Sabtu, 23 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13580

Rem Blong, Oplet Tabrak Tiang Listrik dan Terbalik

0
Kondisi oplet yang kecelakaan di Jalan Bukit Tembak, Karimun. F. kundurnews.co.id

batampos.co.id – Satu unit angkutan umum atau oplet jenis minim bus dengan nomor polisi BP 1376 KU, mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Bukit Tembak, Rabu (17/5), pukul 10.00 WIB. Akibatnya, supir dan dua orang penumpang yang ada di dalamnya mengalami luka-luka.

”Diduga oplet mengalami rem blong, sehingga tidak bisa dikendalikan. Berdasarkan pengakuan dari supir oplet, Ismail menerangkan pada saat itu oplet datang dari arah pasar Meral. Ketika berada di penurunan bukit supir tidak bisa mengendalikan oplet. Sehingga, oplet menabrak tiang listrik yang ada di sebelah kiri jalan dan kemudian terguling sampai ke bawah jalan besar,” ujar Kasat Lantas Polres Karimun, AKP Teuku F Kenedy kepada Batam Pos.

Pada saat terguling sampai ke jalan besar, katanya, oplet tersebut mengenai seorang pengemudi sepeda motor. Sehingga, pengemudi sepeda motor Yamaha Mio dengan nomor polisi 5385 KQ yang melintas di jalan besar ikut menjadi korban kecelakaan tunggal. Akibat dari kejadian ini, supir oplet mengalami luka robek pada bagian kepala dan langsung dibawa ke RSUD M Sani.

”Sementara itu, penumpang yang ada di dalam oplet, masing-masing Manja Alfiza luka robek pada bagian kepala dan luka lecet di pelipis seblah kana. Kemudian, Siti Sandrawaijaya juga mengalami luka lecet di kepala dan lutut sebelah kana. Sedangkan, Junaidah pengemudi sepeda motor luka pada kaki sebelah kanan. Kondisi oplet sendiri dalam keadaan rusak yang cukup parah,. khususnya pada bagian depan,” kata Kasat Lantas. (san)

Jangan Main Ponsel saat Kencan, Bisa Digugat Lho….

0
ilustrasi

Rasanya unik tapi itulah yang terjadi. Brandon Vezmar, pria asal Texas, menuntut cewek yang dikencaninya akhir pekan lalu gara-gara si cewek SMS-an melulu ketika keduanya nonton Guardians of the Galaxy Vol. 2 (GotG Vol. 2) pekan lalu.

Tuntutan Vezmar tak banyak. Hanya 17,31 dolar AS (Rp 230 ribu), sesuai harga tiket bioskop 3D, plus 4 dolar AS (sekitar Rp 50 ribu) untuk pizza.

’’Selama nonton, dia buka ponsel setidaknya 10–20 kali. Dia juga SMS-an sekitar 15 menit,’’ ucap Vezmar kepada The Austin American-Statesman.

’’Aku bilang, kalau kamu mau SMS-an, mending keluar bioskop saja,’’ lanjutnya.

Eh, si cewek benar-benar keluar bioskop. Dan dia tak kembali lagi. Vezmar terpaksa pulang sendirian lantaran ketika berangkat nebeng kepada teman kencannya tersebut.

’’Kencan dengannya serasa di neraka,’’ kata pria berusia 37 tahun itu.

Sang cewek yang tak disebutkan identitasnya membela diri. ’’Temanku sedang mengalami kondisi darurat dan aku harus membantunya,’’ jelasnya kepada Refinery29.

Cewek itu merasa tidak mengganggu penonton lain. Layar sudah diatur redup. Dia juga tidak terus-menerus menyalakan ponsel.

’’Tuntutan itu berlebihan dan gila,’’ keluhnya.

Tuntutan dan petisi yang lantas viral tersebut menarik perhatian sutradara GotG Vol. 2 James Gunn. ’

’Kenapa cuma menuntut denda? Cewek itu pantas dipenjara,’’ candanya di Twitter. (Refinery29/fam/c19/na/jpgroup)

Perkumpulan Teo Chew Batam Lakukan Bhakti Sosial

0
Ketua Perkumpulan Teo Chew, Ali Ulai menyerahkan sembako secara simbolis kepada masyarakat Pulau Setokok di dampingi Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian (tiga dari kanan) di Bulang, Rabu (17/5/2017). F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Perkumpulan Teo Chew Batam dan Kepolisian Daerah (Polda) Kepri menggelar bakti sosial di Kelurahan Setokok, Rabu (17/5). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan hari ulang tahun (HUT) ke sembilan Perkumpulan Teo Chew Batam.

