Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 13459

Walikota Batam Ngaku Kesulitan Urus Izin Peralihan Hak

0
Ketua REI Batam Djaja Roeslim memberikan cenderamata kepada Walikota Batam Muhamad Rudi pada acara pembukaan musda REI di Hotel Harris Batam Center, Rabu (5/4). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Walikota Batam, Rudi, turut mengeluhkan repotnya mengurus dokumen Izin Peralihan Hak (IPH) di Badan Pengusahaan (BP) Batam. Birokrasi yang berbelit dan banyaknya persyaratan yang dibutuhkan membuat proses pengurusan IPH memakan waktu yang sangat lama.

Soal IPH ini, saya repot. Saya punya banyak rumah di Rosedale, tapi IPH-nya tak bisa diurus. Mending saya bayar saja daripada pusing ngurusnya,” keluh Rudi saat menghadiri acara Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Batam keenam di Hotel Harris Batamcentre, Rabu (5/4).

Waktu mengurus IPH, Rudi menjelaskan BP Batam meminta banyak sekali dokumen lahan seperti Fatwa Planologi, Penetapan Lokasi (PL), Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan lainnya.

Untuk mengurus IPH saat ini, BP Batam memang membuat kebijakan agar menyertakan keseluruhan dokumen pengalokasian lahan. Alasannya adalah untuk mengumpulkan data supaya terhindar dari jeratan hukum pada suatu saat nanti.

“Paling ada saya punya HGB dan PL, kalau IMB dan Fatwa Planologi kan bisa foto kopian saja,” jelasnya.

Lalu ada juga dokumen yang memang pada awalnya tak ada tapi ikut diminta. Contohnya dokumen pecah PL. Dahulu banyak pengembang yang enggan mengurus dokumen pecah PL. Sehingga banyak didapati sebuah komplek perumahan memiliki satu sertifikat PL induk, namun memiliki ratusan HGB. Seharusnya satu rumah memiliki satu PL (pecah PL) dan satu HGB.

Rudi kemudian mengatakan jika warga yang tak punya PL ingin mengurus IPH maka harus mencari lagi data PL ke pengembang.

“Kalau perusahaannya sudah kabur atau bubar, mau dicari ke mana,” tanyanya.

Orang nomor satu di Pemko Batam ini hanya mencoba mengingatkan BP Batam bahwa sektor properti merupakan salah satu penopang pertumbuhan ekonomi Batam ketika sektor andalan lainnya sedang lesu. Seperti sektor manufaktur, galangan kapal, dan industri lainnya.

Imbasnya, di tengah situasi ekonomi lesu saat ini, pertumbuhan ekonomi Batam merosot dari 7 persen menjadi 4,13 persen.

“Jika diteruskan seperti ini, maka akan bahaya. BP harus segera selesaikan urusannya,” ungkapnya.

Sedangkan Kepala BP Batam, Hatanto Reksodipoetro membenarkan bahwa sektor properti banyak membantu perekonomian Batam. Karena korelasi pertumbuhan properti berbanding lurus dengan pertumbuhan sektor pendukung lainnya.

“Jika kondisi real estate menurun, maka itu jadi indikasi bahwa kondisi ekonomi tengah menurun,” jelasnya.

Namun, kata Hatanato, Batam memiliki lahan terbatas sehingga perumahan akan diarahkan beralih ke bangunan vertikal.

Berdasarkan data yang dihimpun BP Batam, lahan yang telah dialokasikan untuk perumahan sudah mencapai 28,32 persen. Jumlah ini jauh lebih tinggi dari lahan yang telah dialokasikan untuk industri yang hanya mencapai 16 persen.

Dengan begitu, Hatanto menilai ini akan menjadi masalah krusial ke depannya karena Batam kehilangan arah dalam pembangunannya.

“Mau dibawa kemana Batam ini, apakah mau diganti sebagai wilayah untuk pengembangan properti atau melanjutkan industri manufaktur,” ungkapnya.

