Indonesia Pusaka.

Adapun pelaksanaan audisi akan diikuti oleh Kabupaten/Kota seluruh Aceh yang telah lebih dahulu membuat seleksi tingkat Kabupaten/Kota di masing-masing daerah serta peserta dari jalur umum.

Audisi ini akan dipandu oleh 1 (satu) orang Dewan Juri Tingkat Nasional utusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dan 4 (empat) orang Dewan Juri profesional dari Aceh yang terdiri dari musisi, akademisi dan praktis,” ujar Kemalawati yang juga salah satu sastrawati Aceh.

Penilaian didasarkan pada materi suara, intonasi, ritmik, ekspresi, penampilan dan kemampuan membaca notasi.

Formulir pendaftaran dan data calon peserta dapat diambil di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Bidang Bahasa dan Seni, atau melalui website disbudpar.acehprov.go.id atau lewat www.letteroftruth.webs.com. Pendaftaran dapat dilakukan secara langsung pada sekretariat atau dapat dilakukan via email [email protected].

Dalam audisi paduan suara tahun ini akan memperebutkan hadiah total Rp46.000.000,- yang terdiri dari 4 (empat) peringkat dari 4 (empat) kategori nada suara (alto, sopran, tenor dan bass).

“Dari 4 peserta yang berhasil meraih juara pertama dari tiap kategori nada suara akan dikirim sebagai utusan Aceh bergabung dalam Group Paduan Suara dan Orkestra Gita Bahana Nusantara Tahun 2017 di Jakarta,” tutur Kemalawati. (rilis)

Zainal Ditemukan Tewas di Hotel 99

0
ilustrasi

batampos.co.id – Seorang laki-laki berusia 36 tahun, Zainal ditemukan telah meninggal di kamar 206-B lantai dua Hotel 99 Pelita, Jumat (7/4) sekira pukul 06.35 WIB.

Ia diduga meninggal dunia dikarenakan sakit.

Kapolsek Lubukbaja Kompol I Putu Bayu Pati mengatakan, korban ditemukan meninggal dunia oleh temannya sendiri Sugianto. Sebelum meninggal, Zainal sempat mengeluhkan sakit kepala dan Sugiarto menyarankan untuk berobat ke dokter.

“Korban tidak mau, dan korban hanya meminta untuk dibelikan obat sakit kepala kepada temannya. Kemudian temannya turun membelikan obat sakit kepala di warung dekat hotel,” ujarnya.

Sepulangnya Sugiarto membelikan obat sakit kepala, kemudian ia melihat temannya tersebut telah kejang-kejang dan langsung tidak sadarkan diri. Mendapati temannya sudah dalam keadaan tak sadarkan diri, kemudian Sugiarto meminta bantuan kepada rekannya Tafsir.

“Sesampainya di hotel, rekan mereka Tafsir langsung menuju tempat korban tinggal dan sempat memeriksa nadi korban. Akan tetapi, korban sudah meninggal dunia,” katanya.

Setelah mengetahui Zainal telah meninggal, kemudian kedua rekan korban langsung melaporkan kejadian ini kepada petugas resepsionis hotel. Kemudian, petugas resepsionis hotel melaporkan kejadian ini ke Polsek Lubukbaja.

“Sesampai di sana, kami langsung melakukan olah TKP, dan jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bayangkara Polda Kepri untuk dilakukan visum. Untuk sementara korban meninggal dunia karena sakit,” imbuhnya. (cr1)

