Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 13544

Batam Pos akan Menggelar Diskusi tentang Ekonomi Batam

0
ilustrasi

batampos.co.id – Batam Pos akan menggelar diskusi dengan mengusung tema “Mencari Solusi Atas Kelesuan Ekonomi dan Dampak Perubahan Pelayanan di BP Batam” di Hotel Harmoni One Batamcenter, Kamis (16/3). Sesuai dengan tema, diskusi yang akan dimulai pukul 09.00 sampai 11.30 ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi dan solusi untuk mengakhiri kelesuan ekonomi di Batam.

“Diskusi ini menghadirkan pembicara Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Hatanto Reksodipoetro, Johanes Kennedy mewakili pengusaha, dan praktisi hukum Ampuan Situmeang,” kata Ketua Panitia, Muhammad Iqbal, Selasa (14/3).

Iqbal menyampaikan, forum ini juga dimaksudkan untuk menyamakan persepsi antara pengusaha dan BP Batam. Sebab selama ini kebijakan BP Batam kerap dikeluhkan pengusaha karena dianggap mengganggu dan merugikan. Sehingga tak jarang, pengusaha dan BP Batam terlibat adu argumen yang seolah tak berkesudahan.

“Harapannya, ke depannya BP Batam dapat menjalankan prosedur yang berlaku tanpa menganggu kepentingan publik dan para investor. Sehingga ekonomi Batam dapat tumbuh,” ucap Iqbal.

Menurut Iqbal, forum diskusi ini menjadi kesempatan penting bagi pengusaha untuk menanyakan secara langsung terkait manuver dan kebijakan-kebijakan di BP Batam. Sebaliknya, BP Batam berkesempatan menjelaskan duduk persoalan yang ada.

Diskusi yang akan dipandu oleh Direktur Utama Batam Pos, Marganas Nainggolan, ini juga mengundang tokoh dan pejabat dari berbagai instansi terkait. Mulai dari kalangan perbankan, asosiasi pengusaha di Batam, Bank Indonesia, hingga Kapolda Kepri. Diskusi ini gratis dan terbuka untuk umum. (ska)

Keramahan Thailand di Atas Meja Makan hanya Kafé Black Canyon Mega Mall Batam Centre

0

batampos.co.id – Ada banyak kafé waralaba di Batam. Masing-masing punya menu sajian andalan. Tapi tidak semuanya punya keramahan. Sebab itu Black Canyon hadir. Kafé waralaba dari Thailand ini menjadikan pelayanan yang ramah sebagai bagian tak terpisahkan dari setiap sajian yang disuguhkan. Keramahan ini pula yang lantas membuat para pekerja di sana tidak disebut sebagai waitress.

“Tapi server, yaitu pelayan yang lebih dekat dengan pelanggan, lebih akrab, sehingga terasa seperti bicara dengan seorang teman,” kata Mufid Wahyudi, Presiden Director Black Canyon pada pembukaan gerai kafé di bilangan Mega Mall, Batam Centre, Selasa (14/3).

Yang dibawa dari Thailand bukan sekadar keramahan, tapi juga biji kopi. Lebih spesial lagi, kopi andalan Black Canyon didatangkan langsug dari Negeri Gajah Putih tersebut. Kian ekslusif lantaran bijinya ditanam langsung di perkebunan milik kerajaan.

“Jadi benar-benar premium kopi yang kami sajikan,” ungkap Mufid.

Sementara bagi para penikmat biji kopi jenis Arabica, Black Canyon juga memanjakan mereka dengan pelbagai pilihan penyajian. Semua itu bisa dipilih sesuai dengan selera pelanggan. Harapannya para sosialita, profesional muda, dan keluarga bisa menjadikan Black Canyon sebagai pilihan utama untuk bersantai.

Apalagi ada pula suguhan berupa atraksi Latte Art yang bisa disaksikan langsung oleh pengunjung. Ketika memesan secangkir Cappucino panas, para pengunjung dibebaskan memilih bentuk latte yang ingin digambarkan di secangkir panasnya. Dalam waktu tertentu, bahkan pengunjung pun diperkenankan ikut merasakan langsung sensasi melukis latte dipandu barista Black Canyon.

Kendati mengusung konsep kafé modern, bukan berarti segala-gala berasal dari luar. Di sini titik menariknya. Mufid memastikan bahwasanya Black Canyon juga mengutamakan citarasa lokal varian menu andalannya. “Sampai nasi goreng ikan asin pun di sini ada,” ucapnya.

