Rabu, 10 Juni 2026
Beranda blog Halaman 13581

Lonjakan Arus Mudik Sudah Terlihat

0
Emran. F. Wijaya Satria/Batam Pos

batampos.co.id – Walau masih terhitung dua pekan lagi lebaran baru tiba, namun peningkatan jumlah penumpang arus mudik di Pelabuhan Jagoh sudah tampak dibanding hari biasa. Menurut petugas Syahbandar Dabo Singkep, Emran, peningkatan jumlah kedatangan penumpang berkisar 10 persen hingga 15 persen.

“Sudah tampak peningkatan kedatangan atau arus mudik. Di pelabuhan Jagoh peningkatan kedatangan penumpang antara 10 hingga 15 persen,” kata Emran ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (12/6) pagi.

Lebaran tahun lalu Emran menyatakan adanya sejumlah kendala dialami untuk memenuhi transportasi lebaran. Prediksi Emran, tahun ini kondisi tersebut mungkin berulang kembali, pasalnya tidak adanya angkutan penumpang laut atau kapal yang berasal dari Lingga. Tentunya hal ini menjadikan rentan kekurangan armada.

Selain itu, masih banyak kendala yang mestinya disampaikan atau dibicarakan dengan pemerintah provinsi. Sayangnya, aku Emran, Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga tidak hadir dalam kegiatan Rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan angkutan lebaran di Provinsi Kepulauan Riau di Tanjungpinang untuk menyampaikan sejumlah kekurangan tersebut agar dapat dipecahkan bersama.

“Saya tidak dapat menyampaikan banyak, pada kesempatan itu karena Dinas Perhubungan Lingga tidak hadir saat itu,” ujar Emran.

Pria berkumis itu juga mempertanyakan terkait kapal Lintas Kepri yang didengung-dengungkan sejak tahun lalu akan masuk dan melayani pelayaran di Kabupaten Lingga, namun hingga saat ini kapal tersebut belum juga masuk. Semestinya, masih Emran, penyampaian masalah tersebut menjadi domain Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga.

Emran juga memastikan dalam kegiatan tersebut seluruh Kabupaten/Kota se Provinsi Kepri tampak hadir bahkan dari instansi pertikal seperti yang di emban Emran saat ini. Namun Emran memastikan setiap armada atau kapal yang berasal dari pelabuhan yang termasuk dalam wilayah Syahbandar Dabo Singkep telah diingatkan untuk menjaga keselamatan berlayar.

Selain itu, Emran juga terus melakukan pengecekan armada kapal angkutan penumpang secara berkala untuk menjamin keselamatan penumpang saat berlayar. Pria berkacamata itu juga mengaku telah menyampaikan sejumlah arahan untuk keselamatan kepada nakhoda.

“Minimal Nakhoda mencari tempat berlindung jika terjadi kondisi cuaca yang tidak baik,” kata Emran. (wsa)

Ditahan, Lis Berhentikan Asep

0
Asep Nana Suryana. F. Yusnadi/batampos.

batampos.co.id – Walikota Tanjungpinang Lis Darmasyah bersama Wakil Walikota Syahrul sepakat memberhentikan sementara Asep Nana Suryana, Dirut BUMD PT Tanjungpinang Makmur Bersama yang terjerat kasus pungutan liar sewa lapak dan kios Pasar Bintan Centre, Tanjungpinang. Untuk itu, pihaknya segera melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pekan depan.

“Untuk sementara, jabatan Dirut akan dijabat oleh Pelaksana Harian,” kata Lis, Senin (12/6).

Lis mengatakan pihaknya tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Untuk itu Asep masih diberikan haknya sebesar 75 persen.

“Asep tetap menerima hak-haknya sama seperti ASN lainya,” jelasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Polda Kepri telah menetapkan dua orang tersangka kasus pungli sewa lapak dan kios di pasar Bintan Centre. Tersangka pertama yakni Slamet, kordinator di Pasar tersebut yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) saat melakukan pungli terhadap pedagang.

Sedangkan penetapan tersangka terhadap Asep Nana Suryana, karena diduga turut menikmati aliran dana dari praktek pungli dan berdasarkan pengembangan yang dilakukan tim Saber Pungli.