Bakti sosial ini terdiri dari tiga kegiatan, yaitu menyalurkan bantuan paket sembako gratis kepada 900 warga, sunatan massal kepada 50 anak, serta pangkas rambut gratis kepada siapa saja yang ingin memangkas rambutnya. Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolda Kepri Irjen Sam Budigusdian dan Ketua Perkumpulan Teo Chew Batam Ali Ulai.

Ali Ulai mengatakan, baksos dalam rangka memperingati ulang tahun Perkumpulan Teo Chew itu merupakan agenda rutin tiap tahun sebagai ungkapan syukur dari seluruh anggota dan pengurus perkumpulan. “Setiap tahun berbeda tempat dan agenda kegiatan. Intinya semua kegiatan sosial untuk berbagi kasih dengan sesama,” ujar Ali.

Untuk tahun ini, Perkumpulan Teo Chew bekerja sama dengan jajaran Polda Kepri untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Setokok menyambut bulan Ramadan yang akan segera tiba. “Sebentar lagi mau puasa, jadi sudah sewajarnya kita semua berbagi rasa dengan masyarakat di sini. Kita semua bersaudara. Sesama saudara harus saling berbagi,” ujar Ali.

Kapolda Irjen Sam Budigusdian menyambut baik bakti sosial tersebut. Dalam arahannya, Kapolda mengimbau agar masyarakat Setokok ataupun Batam secara umum tetap menjaga keamanan dan ketertiban bersama. “Situasi Kamtibnas Kota Batam saat ini aman dan saya mengimbau kepada kita semua agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban yang sudah terjaga dengan baik ini. Sebentar lagi sudah masuk bulan suci Ramadan, sudah sepatutnya kita saling memaafkan satu sama lain. Tetap kompak untuk keutuhan dan keamanan negara yang kita cintai ini,” ujarnya.

Camat Bulang Nasrun dan Lurah Setokok Agus Sofyan yang mewakili masyarakat di Kelurahan Setokok menyampaikan banyak terima kasih atas terlaksananya baksos tersebut. Menurut mereka, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat nelayan di Setokok. “Tahulah gimana kehidupan kami di sini, bantuan ini tentu sangat berarti untuk meringankan biaya hidup saudara-saudara kami yang ada di sini,” ujar Agus Sofyan.

Nasrun dan Agus sama berharap kegiatan serupa terus berkelanjutan meskipun dengan agenda yang berbeda.

Selain menggelar bakti sosial, Perkumpulan Teo Chew Batam akan menggelar pelantikan Dewan Pengurus Perkumpulan Teo Chew Batam periode kedua di pada Kamis (18/5) malam di Swiss-belhotel, Harbourbay, Batam. Pelantikan ini merupakan puncak perayaan hari jadi perkumpulan.

Sekretaris Umum Perkumpulan Teo Chew Batam, Fresby Sanjaya, mengatakan pelantikan ini akan dihadiri sekitar 1.500 anggota perkumpulan. Acara perayaan ini bersifat internal. Karena itu, hanya akan dihadiri para pendiri, pembina, pengurus, dan anggota Perkumpulan Teo Chew Batam. “Yang melantik pembina kita, Pak Tan Lay Yong. Kami tidak mengundang perkumpulan dari daerah lain dan tamu luar. Jadi, ini untuk Perkumpulan Teo Chew Batam saja,” katanya, Selasa (16/5).

Dewan Pengurus yang baru ini diketuai Ali Ulai, yang akan mengemban amanah hingga 2020.

(eja)

Pemkab Siapkan 19 Petani Garap Bawang Merah 10 Hektare

0

batampos.co.id – Pemkab Karimun melalui Dinas Pertanian dan Kehutanan pun telah mempersiapkan 19 petani untuk menggarap 10 hektare lahan yang akan ditanami bibit bawang merah tersebut. Bibit bawang merah tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian.

Lahan pertanian milik Pemkab Karimun di Pulau Kundur seluas 278 hektare. Namun saat ini hanya 65 dari 100 hektare yang akan dibuka terlebih dahulu.

”Kita sedang mempersiapkan administrasinya. Kemungkinan pertengahan tahun nanti, akan dimulai penanaman bawang merah yang berlokasi di Desa Teluk Radang Kecamatan Kundur Utara,” jelas Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Karimun M Affan, Rabu (17/5).

