Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13514

Wisman Malaysia dan Filipina Terpesona Sensasi Cave Tubing Kalisuci

0
sumber: indonesia-tourism.com

Warga Gunung Kidul, Jogja sudah semakin merasakan manfaat ekonomi dari pariwisata. Kebetulan Desa Sungai Gentung, Gunung Kidul juga dipaparkan sebagai salah satu jawara Desa Wisata versi Kemendes PDT dan Transmigrasi pada 13 Mei 2017 lalu.

Pada saat yang bersamaan, ada kabar baik bahwa penangan wisman ke Gunung Kidul semakin istimewa. Belasan wisatawan asal Malaysia dan Filipina yang masih basah, tampak terengah menaiki tangga. Namun ungkapan-ungkapan kepuasan terlontar dari bibir mereka.

“Amazing!” kata salah satu wisatawan dari Filipina. “Fantastic,” teriak Shahrul Ezam asal Kuala Lumpur, Malaysia.

Ya, mereka terengah karena harus naik tangga vertikal setinggi 60 meter setelah melakukan cave tubing selama 2 jam. Tapi ternyata semua itu tak mengurangi kepuasan mereka menelusuri sungai bawah tanah di dalam Goa Kalisuci.

Wisata cave tubing Goa Kalisuci berlokasi di Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul. Lokasi ini berjarak sekitar 60 km atau 1,5-2 jam perjalanan dari kota Jogja.

Menurut Kepala Bidang Pemasaran dan Bina Usaha Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul Yuni Hartini SP, MSi. cave tubing di Goa Kalisuci ini sebenarnya adalah wisata Cave tubing yang pertama di Indonesia, jauh sebelum Goa Pindul mulai menawarkan wisata yang sama.

“Bagi yang suka sedikit pacuan adrenalin, menelusuri sungai bawah tanah di dalam Goa Kalisuci ini sangat patut dicoba. Arusnya cenderung lebih kencang dibandingkan dengan sungai di dalam Goa Pindul. Dan ternyata pasar Malaysia dan Asean sangat menyukainya,” jelas Yuni.

Wisata cave tubing Goa Kalisuci ini dikelola oleh Pokdarwis (Kelompok Masyarakat Sadar Wisata) desa setempat. Ada 20an pemandu dari Karang Taruna. Disebut “Kalisuci” karena terdapat mata air dan aliran sungai yang tetap jernih meskipun ketika musim hujan. “Tapi kalau hujan kami tidak layani wisatawan. Demi keamanan,” ujar Sandros, salah seorang pemandu.

Faktor keamanan sangat diperhatikan oleh pengelola. Termasuk kelengkapan selama cave tubing. Setibanya Anda di basecamp Kalisuci, Anda akan ditemani oleh pengelola wisata Kalisuci (guide) untuk diberikan penjelasan singkat mengenai Kalisuci dan kegiatan yang akan dilakukan yaitu cave tubing Kalisuci. Semua ini dilakukan di Pendopo.

Setelah itu, barulah peserta cave tubing dibekali dengan pengarahan dan perlengkapan seperti jaket pelampung, headlamp, helm, pengaman lutut, pengaman kaki dan ban yang dijadikan saran menyusuri goa Kalisuci. Barang-barang bawaan seperti tas dan baju ganti, bisa dititipkan di loker dekat Pendopo ini. Anda pun bisa membeli kantong kedap air untuk kamera atau handphone Anda.

Setelah semua memakai perlengkapan, dimulailah aktivitas seru ini. Anda harus menuruni tangga tebing bebatuan yang cukup curam. Serunya sudah dimulai sejak perjalanan turun menuju pintu goa. Jalan turun dengan waktu tempuh sekitar 10 menit ini cukup seru! Asyik buat foto-foto.

