Sabtu, 9 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13518

Razia Sajam dan Narkoba Dapatnya Kondom

0

batampos.co.id – Jajaran Polres Tanjungpinang, menggelar razia multi sasaran di depan Komplek Pinlang Mas, Bintan Centre, Sabtu (13/5), sekitar pukul 22.00 WIB. Targetnya yakni pengendara yang membawa senjata tajam dan narkoba. Namun, dalam razia yang dilaksanakan kurang lebih satu jam. Petugas hanya menemukan kondom yang dibawa salah satu pasangan muda mudi.

Pantauan di lapangan, seluruh pengendara baik roda dua dan empat yang berjalan dari arah kilometer 10 menuju ke kilometer Delapan diperiksa petugas. Tak hanya mengecek kelengkapan surat kendaraan, petugas juga memeriksa barang bawaan para pengendara. Polisi juga mengingatkan kepada pengendara yang melanggar aturan lalu lintas untuk mematuhinya.

Masih pantauan di lapangan, saat sedang melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan salah seorang pengendara motor Suzuki Satria Fu, petugas malah menemukan alat kontrasepsi (Kondom) yang disimpan di dalam dompet pengendara motor itu. Namun, pengendara yang diketahui bernama Arya, mengaku bahwa kondom yang berada di dalam tas tersebut bukan miliknya melainkan milik temannya.

”Ini tas temanku yang dititipkan ke aku, kondom itu bukan milik aku. Saya hanya mau mengantar teman wanita saya ini pulang ke rumahnya, kami dari Jalan-jalan ke Kijang,” ujar pengendara itu kepada polisi yang memeriksa tas bawaannya.

Sementara itu, Kapolres Tanjungpinag, AKBP Joko Bintoro, melalui Kabag Ops, Kompol Hari yoyono, mengatakan operasi multisasaran yang dilaksanakan pihaknya ini untuk meminimalisir tindakan kriminal dan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan yang sebentar lagi akan di jalani umat muslim.

”Sasarannya (cipkon) bagi pengendara yang membawa senjata tajam, narkoba, dan kendaraan yang tidak dilengkapi dengan surat-suratnya,” ujar Hari, disela-sela kegiatannya.

Dikatakan Hari, dalam kegiatan yang dilaksanakan tersebut, pihaknya tidak menemukan adanya pengendara yang kedapatan membawa narkoba dan juga sajam.

” Kami hanya menahan satu kendaraan karena surat-suratnya tidak lengkap. Tadi ada juga anggota yang memeriksa barang bawaan pengendara menemukan kondom,”kata Hari.

Diterangkan Hari, operasi seperti yang dilakukajn pihaknya malam kemarin ini akan rutin dilakukan pihaknya dengan sasaran tempat hiburan malam, kos-kosan, balap liar, pedagang mrcon dan juga praktek perjudian.

”Sebelum puasa kami akan laksanakan di tempat hiburan. Kegiatan akan terus dilakukan untuk menciptakan suasana kota Tanjungpinang tetap kondusif,”ucapnya.(ias)

Bunga Dicabuli dan Dirampok

0

batampos.co.id – Aksi pencabulan terhadap anak di bawah umur, kembali terjadi di Tanjungpinang. Kali ini, Bunga, 16, warga Seijang, dicabuli saat sedang menjaga toko, Sabtu (13/5) sekitar pukul 10.15 WIB. Selain itu, pelaku yang belum diketahui identitasnya itu juga menggasak uang Rp 150 ribu dari meja kasir.

Informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban sedang menyeterika pakaian di dalam toko. Tiba-tiba pelaku mendatangi korban dan berpura-pura menawarkan pakaian. Melihat korban sedang sendiri di dalam toko, pelaku pun kemudian mengancam korban dengan gunting dan meminta sejumlah uang. Saat mengancam, pelaku juga meraba-raba bagian tubuh korban.

Masih informasi yang dihimpun, pelaku juga memaksa korban untuk menuju ke toilet lalu membenturkan kepala korban ke tembok. Korban juga disuruh pelaku untuk membuka celana yang mana kemudian pelaku mengajak korban untuk berhubungan intim. Namun, saat hendak disetubuhi, korban berteriak minta tolong, teriakan tersebut didengar oleh orang tuanya yang berada di lantai dua rumahnya itu langsung turun. Sementara karena teriakan korban, pelaku langsung melarikan diri.