Dugaan pungli yang dilakukan kedua tersangka pun masuk dalam ranah hukum tindak pidana korupsi, sebagaimana diatur dan diancam pasal 11 junto pasal 12 huruf (a) dan pasal 12 huruf (e) junto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana dirubah dalam undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.(odi)

RDP Panlih Wagub dengan Tokoh Masyarakat

0

batampos.co.id – Panitia Khusus pemilihan wakil gubernur menggalang dukungan, dalam menuntaskan kinerjanya menyusun tata tertib dan panitia pemilihan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri).

Dukungan ini digalang juga untuk mendapatkan kritik, saran dan masukan mengenai Tata Tertib dan proses teknis pemilihan wakil gubernur Kepri.

Dukungan lantas didapatkan dari para tokoh masyarakat Kepri. Sebagaimana yang dilangsungkan pada Senin (12/6) kemarin, DPRD Kepri melangsungkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Ketua LAM, BP3KR, FKUB dan Zurriat Raja Penyengat.

“Intinya kami bertukar pikiran dalam RDP ini,” kata Ketua Pansus pemilihan wagub, Surya Makmur kemarin.

Dalam tapat dengar pendapat kemarin, lanjut Surya, masing-masing tokoh masyarakat menanyakan mengenai persyaratan calon. “Mereka juga menanyakan bagaimana jika calon tak memenuhi syarat,” sambung politisi Demokrat ini.

RDP lantas menghasilkan restu dari para tokoh-tokoh masyarakat, beriring harapan kepada pansus untuk menyegerakan kinerjanya. “Pansus diharapkan dapat bekerja dengan baik, profesional dan sesuai aturan. Masyarakat menunggu kerja Pansus agar segera menghasilkan Wagub,” beber Surya. (aya)

Temuan BPK Hanya Rp 59 Miliar

0

batampos.co.id – Kekuatan APBD Kepri 2017 yang semula nilainya Rp 3,3 triliun tereduksi sekitar Rp99 miliar. Persoalan itu disebabkan berbedanya perhitungan Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) APBD Kepri 2016 antara Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) Pemprov Kepri. Konsekuensinya sejumlah rencana kegiatan 2017 akan dipangkas.

“Perhitungan kita Silpa APBD Kepri 2016 adalah sebesar Rp159 miliar. Kenyataan dari hasil audit BPK, Silpa rilnya hanya Rp59 miliar lebih,” ujar Kepala Badan Penelitian Perancanaan dan Pengembangan (Bappelitbang) Provinsi Kepri, Naharuddin menjawab pertanyaan media di Kantor DPRD Kepri, Tanjungpinang, Senin (12/6).

Menurut Nahar, menyiasati kondisi yang terjadi sekarang ini, akan dilakukan rasionaliasi kembali terhadap sejumlah rencana kegiatan. Karena anggaran yang akan disesuaikan adalah belanja modal. Kebijakan ini dilakukan adalah untuk menghindari terjadinya kurang bayar atau kewajiban kepada pihak ketiga di akhir tahun anggaran nanti.

Masih kata Nahar, saat ini sedang berlangsung sinkronisasi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang di lingkungan Pemprov Kepri. Karena yang memutuskan kegiatan-kegiatan mana yang ditunda pelaksanaanya adalah kepala OPD langsung. Dijelaskan Nahar, apabila tahapan ini selesai, selajutnya adalah pembahasan ditingkat TAPD Pemrov Kepri.

“Setelah tahapan selesai, sebelum dibahas ditingkat dewan. Maka akan dilaporkan terlebih dahulu kepada Bapak Gubernur. Khusus pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas utama,” papar Nahar.

Lebih lanjut Nahar menjelaskan, kondisi ril mengenai jumlah yang dirasionaliasi akan terlihat pada APBD Perubahan nanti. Karena ada kemungkinan meningkatnya pendapatan. Selain itu masih ada harapan dari Dana Bagi Hasil (DBH). Disebutkan Nahar, harapan potensial untuk menambah pundi-pundi pendapatan daerah adalah melalui sektor labuh jangkar.

“Kenyataannya harapan tersebut belum terwujud. Karena masih belum kita terima,” tutup Naharuddin.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kepri, Iskandarsyah mengatakan pihaknya belum mendapatkan laporan terkait berkurangnya nilai APBD Kepri 2017. Karena melesetnya perhitungan Silpa APBD 2016. Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut, Kepri sebenarnya sudah bisa memungut pendapatan dari sektor labuh jangka.

