Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13515

27 Ribu Murid Bakal Tak Tertampung di Sekolah Negeri

0
ilustrasi

batampos.co.id – Keterbatasan daya tampung di sekolah negeri setiap Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) selalu terjadi setiap tahun. Meski demikian, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam sendiri belum punya solusi mengatasi persoalan ini. Alasannya, jumlah lulusan tak sebading dengan kemampuan daya tampung di sekolah negeri.

Tahun ini, diperkirakan sekitar 27.051 murid tak bisa ditampung di sekolah negeri, baik di tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP). Data Disdik Kota Batam mencatat lulusan Taman Kanak-Kanak (TK) tahun ini sekitar 25 ribu murid, sedangkan daya tampung SD negeri hanya 10 ribu murid. Sementara lulusan SD sebanya 20.051 murid, tapi daya tampung SMP negeri hanya 8.000 siswa.

“Artinya bakal ada 50 persen murid yang tak tertampung di sekolah negeri,” kata Aman, anggota Komisi IV DPRD Batam usai menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Disdik Kota Batam di gedung DPRD Batam, Batamcenter, Rabu (17/5).

Menurut Aman, jumlah yang cukup signifikan ini harus segera dicarikan solusinya. Aman menilai, pemerintah daerah wajib bekerja sama dengan sekolah swasta. “Kalau hanya mengandalkan sekolah negeri bakal ada 12 ribu sampai 15 ribu murid yang bakal tak tertampung (di SD negeri),” tuturnya.

Aman menambahkan, Disdik harus memiliki pola dan sistem menyelesaikan persoalan PPDB ini. Karena hampir setiap tahun, permasalahan daya tampung sekolah negeri terjadi. “Pemerintah harus duduk bersama membuat pola sistem terbaik. Jangan sampai PPDB tahun ajaran 2017/2018 ini sama seperti tahun lalu,” tegasnya.

Dalam RDP kemarin baru sebatas membahas kapasitas sekolah negeri. Untuk daya tampung sekolah swasta masih belum dibahas. “Tadi (kemarin) Disdik belum bawa data sekolah swasta. Kita rencanakan minggu depan RDP kita lanjutkan, termasuk mengundang perwakilan dari sekolah swasta,” terangnya.

Kepala Disdik Kota Batam, Muslim Bidin mengakui untuk menampung semua di sekolah negeri memang tidak sanggup, makanya Disdik bekerja sama dengan sekolah swasta di PPDB tahun ini. Pria 59 tahun ini mengatakan, siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri bisa melanjutkan pendidikan di sekolah swasta. “Itu salah satu solusinya, dari pada tidak sekolah, lebih baik ke sekolah swasta,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdik Kota Batam, Hernowo menyampaikan tingginya antusias masyarakat untuk bersekolah di negeri memang tidak bisa terhindarkan. Faktor biaya pendidiakan gratis menjadi alasan mereka berbondong-bondong untuk masuk ke negeri. “Masih persoalan biaya,” kata dia usai RDP kemarin.

Dia merinci, daya tampung di tingkat SD negeri, yakni di Kecamatan Bengkong 1.512 murid, Nongsa 972 murid, Sagulung 2.736 murid, Seibeduk 972 murid, Batuaji 1.008 murid, Lubukbaja 864 murid, Sekupang 1.512 murid, Batamkota 1.332 murid, dan Batuampar 504 murid. Sedangkan untuk tingkat SMPN, di Kecamatan Batuaji sebanyak 900 siswa, Belakangpadang 180 siswa, Bengkong 468 siswa, Nongsa 576 siswa, Sagulung 1.620 siswa, Batamkota 1.872 siswa, sisanya sebanyak 1.674 di Sekupang, Seibeduk, dan Lubukbaja.

