Jumat, 24 April 2026
Beranda blog Halaman 1346

Operasi Pemberantasan Penipuan Daring di Kamboja, 339 WNI Diamankan

0
Ilustrasi penipuan online ./JawaPos.com / tanpa nama ilustrator

batampos – Pemerintah Kamboja menangkap 2.780 orang dalam operasi pemberantasan penipuan daring atau online scam di negaranya. Dari jumlah tersebut, ada 339 warga negara Indonesia (WNI) yang ikut terjaring.

Fakta ini terungkap dalam pertemuan antara Duta Besar RI untuk Kerajaan Kamboja, Santo Darmosumarto dengan Menteri Senior dan Kepala Sekretariat Committee to Combat Online Scams (CCOS) Kamboja Chhay Sinarith pada Senin (21/7).
Dalam pertemuan bilateral yang membahas kerja sama penanggulangan aktivitas kejahatan online scam ini, Chhay Sinarith turut menyampaikan perkembangan pasca operasi pemberantasan online scam pada minggu lalu.

Ia menjelaskan, bahwa operasi pemberantasan dilakukan serentak di 15 provinsi di Kamboja sejak tanggal 14 Juli 2025. Dalam operasi tersebut, 2.780 orang terafiliasi penipuan online berhasil terjaring. Mereka diketahui dari berbagai negara mulai dari Tiongkok, Vietnam, Bangladesh, Korea Selatan, Pakistan, dan lainnya. Termasuk, 339 orang WNI, yang terjaring di beberapa provinsi berbeda.

“Operasi ini merupakan implementasi langsung dari perintah PM Hun Manet tanggal 14 Februari 2025 lalu dan menjadi bukti atas komitmen Pemerintah Kerajaan Kamboja dalam penggulangan kejahatan penipuan daring, yang telah menjadi isu prioritas bagi Kamboja dan kawasan,” ujar Chhay Sinarith.

Sebagai tindak lanjut dari operasi ini, otoritas Kamboja akan melakukan proses penyelidikan kepada mereka yang tertangkap. Pendalaman kasus di setiap provinsi yang berbeda-beda juga dilakukan guna mengetahui motif dan polanya.

“Otoritas Kamboja akan memproses secara hukum pihak-pihak yang terlibat atas berbagai tindakan kejahatan yang terkait penipuan daring, termasuk pencucian uang, penipuan lowongan pekerjaan, dan tindakan kekerasan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dubes Santo turut menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya penegakan hukum yang dilakukan Pemerintah Kamboja. Dia menekankan, bahwa tindak kejahatan penipuan daring, yang sifatnya transnasional, memerlukan kerja sama erat antar negara dalam memeranginya.

“Untuk itu, dan sejalan dengan semangat 2023 ASEAN Leaders’ Declaration on Combating Trafficking in Persons Caused by the Abuse of Technology, KBRI Phnom Penh siap untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi dengan instansi-instansi terkait di Kamboja dan Indonesia,” ungkapnya.

Di sisi lain, Santo turut menegaskan pentingnya agar hak-hak dasar WNI yang terjaring operasi tetap terlindungi. “Kami mendukung penuh upaya penegakan hukum Pemerintah Kamboja. Di saat yang sama, kami juga berkepentingan untuk memastikan bahwa para WNI yang saat ini berada dalam penanganan otoritas dapat diberikan hak-haknya, termasuk akses kekonsuleran dan informasi hukum yang jelas,” sambungnya.

Sejak ramai mengenai operasi ini, KBRI Phnom Penh telah secara intensif melakukan komunikasi dengan pihak kepolisian di provinsi-provinsi di mana terdapat konsentrasi tinggi komunitas Indonesia. Berdasarkan informasi awal dari kepolisian Provinsi Poipet, ada 271 WNI terjaring. Namun disesalkan adanya sikap tidak kooperatif dari sejumlah WNI saat pemeriksaan awal, termasuk memalsukan nama dan keterangan lainnya.

Meski begitu, pihak kepolisian memastikan kepada KBRI Phnom Penh bahwa seluruh WNI yang terjaring dalam kondisi yang aman dan baik.

Dalam empat tahun terakhir, lonjakan kasus pelindungan WNI di Kamboja melonjak tajam. Di mana, paling banyak terkait kasus penipuan daring. Pada 2024 misalnya, dari 3.310 kasus WNI bermasalah yang ditangani KBRI, sekitar 75 persen terkait WNI yang terlibat penipuan daring.