“Kita harus kreatif untuk mencari pendapatan baru. Sehingga ketika kondisi seperti ini, tidak mengganggu rencana pembangunan yang sudah dibuat,” papar Iskandarsyah.(jpg)

PT Timah Bagikan Seribu Paket Sembako untuk Kaum Dhuafa

0
Karyawan PT,Timah (persero )Tbk H.Robert menyerahkan paket sembako gratis untuk warga kurang mampu. F. Humas PT.Timah untuk batampos.

batampos.co.id – Menyambut bulan suci Ramadan, dan merayakan hari raya Idul Fitri 1438 H, PT.Timah (Persero) Tbk membagikan 1.000 paket sembako gratis untuk kaum dhuafa di wilayah Kabupaten Karimun.

Penyerahan 1.000 paket sembako dibagikan langsung pihak PT.Timah untuk Pulau Kundur 400 paket, Karimun 400 paket, dan Kecamatan Moro 200 paket, beberapa waktu lalu.

Kepala Unit Produksi Wilayah Kepri dan Riau Edi Satyawarman menyebutkan jika bantuan 1.000 paket sembako sebagai kepedulian PT.Timah (persero) Tbk kepada masyarakat kurang mampu. Tujuanya untuk berbagi kebahagian di bulan suci Ramadhan sekaligus dalam menyambut hari raya idul fitri. Kegiatan ini dilakukan setiap tahunya sebagai bentuk kepedulian PT.Timah terhadap masyarakat di sekitar wilayah tambang.

“Alhamdulillah tahun ini PT.Timah (Persero) Tbk dapat berbagi dengan masyarakat berupa 1.000 paket sembako gratis dan sudah dibagikan dengan lancar. Kegiatan ini juga bekerjasama dengan dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kabupaten Karimun serta Pemerintah Kabupaten Karimun,” terang Edi Stayawarman.

Pembagian sembako gratis dilaksanakan sebagai rangkaian dari sinergi BUMN guna meringankan beban masyarakat. Dalam hal ini kami berharap dukungan dan peran aktif seluruh masyarakat untuk menjaga keberadaan PT.Timah (persero) Tbk agar dapat melaksanakan aktifitas dengan aman, nyaman dan kondusif. (ims)

Ada Sel Mewah di Penjara

0
Sel mewah bandar narkoba jaringan Freddy Budiman (Ist for JawaPos.com)

batampos.co.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) mendapati sel HC, anggota jaringan narkotika Freddy Budiman di Lapas Cipinang dipenjara dalam sel mewah.

Dari sumber Jawa Pos, HC tinggal sendirian di sel tersebut. Di sel itu terdapat fasilitas TV LCD berukuran besar. TV yang terpasang ditembok penjara. Di atas TV itu terdapat sebuah air conditioner (AC) yang membuat sel begitu dingin.

Tak hanya itu, di meja yang ada di sel, terdapat tiga buah handphone serta sebuah laptop bermerk Mac Book. Sel itu lebih layak disebut hotel.

Saat dikonfirmasi terkait temuan tersebut, Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari membenarkannya. Menurutnya, bahkan ditemukan adanta perangkat closed circuit television (CCTV) di dalam dan luar sel tersebut. ” untuk detilnya, nanti akan dijelaskan Kepala BNN ya,” paparnya.

Perlu diketahui, HC ditangkap karena bersama dengan Freddy Budiman membuat pabrik narkotika di wilayah Tangerang. Didatangkan ekstasi kelas satu yang akan dipecah menjadi empat ekstasi di pabrik tersebut.

Ekstasi tersebut berasal daru benua biru atau eropa. Tak hanya ekstasi, ditemukan juga sabu sabu dari pabrik yang dikelola keluarga Freddy tersebut. (idr/JPK)

Kisah Jimat Panglima Soedirman

0
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo

batampos.co.id – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/6) mengatakan, sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia menjadi bukti peran rakyat dari kalangan kiai dan ulama.

Sebab, kata dia, jauh sebelum adanya Sumpah Pemuda, jauh sebelum bangsa ini merdeka, anak-anak bangsa ini dididik oleh para kiai.

Gatot menegaskan para kiai dan santri itulah yang berjuang memerdekakan bangsa ini, bukan TNI. Karena saat itu TNI belum lahir.