Begitu sampai di bawah, aliran sungai yang jernih begitu menggoda. Berbeda dengan Pindul. Di Pindul, ban yang akan kita pakai harus dibawa sendiri. Di Kalisuci, ban itu akan “dikirim” dengan tali dari atas hingga di tempat awal start cave tubing. Untuk masuk ke sungai, bisa dengan melompat dari batu di pinggir kali atau turun dengan bantuan tali. Beberapa wisatawan Malaysia dan Filipina memilih sensasi “jumping”….Byuurrrr!

Petualanganan pun dimulai. Jarak tempuh cave tubing di Goa Kalisuci ini sekitar 500 m, dengan kedalaman air 1-3 m. Membutuhkan waktu 1,5-2 jam menyusuri keseluruhan goa yang ditawarkan oleh wisata cave tubing Goa Kalisuci. Mulai dari Goa Suci, Luweng Senglat, Luweng Geleng, dan terakhir Goa Mburi Omah. Di tengah perjalanan ada permainan keakraban di dalam air. Ada sesi foto di Batu Gajah. Baru kemudian lanjut lagi.

Dalam wisata cave tubing Goa Kalisuci ini kita akan ditemani oleh pendamping yang profesional. Selain mengarahkan perjalanan, mereka akan menjelaskan potensi dan cerita-cerita apa saja yang dimiliki oleh Goa-goa yang dilewati. Sesekali mereka melempar joke yang bisa membuat Anda tertawa.

“Ada banyak hewan kita temui. Ikan, udang, Kepiting. Sesekali buaya…,” kata pemandu.

Mendengar kata buaya….banyak yang teriak ketakutan. Tapi, pemandu lantas melanjutkan,” buaya darat…hahaha!” Semua pun tertawa.

Di sepanjang perjalanan susur sungai di dalam Goa Kalisuci kita akan menemukan pemandangan-pemandangan yang menakjubkan. Keindahan Stalaktit dan Stalakmit yang ada benar-benar akan membuat kita terpukau oleh keindahan di dalam perut bumi ini. Keluar dari satu goa ke goa berikutnya bisa melihat langit biru dan pepohonan di atas dinding atau tebing sungai.

Perjalanan dengan ban, tak hanya dalam arus yang landai. Ada kalanya arusnya menjadi deras karena ada jeram kecil. Maka, Anda pun akan meluncur cepat seperti didorong dengan kencang. Seru sekali!!

Untuk menikmati dua jam serunya cave tubing di Goa Kalisuci ini, kita hanya perlu mengeluarkan uang untuk membayar HTM sebesar Rp. 70.000.

Jika  Anda pecinta cave tubing, cobalah tempat ini: Cave Tubing Kalisuci. Lebih menantang, lebih eksotis, lebih lama waktunya. Lebih seru sensasinya! Jangan percaya kalau belum mencoba.

Di Bidakara Jakarta, Menpar Arief Yahya Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke-2 tahun 2017 pada 18-19 Mei 2017. Membedah amenitas berbasis Homestay Desa Wisata bersama Kementerian PUPR, Kementerian BUMN, Kementerian Desa. Di Gunung Kidul Jogjakarta, masyarakat desa makin pintar membuat wisatawan happy.

Fragmen pemandangan yang melegakan nafas. Sebagai insan pariwisata, Mantan Dirut PT Telkom itu semakin yakin, akan kesuksesan program membangun Indonesia dari “pinggiran”, memperkuat desa, dengan aktivitas produktif. Ini seirama dengan spirit membangun 100 ribu homestay desa wisata yang ditargetkan Presiden Jokowi. (*)

Perlu Kebersamaan Menjaga Keutuhan NKRI

0
Menteri dalam negeri Tjahjo Kumolo bersama para gubernur tiba di Lanud Raden Sadjad, Kamis (18/5). F. Humas Pemprov Kepri untuk batampos.

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun meyakinkan bahwa kebersamaan sangat diperlukan dalam menjaga negeri ini. Termasuk di dalamnya kebersamaan para gubernur yang selama dua hari ini berada di Natuna, Kepri sempena silaturahmi Asosiasi Pemerintahan Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) dengan Panglima TNI.

