Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 13460

Mau Gemukin Badan, Rahmat Mencuri untuk Beli Susu

0

batampos.co.id – Rahmat Fathurrahman dikatakan bukan anak kos yang baik. Pasalnya ia mencuri harta benda pemilik kos, Siti Jamiah. Lucunya, pria dengan perawakan polos ini tanpa sengaja telah mencuri benda-benda yang tidak dibutuhkannya.

Dalam sidang beragendakan pemeriksaan terdakwa yang dipimpin Hakim Ketua Agus itu, Rahmat menjelaskan niat untuk mencuri muncul karena sudah kehabisan uang. “Uang habis, saya gak bisa beli susu untuk gemukin badan lagi,” ujar terdakwa berbadan kurus ini, kemarin.

Ia yang ngekos di perum Taman Sentosa Indah, Sei Panas, mendapati ruang penyimpanan milik ibu kosnya tidak ada orang. Tanpa membuang kesempatan, Rahmat mengambil satu tas travel besar warna hijau. Lalu lari meninggalkan lokasi menuju kamarnya.

Setelah dibuka, tas itu berisikan barang-barang pribadi korban yakni bahan kain, sprei, baju, sajadah, kaus kaki, serta kerudung. “Tapi diselipan kain-kain itu, ada perhiasan juga uang tunai,” ucap terdakwa lantang.

Namun belum sempat menikmati hasil curian, sang pemilik kos langsung mengumpulkan penghuni kosan setelah melihat ruang penyimpanannya dalam keadaan terbuka. Terdakwa yang mengenakan kacamata tersebut mengaku panik saat itu.

“Kamar kos langsung digeledah. Barang-barangnya ibu (kos) belum sempat disimpan, ketahuan jadinya. Saya pasrah,” paparnya yang mengundang tawa pengunjung sidang.

Akibat perbuatannya, pemilik kos mengalami kerugian mencapai Rp 57 juta. Ia didakwa sesuai pasal 363 ayat (1) ke-5 KUHP tentang pencurian, oleh jaksa penuntut umum (JPU) Rosmarlina. Usai mendengar keterangan terdakwa, persidangannya kembali dilanjutkan pekan depan dengan agenda tuntutan. (nji)

PT BRC Ajak 285 Pelajar SMP Kenali Dunia Pariwisata

0
Pelajar SMP ikuti perjalanan isnpiratif kasih sayang II yang digelar PT BRC.F.Harry

batampos.co.id – PT Bintan Resort Cakrawal (BRC) menggelar perjalanan mencari inspiratif kasih sayang II di Halaman Gedung Damkar (Fire Safety) Bintan Resort, Kawasan Pariwisata Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, Rabu (5/4).

Program peduli dunia pendidikan anak Bintan yang diselenggarakan Community Development (CD) PT BRC ini diikuti 285 pelajar kelas tiga SMP. Mereka semua berasal dari SMPN 13, SMPN 9, SMPN 24, SMPN 10, SMPN 8 dan MTS Berakit. Acara ini juga dihadiri oleh Manager CD PT BRC, Machsun Asfari, Chief Fire Safety Officer PT BRC, Mohammed Anuar, 55 personil Fire Safety, dan staf PT BRC.

Manager CD PT BRC, Machsun Asfari mengatakan kegiatan ini digelar sebagai bentuk kepedulian PT BRC terhadap dunia pendidikan anak Kabupaten Bintan. Melalui program kasih sayang II inilah PT BRC berupaya menumbuhkan inspiratif kepada pelajar SMP dalam menyongsong masa depan yang cerah.

“Kami yakin tak semua anak memiliki konsep untuk memilih arah menuju cita-citanya. Maka dengan kegiatan ini kami ingin memberikan inspirasi agar pelajar dapat menentukan jalan kehidupannya dalam mengejar masa depan,” ujar Machsun usai membuka acara tersebut.

Sebenarnya, kata Machsun banyak pilihan yang bisa ditentukan oleh pelajar untuk mengejar cita-citanya. Seperti berprofesi sebagai dokter, insinyur, pegawai, pengusaha maupun personil pemadam kebakaran. Agar keinginan itu bisa digapai, masih Machsun pelajar harus mampu menentukan pilihan tersebut sejak duduk dibangku kelas tiga SMP.