Hernowo menambahkan, siswa yang tidak tertampung di negeri bisa melanjutkan ke sekolah swasta. Saat ini terdapat 626 SD swasta dan 712 SMP swasta yang siap menampung. “Yang merasa mampu bisa ke swasta biar yang tidak mampu belajar di negeri,” ucapnya. (rng/cr17)

PN Tanjungpinang Eksekusi Lahan Sengketa

0
Petugas melakukan eksekusi lahan sengketa di simpang tiga Pasaraya Bintan 21, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Rabu (17/5). F.Osias

batampos.co.id – Sempat membawa polemik dan menjadi sengketa. Pengadilan Negeri Klas IA Tanjungpinang, melakukan eksekusi lahan seluas 12 ribu meter persegi di simpang tiga Pasaraya Bintan 21, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Rabu (17/5) pagi.

Pelaksanaan eksekusi tersebut dilakukan Panitera PN Tanjungpinang, Iyus Suryana, untuk diserahkan kepada pemohon eksekusi Atan Djoni, melalui kuasa hukumnya Mohammad Indra Kelana.

Ditemui di lokasi lahan yang hendak di eksekusi tersebut, Iyus Suryana, mengatakan eksekusi tersebut dilakukan guna memenuhi isi putusan yang telah berkekuatan hukum tetap (inckraht) berdasarkan putusan Kasasi Mahkamah Agung RI nomor 1408 K/PDT/2014. Sedangkan pelaksanaan eksekusi tersebut berdasarkan surat penetapan Ketua PN Tanjungpinang nomor 06/Pen.Eks.G/2016/PN.Tpg junto nomor 19/Pdt.G/2012/PN TPI.

“Putusan kasasi tersebut memenangkan Stan Djoni sebagai pemilik lahan yang sah berdasarkan hukum dan bukti kepemilikan dengan surat lawasnya yang berasal dari Balai Harta Peninggalan (BHP),”ujar Iyus.

Sementara itu Kuasa Hukum Atan Djoni, Indra Kelana mengatakan dengan telah dieksekusinya lahan tersebut. Pihaknya mengucapkan terima kasih. Meskipun awalnya lahan milik Atan Djoni sebelumnya seluas 18 ribu meter persegi, namun saat ini hanya tersisa 12 ribu meter persegi ia pun tidak mempersoalkannya.

“Yang terpenting adalah hukum dan keadilan telah ditegakkan. Kami juga mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang membantu menjaga wibawa hukum di Indonesia,”ucapnya.

Pantauan di lapangan, pelaksanaan eksekusi yang dilakukan oleh Panitera PN Tanjungpinang, dijaga ketat pihak Kepolisian dan TNI. Hal itu untuk mencegah terjadinya keributan oleh tergugat yang sebelumnya mengklaim tanah atau lahan tersebut miliknya.(ias)

Sebulan Kebut Tatib Pemilihan Wagub

0

batampos.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Riau menindaklanjuti rekomendasi Kementerian Dalam Negeri agar lekas membentuk panitia khusus (Pansus) pemilihan wakil gubernur.

Melalui sidang paripurna, Rabu (17/5) kemarin, sebanyak 29 anggota legislatif yang hadir telah menyepakati pembentukan panitia khusus.

“Semuanya semangat dengan pembentukan pansus wagub ini. Makanya paripurna ini kuorum dengan dihadiri 29 anggota dewan,” kata Wakil Ketua II DPRD Kepri, Husnizar Hood yang memimpin sidang paripurna, kemarin.

Surya Makmur Nasution, anggota dewan dari Partai Demokrat disepakati menjadi Ketua Pansus Wagub didampingi Sahat Sianturi sebagai wakilnya. Husnizar mengingatkan kepada tim pansus ini agar lekas bekerja dan jangan membuang waktu. Mengingat masa kerja dalam sebulan ini adalah penyusunan tata-tertib pemilihan wagub.

“Tatib itu harus lekas diselesaikan, karena dari tatib itu akan jadi dasar hukum selanjutnya pembentukan panitia pemilihan (panlih). Kamimengikuti dan melaksanakan rekomendasi yang diberikan hasil dari konsultasi dengan Kemendagri itu,” kata Husnizar.