“Kita negara yang sangat besar. Dari Sabang sampai Merauke perlu kebersamaan untuk menjaga keutuhan negeri ini,” kata Nurdin di sela-sela latihan menembak dalam rangkaian aktivitas para gubernur di Natuna.

Sebelum ke Natuna, para Gubernur terlebih dahulu berkumpul di Jakarta. Kamis pagi, para Gubernur menjalani serangkaian kegiatan di Halim Perdana Kusuma. Dari Halim, rombongan terbang ke Natuna

Setelah menjalankan serangkaian latihan perang, para gubernur menginap di KRI tanpa didampingi ajudan dan protokoler. Mereka hanya membawa satu tas ransel yang sudah disedikan, lengkap dengan pakaian hingga Jumat (19/5) petang untuk kembali lagi ke Jakarta.

 

Ketua APPSI, Syahrul Yasin Limpo menyebutkan, kegiatan ini akan berefek kepada sesuatu yang sangat dalam bagi kepentingan dan tugas kenegaraan. Apapun aktivitas, semua muara tetap menjaga keutuhan negara.

“Menjaga keutuhan itu tidak boleh hanya di pikiran, tapi harus di hati dan di batin kita,” kata Gubernur Sulawesi Selatan ini.

 

Para gubernur tampak akrab dalam menjalani serangkaian “latihan perang” itu. Tampak kebersamaan terbangun di antara mereka. Apalagi ketika meneriakkan yel-yel penyemangat.

Sebanyak 23 Gubernur hadir pada kegiatan tersebut, adalah Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Jatim Sukarwo, Gubernur Maluku Said Assagef, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Gubernur Sumut T Ery Nurradi, Gubernur Sultra Nur Alam, Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba, Gubernur Sulteng Longki Djanggola, Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Gubernur Lampung Ridho Ficardo, Gubernur Babel Erzaldi Rosman, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Gubernur Kaltim Awang Faruk, Gubernur Sumsel Alex Nurdin, Gubernur Kaltara Irianro Lambrie, Gubernur Jambi Zumi Zola, Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Gubernur Sulut Olly Dondonkambey dan Gubernur Kepri H Nurdin Basirun. (bni)

 

 

Homestay Desa Wisata, Pecahkan Problem Amenitas

0
Desain bagian bawah homestay Labuan Bajo. Foto/repro: dok. kemenpar

Target 20.000 homestay di tahun 2017 bakal dikejar secara gotong royong, oleh Kemenpar mitra, yakni Kemendes, Kemen PUPR dan private sector yang diwakili DPP REI.

Menpar Arief Yahya benar-benar menggerakkan mesin Pentahelix, mengkolaborasi ABCGM, Academician, Business, Community, Government dan Media.

Dalam paparannya, Menpar Arief tak langsung menusuk ke penjelasan mengapa homestay harus digenjot  dengan proyeksi 100 ribu di tahun 2019. Untuk mencapai tujuannya, dia justru menggiring audience untuk memahami Hukum Disrupsi (Law of Disruption) yang dipopulerkan Prof Rhenald Kasali.

Guru Besar Fakultas Ekonomi UI itu menyebut ada empat butir Hukum Disrupsi.

Pertama, disruption attacks not any company, it attacts good company. Hukum disrupsi atau “kekacauan” ini menyerang perusahaan yang sudah establish.

Kedua, disruption attacts incumbent with strong reputation.

Ketiga, it demands new machine rather than the old one.

Keempat, it creates new market and low-end markets.

“Riil, ini sebuah keniscayaan. Cepat atau lambat pasti akan terjadi. Tinggal menunggu waktu saja, semua perusahaan, semua institusi, bahkan semua negara pasti akan terkena serangan disrupsi ini. Di era digitalisasi ini justru semakin cepat. Celakanya, yang menjadi sasaran empuk disrupsi digital adalah perusahaan atau organisasi konvensional yang besar dan performance bagus. Perusahaan yang telah memiliki reputasi mengagumkan selama berpuluh tahun sebelumnya,” ucap Menpar Arief Yahya, Kamis (18/5).