Untuk masalah pelayanan, ia berjanji akan terus membenahi sektor pelayanan perizinan, khususnya lahan.

“Apa yang kami lakukan saat ini hanya kembali ke aturan. Sehingga pelayanan bisa lebih murah dan jalan terus,” jelasnya.

Ia mengharapkan Real Estate Indonesia (REI) Batam di bawah kepemimpinan Achyar Arfan mau bekerja sama dengan BP Batam.

“Kalau ada anggota saya yang masih minta uang tambahan, lapor sama saya, nanti saya berhentikan,” tegasnya.

Pembenahan akan terus dilakukan demi menyempurnakan perizinan lahan. Kepala Kantor Pengelolaan Lahan BP Batam, Imam Bachroni mengungkapkan persoalan database lahan memang ruwet.

“Ruwet masalah database. Kalau datanya belum ada susah. Banyak peralihan tanpa izin BP Batam terjadi,” ungkapnya.

Untuk mengatasinya, saat ini BP Batam mencoba berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Batam untuk sinkronisasi data.

“Kami perbaiki saja, pertengahan tahun akan lancar. Kalau sekarang, IPH keluar tapi tak cepat. Banyak juga IPH sudah keluar, tapi belum diambil,” jelasnya.

Di tempat yang sama, mantan Ketua REI Batam selama dua periode, Djaja Roeslim mengatakan bahwa peningkatan pelayanan publik harus diutamakan BP Batam.  “IPH memang agak terhambat. Makanya, saya hanya minta pembenahan jangan sampai mengganggu pelayanan publik,” imbuhnya.

Pembenahan jangan sampai melanggar aturan main yang ada. Urusan perizinan juga menyangkut kepastian hukum untuk masyarakat.

“Kami juga minta agar dilibatkan untuk memberikan masukan mengenai persoalan lahan,” ujarnya. (leo)

Tas Louis Vuitton seharga Rp 14,9 juta Digunakan untuk Kantong Ikan

0
ilustrasi

Saat belanja orang biasa menggunakan tas kresek atau kantung kertas. namun beda kisah dengan seorang nenek di Taiwan.

Ia menggunakan tas bermerek Louis Vuitton yang dihadiahkan cucunya untuk berbelanja ikan.

Seperti dilaporkan portal Strait Times, Senin (4/4), cucu perempuan itu menceritakan tentang neneknya yang tidak mengetahui tas tersebut adalah tas mahal Louis Vuitton.

Cucu perempuan tersebut mengatakan dia menghadiahkan tas tangan baru dan mahal itu karena merasa kasihan melihat neneknya menggunakan tas yang sama sejak lama.

Bahkan neneknya mengakui menyukai tas baru itu karena tahan air dan sedikit berat.

Tas Louis Vuitton “Neverfull” umumnya dijual dengan harga 900 poundsterling atau sekitar Rp 14,9 juta.

Cucu wanita itu mengaku terkejut oleh tindakan neneknya menggunakan tas Louis Vuitton untuk kantong ikan, tapi tidak menyalahkan hal tersebut. Sebaliknya, ia gembira karena neneknya menyukai pemberiannya.

“Tidak heran tas LV memiliki reputasi yang baik, tahan lama dan sangat kuat! Saya memeluknya dan mengingatkan dia supaya membawa saya jika ingin ke pasar,” tulisnya.

Kisah sang nenek tersebut disukai lebih dari 31 ribu netizen. (jpgroup)

Pulau Senoa Andalan Wisata di Natuna

0
Pulau Senoa, Natuna. F. Wonderfulnatuna.blogspot.co.id

batampos.co.id – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Natuna Erson Gempa mengatakan, Pulau Senoa bakal menjadi wisata andalan Natuna. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kata Erson, akan konsen kembangkan potensi wisata Pulau pulau seluas 28 hektare yang berbatasan laut Malaysia.