Terpisah, Wakil Ketua Pansus Pemilihan Wagub, Sahat Sianturi mengaku optimistis masa kerja sebulan ini adalah durasi yang cukup untuk merampungkan penyusunan tatib pemilihan wagub. Sekaligus Sahat menekankan bahwa tim pansus yang terbentuk ini sama dengan pansus-pansus lain yang sudah ada selama ini.

“Tidak ada yang spesial. Kami yakim bisa lekas merampungkan tatib. Tidak ada kesulitan yang berarti untuk menjalankan tupoksi ini,” tegas Sahat. (aya)

Biasakan Hidup Jujur dan Bersih

0

batampos.co.id – Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengajak semua aparat untuk membiasakan hidup jujur dan bersih. Keberadaan KPK tidaklah untuk menyaingi polisi atau jaksa, tetapi untuk menjaga agar polisi dan jaksa tidak terkontaminasi dalam ranah korupsi.

“Itulah yg ingin kita wujudkan. Aparat yang bersih. Siapapun orangnya dan apapun bentuk penyelewengannya harus kita tindak jika terindikasi merugikan negara,” kata Basaria saat rapat koordinasi bersama para Aparat Penegak Hukum (APH) serta APIP Provinsi Kepri, di ruang rapat utama lantai 4, kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (16/5).

Hadir pada kesempatan ini Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun, Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah, Kapolda Kepri Sam Budigusdian, Wakajati Kepri, para Kajari se Kepri dan Kapolres se Kepri.

Rapat ini merupakan tindak lanjut atas komitment bersama dalam melakukan pemberantasan korupsi disegala lini di tubuh pemerintahan. Pertemuan ini diawali dengan MoU yang sudah dilakukan sehari sebelumnya.

Menurut Basaria, koordinasi ini dilakukan dengan harapan kedepannya tidak ada lagi tindakan represif yang harus dilakukan.

“Kerjasama kita ini harus menjadi satu kesatuan yang tak terpisahkan.Kerja maksimal untuk mendeteksi segala sesuaitu yang berpotensi ada tindakan korupsi. Inspektorat selaku APIP agar bisa dengan baik di tingkat internal sehingga tidak sampai ke polisi, kejaksan dan KPK. Inilah tugas inspektorat daerah,” kata Basaria.

Gubernur Nurdin pada kesempatan ini, menegaskan bahwa Pemerintan Daerah sangat membutuhkan saran dan masukan dari banyak kalangan. Terutama menyangkut komitment terkait pemberantasan korupsi ini. Oleh karena itu Nurdin berterimakasih kepada pimpinan KPK yang sudah sudi untuk melakukan koordinasi para aparat penegak hukum.

“Kita sangat komit dengan masalah pemberantasan korupsi ini. Kita semua ingin Kepri ini sejahtera, tentram, aman dan damai. Sehingga investor bisa banyak lagi berinvestasi. Semoga dengan komitment ini berdampak baik disegala lini,” kata Nurdin.

Hal Senada disampaikan juga oleh Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah. Bahwasanya Kepri sangat komitment untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih. Untuk itu memerlukan bimbingan dari Pemerintah Pusat.

Sementara itu, Kapolda Kepri Irjend Pol Sam Budigusdian mengatakan rakor ini merupakan wahana untuk meningkatkan komunikasi, koordinasi dan saling sharing satu sama lain. (bni)

Pembangunan Pelabuhan Pulau Terdepan Dikebut

0

batampos.co.id – Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Tarempa, Anang Santosa mengatakan penyelesaikan pembangunan pelabuhan di pulau-pulau terdepan yang ada di Natuna dan Anambas terus dikebut oleh Pemerintah Pusat.

“Lewat APBN 2017 ini, untuk empat pelabuhan di Natuna dan Anambas kita mendapatkan dukungan sebesar Rp 53 miliar,” ujar Anang Santosa, Rabu (17/5) di Tanjungpinang.

