Sabtu, 9 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13594

Batal Bentuk Pansus, DPR Bentuk Panja untuk Selesaikan Masalah Batam

0

batampos.co.id –  Rencana DPR RI membentuk Panitia Khusus (pansus) untuk menyelesaikan dualisme pemerintahan di Batam (Pemko vs BP Batam) batal. Persoalan dualisme itu akan dibahas oleh Panitia Kerja (Panja) yang akan segera dibentuk.

“Pertimbangan utama perubahan rencana tersebut soal masa kerja. Panja lebih cepat dibanding pansus dalam menelurkan keputusan,” ujar Anggota Komisi VI DPR RI, Roy Suryo, usai hadir pada acara Kenduri Isra Miraj Demokrat, di kantor DPC Demokrat Kota Batam, Senin (23/4).

Menurut Roy, panja memang lebih kecil dari pansus tapi panja lebih cepat kerjanya sehingga tak perlu memasuki dua kali masa sidang. Berbeda dengan pansus yang harus melewati dua masa sidang.

Dengan demikian, perolehan keputusan yang lebih cepat melalui tim yang cepat kerjanya dinilai bijak mengingat pertumbuhan ekonomi beberapa tahun terakhir di Batam menunjukkan tren yang tidak bagus. Ditambah dualisme kewenangan yang mengusik iklim investasi.

“Pertumbuhan ekonomi di Kota Batam sudah 2,5 tahun terakhir lambat, jangan sampai semakin lama (tidak ada solusi) semakin menyengsarakan,” ucap mantan  Menteri Pemuda dan Olahraga ini.

Menurutnya, usai kunjungan ke Pemko Batam dan BP Batam beberapa hari lalu, Komisi VI lantas menggelar rapat internal untuk membahas tim yang tepat menyelesaikan persoalan kewenangan di Batam.

“Doakan saja. Keputusannya pada rapat internal selanjutnya, secepatnya,” ujarnya.

Roy mengaku, pihaknya foklus mencari solusi terkait dualisme di Batam. Termasuk berkomunikasi dengan pemerintah pusat. Dia berharap, keputusan kelak adalah keputusan yang baik agar pertumbuhan ekonomi di Batam kembali menggeliat.

“Apakah nanti ouPos

Dua orang warga Batam berfoto mengambil latar belakang Welcome To Batam yang terpampang di Bukit Clara Batamkota. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

tput atau golnya  benar benar memisahkan wilayah kerja, mana yang diurusi pemerintah kota dan mana yang diurusi BP Batam, yang penting tidak merugikan rakyat lagi ,” tegasnya.

Sebelumnya, Kamis (20/4) rombongan Komisi VI DPR RI mengunjungi langsung Pemko Batam dan BP Batam. Kunjungan ini dilakukan guna menjaring informasi tentang Batam, turut hadir saat itu perwakilan  Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) juga perwakilan pengusaha.

“Kami sepakat, ini bukan salah Pemda, bukan salah BP Batam. Tapi ada regulasi yang harus diperbaiki, perbaikannya di lembaga politik di DPR RI. Kita harus lewati pansus, pansus lah salah satu yang bisa menyelesaikan masalah ini,” papar seorang anggota Bowo Sidik Pangarso, anggota komisi VI DPRI.

Ketua Komisi VI Teguh Juwarno mengatakan hal yang sama. Menurut mantan wartawan tersebut perlu kajian yang objektif untuk memutuskan tumpang tindih kewenangan di Batam.

“Satu yang ingin saya tegaskan, meskipun BP Batam mitra kami, kami akan objektif menduduk persoalan ini harus selesai, komitmen kami ini,” kata politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Menyikapi kesimpulan itu, Gubernur Kepri  Nurdin Basirun berpantun berisi harapan  agar nasib Batam bisa segera mencapai titik terang.

“Ikan sepat ikan gabus bukan ikan lele, makin cepat makin bagus jangan bertele-tele,” harap Nurdin.

Dia khawatir, pembahasan yang lama malah akan menambah persoaalan Batam yang kini kondisi ekonomi tengah bermasalah. (cr13)

Minimarket Berjaringan Harus Bermitra dengan Warung Tradisional

0

batampos.co.id – Pemerintah meminta para pemodal besar menjalin kemitraan dengan masyarakat pemilik usaha kecil.

Kemitraan itu menjadi bagian dari upaya untuk pemerataan ekonomi yang lebih adil. Salah satu yang akan didorong adalah pemilik usaha minimarket bermitra dengan warung.

Wakil Presiden Jusuf Kalla menuturkan, ekonomi yang tumbuh tapi tak merata malah bisa menimbulkan masalah sosial. Misalnya pertumbuhan ekonomi berkisar 5 atau 6 persen karena industri batu bara dan sawit. Pertumbuhan itu tidak akan berdampak pada pengurangan kemiskinan.

