Minggu, 17 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13573

Sumarno Tewas di Wisma Transit

0

batampos.co.id – Sumarno,77, pria tua warga Jalan Pasar Ikan, tewas di kamar 105 Wisma Transit di Jalan Bintan, saat sedang diurut oleh tukang pijit, Senin (8/5) sekitar pukul 20.46 WIB. Ia diduga tewas karena mengkonsumsi obat kuat.

Tewasnya pria tua itu pun menjadi tontonan warga yang melintas di Jalan Bintan. Puluhan warga pun memadati area wisma untuk menyaksikan proses evakuasi yang dilakukan unit identifikasi Satreskrim Polres Tanjungpinang.

Informasi yang dihimpun, sebelum tewas pria paruh baya tersebut datang ke wisma Transit untuk mencari rekannya. Namun, tidak lama kemudian pria itu meminta urut dengan salah seorang wanita yang diketahui bernama Nining alias Wati, 48, karyawan wisma tersebut.

Ditemui disela-sela evakuasi mayat pria tua tersebut, Nining mengatakan pria itu kejang-kejang ketika ia hendak mengurut bagian kakinya. Dirinya pun langsung lompat dari tempat tidur dan langsung berteriak minta tolong.

“Saya langsung panggil teman saya yang jaga di resepsionis. Kami pun langsung menelepon pihak Kepolisian,” ujar Nining.

Dikatakan Nining, sebelum tewas pria tua tersebut sudah dua kali datang ke wisma tempatnya bekerja. Setiap datang pria tersebut selalu minta diurut.

“Bulan lalu dan bulan ini sudah dua kali dia kesini. Memang kalau kesini minta diurut dia,” kata Wati.

Terpisah, Kapolsek Tanjungpinang Kota, AKP Edi Supandi mengatakan pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Dugaan sementara korban meninggal karena mengidap sakit serangan jantung.

“Untuk penyebab pastinya menunggu hasil visum dari Rumah Sakit. Apakah korban mengkonsumsi obat kuat atau tidak,” ujar Edi, di kantornya, Selasa (9/5).

Dikatakan Edi, saat dilakukan evakuasi pihaknya tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Pihaknya hanya menemukan minyak urut yang berada di dalam kamar wisma tempat korban berada.

“Wanita tukang urut yang memijat korban pun sudah kami mintai keterangannya. Sedangkan jenazah korban, setelah dilakukan visum di RSUD langsung diambil pihak keluarganya untuk di makamkan,” pungkas Edi.(ias)

Modus Pungli di Pelabuhan Batuampar Batam

0
Pelabuhan batuampar, Batam
foto: cecep mulyana / batampos

KETUA Asosiasi Forwarder dan Logistik Indonesia (AFLI) Batam, Daniel Burhanuddin mengakui praktek pungli sudah lama terjadi di pelabuhan tersebut. “Biasanya kami kasih ‘bulanan’ dulu. Sekarang saja yang sudah tidak lagi,” kata Daniel.

“Bulanan” yang dimaksud Daniel adalah uang pelicin yang rutin disetor tiap bulannya untuk mempermudah urusan di Pelabuhan Batuampar.

Sebagai pengusaha forwarder, uang yang disetorkan pasti dibutuhkan untuk melancarkan pengurusan dokumen lalu lintas barang. Nilainya kata Daniel bervariasi hingga jutaan rupiah. Pihaknya sendiri biasa menyetor Rp 1,5 juta rupiah perbulannya.

Batam Pos mencoba menelusuri praktek pungli yang ternyata terjadi di Pelabuhan Batuampar. Berdasarkan informasi dari sumber yang bisa dipercaya, ada sejumlah modus yang diterapkan untuk memungut uang pungli.

“Modus-modusnya antara lain terdiri dari penerapan jetty maintenance, jasa imbalan, dan jasa bongkar muat untuk Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM),” ungkap sumber tersebut.

Jetty maintenance atau biasa disebut TKBM Surcharge senilai 0,50 Dolar Amerika perton. Secara kalkulatif, jika suatu kapal membawa 10 ribu ton barang, maka harus membayar Rp 50 juta.

Kemudian jasa imbalan sebesar Rp 23.400 perton yang kemudian dikalikan 10 persen. Selanjutnya adalah jasa bongkar muat jenis barang yang tidak ada jasa buruhnya dikenakan Rp 3.400 per ton.