“Jumlah ini merupakan peningkatan lebih dari 250 persen dibandingkan tahun 2023,” ungkapnya.

Tren peningkatan ini terus berlanjut. Selama Januari-Juni 2025, KBRI Phnom Penh telah menangani 2.585 kasus pelindungan WNI, di mana 83 persen di antaranya terkait WNI yang terlibat di penipuan daring. Jumlah ini meningkat 125 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Para WNI mengaku tergiur tawaran kerja dengan gaji besar dan persyaratan kecil,” katanya.

KBRI Phnom Penh pun terus bersinergi dengan berbagai pihak di Kamboja dan di tanah air untuk memperkuat diplomasi pelindungan WNI. Pemerintah Indonesia menghormati langkah penegakan hukum yang dilakukan Pemerintah Kamboja.

Sejalan dengan itu, pemerintah juga mengimbau agar masyarakat tidak tergiur bekerja secara non-prosedural di luar negeri. Khususnya, yang terkait aktivitas ilegal karena berisiko menghadapi konsekuensi hukum di negara setempat. (*)

Artikel Operasi Pemberantasan Penipuan Daring di Kamboja, 339 WNI Diamankan pertama kali tampil pada News.

Bankesda Batam Bertambah Rp27 Miliar, Layanan Kesehatan Masyarakat Makin Diperkuat

0
Ilustrasi: Puskesmas Botania saat melakukan skrining kesehatan jiwa untuk mendeteksi gejala dini pada berbagai kelompok usia.

batampos – Pemerintah Kota Batam terus menunjukkan komitmennya dalam menjamin akses layanan kesehatan gratis bagi masyarakat, terutama bagi warga kurang mampu. Pada tahun 2025, anggaran untuk program Bantuan Kesehatan Daerah (Bankesda) dinaikkan menjadi Rp71,8 miliar, naik sekitar Rp27 miliar dibanding tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, menjelaskan bahwa peningkatan anggaran ini bertujuan untuk memperluas cakupan layanan kesehatan yang diberikan pemerintah daerah. Sebagian besar anggaran dialokasikan untuk pembayaran premi BPJS Kesehatan bagi masyarakat.

“Dari total anggaran Bankesda sebesar Rp71,8 miliar lebih ini, sebanyak Rp65,1 miliar digunakan khusus untuk pembayaran premi BPJS Kesehatan masyarakat,” ujar Didi, Senin (21/7).

baca Juga: Kepala Kejari Batam Resmi Berganti, I Wayan Wiradarma Gantikan I Ketut Kasna Dedi

Ia menyebutkan, peningkatan anggaran dilakukan melalui APBD Perubahan, menyesuaikan dengan bertambahnya jumlah peserta dan kebutuhan layanan yang terus berkembang.

“Kebutuhan layanan meningkat, masyarakat yang terbantu juga terus bertambah. Karena itu, kita perluas cakupannya, agar semakin banyak yang bisa dilayani,” katanya.

Selain premi BPJS, anggaran Bankesda 2025 juga digunakan untuk bantuan pengobatan rawat jalan dan rawat inap di rumah sakit sebesar Rp6,59 miliar. Kemudian, bantuan transportasi bagi pasien yang membutuhkan rujukan keluar daerah sebesar Rp67 juta dan bantuan akomodasi sebesar Rp108 juta.

Didi mengatakan saat ini Pemko Batam telah menjalin kerja sama dengan 13 rumah sakit, baik di dalam maupun di luar Batam. Dua di antaranya adalah rumah sakit jiwa yang berada di Pekanbaru, Riau, dan Tanjung Uban, Bintan.

Rumah sakit mitra Bankesda antara lain RSUD Embung Fatimah, RSBP Batam, RS Harapan Bunda, RS Soedarsono, RS Bhayangkara, RS Elisabeth Batam Kota, RS Keluarga Husada, RS Graha Hermine, RS Charis Medika, RS Kasih Sayang Ibu, RS Budi Kemuliaan, RS Tanjung Uban, dan RS di Pekanbaru.

Baca Juga: Pemko Batam Siapkan Aturan Baru, Pengelolaan Parkir Akan Diserahkan ke Pihak Ketiga

Menurut Didi, Dinas Kesehatan juga terus mendorong rumah sakit lain untuk bergabung dalam program ini guna memperluas jangkauan layanan.

“Sebagian besar rumah sakit besar di Batam sudah ikut serta. Tapi kami tetap membuka ruang kerja sama untuk rumah sakit lain, agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan layanan,” ujarnya.