Agar pelajar mampu menentukan cita-citanya, lanjut Machsun PT BRC memberikan inspiratif dengan mengenalkan mereka kepada dunia pariwisata. Selama satu hari penuh mereka akan mengunjungi berbagai hotel dan resort yang ada di Kawasan Pariwisata Lagoi. Mulai dari Treasure Bay, Nirwana Gardens, Bintan Lagoon Resort, Banyan Tree, Holiday Villa, Grand Lagaoi Village, dan The Sanchaya.

“Mereka kami undang untuk mengunjungi tujuh hotel dan resort. Disana meraka akan dikenalkan dengan salah satu departemen bagian penjual kamar (front office), bagian tata graha (housekeeping), bagian masak (kitchen), bagian cuci (laundry) dan bagian rekreasi,” bebernya.

Pelajar, sambung Machsun tak hanya dikenalkan dengan bagian-bagian penting yang ada di hotel dan resort saja. Tetapi mereka juga diajak berbaur dengan turis. Tujuannya untuk menanamkan rasa kepercayaan diri serta memperkuat jati diri masing-masing individu.

Kemudian, tambah Machsun mereka juga diajak bermain berbagai games menarik. Games yang dikemas dengan nuansa pendidikan itu akan dimaikan perkelompok. Tujuannya untuk memupuk rasa tanggungjawab, kepedulian, dan persaudaraan serta mempererat hubungan silaturahmi antar kelompok.

“Semua yang kami berikan untuk bekal para pelajar SMP agar mampu memantapkan diri dalam mengambil kebijakan. Khususnya dalam mengambil sekolah jurusan ketika melanjutkan jenjang pendidikan. Karena dengan sekolah jurusan, pelajar lebih cepat mendapatkan keahlian,” ungkapnya. (ary)

Irianto Dilantik jadi Kadisdukcapil

0
Wakil Walikota Tanjungpinang, Syahrul melantik Irianto sebagai Kadisdukcapil Tanjungpinang. F.Humas Pemko Tanjungpinang untuk batampos.

batampos.co.id – Wakil Walikota (Wawako) Tanjungpinang, Syahrul melantik Kepala Satpol PP Tanjungpinang, Irianto menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tanjungpinang di Aula Kantor Walikota Tanjungpinang, Rabu (5/4).

Informasi dilapangan, dengan dilantiknya Irianto sebagai Kadisdukcapil. Kursi Kasatpol PP yang pernah didudukinya secara otomatis diambil alih sementara waktu oleh Sekretaris Satpol PP Tanjungpinang, Dedy Yusfa. Posisi Dedy sebagai Pelaksana tugas (Plt) akan bergeser jika lelang jabatan (open bidding) yang digelar Pemko Tanjungpinang selesai dilaksanakan.

Syahrul mengatakan pelantikan itu dilaksanakan bedasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 821.22-2270 Tahun 2017 tanggal 23 Maret 2017. Tentang pengangkatan kembali, pengukuhan atau pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP).

“Melalui SK itu kami lantik Irianto sebagai Kadisdukcapil Tanjungpinang. Sedangkan posisi kursi yang ditinggalkan akan diisi oleh plt sambil menunggu hasil open bidding,” ujar Syahrul.

Dengan diberikannya amanah sebagai Kadisdukcapil, kata Syahrul diminta Irianto mampu menjalankan jabatannya sesuai tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) serta bisa mempertanggungjawabkan segala kebijakan yang dilaksanakan.

Kemudian juga mau bekerja secara optimal dengan menciptakan inovasi-inovasi baru dalam bidang pelayanan publik. Sehingga administrasi pendataan kependudukan di seluruh wilayah Tanjungpinang dapat berjalan lancar.

“Kami minta Irianto bisa bekerja dengan profesional sesuai standar prosedur yang ada,” pintanya.

Syahrul berharap Irianto juga meningkatkan koordinasi, komunikasi dan singkronisasi dengan seluruh instansi terkait. Mulai dari Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta kecamatan dan kelurahan.

“Tujuan koordinasi itu agar administrasi dengan program pemerintah berjalan sinkron. Sebab pelaksanaan program pemerintah mengacu pada data kependudukan,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tanjungpinang, Tengku Dahlan mengatakan dengan dilantiknya Irianto sebagai Kadisdukcapil otomatis kursi Kasatpol PP lowong atau kosong. Namun kekosongan itu tidak akan terjadi dengan waktu yang lama.