“Tarif-tarif ini tidak ada sama sekali diatur dalam Perka BP Batam yang mengatur mengenai jasa pelabuhan,” ucapnya.

Ia mengatakan dalam satu kali kegiatan, tarifnya saja sudah setinggi langit. Apalagi jika dalam satu tahun ada 1000 kegiatan, maka nilai pungli tersebut pastilah sangat fantastis.

Sedangkan Deputi III BP Batam, Eko Santoso Budianto mengatakan sebelum kedatangan ketujuh pimpinan baru, pungli merupakan hal yang biasa.

“Saya tidak tahu bagaimana pungli itu terjadi. Namun jika dilihat perbandingan tahun ke tahun maka ada kebocoran besar,” jelasnya.

Ia mencontohkan pendapatan pelabuhan pada tahun 2015 sebesar Rp 210 miliar. Namun pada tiga bulan pertama tahun 2017, BP Batam sudah meraup Rp 184 miliar.

“Maka bisa dibayangkan uang yang bocor selama ini berapa besarnya,” imbuhnya.

Eko juga pernah mengungkapkan pihaknya saat ini tengah menelusuri kasus dimana pemilik kapal ditagih oleh agen pelayaran agar membayarkan sejumlah uang dengan menunjukkan faktur dari kantor pelabuhan.

“Ternyata setelah dikonfirmasi ke kantor, faktur-faktur tersebut palsu,” tutupnya.(leo)

Inovasi, Kunci Samsung Menguasai Pasar

0
Corporate Marketing director Samsung Electronic Indonesia, Jo Semindang menjelaskan inovasi Samsung di hadapan jurnalis Batam dalam acara Samsung Regional Partners Conference yang di Hotel Radisson Golf & Convention Center Batam, Selasa (9/5). F. Yusuf Hidayat/Batam Pos

batampos.co.id – Samsung Elektronik Indonesia terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan konsumennya. Inovasi ini diwujudkan dari segala lini, mulai dari produk, pelayanan kepada konsumen, hingga teknologi.

Corporate Marketing Director Samsung Elektronik Indonesia, Jo Semidang, mengatakan Samsung sudah belasan tahun memimpin pasar televisi dan pasar telepon seluler (ponsel). Untuk bisa menguasai pasar ini, Samsung memiliki tiga pilar. Di antaranya terus berinovasi, fokus kepada konsumen, dan berkontribusi untuk masyarakat.

“Kita terus berinovasi dan langsung melihat kebutuhan konsumen. Kita datang bukan hanya untuk jualan, tapi masyarakat harus berkembang bersama kita,” ujar Jo dalam acara Samsung Corporate Media Session 2017 di Hotel Radisson Golf & Convention Center Batam, Selasa (9/5).

Inovasi Samsung ini terbukti dari produk yang dihadirkan pada tahun ini. Di antaranya, Galaxy S8 dan S8+ dengan gaya hidup dan pengalaman tanpa batas. Selanjutnya Samsung QLED TV dengan gambar sangat akurat dan menghasilkan 100 persen volume warna.

Selain itu, terdapat inovasi pada Samsung Soundbar Sound+. Melalui produk ini Samsung menawarkan instalasi yang lebih ringkas dengan suara dentuman bass lebih menyatu.

“Kita juga menghadirkan (meisn cuci) Samsung Combo Wash yang bisa menghemat waktu dan membersihkan dengan efektif. Serta inovasi pada Samsung Smart Wireless LAN untuk memberikan konektivitas terbaik,” kata Jo.

Jo menjelaskan, untuk memenuhi kebutuhan konsumen, pihaknya tak hanya melakukan inovasi pada produk saja. Samsung juga turut memberikan kontribusi positif melalui program kepedulian sosial (coorporate citizenship). Program ini fokus pada dunia pendidikan, pembangunan komunitas, serta kesehatan.

Program tersebut seudah berjalan di berbagai kota di Indonesia. Seperti program pendidikan yang terdiri dari Samsung Tech Institute, Samsung Smart Library, dan Samsung Smart Learning Class.

“Kami memberikan pelajaran kepada anak-anak. Nantinya setelah sekolah, anak-anak ini langsung direkut untuk kerja. Tak hanya murid saja, program ini menyasar ke guru juga,” terang Jo.