Menurut Anang, di tahun 2017 ini dua pelabuhan yang dipastikan rampung pekerjaannya adalah Pelabuhan Letung dan Midai. Bahkan untuk Pelabuhan Letung kapal sudah bisa bersandar. Masih kata Anang, mendesaknya penyelesaian pelabuhan di pulau terdepan adalah upaya untuk memperbaiki sistem konektivitas di Provinsi Kepri.

“Kita perkirakan tahun 2017 Pelabuhan Letung dan Midai selesai. Kemudian untuk tahun 2018 mendatang yang akan dirampungkan adalah Pulau Subi dan Pulau Laut,” papar Anang.

Disebutkan Anang, untuk Pulau Laut dan Pulau Subi progresnya sudah mencapai 70 persen. Sedangkan untuk Letung dan Midai sudah diatas 90 persen. Masih kata Anang, untuk Pulau Subi tinggal sisi darat dan penambahan trestle. Begitu juga dengan Pulau Laut.

Pria yang akrab disapa Anang tersebut berharap tahun depan tidak ada pemangkasan anggaran. Karena apabila anggaran dipangkas tahun 2018 mendatang untuk Pulau Laut dan Pulau Subi belum bisa diselesaikan.

“Adanya pemangkasan anggaran membuat rencana pembangunan berubah. Sehingga butuh waktu lagi untuk menyelesaikan pekerjaan. Padahal target awal di 2017 ini semuanya sudah rampung,” tutup Anang Santosa.(jpg)

Di Laut, Pemuda Kepri Harus Berjaya

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun bersama OKP, Mahasiswa dan pelajar foto bersama menjelang pelepasan kapal pemuda Kepri yang berlayar di perairan Kepri, Rabu (17/5). F. Humas Pemprov Kepri untuk Batampos.

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun yakin pemuda Kepri adalah generasi yang teguh dan terus belajar tanpa mengenal waktu. Hal ini dismapaikan Nurdin saat pelepasan KRI Teluk Ende 517 di pangkalan utama TNI AL IV Fasharkan Mentigi, Tanjunguban, Rabu (17/5).

“Semoga pelayaran ini membantu membentuk karakter para pemuda. Selama belayar, semoga peserta dapat mempelajari banyak dari perjalanan ini dan mendapatkan pengetahuan yang baru,” kata Nurdin saat Kapal Pemuda Kepri yang menggunakan

Kapal ini akan berlayar selama 6 hari. Pelayaran bermula dari Tanjunguban menuju Tarempa. Pelayaran dilanjutkan ke perairan Laut Natuna. Adapun jumlah pemuda yang ikut dalam misi ini berjumlah 300 orang terdiri dari OKP, mahasiswa dan pelajar.
Menurut Nurdin, Kepri ini merupakan daerah kepulauan, lebih besar lautan daripada daratannya. Maka dari itu di laut generasi Kepri harus lebih jaya.

“Melalui pelatihan pelayaran ini agar generasi muda Kepri mendapatkan pengalaman dan pengetahuan. Meningkatkan kesadaran cinta tanah air serta nasionalisme tentu saja dapat dilaksanakan dengan berbagai cara, salah satunya dengan kegiatan Pelayaran dengan menggunkan KRI milik TNI AL Ini,” kata Nurdin.

Selama pelayaran para pemuda akan ditempa dalam hal pembentukan karakter dan mainset pemuda di bidang kemaritiman.

Nurdin juga berpesan, yang terpenting tidak ada generasi muda Kepri yang terlibat narkoba. Karena itu jelas salah, salah secara hukum dan jelas tidak dibolehkan agama.

KRI Teluk Ende 517 ini dinakhodai oleh Letkol Laut (P) Djawara Heny Twies Whimbo. Memiliki kemampuan beaching untuk melaksanakan pendaratan pasukan di pantai, sebagai kapal angkut personel, dilengkapi dengan materil tempur dan helly sehingga menjadi salah satu sarana perang terbaik dengan sistem senjata canggih yang dimiliki TNI AL saat ini.

