Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 13588

Cara Lepas Depresi ala Liu Taijie

0
foto: dailymail.co.uk

Liu Taijie, perempuan asal Cina pernah merasakan depresi. Perempuan 30 tahun tersebut mengalami depresi setelah hidupnya berantakan.

”Beban hidup rasanya nggak berhenti. Suami menelantarkanku, keluarga juga mengusirku,” ungkap dia sebagaimana dikutip People’s Daily China.

Saking terpukulnya, dia melakukan percobaan bunuh diri sampai tiga kali.

Taijie berusaha mengubur diri sendiri.

”Saat itu aku merenung. Sejelek-jeleknya hidupku, orang-orang terdekatku pasti tidak senang aku mati dengan cara tersebut,” katanya.

Jadilah dia membuka “kelas kubur”. Tujuannya, mereka yang depresi bisa merenung lebih dalam dengan pikiran jernih.

”Mereka bebas menangis, teriak, atau ngapain saja di sana,” ujar perempuan yang tinggal di Chongqing, barat daya Cina, itu.

Kelas nyeleneh ala Liu Taijie tersebut sementara ini hanya menampung enam murid. Kebanyakan perempuan. Untung, para murid tidak harus pakai seragam aneh-aneh khas para penghuni kubur. Pasti horor melihat perempuan cantik berbaring di tanah dan teriak-teriak. Siang hari pula. (Mirror/fam/c10/ca/jpgrup)

Aisyah Tak Sadar Jadi Pion Pembunuhan

0

batampos.co.id – Kasus pembunuhan Kim Jong-nam, saudara tiri pemimpin tertinggi Korea Utara, yang diduga melibatkan warga Indonesia Siti Aisyah mulai disidangkan di pengadilan Malaysia di Kuala Lumpur, Rabu (1/3).

Peradilan Malaysia mendakwa Siti Aisyah dan seorang warga Vietnam bernama Doan Thi Huong membunuh Kim Jong-nam menggunakan racun super yang bisa mematikan dalam hitungan menit.

Siti Aisyah, seorang ibu berusia 25 tahun dan Doan Thi Huong, 28, yang berasal dari daerah pedalaman utara Vietnam bisa digantung jika terbukti membunuh Kim Jong-nam di Kuala Lumpur International Airport pada 13 Februari.

Kedua perempuan itu dibawa polisi ke ruang sidang dengan tangan diborgol dan mereka mengenakan rompi anti-peluru. Tidak ada permohonan yang dicatat setelah dakwaan terhadap mereka dibacakan.

Aisyah yang pertama didakwa. Perempuan berambut hitam panjang itu mengenakan jins dan kaus, terlihat memahami dakwaan terhadapnya, dan mengangguk ke petugas Kedutaan Besar Republik Indonesia saat meninggalkan ruang sidang.

Huong didakwa terpisah. Di ruang sidang dia mengenakan kaus kuning dan jins biru, dan rambut bergelombangnya dicat pirang.

Aisyah dan Huong memberi tahu diplomat yang mengunjungi mereka di tahanan bahwa mereka tanpa sadar menjadi pion dalam pembunuhan yang, menurut para pejabat intelijen Amerika Serikat dan Korea Selatan, diatur oleh agen-agen Korea Utara.

Pengacara Huong mengatakan kepada para pewarta di luar pengadilan bahwa kliennya memberi tahu dia bahwa dia tidak bersalah.

“Dia membantah. Dia bilang ‘Saya tidak bersalah’,” kata Selvam Shanmugam.

“Tentu dia tertekan karena dia menghadapi hukuman mati,” tambah dia.

Persidangan selanjutnya dijadwalkan berlangsung 13 April, ketika jaksa akan mengajukan permohonan agat para tertuduh disidangkan bersama.

Kim Jong-nam, yang mengkritik rezim keluarganya dan saudara tirinya Kim Jong-un, tewas setelah dua perempuan mengoleskan VX, bahan kimia yang menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa merupakan senjata pemusnah massal, ke wajahnya.

Dia tewas saat menunggu penerbangan menuju Makau, wilayah Cina tempat dia tinggal di bawah perlindungan Beijing sejak mengasingkan diri beberapa tahun lalu.

Di persidangan, dakwaan terhadap Aisyah yang pertama dibacakan, disusul dakwaan terhadap Huong.