Kapolsek Bukit Bestari Kompol Arbaridi Jumhur, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihaknya pun saat ini sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa pelakunya. ”Laporan dari korban sudah kami terima dan masih kami lakukan penyelidikan,”ujarnya, Minggu (14/5).

Dari pengakuan korban, kata Jumhur, saat melakukan aksinya pelaku menggunakan helm dengan ciri-ciri berbadan kurus dan berkulit putih.

”Pelaku belum sempat memperkosa korban, hanya sebatas raba-raba saja, Hasil visum juga menunjukkan tidak ada luka di alat vital korban,” kata Jumhur.

Jumhur pun berjanji, akan mengusut kasus ini sampai tuntas. Pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan fdengan memintai keterangan saksi. ”Masih kami lakukan pengejaran. Mudah-mudahan cepat ditangkap,” pungkasnya.(ias)

3 Atlet Kenya Raih Kemenangan

0
Bupati Bintan Apri Sujadi, melepas pembukaan perhelatan Ecorun Mapur Island 2017, yang diikuti 47 peserta yang berasal dari dalam dan luar negeri, di Pulau Mapur, Sabtu (13/5). F Choky Nainggolan/Batam Pos

batampos.co.id – Tiga atlet dari asal negara Kenya berhasil meraih kemenangan dalam perhelatan Ecorun Mapur Island di Pulau Mapur Kecamatan Bintan Pesisir, Sabtu (13/5).

Ketiga pria berkulit hitam ini berhasil mencapai garis finish dengan melewati rute jalan terjal yang menempuh jarak 5 Kilometer dengan waktu 30 menit.

Diantaranya, juara pertama dimenangkan Steven Cho, 32, disusul juara 2 diraih Gilbert Mugin 29, serta posisi ketiga direbut Samson Karega Kamau, 28.

Sedangkan untuk kategori putri, seluruhnya berhasil dimenangkan pelari wanita dari komunitas Batam Free Atlet diantaranya, juara satu diraih Ratna Dewi Susanti 31, dilanjutkan dengan raihan posisi dua direbut Rebonis 28, serta posisi ketiga diraih Tita Amin, 26.

Para pemenang ini mendapatkan tropi penghargaan, serta uang pembinaan jutaan rupiah yang diberikan langsung oleh Bupati Bintan Apri Sujadi, yang turut hadir membuka perlombaan yang berlangsung selama dua hari tersebut.

Steven Cho mengaku senang dengan digelarnya perhelatan lomba lari perdana yang mengangkat nuansa pariwisata tersebut.

Steven mengaku baru pertama kali mengikuti kompetisi lomba lari yang menghadirkan tantangan dengan melewati medan berbukit ditambah jalanan berpasir di tepi pantai.

“Saya baru pertama kalinya mengikuti lomba lari yang menantang seperti ini. Betul-betul melelahkan. Medannya juga lumayan berat, ditambah lagi cuacanya juga cukup ekstrim,” ungkapnya, Minggu (14/5).

Hal yang sama juga diungkapkan Ratna Dewi Susanti. Ia mengaku sangat tertantang untuk menyelesaikan perlombaan Ecorun Mapur Island.

Meskipun banyak menghabiskan tenaga untuk menyelesaikan rute sejauh lima Kilometer, namun semua rasa lelah yang dirasakan sedikit terobati karena, pemandangan di Mapur betul-betul menghadirkan keindahan alam yang mempesona.

“Ini baru pertama kalinya ikut kompetisi lari di Bintan. Tantangan rutenya sangat ekstrim. Tapi bagus, sebab nuansa alam yang disuguhkan sangat indah, karena melalui jalan pasir di tepi pantai,”

Dewi berharap acara seperti ini bisa terus berlanjut, hingga seterusnya, dengan menghadirkan lebih banyak lagi peserta, baik dari dalam maupun luar negeri.

“Mudah-mudahan tahun ke tahun acara ini bisa dilaksanakan lagi. Kegiatannya sangat positif dan sangat mengacu adrenalin,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Panitia Ecorun Mapur Island, Andrinal mengatakan penyelenggaraan lomba lari yang perdana digelar ini bertujuan untuk mengenalkan potensi pariwisata di Pulau Mapur kepada masyarakat luas.