Marketeer of The Year 2013 versi MarkPlus itu bukan ingin menakut-nakuti. Dia juga tidak sedang mengada-ada. Contoh riilnya ada.

Pengelola transportasi konvensional sudah tergilas oleh pengelola transportasi online seperti Uber, Grab dan Gojek. Lalu, pengelola reservasi hotel secara konvensional tergerus oleh pengelola online company seperti AirBnB. Outlet penyewaan video Blockbuster yang tutup karena kehadiran Netflix.

“Selalu pada awalnya inovasi ini dinilai sebagai suatu kekacauan. Dipandang sebelah mata. Tidak banyak orang yang percaya, terutama para petahanana. Namun, pada akhirnya akan menjadi sesuatu keadaan normal yang baru,” bebernya.

Dan hal itu berlanjut ke butir ke-3 dari 4 butir Hukum Disrupsinya Prof Rhenald Kasali. Isinya, untuk sukses di era disrupsi setiap organisasi konvensional harus menggunakan “mesin” baru berupa model bisnis baru. Harus ada model operasi baru dan value proposition baru yang luar biasa. “Prinsipnya more for less. Bayar sedikit tapi dapatnya bisa banyak. Dan hal ini hanya bisa dicapai dengan pola bisnis berbasis digital, tidak bisa tidak,” ungkapnya.

Sadar akan dahsyatnya efek digital, mantan Dirut Telkom itu sejak tahun lalu sudah mendigitalisasi pengelolaan homestay. Ingat hukum more digital more global, more digital more professional. “Sekarang 2000 homestay sudah terdaftar di digital platform Indonesia Travel Exchange (ITX),” jelasnya.

Dengan platform ini, seluruh homestay yang umumnya pemain UKM disatukan di dalam satu platform terintegrasi yang super efisien dan bernilai tinggi. Platform ini yang kemudian membantu masyarakat lokal pemilik homestay untuk mengelola homestay mereka dengan kualitas layanan setara dengan hotel chain kelas dunia.

“Hukumnya wajib. Tidak bisa ditawar lagi. Yang nggak ikut usahanya pasti akan mati,” ungkapnya.

Efeknya pun akan sangat positif. Akan ada peningkatan market size dan market value industri pariwisata Indonesia. Bila dirunut satu-satu, sisi demand-nya akan meningkat. Pasarnya tidak hanya berasal dari satu sumber namun dari multi sumber dari seluruh dunia “Jadi homestay desa wisata kita bisa mendunia, tidak hanya beroperasi di Indonesia,” sebut lulusan ITB Bandung, Surrey University Inggris, dan Doktor Unpad Bandung itu.

Dan soal ini, Indonesia punya potensi besar. Dari durasi pembangunannya saja, homestay sudah jauh lebih unggul dari pembangunan hotel. Bila hotel butuh 5 tahun dan hight cost tourism, homestay hanya butuh waktu 6 bulan untuk membangunnya. Sifatnya Low-cost Tourism, ada di Desa Wisata dan berarsitektur Nusantara.

“Dan ketertarikan pengunjung terhadap home sharing mengalami kenaikan dari 10% (2016) menjadi 15% (2020) di kota-kota besar dunia. Di Asia Tenggara, trend nya juga naik dari 2% (2016) menjadi 5% (2020. Karenanya saya yakin Indonesia bisa menjadi pengelola homestay terbesar dan terbaik di dunia. Dan mimpi itu harus kita wujudkan bersama,” ucapnya.