100 hektare lahan sudah dikelola secara swadaya oleh petani seperti tanam padi, jagung, sayuran dan sebagainya. Artinya, lahan pertanian milik Pemkab Karimun sangat cocok untuk ditanami berbagai jenis pangan dengan kultur tanah dan perairan yang sudah memadai.

”Kalau bawang merah prosesnya cukup cepat, dalam waktu 3 bulan sudah bisa di panen. Dan saya jamin, hasil panen bisa dijual untuk daerah kabupaten Karimun dan sekitar,” tuturnya.

Sedangkan, di tahun 2018 mendatang direncanakan Kementerian Pertanian akan melakukan pengembangan lahan pertanian secara serentak yaitu penanaman padi dengan lahan 100 hektare. Selain itu, ada sayuran 20 hektare, jagung 500 hektare, bawang merah 50 hektare yang sekaligus diberikan bantuan pupuk.

”Yang jelas untuk komoditi jagung sudah ada pembelinya. Mau seberapa hasil panennya sudah pasti ada yang beli,” kata Apan lagi.

Sementara saat ini lahan pertanian milik Pemkab Karimun, sudah digarap oleh para petani secara swadaya petani itu sendiri. Dan hasilnya, cukup lumayan namun belum bisa meningkatkan ekonomi para petani itu sendiri.

”Intinya kita (Pemkab Karimun-red) terus memberikan penyuluhan terhadap petani. Insya Allah, suatu saatu para petani disana akan sukses seperti petani yang ada di jawa,” ungkapnya optimis. (tri)

Membedah Kelesuan Ekonomi di Batam

0
ilustrasi

batampos.co.id – Kelesuan ekonomi global berimbas ke Kepri. Industri logam dasar yang sempat menjadi tumpuan utama ekonomi Kepri kini runtuh.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) industri ini hanya bertahan lima tahun, mulai 2012 hingga triwulan pertama 2017.

“Selama lima tahun terakhir, realisasi investasi dari industri logam dasar mencapai Rp 7,967 triliun atau mencapai 25,9 persen dari realisasi investasi yang mencapai Rp 31 triliun,” ujar Direktur Perencanaan Infrastruktur dari Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal, Badan Koordinasi Penanaman Modal RI (BKPM RI), Heldy Putera, Rabu (17/5).

Realisasi investasi hotel dan restauran juga cukup besar di Kepri. Nilainya hampir setara dengan investasi di bidang industri, yakni Rp 6,293 triliun atau setara 20,4 persen.

Dan terakhir industri alat angkutan dan transportasi lainnya yang mencapai Rp 2,785 atau setara 9 persen.

Ketiga sektor tersebut ditinjau berdasarkan Penanaman Modal Asing (PMA). Sedangkan jika ditinjau dari sektor Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), maka industri properti baik itu perumahan, kawasan industri dan perkantoran hanya bisa terealisasi sebanyak Rp 571 miliar.

“Kemudian industri alat angkutan dan transportasi lainnya mencapai Rp 457,6 miliar. Dan terakhir sektor pertambangan dengan angka Rp 153,3 miliar,” ujarnya.

Realisasi investasi selama lima tahun tersebut telah mampu menyerap 142.659 tenaga kerja. Sedangkan jumlah proyek yang terealisasi sebanyak 2.506 proyek.

Dan jika dilihat berdasarkan negara asal investasi, ternyata urutannya sama dengan penyumbang investasi untuk sektor pariwisata.

Singapura masih menjadi penyumbang investasi terbesar dengan nilai 1.979, 5 Juta Dolar Amerika. Disusul British Virgin Island dengan nilai 813 ,1 Juta Dolar Amerika. Kemudian Hongkong dengan nilai 243,9 Juta Dolar Amerika, Jepang dengan nilai 122,9 Juta Dolar Amerika dan Korea Selatan dengan nilai 109,8 Juta Dolar Amerika.

Sedangkan jika dilihat berdasarkan realisasi investasi per kabupaten/kota. Maka Batam merupakan kota yang paling dilirik investor asing. Karena nilai investasi di kota industri ini selama lima tahun mencapai Rp 21,423 triliun.

“Sedangkan Bintan hanya terima Rp 8,369 triliun. Dan Karimun terima Rp 2,201 triliun,” imbuhnya.

Realisasi Investasi 2017

Sementara itu, BP Batam menjadi badan yang bertanggungjawab mengelola investasi di Batam mencatat realisasi investasi hingga triwulan pertama 2017 mencapai 50,4 juta Dolar Amerika.