Untuk program coorporate citizenship di bidang kesehatan, Samsung telah memberikan pelatihan ultrasonografi (USG) kepada dokter di Jakarta. Termasuk memberikan donasi untuk penyediaan air bersih di berbagai kota. “Untuk program pendidikan nanti bisa saja sampai di Batam,” imbuhnya.

Selain program untuk para konsumennya, Samsung turut melakukan inovasi dengan menyediakan aplikasi layanan my Samsung. Layanan ini terdiri dari berbagai program, di antaranya layanan penuh selama 24 jam, bantuan melalui online, service point, layanan tatap muka, layanan jarak jauh, in-shop service, layanan kunjungan ke rumah, serta penawaran khusus.

“Aplikasi ini memudahkan konsumen mendapatkan bantuan. Seperti ingin mengetahui perangkat dan mungkin ingin mengetahui cara mengoptimalkan mobile phone-nya,” kata Jo.

Sebagai pemimpin pasar, Samsung mencatat penjualan produknya di Indonesia. Untuk ponsel sebesar 41 persen, smartphone 42,2 persen dan tablet sebesar 42,5 persen. Sedangkan untuk penjualan UHD TV sebesar 56,9 persen dan Smart Tv 53,4 persen.

Sementara untuk produk mesin cuci, Samsung mencatat penjualan pada top load sebesar 32,6 persen, kulkas 58,2 persen, dan kulkas 2 pintu sebesar 32,5 persen.

“Harapan kami produk Samsung bisa digunakan dari seluruh kalangan masyarakat. Karena kami selalu memberikan yang terbaik dan tidak membanting harga,” paparnya. (opi)

KPPBC Pratama Dabo Singkep Turun Peringkat

0

batampos.co.id – Kepala Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Pratama Dabo Singkep, Tony Leonard telah menerima Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait penurunan status KPPBC Pratam Dabo Singkep menjadi pos bantu pengawasan di bawah wewenang KPPBC Madya Tanjungpinang.

“Benar PMK telah kami terima tetapi masih menunggu realisasinya, karena masih ada tenggang waktu hingga Desember tahun ini,” ujar Tony ketika dimintai keterangan, Selasa (9/5) siang.

Tony menambahkan, dengan menunggu masa tenggang pergantian status tersebut KPPBC Pratama yang saat ini dipimpinnya, masih menjalan pungsi dan layanan yang sama seperti biasanya. Hal ini diutarakan Tony agar seluruh personil yang ada tetap melakukan tugas yang sama dan tetap melakukan pelayanan kepada masyarakat.

Walau belum dapat memastikan waktu perubahan tipe kantor tersebut, namun Tony memperkirakan perubahan tipe akan terealisasi pada Juni atau Juli tahun ini. Walau perubahan kantor dari tipe Pratama menjadi Pos Bantu Pengawasan, Tony memastikan ada petugas yang tetap di Dabo Singkep agar dapat melayani masyarakat.

“Walau kantor menjadi Pos Bantu tentu tetap ada petugas. Tak mungkin kosong di sini,” ujar Tony.

Sebelumnya, Tony sempat menyampaikan kalau down great kantor yang dipimpinnya akan terlaksana pada akhir tahun lalu. Namun hingga saat ini, kantor tersebut baru menerima PMK pada tahun ini dan masih memiliki tenggang waktu hingga akhir tahun ini.

Dari informasi yang diterima, penurunan tipe kantor KPPBC Pratama Dabo Singkep menjadi pos bantu pengawasan akibat sedikitnya penerimaan negara yang diperoleh di wilayah Kabupaten Lingga. Selain itu, kegiatan kantor KPPBC Pratama Dabo Singkep juga dinilai pusat masih tergolong sedikit, sedangkan anggaran dari negara untuk operasional dan sebagainya yang diberikan negara cukup besar.

Untuk diketahui, di bawah kepemimpinan Sri Mulyani, Kementerian Keuangan RI telah menurunkan tipe sejumlah kantor Pratama diseluruh Indonesia berdasarkan PMK 188 tahun 2016. Keputusan tersebut dinilai menghemat uang negara karena setiap kantor dengan tipe pratama mendapat anggaran yang cukup besar. (wsa)

Pak Sipir, Narapidana Butuh Boneka

0
ilustrasi: wahyu kokkang / jawapos

Bagi para narapidana (napi), hidup lama di penjara tentu menyiksa. Hal itu menginspirasi Jack Swarez, napi di lapas Lowdham Grange, Nottinghamshire, Inggris, untuk meminta ribuan boneka seks.

