Sabtu, 13 Juni 2026
Beranda blog Halaman 13581

Pelabuhan Dompak Bermasalah, Dewan Salahkan Pemprov

0
Salah satu bagian bangunan pelabuhan Dompak yang mulai rusak. F: Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Munculnya sejumlah masalah dalam perjalanan pembangunan pelabuhan Dompak, Tanjungpinang yang ditanggung sepenuhnya oleh APBN. Akan tetapi Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kepri, Irwansyah justru menyalahkan Pemerintah Provinsi Kepri. Lantaran melakukan pembiaraan, karena tak kunjung menyelesaikan proses hibah lahan.

“Sabtu (17/6) lalu kita dapat kabar, ponton Pelabuhan Dompak rusak dan hanyut kelaut. Tentu kejadian itu menambah daftar kerusakan yang sudah ada. Padahal sudah menelan sekitar Rp121 miliar untuk membangun infrastruktur yang sudah ada,” ujar Irwansyah menjawab pertanyaan Batam Pos, Minggu (18/6)
Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kepri tersebut menjelaskan, kenapa dirinya menuding Pemprov Kepri turut berasalah dibalik kerusakan yang terjadi di Pelabuhan Dompak. Menurut Irwansyah, sekarang ini masuk tahun kedua pelabuhan tersebut mangkrak. Menurutnya, apabila proses hibah sudah diselesaikan secepat mungkin. Tentu kerusakan-kerusakan tidak terjadi.
“Memang Pemprov Kepri tidak mengalami kerugian. Karena yang menanggung pembangunan adalah Kementerian Perhubungan. Tetapi kita rugi waktu, karena manfaatnya tidak bisa dirasakan masyarakat,” tegas Irwansyah.
Mantan legislator DPRD Batam tersebut menambahkan, saat pertemuan dengan Dirjen Perhubungan Laut (Dirhubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) beberapa waktu lalu, pada prinsipnya mereka tidak persoalan Pemprov Kepri terlibat dalam pengelolaan di pelabuhan tersebut. Hanya saja untuk merampungkan harus ada hibah lahannya.
“Terganjalnya penyelesain selama lebih kurang dua tahun ini adalah persoalan hibah saja. Semakin cepat diselesaikan, maka pembangunannya akan lebih cepat. Seharusnya kerusakan ini bisa hindari,” tutup Irwansyah.
Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri, Jamhur Ismail mengatakan saat ini segala kerusakan masih dalam tanggungjawab Kementerian Perhubungan. Menurut Jamhur, tidak ada upaya pihaknya untuk memperlambat penyelesaikan pekerjaan Pelabuhan Dompak. Apalagi persoalan ini sudah didudukan.
“Dari yang kita amati, kerusakan yang terjadi memang dilakukan oleh Orang Tak Dikenal (OTK). Sehingga ada kemungkiran lepasnya ponton pelabuhan juga ulah tangan-tangan jahil,” ujar Jamhur.
Sebelumnya, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang, Rajuman Sibarani mengatakan tidak ada di alokasikan anggaran untuk menjaga pelabuhan tersebut. Terkait kerusakan yang terjadi, juga sudah dilaporkan ke Kemenhub. Dengan adanya kerusakan ini, pihaknya akan menggesa pelaksanaan audit dengan menggandeng Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP).(jpg)

Rabu, Asep dan Slamet Disidang

0

batampos.co.id – Direktur BUMD Tanjungpinang, Asep Nana Suryana dan juga Slamet, kordinator Pasar Bintan Centre, dua terdakwa perkara pungli sewa lapak dan kios Pasar Bintan Centre, akan menjalani sidang perdana, pada Rabu (21/6) mendatang, di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang.

Humas PN Tanjungpinang, Santonius Tambunan, membenarkan hal tersebut. Jalannya sidang itu dipimpin oleh Wakil Ketua PN Tanjungpinang Marlop Simamora didampingi dua hakim anggota Jhoni Gultom dan Purwaningsih.