Ia berharap dengan peningkatan anggaran dan kemitraan yang semakin luas, kualitas layanan kesehatan di Batam dapat terus meningkat dan semakin merata.

“Ini bentuk keberpihakan pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang kesehatan,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Bankesda Batam Bertambah Rp27 Miliar, Layanan Kesehatan Masyarakat Makin Diperkuat pertama kali tampil pada Metropolis.

Ini Dia 5 Cara yang Ampuh Atasi Radang Tenggorokan Biar Cepat Pulih

0
Ilustrasi seorang pria batuk (Pixabay)

batampos – Radang tenggorokan seringkali mambuat aktivitas sehari-hari terasa tidak nyaman. Hal ini karena rasa perih saat menelan, suara serak, hingga batuk kering bisa menjadi gejala yang cukup mengganggu.

Ada beberapa penyebab radang tenggorokan, salah satunya yaitu infeksi bakteri. Selain infeksi, merokok, vaping atau rokok elektrik dan polusi udara juga dapat memicu iritasi yang menyebabkan radang tenggorokan. Penyebab lainnya berupa reaksi alergi hingga refluks asam lambung.

Nah, kamu tak usah khawatir karena radang tenggorokan bisa diatasi dengan cara-cara alami tanpa harus langsung ke dokter.

Dilansir dari laman halodoc dan alodokter pada Selasa (22/7), berikut ini merupakan lima cara ampuh atasi radang tenggorokan agar cepat pulih.

1. Perbanyak Minum Air Putih dan Istirahat

Cara yang pertama untuk mengatasi radang tenggorokan yaitu dengan memperbanyak minum air putih dan istirahat.

Jika kamu merasa malas minum air putih, kamu bisa coba tambahkan sedikit perasan lemon ke dalam segelas air hangat. Lemon dapat meningkatkan kekebalan tubuh, sehingga dapat mempercepat penyembuhan penyakit.

Radang tenggorokan juga diketahui muncul bersama dengan gejala pilek. Oleh karena itu, kamu dapat mengkonsumsi minuman hangat untuk dapat membantu melegakan hidung dari sumbatan, sehingga kamu bisa bernapas lebih lega.

2. Kumur Air Garam

Selanjutnya yaitu dengan mencoba berkumur dengan menggunakan air garam. Air garam diketahui dapat membantu melapisi dan melembapkan selaput tenggorokan, sehingga nyeri saat menelan pun bisa berkurang.

Garam dapat berfungsi sebagai penarik air dan pereda gejala. Garam diketahui dapat membantu meredakan peradangan di tenggorokan dan pita suara, kamu bisa mencoba untuk berkumur air garam sebanyak 2-3 kali sehari hingga gejala radang tenggorokan berkurang.

3. Mengkonsumsi Madu

Madu sering menjadi pengganti gula yang bisa membantu mengatasi radang tenggorokan. Hal ini karena madu memiliki efek antibakteri dan antivirus.

Untuk itu, mengkonsumsi madu baik secara langsung atau mencampurnya dengan minuman seperti air putih atau teh terbukti efektif mengurangi produksi lendir dan mengurangi gejala batuk pada anak-anak.

Namun, perlu diingat sebaiknya pilihlah madu alami yang tidak mengandung tambahan zat lain.

4. Konsumsi Makanan Lembut

Kamu dapat memilih jenis makanan yang lembut dan tidak mengganggu atau melukai tenggorokan yang sedang meradang, seperti sup, bubur ayam, atau nasi tim, dan pastikan tidak terlalu panas.

5. Hentikan Kebiasaan Merokok

Jika kamu seorang perokok, disarankan untuk segera menghentikan kebiasaan tersebut. Hal ini akan memberikan efek positif terutama jika radang disebabkan oleh infeksi. Dengan berhenti merokok akan membuat waktu penyembuhan lebih cepat.

Nah itu dia informasi mengenai lima cara yang ampuh mengatasi radang tenggorokan di rumah. (*)

Artikel Ini Dia 5 Cara yang Ampuh Atasi Radang Tenggorokan Biar Cepat Pulih pertama kali tampil pada Lifestyle.

4 Titik Perbaikan Jalan di Bintan, Beberapa Titik Terjadi Penyempitan Arus Lalu Lintas

0
Kanit Turjagwali Satlantas Polres Bintan, Ipda Mahardika Sidik. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Bintan yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat banjir kini mulai diperbaiki.

