Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13513

Pegawai Sering Bolos, Jabatan dan Pangkat Diturunkan

0

batampos.co.id – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kepulauan Anambas menjatuhkan hukuman bagi sejumlah pegawai Pemkab Anambas yang bande.

Hukuman yang diberikan BKPSDM bervasiasi tergantung dari berat atau ringannya pelanggaran yang dilakukan masing-masing pegawai.

Kepala Bidang Pengembangan SDM dan Kinerja Aparatur BKPSDM Kabupaten Kepulauan Anambas, Tony Karnain, menjelaskan jika saat ini setidaknya sudah ada beberapa pegawai yang sudah dikenakan penurunan pangkat dan
jabatan.

“Ada beberapa pegawai yang diturunkan jabatannya selama satu tahun, ada juga yang sekarang ini masih dalam proses,” ungkap Tony, Jumat (19/5)

Namun demikian dirinya tidak menyebutkan nama-nama secara rinci berikut vonis hukumannya karena ada sebagian pegawai yang masih diproses. Sehingga ada sejumlah pegawai belum jelas hukumannya.

Tony sudah memerintahkan SKPD untuk menindaklanjuti pegawai nakal yang sudah absen beberapa bulan. Hal ini perlu dilakukan demi tegaknya  kedisiplinan pegawai dilingkungan pemerintah kabupaten kepulauan Anambas.

Sebelumnya, Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Kepulauan Anambas berinisial MJ terancam di Pecat. Pasalnya ASN yang bertugas di Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan
Masyarakat itu sudah berbulan-bulan tidak masuk kantor.

Hal ini dapat dipantau dari data absensi secara on line yang ada di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kebupaten Kepulauan Anambas Anambas. Dari data yang ada, yang bersangkutan sudah berbulan-bulan tidak masuk kantor tanpa didukung dengan alasan yang jelas. Bahkan, hingga saat ini belum ada satu orangpun yang mengetahui keberadaan oknum PNS golongan 2c ini. (sya)

Toapaya Jadi Percontohan Khusus

0

batampos.co.id – Bupati Bintan, Apri Sujadi menginginkan sektor pertanian di Kecamatan Toapaya, harus menjadi percontohan khusus. Memusatkan satu jenis hasil pertanian yang akan dibesarkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bintan.

“Saya menginginkan harus ada langkah ke depan untuk merumuskan bersama apa hasil pertanian yang bisa dimanfaatkan untuk dikembangkan menjadi besar. Sehingga bisa memberikan hasil secara menyeluruh untuk kesejahteraan petani di Bintan,” jelas Apri, usai menggelar kegiatan Anjangsana dengan para petani di Kecamatan Toapaya, Jumat (19/5).

Apri mengatakan selama ini kondisi petani di Kecamatan Toapaya, umumnya masih berjalan masing-masing. Sehingga tidak ada sesuatu dari hasil pertanian yang bisa digaungkan secara besar.

“Konsep ini yang akan kami rubah kedepannya, agar semua petani bisa fokus bersama untuk menentukan apa yang bisa dikembangkan hingga menjadi besar, dan menghasilkan untuk bersama,” terangnya.

Politisi partai Demokrat ini mengakui dari hasil pertemuan dengan para petani di Kecamatan Toapaya, dirinya sudah mendengar langsung berbagai keluhan yang selama ini dirasakan dari para petani tersebut.

Untuk itu, pihaknya menginstruksikan Dinas Pertanian Kabupaten Bintan, agar segera melakukan pendataan kembali semuanya secara komperhensif, mulai dari berapa banyak luas lahan yang masih bisa dimanfaatkan secara bersama, serta berapa banyak tenaga penyuluh yang tersedia saat ini.

“Ini akan ditindak lanjuti. Dimana nantinya para kelompok tani akan bertemu dengan Dinas Pertanian. Untuk merumuskan bersama dengan menyepakati, mungkin Toapaya ini akan dijadikan khusus pertanian semangka yang akan dibuat menjadi besar sekali, sebab hasil dari buah semangka memiliki peluang untuk besar yang bisa dijual hingga ke Singapura,” tuturnya.

Apri menjelaskan langkah ini tentunya akan didukung, karena kran yang akan dibuka Pemerintah Pusat terhadap ketahan pangan sangat besar.