“Iya sesuai rencana Rabu mendatang, kedua terdakwa akan di sidangkan,” ujar Santonius.

Dikatakan Santonius, disidangya kedua terdakwa tersebut setelah pihaknya menerima pelimpahan berkas Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang tergister dengan Nomor 5/Pid.Sus.Tpk/2017PN.Tpg untuk terdakwa atas nama Asep Nana Suryana dan Nomor 4/Pid.Sus.Tpk/2017PN.Tpg atas nama Slamet.

Terpisah, Kepala Kejati Kepri, Yunan Harjaka, melakui Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Ferytas, mengatakan pihaknya telah menunjuk lima Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk persidangan kedua terdakwa.

“Dua JPU  dari Kejati Kepri, tiga JPU dari Kejari Tanjungpinang yang akan mengikuti sidang tersebut,” ucapnya.

Dugaan pungli yang dilakukan kedua tersangka pun masuk dalam ranah hukum tindak pidana korupsi, sebagaimana diatur dan diancam pasal 11 junto pasal 12 huruf (a) dan pasal 12 huruf (e) junto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana dirubah dalam undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.(ias)

Tuntut Sinergi BPOM dan Dinas Kesehatan

0
batampos.co.id – Kepala Kemenag Wilayah Provinsi Kepri Marwin Jamal, meminta Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan Majelis Ulama Indonesia serta Dinas Kesehatan meningkatkan sinergitasnya mengawasi predaran produk berbahaya bagi kesehatan sepanjang Ramadan.
“Saat ini kita harus sangat selektif, karena banyak barang-barang yang diimpor dari luar. Sementara ini bulan Ramadan, dalam agama kita disuruh betul-betul memperhatikan apa yang di makan dan apa yang di minum,” tegas Marwin, Minggu (18/6).
Marwin menyampaikan hal ini, karena dirinya baru saja mendapat laporan terkait beredarnya sejumlah produk mie instan impor mengandung fragmen DNA babi. Mi tersebut antara lain, Samyang (mie instan U-Dong), Samyang (mie instan rasa Kimchi), Nongshim (mie instan Shin Ramyun Black) dan Ottogi (mie instan Yeul Ramen).
“Kita tidak tahu apakah sudah beredar di Kepri, tapi saya minta agar BPOM, MUI dan Dinkes segera tanggap atas persoalan ini,” jelasnya
Masyarakat, menurut dirinya, terkadang banyak yang keliru ketika berbelanja di mal atau supermarket, ditambah lagi dengan pengunjung yang berdesak-desakan waktu itu. “Makan minum ini sangat prinsip dalam agama,” tegasnya
Hal ini pula kemudian yang menggerakkan Kemenag untuk lebih konsentrasi sosialisasi tempat usaha, berlebel halal. Walaupun Kepri masih terlambat dari negara maju yang basisnya muslimnya tidak kalah banyak dari Kepri.
“Saat ini kita Kepri sudah terlambat dari negara maju. Kita harus bergerak cepat, apalagi sekarang sudah ada undang-undangnya,” ujar Marwin
Termasuk daging impor, misalnya. Ada pahanya saja, masuk ke mal atau supermarket, kemudian berdekatan dengan daging sapi sulit dibedakan mana daging sapi mana daging babi.
“Jadi banyak sekali masyarakat jadi korban,” ucapnya
Selama ini, menurut Marwin, masyarakat banyak tergiur dengan harga murah, padahal barang itu kadang tidak halal, makanya setiap barang-barang yang diimpor dari luar, seharusnya diseleksi dulu oleh pihak-pihak terkait seperti BPOM, Karantina dan Dinkes dan sebagainya.
“Masyarakat rendah kan maunya dapat daging yang murah, sudah hebat. Jangan asal-asalan, kita sudah susah menjaga kadar puasa, tiba-tiba konsumsi makanan tidak halal,” ujarnya.
Sementara Kepala Seksi Pemeriksaan dan Penyidikan BPOM Kepulauan Riau (Kepri) Mardianto menuturkan dirinya sudah tahu informasi itu, kemudian sedang proses koordinasi untuk gelar operasi pemantauan di lapangan.
“Kami sedang melakukan rapat koordinasi dulu, dalam waktu dekat operasi,” terangnya. (aya)

4.100 Paket Sembako Murah Mulai Didistribusikan

0

batampos.co.id – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian Bintan, sudah mulai menyalurkan 4.100 paket sembako murah yang diperuntukkan bagi masyarakat Kabupaten Bintan, sejak Sabtu (17/6).