“Triwulan pertama 2017 ada 14 proyek dengan nilai investasi 50,4 juta Dolar Amerika. Dan untuk triwulan kedua nanti, sudah ada 10 perusahaan yang telah menyampaikan minatnya untuk berinvestasi,” kata Deputi V BP Batam, Gusmardi Bustami.

Investor-investor tersebut berasal dari Eropa seperti dari Norwegia, Italia, Prancis dan Inggris. Dan jika terealisasi maka nilai investasinya mencapai 310 juta Dolar Amerika. (leo)

Penyelesaian Lahan Terlantar Dipercepat

0
ilustrasi lahan. foto: dalil harahap / batampos

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus menggesa progres penyelesaian lahan terlantar yang dijadwalkan selesai dalam 2,5 tahun.

Proses evaluasi terus dilakukan mengingat ada 2.690 titik lahan terlantar seluas 7.719 hektare yang masih harus diurus dan kemungkinan besar ada titik-titik baru lagi.

Deputi III BP Batam, Eko Santoso Budianto mengungkapkan ia belum meng-update data secara keseluruhan mengenai titik-titik baru lahan terlantar.”Saya gak hapal datanya,” katanya pada Rabu (17/5).

Secara garis besar, BP Batam tengah melakukan proses peninjauan ulang terhadap lahan-lahan terlantar yang ada di Batam. “Kami melakukan monitoring sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP),” katanya lagi.

SOP yang dimaksud Eko adalah penerbitan Surat Peringatan (SP) 1 hingga SP 3.”Kami melaksanakan penerbitan SP dan apabila masih tidak ada bukti pembangunan maka baru dilakukan pencabutan,” imbuhnya.

Namun sebelum sampai pada tahapan SP hingga pencabutan, BP Batam tetap akan mengikuti prosedur yang mereka terapkan sendiri. Tahapan pertama proses evaluasi dimulai dari tahap mengumpulkan data alokasi lahan seperti dokumen Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dokumen Analisis Dampak Mengenai Lingkungan (Amdal), dokumen Fatwa Planologi, Surat Keputusan (Skep), Surat Perjanjian (SPJ), dokumen Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) dan Penetapan Lokasi (PL). Semua pengecekan dokumen tersebut memakan waktu 2 hingga 16 minggu tergantung situasi. Dan itu berlaku untuk satu berkas.

Lalu kemudian dilanjutkan dengan survei lapangan berdasarkan dokumen Izin Peralihan Hak (IPH) yang membutuhkan waktu seminggu hingga 4 minggu.

Setelah itu, BP Batam akan menerbitkan Surat Peringatan (SP) 1 hingga SP 3 dengan tempo waktu 4 minggu. Jika masih tidak menuruti SP, maka BP Batam akan mempublikasinnya ke media dengan durasi waktu seminggu.

“Baru kemudian akan diputuskan apakah akan direlokasi atau dicabut permanen. Waktu penentuannya seminggu hingga 4 minggu,” jelasnya.(leo)

JCH Asal Moro Meninggal, Tiga Mengundurkan Diri

0

batampos.co.id – Data sementara, Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Karimun mencapai 190 orang yang sudah melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) reguler tahun 2017 tahap pertama. Yang semula terdaftar 205 termasuk 10 cadangan. Akan tetapi, di pertengahan perjalanan ada tiga JCH yang mengundurkan diri dan satu telah meninggal dunia.

”Yang meninggal dunia atas nama Abdul Wahab Sulung Embung asal Kecamatan Moro. Dan biaya BPIH yang telah disetor ke bank walaupun belum lunas, tetap dikembalikan secara utuh kepada ahli warisnya,” jelas Kasih Penyelenggaran Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Karimun H Samsudin, kemarin (17/5) dikantor.

Sedangkan, tiga orang JCH yang mengundurkan diri yaitu Nur Aini Bahrum Abdullah, Sri Yanda dan Minatun yang sudah melunasi BPIH. Untuk biaya BPIH sendiri tahun 2017 JCH Kabupaten Karimun mencapai Rp32.125.650 Juta per orang. Sementara itu pelunasan tahap kedua BPIH dimulai pada tanggal 22 Mei hingga 2 Juni mendatang.

”Pelunasan BPIH termasuk 10 JCH cadangan nanti, termasuk 6 orang yang sudah Haji untuk menunaikan ibadah haji lagi,” ungkapnya.