Kanit Turjagwali Satlantas Polres Bintan, Ipda Mahardika Sidik mengatakan, berdasarkan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (DUPP) Provinsi Kepri, ada 4 titik ruas jalan di Bintan yang sedang diperbaiki.

4 titik ruas jalan tersebut tersebar di dua kecamatan yakni Kecamatan Toapaya dengan 3 titik dan Kecamatan Bintan Timur dengan 1 titik.

BACA JUGA: Perbaikan Gorong-Gorong Jalan Indunsuri Dimulai, Lalu Lintas Gunakan Sistem Buka Tutup

2 dari 3 titik Kecamatan Toapaya, kata Mahardika, berada di Desa Toapaya Utara.

“2 titik jalan ini mengalami kerusakan akibat tergerus banjir beberapa tahun yang lalu,” kata Mahardika.

Ia mengatakan, perbaikan di 2 titik ruas jalan ini menyebabkan penyempitan arus lalu lintas kendaraan.

Kendati demikian, sebagian ruas jalan masih bisa dilalui oleh kendaraan.

Selain di Desa Toapaya Utara, 1 titik perbaikan jalan di Kecamatan Toapaya berada di jalan Tirta Madu.

Mahardika mengatakan, perbaikan jalan di jalan Tirta Madu, Kecamatan Toapaya tidak sampai menyebabkan penyempitan arus karena sudah ada jalan alternatif yang dapat dilalui oleh kendaraan sehingga arus lalu lintas tetap lancar.

Sementara 1 titik perbaikan jalan di Kecamatan Bintan Timur, Mahardika mengatakan, dilakukan pengalihan arus lalu lintas kendaraan karena akses jalan ditutup.

“Diblok habis jadi arus lalu lintas kendaraan dialihkan ke jalan Korindo dan jalan Lintas Timur,” katanya.

Untuk memastikan keselamatan pengguna jalan selama perbaikan ruas jalan, Mahardika telah meminta kepada pihak pelaksana proyek untuk memasang rambu-rambu dan lampu di lokasi proyek jalan.

Selain itu, ia mengimbau kepada pengguna jalan untuk tetap waspada dan berhati-hati saat melintasi area proyek perbaikan ruas jalan agar terhindar dari potensi kecelakaan. (*)

Reporter: Slamet

Artikel 4 Titik Perbaikan Jalan di Bintan, Beberapa Titik Terjadi Penyempitan Arus Lalu Lintas pertama kali tampil pada Kepri.

Tom Lembong Ajukan Banding Atas Vonis 4,5 Tahun Penjara, Ini Sejumlah Alasannya

0
Terdakwa kasus dugaan korupsi impor gula Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong resmi mengajukan upaya hukum banding atas putusan 4 tahun dan 6 bulan yang dijatuhkan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dalam kasus korupsi impor gula.

Kuasa hukum Tom Lembong, Ari Yusuf Amir, menyatakan langkah hukum ini akan diajukan ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, pada hari ini, Selasa (22/7). Ia menyebut, kliennya menolak putusan tersebut karena dinilai sarat kejanggalan dan tidak berdasar pada fakta hukum yang sebenarnya.

“Iya, sudah diputuskan kita akan banding hari Selasa. Dihukum satu hari saja, Pak Tom akan banding,” kata Ari Yusuf Amir dikonfirmasi, Senin (21/7).

Ia menjelaskan, terdapat lima alasan utama yang mendasari permohonan banding ini, salah satunya adalah tidak adanya unsur mens rea dalam perkara yang menjerat Tom Lembong.

Menurutnya, unsur mens rea atau niat jahat tidak dijelaskan secara mendetail. Ia menilai hal ini menunjukkan adanya kegamangan dari Majelis Hakim.

Ia pun menegaskan hal ini tidak sesuai dengan asas in dubio pro reo, yakni jika terdapat keraguan, maka terdakwa seharusnya dibebaskan.

“Pertimbangan adanya mens rea hanya bersumber dari keterangan saksi berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), bukan fakta yang terungkap di persidangan,” jelas Ari.

Alasan kedua, berkaitan dengan anggapan bahwa Lembong tidak melakukan evaluasi dalam dua bulan pertama masa jabatannya sebagai menteri. Ari menilai hal tersebut tidak relevan untuk dijadikan dasar pidana.

“Hal itu bukan ranah Mendag secara langsung. Bahkan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri sudah menjalankan fungsi pengawasan melalui surat-menyurat dengan INKOPKAR dan PT PPI,” ungkapnya.