Hal ini disampaikan Penyidik Disperindagkop Bintan, Setia Kurniawan, Minggu (18/6).

Dia menuturkan untuk pendistribusian paket sembako tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana pembagian sembako yang disubsidi pemerintah Bintan, tahun ini disalurkan melalui koperasi-koperasi yang ada.

“Tujuannya agar koperasi yang ada saat ini bisa juga diberdayakan,” ujar Setia.

Tak hanya memberdayakan koperasi yang ada, lanjutnya penyaluran paket sembako murah ini juga melibatkan ibu-ibu pengurus PKK, mulai dari tingkat Kabupaten, hingga tingkat kelurahan.

Seperti PKK Kelurahan Kijang Kota Kecamatan Bintan Timur, yang akan mulai membagikan sembako murah, Selasa (20/6) mendatang.

“Sebanyak 35 paket sembako akan dibagikan melalui PKK kelurahan langsung di Aula,” ucap Lurah Kijang Kota, Anton Hatta Wijaya.

Setia menjelaskan adapun isi paket sembako yang akan diberikan kepada masyarakat diantaranya, gula 4 kg, minyak goreng 4 kg, tepung terigu 2 kg, serta sirup marjan 3 botol.

“Isi paket sembako ini harganya sangat terjangkau murah, hanya Rp 111 ribu. Sangat menghemat kantong,” terangnya.

Ia berharap dengan pembagian sembako murah ini mudah-mudahan bisa membantu untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang perayaan Idul Fitri 1438 H nanti.

“Setidaknya dengan pembagian sembako murah ini dapat menghemat pengeluaran masyarakat untuk lebaran nanti,” imbuhnya. (cr20)

Pemudik Lewat Bandara Naik 5 Persen

0
batampos.co.id – Meski tak menunjukkan gejolak peningkatan yang tinggi mendekati masa mudik di bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF), pihak maskapai mendata kedatangan dan keberangatan dari dan ke Tanjungpinang yang ramai berlangsung pada minggu lalu.
Hal ini terlihat dari banyaknya penjualan tiket di tiga maskapai reguler jurusan Jakarta yang melalui Bandara RHF.
Airport Manager Lion Air, Tanjungpinang, Handoko menuturkan permintaan tinggi pembelian tiket maskapainya berkisar antara tanggal 12-16 Juni. “Dalam seminggu kemarin yang rasanya tertinggi jelang mudik,” tutur Handoko, Minggu (18/6).
Selain itu, maskapai LCC Lion Air Tanjungpinang-Jakarta mengaku tidak adanya pelonjakan penumpang yang turut dirasakan, hingga memasuki H-6.
Hal tak jauh berbeda juga disampaikan GM Garuda Indonesia Cabang Tanjungpinang, Rudi Iriandi. Kepadatan arus penumpang, Tanjungpinang-Jakarta dan sebaliknya sudah terasa sejak 12 Juni, tepatnya minggu lalu yang terus berlangsung sampai dengan 15 Juni.
“Namun masuk minggu terakhir bulan Ramadan, tak terjadi peningkatan. Mulai 19 Juni malah penurunan,” Kata Rudi.
Peningkatan pembelian tiket sepanjang Ramadan tahun ini, lanjutnya, sudah mencapai 80 persen bahkan pernah mencapai 90 persen lebih. Terutama pada tanggal 14 sampai dengan 16 Juni. Sebagaimana Ramadan pada tahun sebelumnya.
“Semua di minggu lalu. Mungkin karena anak-anak sekolah juga sudah libur di tanggal tersebut,” imbuhnya.
Sementara itu, Seksi Pelayanan dan Pengembangan Bandara RHF, Frans Yosef menjabarkan, selama memasuki Ramadan jumlah penumpang hanya meningkat tiga sampai lima persen.
“Konsen penduduk di sini sepertinya mudik via trasnportasi laut. Sementara di bandara ya flat saja. Tidak terlalu terasa momen mudiknya,” tutur Yosef. (aya)