Sementara itu JCH yang paling tua usianya 79 tahun atas nama Karim Cik Mat asal Kundur Barat dan termuda 32 tahun Muhamad Kanta asal kecamatan Tebing. Kemudian, data JCH per kecamatan yang terbanyak ada di kecamatan Kundur 66 orang, dilanjutkan Kecamatan Tebing 28 orang, Kecamatan Meral 25 orang, Kecamatan Karimun 24 orang, Kecamatan Kundur Barat 16 orang. Kecamatan Kundur Utara 12 orang, Kecamatan Durai 7 orang, Kecamatan Moro 6 orang, Kecamatan Meral 4 orang dan Kecamatan Buru 2 orang.

”Sekali lagi, ini data sementara JCH kabupaten Karimun. Dan kita masuk di kloter pertama bergabung dengan Batam, Bintan, Lingga, Natuna, Anambas yang direncanakan berangkat pada 31 Juni mendatang lewat embarkasi Batam,” kata Samsudin lagi. (tri)

WN Singapura Kabur dari Detensi Imigrasi

0

batampos.co.id – Satu orang tahanan detensi Imigrasi, Tajuddin, 43 yang merupakan WN Singapura dengan nomor identitas S7332608G pada Selasa (16/5) berhasil kabur dari dalam sel yang tyerletak di bangian belakang Kantor Imigrasi Tanjungbalai Karimun dengan cara menggergaji jeruji besi.

”Benar satu orang tahanan detensi yang merupakan WN Singapura telah melarikan diri pada Selasa pukul 12.30 WIB. Pada saat dilakukan pengecekan di dalam ruang tahanan, ternyata Tajuddin sudah tidak ada lagi. Dan, ada bekas gergaji pada bagian terali sebelah bawah. Untuk diketahui, Tajuddin berada di dalam ruang detensi sendirian,” ujar Kepala Sub Seksi Penindakan Kantor Imigrasi Tanjungbalai Karimun, Denni kepada wartawan, kemarin (17/5).

Tajuddin merupakan tahanan di detensi Imigrasi Tanjungbalai Karimun sejak Februari lalu. Yang bersangkutan ditangkap dan ditahan di salah satu hotel di Tanjungbalai Karimun. Pasalnya, masuk ke Indonesia tidak ada dokumen yang sah. Selama di dalam detensi Imigrasi Tanjungbalai Karimun yang bersangkutan selalu dikunjungi istrinya dari Singapura.

”Untuk itu, dugaan sementara, gergaji yang digunakan untuk menggergaji terali besi berasal dari istrinya. Dan, saat ini kita sudah mengecek di sistim milik Imigrasi bahwa yang bersangkutan masih berada di negara asalnya. Dan, terakhir mengjeguk Tajuddin itu Jumat (5/5) lalu. Yang jelas, setiap kali Tajuddin dibesuk, petugas melakukan pemeriksaan terlebih dulu,” paparnya.

Terkait dengan kaburnya satu orang tahanan detensi Imigrasi Tanjungbalai Karimun, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian. Selain itu, Imigrasi sendiri telah menyebar beberapa iorang anggotanya untuk melakukan pengawasan di setiap pelabuhan. Seperti di pelabuhan utama Taman Bunga, pelabuhan Sri Tanjung Gelam dan pelanuhan atau pelantar rakyat di Jalan Nusantara.

Kapolsek Kota Balai Karimun, AKP Lulik Febyantara secara terpisah membenarkan bahwa pihak Imigrasi Tanjungbalai Karimun telah melakukan koordinasi dalam rangka melakukan penangkapan terhadap Tajuddin. ”Kita sudah cek ke lokasi kejadian dan juga anggota sudah saya minta untuk ke lapangan. Sekaligus membawa foto Tajuddin. Sehingga, jika ketemu akan dilakukan penangkapan kembali,” ungkapnya. (san)

Ajak Personel Jalin Kebersamaan dalam Bertugas

0
AKBP Armaini menyambut kedatangan Kapolres Karimun yang baru, AKBP Agus Fajaruddin di Mapolres Karimun. F. Sandi/batampos.

batampos.co.id – Polres Karimun, menggelar parade penyambutan AKBP Agus Fajaruddin selaku Kapolres Karimun yang baru, Rabu (17/5).

Penyambutan terhadap pejabat nomor satu di Polres Karimun menggunakan adat istiadat melayu, seperti silat dan tarian sekapur sirih. Selain itu juga dilaksanakan parade pelepasan pejabat yang lama, AKBP Armaini.