“Saat ini Kementerian Kelautan sedang melakukan penelitian di pulai Senoa. Untuk membangun resort,” jelas Erson, Rabu (5/4).

Di Pulau Senoa, sudah dibangun dermaga apung dan rumah informasi wisata. Pembangunan dilaksanakan Kementerian Kelautan dan Perikanan tahun lalu.

“Sebenarnya objek wisata di Natuna sangat banyak. Namun belum terkelola baik. Baru Pulau Senoa yang sedang digarap Pemerintah, dan menjadi pilot projek pengembangan wisata di Natuna,” sebut Erson.

Menurutnya, di Pulau Senoa memiliki banyak keunggulan. Diantaranya wisata laut, wisata mancing, menyelam, eko wisata, wisata konservasi, olah raga air. Semuanya lengkap dan memiliki terumbu karang langka dan indah.

Dikatakan Erson, dijadikan Natuna kawasan ekonomi khusus (KEK) yang diprogramkan Pemerintah Provinsi, akan membawa dampak positif dalam percepatan pembangunan, terutama bidang pariwisata. (arn)

Tiga Jam Polisi Belum Berhasil Bebaskan Penyanderaan Bocah di Seraya

0

batampos.co.id – Sejumlah polisi dibantu Tim Gegana Brimob Polda Kepri mengepung rumah nomor 41 di Seraya Garden, Nagoya sejak pukul 12.00 WIB siang tadi (6/4/2017).

Mereka hendak membebaskan seorang bocah berinisial F yang diduga disandera oleh ayah angkatnya seorang warga negara Singapura yang oleh warga setempat disapa Atok.

Sudah tiga jam lebih upaya pembebasan belum membuahkan hasil. Pasalnya, Atok mengancam akan membunuh F jika polisi nekat masuk ke salah satu kamar yang dikontrakan Atok dan istrinya yang biasa disapa Neng.

Pantauan batampos.co.id, Tim Gegana yang diterjunkan ke TKP sekitar 7 orang dan bersenjata lengkap. Mereka kini sedang berusaha untuk mendobrak paksa kamar yang dijadikan Atok menyandera F.

Menurut sejumlah sumber di TKP, Atok nekat menyandera F karena sedang cek cok dengan Neng, istrinya. Neng sendiri saat ini telah aman bersama polisi karena ia tidak ikut disandera.(cr1)

Terobosan Angkasa Pura 2

0

Bandara Soekarno Hatta sudah sangat padat, bahkan untuk menginap pesawat.

Dirut Angkasa Pura 2 Muhammad Awaluddin punya trik khusus untuk mendorong maskapai penerbangan nge-RON (Remind Over Night) di luar Soekarno Hatta Airport. Mereka menjanjikan akan diberi insentif untuk menginap di 12 bandara lain, di luar Cengkareng, yang sama-sama di bawah pengelolaan Angkasa Pura 2.

Kebijakan ini dilakukan untuk mengurangi tingkat kepadatan di area parkir bandara.

“Saat ini ada 149 pesawat yang setiap malam RON di Soekarno Hatta. Akibatnya, pada malam hari, areal parkir menjadi sangat padat dan menyulitkan bagi petugas untuk mengatur pesawat-pesawat yang akan landing untuk masuk ke appron,” jelas Awaluddin.

Menurut Awal, insentif yang diberikan ada dua. Pertama, yang cash basis, maskapai tidak perlu membayar parking fee dan landing fee di airport yang baru, di luar Soetta.

“Kalau parkir pesawat di Soekarno Hatta, kan kena biaya. Nah, kalau mau nge-RON ke 12 bandara non Soetta, tetapi masih di bawah AP-2, tidak perlu bayar RON,” jelas dia.

Insentif non cash, kata Awal, juga cukup menarik. Yakni membebaskan biaya advertising di titik-titik media ruang dan luar ruang milik AP-2. Ada banyak titik yang diberikan free bagi maskapai yang harus berpromosi mencari penmpang di jalur baru itu.