Lebih lanjut Menpar Arief Yahya berterima kasih pada DPP REI, Kemendes, Kemen BUMN, Kemen PUPR. “Presiden Joko Widodo sudah menetapkan pariwisata sebagai core economy bangsa, karena itu memang harus digarap bersama-sama, dengan Indonesia Incorporated,” tuturnya.(*)

23 Gubernur Ikut Pembaretan

0
Menteri dalam negeri Tjahjo Kumolo bersama para gubernur tiba di Lanud Raden Sadjad, Kamis (18/5). F. Humas Pemprov Kepri untuk batampos.

batampos.co.id – Sebanyak 23 Gubernur se Indonesia ke Natuna untuk ikut pembaretan sebagai program bela negara. Gubernur tersebut juga didampingi Komandan Korem masing-masing wilayah. Kedatangan 23 Gubernur di bandara Lanud Raden Sajdaj juga bersama Menteri Dalam Nengeri Cahyo Kumolo, Kamis (18/5). Rombongan datang menggunakan Boeing 737 200 skuadron 17 Halim Perdana Kusuma.

23 Gubernur dilatih cara menembak dengan senjata jenis FN dan senjata laras panjang jenis senapan serbu 2. Setelah rangkaian latihan menembak, para Gubernur ditembangkan menggunakan heli menuju markas Kompi C, untuk melakukan latihan perkelahian jarak dekat.

Kepala Penerangan Korem 033 Wiratama Mayor Inf AR Sipahutar mengatakan, 23 Gubernur yang hadir adalah agenda tambahan dalam program bela negara yang dicanangkan Pemerintah kepada setiap Kepala Daerah. Untuk saat ini hanya 11 Gubernur yang tidak hadir, karena baru selesai pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2017, termasuk Gubernur DKI Jakarta.

“Rencananya 23 Gubernur ini akan melaksanakan upacara pembaretan disela kegiatan puncak PPRC di Tanjung Datuk besok (Hari ini,red). Pembaretan adalah bagian dari program bela negara,” ujar Kapenrem.

Diantara 23 Gubernur tersebut termasuk Gubernur Kepri Nurdin Basirun dalam rombongan. Selain itu telihat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranomo, Gubernur Jambi Zumi Zola, Guberur Bali M. Pastika, Gubernur Papua Barat Dominggus, Gubernur Kalimantan Selatan Awang Faroek meski menggunakan kursi roda karena dalam keadaan sakit.

Selain itu, Gubernur yang hadir adalah Gubernur NTB, Lampung, Maluk, Sulsel, Sulut, Sulawesi Tenggara, Sumbar, Sumsel, Sumut, Kalimantan Utara, Kalteng, Kalsel, Bangka Belitung, Jawa Timur dan Jawa Barat. (arn)

Dishub Gandeng BPN dan Tim Appraisal

0
Pesawat Susi Air, Cassa 212 saat mendarat di Bandara Letung beberapa waktu lalu. F.Syahid/batampos.

batampos.co.id – Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Anambas telah mengumumkan kepada seluruh pemilik lahan yang yang bakal dibebaskan di area perluasan Bandara Letung. Pasalnya akan ada pembebasan lahan seluas 3 hektare di area bandara tersebut. Lahan yang bakal dibebaskan di area bandara yakni untuk perpanjangan runway atau landasan pacu.

“Jika tidak ada yang mengakui sebagai pemilik lahan, maka Pemda akan titipkan anggarannya ke pengadilan nantinya,” ungkap Zulkarnain selaku Sekretaris Perhubungan dan Lingkungan Hidup Anambas kepada wartawan, Kamis (18/5).

Menurutnya, upaya pemda tahap pertama melakukan pematokan lahan yang bakal dibebaskan, kemudian pihaknya telah mengumumkan di setiap pengumuman yang ada di kantor bupati maupun di setiap desa yang berada di Kecamatan Jemaja. Selama 14 hari waktu pengumuman yang sudah dilakukan sejauh ini belum ada pemilik lahan yang datang.

“Pengumuman itu mulai dipasang sejak tanggal 29 April-18 Mei 2017. Jika masa waktu pengumuman sudah selesai dilakukan maka pihaknya akan meminta bantuan Badan Pertanahan Negara ( BPN) untuk menghitung jumlah luasa tanah yang dibutuhkan,” terang Zulkarnain.

Setelah BPN menghitung luas lahan yang dibutuhkan, lalu pemda akan meminta bantuan lagi kepada Tim Apresial untuk menghitung nilai harga lahan yang dibebaskan. “Kita akan bekerjasama dengan BPN selaku juru ukur lahan, sedangkan Tim Apresial menilai harga lahan yang dibebaskan tersebut,” jelasnya.