Selain itu juga, panitia berharap dengan penyelenggaraan Ecorun ini bisa menumbuh kembangkan kecintaan masyarakat terhadap ekosistem alam yang sudah semestinya dijaga dan dirawat sebagai suatu anugrah yang dikarunia sang pencipta.

“Memang untuk penyelenggaraan Ecorun Mapur Island ini, masih banyak kekurangan. Karena penyelenggaraan ini kami laksanakan atas swadaya dari masyarakat dengan dinas terkait di Pemerintah Daerah Bintan,” terangnya.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa memberikan dampak positif untuk kemajuan wisata Bintan,” imbuhnya. (cr20)

 

Pulau Mapur Krisis Air Bersih

0

batampos.co.id – Kurangnya ketersediaan air bersih menjadi masalah utama yang masih dirasakan warga Pulau Mapur.

Pasalnya hingga saat ini, warga hanya bisa mengandalkan dua sumur yang berasal dari mata air untuk memenuhi kebutuhan sehari-sehari, seperti untuk minum, mandi, dan lainnya.

“Hampir semua warga disini (Pulau Mapur, red) ngambil air bersih ya di sumur yang ada di sekolah SD, dan SMP di Kampung Deniang, yang berjarak satu Kilometer dari pusat kantor Desa,” ujar Zulkifli, Ketua RT 02, Kampung Deniang, Desa Mapur, Minggu (14/5).

Pria yang akrab disapa Amad ini menjelaskan di Desa Deniang tersebut, sebenarnya sudah sempat dibangun tiga SPAM, yang dialirkan melalui tiga danau buatan, dimana airnya berasal dari mata air.

Namun hingga saat ini ketiga SPAM tersebut belum juga bisa difungsikan.

“Padahal sudah ada SPAM yang dibangun dari pembangunan yang pertama tahun 90 hingga yang ketiga dibangun tahun 2016. Namun belum berfungsi, sehingga tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sampai sekarang,” terangnya.

Pria berumur 48 tahun ini mengakui untuk pembangunan SPAM yang ketiga, sempat airnya mengalir ke kran rumah warga selama satu bulan lebih, namun air yang dikeluarkan hasilnya kotor dan berlumpur, sehingga tidak bisa digunakan oleh warga.

“Pernah setahun lalu, hampir dua bulan airnya jalan, namun tidak maksimal karena airnya kotor. Gak tahu kenapa bisa gitu?” sebutnya.

Padahal lanjutnya semua kelengkapan pipa untuk pengaliran air sudah terpasang rapi di rumah warga.

“Kami betul-betul tak tahu apa yang menjadi kendala, sehingga SPAM yang sudah terbangun tidak berfungsi.” imbuhnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Warga Desa Deniang One, 41. Ia mengakui air bersih merupakan kebutuhan utama yang saat ini sangat diperlukan warga di desa tersebut.

“Sulit kami dapat air bersih. Itu pun kalau mau air bersih mau tak mau harus ngambil jauh dari sini,” terangnya.

Ia berharap Pemkab Bintan, bisa segera mencarikan solusi atas permasalahan air bersih tersebut, sehingga segala kebutuhan untuk aktifitas sehari-sehari warga di Desa Mapur, bisa segera terpenuhi.

“Mudah-mudahan pemerintah daerah bisa mendorong untuk segera mengupayakan agar SPAM yang sudah terbangun bisa berfungsi. Sehingga warga tidak kesulitan lagi untuk mencari air bersih,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Bintan Apri Sujadi, mengakui keterbatasan untuk ketersediaan air bersih memang menjadi kendala yang dirasakan warga Pulau Mapur saat ini.

“Saya sudah dengar langsung keluhan dari masyakat disini (Mapur, red). Benar mereka sulit mendapat air bersih,” ujar Apri, dalam kunjungan kerjanya di Pulau Mapur, Minggu (14/5).

Politisi partai Demokrat ini menuturkan keluhan warga terkait keterbasan air bersih ini, tentunya akan ditampung oleh Pemkab Bintan, untuk segera dicarikan solusinya.

“Kami akan segera rundingkan permasalah ini dengan Pemerintah Pusat. Sebab melihat letak geografis wilayahnya, Mapur ini termasuk pulau terluar, jadi untuk penyediaan air bersih, kami akan mencoba memanfaatkannya melalui dana APBN, yang termasuk dalam anggaran daerah perbatasan,” terangnya.