“Kami akan konsultasikan dulu sama Pak Lis (Walikota-red) dan Pak Riono (Sekda-red). Jika sudah ada sosok yang tepat untuk mengisi Plt Kasatpol PP akan kami kabari,” katanya.

Ditanya kemungkinan besar yang menduduki posisi Plt Kasatpol PP adalah sekretaris diinstansi tersebut, Tengku mengaku tidak menutup kemungkinan Dedy Yusfa (Sekretaris Satpol PP) akan diamanahkan menjabat Plt Kasatpol PP. Tapi semua itu harus ada persetujuan dari Walikota Tanjungpinang dan Sekda Tanjungpinang.

“Bisa saja sekretarisnya menjabat sebagai plt. Tapi salah satu asisten di Pemko Tanjungpinang juga berkesempatan. Bahkan tak tutup kemungkinan menunggu hasil open biding untuk menetapkan langsung pejabat definitivenya,” ungkapnya. (ary)

Gubernur Buka Musrenbang Kepri 2017

0
Staf Ahli Menteri Bidang Kemasyarakatan dan Hubungan Antar Lembaga Nuryanto Hadi Sucipto menerima cenderamata dari Gubernur Kepri, Nurdin Basirun pada pembukaan Musrembang Kepri 2017 di Hotel CK, Tanjungpinang, Selasa (4/4).

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun resmi membuka penyelenggaraan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kepri Tahun 2017. Pada kegiatan yang bertajuk “Peningkatan Infrastruktur Guna Mendorong Pengembangan Ekonomi Kemaritiman Untuk Kesejahteraan Masyarakat Kepulauan Riau” tersebut, gubernur berharap Musrembang ini dapat memberikan masukan dan terbentuknya pokok-pokok tujuan pembangunan untuk Kepri.

“Keselarasan dari semua pihak sangat dibutuhkan dan dengan Musrembang inilah kita wujudkan hal tersebut, Bagaimana kita menjawab apa yang menjadi kepentingan masyakarakat,” ujar Nurdin.

Ditambahkan Nurdin, perencanaan merupakan elemen yang sangat penting untuk menjalankan sebuah tujuan pembangunan. Oleh karna itu perencanaan harus disusun dengan sangat baik agar alur selanjutnya dapat berjalan baik dan lancar serta tepat sasaran.

“Fokus kerja kita ke depan adalah tetap mengacu pada RPJMD yang telah disusun. Yakni menyangkut infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan peningkatan perekonomian daerah,” papar gubernur.

Sedangkan Ketua DPRD Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak dalam penyampaiannya terkait pokok-pokok pikiran DPRD mengatakan, setiap daerah harus memiliki sistem perencanaan yang jelas maka melalui Musrembang inilah apa yang diinginkan masyarakat dapat dimusyawarahkan dan tercapai.

“Merupakan ajang tepat untuk berbagi pikir dalam meluruskan program pembangunan,” ujar Jumaga.

Jumaga menambahkan, beberapa pokok pikiran yang disarankan dari pihak DPRD antara lain adalah pembangunan disemua sektor tidak perlu dijabarkan kembali karna sudah tertera jelas pada RPJMD 2016-2021.

Setelah memperhatikan perkembangan ekonomi di Kepri sudah sepantasnya Kepri membentuk bank daerah sendiri yang bertujuan untuk peningkatan ekonomi daerah. Pembangunan yang dilakukan harus berbasiskan kemaritiman maka agar digali potensi yang ada di kelautan seperti budidaya ikan serta prioritaskan masyarkat pesisir.

“Fokus pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) di berbagai sektor, serta peningkatan bidang pendidikan juga kesehatan dan diwujudkan dalam peran yang nyata,” papar Jumaga.

Sedangkan Wakil Ketua Panitia, Lamidi dalam sambutannya mengatakan, Musrenbang ini akan berlangsung selama tiga hari. Yakni mulai tanggal 4 hingga 6 April mendatang. Tujuannya untuk membahas penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2018 mendatang.(jpg)

Kemendagri Sorot Pengesahan APBD Kepri

0

batampos.co.id – Arena Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah Provinsi (Musrenbangprov) Kepri tahun 2017 menjadi media evaluasi bagi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Sorotan tajam yang disampaikan Kemendagri adalah terkait selalu molornya pengesahan APBD Provinsi Kepri.