“Marilah kita memahami sejarah bangsa, khususnya sejarah jauh sebelum bangsa ini merdeka,” imbuh Gatot Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini.

Gatot juga menuturkan, tentang peran Jenderal Soedirman dalam masa kemerdekaan Indonesia.

“Tahukah saudara siapa Jenderal Soedirman? Beliau adalah santri. Beliau bekerja menjadi guru dan kemudian menjadi kepala sekolah. Maka tak heran kalau sebagian orang memanggil beliau Pak Dir, sebagian lainnya memanggil beliau Kiai. Kiai Soedirman,” tuturnya.

Gatot mengungkapkan, Jenderal Soedirman merupakan sosok yang saleh. Bahkan diakuinya, ketika Soedirman bergerilya ke hutan, tidak pernah berhenti dari berzikir.

Kemudian, sambung mantan Pangkostrad ini, salah seorang pengikut Jenderal Soedirman pernah menanyakan tentang jimat.

“Pak Kiai itu pakai jimat apa kok selalu lolos dari sergapan Belanda. Ketika diberondong peluru Pak Kiai juga selamat. Apa jimatnya Pak Kiai?’ tanya pengikut beliau,” ungkap Gatot.

“Dijawab Jenderal Soedirman, ‘Kamu mau tahu jimatku? Kamu tahu air kendi yang selalu aku bawa ini? Jimat pertamaku, aku selalu dalam keadaan suci. 24 jam setiap hari aku menjaga wudhu.”

“Kalau batal aku langsung wudhu lagi. Jimat keduaku, aku menjaga sholatku. Jimat ketigaku, aku berjuang hanya untuk negara dan bangsa ini tanpa pernah secuil pun memikirkan diriku pribadi,” kata Gatot menirukan dialog Jenderal Soedirman.

Selain itu kata Gatot, Jenderal Soedirman itu tidak pernah mengeluh serta tidak pernah marah.

“Pemimpin pertama tentara Indonesia adalah seorang ulama, Kiai, dan dia Jenderal Soedirman,” tegasnya. (flo/dms/JPG)

Siswa SDN 002 Batuaji Lulus 100 Persen

0
F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Pengumuman kelulusan tingkat SD serentak dilakukan Senin (12/6).

Salah satunya di SDN 002 Batuaji, sebanyak 248 siswa lulus ujian nasional. Pantauan Batam Pos, sejumlah murid kelas VI SDN 002 Batuaji beserta orang tua wali memadati pelataran sekolah.

“Alhamdulillah, berdasarkan rapat bersama majelis guru, anak kami lulus semua,” ujar Kepala Sekolah SDN 002 Batuaji, Rohani.

Dia mengatakan ada beberapa siswa yang memperoleh nilai 100 untuk mata pelajaran Matematika. Sementara kelulusan ini diumumkan secara langsung oleh pihak sekolah dengan membagikan undangan kesetiap siswa.

“Semoga anak-anak ini bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” kata perempuan asal Pulau Tujuh, Tembilahan.

Sementara disinggung mengenai PPDB tahun ini. Perempuan berjilbab ini mengaku hanya akan menerima 144 siswa baru untuk empat ruang belajar mengajar (RBM) yang disediakan.

Jumlah ini memang jauh lebih sedikit dari penerimaan siswa baru tahun lalu. “Jumlahnya memang sedikit. Ini sudah ditentukan oleh pusat,” katan Rohani.

Sedangkan untuk penghapusan dan larangan penggunaan double shift, Rohani mengaku belum bisa merealisasikan. Sebab, sampai saat ini sekolahnya masih kekurangan ruang belajar.

“Kami hanya punya 23 ruangan. Sedangkan murid kami ada sekitar 1400 siswa,” sebut perempuan berkulit putih ini. (cr19)

FamTrip Negara ASEAN Jajal Padang Golf Jakarta-Bandung

0
ilustrasi

Kementerian Pariwisata yang dipimpin oleh Arief Yahya itu menggelar Familiarization Trip (Famtrip) Golf for Southeast Asia Market pada 12-16 Juni 2017 di Jakarta dan Bandung.