Terpisah Kepala Satker Bandara Letung Ariadi, mengatakan saat ini pihaknya terus menggesa kepada pelaksana kegiatan agar dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan waktu yang ditetapkan. Pihaknya masih memantau terus pekerjaan mulai dari pembangunan tempat parkir, pembangunan penambahan perpanjangan runway sebanyak 220 meter. “Saya berharap pekerjaannya selesai sesuai dengan waktu yang ditentukan,” ucapnya.

Dikatakannya jika saat ini Kementerian telah menambah anggaran untuk pelaksanaan pembangunan runway kedepannya dengan panjang 230 meter.

“Artinya pada tahun 2018 panjang runway Bandara Letung mencapai 1.600 meter dan ia memastikan pesawat ATR 75 sudah bisa mendarat di Bandara Letung,” pungkasnya. (sya)

Ratusan Pemuda KPK Gelar Donor Darah di Tarempa

0
Tiga ratus pemuda Kapal Pemuda Kepri (KPK) tiba di Pelabuhan Tarempa menggunakan KRI Teluk Ende 517, kamis (18/5). F. Syahid/batampos.

batampos.co.id – Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris sambut kedatangan tiga ratus pemuda Kapal Pemuda Kepri (KPK) perwakilan Kabupaten Kota se Provinsi Kepri, yang tiba di pelabuhan Tarempa tepat pukul 09.00 WIB dengan menggunakan KRI Teluk Ende 517, Kamis (18/5).

Abdul Haris didampingi Kapolres AKBP Junoto, langsung mengalungi ketua rombongan Kadispora Kepri Maifrizon, Kapten KRI Teluk Ende Letkol Laut (P) Djawara Heny Twies Whimbo A, yang memimpin perjalanan dari pangkalan TNI AL Mentigi, Tanjunguban pada Rabu (17/5).

Bukan hanya bupati dan jajarannya saja yang menyambut KPK tapi sejumlah pihak mulai dari anak-anak sekolah yang sudah berbaris disepanjang jalan protokol kota Tarempa hingga sejumlah ormas seperti Pemuda Pancasila (PP) LSM Sebora dan sebagainya. Bahkan tepat di dermaga pelabuhan, sebelum rombongan turun, mereka disambut dengan alunan drum band.

“Selamat datang, di Anambas,” ucap Haris, ketika bersalaman kepada ketua rombongan dan kapten KRI Teluk Ende ketika turun dari KRI Teluk Ende 517 di pelabuhan Tarempa kemarin.

Sejumlah kegiatan pun dilakukan dalam acara tersebut. Mulai dari seminar kemaritiman, donor darah, cek kesehatan dan gotong-royong bersama dibeberapa titik yang ada di kota Tarempa.

Ia menyambut baik dengan adanya acara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dispora Provinsi. “Kegiatan semacam ini sangat bagus dan ini perlu menjadi contoh bagi para pemuda Anambas pada umumnya. Pemda pada prinsipnya sangat setuju dengan acara tersebut,” jelasnya.

Agenda berikutnya setelah dari Anambas, rombongan KPK akan berlayar lagi ke kabupaten Natuna yang rencananya akan dilepas Bupati Kepulauan Anambas pada hari Jumat (19/5) pagi. (sya)

Selama Ramadan, Jam Operasional THM Dibatasi

0

batampos.co.id – Polres Tanjungpinang, akan melakukan pengawasan secara berkala dan akan membatasi jam operasional Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Tanjungpinang selama bulan suci Ramadan.

Jika melanggar maka akan diberikan surat peringatan hingga sanksi lainnya. Hal tersebut dikatakan Kabag Ops Polres Tanjungpinang, Kompol Hari Yoyono, saat ditemui dikantornya, Kamis (18/5) kemarin.

