Sabtu, 23 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13579

Sebulan Kebut Tatib Pemilihan Wagub

0

batampos.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Riau menindaklanjuti rekomendasi Kementerian Dalam Negeri agar lekas membentuk panitia khusus (Pansus) pemilihan wakil gubernur.

Melalui sidang paripurna, Rabu (17/5) kemarin, sebanyak 29 anggota legislatif yang hadir telah menyepakati pembentukan panitia khusus.

“Semuanya semangat dengan pembentukan pansus wagub ini. Makanya paripurna ini kuorum dengan dihadiri 29 anggota dewan,” kata Wakil Ketua II DPRD Kepri, Husnizar Hood yang memimpin sidang paripurna, kemarin.

Surya Makmur Nasution, anggota dewan dari Partai Demokrat disepakati menjadi Ketua Pansus Wagub didampingi Sahat Sianturi sebagai wakilnya. Husnizar mengingatkan kepada tim pansus ini agar lekas bekerja dan jangan membuang waktu. Mengingat masa kerja dalam sebulan ini adalah penyusunan tata-tertib pemilihan wagub.

“Tatib itu harus lekas diselesaikan, karena dari tatib itu akan jadi dasar hukum selanjutnya pembentukan panitia pemilihan (panlih). Kamimengikuti dan melaksanakan rekomendasi yang diberikan hasil dari konsultasi dengan Kemendagri itu,” kata Husnizar.

Terpisah, Wakil Ketua Pansus Pemilihan Wagub, Sahat Sianturi mengaku optimistis masa kerja sebulan ini adalah durasi yang cukup untuk merampungkan penyusunan tatib pemilihan wagub. Sekaligus Sahat menekankan bahwa tim pansus yang terbentuk ini sama dengan pansus-pansus lain yang sudah ada selama ini.

“Tidak ada yang spesial. Kami yakim bisa lekas merampungkan tatib. Tidak ada kesulitan yang berarti untuk menjalankan tupoksi ini,” tegas Sahat. (aya)

Biasakan Hidup Jujur dan Bersih

0

batampos.co.id – Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengajak semua aparat untuk membiasakan hidup jujur dan bersih. Keberadaan KPK tidaklah untuk menyaingi polisi atau jaksa, tetapi untuk menjaga agar polisi dan jaksa tidak terkontaminasi dalam ranah korupsi.

“Itulah yg ingin kita wujudkan. Aparat yang bersih. Siapapun orangnya dan apapun bentuk penyelewengannya harus kita tindak jika terindikasi merugikan negara,” kata Basaria saat rapat koordinasi bersama para Aparat Penegak Hukum (APH) serta APIP Provinsi Kepri, di ruang rapat utama lantai 4, kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (16/5).

Hadir pada kesempatan ini Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun, Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah, Kapolda Kepri Sam Budigusdian, Wakajati Kepri, para Kajari se Kepri dan Kapolres se Kepri.

Rapat ini merupakan tindak lanjut atas komitment bersama dalam melakukan pemberantasan korupsi disegala lini di tubuh pemerintahan. Pertemuan ini diawali dengan MoU yang sudah dilakukan sehari sebelumnya.

Menurut Basaria, koordinasi ini dilakukan dengan harapan kedepannya tidak ada lagi tindakan represif yang harus dilakukan.

“Kerjasama kita ini harus menjadi satu kesatuan yang tak terpisahkan.Kerja maksimal untuk mendeteksi segala sesuaitu yang berpotensi ada tindakan korupsi. Inspektorat selaku APIP agar bisa dengan baik di tingkat internal sehingga tidak sampai ke polisi, kejaksan dan KPK. Inilah tugas inspektorat daerah,” kata Basaria.

Gubernur Nurdin pada kesempatan ini, menegaskan bahwa Pemerintan Daerah sangat membutuhkan saran dan masukan dari banyak kalangan. Terutama menyangkut komitment terkait pemberantasan korupsi ini. Oleh karena itu Nurdin berterimakasih kepada pimpinan KPK yang sudah sudi untuk melakukan koordinasi para aparat penegak hukum.

“Kita sangat komit dengan masalah pemberantasan korupsi ini. Kita semua ingin Kepri ini sejahtera, tentram, aman dan damai. Sehingga investor bisa banyak lagi berinvestasi. Semoga dengan komitment ini berdampak baik disegala lini,” kata Nurdin.