Menurut surat dakwaan, dua perempuan itu dan empat orang tak bernama lainnya, yang masih buron, berada di aula keberangkatan bandara dengan niat untuk membunuh warga Korea Utara.

Seorang pria Korea Utara yang diidentifikasi polisi sebagai Ri Jong Chol, masih ditahan polisi dan belum didakwa.

Polisi sudah mengidentifikasi tujuh warga Korea Utara lain yang diduga terlibat dalam perkara pembunuhan itu, termasuk seorang pegawai kedutaannya di Kuala Lumpur.

Di tengah ketegangan diplomatik antara kedua negara, delegasi pejabat tinggi Korea Utara tiba di ibu kota Malaysia pada Selasa guna mengupayakan pembebasan warganya dan penyerahan jenazah korban pembunuhan.

Korea Utara mengakui bahwa korban adalan warganya namun tidak mengakui bahwa dia adalah kakak tiri pemimpinnya, Kim Jong-un. (reuters/ari/jpgrup)

Tax Amnesty di Batam Kumpulkan Tebusan Rp 1,2 Triliun

0
Ilustrasi perbankan melayani warga yang ikut tax amnesty. Foto: istimewa

batampos.co.id – Program tax amnesty tinggal sebulan lagi. Namun di Kepri, realisasi penerimaan uang tebusan masih jauh dari harapan. Hingga akhir Februari 2017, uang tebusan yang terkumpul baru mencapai Rp 1,2 triliun.

“Pencapaian itu belum seberapa jika dibandingkan dengan jumlah wajib pajak yang ada,” kata Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Batam Selatan, Gunung Herminto Siswantoro, saat sosialisasi tax amnesty di Panbil Mall, Batam, Rabu (1/3).

Gunung mengakui, partisipasi wajib pajak (WP) di Kepri dan Batam dalam program pengampunan pajak itu masih belum maksimal. Khusus di Batam, dari sekitar 500 ribu WP yang terdaftar, baru belasan ribu di antaranya yang mengikuti program ini.

“Sebagian besar belum (ikut),” kata Gunung.

Gunung mengatakan, WP yang belum ikut tax amnesty ini berasal dari berbagai kalangan. Baik WP perorangan maupun badan usaha. Dia berharap, para WP memanfaatkan sisa waktu 30 hari ini untuk mengikuti tax amnesty.

“Sayang kalau tak dipergunakan. Kapan lagi ada program seperti ini,” ujar Gunung.

Untuk meningkatkan partisipasi WP dalam program tax amnesty, Direktorat Jendral Pajak (DJP) memberikan beberapa kemudahan. Di antaranya memberikan layanan secara online.

Dalam sisa waktu sebulan ke depan, para WP yang ingin mengikuti tax amnesty bisa menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan melalui sistem e-Filling. Sementara pembayarannya menggunakan sistem e-Billing. Semua serba onlie.

“Program-program ini untuk mempermudah wajib pajak untuk melaksanakan kewajiban mereka untuk membayar pajak dalam program amnesty ini,” ujarnya.

Gunung menjelaskan, e-Filling merupakan web yang disediakan secara khusus oleh DJP bagi wajib pajak untuk melaporkan SPT tanpa harus datang ke KPP. e-Filling ini menyediakan faslitas SPT berupa Loader e-SPT dan SPT yang telah dibuat melalui aplikasi e-SPT.

Sementara e-Billing merupakan aplikasi untuk pembayaran pajak secara online. Pembayaran juga bisa dilakukan melalui bank swasta maupun bank pemerintah, serta Kantor Pos. “Semuanya dipermudah. Tidak saja saat melapor SPT, tapi pembayaran juga dipermudah dengan e-Billing ini sebab bisa melalui ATM, atau mobile banking,” tutur Nanang.

Selain memberikan kemudahan, saat ini DJP melalui KPP Pratama yang ada diseluruh Indonesia kembali gencar melakukan sosialisasi kepada wajib pajak agar segera melaksanakan kewajiban pajaknya melalui program tax amnesty yang tinggal sebulan lagi.

“Kesempatan tinggal sebulan lagi, jadi kalau lewat dari jangka waktu itu tidak ada lagi pengampunan pajak,” imbau Gunung.

Sementara Manajer Bank Nasional Indonesia (BNI) unit Sukajadi, Batam, Ronny Syafira menuturkan, program e-Filling yang diterapkan oleh DJP sudah mulai dimanfaatkan dengan baik oleh wajib pajak yang masuk sebagai nasabah BNI.