FKPPI Peduli Warga Kurang Mampu

0
Anggota FKPPI foto bersama dengan masyarakat Kelurahan Sei Jang, Tanjungpinang, usai membagikan sembako gratis. F. Choky Nainggolan/Batam Pos.

batampos.co.id – Keluarga besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) Kota Tanjungpinang,
membagikan 40 paket sembako gratis bagi warga tidak mampu di lapangan parkir Kelurahan Seijang, Kecamatan Bestari, Tanjungpinang, Minggu (18/6).

Ketua FKPPI Kota Tanjungpinang, Irwan Panggabean mengatakan kegiatan sosial ini dilaksanakan khusus bertepatan menyambut momentum bulan suci Ramadan 1438 H.

“Kita ingin berbagi antar sesama umat manusia yg kurang mampu. Mudah-mudahan pemberian sembako ini bisa bermanfaat dan membantu meringankan beban bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Irwan.

Menurutnya kegiatan sosial seperti ini, tentunya sangat perlu dilakukan sebagai wujud nyata dari organisasi FKPPI yg berada di wilayah Kota Tanjungpinang.

“Berbagi itu sangat indah. Dalam Alquran Hadist juga disebutkan rejeki yg kita miliki  sesungguh nya sebagiannya adalah milik orang lain,” ungkapnya.

Ia juga menuturkan program-program yang menyentuh langsung ke masyarakat juga sering dilakukan FKPPI selama ini, termasuk setiap datang nya bulan puasa.

“Kebetulan tahun ini kita lakukan di lingkungan masyarakat Sei Jang. Adapun hasil survey dan pendataan dari panitia terdapat 40  warga yang benar-benar dianggap kurang mampu. Dan itu yang menjadi fokus kami,” terangnya.

Ia berharap dengan program pembagian sembako ini mudah-mudahan bisa memberikan sedikit kebahagiaan bagi warga yang memang benar-benar membutuhkan uluran tangan.

“Semoga apa yg kita buat sedikit banyak nya bisa membantu untuk mereka bisa  merasakan kebahagiaan yang sama dengan yang lainnya,” ucapnya.

Warga Kelurahan Sei Jang, Safrudin mengaku senang bisa mendapatkan bantuan sembako gratis dari FKPPI.

“Senang bisa dapat sembako gratis, tentu sangat terbantu. Makasih FKPPI,” imbuhnya. (cr20)

Laguna Berikan Bantuan Dana dan Peralatan Sekolah

0
GM Banyan Tree, Alpha Eldiansyah, Direktur Human Resources Banyan Tree, Linda Melinda dan seluruh karyawan hotel foto bersama anak yatim piatu di Ballroom Hotel CK Tanjungpinang, Jumat (16/6). F.Harry/Batam Pos.

batampos.co.id – Laguna Bintan menggelar buka puasa bersama dengan anak yatim piatu dan karyawannya di Ballroom Hotel CK Tanjungpinang, Jumat (16/6).

Acara yang mengusung tema “Indahnya silahturahmi dan berbagi di bulan Ramadan” ini dihadiri seluruh manajemen hotel yang berdomisili di Kawasan Pariwisata Lagoi. Diantaranya Banyan Tree, Angsana dan Laguna Golf serta Cassia.