Ketiga, Ari juga mengkritik cara Majelis Hakim menggunakan hasil audit BPKP sebagai dasar vonis. Ia menyebut, perhitungan kerugian negara yang dijadikan dasar dalam putusan pada akhirnya merupakan tafsir Majelis sendiri yang mengarah pada potential loss, bukan kerugian nyata.

“Padahal, menurut Pasal 4 UU BUMN, kerugian BUMN bukanlah kerugian keuangan negara,” tegasnya.

Keempat, ia menyayangkan adanya pertimbangan ideologis dalam amar putusan. Menurut Ari, hakim menyatakan bahwa Lembong mengambil kebijakan dengan pendekatan ekonomi kapitalis, dan itu dianggap memberatkan.

“Ini sangat janggal. Tidak ada satu pun dalam dakwaan maupun tuntutan yang menyebut soal ideologi. Ini mencerminkan ketidakprofesionalan hakim,” urai Ari.

Terakhir, Ari menyoroti potensi preseden buruk yang akan ditimbulkan oleh putusan ini. Ia mengingatkan bahwa vonis terhadap Lembong dapat membuat pejabat publik atau pelaku usaha menjadi ragu mengambil keputusan yang penting dan mendesak karena takut dijerat pidana.

“Vonis ini bisa menjadi pembatas dalam pengambilan keputusan yang krusial, sehingga pada akhirnya negara akan dirugikan dalam berbagai sektor,” tegasnya.

Sebelumnya, Tom Lembong divonis 4 tahun dan 6 bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (18/7). Tom Lembong terbukti bersalah melakukan korupsi impor gula yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 578 miliar.

“Menyatakan terdakwa Thomas Trikasih Lembong telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dalam dakwaan primer,” kata Ketua Majelis Hakim Dennie Arsan Fatrika saat membacakan vonis.

Selain hukuman badan, Tom Lembong juga dijatuhkan hukuman denda Rp 750 juta apabila tidak dibayarkan diganti dengan hukuman kurungan 6 bulan penjara.

“Pidana denda Rp 750 juta subsider 6 bulan kurungan,” ujar Hakim.

Tom Lembong terbukti melanggar Pasal 2 ayat 1 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (*)

Artikel Tom Lembong Ajukan Banding Atas Vonis 4,5 Tahun Penjara, Ini Sejumlah Alasannya pertama kali tampil pada News.

Kepala Kejari Batam Resmi Berganti, I Wayan Wiradarma Gantikan I Ketut Kasna Dedi

0
Serah terima jabatan (sertijab) Kepala Kejari Batam yang dilangsungkan di Sasana Baharuddin Lopa, Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, Senin (21/7). F.Istimewa

batampos – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batam resmi berganti. Serah terima jabatan (sertijab) dilangsungkan di Sasana Baharuddin Lopa, Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, Senin (21/7). Acara dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepri, Jehezkiel Devy Sudarso.

Jabatan Kajari Batam diserahterimakan dari pejabat lama I Ketut Kasna Dedi kepada I Wayan Wiradarma, yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Intelijen Kejati Kalimantan Selatan di Banjarbaru. Sementara itu, I Ketut Kasna Dedi memperoleh promosi sebagai Asisten Pengawasan di Kejati Jawa Timur, Surabaya.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Batam, Priandi Firdaus menyampaikan bahwa serah terima jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk penyegaran dan peningkatan kinerja institusi penegakan hukum.

Baca Juga: Pemko Batam Siapkan Aturan Baru, Pengelolaan Parkir Akan Diserahkan ke Pihak Ketiga

“Atas nama keluarga besar Kejari Batam, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas pengabdian I Ketut Kasna Dedi. Semoga capaian beliau selama bertugas di Batam dapat diteruskan dan ditularkan di tempat tugas yang baru,” ujar Priandi.

Selain pergantian Kajari Batam, turut dilakukan sertijab sejumlah pejabat di lingkungan Kejaksaan Tinggi Kepri. Mereka antara lain Irene Putrie, sebagai Wakil Kajati Kepri; Yovandi Yazid, sebagai Asisten Intelijen; Syaifullah, sebagai Asisten Pengawasan; Rachmad Surya Lubis, sebagai Kajari Tanjungpinang; Rusmin, sebagai Kajari Bintan; serta para Koordinator Kejati Kepri yaitu Ivan Hebron Siahaan, Budi Triono, dan Yanuar Adi Nugroho.