“Ini terobosan bagus karena nasabah tak perlu repot-repot lagi antre atau mendatangi bank. Mereka sudah bisa melaksanakan kewajiban pajak melalui mobile banking atau mesin ATM,” ujar Ronny. (eja)

Bocah 18 Bulan Ratapi Mayat Ibunya dengan Leher Nyaris Terpotong

0

batampos.co.id – Suliha, 30, tergeletak tak bernyawa dengan leher nyaris putus. Nl, anak Suliha yang masih berusia 18 bulan, menangis histeris di dekat sang ibu yang ditemukan sudah tidak bernyawa, Selasa (28/2).

Sekitar pukul 10.30, Usman, warga Desa Jambu, Kecamatan Burneh, Bangkalan, berkunjung ke rumah Suliha di Desa Parseh, Kecamatan Socah, Bangkalan.

Usman dan Suliha masih bersaudara. Kedatangan Usman ke rumah sang adik untuk bersilaturahmi. Saat itu dia membawa makanan.

Sampai di halaman rumah, Usman memanggil nama Suliha berkali-kali. Selama itu pula dia hanya mendengar suara tangis anak kecil. Tangisan si Nl, keponakannya. Karena panggilan tak ada jawaban, dia pun masuk rumah.

Saat itu juga Usman kaget bukan kepalang. Matanya terbelalak melibat sesosok mayat bersimbah darah. Dia melihat tubuh adiknya yang mengenakan baju daster merah tergeletak di lantai. Di samping jasad perempuan itu Nl menangis.

Seketika Usman berteriak minta tolong. Teriakan pria itu membuat kaget warga sekitar. Mereka berbondong-bondong menuju sumber suara di tempat kejadian perkara (TKP). Mereka tak menyangka ibu muda itu meninggal secara sadis.

Warga terus beradatangan ke lokasi. Kemudian, ada warga yang memberi tahu kepala desa (Kades). Setelah itu, Kades setempat langsung berkoordinasi dengan Polsek Socah.

Sekitar pukul 11.30 anggota polsek dan Polres Bangkalan bergerak ke lokasi. Tak berselang lama mobil ambulans RSUD Syamrabu juga datang.

Sekitar pukul 14.00 jenazah yang diduga kuat korban pembunuhan itu dilarikan ke RSUD. Di dalam mobil puskesmas keliling tersebut berisi kerabat korban, tim medis, dan kepolisian.

Kapolsek Socah AKP Sumono mengatakan, pihaknya menuju lokasi setelah mendapat informasi dari Kades. Setiba di lokasi, pihaknya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, ada tim yang meminta keterangan saksi, termasuk Usman.

”Sangat keji pelaku pembunuhan ini,” terangnya.

Sumono mengungkapkan, korban tinggal bersama suaminya, Jamal, dan anaknya, Nl. Saat kejadian itu, Jamal tidak berada di rumah tersebut. Pihaknya tidak bisa berspekulasi untuk menuduh seseorang sebagai pembunuh Suliha.

”Ada yang bilang suami korban hanya pengangguran dan ada juga yang bilang bekerja,” tuturnya di lokasi. Untuk sementara, Suliha meninggal dibunuh orang tak dikenal (OTK).

Pihaknya terus menyelidiki kasus tersebut. Pengumpulan keterangan saksi diharapkan dapat mengungkap pelaku. ”Doakan saja pelakunya bisa terungkap,” pintanya.

Sumono menambahkan, dari TKP pihaknya mengamankan barang bukti (BB) sebilah celurit. Namun, senjata tajam (sajam) itu diyakini tidak digunakan menggorok leher Suliha. Sebab, di celurit tersebut tidak ada bercak darah.

Bercak darah justru ditemukan di seprai. Sementara itu, Kepala Ruangan Pemulasaran Jenazah RSUD Syamrabu Bangkalan Sugianto mengatakan, mayat langsung diautopsi. Suliha hanya mengalami luka di leher. Luka tersebut akibat sajam. ”Lehernya nyaris putus,” terangnya. (bam/luq)

Bentley Bentayga Menggelinding di Indonesia

0

batampos.co.id – Mobil supermewah, Bentley Bentayga resmi meluncur di Indonesia.