Anak yatim piatu yang diundang dalam meramaikan acara ini sebanyak 150 orang. Mereka berasal dari Yayasan Panti Asuhan Al Ghazi, Yayasan Panti Asuhan Nurul Islam Al Bintani, Yayasan Panti Asuhan Bina Insani dan anak-anak dari Kampung Baru, Kecamatan Teluk Sebong. Hadir juga General Manager (GM) Banyan Tree, Alpha Eldiansyah, Direktur Human Resources Banyan Tree, Linda Melinda dan seluruh karyawan hotel.

GM Banyan Tree, Alpha Eldiansyah mengatakan berbuka puasa bersama anak yatim piatu dan seluruh karyawan merupakan agenda rutin yang dilakukan Laguna Bintan setiap tahunnya, khususnya di bulan suci ramadan.

“Di bulan yang penuh berkah dan ampunan ini kita ingin mempererat tali silahturahmi serta berbagi kasih sayang antar sesama,” ujarnya.

Selain berbuka puasa bersama, kata Alpha juga memberikan bantuan dana dan peralatan sekolah untuk masing-masing anak yatim piatu serta kepada pengelola yayasan panti asuhan tersebut. Bantuan yang diberikan tersebut murni dari dana manajemen perhotelan serta sumbangan setiap karyawan yang dikumpulkan setiap bulannya.

Besar harapannya, dengan bantuan yang diberikan bisa meringankan beban yayasan panti asuhan serta membantu anak yatim piatu untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari serta memenuhi kebutuhan di dunia pendidikan.

“Semoga bantuan yang kita berikan bisa bermanfaat bagi pengelola yayasan panti asuhan dan anak yatim piatu,” bebernya.

Kemudian, sambung Alpha kepada seluruh karyawan yang menyisihkan uangnya untuk diberikan kepada anak yatim piatu agar selalu dicucuri rahmat dan dipenuhi berkah oleh Allah SWT dalam hidupnya.

“Bagi karyawan, semoga bantuan yang diberikan menjadi amal jariah,” ungkapnya. (ary)

Pembangunan Kantor Bupati Tahap II Tak Selesai

0

batampos.co.id – Pembangunan kantor Bupati Anambas tahap kedua dianggap tidak selesai 100 persen. Pasalnya khusus untuk atap bangunan yang sudah terpasang dianggap tidak sesuai spesifikasi sehingga pemerintah daerah tidak bisa membayarkan pekerjaan tersebut secara keseluruhan.

Dari penilaian Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), pembangunan tahap kedua tersebut dinilai baru selesai 68 persen. Sehingga pembayarannya juga disesuaikan dengan volume pekerjaan.

“Masalah kantor Bupati tahap dua saya tidak tahu banyak karena waktu itu saya belum menjabat. Kita tahunya pembayarannya Rp68 persen, yang disesuaikan dengan volume pekerjaan setelah adanya pemeriksaan BPKP,” ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kepulauan Anambas Efie Zjuhairi kemarin.

Karena anggap tidak menyelesaikan pekerjaan, kata Efie, maka saat itu juga perusahaan pemenang tender yakni PT. Rajawali Kalbar saat ini sudah diblack list. Sehingga tahun ini perusahaan tersebut tidak bisa mengikuti lelang di seluruh Indonesia.

“Perusahaannya sudah diblacklist,” ungkapnya lagi.

Dirinya menambahkan, untuk masalah pekerjaan kantor bupati tahap kedua merupakan pekerjaan lama sehingga dirinya tidak banyak mencampuri urusan itu. Yang perlu pikirkan yakni pembangunan lanjutan yakni tahap ketiga yang diharapkan bisa selesai sesuai dengan perencanaan.

Pekejaan tahap ketiga ini akan sedikit terganggu jika atap yang tidak terpasang tersebut tidak segera dibongkar oleh kontraktor sebelumnya.

“Kita akan surati peusahaan agar membongkar bangunan atap,” ungkapnya.

Efie sangat berharap pekejaan pembongkaran dilakukan PT. Rajawali Kalbar karena atap yang sudah terpasang itu merupakan aset miliknya, bukan milik pemda.