“Mudah-mudahan setelah nanti kami sampaikan, Pemerintah Pusat bisa cepat menanggapi ini, sehingga penyaluran air bersih untuk masyarakat Pulau Mapur bisa segera terpenuhi,” harapannya. (cr20)

Tips Cegah Lonjakan Tagihan Air

0
Seorang petugas ATB tengah memberikan penjelasan terkait keluhan yang disampaikan oleh konsumen saat berkunjung ke kantor ATb di Sukajadi, Batam.
foto: DOK/ATB

Masa sekarang nih, apa – apa harga cenderung naik. Untunglah tarif air ATB Batam tidak naik.

Yang perlu dilakukan pelanggan air ialah mencegah terjadinya lonjakan pemakaian air.

Ada tipsnya. Perhatikan keterangan dibawah ini;

1. Cek Kebocoran

Setiap air yang mengalir, baik yang digunakan dengan sepengetahuan Anda maupun tidak diketahui, akan tercatat pada meteran air yang telah dipasang di rumah.

Anda pun harus tetap membayar air yang yang bocor tersebut, walau tak digunakan sama sekali. Oleh karena itu, lakukanlah pemeriksaan keran, pipa, dan saluran air lainnya di rumah secara rutin.

2. Hemat Air

Langkah penghematan air di rumah bisa dilakukan dengan cara berbagai cara, dimulai dari cara yang mudah. Misalnya, tidak membiarkan keran tetap mengalir ketika tengah menggosok gigi atau mencuci piring dengan sabun.

Dengan melakukan hal tersebut, tiap orang di rumah Anda dapat mengurangi pemaikaian air hingga 4 liter per menitnya.

Membatasi waktu mandi dan menggunakan shower atau pancuran juga sangat membantu mengurangi pemakaian secara signifikan.

Lalu, jangan membuang benda-benda seperti kertas, tisu, bekas pembalut ke dalam kloset karena membutuhkan air yang cukup banyak untuk mendorong sampah tersebut masuk ke dalam saluran.

3. Gunakan Penampungan Air

Cara ini bisa Anda lakukan terutama di tengah musim hujan seperti ini. Taruh ember atau wadah-wadah lainnya di luar rumah.

Anda bisa menyimpannya dan menggunakannya untuk menyiram tanaman ketika hari tengah kering. Jangan lupa tutup ember atau wadah tersebut agar tidak menjadi sarang nyamuk untuk bertelur.

Air tersebut juga bisa Anda manfaatkan untuk mencuci motor atau mobil Anda. Namun, jangan langsung pakai air tersebut melainkan endapkan dulu agar pasir-pasirnya tidak ikut terbawa dan menggores bagian bodi kendaraan Anda. Sebagai informasi, mencuci mobil kira-kira akan menghabiskan 150 liter air.

4. Efisien

Salah satu cara mengefisiensikan pemakaian air adalah mengetahui waktu-waktu yang tepat untuk menyiram tanaman.

Jangan menyiram tanaman di siang hari karena panas dari matahari akan membuat air cepat menguap. Jangan pula menyiram halaman secara berlebihan serta menyirami lebih cepat dari kemampuan tanah untuk menyerap air.

5. Kalibrasi

Ketika Anda telah mencatat penggunaan air dengan seksama namun tagihan Anda tetap membengkak, ada baiknya Anda dapat meminta pengecekan ke ATB untuk melakukan penyesuaian jumlah air yang keluar dengan laju pergerakan angka pada meteran (kalibrasi).

Dengan begitu, Anda akan mengetahui jika ada kesalahan yang terjadi atau terjadi kebocoran pada rumah Anda. (rilis)

Tiga Pengedar Sabu Diringkus

0

batampos.co.id – Jajaran tim buser Satnarkoba Polres Anambas membekuk tiga orang yang diduga sebagai pemakai sekaligus pengedar sabu-sabu. Diantaranya yakni R Alias S, MI Alias H dan H alias AM. Mereka ditangkap pada waktu yang bersamaan yakni pada 29 April lalu.

Ketiga orang ini berinisial R alias S barang bukti yang disita antara lain 1 bungkus plastik bening yang berisakan 1 plastik bening sedang kemudian satu plastik bening sedang juga dengan berat sekitar masing-masing 0,27 gram sabu. Kemudian 1 buah motor xtrail, 1 dompet serta ponsel merek samsung.