”Kalau yang tumbuh UKM itu akan mengurangi kemiskiman. Itu caranya, kualitas pertumbuhan itu harus kita perbaiki,” ujar JK usai menutup Kongres Ekonomi Umat di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, Senin (24/4).

Dia mencontohkan pemerataan dan sinergi itu salah satunya di usaha minimarket. Dia khawatir toko-toko kecil itu akan kalah dengan menjamurnya usaha toko waralaba tersebut. Lantaran minimarket punya harga yang lebih murah, barang lebih baru, lebih bersih dan terang, serta ada yang buka 24 jam nonstop.

”Bila tidak dibatasi bisa habis juga warung-warung di daerah akibat Indomaret, Alfamart, dan sebagainya,” ungkap JK.

ilustrasi

Tapi, minimarket tersebut tidak bisa begitu saja ditutup atau dihalang-halangi untuk tumbuh. Karena rakyat juga akan marah lantaran kehilangan mendapatkan harga yang murah. Yang diperlukan adalah sinergi atau kemitraan.

”Nanti akan ada kebijakan satu Indomaret, satu Alfamart akan membina sepuluh warung di sekitarnya,” ujar JK.

Lebih lanjut, dia meminta peran langsung para tokoh agama termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyelenggarakan kongres tersebut. Peran yang dimainkan para tokoh agama itu hanya perlu menyemangati saja. Khususnya semangat pada generasi muda.

”Kami berharap MUI beri semangat. Beri pendidikan. Titik. Tidak lebih dua hal itu,” tegas JK.

Ketua MUI KH Ma’ruf Amin menuturkan sepakat dengan permintaan JK tersebut. Dia akan memberikan dorongan pada ekonomi umat. Selain itu juga mensinergikan hingga mengakselerasi ekonomi masyarakat.

”MUI dari pusat sampai daerah akan gerakan ekonomi itu,” ujar dia.

Kongres Ekonomi Umat yang dibuka Presiden Jokowi itu juga punya sejumlah rekomendasi untuk mendorong pemerataan ekonomi. Di antaranya, pembentukan komite nasional ekonomi umat, pengarusutamaan ekonomi syariah, dan mewujudkan mitra sejajar usaha besar dan UMKM. (jun/jpgroup)

PLN Letung Lakukan Pemadaman Bergilir

0

batampos.co.id – Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Letung Kecamatan Jemaja saat ini harus melakukan pemadaman bergilir lantaran kemampuan mesin yang ada belum mumpuni untuk memenuhi 1900 pelanggan yang ada di Jemaja. Pemadaman sudah dilakukan sejak satu minggu yang lalu hingga sekarang.

Pantauan di lapangan, pemadaman bergilir dilakukan selama 4 jam dalam waktu 24 jam. Waktu pemadaman mulai dari pukul 16.00 hingga 20.00 dan sebagian pemadaman pada pukul 20.00 hingga pukul 00.00 Wib. Saat ini PLN masih melakukan perbaikan terhadap satu mesin yang mengalami kerusakan. Gulungan dinamo terbakar, diprediksi jelang bulan puasa perbaikan baru selesai dan diprediksi listrik akan kembali normal.

Agustian, selaku Koordinator Subrayon PLN Letung mengatakan, hal ini terjadi bukan ada unsur kesengajaan dan diakuinya mesin yang tersedia bisa dikatakan sudah tua dan wajar sering mengalami kerusakan. Saat ini dinamo yang rusak itu mesin yang berkapasitas 200 mega yang saat ini sedang diperbaiki. Jadi mesin yang ada saat ini yakni ada empat dengan kapasitas 260 mega, 70, 90, 200.

“Kami dari pihak PLN pada prinsipnya tidak ingin melakukan pemadaman bergilir, namun adanya gulungan dinamo terbakar,” kata Agustian selaku Koordinator PLN Letung Kecamatan Jemaja Senin (24/4).

Gulungan dinamo itu diperbaiki di luar daerah yakni dikirim ke pabriknya langsung, artinya teknisi dari PLN tidak bisa memperbaiki alat yang rusak tersebut.

Disisi lain, penambahan mesin dari PLN pusat sejumlah 2 unit dengan kapasitas 1 mega hingga kini belum tiba ditempat dan sesuai dengan hasil koordinasinya sekitar bulan Juli 2017 mesin itu akan tiba di Letung.

Jika mesin itu segera teralisasi ia yakin cukup untuk memenuhi kapasitas masyarakat Jemaja sekitarnya, bahkan bisa menambah pelanggan yang baru. Diakuinya, daftar tunggu yang diajukan oleh masyarakat menjadi pelanggan sudah banyak yang menunggu.