Hal Senada disampaikan juga oleh Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah. Bahwasanya Kepri sangat komitment untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih. Untuk itu memerlukan bimbingan dari Pemerintah Pusat.

Sementara itu, Kapolda Kepri Irjend Pol Sam Budigusdian mengatakan rakor ini merupakan wahana untuk meningkatkan komunikasi, koordinasi dan saling sharing satu sama lain. (bni)

Pembangunan Pelabuhan Pulau Terdepan Dikebut

0

batampos.co.id – Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Tarempa, Anang Santosa mengatakan penyelesaikan pembangunan pelabuhan di pulau-pulau terdepan yang ada di Natuna dan Anambas terus dikebut oleh Pemerintah Pusat.

“Lewat APBN 2017 ini, untuk empat pelabuhan di Natuna dan Anambas kita mendapatkan dukungan sebesar Rp 53 miliar,” ujar Anang Santosa, Rabu (17/5) di Tanjungpinang.

Menurut Anang, di tahun 2017 ini dua pelabuhan yang dipastikan rampung pekerjaannya adalah Pelabuhan Letung dan Midai. Bahkan untuk Pelabuhan Letung kapal sudah bisa bersandar. Masih kata Anang, mendesaknya penyelesaian pelabuhan di pulau terdepan adalah upaya untuk memperbaiki sistem konektivitas di Provinsi Kepri.

“Kita perkirakan tahun 2017 Pelabuhan Letung dan Midai selesai. Kemudian untuk tahun 2018 mendatang yang akan dirampungkan adalah Pulau Subi dan Pulau Laut,” papar Anang.

Disebutkan Anang, untuk Pulau Laut dan Pulau Subi progresnya sudah mencapai 70 persen. Sedangkan untuk Letung dan Midai sudah diatas 90 persen. Masih kata Anang, untuk Pulau Subi tinggal sisi darat dan penambahan trestle. Begitu juga dengan Pulau Laut.

Pria yang akrab disapa Anang tersebut berharap tahun depan tidak ada pemangkasan anggaran. Karena apabila anggaran dipangkas tahun 2018 mendatang untuk Pulau Laut dan Pulau Subi belum bisa diselesaikan.

“Adanya pemangkasan anggaran membuat rencana pembangunan berubah. Sehingga butuh waktu lagi untuk menyelesaikan pekerjaan. Padahal target awal di 2017 ini semuanya sudah rampung,” tutup Anang Santosa.(jpg)

Di Laut, Pemuda Kepri Harus Berjaya

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun bersama OKP, Mahasiswa dan pelajar foto bersama menjelang pelepasan kapal pemuda Kepri yang berlayar di perairan Kepri, Rabu (17/5). F. Humas Pemprov Kepri untuk Batampos.

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun yakin pemuda Kepri adalah generasi yang teguh dan terus belajar tanpa mengenal waktu. Hal ini dismapaikan Nurdin saat pelepasan KRI Teluk Ende 517 di pangkalan utama TNI AL IV Fasharkan Mentigi, Tanjunguban, Rabu (17/5).

“Semoga pelayaran ini membantu membentuk karakter para pemuda. Selama belayar, semoga peserta dapat mempelajari banyak dari perjalanan ini dan mendapatkan pengetahuan yang baru,” kata Nurdin saat Kapal Pemuda Kepri yang menggunakan

Kapal ini akan berlayar selama 6 hari. Pelayaran bermula dari Tanjunguban menuju Tarempa. Pelayaran dilanjutkan ke perairan Laut Natuna. Adapun jumlah pemuda yang ikut dalam misi ini berjumlah 300 orang terdiri dari OKP, mahasiswa dan pelajar.
Menurut Nurdin, Kepri ini merupakan daerah kepulauan, lebih besar lautan daripada daratannya. Maka dari itu di laut generasi Kepri harus lebih jaya.

“Melalui pelatihan pelayaran ini agar generasi muda Kepri mendapatkan pengalaman dan pengetahuan. Meningkatkan kesadaran cinta tanah air serta nasionalisme tentu saja dapat dilaksanakan dengan berbagai cara, salah satunya dengan kegiatan Pelayaran dengan menggunkan KRI milik TNI AL Ini,” kata Nurdin.