Deputi Pemasaran Mancanegara Kemenpar I Gde Pitana didampingi Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Rizki Handayani mengatakan, kegiatan Golf for Southeast Asia Market di Jakarta dan Bandung ini akan mengikutsertakan sebanyak 6 Negara di Asia Tenggara  yakni Kamboja, Filipina, Singapura, Vietnam, Myanmar, Malaysia yang bergerak di industri wisata golf.

“Golf merupakan salah satu daya tarik yang dimiliki oleh Indonesia untuk mengundang datangnya turis asing dari mancanegara. Kebijakan bebas visa bagi para wisatawan golf asing membuat wisata golf di Indonesia semakin digemari oleh para golfer asing,” ujar Pitana yang diamini Rizki.

Lebih lanjut dia mengatakan, Golf merupakan salah satu olahraga yang memang berpotensi mendatangkan wisman ke Indonesia. Walaupun jumlah wisman yang bertujuan untuk bermain golf di Indonesia tidaklah sebanyak wisman yang berpelesir dengan tujuan rekreasi biasa, namun pengeluaran wisman golfers jauh lebih tinggi daripada rata-rata pengeluaran wisatawan umum yang datang ke Indonesia.

“Golfers itu rata-rata menghabiskan US$ 6.000 sekali kunjungan dan hal ini 6x lipat lebih banyak dibandingkan dengan wisman biasa,” kata Pitana.

Sementara itu Rizki menambahkan, kegiatan ini memiliki misi untuk memperkenalkan Indonesia sebagai destinasi wisata golf yang siap untuk menjadi tuan rumah event-event golf internasional. Serta Memperkuat dan memperluas jaringan dengan para pengambil keputusan dari organisasi-organisasi internasional untuk penyelenggaraan kegiatan minat khusus di Indonesia.

“Sebagai salah satu alat promosi, Kementrian Pariwisata merancang kegiatan Familiarisation Trip (Fam Trip) untuk memperkenalkan dan meningkatkan citra pariwisata golf Indonesia di dunia golf professional mancanegara khususnya negara-negara di Asia Tenggara. Lapangan golf di Jakarta dan Bandung akan mereka jajal,” ujar Rizky Handayani.

Lebih lanjut Kiki mengatakan, para peserta akan diajak merumput dilapangan berkelas internasional dan memiliki pemandangan yang bagus. Untuk di Jakarta peserta akan dibawa ke Royale Jakarta Golf Club. Sementara untuk di Bandung akan ada dua tempat golf course yang pertama di Mountain View Golf Club, Dago Pakar serta di Giri Gahana Golf & Resort Bandung.

Selain mengalami pengalaman bermain golf di Jakarta Bandung, peserta juga dipertemukan dengan industri wisata di bidang golf dan dinas pariwisata di masing-masing daerah.

“Ketiga tempat itu dipilih karena, tekstur lapangan golf yang beragam, serta lokasinya yang dekat dengan alam, pelayanan yang ramah dari para staff di lapangan, caddy yang professional, dan green fee yang cukup murah. Hal itu yang menjadikan Indonesia sebagai salah satu surga golf bagi pemain golf Internasional,” wanita jebolan ITB Bandung itu.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, Golf di Indonesia itu memang juaranya.

“Atraksi kita sudah sangat keren. Mau sensasi golf yang seperti apa, semua ada di Indonesia. Dulu malah orang bermain night golf, dengan bola berwarna yang berpendar diterpa cahaya. Jadi kalau Golf, ya silahkan nikmati di Indonesia,” kata Menpar Arief Yahya.

Pria asli Banyuwangi itu menambahkan bahwa wisata golf Indonesia tidak terpengaruh musim dingin sehingga golfers dapat bermain sepanjang musim. Jadi wisman dari Korea dapat tetap menikmati asyiknya bermain golf di bulan Januari di Indonesia dimana hal tersebut mustahil dilakukan di negara asalnya.

“Lapangan golf Indonesia itu keren-keren, landscape-nya bagus, bisa main sepanjang tahun, tidak banyak terpengaruh oleh musim. Jadi silakan datang kapanpun ke Indonesia,” tambah mantan Dirut Telkom itu. (*)

Water Villa Resort Semarakkan Wisata di Bintan

0
ilustrasi

Segera hadir, Water Villa Resort di Bintan.

Water Villa Resort itu dirancang di atas air. Penginapannya berbentuk bungalow yang terletak sekitar beberapa meter dari garis pantai. Resort villanya berbentuk rumah panggung sehingga lantainya seperti mengapung di atas air.