Polisi Masih Dalami Kasus Pub Ozon

0
batampos.co.id – Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro
mengatakan, jajarannya masih menyelidiki dugaan pungutan liar
(pungli) yang dilakukan di tempat hiburan malam Pub Ozon dan
karaoke.
Pungli itu terkait pajak sebesar 10 sampai 25 persen dari
makanan dan minuman yang dipesan pembeli. Padahal, Pub tersebut beroperasi tanpa mengantongi izin dari Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) Pemko Tanjungpinang.
“Masih kami lakukan penyelidikan sebelum ditingkatkan ke
penyidikan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan BPM PTSP Pemko Tanjungpinang, dan memang jelas pub itu tidak memiliki izin,” tegas AKBP Joko, Jumat (7/4).
Dikatakan Joko, pihaknya pun telah melakukan pemeriksaan
terhadap sejumlah saksi. Bahkan, selain itu pun yang berada di
komplek Bintan Plaza tersebut juga masih dipasangi garis
polisi.
“Belum boleh beroperasi lagi. Garis polisi akan tetap berada
disana sampai waktu yang belum ditentukan. Kalau kasusnya sudah selesai, kemungkinan bisa dibuka,” katanya.
Joko mengatakan, saat ini pihaknya masih memintai keterangan
sejumlah tamu, karyawan, dan pengelola pub tersebut. Polisi
belum bisa memberikan keterangan detail hasil pemeriksaan
tersebut.
“Ada dugaan pelanggaran pajak. Tapi tidak tertutup kemungkinan arahnya ke OTT (operasi tangkap tangan, red) saber pungli. Karena memungut retribusi, sementara operasionalnya tak punya izin,” pungkasnya.
Terpisah, Kepala Bidang Penyelenggaran Pelayanan Perizinan dan
Non Perizinan BPM-PTSP Tanjungpinang, Agus Haryono mengatakan pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin resmi ke Ozon Pub tersebut. Untuk itu, pihaknya langsung mengkonfirmasi ke pihak kepolisian.
“Kami sampaikan bahwa pub itu tidak ada izinnya ke Polres
Tanjungpinang, karena pihak berwenang yang menangani kasusnya,” ujar Agus.
Seperti diketahui sebelumnya, Polres Tanjungpinang menutup Ozon Pub dan karaoke di Komplek Bintan Plaza, Minggu (2/4) dini hari. Petugas juga langsung menyegel dengan memasang garis polisi. Ditutupnya pub tersebut karena melakukan pungli
terhadap pembeli dengan mengenakan pajak 10 sampai 25 persen atas pemesanan makan dan minum. (ias)

Jebolan SMP Bobol Situs Penjualan Tiket hingga Rp 4 Miliar

0
ilustrasi

batampos.co.id – Sultan Haikal (19) dan tiga pelaku lainnya berinisial MKU (19), ALS (19), dan NTM (27) berhasil membobol akses akun milik PT Global Network, atau Tiket.com.

Mereka menamkan diri sebagai Gantengers Crew yang dipimpin Sultan Haikal.

Akibat ulahnya meretas, pihak Tiket.com mengalami rugi sekitar Rp 4,1 miliar.

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Brigjen Rikwanto, Sultan Haikal yang jebolan SMP itu bersama tiga anak buahnya mulai membobol situs itu sejak Oktober 2016.

Jajaran Direktorat Siber Bareskrim Polri menangkap tiga anak buah Haikal  di Balikpapan, Kalimantan Timur, sementara Haikal ditangkap di Tangerang Selatan.

Kini, Direktorat Siber Bareskrim Polri terus mendalami kasus peretasan situs Tiket.com yang dilakukan Sultan Haikal. Polisi mulai memiskinkan remaja yang lulusan Sekolah Menengah Pertama ini.

“Saat ini sudah dilakukan beberapa penyitaan sepeti uang di rekening BCA sebesar Rp 212 juta, rumah di Balikpapan,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jumat (7/4).

Tak hanya itu, penyidik kata dia bekerjasama dengan pihak bank untuk mengecek mutasi dari rekening Haikal. Ke mana saja dia mengirim uang dan siapa saja yang mengirimi dia uang.

“Tersangka Haikal masih dilakukan pendalaman karena membutuhkan keterangan dari pihak bank tentang mutasi rekeningnya sehingga masih kami tunggu hasil pihak bank,” sambungnya.

Saat ini lanjut Martinus menerangkan, penyidik hanya fokus untuk penyidikan kasus peretasan Tiket.com saja.

“Untuk beberapa kasus lain, termasuk Haikal, tidak ada. Hanya terkait Tiket.com saja,” tegasnya.

Mula dari kasus peretasan ini kata Rikwanto, saat Sultan yang lulusan Sekolah Menengah Pertama itu melakukan peretasan untuk menunjukkan pada teman-temannya bahwa dia bisa melakukan hal yang mustahil. Terlebih dalam hal membobol situs milik orang lain.

Aksi retas-meretas ini sendiri sudah dilakukan sejak 2015. Namun saat itu, kelompok ini hanya ingin menunjukkan eskistensi dengan mengubah tampilan dari sejumlah situs. Tapi mereka tidak mencari keuntungan.