Selama pelayaran para pemuda akan ditempa dalam hal pembentukan karakter dan mainset pemuda di bidang kemaritiman.

Nurdin juga berpesan, yang terpenting tidak ada generasi muda Kepri yang terlibat narkoba. Karena itu jelas salah, salah secara hukum dan jelas tidak dibolehkan agama.

KRI Teluk Ende 517 ini dinakhodai oleh Letkol Laut (P) Djawara Heny Twies Whimbo. Memiliki kemampuan beaching untuk melaksanakan pendaratan pasukan di pantai, sebagai kapal angkut personel, dilengkapi dengan materil tempur dan helly sehingga menjadi salah satu sarana perang terbaik dengan sistem senjata canggih yang dimiliki TNI AL saat ini.

Hadir pada kesempatan ini Wadanlantamal IV Tanjungpinang Kolonel Dwika Tjahja Setiawan, Danlanud Kolonel Pnb Ign. Wahyu Anggono, Kasilog Makorem 033 Wirapratama Simanjuntak dan Kadispora Kepri Maifrizon. (bni)

MCK Milik Daerah Dijual Kades Rp 5 Juta

0
WC umum peninggalan pemerintah Natuna yang dijual Rp 5 juta. F Syahid/batampos.

batampos.co.id –  Aset daerah berupa MCK (mandi, cuci, kakus) yang merupakan aset limpahan dari pemerintahan Natuna tahun 2013 silam diketahui telah dijual oleh Kades Desa Tebang, Bustami. MCK tersebut dijual ke orang terdekatnya dengan harga Rp 6 juta.

Saat dikonfirmasi, Bustami mengakui kalau aset daerah berupa MCK memang sudah dijual. Tapi ia menegaskan yang menjual bukan dirinya. Menurutnya, saat itu ia bermaksud mengalihfungsikan MCK tersebut. Diakuinya uang yang diterima dari pembeli yang berinisial S, sebanyak sekitar Rp5 juta lebih akan digunakan untuk membangun ruang tunggu pelabuhan Tebang pada 2014.

Menurutnya alih fungsi itu sudah dilakukan melalui keputusan rapat dengan BPD, RT dan RW. Bukti rapat juga ada, penyerahan uang juga ada lengkap dengan kwitansi.

MCK itu harus dibongkar karena selain kondisi fisik bangunan yang sudah buruk, MCK tersebut dikabarkan sering digunakan untuk pasangan mesum sehingga sesuai hasil rapat disepakati bersama agar MCK itu dijual dan uangnya digunakan untuk pembangunan ruang tunggu pelabuhan Tebang.

Sementara itu Kepala Bidang Aset Badan Keuangan Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas Syarif Ahmad, mengatakan jika aset daerah apapun bentuknya tidak bisa dijual dengan cara dan alasan apapun. Jika dijual kepada pihak lain tanpa melalui prosedur yang sesuai maka akan dikenakan sangsi administratif dan sangsi pidana.

“Aset daerah itu tidak bisa dijual kecuali melalui proses lelang seperti kendaraan dinas atau rumah dinas,” ungkapnya kepada wawrtawan kemarin.

Mengetahui hal ini pihaknya yang akan menindaklanjuti masalah ini hingga dimenemui titik penyelesaian. (sya)

 

 

79 KK Desa Sawang Selatan Tunggu Bantuan Rumah Layak Huni

0

batampos.co.id – Puluhan warga miskin di Pulau Kundur masih menunggu program bedah rumah layak huni yang sebelumnya dilakukan Pemerintah Provinsi Kepri.

“Sampai sekarang warga masih menunggu untuk mendapatkan bantuan bedah rumah. Karena kondisi ekonomi mereka benar-benar tidak mampu. Hasil pendataan yang kita lakukan mereka layak mendapat bantuan bedah rumah mengingat kondisi tempat tinggal mereka,” ujar Kepala Desa Sawang Selatan Sukiran, Rabu (17/5) kemarin.

Program bedah rumah dinilai membantu warga miskin untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak huni. Seperti dirasakan sejumlah warga yang sebelumnya tinggal di rumah tidak layak huni (RTLH) sekarang mereka mendapat bantuan rumah layak huni.