Adalah PT Grandauto Dinamika (GAD), sebagai Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Bentley di Indonesia.

Mobil SUV mewah ini diklaim sebagai mobil tercepat di dunia.

Chief Operating Officer GDA Roland Staehler menjelaskan, Bentley Bentayga merupakan kombinasi dari kemewahan yang luar biasa, dan bisa menempuh semua medan dengan tetap mengutamakan kenyamanan.

”Bentley Bentayga merupakan kombinasi kemewahan, performa serta kemampuan off-road yang dapat digunakan sehari-hari dalam segala kondisi berkendara. Kami optimis, Bentayga menjadi game-changer untuk pasar SUV mewah di Indonesia,” tandasnya.

Mobil ini akan menjadi model keempat dari Bentley setelah Continental, Flying Spur, dan Mulsanne. Bentayga dibuat secara hand made seperti model-model premium Bentley lainnya. Konsekuensinya, para peminat mobil ini harus inden dalam waktu yang cukup lama.

Menurut Staehler, jika seseorang tertarik untuk memesan Bentayga, maka ia harus menunggu sekitar empat hingga lima bulan. Namun dapat dipastikan, SUV mewah ini tidak akan mengecewakan.

”Harga yang ditawarkan untuk mobil ini berkisar antara Rp 10-11 M, tergantung dari spesifikasi yang diminta konsumen,” katanya.

Kendati demikian, Roland mengaku saat ini Bentley Bentayga tak memiliki kompetitor? di segmen SUV super mewah. Karena itu dia meyakini, produk barunya ?bakal membuka segmen baru di kelas SUV ultra-luxury.

Diketahui, rata-rata konsumen Bentayga merupakan para pelaku bisnis alias pengusaha. Itu bergeser dari konsumen yang biasanya berasal dari pengacara, hingga birokrat. Para pembeli Bentayga juga bukan orang sembarangan, atau datang dari kalangan anak muda. Sebaliknya, dengan pundi-pundi yang sangat banyak, mereka biasanya memiliki usia matang antara 40-60 tahun. ?

Bentayga dibekali mesin W12 berkapasitas 6.000 cc twin turbo yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 600 hp dengan torsi puncak 900 Nm. Kecepatan maksimal mobil ini mencapai 301 km/jam dan dapat berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu empat detik.

Untuk fase awal, GAD telah mendatangkan sembilan unit Bentayga untuk dijual di Indonesia. Menariknya, kesembilan mobil tersebut telah laku terjual! Artinya, para pembeli Bentayga di Indonesia sudah memesan jauh-jauh hari sebelum peluncuran mobil ini 27 Februari 2017 kemarin.

Memulai debut dunia di Frankfurt Motor Show 2015 lalu, Bentley tetap memadukan desain eksklusif yang menawan, kecanggihan teknologi, performa hebat serta kemewahan dan kenyamanan aristokrat khas Bentley. Ditambah kapabilitas off-road melalui penggerak seluruh roda (AWD) dan ground clearance tinggi, menciptakan daya jelajah lebih baik dibanding model Bentley lainnya. (dew)

Renovasi Pelabuhan Beton Sekupang Selesai Sebelum Lebaran

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam berencana menyelesaikan renovasi pelabuhan Beton Sekupang sebelum lebaran. Saat ini , pelabuhan untuk kapal Pelni masih menggunakan Pelabuhan Batuampar yang notabene merupakan pelabuhan kargo.

“Revitalisasi pelabuhan Sekupang dijadwalkan selesai sebelum lebaran. Jika sudah siap, akan segera kami pindahkan ke Sekupang,” ujar Staff Ahli Deputi III BP Batam, Nasrul Amri Latif, Selasa (28/2).

Saat ini, pengelola pelabuhan Beton Sekupang, Persero Batam tengah melakukan renovasi. Prosesnya berjalan lancar.”Persero punya kewajiban untuk siapkan fasilitas yang sesuai dengan standar Pelni,” katanya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Persero telah melakukan kunjungan ke pelabuhan Pelni yang ada di Semarang. “Tujuannya adalah untuk mempelajari standar pelabuhan yang dibutuhkan kapal Pelni untuk bisa bersandar,” ungkapnya.