Sebab ini menjadi konsetrasi dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, untuk mensukseskan program ketahan pangan yang sedang digesa, demi memenuhi kesejahteraan bagi para petani.

Selain itu, lanjutnya diharapkan juga apabila nantinya sudah terbentuk kesepakatan bersama dalam menentukan hasil pertanian yang ingin dibesarkan, tentu juga harus didukung untuk prosesnya, mulai dari penanaman, panen, sampai kepada pengolahnnya menjadi sesuatu yang bisa dimanfaatkan seperti semangka yang bisa dijadikan jus.

“Saya mau disini kalau hasilnya dalam jumlah yang besar. Artinya bisa juga dimanfaatkan menjadi salah satu destinasi wisata yang dapat diandalkan. Dimana wisatawan bisa melihat langsung proses dari mulai penanaman, panen, sampai di olah. Kan menarik,” ungkapnya.

Apri berharap rencana tersebut harus sudah bisa terealisasi pada tahun 2018 mendatang. Sehingga bisa memberikan kemajuan terhadap sektor pertanian di Bintan.

“Kami ingin kedepannya petani di Bintan semuanya memiliki kualitas SDM yang bagus, memiliki ketersediaan pupuk dan juga lahan. Termasuk pemanfaatan itu sendiri. Sehingga dapat menghidupkan sektor ekonomi dibidang pertanian,” imbuhnya. (cr20)

Kecelakaan Bus Sekolah Masih Tahap Penyelidikan

0

 

batampos.co.id – Dirlantas Polda Kepri, Kombes Pol Asep Akbar Hikmana memastikan kasus kecelakaan bus sekolah yang mengakibatkan 31 pelajar menjadi korban, tentunya masih dalam tahapan penyelidikan kepolisian dan akan menjadi prioritas untuk segera diselesaikan.

“Kecelakaan masal yang terjadi kemarin masih dalam tahap penyelidikan kami. Utamanya kita masih ingin mencari tahu apakah murni kecelakaan atau ada penyebab lainnya,” jelas Asep, saat melakukan analisa penyelidikan lanjutan Trafic Insiden Analisis (TIA) dilokasi Kecelakaan di Simpang Ceruk Ijuk, Jumat (19/5).

Asep menjelaskan dalam analisa penyelidikan lanjutan ini, pihaknya ingin mencari tahu alur dari asumsi kendaraan baik itu Pick Up maupun bus sekolah yang mengarah dari arah berlawanan, ataupun sebaliknya.

Serta juga melihat bekas rem yang nantinya akan dihitung ada sejauh berapa kilometer yang dilakukan oleh kedua kendaraan tersebut.

“Sejauh ini kami masih melakukan pengumpulan data dilapangan. Baik dengan pengukuran jalan yang dilalui kedua kendaraan. Nantinya hasil dari data dilapangan ini akan dimasukkan ke dalam program komputer tersendiri. Dari situ nantinya kita akan tahu pergerakkannya seperti apa?,” terangnya.

Sementara itu, lanjutnya terkait dengan kelayakan dari pada kendaraan tersebut, tentunya akan dilakukan sendiri oleh Dinas Perhubungan Bintan.

“Kelayakan kendaraan domainnya tetap di Dinas Perhubungan, mulai dari teknis mesinnya, bannya, serta kondisi bus yang sudah diuji KIR atau belum. Tentunya semuanya nanti akan digabung menjadi satu. Kita lihat kalau terbukti ada yang kurang, sesuai aturan kita tegakkan semua pihak yang lalai akan kita tindak,” tegasnya.

Asep menambahkan semua yang berhubungan dengan kecelakaan lalu lintas, tentunya akan menjadi prioritas lakalantas. Apalagi kendaraan-kendaraan masal yang otomatis kalau tidak diantisipasi dari sekarang tentu akan memungkinkan untuk terulang kembali.