“Kita apresiatif, Musrenbangprov dilaksanakan lebih cepat. Tetapi pengesahan APBD juga harus cepat, jangan sampai lewat Desember lagi,” ujar Staf Ahli Menteri Bidang Kemasyarakatan dan Hubungan Antar Lembaga Nuryanto Hadi Sucipto usai menghadiri Musrenbangprov di Hotel CK, Tanjungpinang, Selasa (4/4) malam.

Pria yang pernah duduk sebagai Penjabat Gubernur Kepri tersebut juga mengatakan, beberapa kali pengesahan APBD Kepri selalu diwarnai dengan keterlambatan. Persoalan ini memang yang menjadi cacatan strategis Kemendagri yang harus disampaikan di dalam Musrenbang ini.

“APBD adalah motornya pembangunan daerah. Sehingga jelas, apabila APBD molor pengesahannya tentu menggangu rencana kerja daerah,” papar Nuryanto.

Masih kata Nuryanto, pihaknya menyambut baik atas berlangsungnya Musrembang ini, Nuryanto berharap agar dapat berjalan dengan baik dan lancar serta hasil yang didapat dapat menjelaskan dengan benar dan jelas terkait masukan dan saran yang datang untuk pembangunan di Kepri.

“Apa yang terpenting adalah, harus adanya sinergitas antara Provinsi dengan Kabupaten/Kota. Karena menyangkut rencana pembangunan secara nasional,” tegas Nuryanto.

Senada dengan Nuryanto, Deputi Bidang Pemantauan Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan perwakilan Kementrian Negara PPN/Bappenas, Rizky Ferianto mengatakan pentingnya dilaksanakan musrembang adalah untuk penyatuan persepsi agar terbentuk satu kesepakatan untuk mewujudkan pembangunan di daerah serta penyelarasan program daerah dengan program pemerintah pusat.

“Ini kunci, agar pelaksanaan berupa sasaran yang ingin dicapai dan manfaat pembangunan dapat terelalisasi dan dirasakan oleh masyarakat,” ujar Rizky.(jpg)

 

Kapolres : Pemberantasan Korupsi dan Narkoba Prioritas Utama

0
AKBP Ucok Lasdin. F. Wijaya Satria/batampos.

batampos.co.id – AKBP Ucok Lasdin Silalahi setelah disambut pasukan pedang pora di Mapolres Lingga dan menjabat sebagai Kapolres Lingga, menyatakan akan fokus pada pemberantasan korupsi dan narkoba di wilayah kerjanya. Prioritas tersebut juga akan dilakukan pria penyandang dua bunga di pundaknya ini, baik di internal kepolisian juga di tengah-tengah masyarakat.

“Sekala nasional memang dua masalah ini (narkoba dan korupsi, red) menjadi prioritas untuk ditumpas,” ujar Ucok ketika ditanya wartawan koran ini di Polres Lingg, Rabu (5/4) pagi.

Terkait masalah korupsi, Ucok mengungkapkan selalu ada potensi terjadinya di lingkungan pemerintahan. Untuk itu, dia berencana mengaktifkan seluruh komponen yang ada seperti tim saber pungli agar dapat berjalan dengan baik yang tujuannya dapat menekan tindakan korupsi tersebut.

Walau demikian, lebih lanjut Ucok menegaskan secara nasional pengawasan penggunaan anggaran juga telah tersedia salahsatunya Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) yakni oleh Kejaksaan.

“Kedepan kami juga berupaya agar dapat bersinergi dengan tim-tim yang ada sehingga penanganannya lebih optimal,” ujar Ucok.

Sedangkan terkait masalah narkoba, Ucok menekankan untuk lebih fokus terlebih dulu kepada seluruh anggotanya agar bersih dari penyalahgunaan barang haram tersebut. Setelah itu, dia juga akan membersihkan seluruh peredaran narkoba di tengah-tengah masyarakat.

Bagi pria yang sebelumnya duduk di defisi Intelijen kepolisian ini, narkoba salah satu barang yang semestinya tidak disalahgunakan baik bagi siapa saja. Sehingga masyarakat dapat berfikir jernih dan baik untuk kemajuan masing-masing pribadi dan tentunya berdampak pada kemajuan negara dan bangsa.