Khusus bagi pelanggan yang datang hari ini atau sehari setelah dibuka kemarin, Black Canyon juga memberikan penawaran khusus bagi para pengunjung yang datang dari pukul 10.00 sampai 22.00 WIB. Setiap pengunjung berhak mendapatkan sepiring mi ala Thailand.

“Kami menyebutnya Padthai Party, jadi gratis kami kasih selama satu hari besok (hari ini, red),” tambah Manajer Operasional, Purwanto Sugianto.

Tidak habis di situ. Pada 15 dan 16 Maret ini, setiap pengunjung dengan total belanja terbanyak akan mendaptkan Magic Tumbler. Teremos ini bukan sekadar wadah minuman hangat. Tapi juga punya menyimpan pelbagai keuntungan.

“Kalau yang punya Magic Tumbler ini akan mendapat kopi hitam gratis di Black Canyon dan itu berlaku seumur hidup,” pungkas Purwanto. (aya)

BC Musnahkan Barang Tangkapan

0

batampos.co.id  – Bea Cukai (BC) musnahkan barang selundupan yang merugikan negara sekitar Rp 1.1 Miliar pada Selasa (14/3) di PT Desa Air Cargo, Kabil, Nongsa.

Barang-barang yang dimusnahkan ini merupakan hasil tegahan BC selama beberapa waktu belakangan ini.

“Sebagian barang tersebut sudah rusak, dan harus dimusnahkan,” kata Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Yosef Hendriansah pada Batam Pos, Selasa (14/3).

Pemusnahan ini dilakukan sesuai dengan ketentuan dari pihak Kementrian Lingkungan Hidup. Dimana pemusnahan tak boleh menimbulkan pencemaran lingkungan sekitarnya.

“Makanya kami bekerjasama dengan PT Desa Air Cargo. Karena perusahaan ini profesional dan memiliki perlangkapan yang memadai untuk pemusnahan seluruh barang-barang ini,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pelayanan dan Fasilitas Bea dan Cukai  Batam, R. Evendi menyebutkan bahwa pemusnahan ini merupakan salah satu bentuk fungsi pengawasan dan penindakan dalam bidang kepabeanan. Ia mengatakan penegahan terhadap barang-barang yang dimusnahkan tersebut. Bentuk dari perlindungan bagi masyarakat, terhadap barang-barang ilegal dan berbahaya. (ska)

Kantor Pos Jual Produk UMKM Melalui Program Online

0

 

Warga sedang melakukan transaksi di Kantor Pos Batamcenter, Senin (13/3).  F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – PT Pos Indonesia, Kantor Pos Batam mempunyai program baru untuk menunjang penjualan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ke era digital atau online. Program ini merupakan kerjasama antara PT Pos Indonesia Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementrian Koperasi dan UKM.

Dalam program ini, setiap UMKM di Batam dapat memperkenalkan produknya melalui online. Termasuk menjual produk tersebut ke seluruh wilayah di Indonesia, hingga pasar Internasional.

“Jadi nanti kita (Kantor Pos Batam) ada agen yang langsung turun ke tempat UMKM. Kemudian difoto dan langsung dibantu memasarkan produk itu,” ujar Manager Marketing Kantor Pos Batam, Eka Saputra di lokasi, Senin (13/3).

Untuk memasarkan dan menjual produk UMKM ini, PT Pos Indonesia membuat aplikasi dengan nama Nurbaya Invitation. Aplikasi ini nantinya dapat didownload di playstore.

“Nanti pelaku usahanya hanya menyediakan produk saja. Dan kita support penjualan produk ini sampai ke tujuan. Tapi program ini baru akan dilounching,” kata Eka.

Eka menjelaskan sejauh ini produk UMKM khususnya di Batam sangat jauh tertinggal, atau tidak dikenal masyrakat. Hal ini disebabkan wilayah pemasaran produknya terbatas.

“Pelaku usahanya banyak dari kelas bawah dan belum mempunyai pola pikir menjual barang melalui internet. Sedangkan pelaku usahanyakan ibu rumah tangga,” terangnya.

Selain itu, kata Eka, tertinggalnya poduk UMKM karena banyaknya barang impor yang masuk ke Batam. Sehingga merusah harga pasar dan menurunkan daya beli masyarakat ke produk lokal.