Sukiran mengaku, masih ada 79 kepala keluarga (KK) yang mengantri mendapat bantuan program bedah rumah layak huni. Berdasarkan hasil pendataan 2015-2016, terdapat 79 KK warga tinggal di pondok kurang layak huni. Diharapkan Pemerintah Provinsi Kepri melanjutkan kembali program bantuan rumah layak huni untuk warga kurang mampu. (ims)

Puskesmas Kundur Barat Kekurangan Dokter Umum

0

batampos.co.id – Tingginya angka pasien yang berobat di Puskesmas Kundur Barat, membuat petugas pelayanan kesehatan kewalahan. Pasien yang datang rata-rata 50 sampai 70 orang per hari dengan dilayani dua dokter umum, dan satu dokter gigi.

Di sisi lain, Puskesmas Kundur Barat bakal menuju akreditas serta manajemen berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Untuk meningkatkan pelayanan, Puskesmas Kundur Barat harus menambah tiga dokter umum lagi.

“Selama ini, Puskesmas Kundur Barat hanya ada dua dokter umum, dan satu dokter gigi yang melayani pasien yang jumlahnya lumayan banyak. Untuk melayani banyaknya pasien idealnya harus ada lima orang dokter umum, sementara satu dokter gigi sudah cukup,” ungkap Kepala Puskesmas Kundur Barat, Syarial, Rabu (17/5) kemarin.

Penambahan tiga dokter umum tersebut untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Mengingat, Puskesmas Kundur Barat menuju akreditasi serta pelayanan badan layanan umum daerah (BLUD). Dengan demikin dituntut untuk kesiapan tenaga medis juga meningkatkan pelayanan kesehatan.

“Kita harapkan dengan BLUD serta akreditasi nantinya akan ada penambahan dokter umum,” harapnya.

Syarial juga mengatakan jika tahun depan akan dibangun gedung ruang rawat inap guna melayani pasien rawar inap. Karena selama ini jika ada pasien rawat inap harus dibawa ke Pusekesmas Tanjungbatu yang memakan jarak tempuh lumayan jauh. Dengan adanya pelayanan ruang rawat inap nantinya masyarakat Kundur Barat tidak perlu lagi ke Tanjungbatu. (ims)

Pencet Tombol Mobil Incaran Hadir di Depan Mata, hanya di Singapura

0

Beli mobil mewah di Singapura kini semudah beli makanan atau minuman (mamin) ringan. Tinggal pencet tombol, dua menit kemudian mobil incaran sudah di depan mata. Ya, saat ini di negeri jiran (tetangga) itu berdiri vending machine alias mesin penjual otomatis tertinggi dan terbesar di dunia. Tapi bukan menjual mamin, melainkan mobil-mobil mewah seperti Bentley, Ferrari, dan Lamborghini.

Mesin penjual mobil otomatis itu sejatinya adalah showroom milik Autobahn Motors. Showroom dengan desain futuristik tersebut dibuka Desember tahun lalu. Bangunan setinggi 15 lantai itu dikelilingi kaca tembus pandang.

Ada 60 mobil dari berbagai merek kenamaan yang dipajang. Saat calon pembeli datang, mereka cukup berada di lantai dasar. Sudah ada layar sentuh dengan gambar-gambar mobil di showroom tersebut yang disediakan untuk konsumen. Mereka tinggal memencet gambar mobil mana yang ingin dilihat atau dicoba.

General Manager Autobahn Motors Gary Hong mengungkapkan, awalnya showroom itu dibuat agar penggunaan lahan lebih efisien. Selain itu, supaya lebih menarik dibandingkan milik kompetitor.

”Kami membutuhkan tempat yang bisa menyimpan banyak mobil. Kami juga ingin sesuatu yang kreatif dan inovatif,” ujar Hong.

Ide itu muncul saat Hong pergi bersama anaknya ke toko mainan. Di sana dia melihat displai mobil mainan yang dipajang bertumpuk.

”Kami memutuskan membangun sesuatu yang berbeda,” tambahnya.

Selain mobil mewah, Autobhan Motors juga punya koleksi klasik seperti Morgan Plus 4 keluaran 1955.