“Persiapan kami sudah matang untuk membangunan mega proyek di Trikora Bintan. Yang sangat prestisius nanti adalah water villa,” ujar Chief Executive Officer (CEO) PT. Grand Wie Sukses (GWS), Lily Oey, Senin (12/6).

Bagi GWS, pesona Bintan tak kalah dengan Maldives. Alamnya bagus, baharinya juga sangat oke untuk dikembangkan. Karenanya, di 2017 ini investor asal Jakarta itu mengaku siap menanamkan investasi senilai Rp3,5 triliun. Dana itu akan dialokasikan untuk membangun Water Vlla Resort di Kawasan Trikora, Bintan.

Semua perizinan, menurut Lily, sudah diselesaikan. Bahkan Juli 2017, rencananya GWE bakal melakukan peletakan batu pertama. Seremonial itu merupakan simbolis pembangunan dua proyek. Proyek pertama diberi nama Avara. Satunya lagi adalah Mangata.

“Khusus untuk Avara dibangun akan  dibangun di atas lahan seluas 40 hektar. Di kawasan bibir pantai. Sedang Mangata projeknya adalah water villa yang di kawasan laut. Luasnya juga sama dengan Avara,” papar Lily.

“Tahap awal fokus pembangunan yang akan kita lakukan adalah Avara Resort nilai pekerjaannya sekitar Rp1,4 trilun. Sedangkan untuk watervilla investasinya sebesar Rp1,1 triliun,” paparnya lagi.

Konsepnya? Tentu saja mengacu pada standar dunia. Water villa yang dibangun akan diset eye cathing seperti Maldives ataupun Port Dickson, Malaysia. Bedanya, di Bintan, water villanya akan dibangun dengan arsitektur yang lebih elegan.

“Kita akan memadukan tujuh miniatur keajaiban dunia. Bahkan sasaran pasar adalah untuk umum, tidak dalam kategori private. Baik itu untuk wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara,” jelasnya.

Khusus untuk pembangunan water villa, GWE mengaku tidak akan menggunakan sistem reklamasi. Itu artinya, water villa yang dibangun tidak merusak lingkungan yang ada.

“Program investasi kita tentu ramah lingkungan. Maka dari itu, kami menggandeng Chinapower dalam membangunan mega proyek itu nanti,” tegasnya.

Disinggung mengani profit apa yang didapat masyarakat sekitar. Mengenai hal itu, Lily mengatakan secara keseluruhan dari dua project yang dibuat bisa menyerap sekitar 3.000 lapangan kerja. Bukan hanya itu, bahkan pihaknya juga akan mengakomodir Usaha Kecil Menengah (UKM) masyarakat sekitar.

“Karena konsep kita rencanakan adalah kawasan pariwisata terpadu. Tentu dengan hadirnya kita, harus memberikan kesejahteraan kepada masyarakat sekitar,” papar Lily.

Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengaku happy dengan niatan GWE tadi. Hadirnya investor kakap di Bintan tadi, menurutnya akan berdampak sangat positif terhadap kemajuan pariwisata di Bintan.

“Apa yang kita harapkan pembangunan yang ada, hendaknya membuka lapangan kerja. Sehingga anak-anak tempat tidak jadi penonton. Ini yang manfaat yang kita minta. Semoga pembangunan ini menjadi Bintan lebih maju dan lebih baik,” papar Gubernur.

Menpar Arief Yahya ikut sumringah mendengar rencana itu. Sejumlah kata sakti pun ikut dikeluarkan menteri asal Banyuwangi itu.

“Bintan itu potensinya luar biasa. Baharinya keren, sangat oke untuk pariwisata. Kalau Water Villa Resortnya dibangun dengan standar dunia, saya yakin Bintan yang pasarnya dari Singapore itu akan mekin ngetop,” jelas Arief Yahya.

Batam dan Bintan di Kepri itu diuntungkan oleh jarak yang tidak terlalu jauh. Waktu tempuh juta tidak terlalu lama, tidak lebih dari 1 jam menuju Singapore. “Itu semua adalah keuntungan besar, karena secara geografis dekat dengan target market Singapore yang harus terus dilakukan penyempurnaan,” kata Arief Yahya.(*)