Dia memohon agar otoritas penjara menyediakan 82 ribu boneka sekaligus. Cukup untuk napi di seluruh Inggris.

’’Masalahnya, mayoritas napi adalah pria muda yang punya kadar testosteron tinggi. Mereka butuh sarana untuk menyalurkan hasrat mereka,’’ujarnya dalam sebuah artikel di Inside Time, majalah internal penjara Inggris.

Menurut Swarez, karena tidak ada fasilitas, para napi muda itu menjadi liar, nakal, brutal, dan membuat semua orang gentar. Apalagi, lanjut bandar narkoba tersebut, tidak ada ruang kunjungan khusus suami istri. Pria-pria itu pun makin sumpek. Nah, ide membeli sex dolls tersebut muncul saat Swarez menonton sebuah dokumentasi.

’’Aku lihat para pria dewasa hidup dengan boneka plastik. Mereka kelihatan bahagia dan tidak stres,’’ ucap Swarez.

Dia sudah menyiapkan rencana matang. Bahkan, napi asal Merseyside itu telah melakukan riset dan menemukan pabrik yang dapat memproduksi boneka secara customed.

’’Setiap napi bisa minta bonekanya dibikin mirip dengan pasangannya, cuma berbekal foto,’’ imbuhnya. Kalau buat napi cewek, boneka apa dong? (Metro/c18/fam)

Salad Cemilan Sehat

0
sumber: saladstop.com.sg

Salad dapat menjadi camilan sehat yang tinggi serat, rendah kalori, dan tinggi kandungan air. Salad dengan saus dressing yang rendah kalori dan gula seperti minyak zaitun akan membuat tubuh mendapatkan cukup serat.

“Konsumsi sayur dan buah dapat membuat tubuh merasa kenyang lebih lama,” kata Ahli Gizi dan Nutrisi Nofika Aisyah dalam konferensi pers bersama SaladStop! di Plaza Indonesia, Selasa (9/5).

Nofika menjelaskan camilan salad dapat mencegah kanker dan penyakit jantung serta mencegah tubuh dari obesitas, tekanan darah tinggi, dan stroke. Saat puasa, kata dia, tubuh memerlukan karbohidrat yang cukup, makanan bergizi dan tinggi serat.

Karbohidrat pilihan bisa Quinoa, nasi merah, kentang dan ubi, oatmeal, serealia utuh. Kemudian untuk salad bisa terdiri dari sayuran atau buah.

“Berbagai macam sayuran berdaun hijau, sayuran berumbi, dan buah. Dua-duanya baik, atau bisa dikombinasi jadi salad,” katanya.

Tubuh juga memerlukan makanan tinggi protein yang mudah dicerna. Hal itu agar tubuh tidak mengalami sembelit pada pencernaan.

“Makanan dan camilan kaya serar mencegah konstipasi karena tinggi serat,” jelas Nofika. (cr1/JPG)

70 Orang Oknum TNI Dipecat

0
Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI Cucu Somantri, saat memberikan pengarahan terhadap Prajurit TNI di Korem 033 Wira Pratama, F Osias De/batampos.

batampos.co.id – 70 orang oknum prajurit TNI AD di jajaran Komando Daerah Militer (Kodam) I Bukit Barisan dipecat karena terlibat narkoba. Sedangkan 73 lagi sedang menunggu proses pemecatan. Hal itu dikatakan Mayjen TNI Cucu Somantri, saat melakukan kunjungan kerja di Markas Korem 033 Wira Pratama (WP), Senin (8/5) sore.

“Tidak ada ampun kalau terlibat narkoba, pasti dipecat. Untuk itu jangan sekali-kali mengkonsumsi dan menjadi pengedar narkoba,” ujar Cucu Somantri.

Dikatakan Somantri, total keseluruhan anggota TNI AD jajaran Kodam I Bukit Barisan yang terlibat narkoba sebanyak 143 personel dengan rincian 70 orang sudah di pecat dan 73 orang sedang proses pemecatan.

“Narkoba itu bahaya. Prajurit TNI AD sudah diingatkan oleh pimpinan Yakni Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) agar tidak terlibat atau main-main dengan narkoba,” kata Somantri.

Untuk itu, Pangdam pun berpesan kepada prajurit TNI AD untuk menjauhi narkoba. Selain itu, beliau mengimbau kepada seluruh prajurit untuk menjaga dan membina keluarganya.