Hingga pada akhirnya, kemampuan itu digunakan untuk mengambil keuntungan dari situs yang berhasil bobol dan diturunkan ke tiga anak buahnya yang ada di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Para pelaku sambung dia, selain diancam pasal pencurian, serta Undang-Undang ITE atas perbuatannya itu, Sultan cs juga bisa dikenakan dengan Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang. Dengan kata lain, pelaku akan dimiskinkan

“Pelaku berhasil buka itu (situs), dia tunjukan kepada junior-juniornya dan merupakan kebanggaan bagi dirinya,” ucapnya.

Ketika ditanyakan, uang miliaran yang didapat para pelaku itu untuk apa saja, Rikwanto berkata bahwa hasil kejahatan itu digunakan untuk berfoya-foya.

Namun polisi tak percaya begitu saja, sampai sekarang Dit Siber Bareskrim Polri masih mencari apakah ada harta-harta dari komplotan ini yang merupakan hasil kejahatan. (elf/JPG)

Anita Azka Tewas dengan Posisi Kepala Masuk di Ember di Toilet Hotel….

0
ilustrasi

batampos.co.id – Almitania alias Anita Azka (34) itu tewas dengan posisi kepala tenggelam ke dalam ember dengan posisi jongkok tanpa mengenakan celana.  Hingga kini polisi belum bisa memastikan penyebab kematian wanita beranak dua tersebut.

Anita ditemukan tewas di toilet kamar hotel Helvicona, Jalan Bunga Pancur Siwa, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (7/4).

Menurut informasi, Anita Azka sebelumnya masuk ke hotel bersama teman lelakinya, Kamis (6/4) malam, tepatnya pukul 21.30 WIB. Sementara diketahui kematian Anita Azka setelah salah seorang karyawan hotel hendak menanyakan perpanjangan sewa kamar. Sebab Pintu kamar berulang kali diketok tapi tidak ada jawaban. Sementara pintu kamar itu terkunci dari dalam dan terdengar suara air mengalir.

Setelah berulang kali diketok pintu,  petugas hotel akhirnya memanggil kepala lingkungan dan polisi. Petugas mendobrak pintu kamar dan ditemukan jenazah Almitania di dalam kamar mandi.

“Jenazah di dalam kamar mandi, menggunakan pakaian. Posisi kepala masuk ke dalam ember besar. Sedangkan air hidup ke arah badannya,” ujar pegawai Hotel bermarga Berutu seperti dilansir Sumut Pos, Sabtu (8/4).

Petugas hotel itu mengakut tidak mengenali teman pria yang masuk bersama Almitania. Bahkan, keluarga yang datang ke hotel, hanya menangis karena suami Almitania masih terlihat di rumah.

“Keluarga bilang suaminya ada di rumah. Namun, kami tidak tahu secara pasti bagaimana. Pokoknya masuk ke hotel bersama laki-laki, temannya,” ujar petugas itu.

Almitania diketahui beralamat di Jalan Bunga Asoka, Medan. Dia masih berstatus istri dengan dua orang anak. Informasinya didapat lainnya, wanita berparas cantik ini seorang etnis keturunan Tionghoa dan mualaf.

Sementara itu, Kapolsek Delitua, Kompol Wira Prayatna belum dapat memastikan dengan siapa Almitania masuk ke dalam kamar hotel dan bagaimana motif pembunuhannya. “Kita sedang mencari informasi tentang siapa teman pria korban. Saksi-saksi dari TKP sedan dimintai keterangan,” ungkapnya.

Menurut keterangan, kata Wira, tim Polsek Delitua sedang berkoordinasi dengan tim Labfor dan tim identifikasi Polrestabes Medan. “Dari pemeriksaan ada beberapa barang korban yang hilang,” kata Wira.

Wira mengatakan motif kematian korban masih misteri. Kini pihak kepolisian baru mendata barang korban yang hilang. Selain polisi akan berkordinasi dengan pihak keluarga yang sempat datang ke lokasi. “Untuk penyebabnya apakah dibunuh atau tidak, itu masih menunggu pemeriksaan dokter. Kan dokter yang bisa pastikan penyebab kematiannya,” ungkap Wira. (mag-1/iil/JPG)

Aliansi Pemuda Peduli Natuna Minta Presiden Jokowi Tindak Pelaku Teror Ketua LAM

0

batampos.co.id – Puluhan pemuda pemudi dari Aliansi Pemuda Peduli Natuna menggelar aksi damai di petigaan jalan Sukarno Hatta Ranai, Jumat (7/4) sore.