Sedangkan tersangka MI alias H, dengan barang bukti 1 bungkus kertas yang dibalut dengan isolasi bening berisikan satu bungkus kertas tertulis angka 7, kemudian uang senila Rp327 ribu, dan hp merek asus.

“Sementara untuk tersangka dengan inisial H alias AM barang bukti, 1 nokia E71, satu Hp Merk Oppo, dan satu Hp Merek samsung warna putih, barang bukti sudah kita amankan dari tersangka untuk pengembangan selanjutnya baik untuk proses sidik maupun lidik kedepan,” ungkap Kapolres Anambas AKBP. Junoto, saat menggelar konfrensi pers di Mapolres Anambas Sabtu (13/5) kemarin

Ketiga tersangka akan dijerat pasal 112 ayat 2 kemudian pasal 114 ayat 1 dan atau pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Kita akan terus mendalami kasus ini dengan tetap menargetkan pelaku lainnya yang diduga telah lama beroperasi di Anambas,” ungkapnya.

Ketiga tersangka sebelumnya memang sudah diintai gerak geriknya. R ditangkap di Temburun, MI disamping gereja GPIP, dan H ditangkap di rumah jalan diponegoro. Ketiga nya merupakan satu komplotan atau jaringan pengedar narkoba. (sya)

Gaji Ratusan Karyawan Perusda Belum Dibayar

0
Wakil Bupati Natu Ngesti Yuni Suprapti membawas persoalan perusda bersama DPRD, Kamis (12/5). Aulia Rahman/batampos.

batampos.co.id – Kondisi keuangan Perusahaan Daerah sejak tahun 2016 lalu yang terseok-seok tidak hanya merumahkan ratusan karyawan. Namun hingga saat ini Perusda belum memenuhi kewajiban membayarkan pasangon karyawan yang dirumahkan.

Pelaksanan Direktur Utama (Dirut) Perusda Natuna Ilham Kauli mengatakan, persoalan Perusda dalam kondisi keuangan yang sudah kolaps masih besar. Tidak hanya membenah manajemen yang tidak sehat. Namun piutang pasangan karyawan yang cukup besar belum dilunasi.

“Ada ratusan karyawan yang di PHK, karena Perusahaan sudah tidak mampu lagi menggaji. Sejak program subsidi listrik yang dikelola Perusda dicabut. Memang langkah mengurangi jumlah karyawan sangat berat, tetapi sangat penting. Mereka juga tidak dibayarkan gaji,” kata Ilham kemarin.

Ilham mengatakan, tidak hanya pasangan karyawan yang belum dilunasi. Namun sisa gaji mereka sebelum di PHK juga belum dibayarkan Perusahaan. Bahkan saat ini pun Direksi dan karyawan Perusda belum diberikan gaji.

“Pesangon karyawan ada miliaran yang harus dilunasi. Dan itu tanggung jawab perusahaan. Kami sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, tetapi tidak bisa dibebankan dari APBD,” kata Ilham.

Menurut Ilham, salah satu solusi melunasi hutang pesangon karyawan adalah melalui penjualan aset Perusda. Mudah-mudahan dengan ditunjuk Dirut defenitif nanti, dapat membuat kebijakan yang tepat dan trobosan menyehatkan kembali Perusda yang sudah kolaps.

“Persoalannya, aset produktif sekarang hanya pasar yang dikelola Perusda. Punya kapal tangkap tapi belum berdayakan,” ujar Ilham.(arn)

Pemkab Siapkan Anggaran Rp32 Miliar

0
Bupati Karimun Aunur Rafiq meletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan Islamic Center di Kundur, beberapa waktu lalu.

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Karimun tahun ini menyiapkan anggaran puluhan miliar, baik yang bersumber dari APBN dan APBD. Sebagian besar anggaran yang disiapkan tersebut untuk membangun jalan aspal baru, peningjkatan jalan lama sampai dengan membangun Islamic Center di Kundur.

”Tahun ini, memang ada proyek-proyek startegis yang dianggarkan menggunakan APBD dan APBN, khususnya dari dana alokasi khusus (DAK). Baik itu di ibukota Kabupaten Karimun atau di luar yang besarannya Rp 32 miliar,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karimun, Zulfan kepada Batam Pos, Sabtu (13/5).