“Pemda menganggarkan biaya pembongkaran atap itu
tapi jika pembongkaran dilakukan oleh PT. Rajawali Kalbar, maka biaya pembongkaran yang sudah disediakan bisa dialihkan untuk pekerjaan lainnya,” ungkap Effie. (sya)

Dodi: Tingkatkan Profesionalitas di Bidang Peranjauan

0
Dansatran Koarmabar Letkol Laut (P) Dodi Agus Prasetyo menyerahkan potongan tumpeng ke anggota termuda pada puncak acara HUT ke-21 Satran Koarmabar di Tanjunguban, Sabtu (17/6).

batampos.co.id – Satuan Kapal Ranjau (Satran) Koarmabar genap berusia 21 tahun. Sebagai puncak acara, pada Sabtu (17/6) lalu di Tanjunguban digelar buka puasa bersama keluarga dari prajurit serta keluarga mantan prajurit yang telah gugur.

Dalam kesempatan itu Komandan Satran Koarmabar Letkol Laut (P) Dodi Agus Prasety mengingatkan kepada seluruh prajurit Satran Koarmabar untuk terus meningkatkan profesionalisme di bidang keranjauan. “Bila mana sewaktu-waktu diperlukan, prajurit Satran Koarmabar siap,” tegasnya.

Di Kepri, mantan Kapten KRI Pulau Ruas 722 tersebut menyebutkan, setidaknya ada dua satuan kapal. Selain Satran Koarmabar terdapat satuan kapal cepat. Tugas dari Satran Koarmabar dijelaskan, adalah membersihkan sisa-sisa ranjau peninggalan Perang Dunia ke-2 di wilayah Armada Barat.

“Satran juga sebagai satuan terdepan pembersih area sebelum peperangan dimulai,” sambung pria yang aral melintang dinas
di Koarmatim.

Untuk meningkatkan profesionalisme, Dodi mengatakan, prajurit Satran Koarmabar kerap melakukan latihan bersama dengan satuan kapal ranjau dari Singapura. “Dalam waktu dekat ini, kita latihan bersama Singapura, latihan Joint Minex,” sebut pria asal Kota Pahlawan ini.

Setahun kemudian Satran Koarmabar akan melibatkan diri pada latihan bersama komunitas satuan ranjau dari berbagai negara. “Jadi setiap tahun kita selalu ada latihan bersama dengan negara luar,” sebutnya.

Ke depan, Satran Koarmabar akan eksis melakukan pembersihan ranjau-ranjau yang masih aktif di perairan Indonesia khususnya bagian armada barat.

“Ranjau tidak ada matinya, tahan lama dan suatu waktu bisa meledak. Karena itu, Satran Koarmabar komit untuk meningkatkan profesionalisme di bidang keranjauan,” tukasnya.

Selain buka puasa bersama, acara itu juga diserahkan potongan tumpang kepada prajurit termuda dan penyerahan hadiah dalam rangkaian lomba memperingati HUT ke 21 Satran Koarmabar. (cr21)

Pelaku Penembak Calon Dokter Mudik ke Lampung

0
Inilah sketsa terduga wajah salah satu pelaku curanmor yang menewaskan calon dokter gigi di kota Tangerang, foto repro Polres Metro Tangerang Kota. F.istimewa

batampos.co.id – Polisi memastikan dua pelaku pencurian yang disertai penembakan Italia Chandra Kirana Putri,22,  Senin (12/6) lalu, berasal dari Lampung.

Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota yang menyelidiki kasus itu mengatakan, dua pelaku pencuri kendaraan bermotor (curanmor) asal Lampung itu, saat ini sudah melarikan diri ke tanah kelahirannya .

Kesimpulan itu setelah polisi berhasil mengindentifikasi sidik jari pelaku yang menempel di helm milik seorang pelaku yang tertinggal di rumah korban.

Apalagi, ada dugaan kuat keduanya sudah melarikan diri ke tanah kelahirannya yakni Lampung.