Saat ini, banyak pihak yang mengeluhkan pemindahan pelabuhan penumpang ke Batuampar karena merupakan pelabuhan kargo. Akibat dari hal tersebut, banyak mengganggu kegiatan bongkar muat di pelabuhan Batuampar.(leo)

PGN Beri Permodalan dan Pelatihan Warga Desa di Batam

0

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) terus berkomitmen mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasi PGN. Salah satunya memberikan bantuan berupa permodalan dan pelatihan ke warga desa di sekitar Stasiun Panaran, Pulau Lance, Batam, Kepulauan Riau.

Divison Head Corporate Social Responsibility PGN Enik Indriastuti mengatakan, pelaksanaan Program Bina Desa seperti di Panaran ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk memberikan nilai tambah kepada masyarakat sekitar. Melalui program ini, masyarakat diarahkan untuk mengembangkan potensi ekonomi di wilayahnya, sehingga secara finansial mereka mendapatkan sumber pendapatan untuk meningkatkan taraf hidupnya.

“Program Bina Desa adalah upaya PGN untuk memberdayakan masyarakat sekitar wilayah operasi agar mereka mendapat manfaat langsung kehadiran PGN.

Melalui sistem pendampingan dan bantuan permodalan, PGN berharap kegiatan ekonomi di wilayah operasi yang terpencil ini akan terus berkembang dan masyarakatnya dapat semakin mandiri secara ekonomi,” kata Enik di Batam, Kepulauan Riau, Selasa (28/2/2017).

Dalam menjalankan program Bina Desa di wilayah Panaran, PGN melibatkan Kelompok Perempuan Kreatif Mandiri (KPKM).

Kegiatan yang dilakukan meliputi pelatihan pembuatan keripik ubi, pelatihan pengelolahan ikan dan pemeriksaan kesehatan gratis bersama Posyandu Lansia di pulau tersebut. PGN juga menyerahkan permodalan untuk menjalankan usaha masyarakat tersebut. Program Bina Desa ini berlangsung selama 1 tahun untuk periode 2016–2017.

“Sebelumnya PGN telah menjalankan program yang sama di wilayah Stasiun Gas Pagardewa, Sumatera Selatan,” ungkap Enik.

Enik menjelaskan, dukungan dan kerja sama antara PGN dengan masyarakat di sekitar wilayah operasi sangat penting untuk menjaga dan menjamin kegiatan usaha perusahaan. Oleh karena itu, PGN memprioritaskan pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan di sekitar wilayah operasi.

Program TJSL memiliki empat pilar utama yang meliputi; Peningkataan Kualitas Kesehatan dan Pendidikan, Kelestarian Lingkungan Berkelanjutan dan Dukungan terhadap inisiatif-inisiatif pengembangan pendapatan lokal melalui pelatihan, dan pinjaman lunak usaha mikro dan/atau kecil.

“Sebagai BUMN Gas Bumi, PGN akan terus mendukung upaya pemerintah melalui penguatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat di daerah.

Melalui kerja sama yang positif dengan masyarakat ini PGN juga dapat menjalankan bisnisnya dengan lebih baik dalam jangka panjang,” jelas Enik.

Komitmen dan konsistensi PGN dalam mengembangkan program TJSL telah mendapatkan pengakuan dari sejumlah lembaga independen. Pada tahun 2016, PGN meraih dua penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam CSR Award 2016 yang diselenggarakan oleh Center for Enterpreneurship Change and Third Sector (CECT) Universitas Trisakti.

PGN meraih penghargaan Silver Winner untuk Overall Fundamental Aspects dan Human Rights Aspect.

CECT dikembangkan oleh Universitas Trisakti sebagai bentuk kepedulian sosial yang tinggi terhadap masalah sosial serta kewirausahaan. Kegiatan tersebut meliputi penelitian, penyusunan kurikulum magister Manajemen dengan konsentrasi CSR dan penyebar luasan hasil penelitian. (rilis)

DPRD Batam Minta Jodoh Boulevard Ditataulang

0
Petugas kebersihan menyapu kawasan Jodoh Boulevard, Rabu (8/6). Kawasan ini banyak kios kaki lima, sampah banyak, fasilitas pada rusak dan kumuh. Parahnya lagi tempat ini menjadi sarang preman buat mabuk-mabukan. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Kawasan Jodoh Boulevard yang dibangun tahun 2007 di kawasan Tanjungpantun, Jodoh, dulunya diharapkan menjadi ikon Batam dengan kawasan taman untuk rekreasi keluarga di pusat kota. Tetapi kini sangat kumuh, banyak pedagang kaki lima (PKL), dipenuhi sampah, bahkan menjadi tempat judi dan transaksi prostitusi.