“Kalau prajurit terlibat narkoba, kasihan anak istrinya. Lebih baik, kalian membuat kegiatan positif,” ucapnya.

Terpisah Komandan Korem 033 WP, Brigjen TNI Fachri menyebutkan dari 143 personel TNI AD yang terlibat narkoba. Tiga di antaranya merupakan personel Korem 033 WP yang terdiri dari satu orang Perwira, satu Bintara dan satu Tamtama.

“Tiga personel itu tinggal menunggu proses pemecatan. Mereka juga saat ini sudah ditahan,”ujar Fachri.

Dikatakan Fachri, pihaknya selalu mengingatkan personel TNI AD agar tidak terlibat narkoba. Karena memang sesuai aturan hal itu dilarang.

“Kalau terlibat narkoba dan tinggal di asrama maka akan diminta untuk keluar dari asrama,” pungkasnya.(ias)

DP3KB Bintan dapat Bantuan Mini Bus

0

batampos.co.id – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3KB) Bintan akan membeli satu unit mini bus untuk antar jemput calon akseptor KB di Kabupaten Bintan. Bantuan melalui APBN itu seharga Rp 477.273.000.

“Biasanya tahun lalu untuk antar jemput, mobilnya kami sewa,” ujar Kartini, Selasa (6/5).

Pembelian mini bus itu, kata Kartini sedang tahapan lelang. Kemungkinan akhir Mei mendatang moda transportasi tersebut sudah hadir di Kabupaten Bintan. Sehingga warga yang ingin menjalani program KB bisa bisa pulang pergi.

Namun sambungnya, pelayanan pulang pergi itu hanya diperuntukan bagi warga yang berdomisili di kecamatan satu daratan saja. Mulai dari Kecamatan Bintan Utara, Teluk Sebong, Seri Kuala Lobam, Teluk Bintan, Toapaya, Gunung Kijang, sampai Kecamatan Bintan Timur.

“Target kami tahun ini program KB bisa diikuti 18.000 akseptor. Dari yang mengikuti program cukup dua anak maupun memasang implan dan operasi vasektomi,” jelasnya.

Ditanya untuk dana pemeliharaan mini bus dan biaya operasionalnya, Kartini mengaku kedua pendanaan itu tidak dialokasikan melalui APBN melainkan dikucurkan melalui APBD Bintan 2017 sebesar Rp 72.727.000.  Diantaranya untuk dana pemeliharaan rutin atau berkala kendaraan dinas sebesar Rp 50.000.000 dan pengadaan operasional sarana transportasi pelayanan KB sebesar Rp 22.727.000.

“Semua itu disediakan selama setahun. Mulai dari Januari sampai Desember. Baik pemeliharaannya maupun operasional antar jemput calon akseptornya,” ungkapnya. (ary)

Nelayan Minta Solar Subsidi Tetap Ada

0

batampos.co.id – DPRD Kota Tanjungpinang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan puluhan nelayan asal Kampung Bugis serta jajaran Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tanjungpinang di Ruang Rapat DPRD Tanjungpinang, Senggarang, Selasa (8/5).

RDP itu membahas persoalan dicabutnya subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar untuk nelayan. Wakil Ketua I DPRD Tanjungpinang, Ade Angga mengatakan nelayan akan tetap mendapatkan subsidi BBM jenis solar dari Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) maupun Stasiun Pengisian Diesel Nelayan (SPDN).

Asalkan memiliki kartu yang teregister dari DP3 dan Dishub Tanjungpinang. “Nelayan tidak perlu takut tentang BBM subsidi. Sebab nelayan masih bisa mendapatkannya asalkan ada kartu pass kecil,” ujar Ade dihadapan nelayan.

Bedasarkan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014, kata Ade pendaftaraan kapal perikanan nelayan dibawah kapasitas 10 Grostone (GT) akan ditangani oleh dinas terkait di kabupaten/kota. Sedangkan kapal berkapasitas diatasnya akan ditangani oleh pemerintah provinsi (pemprov).

Jadi bedasarkan aturan itu, lanjut Ade nelayan kecil bisa mengurus perihal mendapatkan BBM bersubisidi maupun kelayakan belayar dari DP3 dan Dishub Tanjungpinang. Sebab dengan memiliki surat tanda kebangsaan kapal atau pass kecil nelayan bisa mendapatkan seluruh bantuan baik bersumber dari APBD maupun APBN.