“Kami tidak bisa menambah pelanggan PLN untuk saat ini, tapi kalau masyarakat juga mendesak kami terpaksa membuat daftar tunggu pelanggan. Mudah- mudahan mesin yang dijanjikan tersebut segera di kirim,” jelasnya. (sya)

Batam Kembali Kebanjiran

0

batampos.co.id – Sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman di Kota Batam kembali tergenang banjir setelah hujan mengguyur kota ini sejak siang tadi (25/4/2017). Ketinggian air bervariasi hingga 60 centimeter.

Salah satu ruas jalan yang tergenang adalah di Batamcentet tepatnya menuju bandara internasional Hang Nadim. Banjir cukup mereportkan pengendara motor dan mobil.

Namun demikian, banjir ini belum berdampak pada adanya calon penumpang pesawat yang batal terbang gara-gara terlambat pesawat.

Sementara warga di sejumlah kawasan permukiman terus berjibaku dengan air yang mulai merendam perabot rumah mereka.

Pantauan batampos.co.id, kawasan Batuaji, Batuampar, Sekupang dan sebagian Batamcenter tergenang.

Kondisi seperti ini terus berulang setiap kali turun hujan. “Setiap hujan kondisinya begini,” ujar Marlon, salah satu pengendara di Batamcenter.(spt)

Angin Kencang, Pohon Tumbang

0

Sebuah pohon tumbang di Jalan Marinacity, Tanjunguncang, Batuaji, Selasa (25/4). Pohon ini tumbang akibat diterjang angin kencang disertai hujan. Tumbangnya pohon ini membuat akses lalulintas terganggu. Pengendara harus bergantian melewatinya. Baik dari arah Sekupang maupun Batuaji.

 

Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

Kenaikan Listrik Batam, Pemko Batam Dapat Untung Langsung

0

batampos.co.id – Kenaikan Tarif Listrik Batam (TLB) ialah hal yang tidak populis tetapi harus diambil.

Demikian penyataan Asmin Patros, anggota Komisis 2, DPRD Kepri yang ikut membahas tarif listrik Batam.

Asmin ikut hadir dalam Focus Group Discussion dengan tema Membedah Tarif Listrik Batam di Harmoni One, Selasa (25/4/2017) yang ditaja oleh Batam Pos.

“Sebagai seorang anggota dewan saya sih inginnya tidak ada kenaikan tarif sebab saya akan dicaci oleh konstituen saya,” ujar Asmin.

Asmin melanjutkan akan tetapi harus ada keputusan untuk juga membantu PLN Batam.

“Dengan pembahasan yang mendalam akhirnya kami keluarkan rekomendasi kepada gubernur,” imbuhnya.

Asmin mengungkapkan dengan kenaikan tarif ini Pemko Batam memperoleh manfaat langsung melalui Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) yang besarannya 6 persen dari setiap tagihan pembayaran listrik.

Terkait suara tentang keinginan menganulir Pergub, Asmin mengatakan semua ada mekanismenya. Kalaupun harus dilakukan yang dilakukan ialah dengan adendum.

“Yang jelas tidak menaikkan tarif lagi ya,…”ujarnya sembari tergelak, tawa.

Asmin mengingatkan kenaikan tarif listrik Batam harus dilakukan dengan cara dua tahan. Pada tagihan bulan April untuk pemakaian Maret.

“Dilakukan lagi pada saat setelah Lebaran, sebab Lebaran semua orang butuh dana yang besar,” tegas Asmin.

Bagaimana jalannya diskusi ini selanjutnya? Lebih lengkap baca Harian Batam Pos edisi 26 April 2017. (ptt)

SBY : Kepri Pintu Gerbang, Majukan Ekonomi Indonesia

0
Susilo Bambang Yudhoyono, menandatangani secara simbolis peluncuran buku yang didedikasikan untuknya berjudul “Bagai Rindu Tak Sudah” di hotel Nirwana Gardens Lagoi, Minggu (23/4). F. Choky Nainggolan/Batam Pos

batampos.co.id – Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, resmi meluncurkan buku berjudul “Bagai Rindu Tak Sudah” di hotel Nirwana Gardens Lagoi, Minggu (23/4).

Buku yang diluncurkan ini merupakan hasil karya dari kreatifitas para kader terbaik partai Demokrat di Provinsi Kepri, yang didedikasikan untuk SBY yang pernah menjadi tokoh pemimpin terbaik di Indonesia.

Surya Makmur Nasution, Salah satu penulis buku tersebut, mengatakan keinginan membuat buku ini awalnya didasari dari keyakinan terhadap sosok SBY yang kala itu menjadi seorang pemimpin di Republik Indonesia.

Menurutnya sosok SBY merupakan pemimpin yang kelak dimasa depan akan mampu merubah negara Indonesia menjadi lebih baik.