“Tujuan awal menjadi wajah kota Batam. Tapi sekarang amburadul tak terurus dan sudah tak nyaman lagi,” kata anggota Komisi III DPRD Batam, Rohaizat, Selasa (28/2).

Menurut Rohaizat, anggaran untuk membangun Jodoh Boulevard di Tanjungpantun pun tak sedikit. Anggaran sebesar Rp 3,2 miliar di ambil dari APBD kota Batam waktu saat itu. Termasuk juga bantuan tambahan anggaran dari provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

“Ini yang sangat kita sayangkan, anggaran besar tak sesuai kenyataan,” tuturnya.

Wakil Rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Lubukbaja itu menambahkan, Jodoh Boulevard dibangun dengan luas 50×750 meter dimana konsep awal taman bermain dan arena rekreasi bersama keluarga. Tahun 2016 dianggarkan dan pada tahun 2008 baru mulai dioperasikan.

“Saya lihat pembangunannya tak sesuai tujuan awal,” kata Rohaizat.

Bahkan kawasan ini sudah dipenuhi pedagang kaki lima yang menyebabkan beberapa hotel dan ruko yang ada di daerah tersebut gulung tikar. “Tak ada pengawasan, kios-kios liar dibiarkan berdiri hingga menjamur seperti yang terjadi saat ini,” kata Rohaizat.

Ia menambahkan, dari hasil pembicaraan dengan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi sempat disinggung tentang Jodoh Boulevard. Namun bagimana nasibkan apakah ditata ulang lagi atau dikembalikan ke bentuk semula belum ada keputusan pasti dari pemerintah daerah.

“Ya harapan kita dikembalikan ke tujuan awalnya. Kalau memang untuk taman bermain, buatlah taman bermain, jangan malah jadi ajang perjudian dan prostisusi,” tutur dia.

Dewan sendiri, lanjutnya meminta pemerintah kota agar secepatnya menanggapi kawasan Jodoh Boulevard ini. Bila memang mau ditata ulang kembali, DPRD sendiri siap menganggarkan di APBD Perubahan 2017 nanti. Komitmen yang kuat diminta dari sekarang.

“Karena kalau dibiarkan seperti ini, image Batam sendiri bakal hilang. Dan ternyata sampai sekarang belum pernah dianggarkan untuk ditata ulang kembali,” lanjutnya.

Sukaryo, anggota Komisi I DPRD Batam menilai, butuh upaya yang serius untuk menata ulang kembali Jodoh Boulevard.

“Sampai sekarang masih menjadi pertanyaan kami di dewan. Kenapa program ini berhenti dan tidak ada kejelasan sampai sekarang,” katanya.

Keseriusan menjalankan progtram ini juga menjadi tanggungjawab pemerintah kota Batam. Harus ada evaluasi dan keseriusan.

“Pemko Batam jangan setengah-setengah membangun Jodoh Boulevard ini. Karena penggunaan anggaran wajib dipertanggungjawabkan,” katanya. (rng)

Jalan Nagoya Diaspal April

0

batampos.co.id – Kondisi jalan sekitar kawasan Nagoya terlihat mulai rusak, padahal jalan itu baru saja diperbaiki dan diperlebar. Bahkan antara jalan yang diaspal dan dibeton sudah terdapat celah yang cukup besar. Dikhawatirkan hal ini berbahaya bagi pengendara, khususnya roda dua.

Tak hanya itu, beberapa lubang besar juga terlihat ditengah jalan kawasan bisnis tersebut. Jumlahnya cukup banyak dengan ukuran yang lumayan besar.

Rispa misalnya, pengendara roda yang kerap bolak-balik di kawasan itu berharap ada perbaikan dari pemerintah. Apalagi, jalan tersebut baru saja diperbaiki.

“Kalau tak salah selesainya beberapa bulan lalu. Tapi sekarang sudah ada lubang lagi. Kok bisa ya, kalau bisa diperbaiki lagi, soalnya cukup banyak,” kata wanita yang tinggal di kawasan Seipanas ini, kemarin.

Ia mengaku hampir pernah terjatuh karena tidak sadar dengan celah yang ada diantara aspal dan beton. Namun untungnya dia cukup ligat mengendalikan stang sepeda motor hingga tak jadi jatuh.