“Sudah tidak boleh lagi ada yang namanya mengacuhkan masalah keselamatan berkendara. Karena keselamatan dijalan adalah nomor 1. Untuk itu mari semua stake holder terkait, agar bersama-sama saling membantu, agar kedepannya tidak ada lagi kejadian yang sama terulang,” imbuhnya. (cr20)

Tarif PBB-KB Kepri Tertinggi

0

batampos.co.id – Pemerintah Provinsi Kepri menerapkan angka maksimal untuk penerapan tarif Pajak Bahan Bakar Kendraan Bermotor (PBB-KB). Yakni sebesar 10 persen untuk satu setiap liter BBM yang dibeli oleh pengguna kendraan.

“Sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014, Pemda memang diberikan kewenangan untuk menentukan tarif pajak PBB-KB. Adapun angka maksimalnya adalah 10 persen untuk setiap liter BBM,” ujar Officer Humas Pertamina Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Dwi Chandra, Jumat (19/5).

Menurut Dwi, persentasenya bervaria untuk Premium, Solar ataupun BBM jenis lainnya. Dijelaskannya, sesuai dengan Perpres 191, pajak PBB-KB yang dikenakan pada setiap pembeli dihitung perliter. Masih kata Dwi, semakin banyaknya BBM yang dibeli, maka nilai Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak BBM-KB akan meningkat.

“Kebanyakan daerah-daerah lain hanya menerapkan 5 persen. Karena kebijakannya tergantung pada setiap kepala daerah,” paparnya.

Terpisah, Anggota Komisi II DPRD Kepri, Rudy Chua mengatakan pajak yang dipungut persentasenya sudah ditetapkan dalam Peraturan Daerah (Perda) Retrebusi. Menurut Rudy, pajak PBB-KB merupakan salah satu sektor andalan bagi besarnya PAD Kepri.

“Pemerintah sudah membuat regulasi untuk penetapan besaran tarif pajak. Sedangkan daerah tentunya hanya menyesuaikan dengan peraturan yang ada,” ujar Rudy Chua, kemarin.

Pembina Ikatan Tionghoa Muda (ITM) tersebut juga mengatakan, penerapan pajak 10 persen bukan hanya berlaku untuk BBM-KB saja. Karena pajak restoran maupun pajak hotel juga dihitung 10 persen. Masih kata Rudy, persentasenya ada yang dibedakan. Yakni antara BBM bersubdi dan tidak bersubsidi.

“Yang bersubsidi adalah sekitar 5 persen. Sedangkan BBM yang tidak bersubsidi adalah 10 persen. Penerapan ini juga sudah mengukur tingkat kemampuan masyarakat,” papar Rudy.

Seperti diketahui, Badan Pengelola Pajak dan Retrebusi Daerah (BP2RD), Provinsi Kepri menagertkan PAD sebesar Rp264.190.642.043 di Tahun Anggaran (TA) 2017 ini. Pada triwulan pertama tahun ini, (BP2RD) Kepri sudah mengumpulkan penerimaan sebesar Rp62.491.925.001.(jpg)

Jokowi : TNI Harus Solid

0
Presiden Joko Widodo didampingi panglima TNI Gatot Nurmantyo dan Gubernur Kepri Nurdin Basirun berdiskusi dengan prajurit TNI, Jumat (19/5)

batampos.co.id – Presiden Joko Widodo menegaskan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sangat siap dalam mempertahankan NKRI. Latihan Gabungan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) 2017 ini menunjukkan kesiapan itu.

“Betapa tampak kesiapan TNI. Baik darat laut udara betul-betul dalam keadaan siap apabila diperlukan negara,” kata Presiden Jokowi usai menyaksikan Latgab PPRC 2017 di Tanjungdatuk, Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (19/5) siang.

Latgab ini diikuti seluruh kesatuan TNI, tak kurang 5.000 prajurit berada di kawasan paing utara Kepri ini. Presiden tampak mengikuti dengan seksama tiap adegan latihan itu.

Presiden menambah Latihan PPRC dalam rangka menunjukkan solidnya TNI. Juga menunjukkan begitu siapnya TNI dalam menjaga pertahanan negara ini.

“Ini menunjukkan kesiapan TNI dalam rangka mempertahankan NKRI,” kata Jokowi. Jokowi menyebutkan latihan ini sudah berjalan enam bulan dengan tahapan tahapannya.

Latihan dimuali dengan operasi udara ketika pesawat Sukhoi berhasil menghancurkan pertahanan musuh. Pesawat ini kemudian langsung melakukan perlindungan udara.