“Selama ini kita hanya sebagai pembeli. Nah, mulai sekarang kita balikkan, kita yang menjual,” katanya.

Menurut Eka, Kantor Pos Batam sudah lama mendukung UMKM yang ada di Batam. Hal ini terbukti dengan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). Program ini memiliki kucuran dana hingga Rp 500 juta kepada para UMKM.

“Untuk bunganya sangat kecil dan cicilannya sampai tiga tahun. Jadi nanti jika UMKMnya sudah berka\embang dan bisa mandiri, akan kita putus dananya,” terang Eka.

Sementara itu, Manager Pengembangan Outlet dan Agen Kantor Pos Batam, Mohamad Taufik mengatakan banyak produk UMKM yang memiliki daya jual yang tiggi. Seperti kesenian atau aksesoris dari kerang.

“Di tempat (kota) lain produk seperti ini tidak akan ditemukan. Dan masih banyak lagi, seperti kuliner,” ujar Taufik. (opi)

Dewan Desak Pemprov Selesaikan Tunda Bayar

0

batampos.co.id– Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kepri, Irwansyah mendesak Pemprov Kepri untuk segera menyelesaikan dana tunda bayar 2016 kepada pihak ketiga. Menurut Irwansyah lambatnya pelunasan ke wajibkan tersebut membuat kontraktor menjerit.

“Rencananya hari ini (kemarin, red) akan dilakukan evaluasi pelaksanaan APBD 2017. Tetapi karena sesuatu hal dibatalkan,” ujar Irwansyah menjawab pertanyaan Batam Pos, Senin (13/3) di Tanjungpinang.

Menurut Anggota Komisi III DPRD Kepri tersebut, APBD Kepri sudah lama disahkan. Tetapi kewajiban kepada pihak ketiga masih belum diselesaikan. Padahal dari anggaran tersebut bisa membantu perputaran ekonomi masyarakat. Masih kata Irwansyah, kontraktor juga punya kewajiban.

“Nilainya sekitar Rp160 miliar. Jumlah tentunya bisa membantu perputaran ekonomi tentunya,” papar Irwansyah.

Legislator Dapil Batam tersebut juga mengatakan, selain persoalan itu, Ia juga mengharapkan pelaksanaan APBD 2017, khususnya untuk pembangunan infrastruktur cepat terlaksana. Karena tak dipungkiri APBD yang ada bisa membuka lapangan pekerjaan.

“Sekarang ini situasi ekonomi sedang sulit. Adanya kegiatan Pemerintah tentu akan membuka lapangan kerja,” tutupnya.

Seperti diketahui, APBD Kepri 2017 disahkan dengan nilai Rp3,360 triliun. Dari jumlah tersebut sekitar Rp160 miliar untuk dana tunda bayar 2016 kepada pihak ketiga. Banggar akan melakukan evaluasi pelaksanaan APBD 2017 bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) akan dilaksanakan hari ini, Selasa (14/3).(jpg)

Target Wisman 2,2 Juta, Dispar Sebar Kalendar Iven

0

 

Buralimar. Foto : Yusnadi/Batampos.

batampos.co.id – Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar mengatakan bukan pekerjaan mudah untuk mencapai 2,2 juta wisatawan mancanegara (wisman) di 2017 ini. Meskipun demikian pihaknya tetap optimis bisa mencapai target tersebut. Atas dasar itu, pihaknya akan memasang kalender wisata di setiap pintu masuk pelabuhan dan bandara internasional yang ada di Kepri.

“Pariwisata menjadi andalan tentunya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Tentu kita punya tanggung jawab besar untuk mendatangkan wisman sebanyak-banyaknya ke Kepri,” ujar Buralimar menjawab pertanyaan wartawan di Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang, Senin (13/3)

Masih kata Buralimar, dengan adanya penyebaran kalander Pariwisata 2017 di Provinsi Kepri, setidaknya menjadi media informasi bagi wisman yang datang. Menurut Buralimar, dengan adanya pemberitahuan tersebut, menjadi perencanaan dan persiapan bagi wisman untuk datang berkunjung ke Kepri.

“Kita bersama Kabupaten/Kota sudah mematangkan iven-iven wisata yang bisa menjadi magnet untuk menarik wisman datang ke Kepri,” paparnya.