“Kami mendorong maskapai penerbangan memindahkan pesawatnya, dengan melakukan RON di bandara-bandara Angkasa Pura 2 di luar Soekarno-Hatta yang kondisinya masih longgar,” kata Awaluddin, yang ingin menghidupkan badara-bandara di luar Soetta.

Kata Awaluddin, insentif itu sebenarnya cukup menarik. Syaratnya, sebelum memindahkan pesawatnya, maskapai bersangkutan harus menyiapkan penumpang untuk diangkut ke bandara tujuan atau sebaliknya untuk penerbangan pada pagi hari. “Jadi mereka juga punya tatangan untuk mencari penumpang. Dan kami bantu promosi melalui media yang ada di bandara,” kata Awaluddin.

Diakui, berpindahnya RON pesawat, terkesan mengurangi pendapatan bandara Soekarno-Hatta. Jumlah pesawat parkir dan landing bisa berkurang. Sementara di tempat landing bandara baru free landing dan parking.

Dua point penting yang sangat bagus dari kebijakan AP-2 itu. Menggunakan teori paradox marketing-nya Menpar Arief Yahya, bahwa semakin gratis semakin untung.

“Digratiskan, tetapi memberi opportunity akan lebih banyak penumpang yang diangkut dan merata di semua bandara. Ekosistem penerbangan jadi hidup. Penumpang yang banyak melalui bandara AP-2 itulah yang bisa dikapitalisasi,” jelas Arief Yahya.

Mirip Google, yang memberi fasilitas free kepada customers nya untuk memanfaatkan searching engine-nya untuk mencari info apa saja. Mesin Google suka rela, membantu searching. Apa yang dia dapat?

“Data customers! Dia punya data siapa suka apa? kapan? dan bagaimana kebiasaan pengguna searching engine,” kata Menpar Arief.

Kedua, Arief Yahya juga memuji Muhammad Awaluddin karena mendorong maskapai untuk memperbanyak pergerakan. Rumusnya, setiap pergerakan manusia, selalu membawa impact pada pergerakan barang dan jasa. Pergerakan manusia dari satu tempat ke tempat lain, selalu meng-create opportunity baru.

“Mendorong pergerakan maskapai nge-RON ke daerah, berarti maskapai itu akan berpromosi agar dapat mengangkut penumpang sebanyak mungkin, dari daerah baru ke daerah lain. Wisnus akan hidup, destinasi wisata makin ramai, industri kepariwisataan makin berkembang,” ungkap Arief Yahya.

Tebakan Menteri Arief Yahya benar. Masih ada lagi, kata Awaluddin, manajemen juga mendapatkan insentif lain dari pesawat-pesawat yang datang di malam hari dan biaya pelayanan bandara (PSC).

“Pastinya kami tidak mengalami kehilangan pendapatan, walau kelihatannya ada yang hilang, tapi kan kami dapat PSC dari penumpang,” kata Awaludin.

Pesawat yang disarankan untuk melakukan RON di luar bandara Soekarno-Hatta ialah pesawat-pesawat kecil, yang jumlahnya sekitar 20 sampai 30 unit. “Kalau ini dilakukan, selain menguntungkan pihak maskapai, karena bebas dari biaya parkir dan landing pesawat, juga akan sangat mengurangi beban bandara Soekarno-Hatta dari kepadatan,” jelasnya.

Di Bandara Soekarno-Hatta, slot penerbangan pada malam hari cukup longgar, terutama untuk penerbangan mulai pukul 22:00 sampai pukul 03:00 WIB.

“Slot penerbangan di malam hari memang banyak kosong tapi ketika landing, pesawat kesulitan masuk apron area. karena sudah sangat padat oleh pesawat yang nge-RON. Makanya kami dorong pesawat-pesawat itu untuk nge-RON di luar Soekarno-Hatta,” jelasnya.(*)

Data Bandara di bawah PT Angkasa Pura 2 di wilayah barat Indonesia.