Dilakukan juga pertempuran laut. Dilakukan pertempuran anti kapal permukaan, udara dan kapal selam. Empat F-16 kemudian melepaskan bom.

Setelah memenangi pertempuran laut, pasukan khusus langsung melakukan penerjunan udara dari ketinggian 17.000 feet. Ada juga penerjunan dari ketinggian 8.000 feet dan 1.500 feet.

Semua peralatan tempur diperagakan dalam latgab ini. Sejumlah KRI juga tampak berakti dengan segala kemampuan terbaiknya. Peralatan tempur udara baik pesawat tempur maupun helikopter juga menunjukkan aksinya. Demikian juga peralatan tempur dari pada sejumlah tank-tank.

Sebelum menutup aksi dalam latihan perang ini, pemandu acara menegaskan TNI sangat siap mempertahankan NKRI.

“Salam hormat dan bangga untuk Presiden Jokowi. Jayalah Tentara Nasional Indonesia,” kata seorang pilot menutup aksi pada latgab ini.

Tampak mendampingi Presiden Jokowi pada latgab ini Panglima TNI Jendral Gatot Numantyo, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Gubernur Kepri Nurdin Basirun. Hadir juga pada kesempatan itu Mendagri Tjahjo Kumolo dan Seskab Pramono Anung. (arn)

 

Waspada Angin Kencang di Akhir Pekan

0

batampos.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang memprakirakan, sepanjang akhir pekan ini masih terjadi hujan lokal yang bisa saja disertai angin kencang. Prakirawan BMKG Tanjungpnang, Bhakti Wira Kusuma menjelaskan, hujan lokal itu akan berlangsung secara berbeda di tiap-tiap tempat di Tanjungpinang.

“Belum tentu semua daerah diguyur hujan lokal. Karena sifatnya hujan lokal ini bergantian,” katanya, kemarin.

Selain itu, sambung Bhakti, sifat hujan lokal di Tanjungpinang ini diprediksi belum memberikan imbas pada kemunculan cuaca ekstrem. “Meski peluangnya setiap hari bakal ada hujan lokal, tapi belum ada potensi cuaca ekstrem,” jelasnya. Karena sifatnya yang lokal, hujan ini diprediksi tak berlangsung lama. Hanya berkisar antara 15-30 menit.

Bhakti melanjutkan, hujan lokal di Tanjungpinang ini menjadi indikasi jelang masuknya musim peralihan, dari musim kering ke musim penghujan. Diperkirakan, kata Bhakti, terhitung Mei ini wilayah Tanjungpinang baru akan memasuki musim basah dengan curah hujan berintensitas tinggi. “Berdasarkan isu perairan yang ada di Kepri yang sudah mulai menghangat,” kata Bhakti.

BMKG Tanjungpinang juga mencatat, kecepatan angin di bulan Mei ini diperkirakan mencapai 30 kilomter per jam. Sedangkan suhu udara Tanjungpinang berkisar antara 24 sampai 32 derajat celcius dengan kelembaban 65-95 persen.

“Masih ada hujan lokal dan berawan di sepanjang akhir pekan ini. Aktivitas laut tetap harus berhati-hati karena bisa saja muncul angin kencang tiba-tiba,” pungkas Bhakti. (aya)

YMC Tanjungpinang Wisuda 17 Santri

0

batampos.co.id – Yayasan Mualaf Centre (YMC) Tanjungpinang memberikan apresiasi terhadap 17 santrinya melalui program Wisuda Santri yang digelar di Aula Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah, Tanjungpinang, Jumat (19/5). Wakil Walikota Tanjungpinang, Syahrul berharap para mualaf Tanjungpinang terus memperkuat keimanannya terhadap pemahaman ajaran islam.

“Pembinaan harus terus berjalan. Pemahaman terhadap Islam harus terus diperkuat,” ujar Wakil Walikota Tanjungpinang, Syahrul dalam sambutannya.

Mantan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tanjungpinang tersebut terus memberikan support kepada para mualaf untuk terus mendalami ajaran-ajaran agama islam. Dijelaskan Syahrul, silaturahmi harus terua dijaga. Ia berharap para mualaf untuk tidak jemu belajar dan bertanya.