“Pembatasan jam operasional yang diterapkan sepanjang bulan Ramadan, bertujuan menghormati umat muslim yang menjalankan ibadah puasa,” ujarnya.

Dikatakan Hari, jam buka tutup THM tersebut akan dikoordinasikan pihaknya dengan Pemko Tanjungpinang. Yang mana kemungkinan tempat hiburan tersebut diperbolehkan buka setelah orang melaksanakan Salat Tarawih.

“Bukanya habis salat tarawih, tutupnya sebelum sahur,”kata Hari.

Diterangkan Hari, selama bulan puasa. Pihaknya tidak hanya mengawasi THM dan jam operasionalnya. Namun, akan meningkatkan penjagaan di masjid dan mengerahkan personel serta meningkatkan pengamanan saat sahur.

“Patroli kami tingkatkan. Setiap masjid selama pelaksanaan ibadah akan dijaga oleh personel,” sebutnya. (ias)

Kadishub Laporkan Kebakaran Pelabuhan

0
Kadishub menunjukkan kerusakan bangunan kantor pelabuhan roro di penarik kepada Dirjen Hubdar Puji di kantornya, Kamis (18/5).

batampos.co.id – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga Yusrizal bersama Kabid darat dan Kasi lalulintas mengunjungi Dirjen Perhubungan Darat Pudji Hartanto Iskandar guna melaporkan kebakaran kantor pelabuhan Kapal Roll on Roll off (Roro) di Penarik yang terjadi, Selasa (9/5) sekitar pukul 11.00 WIB. Pelaporan kejadian itu karena bangunan pelabuhan tersebut masih termasuk aset milik Kementerian Perhubungan.

“Kunjungan kami diterima langsung oleh Dirjen Perhubungan Darat Puji Hartanto Iskandar, di Jakarta,” ujar Yusrizal, Kamis (18/5) siang.

Lebih lanjut Yusrizal mengatakan, Dirjen Perhubungan Darat yang pernah menjabat Kapolda Kepri itu meminta rombongan Dishub Lingga untuk menghitung nilai kerusakan bangunan, agar selanjutnya dapat dikucurkan dana bantuan dari pusat. Bantuan dana itu diperuntukkan agar bangunan yang terbakar dapat diperbaiki kembali.

“Tapi pak Puji pesannya hitung yang benar dan jangan korupsi,” ujar Yusrizal.

Karena permintaan Puji untuk lebih cepat melaporkan total nilai kerusakan, Yusrizal langsung akan berkoordinasi dengan timnya agar segera mendapatkan jumlah nilai dana yang diperlukan.

Selain itu, Yusrizal juga mendapat perintah langsung dari Puji agar mencari bangunan lain untuk sementara agar dapat melayani masyarakat di pelabuhan itu. Karena Puji tidak menginginkan jika ada masyarakat yang tidak mendapat pelayanan di pelabuhan tersebut.

Lebih khusus lagi Yusrizal mengatakan, Puji menitipkan agar kejadian kebakaran di pelabuhan penarik tersebut diusut sampai tuntas. Dia juga meminta penyeledikan lebih mendalam terkait kejadian kebakaran yang merusakkan bangunan milik negara itu.

“Pak Puji juga berpesan tegas agar kasus kebakaran di pelabuhan Roro Penarik diusut sampai tuntas,” ujar Yusrizal.

Seperti diberitakan koran ini sebelumnya, Kantor Pelabuhan Roro di Desa Penarik, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, dilalap sijago merah. Namun Kebakaran tersebut mengundang kecurigaan, pasalnya bangunan tersebut belum dipasang jaringan listrik dan belum ada aktifitas setiap malam hari di pelabuhan tersebut. (wsa)

Naskah Amplop USBN Tak Sesuai dengan Isi

0
Kadisdik tinjau USBN di SDN 001 Tebing di hari terakhir. F.Disdik untuk batampos.

batampos.co.id – Selama tiga hari pelaksanaan Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) tingkat Sekolah Dasar (SD), didapati seorang siswa yang tidak mengikutinya. Siswa bernama Ardianto berasal SDS Meral ini, diketahui tidak mengikuti USBN sejak hari pertama.