Dalam amanatnya, Kajati Kepri Jehezkiel Devy Sudarso mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik untuk segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan disiplin.

Baca Juga: Potensi Cuaca Ekstrem, Masyarakat hingga Nelayan Diimbau Waspada

“Laksanakan amanah ini dengan kesungguhan hati, serta junjung tinggi profesionalisme sesuai sumpah jabatan,” kata dia.

Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pejabat struktural dan fungsional Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri se-Kepulauan Riau. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Kepala Kejari Batam Resmi Berganti, I Wayan Wiradarma Gantikan I Ketut Kasna Dedi pertama kali tampil pada Metropolis.

Beras Oplosan Rugikan Negara Rp 100 Triliun, Prabowo Minta Jaksa Agung dan Kapolri Sikat Pengusaha Curang

0
Ilustrasi: Seorang pedagang sembako di pasar Botania I menimbang beras untuk pelanggannya, Jumat (3/4). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Presiden Prabowo Subianto sudah mendengar adanya beras oplosan yang beredar di masyarakat. Kerugian akibat ulah nakal itu mencapai Rp 100 triliun setiap tahunnya.

Prabowo mengungkapkan telah mendapat laporan adanya beras oplosan. Beras ini adalah beras biasa tapi diklaim sebagai sebagai beras premium. “Saya minta Jaksa Agung dan Kapolri tindak pengusaha yang curang,” kata Prabowo saat di Kongres PSI di Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS pada Minggu malam (20/7).

Dia menyebutkan dampak dari kenakalan ini adalah kerugian senilai Rp 100 triliun setiap tahun. “Ini kejahatan ekonomi luar biasa,” ungkap Prabowo.

Kepala Negara bahkan dengan tegas menyebut bahwa kerugian ini merupakan subversif ekonomi. Jika kejahatan ini ditindak dan dimusnahkan, Prabowo optimistis akan menghilangkan kemiskinan. “Ini menikam rakyat,” ujarnya.

Sebelumnya, pekan lalu Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyebut ada 212 merk beras diduga melakukan pengoplosan. Sehingga mutu beras dilanggar dan merugikan rakyat. (*)

Artikel Beras Oplosan Rugikan Negara Rp 100 Triliun, Prabowo Minta Jaksa Agung dan Kapolri Sikat Pengusaha Curang pertama kali tampil pada News.

Timnas Indonesia U-23 Main Imbang Tanpo Gol Lawan Malaysia, Ini Klasemen Akhir Grup A Piala AFF U-23 2025

0
Timnas U-23 Indonesia vs Malaysia dalam pertandingan penyisihan Grup A Piala AFF U-23 2025 di SUGBK, Senin (21/7/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Timnas Indonesia U-23 menutup perjuangan di fase penyisihan Piala AFF U-23 2025 dengan menjadi juara grup A. Satu tempat di semifinal pun berhasil dikunci oleh skuad Garuda Muda.

Timnas Indonesia U-23 memastikan diri keluar sebagai juara grup A setelah mendapatkan satu angka saat menghadapi Malaysia U-23 dalam laga pamungkas. Pasukan Gerald Vanenburg bermain imbang tanpa gol alias 0-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (21/7).

Permainan Timnas Indonesia U-23 saat bermain sama kuat itu sebenarnya tak buruk. Mereka tampil cukup mendominasi dan beberapa kali memberikan ancaman ke gawang Malaysia U-23.

Hanya saja tak ada satupun gol yang diciptakan oleh Timnas Indonesia U-23 maupun Malaysia U-23 hingga 90 menit. Skor kacamata pun jadi hasil akhir pertandingan sarat rivalitas tersebut.

Sementara di laga lain, Filipina U-23 meraih kemenangan atas Brunei Darussalam U-23. The Young Azkals yang hanya butuh kemenangan dan hasilnya sebenarnya tak terlalu menentukan, menang dengan skor 2-0.

Filipina U-23 mengalahkan sepuluh pemain Brunei U-23 berkat gol Javier Mariona dari titik putih pada menit ke-23 dan Harry Nunez pada menit ke-78 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.

Dengan demikian, Timnas Indonesia U-23 dipastikan keluar sebagai juara grup A dan mendapatkan tiket lolos ke semifinal Piala AFF U-23 2025. Garuda Muda ada di posisi teratas dengan koleksi 7 poin, hasil dua kemenangan dan satu imbang.

Kemudian Filipina U-23 menempati posisi kedua alias runner-up grup A dengan koleksi enam poin. The Young Azkals berpeluang menemani Garuda Muda dengan lolos sebagai runner-up terbaik.