“Kita tentunya memberikan apresiasi yang tinggi kepada YMC Tanjungpinang. Karena sudah melakukan pembinaan dan memberikan pembengkalan kepada para mualaf yang ada di Tanjungpinang,” papar Syahrul.

Sementara itu, Ketua YMC Kota Tanjungpinang, Alfatoni mengatakan, kegiatan ini adalah bentuk apresiasi atas perjuangan para mualaf selama mendapatkan pembinaan dari YMC Tanjungpinang. Menurut Alfatoni, saat ini ada 100 mualaf yang bernaung dibawah YMC, jdari jumlah tersebut tahun ini ada 17 santri yang diwisuda.

“Ini merupakan yang pertama sekali dilaksanakan di Kota
Tanjungpinang. Mudah-mudahan wisuda hari ini bukan untuk yang pertama atau yang terakhir,” ujar Alfatoni.

Pada gelaran wisuda tersebut, juga diwarnai dengan berbagai kegiatan. Salah satunya adalah iring-iringan drum band dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tanjungpinang. Kegiatan tersebut juga dihadiri Pembina YMC Tanjungpinang, Rahma yang merupkan legislator DPRD Kota Tanjungpinang.(jpg)

PN Tanjungpinang Enggan Tetapkan Denda E-Tilang

0

batampos.co.id – Penerapan sistem e-Tilang di Kota Tanjungpinang belum bisa diberlakukan. Sebab, Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang gamang untuk menetapkan table denda bagi pengendara roda dua dan roda empat yang melanggar aturan lalu lintas.

Humas PN Tanjungpinang, Santonius Tambunan, mengatakan pihaknya belum menentukan besaran denda dalam table e-Tilang karena harus memilah terlebih dulu kesalahan dari masyarakat yang melanggar lalu lintas.

“Kami berupaya pada denda minimal. Jangan sampai nanti kami tetapkan besaran dendanya ada yang keberatan. Maka dari itu sampai saat ini belum kami tetapkan,” ujar Santonius.

Dikatakan Santonius, PN Tanjungpinang yang membawahi dua Kabupaten dan satu Kota juga masih melihat dari besaran Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sebab, jika nantinya table denda pelanggar lalulintas disamakan. Pastinya, akan ada masyarakat yang keberatan.

“Ini harus dibedakan, seperti penilangan SIM dengan kendaraan yang digunakan pelanggar lalu lintas. Kalau disamakan tentunya akan ada yang keberatan,” katanya.

Santonius pun mencontohkan, pelanggar lalu lintas yang menggunakan mobil mewah dan pelanggaran lalintas yang dilakukan sopir truk. Tentu tidak bisa disamakan. Karena, kemampuan finansial dari pengendara tersebut berbeda.

“Nah, disitulah nanti hakim bisa menentukan besaran dendanya melihat dari kesalahan mereka (pelanggar),” ucapnya.

Selama ini, sambung Santonius, pelaksaan sidang tilang yang dilaksanakan setiap hari Jumat, di PN Tanjungpinang berjalan lancar. Setiap pelanggar dapat melihat denda yang harus dibayarkan ke Jaksa setelah mengikuti sidang.

“Kan ditempel daftar nama pelanggar lalulibtas dan denda yang harus dibayarkan. Setelah mereka membayar denda tilang ke Jaksa, barang buktinya selanjutnya bisa diambil,”ucapnya.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Tanjungpinang, AKP Krisna Ramadhani Yowa, mengatakan pihaknya hingga saat ini masih menunggu keputusan hakim PN Tanjungpinang untuk menerapkan sistem e-Tilang di Tanjungpinang.

“Kami tak bisa mencampuri kewenangan hakim. Makanya kami tetap menunggu berapa besaran denda yang akan diputuskan hakim,”ucapnya.(ias)

Penyerapan Anggaran Rendah, Evaluasi Kinerja ASN

0
Wakil Bupati Lingga M Nizar f Wijaya

batampos.co.id – Wakil Bupati Lingga M Nizar menanggapi serius terkait realisasi anggaran APBD Kabupaten Lingga yang sangat minim pada triwulan pertama di tahun ini hanya menyerap anggaran sebesar 7,56 persen saja. Nizar juga meyakini, penyeparan anggaran yang minim akan berdampak pada perkembangan perekonomian di Kabupaten Bunda Tanah Melayu.