Karena itu, Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombespol Harry Kurniawan mengatakan perburuan kepada dua pelaku curanmor yang menewaskan calon dokter gigi itu dilakukan ke arah Lampung.

”Kami sudah berkoordinasi dengan Polda Lampung untuk menangkap kedua pelaku curanmor bersenpi ini. Sketsa wajah mereka sudah kami kirim ke Polda Lampung. Sidik jari pelaku penembakan itu juga sudah kami dapatkan,” terangnya kepada INDOPOS (Jawa Pos Group) kemarin (18/6).

Harry juga mengaku, jika kedua pelaku merupakan gembong pelaku curanmor yang selama ini beraksi di kawasan Tangerang.

Mantan Kapolres Depok itu juga mengatakan, keduanya merupakan resedivis curanmor yang pernah ditangkap Polda Metro Jaya.

”Kedua pelaku memang komplotan Lampung. Identitasnya pun sudah kami kantongi dan dicocokkan dengan data kependudukan. Jadi sekarang anggota khusus yang kami bentuk yang terdiri dari Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota dan Polda Metro sedang melakukan pengejaran ke Lampung,” paparnya.

Harry juga mengatakan, kuat dugaan kedua pelaku gembong curanmor itu berasal dari Lampung itu diperkuat dengan temuan proyektil pistol yang menewaskan gadis yang akrab disapa Italia itu merupakan peluru dari senjata api rakitan.

Dikatakan, aksi pencurian pada siang dan sore hari hanya berani dilakukan komplotan curanmor asal Lampung.

”Itulah kenapa kami berani menyimpulkan keduanya komplotan curanmor Lampung. Yang sering beraksi menggunakan senpi rakitan hanya grup Lampung, apalagi senpi buatan yang menewaskan Italia kami duga juga diproduksi di sana,” cetus juga perwira menengah Polri tersebut.

Ditanya soal inisial kedua pelaku sadis itu, Harry enggan mengungkapkannya. Kata dia, karena proses kasus itu masih dalam tahap penyidikan. Dan jika keduanya sudah tertangkap maka jajarannya baru dapat mempublikasinnya untuk umum.

Seperti diketahui, Italia tewas dengan luka tembak di dada kanan saat memergoki dua pencuri yang hendak membawa kabur sepeda motor miliknya di rumahnya di Perumahan Bugel Indah, Blok B6, Nomor 14, RT 02/010, Kelurahan Bugel, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Senin sore (12/06).

Peristiwa naas yang menewaskan Italia itu disaksikan langsung ibu korban dan salah satu tetangganya. Aksi dan wajah pelaku juga sempat terekam CCTV salah satu rumah tetangga korban.

Bahkan, wajah dua pelaku curanmor itu sudah tersebar di media sosial (medsos) beberapa jam setelah kasus itu terjadi.

Sementara itu, Pengamat Kepolisian Universitas Indonesia (UI), Bambang Widodo Umar mengatakan dengan adanya rekaman CCTV kedua pelaku penembakan Italia itu membuat kinerja Satreskrim Polres Metro Tangerang terbantu.

Pasalnya berkat rekaman CCTV dari rumah tetangga korban itu identitas kedua pelaku bisa terungkap.

Sehingga, dengan cepat perburuan terhadap dua pelaku curanmor sadis yang menewaskan calon dokter gigi itu bisa dilakukan hingga ke wilayah Lampung.

”Mungkin jika tak ada rekaman CCTV, pengungkapan ini akan sedikit lambat. Tapi dengan adanya rekaman CCTV maka dengan cepat identitas pelaku ditemukan,” tuturnya.

Tapi dia menyayangkan lambatnya identifikasi pelaku oleh polisi itu karena rekaman CCTV salah satu warga tak cepat diperiksa.

Padahal, jika itu dilakukan sesaat setelah kejadian dua pelaku belum menghilang jauh dan bisa cepat dibekuk. (jpnn)