Untuk tahun ini, untuk membangun jalan aspal baru ada di dua daerah. Yakni, di Kecamatan Moro disiapkan anggaran Rp18 miliar. Kemudian, juga di Kecamatan Tebing. Tepatnya di jalan masuk menuju ke Markas Brimob Kompi 4 Den A Pelopor Polda Kepri yang terletak di Teluk Lekop yang panjangnya sekitar 800 meter dengan anggaran Rp4 miliar. Termasuk juga lanjutan peningkatan Jalan Poros sebelagh kiri dabn kanan jalan sepanjang 1 km sebesar Rp10 miliar.

‘Untuk pembangunan Islamic Center dilakukan dengan menggunakan sistim tahun jamak. Untuk tahun ini dianggarkan Rp4 miliar. Diperkirakan, dalam dua tahun Insya Allah bisa selesai seluruhnya,” papar Zulfan.

Disingung tentang pembangunan jalan aspal baru untuk Kecamatan Belat dan Ungar, Zulfan menyebutkan, memang di dua kecamatan tersebut belum mempunyai jalan aspal.

”Tahun ini belum dialokasikan anggaran untuk kedua kecamatan tersebut. Kemungkinan pada tahun mendatang baru bisa dianggarkan. Yang terpenting, ketika pemerintah akan membangun jalan aspal baru ini harus ada kerja sama dari seluruh masyarakat,” jelas Zulfan. (san)

Ekonomi Batam Lesu, Pendapatan Pajak pun Loyo

0
Ilustrasi

batampos.co.id – Masih lesunya perekonomiaan masyarakat diduga menjadi salah satu faktor rendahnya kesadaran membayar pajak di Batam. Hal itu dapat dilihat dari capaian pendapatan sektor pajak dan retribusi ditriwulan pertama hanya 15 persen.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Batam, Raja Azmansyah mengakui target pendapatan dari sektor pajak dan retribusi pada bulan pertama belum tercapai. Namun, pada triwulan kedua, ia optimis target pendapatan dari pajak dan retribusi akan tercapai.

“Triwulan pertama memang masih rendah hanya 15 persen. Tapi akan kita kejar pada triwulan selanjutnya,” kata Raja di Batamcenter, Sabtu (13/5) sore.

Dikatakannya, lemahnya pendapatan sektor pajak dan retribusi diduga terjadi karena beberapa faktor. Lemahnya kondisi ekonomi diduga turut menjadi penghambat capaian. Padahal pihaknya telah mempermudah akses pembayaran pajak lewat online.

“Kondisi ekonomi. Kalau untuk sistem pembayaran pajak malah lebih mudah karena sudah online. Apalagi kita sudah bekerjasama dengan beberapa bank,” terang Raja.

Bahkan, menurut dia, bank bjb kembali menambah alat perekam data atau taping box. Dimana alat tersebut berfungsi mengirim data transaksi secara langsung ke server Dispenda.

“Bank bjb menambah 50 taping box lagi, kemarin mereka sudah ada 10. Sedangkan bank riau sudah ada 50 taping box. Jadi total keseluruhaan alat yang ada di dua bank sudah 110,” imbuh Raja.

Dengan adanya penambahaan alat untuk pembayaran pajak online, ia berharap pendapatan dari sektor pajak dan retribusi bisa meningkat. Meski kondisi ekonomi di Batam masih lesu.

“Harapan kita pasti ada. Mudah-mudahan bisa tercapai sesuai target Rp 800 miliar,” harapnya.(she)

Para Pecinta Fotografi, Ada Tantangan Nih, Underwater Photo Contest 2017

0

Suka fotografi? Suka berbura tantangan berupa lomba foto. Ini ada tantangan yang menggabungkan ketrampilan fotografi, dan menyelam.

Memotret keindangan bawah laut Morotai.

Morotai yang sudah menjadi destinasi prioritas atau 10 Bali Baru mulai  memamerkan keindahannya ke dunia. Khususnya bawah lautnya yang khas dan penuh cerita sejarah, untuk membuktikan ada surga tersembunyi di Morotai. Kegiatan ini akan digelar Morotai Underwater Photo Contest 2017 pada 15-19 Mei mendatang.