Disebutkannya, seperti Tour De Bintan kemarin, sudah mendatangkan sekitar 3.000 wisman yang masuk lewat Pelabuhan Internasional, Bandar Bintan Telani (BBT) Lagoi. Menurut Buralimar, untuk setiap bulan, Kepri harus mendapatkan 200 ribu kunjungan dari wisman.

“Kita prediksikan bulan Maret ini, kunjungan Wisman ke Kepri akan meningkat. Karena banyak kegiatan wisata bahari yang digelar di Kabupaten/Kota. Seperti Tour De Bintan,” paparnya lagi.

Ditambahkannya, target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) adalah 2,2 juta kunjungan wisman 2017 ke Kepri. Pihaknya tetap optimis untuk mencapai target tersebut.

“Kita pasang target adalah 200 ribu kunjungan wisman untuk setiap bulannya. Yakni melalui empat pintu masuk internasional, Batam, Bintan, Tanjungpinang dan Tanjung Balai Karimun,” tutup Buralimar.(jpg)

Anggota Pramuka Bakal Calon Pemimpin Daerah

0

batampos.co.id – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tanjungpinang, Syahrul menegaskan kepada anggota gugus depan untuk mengatualisasikan dasa dharma dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari lingkungan sekolahan sampai lingkungan masyarakat.

“Dasa darma mengandung nilai karakteristik yang tinggi. Maka aktualisasikanlah nilai itu dalam kehidupan sehari-hari. Karena dalam visimisi keperamukaan nilai tersebut merupakan jati dirinya individual dan bangsa,” ujar Syahrul, kemarin.

Mengaktualisasikan dasa darma, kata Syahrul, harus digaungkan sejak dini oleh setiap pembina gugus depan SMA dan SMK se Kota Tanjungpinang kepada anggotanya. Karena anggota pramuka yang memiliki jati diri ataupun jiwa dasa darma bakal menjadi calon pemimpin daerah dimasa mendatang.

Maka, lanjut Syahrul, setiap pembina gugus depan harus sering melaksanakan berbagai kegiatan terkait kepramukaan. Sebab melalui kegiatan itu bisa disusupi nilai-nilai positif kepada anggota pramuka. Sehingga terciptalah generasi yang cerdik, berkarakter dan asik atau mudah berbaur.

“Kami akan agendakan berbagasi kegiatan kepramukaan. Itu dilakukan juga sebagai tolak ukur keberhasilan pembina dalam mendidik serta memberikan pemahaman kepada anggotanya,” jelas Syahrul yang juga Wakil Walikota Tanjungpinang ini.

Syahrul berharap anggota pramuka yang ada di daerah ini mampu menoreh beragam prestasi diseluruh bidang. Baik skala lokal maupun nasional. Jika itu dapat terwujud anggota pramuka akan menjadi generasi yang cemerlang dan percontohan bagi lainnya. (ary)

Baru Difungsikan, PLTS Sudah Rusak

0

batampos.co.id – Wakil Ketua I DPRD Natuna Hadi Candra mengatakan, persoalan listrik Desa di Natuna belum tunutas. Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang diprogramkan belum berjalan sesuai rencana.

Candra mencontohkan, kondisi listrik di Desa Kerdau Kecamatan Subi. Pulau terluar tersebut hingga saat ini masih gelap. PLTS yang senilai Rp 10 miliar program dari Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) tahun 2014 lalu sudah rusak.

“Persoalan listrik Desa belum tuntas. Contoh di Desa Kerdau. Baru tiga bukan PLTS dibangun sudah rusak. Kondisi serupa di Desa Pulau Panjang di Kecamatan Subi,” ungkap Candra dikantor DPRD Natuna, Senin (13/3).

Kondisi ini katanya, setelah menerima pengaduan masyarakat dalam agenda reses DPRD di Kecamatan Subi pekan lalu.

Di Desa Kerdau sambung Candra, Pemerintah sudah membangun PLTS dengan kapasitas 50 KVA. Rencananya untuk mensuplai pabrik es mini nelayan. Namun program tersebut tidak direalisasi, karena PLTS sudah rusak setelah tiga bulan beroperasi.