”Benar, ada satu siswa kita yang tidak ikut USBN. Artinya, siswa tersebut benar-benar mengundurkan diri tidak mau ikut ujian. Padahal pihak sekolah sudah berusaha membujuk untuk ikut ujian,” jelas Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Karimun Riauwati, kemarin (18/5) di ruang kerjanya.

Dengan demikian, secara otomatis siswa tersebut tidak dapat ijazah SD nantinya. Dan hingga besok para pelajar masih melaksanakan ujian semester di masing-masing sekolah. Sedangkan, selama pelaksanaan USBN mulai hari pertama hingga terakhir ada kendala yaitu dalam pembagian naskah USBN. Di mana dalam amplop naskah USBN tertera matapelajaran Bahasa Indonesia, namun setelah dibuka naskahnya soal IPA.

Sehingga, dari Dinas Pendidikan Karimun membuat kebijakan untuk melakukan fotocopy naskah tersebut yang disaksikan oleh pihak pengawas dan sekolah hingga selesai sesuai dengan kebutuhan disekolah. Yang secara otomatis membutuhkan waktu dan diberikan dispensasi waktu bagi pelajar untuk menjawab lembar soal tersebut sesuai dengan waktu yang diberikan 2 jam.

”Jadi selama tiga hari, amplop naskah dengan isi ada yang berbeda. Tapi tidak semua sekolah, ada beberapa sekolah dan terjadi di Pulau Karimun, Kundur dan Moro. Namun, pelaksanaan USBN hingga hari terakhir berjalan lancar,” terangnya.

Ketidak sikronan amplop dengan isi naskah tersebut, tidak ada kesengajaan dikarenakan naskah USBN di datangkan dari Dinas Pendidikan Provinsi Kepri. Dan sudah dibuat laporan secara tertulis kepada dinas Pendidikan Provinsi Kepri. Sementara lembar jawaban di kumpulkan di Dinas Pendidikan Karimun untuk dilakukan pindai, yang kemudian akan diantar ke Dinas Pendidikan Provinsi untuk menentukan penilaian lembar jawaban.

”Semuanya diserahkan ke Disdik Provinsi Kepri. Mudah-mudahan nilai anak-anak kita cukup memuaskan nanti,” kata wanita berjilbab ini. (tri)

Rem Blong, Mobil Patroli Polisi Hantam Warung

0

batampos.co.id – Kecelakaan tunggal kemarin (18/5) kembali terjadi. Kali ini dialami oleh mobil dinas atau mobil patroli milik Polri yang mengalami kecelakaan di Jelutung, Kelurahan Darussalam, Kecamatan Meral Barat akibat mesin mati mendadak.

”Berdasarkan pengakuan dari Bripda Riski bahwa pada awalnya kondisi mobil dalam keadaan stabil. Kemudian, pada saat berjalan dari arah jelutung menuju ke persimpangan tiba-tiba mesin mobil mati mendadak. Sehingga, stir mobil tidak bisa dikendalikan atau sudah keras. Rem juga tidak berfungsi. Akibatnya, mobil terus berjalan dan menabrak warung milik warga setempat,” ujar Kasat Lantas Polres Karimun, AKP Teuku F Kenedy.

Sebelum menabrak warung milik warga, terlebih dulu mobil menabrak pohon-pohon yang ada di sebelah kiri jalan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sebab, warung yang tertabrak mobilo dalam keadaan kosong. Meski demikian, pihaknya telah menemui Fuad Priadi selaku pemilik warung. Kemudian, masalah ini sudah diselesaiklan secara musyawarah dan kekeluargaan.

”Dari peristiwa kecelakaan tunggal ini tidak ada korban jiwa, melainkan hanya korban materil saja. Selain itu, dalam kejadian ini sudah tidak ada permasalahan lagi. Khususnya, terhadap pemilik warung yang kita btemui sepakat untuk berdamai,” jelasnya. (san)