“Korupsi dan Narkoba sebagai musuh bersama, untuk itu mari sama-sama kita hindari,” kata Ucok. (wsa)

Berharap SWRO Sudah Beroperasi Saat Ramadan

0
Gedung Operasional SWRO di Batu hitam Tanjungpinang. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga mendorong Pemko Tanjungpinang melalui dinas terkait untuk menjemput bola atau melakukaan koordinasi langsung dengan Kemenpupera. Hal ini menanggapi lambannya Pemko menindaklanjuti pengelolaan Sea Water Riverse Osmosis (SWRO) yang telah diserahkan ke Pemko Tanjungpinang

“Kita akan memasuki bulan Ramadan. Jangan sampai persoalan air bersih terjadi pada bulan tersebut. Tentu harus diantisipasi terlebih dahulu,” ujar Angga, kemarin.

Politisi Partai Golkar Tanjungpinang tersebut juga mengatakan, untuk menuntaskan persoalan ini, harus segera dilaksanakan pembahasan bersama antara Pemko Tanjungpinang dengan DPRD Kota Tanjungpinang. Menurut Angga, pembentukan Unit Pelaksana Teknik (UPT) berkaitan erat dengan kebutuhan anggaran.

“Jangan sampai saat serahterima pengelolaan nanti, kita tidak siap. Padahal tujuan pembangunan infrastruktur tersebut adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Angga.

Dikatakannya juga, sekarang ini SWRO sudah tiga tahun tidak memberikan kontribusi apapun bagi mengatasi kebutuhan air bersih di Tanjungpinang. Tidak sedikit, uang negara yang berasal dari keringat rakyat tentunya untuk membangun SWRO.

“Harus sama-sama kita gesa, karena tinggal selangkah lagi SWRO bisa memberikan manfaat kepada masyarakat. Dengan begitu, SWRO baru bisa dikatakan sebagai proyek percontohan nasional,” tutup Angga. (jpg)

 

Pemko Segera Bentuk UPT SWRO

0

 

Salah satu mesin tabung air yang terpasang di Gedung SWRO Tanjungpinang. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Meskipun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) melalui Direktorat Sumber Daya Air (SDA) sudah memutuskan Sea Water Riverse Osmosis (SWRO) di kelola oleh Pemko Tanjungpinang. Akan tetapi belum ada pergerakan dari Pemko Tanjungpinang untuk memfollow up keputusan tersebut.

“Belum kita terima surat keputusan tersebut. Kita masih menunggu tindaklanjut dari Satuan Kerja (Satker) terkait serahterima pengelolaan SWRO,” ujar Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menjawab pertanyaan Batam Pos, Selasa (4/4) lalu di Gedung Daerah Tanjungpinang.

Ditegaskan Lis, pihaknya akan segera membentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT). Karena sangat disayangkan, SWRO sudah sekian lama tidak memberikan manfaat kepada masyarakat Tanjungpinang. Padahal dibangunnya infrastruktur tersebut adalah mengatasi persoalan air bersih di Ibu Kota Provinsi Kepri ini.

“Bagaimana teknisnya pembentukan UPT tersebut, nomenklaturnya tetap mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” jelas Lis Darmansyah.

Masih kata Lis, pihaknya juga menyambut baik, karena dukungan yang diberikan Kemen Pupera yang ingin membantu operasional SWRO selama enam bulan. Apalagi selama waktu tersebut, akan memberikan pelatihan-pelatihan kepada petugas yang dipersiapkan nanti. ‘

“Keinginan kita adalah, SWRO segera di fungsikan. Sehingga bisa terdeteksi apa-apa yang kurang atau rusak. Kita juga tidak sembarangan terima, tentu harus dipastikan kondisinya terlebih dahulu,” tegas Lis. (jpg)

Amsakar Minta Dinkes Operasikan Puskesmas Kampungjabi dan Rempangcate

0

SEKUPANG (BP) – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam segera mengoperasikan Puskesmas Kampungjabi dan Rempangcate. Seluruh kebutuhan, seperti sarana, prasarana dan sumber daya manusia (SDM) yang akan ditempatkan di dua puskesmas itu secepatnya dipersiapkan.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

“Bangunannya sudah selesai, secepatnyalah dipenuhi kebutuhan, termasuk Kepala Puskesmas, dokter, perawat dan pegawai lainnya,” kata Amsakar beberapa waktu lalu.

Kedua puskesmas harusnya sudah beroperasi awal tahun 2017 ini. Karena ada beberapa permasalahan teknis, ditunda hingga saat ini. “Kami minta secepatnya, agar masyarakat yang ada di sekitar puskesmas bisa menikmati pelayanan tersebut,” ujarya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehata Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan, dalam waktu dekat ini Wali Kota Batam akan meresmikan Puskesmas Kampungjabi terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan kebutuhan masyarakat di sana.