Dikatakan Candra, DPRD mengharapkan perhatian Pemerintah Provinsi memberikan solusi agar Desa Kerdau dan Desa Pulau Panjang di Subi kembali diterangi litrik. Karena untuk urusan kelistrikan ini sudah menjadi kewenangan Pemerintah provinsi. Dan menjadi aset Pemerintah Provinsi.

“Desa Kerdau dan Desa Pulau Panjang ini adalah wilayah pulau terluar. DPRD berharap menjadi Pemerintah Provinsi soal listrik Desa di Natuna, karena sampai sekarang tersebut masih gelap gulita,” sebut Candra.(arn)

Disdik Kepri Minta Jaksa Kawal Pembangunan 11 USB

0

batampos.co.id – Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Kepri, Arifin Nasir mendatangi kantor Kejati Kepri, Senin (13/3). Kedatangannya untuk menemui langsung Tim Pengawal, Pengamanan dan Pembangunan Daerah (TP4D) guna pendampingan terkait rencana pembangunan 11 unit sekolah baru (USB) oleh Dinas yang dipimpinnya.

“Ini salah satu realisasi hasil audiensi yang belum lama ini kami lakukan dengan TP4D Kejati Kepri, dan ini pertemuan lanjutan,”ujar Arifin.

Dikatakan Arifin, pendampingan dan pengawalan dari TP4D Kejati Kepri untuk menghindari permasalahan hukum kedepannya terkait proses pembangunan USB itu.

“Kami takut juga tersangkut korupsi. Makanya sejak awal proses pelelangan sampai pengerjaan proyek itu, kami konsultasi dan minta pendampingan,”kata Arifin.

Dalam kesempatan itu, Arifin menyampaikan terkait rencana pembangunan USB dalam waktu ini akan segera terealisasi, akibat kebutuhan gedung sekolah yang masih minim di Kepri. Yang mana lima unit USB akan di bangun di Batam diantarannya untuk SMA ada empat yakni SMA 18, 19, 21 dan 22 dan untuk SMK ada satu. Sementara untuk di Tanjungpinang akan dibangun 2 unit USB.

“Untuk Kabupaten Karimun terdapat satu unit USB untuk SMA yang akan dibangun di Kundur. Sisanya ada tiga USB akan dibangun di Kabuapten Bintan dan Lingga,”pungkasnya.(ias)

Pemkab Serahkan Dokumen SMSR ke Gubernur

0
Penyerahan dokumen SMSR. foto : Hasbi/batampos.co.id

batampos.co.id – Bupati Lingga, Alias Wello menyerahkan dokumen Sultan Mahmud Riayat Syah (SMSR) kepada Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Tahun 2017 menjadi kesempatan terakhir bagi pemerintah Kepulauan Riau (Kepri) memperjuangkan ketokohan Sultan Mahmud III tersebut sebagai Pahlawan Nasional dibidang Strategi Grilia Laut.

Didampingi langsung ketua tim perumus penyusunan dokumen SMSR, Dr Abdul Malik Mpd, staf Khusus Bidang Kelembagaan Adat dan Budaya Drs H Said Barakbah Ali Mpd, Kadisbud Lingga sekaligus ketua umum Lembaga Adat Melayu (LAM), Ir H M Ishak MM, staf Disbud Lingga, Amran dan Asisten I Muhammad Aswad, penyerahan dilakukan di ruang VVIP Bandara Hang Nadim Batam, Jumat (10/3) kemarin.

“Penyerahan dokumen di Batam. Ini kesempatan terakhir kita (Kepri red) memperjuangan Sultan Mahmud III. Saat penyerahan juga disaksikan Menpan Asman Abnur,” tutur Ishak kepada Batam Pos.

Dilanjutkan Ishak, Bupati Lingga dalam kesempatan tersebut juga meminta pihak Provinsi ikut melengkapi data sebelum diserahkan kepada Menteri Sosial.

“Bupati minta Gubernur dapat segera menindaklanjuti dan ikut melengkapi berbagai persyaratan lain. Gubernur juga siap memproses menyiapkan dan menfasilitasi ke dinas Sosial Pemprov Kepri sebelum diserakhan ke pusat,” jelas Ishak.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Menpan RB Asman Abnur juga turut menimpali akan memperjuangkan tokoh tersebut ditingkat pusat.

“Nanti tolong juga sampaikan dokumen SMSR kepada saya. Akan saya bantu memperjuangkan. Ini akan menjadi salah satu tugas saya dipusat,” pungkas Asman. (mhb)