Adapun Malaysia U-23, harus gigit jari dan gagal lolos. Langkah mereka hanya sampai fase grup yang menempati posisi ketiga grup A dengan 4 poin.

Malaysia U-23 hanya lebih baik dari Brunei Darussalam U-23 yang menjadi juru kunci grup. Brunei U-23 ada di posisi buncit tanpa satupun poin alias menelan tiga kekalahan.

Baca Juga: Suporter Peringatkan Timnas Indonesia U-23 di GBK, Laga Lawan Malaysia U-23: Ini Tentang Harga Diri!
Klasemen Timnas Indonesia Grup A Piala AFF U-23 2025:

1. INDONESIA U-23: Main 3, Menang 2, Imbang 1, Kalah 0, Gol 9, Kebobolan 0, Selisih Gol +9, Poin 7

2. Filipina U-23: Main 3, Menang 2, Imbang 0, Kalah 1, Gol 3, Kebobolan 1, Selisih Gol +2, Poin 6

3. Malaysia U-23: Main 3, Menang 1, Imbang 1, Kalah 1, Gol 7, Kebobolan 3, Selisih Gol +4, Poin 4

4. Brunei Darussalam U-23: Main 3, Menang 0, Imbang 0, Kalah 3, Gol 1, Kebobolan 16, Selisih Gol -15, Poin 0

Artikel Timnas Indonesia U-23 Main Imbang Tanpo Gol Lawan Malaysia, Ini Klasemen Akhir Grup A Piala AFF U-23 2025 pertama kali tampil pada Olahraga.

Pemko Batam Siapkan Aturan Baru, Pengelolaan Parkir Akan Diserahkan ke Pihak Ketiga

0
Ilustrasi. Juru parkir saat mengatur kendaraan yang akan meninggalkan area parkir di Batamcentre. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam tengah mematangkan regulasi baru terkait pengelolaan parkir, termasuk mekanisme kerjasama dengan pihak ketiga. Upaya ini dilakukan berbarengan dengan perubahan sistem retribusi menjadi skema jasa layanan melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Batam, Salim, menjelaskan bahwa saat ini pengelolaan retribusi parkir masih mengacu pada mekanisme keuangan yang berlaku di seluruh OPD. Artinya, seluruh pendapatan dari parkir harus masuk ke kas daerah dan tercatat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai belanja daerah.

“Kalau sekarang retribusi namanya. Retribusi itu harus masuk semua ke kas daerah. Kalau ada (pengeluaran), harus dianggarkan di APBD sebagai belanja,” kata Salim, Senin (21/7).

Baca Juga: Cut and Fill di Bukit Vista Dihentikan Total, Kementerian PUPR Temukan Daerah Rawan

Namun, dalam skema BLUD, Dishub bisa langsung bekerja sama dengan pihak ketiga tanpa perlu melalui mekanisme belanja APBD. Sistem ini memungkinkan pengelolaan parkir tidak lagi dihitung sebagai retribusi, melainkan sebagai bentuk jasa layanan.

“Kalau BLUD, kita bisa langsung kerja sama dengan pihak ketiga. Dia bukan lagi retribusi, tapi itu masuk jasa layanan,” katanya.

Sejumlah peraturan pendukung saat ini tengah disusun agar BLUD di bidang parkir bisa segera berjalan. Ia menambahkan, ada tujuh Peraturan Wali Kota (Perwako) penyelenggaraan BLUD yang sedang diusulkan oleh Dishub.

“Ada beberapa Perwako yang belum selesai. Kalau SK-nya sudah ada,” ujar dia.

Baca Juga: CKG Dinkes Batam Jalan di 21 Puskesmas, Cek Kesehatan Kini Gratis dan Mudah

Saat ini, Pemko Batam memperoleh pemasukan sekitar Rp1,2 miliar per bulan dari retribusi parkir. Target tahunan yang dipatok mencapai Rp15 miliar. Potensi penerimaan bisa jauh lebih besar jika sistem pengelolaan diperbarui.

“SK BLUD sudah keluar, tapi ada Perwako-Perwako yang belum kita selesaikan,” kata Salim.

Ia berharap, setelah semua regulasi rampung, pengelolaan parkir dapat segera diserahkan kepada pihak ketiga dengan skema baru tersebut. “Kalau Perwako selesai, akan diserahkan ke pihak ketiga dan akan kita lekangkan,” tambahnya. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel Pemko Batam Siapkan Aturan Baru, Pengelolaan Parkir Akan Diserahkan ke Pihak Ketiga pertama kali tampil pada Metropolis.