“Udah lama juga sih hampir jatuh disana. Soalnya buru-buru, jadi tak terlalu lihat jalan. Kalau bisa secepatnya diperbaiki,” ungkap Rispa.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol Pemko Batam Ardi Winata mengatakan  jalan tersebut masih dalam masa perawatan. Pihaknya akan segera memperbaiki jalanan sehingga membuat nyaman pengendara.

“Tujuan kita untuk perbaikan dan pelebaran adalah membuat nyaman pengendara. Jalan itu kalau tak salah masih dalam jangka masa perawatan,” kata Ardi yang dihubungi, kemarin.

Disinggung mengenai kapan dilaksanakan pengaspalan, menurut Ardi secepatnya. Sebab Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air masih melakukan tahap pelelangan untuk pengaspalan jalan tersebut.

“Sekarang masih proses lelang, mudah-mudahan April sudah bisa diaspal. Jalan yang diaspal sekitar kawasan Nagoya dan Seipanas,” jelas Ardi.

Masih kata Ardi, pada tahun ini ada 68 paket perbaikan dan pelebaran jalan hingga jembatan oleh Dinas Bina Marga. Untuk tahap awal, Dinas tersebut akan memproses 15 kegiatan perbaikan dan pengaspalan jalan.

“Mudah-mudahan April paket proyek perbaikan itu sudah dilaksanakan,” pungkas Ardi. (she)

Juru Parkir Liar (masih) Meresahkan

0

batampos.co.id – Keberadaan juru parkir (jukir) liar di beberapa kawasan di Batam masih meresahkan sejumlah masyarakat. Sebab, mereka tiba-tiba muncul meminta biaya parkir tanpa memberi pelayanan kepada pengendara.

Keresahan itu diutaran Agus, warga yang tinggal di kawasan Seraya. Ia bingung dengan tugas jukir yang hanya meminta uang kepadanya karena parkir dipinggir jalan.

“Seperti biaya, mereka tiba-tiba datang dan minta uang parkir. Jumlahnya memang tak banyak, tapi itu bikin kesal, karena mereka tak membantu kita saat parkir,” kata Agus.

Menurut dia, biaya parkir sebenarnya tak menjadi persoalan yang berat baginya. Hanya saja, harus esuai dengan pelayanan yang diberikan oleh juru parkir. Bahkan, kehadiran juru parkir yang tiba-tiba dan langsung meminta uang itu yang bikin kesal.

“Kita parkir dipinggir jalan dan mereka minta uang. Itu yang bikin kesal. Kalau kitanya dibantu sih tak apa-apa, ini tahunya cuma minta uang aja,” kesal Agus lagi.

Hal senada juga disampaikan Novi warga Bengkong yang kesal dengan kehadiran jukir yang bak “hantu”. Bahkan hal itu membuatnya tidak nyaman sama sekali meski hanya mengeluarkan uang Rp 1000 setiap kali parkir.

“Sama sekali tak nyaman. Harusnya pemerintah dapat memperbaiki sistem untuk parkir. Jangan tahunya cuma minta retribusi parkir saja,” tukas Novi.

Sementara, Kabag Humas dan Protokol Batam, Ardi Winata , Pemko Batam berjanji untuk memperbaiki sistem perparkiran di Batam. Hanya saja, saat ini Perda yang diusulkan ke DPRD Batam belum disahkan.

“Sistem perparkiran pasti akan kita perbaiki. Namun masih menunggu Perda baru,” terang Ardi.

Jika Perda parkir yang baru disahkan, maka kemungkinan parkir di Batam akan berlaku hingga 24 jam. Namun, tentunya dengan memperbaiki pelayanan kedepannya.

“Kita juga sedang berbenah memperbaiki layanan. Dan kemungkinan retribusi parkir akan 24 jam, bahkan rencana kembali menggunakan sistem parkir langganan,” jelas Ardi.

Menurut dia, rencana menerapkan sistem parkir 24 jam juga bertujuan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi parkir. Yang mana, tahun ini Pemko Batam menargetkan PAD Rp 30 miliar dari retribusi parkir.

“Bahkan, jukir itu nantinya akan kita gaji, sehingga bisa memberi pelayanan yang baik kepada masyarakat. Mengenai tarif, masih tentatif, belum pasti naik,” pungkas Ardi. (she)