”Dalam menjalankan tugas kita tentunya tidak bisa sendirian. Bahkan, sehebat apa pun juga kita tidak akan mampu meneyelesaikan tugas sendiri. Untuk itu, saya mengajak kepada seluruh jajaran anggota Polres Karimun, termasuk juga para ASN dapat menjalin dan meningkatkan kebersamaan dalam menjalankan tugas,” ujar kapolres Karimun, AKBP Agus Fajaruddin.

Hanya dengan kebersamaan, kata Kapolres, semua pekerjaan dapat diselesaikan. Sekali pun pekerjaan itu besar dan berat, tapi jika dikerjakan bersama-sama, yakin bisa diselesaikan. Untuk itu, dia selalu berpesan dimana saja dia ditugaskan selalu mengajak untuk kebersamaan dan untuk tetap menjaga kesolidan. Sehingga, apa pun tugas yang diberikan dapat diselesaikan dengan baik.

Sementara itu, AKBP Armaini menyampaikan bahwa meski tugasnya telah berakhir memimpin di Polres Karimun, namun tidak berarti hubungan silaturahmi dengan seluruh personil yang ada di Polres Karimun juga akan berakhir. ”Sebaliknya, hubungan silaturahmi itu tidak terputus. Jika ada kesempatan tugas atau kunjungan ke Banda Aceh, maka hubungi saya,” jelasnya. (san)

Oknum PNS Lingga Dituntut Tiga Tahun Penjara

0
batampos.co.id – Syamsuri alias Bujang, oknum PNS Kabupaten Lingga, terdakwa kasus korupsi pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) tahun anggaran 2014 di Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga, dituntut tiga tahun penjara, oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang, Rabu (17/5).
Dalam sidang yang diketuai majelis hakim, Purwaningsih didampingi dua hakim anggota Iriaty Khairul Ummah dan Jhoni Gultom. JPU Okky Fathoni dan R Ibrahim, menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diuraikan dan diancam pidana dalam pasal 3 junto pasal 18 undang-undang RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan korupsi sebagaimana telah di ubah dan ditambah dengan Undang-undang RI nomor 20 tahun 2001 junto pasal 55 ayat 1 junto pasal 56 KUHP.
“Untuk itu selain meminta majelis hakim agar menghukum terdakwa selama tiga tahun penjara. Kami juga memberikan sanksi denda Rp 50 juta subsider empat bulan kurungan,”ujar JPU.
Dikatakan JPU, terhadap kerugian keuangan negara. Meski terdakwa telah mengembalikan sebesar Rp 130 juta dari Rp 500 juta. Masih terdapat sisa Rp 370 juta yang harus dibayarkan.
“Jika terdakwa tidak membayar sisa uang pengganti. Maka harta bendanya disita untuk negara. Namun, jika harta bendanya tidak cukup membayar. Maka terdakwa akan dipidana selama satu tahun dan enam bulan,”kata JPU.
Sedangkan barang bukti yang dipergunakan dalam persidangan, sambung JPU, akan dikembalikan ke penyidik untuk dua tersangka lainnya yang saat ini masih dalam proses penyidikan di Polres Lingga.
Mendengar tuntutan yang dibacakan JPU. Terdakwa yang langsung berkonsultasi dengan Penasehat hukumnya Sri Ernawati, langsung mengajukan pledoi dan meminta waktu untuk menyusun nota pembelaannya atas tuntutan JPU.
“Saya minta waktu yang mulia untuk menyusun pledoi yang akan saya bacakan dalam sidang selanjutnya,”ucap terdakwa.
Setelah mendengar tuntutan JPU dan Tanggapan terdakwa atas tuntutan tersebut. Majelis hakim pun menunda sidang selama tujuh hari ke depan dan memberikan waktu untuk terdakwa menyusun pembelaan yang akan dibacakan dalam sidang selanjutnya.
Seperti diketahui, kasus dugaan korupsi Alkes Lingga tahun anggaran 2013 senilai Rp 2,2 miliar tersebut berawal ketika terdakwa Syamsuri selaku ketua panitia lelang proyek tersebut diduga telah melakukan persekongkolan dengan pihak lain untuk memenangkan proyek tersebut dan juga melakukan penggelembungan harga barang, sehingga keuangan negara dirugikan sebesar Rp 969 juta.
Selain Syamsuri, kasus tersebut diduga melibatkan dua tersangka lain yang saat ini masih ditangani tim penyidik Satreskrim Polres Lingga dengan inisial SM selaku distributor pengadaan barang dan KI sebagai pengaturan lelang.(ias)