Timnas Indonesia U-23 Kunci Tiket Semifinal Piala AFF U-23 2025

0
Timnas U-23 Indonesia vs Malaysia dalam pertandingan penyisihan Grup A Piala AFF U-23 2025 di SUGBK, Senin (21/7/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Timnas Indonesia U-23 ditahan Malaysia U-23 dengan skor kacamata alias 0-0 dalam laga pamungkas grup A Piala AFF U-23 2025. Meski demikian, Garuda Muda tetap berhasil mengunci tiket semifinal karena menjadi juara grup.

Menjamu Malaysia U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada Senin (21/7) malam, Timnas Indonesia U-23 sebenarnya menunjukkan penampilan yang cukup mendominasi. Tapi tak ada gol yang tercipta sehingga hanya satu poin didapat.

Jalannya Pertandingan

Mendapatkan pesan peringatan mengenai harga diri dari suporter membuat Timnas Indonesia U-23 langsung tancap gas sejak menit awal. Pasukan Gerald Vanenburg langsung coba mengancam dan menebar ancaman lewat sisi sayap, baik Rahmat Arjuna maupun Victor Dethan.

Hanya saja, tekanan yang dibangun Jens Raven dan kolega belum membuahkan hasil. Sebab pertahanan Malaysia U-23 juga terbilang rapat sehingga sulit untuk menembusnya.

Peluang emas baru diciptakan Timnas Indonesia U-23 di menit ke-15. Adalah Rayhan Hannan yang mengancam dengan melepaskan sepakan kaki kiri Rayhan Hannan dari luar kotak penalti. Tapi, tendangan terukurnya masih terlalu lemah dan diamankan penjaga gawang Zulhilmi.

Rayhan Hannan kembali mengancam sepuluh menit berselang. Winger Persija Jakarta itu melakukan tusukan ke dalam kotak penalti untuk kemudjan melepaskan tenbakan. Tapi kembali, peluqng itu terbuang sia-sia.

Tensi pertandingan mulai memanas di pertengahan babak pertama. Wasit Takasaki Koji dari Jepang tak segan mengeluarkan kartu kuning kepada pemain Timnas Indonesia U-23 maupun Malaysia U-23 yang melakukan pelanhgaran keras.

Namun tak ada gol yang tercipta hingga babak pertama berakhir. Skor tetap kecamata alias 0-0 hingga jeda antarbabak.

Memasuki babak kedua, Gerald Vanenburg melakukan pergantian. Alfharezzi Buffon yang banyak ditekan di sisi kanan belakang, diganti oleh Achmad Maulana.

Permainan kedua tim pun makin hidup di babak kedua. Timnas Indonesia U-23 mulai lebih berani dalam menyerang, dan Malaysia U-23 tak segan melancarkan serangan balik.

Tim tamu sempat mengancam pada menit ke-52. Ancaman itu datang dari tendangan bebas terukur yang dilakukan oleh Muhammad Aliff Izwan. Sepakannya harus membuat kiper Cahya Supriadi sampai terbang untuk menggagalkannya.

Tak lama setelahnya, Timnas Indonesia U-23 langsung mengancam balik. Jens Raven jadi aktornya dengan memiliki dua kesempatan berbahaya. Pertama saat berdiri bebas dekat kotak penalti Malaysua U-23. Tapi dia langsung terkena tekel bersih sehingga gagal jadi peluang emas.

Sementara peluang kedua muncul setelah pergerakan agresif Achmad Maulana di sisi sayap kanan. Dia melepaskan umpan mendatar ke dalam kotak penalti, dan Raven coba mengkonversinya jadi gol. Sayang sontekannya bisa ditepis kiper lawan pada menit ke-58.

Timnas Indonesia U-23 sempat menciptakan peluang lagi di menit ke-72 lewat Robi Darwis. Gelandang Persib Bandung itu coba melepaskan tembakan spekulasi dari luar kotak penalti. Tapi tendangannya masih melambung.

Itu jadi peluang berbahaya terakhir yang tercipta dalam laga ini. Setelahnya kedua tim bermain sama kuat hingga wasit meniup peluit panjang dan pertandingan berkesudahan dengan skor 0-0. (*)

Artikel Timnas Indonesia U-23 Kunci Tiket Semifinal Piala AFF U-23 2025 pertama kali tampil pada Olahraga.