  1. Bandara Internasional Soekarno-Hatta
  2. Bandara Halim Perdanakusuma
  3. Bandara Husein Sastranegara
  4. Bandara Internasional Kuala Namu menggantikan Bandara Internasional Polonia
  5. Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II
  6. Bandara Sultan Syarif Kasim II
  7. Bandara Minangkabau
  8. Bandara Supadio
  9. Bandara Raja Haji Fisabilillah
  10. Bandara Sultan Thaha
  11. Bandara Radin Inten II
  12. Bandara Sultan Iskandar Muda
  13. Bandara Silangit (*)

10 Pemilik Restoran Belajar Membuat Pizza di BTP

0
Pemilik restoran saat belajar membuat pizza di Kampus Batam Tourism Polytehnic (BTP), Rabu (5/4). F. Yulitavia/ Batam Pos

batampos.co.id – Sebanyak 10 pengusaha restoran dari berbagai negara mengikuti kursus membuat pizza di Kampus Batam Tourism Polytehnic (BTP), Rabu (5/4).

Kursus ini langsung dibimbing oleh chef asal Italia, Alesandro Lunardi, dan chef Muhammad Yusuf Kamarudin.

Direktur BTP, M. Nur Nasution mengatakan sepuluh pemilik restoran ini berasal dari Filipina, Thailand, Malaysia, Myanmar, dan beberapa negara lainnya.

Terpilihnya BTP sebagai tempat di selenggarakannya pelatihan pembuatan pizza ini bukan tanpa alasan. BTP merupakan satu-satunya kampus yang memiliki lisensi dari Pizza University Italia, serta peralatan yang diatas standar tentang pembuatan pizza.

“BTP sudah memiliki kualitas yang diakui, makanya pelatihan kali ini mereka laksanakan di BTP,” kata M. Nur.

Mereka merupakan pemilik dari restoran pizza di masing-masing negara seperti, Pezzo Pizza dari Myanmar, Santino Pizza dari Malaysia, dan Gourmet Pizza dari Italy.

“Pelatihan ini akan dilaksanakan selama satu minggu, setelah itu mereka bisa mengimplementasikan ilmu yang mereka dapat di masing- masing restoran milik mereka,” ujarnya.

M. Nur menambahkan, BTP beberapa waktu lalu juga mendapatkan kunjungan dari Presiden APIEM Asia Pasifik, David Hind, dari kunjungan tersebut, BTP menjadi kampus terbaik yang pernah dikunjungi karena memiliki standar dan peralatan yang bagus.

Master chef Pizza University, Alesandro Luardi mengatakan pelatihan ini mengajarkan tentang pengetahuan dasar mengolah, dan menyajikan pizza dengan cita rasa yang nikmat.

“Mulai dari tepung, adonan, hingga proses pembuatan perlu diperhatikan,” kata Alesandro.

Tidak hanya itu, peserta juga diajarkan seni dalam membuat pizza seperti jugling pizza, dimana peserta bisa kreatif memutar bahkan melempar adonan pizza sebelum dipanggang.

“Itu salah satu teknik, dan menambah seni dalam proses pembuatan pizza,” ujarnya. (cr17)

Kemenpar Dukung Festival Pesona Jatigede 2017

0

Waduk Jatigede jadi ikon wisata unggulan bagi Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Untuk gaet 7.000 wisatawan, Sumedang akan menggelar Festival Pesona Jatigede 2017.

Festival ini akan dihelat pada 15-16 April kerjasama Barudak Trail Adventure Sumedang (Batras) bersama komunitas seni budaya di Kabupaten Sumedang.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Esthy Reko Astuti mengatakan, festival ini memiliki beberapa tujuan. Antara lain memperkenalkan wisata alam, budaya, dan ekonomi kreatif yang ada di Kabupaten Sumedang kepada masyarakat, termasuk kepada para komunitas Motor Trail.