Aksis damai tersebut terkait insiden penembahan rumah ketu Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Natuna bulan lalu. Dan meminta Presiden Joko Widodo melalui Panglima TNI menindak tegas insiden teror penembakan kediaman Ketua LAM.

Dalam aksi damai, puluhan pemuda tersebut menyampaikan beberapa permintaan jaminan keamanan dan kepastian agar kejadian serupa tidak terulang lagi di Natuna. Kemudian meminta pembinaan prajurit yang ditempatkan di Natuna menghormati dan menghargai adat istiadat dan tunjuk ajar budaya melayu.

“Kami meminta agar prajurit melakukan pendekatan secara humanis dengan masyarakat Natuna agar tetap terjalin rasa aman dan nyaman, karena bersama rakyat TNI kuat,” sebut Kus, koordinator aksi damai.

Selain itu, Kus juga meminta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas aksi teror tersebut sesuai undang undang NKRI.

“Dengan kejadian ini, kami masyarakat Natuna meminta untuk mengawal bersama sampai teror itu terungkap secara transparan,” tegasnya.

Aksi berakhir dengan doa bersama dan melakukan long march menuju Batu Hitam dengan dikawal mobil Polantas.

Kabagops Polres Natuna, Kompol Patar Hutagaol mengatakan, selama aksi berlangsung, pihaknya menerjunkan 120 personel dari berbagai kesatuan di Polres Natuna. (arn)

Batam Pos Jalani Verifikasi Faktual

0
Harian Pagi Batam Pos menjalani verifikasi faktual, sebelumnya dinyatakan lulus verifikasi administrasi.
foto: cecep mulyana / batampos

batampos.co.id – Setelah dinyatakan lulus verifikasi administrasi oleh Dewan Pers beberapa waktu lalu, Batam Pos diverifikasi faktual oleh Tim Verifikasi Media Serikat Perusahaan Pers (SPS) Kepri, Jumat (7/4) pagi.

Anggota tim verifikasi, Saibansah Dardani menyebutkan Batam Pos adalah media pertama di Kepri yang diverifikasi secara faktual oleh tim yang terbentuk berdasarkan SK Tim Verifikasi Nomor 01/KEP-SPS/III/2017 ini.

“Dalam verifikasi faktual ini, kami ingin mencocokan data yang dikirim Batam Pos ke Dewan Pers saat verifikasi administrasi dengan turun langsung ke sini (Batam Pos),” kata Saibansah.

Tidak sendirian, Sainbansah hadir bersama Ketua Tim Verifikasi Candra Ibrahim (Ketua Tim), dan anggota tim lainnya, Deden Rosanda.

Saibansah menambahkan, setelah verifikasi faktual dilakukan, tim akan meneruskan hasil tersebut ke Dewan Pers.

“Nanti hasilnya Dewan Pers yang menentukan,” tambahnya.

Saat bertandang, tim verifikasi disambut langsung Direktur Utama Batam Pos Grup Marganas Nainggolan, Pemimpin Redaksi (Pemred) Muhammad Iqbal dan jajaran Manajer Batam Pos, Seperti Manajer HRD Elmi Gusti, Manajer Pemasaran Mulyadi Nasution serta Manajer Iklan dan Event Organizer Agus Triono.

Dalam kapasitas sebagai Ketua SPS Kepri, Marganas menyambut baik verifikasi media di Kepri, dengan demikian akan diketahui media mana saja yang telah diverifikasi di Kepri.

“Ini penting untuk dilakukan,” ucap Marganas.

Dalam kesempatan ini, tim verifikasi mencocokan data administrasi baik tentang perusahaan secara umum hingga tentang kewartawanan.

Suasana ruang kerja redaksi Batam Pos.
foto: cecep mulyana / batampos

Tidak hanya itu, tim juga mengecek langsung secara fisik Batam Pos, dari ruang rapat, dapur redaksi hingga sarana komunikasi.

Senada dengan Marganas, Ketua Tim Verifikasi Candra Ibrahim menyampaikan verifikasi sangat penting bagi media. Misalnya, dengan menjalin kerjasama dengan berbagai instansi pemerintah maupun swasta karena suatu saat mitra media akan lebih selektif lagi.

“Bukan hanya bermanfaat untuk kerjasama, tapi juga untuk mendapatkan informasi. Sebab, ke depan Dewan Pers akan menerapkan standar ketat. Yang lolos verfikasi di Dewan Pers-lah yang boleh dilayani dalam kerja jurnalistik,” pungkas Candra. (cr13)