“Jadi kami minta dinas terkait sosialisasikan adanya aturan ini kepada seluruh nelayan. Sehingga tidak ada lagi kericuhan dalam mendapatkan BBM maupun bantuan lainnya,” bebernya.

Ketua Nelayan Kampung Bugis, Hanafi mengaku tidak mengetahui adanya aturan baru untuk mendapatkan solar subisidi dari pemerintah. Sehingga nelayan terpaksa membeli solar non subsidi yang berpaut sebesar Rp 3 ribuan dari yang subsidi. Imbasnya pendapatan nelayan berkurang akibat menutupi operasional untuk melaut.

“Kalau kami tahu ada aturan itu tak mungkin kami ngadu masalah ini ke dewan. Sebab selama ini kami beli solar non subsidi Rp 8.000 perliternya sedangkan yang subsidi Rp 5.150 perliternya,” katanya.

Dari RDP ini, kata Hanafi seluruh nelayan kecil di Tanjungpinang tetap mendapatkan solar subsidi. Tetapi harus melakukan registrasi dulu ke dinas terkait. Jika sudah teregistrasi nelayan akan mendapatkan pass kecil sebagai kartu sakti untuk mendapatkan BBM itu.

Agar nelayan bisa mendapatkan kartu sakti itu, lanjut Hanafi DP3 dan Dishub Tanjungpinang harus mensosialisasikannya. Sehingga seluruh nelayan yang berdomisili dikota ini mengetahui persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkannya.

“Sebenarnya sangat mudah untuk mendapatkan pass kecil sampai BBM subsidi. Tapi kalau tak disosialisasikan siapa yang tahu untuk mendapatkannya,” cetusnya.

Terpisah, Kepala DP3 Tanjungpinang, Raja Khairani mengatakan akan segera mensosialisasikan aturan baru untuk mendapatkan subsidi solar bagi nelayan. Sebab aturan ini baru memiliki payung hukumnya di Kota Tanjungpinang yaitu Peraturan Walikota (Perwako).

“Aturan ini sudah ada sejak tahun lalu. Namun turunan dari aturan itu untuk Tanjungpinang baru dibuat. Sehingga kami baru berani mensosialisasikannya,” akunya.

Sosialisasi penerbitan pass kecil ini akan dilaksanakan dinasnya secara bertahap. Mulai dari nelayan di Kecamatan Tanjungpinang Barat, Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang Timur dan Bukit Bestari.

“Setelah kami sosialisasikan nelayan harus segera mengajukannya. Jadi proses administrasinya bisa secepatnya diselesaikan,” ungkapnya. (ary)

Pelepasan Tukik Tak Tercapai Target

0

batampos.co.id – Pelepasan tukik atau anak penyu yang disejalankan dengan acara festival Padang Melang akan tetap dilaksanakan sesuai dengan rencana. Namun jumlah tukik yang akan dilepaskan tidak sampai 5000 ekor seperti yang sudah ditargetkan sebelumnya.

“Jumlah tukiknya tidak sampai 5000 ekor karena saat penetasan tidak maksimal, banyak yang tidak menetas karena telurnya banyak yang busuk. Tapi jumlah pasti yang menetas kita belum cek lagi,” ungkap Kepala Dinas Perikanan Pertanian dan Pangan Kabupaten Kepulauan Anambas Chatarina Dwi Retno Erni Winarsih

Pada awalnya kata Chatarina target 5000 ekor tersebut akan disiapkan oleh Pemda dan dari perusahaan Star Energy. Pemda siap menetaskan sebanyak 3500 ekor sementara perusahaan Star Energi siap untuk menetaskan 1500 ekor sehinga jumlahnya tepat menjadi 5000 ekor.

“Setelah kita konfirmasi kepada pihak perusahaan tidak sampai 1500 ekor, hanya ada 400 ekor saja,” ungkap Chatarina lagi.

Sebalumnya, pemerintah Anambas telah berencana akan melepaskan tukik sebanyak 5000 ekor pada acara festival padang melang yang akan dilaksanakan pada 11 hingga 13 Mei mendatang. Pelepasan 5000 anak penyu tersebut diharapkan bisa memecahkan rekor muri. Pemda sebelumnya sangat yakin target tersebut akan tercapai. Namun kenyataan tidak demikian. Target pemerintah daerah kembali meleset. (sya)

Play sound