“Acara ini bisa menjadi sajian hiburan, sekaligus juga sebagai upaya menjalin kerjasama yang erat dengan berbagai pihak, guna pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Sumedang, rencananya bapak Menteri Pariwisata Arief Yahya juga akan hadir,” ujar Esthy.

Festival Pesona Jatigede 2017 nantinya akan diisi dengan kegiatan pameran ekonomi kreatif, trail adventure, pagelaran seni budaya sunda, lomba fotografi pesona Jatigede, penanaman 10.000 pohon, dan penebaran benih ikan.

“Target wisatawan nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman) pada Festival Pesona Jatigede 2017 diharapkan dapat mencapai 7.000 orang,” kata Esthy.

Sementara panitia penyelenggara menargetkan, pameran ekonomi kreatif dapat menjaring 10.000 pengunjung dalam dua hari pelaksanaannya. Sedangkan untuk peserta Trail Adventure akan berasal dari komunitas pecinta motor trail seluruh Indonesia, diharapkan dapat mencapai 2.000 orang.

Esthy mengatakan, dukungan Kemenpar pada event ini antara lain, pembuatan media promosi (baliho, umbul-umbul), penyediaan snack dan mealbox peserta serta pembuatan panggung rigging. Selain itu, Kemenpar juga akan menghadirkan penyanyi nasional, menyediakan sound dan genset serta membuat T-shirt dan topi untuk undangan VVIP, para peserta dan panitia.

“Acara sebagai wadah dalam menyalurkan kegiatan olahraga otomotif, khususnya motor trail ke arah yang positif sesuai dengan sarana dan prasarana yang ada,” pungkas Esthy.

Festival ini juga bisa dijadikan instrumen untuk menanamkan disiplin dan rasa percaya diri pada generasi muda penggemar otomotif, serta menanamkan kepedulian terhadap tata tertib lalu lintas dan lingkungan.

Waduk Jatigede merupakan waduk ke-2 terbesar di Indonesia setelah Waduk Jatiluhur. Waduk ini telah beroperasi sejak 31 Agustus 2015 berlokasi di 19 kilometer sebelah timur Kota Sumedang. Selain untuk keperluan irigasi dan kelistrikan, Pemkab Sumedang juga akan mengembangkan Waduk Jatigede sebagai kawasan wisata.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, pemerintah tidak akan berdiam diri melihat potensi wisata yang luar biasa di Waduk Jatigede. Pemerintah sudah membuat zona pengembangan wisata Waduk Jatigede melalui badan otoritas khusus.

“Akan ada beberapa objek wisata yang dibangun. Misalnya lapangan golf, off road, hotel dan resto kuliner ikan, zona pemancingan ikan, waterboom, termasuk Museum Jatigede. Bahkan di tengah genangan terdapat pulau kecil bernama Pulau Surian yang akan dipakai penginapan dan restoran bakar ikan,” ungkap Menpar Arief Yahya.

Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Sumedang sendiri terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2014, Kemenpar mencatat jumlah kunjungan wisman ke Sumedang mencapai 2.388 wisman dengan penerimaan devisa sebesar Rp 37.252.800.000. Sedangkan pada 2015, jumlah kunjungan wisman mencapai 2.865 wisman dengan penerimaan devisa sebesar Rp 44.694.000.000

Sementara untuk wisnus, pada tahun 2014 jumlah perjalanannya mencapai 141.261 dengan perhitungan nilai transaksi ekonomi mencapai Rp 141.261.000.000. Sedangkan pada tahun 2015, jumlah perjalanan wisnus mencapai 169.514 perjalanan dengan perhitungan nilai transaksi ekonomi mencapai Rp 169.514.000.000. (*)

Misi: Sustainable Tourism

0

Bikin sustainable tourism Indonesia makin dilirik dunia. Itu misi bersama.

Ya, sustainable tourism ingin terus didorong ke level dunia oleh Menpar Arief Yahya.