Untuk itu, Nizar mengatakan akan mengambil langkah serius menangani masalah tersebut dengan melakukan mengevaluasi dibeberapa bidang. Salah satu tindakan evaluasi yang diambil mantan ketua DPRD Lingga ini melakukan mutasi ASN dari berbagai OPD yang dinilai tidak mampu dan menempatkan ASN yang mau bekerjasama dan mampu berkerja dengan baik.

“Kasarnya, jika tidak sanggup sebaiknya sadar diri dan meletakan jabatan. Karena ini bukan kerja sendiri melainkan kerja tim semestinya saling membantu satu dan yang lainnya,” kata Nizar, Kamis (18/5) pagi.

Rendahnya penyerapan anggaran pada triwulan pertama di tahun ini, menurut Nizar karena banyak penyebab dan hal-hal teknis yang tidak mungkin diutarakan di depan publik. Yang pasti Nizar beranggapan karena banyaknya ASN di sejumlah OPD yang tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

Nizar tidak menginginkan akibat satu ASN yang tidak mampu mengakibatkan seluruh ASN di Kabupaten Lingga menerima dampaknya.

Dari kondisi tersebut Nizar memberikan arahan awal, sebelum membentuk rapat bersama. Dia mengatakan agar inspektorat harus kuat, begitu juga dengan bagian keuangan dituntut mampu sehingga tidak hanya baku berpegangan kepada aturan semata. Birokrasi berbelit sudah lama ditinggalkan begitu juga halnya dengan administrasi.

Seperti yang diberitakan koran ini sebelumnya, Kepala Bagian (Kabag) Pembangunan Kabupaten Lingga Ajiz mengungkapkan realisasi anggaran APBD Kabupaten Lingga pada triwulan pertama tahun ini lebih rendah tiga persen dibanding dengan triwulan pertama tahun lalu.

Jika dari hitungan persenrasi, pada 2016 di triwulan pertama, penyerapan anggaran sebesar 10,04 persen sedangkan pada tahun ini di triwulan pertama hanya sebesar 7,56 persen saja. Jika di bagi empat triwulan semestinya realisasi anggaran harus mencapai 25 persen.

Lemahnya penyerapan anggaran ini menurut Ajiz disebabkan adanya perubahan administrasi dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya. Sehingga dari seluruh kegiatan mesti melengkapi serta merapihkan administrasi sebagai langkah pemerintahan yang baik. (wsa)

Harga Kebutuhan Merangkak Naik

0

batampos.co.id – Sepekan menjelang Ramadan ditandai dengan merangkaknya harga bawang putih di pasar Tanjungbatu Kundur. Kenaikan harga bawang putih dari sebelumnya Rp35.000 perkilogram naik menjadi Rp 53.000 perkilogram.

Menurut pedagang, kenaikan harga bawang putih sudah berawal dari pihak distributor, sehingga harga eceran mencapai Rp53.000 perkilogram. Selain bawang putih, harga beras berbagai merek juga mengalami kenaikan sebesar Rp 5.000 per karung berat 25 kilogram.

“Pedagang hanya mengikuti distributor. Kalau harganya turun, kita jual murah. Kalau ada kenaikan kita juga ikut naik,” ungkap Yanti, pedagang kebutuhan pokok, Jumat (19/5) kemarin.

Seperti harga bawang putih. Menurut Yanti, jika sebelumnya pedagang pengecer bisa menjual antara Rp 35.000 sampai Rp 38.000 perkilogram. “Karena ada kenaikan harga kita menjual Rp 53.000 perkilogram, karena harga belinya saja sudah Rp 50.000 perkilogram,” kata Yanti.

Ditambahkan, selain bawang putih harga beras juga ada kenaikan seperti beras merek IR 42 dari Jawa sebelumnya bisa menjual Rp 11.000 sampai Rp 12.000 perkilogram, sekarang sudah naik menjadi Rp 13.000 perkilogram. Bahkan semua merek beras juga mengalami kenaikan sebesar Rp 5.000 per karungnya. Dengan adanya kenaikan harga sejumlah sembako menyebabkan pembeli sepi. (ims)