“Mei ini kami harapkan sudah diresmikan, sehingga bisa beroperasi,” kata Didi, Rabu (5/2).

Dia menyebutkan, saat ini persiapan peresmian puskesmas sudah berjalan 80 persen. Kini, pihaknya tengah menyeleksi beberapa nama yang akan ditempatkan di dua puskesmas tersebut. “Ada lima nama yang telah kami lihat, dan memiliki kemampuan untuk memimpin dua puskesmas tersebut. Setelah seleksi, kami akan ajukan ke Wali Kota, selanjutnya pimpinan yang menentukan,” tambahnya.

Didi menambahkan, bangunan fisik dan peralatan pendukung sudah selesai dipasang, tinggal menunggu peresmiannya saja. Dua puskesmas juga telah diengkapi dengan ruang rawat inap, untuk menunjang pelayanan tingkat II.

Dengan adanya dua puskesmas baru ini, Batam memiliki 19 puskesmas yang sudah dilengkapi dengan rawat inap.

Jumlah ini, lanjutnya masih kurang, karenanya di tahun ini pihaknya akan membangun satu puskesmas yang berada di Tanjunguncang, dan tahun 2018 akan dibangun lagi di Tembesi. “Dilihat dari rasio penduduknya, Batam harusnya memiliki 30 puskesmas, masih kurang 10 puskesmas lagi. Makanya setiap tahun pihaknya mengusahakan membangun satu atau dua puskesmas, karena setiap tahun jumlah penduduk di Batam bertambah juga,” jelasnya.

Dua puskesmas di Kampungjabi dan Rempangcate dibangun menggunakan APBD tahun 2016 dengan total anggaran mencapai Rp 16 miliar. (cr17)

Konsep Cina Town di Nagoya Dipertahankan

0

batampos.co.id – Rencana Pemerintah Kota (Pemko) Batam menata kawasan bisnis Bumi Indah, Nagoya dengan ornamen Melayu tidak menghapus konsep lama kawasan yang lazim disebut China Town Batam.

“Apa yang kita pasang (tata) harus seirama dengan yang lama. Ornamen Melayu ditonjolkan karena kita berada di bumi Melayu,” kata Kepala Dinas Cipta Karya, Suhar, Rabu (5/4) pagi.

Untuk menampung pendapat berbagai pihak, Pemko Batam akan menggelar Focus Group Discussion (FGD). Melalui diskusi, semua pendapat akan didengar untuk dipertimbangkan. “Banyak masukan lebih baik,” sebutnya.
Karena rencana tersebut masih pada tahap lelang Detail Engineering Design (DED), Suhar tak ingin bicara banyak soal substansi program penataan itu. Hanya saja, keinginan Pemko Batam ini sudah dikomunikasikan dengan pemilik toko di kawasan Komplek Bumi Indah. “Mereka oke saja,” aku Suhar, yakin.

Suhar mengaku rencana ini sudah sering disampaikan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dalam setiap kesempatan sosialisasi program daerah. Rencana ini juga masuk dalam Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL). Hanya saja suhar lupa kapan RTBL tersebut disusun dan masuk dalam RTBL Koridor 1 Nagoya.

“Beberapa bulan ini kita mantapkan. Kita lebih baik matangkan konsep agar lancar tahun 2018 mendatang,” ujarnya.

Pemerintah sengaja memilih Nagoya untuk dikembangkan, karena sejak dulu menjadi pusat bisnis Batam. Dengan menata kawasan tersebut lebih indah dan nyaman, diharapkan wisatawan akan berbondong-bondong ke Batam. “Dipilih Nagoya-Jodoh, karena daerah bisnis di situ, bagaimanapun wisatawan pasti akan ke sana. Ini upaya menggairahkan pariwisata,” ucapnya.

Untuk diketahui, Pemko Batam akan menata kawasan tersebut jadi kawasan belanja dipadu pariwisata. Ke depan, wisatawan lokal maupun mancanegara yang akan belanja akan aman, karena lokasi tersebut bebas kendaraan. Tak ketinggalan kawasan ini akan diperindah lampu hias.

Tak hanya itu, sebelumnya Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan di kawasan ini juga bakal ada yang jual barang-barang khas Batam, atau barang khas Melayu secara umum. “Yang mau cari barang khas Batam atau Melayu ada juga nanti,” terang Rudi. ***