Hadir pada kesempatan ini Wadanlantamal IV Tanjungpinang Kolonel Dwika Tjahja Setiawan, Danlanud Kolonel Pnb Ign. Wahyu Anggono, Kasilog Makorem 033 Wirapratama Simanjuntak dan Kadispora Kepri Maifrizon. (bni)

MCK Milik Daerah Dijual Kades Rp 5 Juta

0
WC umum peninggalan pemerintah Natuna yang dijual Rp 5 juta. F Syahid/batampos.

batampos.co.id –  Aset daerah berupa MCK (mandi, cuci, kakus) yang merupakan aset limpahan dari pemerintahan Natuna tahun 2013 silam diketahui telah dijual oleh Kades Desa Tebang, Bustami. MCK tersebut dijual ke orang terdekatnya dengan harga Rp 6 juta.

Saat dikonfirmasi, Bustami mengakui kalau aset daerah berupa MCK memang sudah dijual. Tapi ia menegaskan yang menjual bukan dirinya. Menurutnya, saat itu ia bermaksud mengalihfungsikan MCK tersebut. Diakuinya uang yang diterima dari pembeli yang berinisial S, sebanyak sekitar Rp5 juta lebih akan digunakan untuk membangun ruang tunggu pelabuhan Tebang pada 2014.

Menurutnya alih fungsi itu sudah dilakukan melalui keputusan rapat dengan BPD, RT dan RW. Bukti rapat juga ada, penyerahan uang juga ada lengkap dengan kwitansi.

MCK itu harus dibongkar karena selain kondisi fisik bangunan yang sudah buruk, MCK tersebut dikabarkan sering digunakan untuk pasangan mesum sehingga sesuai hasil rapat disepakati bersama agar MCK itu dijual dan uangnya digunakan untuk pembangunan ruang tunggu pelabuhan Tebang.

Sementara itu Kepala Bidang Aset Badan Keuangan Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas Syarif Ahmad, mengatakan jika aset daerah apapun bentuknya tidak bisa dijual dengan cara dan alasan apapun. Jika dijual kepada pihak lain tanpa melalui prosedur yang sesuai maka akan dikenakan sangsi administratif dan sangsi pidana.

“Aset daerah itu tidak bisa dijual kecuali melalui proses lelang seperti kendaraan dinas atau rumah dinas,” ungkapnya kepada wawrtawan kemarin.

Mengetahui hal ini pihaknya yang akan menindaklanjuti masalah ini hingga dimenemui titik penyelesaian. (sya)

 

 

79 KK Desa Sawang Selatan Tunggu Bantuan Rumah Layak Huni

0

batampos.co.id – Puluhan warga miskin di Pulau Kundur masih menunggu program bedah rumah layak huni yang sebelumnya dilakukan Pemerintah Provinsi Kepri.

“Sampai sekarang warga masih menunggu untuk mendapatkan bantuan bedah rumah. Karena kondisi ekonomi mereka benar-benar tidak mampu. Hasil pendataan yang kita lakukan mereka layak mendapat bantuan bedah rumah mengingat kondisi tempat tinggal mereka,” ujar Kepala Desa Sawang Selatan Sukiran, Rabu (17/5) kemarin.

Program bedah rumah dinilai membantu warga miskin untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak huni. Seperti dirasakan sejumlah warga yang sebelumnya tinggal di rumah tidak layak huni (RTLH) sekarang mereka mendapat bantuan rumah layak huni.

Sukiran mengaku, masih ada 79 kepala keluarga (KK) yang mengantri mendapat bantuan program bedah rumah layak huni. Berdasarkan hasil pendataan 2015-2016, terdapat 79 KK warga tinggal di pondok kurang layak huni. Diharapkan Pemerintah Provinsi Kepri melanjutkan kembali program bantuan rumah layak huni untuk warga kurang mampu. (ims)

Puskesmas Kundur Barat Kekurangan Dokter Umum

0

batampos.co.id – Tingginya angka pasien yang berobat di Puskesmas Kundur Barat, membuat petugas pelayanan kesehatan kewalahan. Pasien yang datang rata-rata 50 sampai 70 orang per hari dengan dilayani dua dokter umum, dan satu dokter gigi.