Saat Rakor Pusat Monitoring Sustainable Tourism Observatory, Lombok, 6 April 2017, seluruh stakeholder strategis dikerahkan ke Lombok.

“Tiga hal dalam pembangunan Sustainable Tourism Development (STD) itu, yakni Cultural, Economic, Environment (CEE). Selama ini orang hanya menghitung cultural aspec saja, belum menyentuh pada economic dan environmental. Saat ini ketiganya harus seiring sejalan, sehingga pembangunan kepariwisataan itu bukan saja mengeliminir kemiskinan, tapi akan menjadi penyumbang devisa terbesar bagi bangsa seperti di Indonesia,” tegas Arief Yahya, yang mengatakan tourism akan menyumbang devisa terbesar di 2019 nanti, mengalahkan Oil and Gas, Coals dan CPO-Crude Palm Oil.

Karena itu, Menpar Arief Yahya setuju untuk menggelar Rakor Pusat! Monitoring Sustainable Tourism Observatory di Lombok. Dia ingin terus membangun destinasi pariwisata yang berkelanjutan, yakni menjaga lingkungan (Environmental), memberdayakan budaya (Cultural) dan tetap memberikan benefit (Economic Value).

Menpar Arief Yahya sering menyingkat dengan istilah ECE, menomor satukan environment. “Untuk STD, Sustainable Tourism Development, Indonesia hasilnya bagus. Kita peringkat kedua setelah China,” ungkap dia.

Menpar Arief pun menurunkan kekuatan penuh di Lombok. Dari mulai I Gede Ardika (Pokja Percepatan Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan hingga Frans Teguh, Asisten Deputi Pengembangan Infrastruktur dan Ekosistem Pariwisata Kementerian Pariwisata, terbang ke Lombok.

Dari Daerah, ada Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lalu M Faozal, Kepala Dinas Pariwisata Kab. Sleman, Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat, Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar dan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pangandaran.

Kalangan akademisi diwakili Prof. M. Baiquni (MCSTO UGM), Vinky Rahman (MCSTO USU), Muhamad Ari Perdana (MCSTO ITB), Dr. Akhmad Saufi (MCSTO Unram), Putu Dana Pariawan Salain (MCSTO Universitas Udayana). Satunya lagi, Asosiasi Pariwisata di Lombok.

“Acara Rakor ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan soliditasnPentahelix Pariwisata dalam rangka Indonesia Incorporated,” terang Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Dan Industri Pariwisata. Dadang Rizki Ratman.

“Kami juga akan memastikan progres, menyusun rencana kerja dan rekomendasi tindak lanjut, sharing knowlledge management tentang indikator dan isu strategis sustainable tourism practices,” timpal I Gede Ardika, Ketua Tim Nasional Percepatan Pembangunan Sustainable Tourism Kemenpar

Untuk mendorong percepatan pembangunan pariwisata berkelanjutan di Indonesia, Kementerian Pariwisata telah memiliki program PenetapanbPusat Monitoring Untuk Observatorium Pariwisata Berkelanjutan (Monitoring Centre For Sustainable Tourism Observatories). Program ini merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kualitas destinasi.

Di 2017 ini, Kementerian Pariwisata telah menetapkan 5 Pusat Monitoring. Yang pertama, Pusat Monitoring Universitas Sumatera Utara (USU). Wilayahnya mencakup observasi Kabupaten Samosir. Berikutnya Pusat Monitoring Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan wilayah observasi Kabupaten Pangandaran. Setelah itu Pusat Monitoring Universitas Gajah Mada (UGM dengan wilayah observasi Kabupaten Sleman.

Berikutnya Pusat Monitoring Universitas Udayana (Unud) dengan wilayah observasi Kota Denpasar. Terakhir, ada Pusat Monitoring Universitas Mataram (Unram) dengan wilayah observasi Kabupaten Lombok Barat.