“Event lomba foto bawah laut ini dimaksudkan sebagai upaya untuk menjaga, melindungi terumbu karang dan biota laut lainnya sekaligus sebagai ajang untuk memperkenalkan keindahan alam bawah laut Morotai. Selain itu juga sebagai tantangan bagi penyelam karena terdapat pula berbagai jenis sisa-sisa peninggalan peralatan Perang Dunia II yang ada di bawah laut sekitar perairan Morotai,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Morotai, Toni Hangewa, Sabtu (13/5).

Toni menjelaskan, untuk mengikuti lomba ini tidak dipungut biaya alias gratis. Lokasi kegiatan akan dipusatkan di perairan Morotai Selatan. Menurutnya, di sebelelah selatan Morotai adalah yang terbaik pemandangannya. Dive site lomba foto akan dibagi menjadi tiga, yang masing-masing terdapat dua spot diving.

“Ini sama sekali tidak ada biaya pendaftaran, gratis. Dive sitenya ada tiga. Site A ada Wreck WWII Wawama dan Tanjung Liku, Site B ada Mitita Shark Point dan White Sand Island. Sementata Site C ada Koloray dan Dodola,” ujar Toni.

Sementara untuk kategori terbagi menjadi tiga, yakni Open DSLR, Compact Macro dan Compact Wide Angle. Open DSLR untuk semua jenis kamera DSLR.

“Dapat menggunakan semua aksesoris fotografi bawah air yang diizinkan untuk digunakan dalam kategori ini. Di kategori ini digabungkan antara Foto Wide Angle dan Macro,” kata Toni.

Sedangkan kategori Compact Macro, untuk jenis kamera Compact yang tidak bisa diganti lensanya. Tetapi dapat menggunakan semua aksesoris Fotografi Bawah Air.

“Untuk kategori Compact Wide Angle juga sama. Jenis kamera Compact adalah jenis kamera yang tidak bisa diganti lensanya. Tetapi dapat menggunakan semua aksesoris Fotografi Bawah Air,” kata Toni.

Selain pendaftaran peserta tidak di pungut biaya (gartis), panitia juga akan menyediakan hadiah uang dan hiburan.

“Foto yang dinilai adalah semua foto yang masuk sebelum batas waktu yang di tentukan. Penilaian Foto dari beberapa faktor meliputi Ketajaman Gambar, Komposisi, Keunikan gambar dan Objek dan Kealamian (natural) objek gambar. Foto yang masuk ke panitia digunakan untuk promosi dan publikasi,” ujar Toni.

Lomba foto bawah laut ini merupakan rangkaian dari Wonderful Morotai Islands Festival yang  akan berlangsung selama enam bulan dari Mei hingga Oktober 2017 ini menampilkan enam event unggulan yang bertumpu pada daya tarik wisata alam (nature), wisata budaya (culture), dan wisata buatan manusia (man-made).

“Tujuannya, kegiatan ini untuk mempromosikan dan meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus) ke Morotai, Maluku Utara (Malut),” ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Bahari Asdep Segmen Pasar Personal Kemenpar Florida Pardosi.

Untuk saat ini destinasi Morotai menurutnya belum bisa maksimal menjaring wisman. Tahun ini, Morotai ditargetkan mendatangkan 11 ribu wisman, sementara targetnya hingga 2019 sebanyak 500.

“Kegiatan event ini menargetkan kunjungan 135 wisman dan 540 wisnus ke Morotai. Morotai baru bisa mendatangkan wisman 11 ribu. Kunjungan wisatawan ini sangat berarti bagi pariwisata Malut,” kata Esthy.

Pulau Morotai ditetapkan Presiden Joko Widodo melalui Menpar Arief Yahya sebagai satu di antara 10 destinasi prioritas atau sebagai  “Bali Baru”. Saat ini dilakukan percepatan pembangunan dalam menjadikan Morotasi sebagai destinasi kelas dunia dengan mengandalkan pada potensi alam, budaya, dan wisata buatan manusia serta didukung oleh unsur atraksi, amenitas, dan aksesibilitas yang memadai.

“Tapi jangan khawatir, pembangunan di Morotai terus berjalan. Apabila bandaranya sudah bisa dilandasi pesawat besar, kunjungan wisman akan naik drastis. Kita lihat contoh Bandara Silangit untuk Danau Toba, begitu ditetapkan jadi bandara internasional, kunjungan wismannya melesat naik,” ujarnya.