Di sisi lain, Puskesmas Kundur Barat bakal menuju akreditas serta manajemen berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Untuk meningkatkan pelayanan, Puskesmas Kundur Barat harus menambah tiga dokter umum lagi.

“Selama ini, Puskesmas Kundur Barat hanya ada dua dokter umum, dan satu dokter gigi yang melayani pasien yang jumlahnya lumayan banyak. Untuk melayani banyaknya pasien idealnya harus ada lima orang dokter umum, sementara satu dokter gigi sudah cukup,” ungkap Kepala Puskesmas Kundur Barat, Syarial, Rabu (17/5) kemarin.

Penambahan tiga dokter umum tersebut untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Mengingat, Puskesmas Kundur Barat menuju akreditasi serta pelayanan badan layanan umum daerah (BLUD). Dengan demikin dituntut untuk kesiapan tenaga medis juga meningkatkan pelayanan kesehatan.

“Kita harapkan dengan BLUD serta akreditasi nantinya akan ada penambahan dokter umum,” harapnya.

Syarial juga mengatakan jika tahun depan akan dibangun gedung ruang rawat inap guna melayani pasien rawar inap. Karena selama ini jika ada pasien rawat inap harus dibawa ke Pusekesmas Tanjungbatu yang memakan jarak tempuh lumayan jauh. Dengan adanya pelayanan ruang rawat inap nantinya masyarakat Kundur Barat tidak perlu lagi ke Tanjungbatu. (ims)

Pencet Tombol Mobil Incaran Hadir di Depan Mata, hanya di Singapura

0

Beli mobil mewah di Singapura kini semudah beli makanan atau minuman (mamin) ringan. Tinggal pencet tombol, dua menit kemudian mobil incaran sudah di depan mata. Ya, saat ini di negeri jiran (tetangga) itu berdiri vending machine alias mesin penjual otomatis tertinggi dan terbesar di dunia. Tapi bukan menjual mamin, melainkan mobil-mobil mewah seperti Bentley, Ferrari, dan Lamborghini.

Mesin penjual mobil otomatis itu sejatinya adalah showroom milik Autobahn Motors. Showroom dengan desain futuristik tersebut dibuka Desember tahun lalu. Bangunan setinggi 15 lantai itu dikelilingi kaca tembus pandang.

Ada 60 mobil dari berbagai merek kenamaan yang dipajang. Saat calon pembeli datang, mereka cukup berada di lantai dasar. Sudah ada layar sentuh dengan gambar-gambar mobil di showroom tersebut yang disediakan untuk konsumen. Mereka tinggal memencet gambar mobil mana yang ingin dilihat atau dicoba.

General Manager Autobahn Motors Gary Hong mengungkapkan, awalnya showroom itu dibuat agar penggunaan lahan lebih efisien. Selain itu, supaya lebih menarik dibandingkan milik kompetitor.

”Kami membutuhkan tempat yang bisa menyimpan banyak mobil. Kami juga ingin sesuatu yang kreatif dan inovatif,” ujar Hong.

Ide itu muncul saat Hong pergi bersama anaknya ke toko mainan. Di sana dia melihat displai mobil mainan yang dipajang bertumpuk.

”Kami memutuskan membangun sesuatu yang berbeda,” tambahnya.

Selain mobil mewah, Autobhan Motors juga punya koleksi klasik seperti Morgan Plus 4 keluaran 1955.

Sejatinya, gedung seperti milik Autobhan Motors bukan satu-satunya di dunia. Bangunan serupa juga ada di Jepang dan Amerika Serikat (AS). Situs jual beli mobil bekas online di AS, yaitu Carvana memiliki beberapa mesin penjual mobil otomatis di beberapa kota. Namun tak ada yang setinggi milik Autobahn Motors. (Reuters/Fortune/sha/oki/jpgroup)