Sejatinya, gedung seperti milik Autobhan Motors bukan satu-satunya di dunia. Bangunan serupa juga ada di Jepang dan Amerika Serikat (AS). Situs jual beli mobil bekas online di AS, yaitu Carvana memiliki beberapa mesin penjual mobil otomatis di beberapa kota. Namun tak ada yang setinggi milik Autobahn Motors. (Reuters/Fortune/sha/oki/jpgroup)

Rem Blong, Oplet Tabrak Tiang Listrik dan Terbalik

0
Kondisi oplet yang kecelakaan di Jalan Bukit Tembak, Karimun. F. kundurnews.co.id

batampos.co.id – Satu unit angkutan umum atau oplet jenis minim bus dengan nomor polisi BP 1376 KU, mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Bukit Tembak, Rabu (17/5), pukul 10.00 WIB. Akibatnya, supir dan dua orang penumpang yang ada di dalamnya mengalami luka-luka.

”Diduga oplet mengalami rem blong, sehingga tidak bisa dikendalikan. Berdasarkan pengakuan dari supir oplet, Ismail menerangkan pada saat itu oplet datang dari arah pasar Meral. Ketika berada di penurunan bukit supir tidak bisa mengendalikan oplet. Sehingga, oplet menabrak tiang listrik yang ada di sebelah kiri jalan dan kemudian terguling sampai ke bawah jalan besar,” ujar Kasat Lantas Polres Karimun, AKP Teuku F Kenedy kepada Batam Pos.

Pada saat terguling sampai ke jalan besar, katanya, oplet tersebut mengenai seorang pengemudi sepeda motor. Sehingga, pengemudi sepeda motor Yamaha Mio dengan nomor polisi 5385 KQ yang melintas di jalan besar ikut menjadi korban kecelakaan tunggal. Akibat dari kejadian ini, supir oplet mengalami luka robek pada bagian kepala dan langsung dibawa ke RSUD M Sani.

”Sementara itu, penumpang yang ada di dalam oplet, masing-masing Manja Alfiza luka robek pada bagian kepala dan luka lecet di pelipis seblah kana. Kemudian, Siti Sandrawaijaya juga mengalami luka lecet di kepala dan lutut sebelah kana. Sedangkan, Junaidah pengemudi sepeda motor luka pada kaki sebelah kanan. Kondisi oplet sendiri dalam keadaan rusak yang cukup parah,. khususnya pada bagian depan,” kata Kasat Lantas. (san)

Jangan Main Ponsel saat Kencan, Bisa Digugat Lho….

0
ilustrasi

Rasanya unik tapi itulah yang terjadi. Brandon Vezmar, pria asal Texas, menuntut cewek yang dikencaninya akhir pekan lalu gara-gara si cewek SMS-an melulu ketika keduanya nonton Guardians of the Galaxy Vol. 2 (GotG Vol. 2) pekan lalu.

Tuntutan Vezmar tak banyak. Hanya 17,31 dolar AS (Rp 230 ribu), sesuai harga tiket bioskop 3D, plus 4 dolar AS (sekitar Rp 50 ribu) untuk pizza.

’’Selama nonton, dia buka ponsel setidaknya 10–20 kali. Dia juga SMS-an sekitar 15 menit,’’ ucap Vezmar kepada The Austin American-Statesman.

’’Aku bilang, kalau kamu mau SMS-an, mending keluar bioskop saja,’’ lanjutnya.

Eh, si cewek benar-benar keluar bioskop. Dan dia tak kembali lagi. Vezmar terpaksa pulang sendirian lantaran ketika berangkat nebeng kepada teman kencannya tersebut.

’’Kencan dengannya serasa di neraka,’’ kata pria berusia 37 tahun itu.

Sang cewek yang tak disebutkan identitasnya membela diri. ’’Temanku sedang mengalami kondisi darurat dan aku harus membantunya,’’ jelasnya kepada Refinery29.

Cewek itu merasa tidak mengganggu penonton lain. Layar sudah diatur redup. Dia juga tidak terus-menerus menyalakan ponsel.

’’Tuntutan itu berlebihan dan gila,’’ keluhnya.

Tuntutan dan petisi yang lantas viral tersebut menarik perhatian sutradara GotG Vol. 2 James Gunn. ’

’Kenapa cuma menuntut denda? Cewek itu pantas dipenjara,’’ candanya di Twitter. (Refinery29/fam/c19/na/jpgroup)