Dari kelima pusat monitoring tersebut, 3 Pusat Monitoring ITB, UGM, dan Unram) telah mendapat pengakuan dari UNWTO. Jejaring Pusat Monitoring diwadahi dalam Wonderful Indonesia Network Sustainable Tourism Observatori (WINSTO) yang juga merupakan bagian dari International Network Sustainable Tourism Observatory (INSTO).

“Selama ini ketiganya sudah melakukan komunikasi dan memberikan update dan progres penerapan isu strategis penerapan pariwisata berkelanjutan kepada UNWTO di Madrid. Selanjutnya perlu ditindaklanjuti dengan program dan solusi konkrit dari semua pihak untuk meningkatkan kualitas destinasi yang menjadi pusat observatorium tersebut,” sambung Asisten Deputi Pengembangan Infrastruktur dan Ekosistem Pariwisata Kemenpar Frans Teguh

Sustainable Tourism Development, Sustainable Tourism Obesrvatori, dan Sertifikasi Sustainable Tourism sebagai upaya Kemenpar dalam mendorong pertumbuhan Sustainable Tourism di tanah air. Standarnya pun dibuat global. Acuannya, prinsip-prinsip dalam sustainable tourism UN-WTO.

Pembangunannya didukung secara ekologis dalam jangka panjang, layak secara ekonomi serta adil secara etika dan sosial terhadap masyarakat. “Ini sebagai upaya menarik sebanyak mungkin wisatawan mancanegara ke Indonesia yang tahun ini ditargetkan 15 juta dan akan menjadi 20 juta wisman pada 2019,” katanya. (*)

 

 

Api di Rumah Makan Bundo Kanduang Berasal dari AC

0

batampos.co.id – Kebakaran yang menghanguskan sebagian besar rumah makan Bundo Kanduang di kawasan Jodoh siang tadi (6/4/2017) diduga berasal dari sistem kelistrik di AC yang berada di lantai dua rumah makan tersebut.

Ini disebutkan Dan Pos Damkar Batuampar, Dikdik kepada batampos.co,id di lokasi kebakaran.

Menurut Dikdik, sebelum adanya api muncul, saksi mata terlebih dahulu mencium adanya bau gas yang menyengat dan tabung 12 Kg yang ada di ruangan tersebut.

“Bau gas itu diduga merembet ke AC maka terjadilah kebakaran,” kata Dikdik.

Sumaji, salah satu saksi mata yang mengaku saat kejadian sedang makan di TKP mengungkapkan, awalnya tercium bau gas yang menyengat. “Ada bau gas lalu tiba-tiba terlihat asap mengepul kemudian AC-nya meledak,” ujar Sumaji. (nji/spt)

Promo Spesial untuk Perempuan

0
Karyawati Juwis Optical Megamall Batamcenter Dewi menunjukan koleksi kacamata perempuan, Rabu (5/4). F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Menjelang perayaan hari Kartini 21 April 2017 nanti. Toko kacamata Juwis Optical Batam, saat ini menggelar promo spesial khusus untuk perempuan. Setiap pembelian frame dan sunglasses akan mendaparkan diskon 25 persen.

“Diskon ini merupakan promo spesial yang diberikan dalam rangka peryaan hari Kartini. Kesempatan ini khsus bagi wanita,” ujar karyawan Juwis Optical Mega Mall, Ade, Rabu (5/4).

Ade mengatakan, promo khusus untuk perempuan ini berlaku untuk brand Givenchy dan Furla. “Diskon disetiap pembelian frame dan sunglasses nya,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, kata ade, momentum di hari Kartini ini, Juwis Optical Batam, menghadirkan soflens baru, yakni X2 Sanso. Soflens ini memiliki kelebihan mampu mengantar oksigen 80 persen lebih banyak.

“Mempertahankan kelembaban dua kali lebih banyak sehingga melindungi mata dari kekeringan iritasi. Tersedia dalam tiga pilihan warna, pearl, cappuccino dan onyx,” ungkapnya.(cr14)