“Jujur, buku ini dibuat karena terinspirasi dari kepemimpinan pak SBY kala menjabat sebagai presiden. Dengan memiliki penuh keyakinan dan harapan, kepemimpinan SBY bisa merubah negara ini (Indonesia, red) menjadi negara yanhg maju kedepannya,” ungkap pria yang juga politisi partai Demokrat ini.

Huzrin Hood, yang hadir dalam acara tersebut mengatakan peluncuran buku yang didedikasikan untuk SBY ini, seharusnya disertai dengan ucapan terimakasih dari pemangku adat di Tanah Melayu ini. Sebab menurutnya, SBY memiliki jasa yang besar dalam proses keberhasilan pembentukan Provinsi Kepri.

“Beliau (SBY, red) merupakan salah satu sosok tokoh penting yang ikut berjuang untuk menjadikan Kepri sebagai Provinsi pada bulan Juli, tahun 2004 lalu. Ketika itu pak SBY masih menjabat sebagai Menkopolhukam dibawah kepemimpinan Presiden Megawati,” jelas politisi partai Golkar ini.

“Sudah seharusnya dan selayaknya buku yang diluncurkan ini ditambah lagi dengan ucapan terimakasih dari seluruh pemangku adat di Kepri ini, karena beliau ikut bersama kita memperjuangkan tanah melayu ini (Kepri, red),” katanya lagi.

Susilo Bambang Yudhoyono, mengaku bahagia serta mengucapkan terimakasih kepada seluruh kader Demokrat di Provinsi Kepri, yang sudah senantiasa membuat karya terbaik untuknya.

Menurutnya karya ini merupakan hasil dari bahasa hati, bahasa ketulusan, dan bahasa harapan yang dirasakan oleh seluruh kader terbaiknya.

“Saya bahagia dan senang, buku ini sangat mengapresiasi. Terimakasih saya ucapkan untuk semuanya,” ungkapnya, saat memberi kata sambutan.

Mantan Presiden ke-6 Indonesia ini, meyakini Kepri, merupakan salah satu pintu gerbang utama yang memiliki banyak peluang untuk kemajuan Indonesia.

Salah satunya memiliki wilayah strategis dengan destinasi wisata yang luar biasa hebat untuk dikembangkan. Apalagi Kepri, ini berada dilokasi yang berdekatan dengan dua negara tetangga Asia yang sangat maju dalam persaingan ekonomi global saat ini, yakni Malaysia dan Singapura. Tentu ini akan sangat mendukung untuk kemajuan pertumbuhan perekonomian di Indonesia.

Selain itu, kata SBY disamping letak wilayahnya yang strategis, Kepri juga memiliki budaya rumpun Melayu yang luar biasa hebat, dimana ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang ingin berkunjung.

“Peluang ini harus bisa dimanfaatkan sebaik mungkin, karena Kepri memiliki potensi yang cukup besar yang bisa memberikan kemajuan nyata bagi Indonesia,” ungkapnya.

Apalagi saat ini lanjutnya negara Indonesia banyak menghadapi permasalahan yang terbilang kompleks. Untuk itu, diharapkan semuanya bisa selalu bersatu ditengah-tengah permasalahan global yang sarat akan tantangan saat ini.

SBY juga berpesan kepada seluruh kader Demokrat yang saat ini memegang amanah jabatan di Provinsi Kepri, untuk selalu berfikir positive dan terus optimis menghadapi permasalahan dan tantangan yang menanti kedepannya.

Selain itu, juga harus berperan aktif bersama-sama membantu dan mendukung Pemerintah Pusat serta Pemerintah Provinsi Kepri untuk mewujudkan kemajuan negara Indonesia kedepan, terkhususnya Kepri.

“Diharapkan dengan bersatunya seluruh pihak, tentunya prinsip utama yang harus dimiliki oleh seluruh masyarakat diantaranya, kebebasan, keadilan, dan kesejahteraan bisa segera terwujud.
Dan negara ini akan maju, makin tentram, dan sejahtera kedepannya,” imbuhnya.

Turut hadir juga dalam acara ini Ani Yudhoyono, didampingi puteranya Agus Harimurti Yudhoyono , dan Sekjen DPP Demokrat, Hinca Panjaitan, beserta seluruh kader partai Demokrat di Provinsi Kepulauan Riau. (cr20).

Harga Kebutuhan Pokok Jelang Ramadan Dipastikan Normal

0
Pedagang sedang melayani pembelinya di Pasar Barek Motor, Kijang, Kecamatan Bintan Timur. Ketersediaan pangan di Bintan menjelang Ramadan aman. foto:hary/batampos

batampos.co.id – Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam, menegaskan harga
bahan pokok makanan dipastikan akan tetap stabil menjelang bulan Ramadan
yang berlangsung pada Mei mendatang.

Pasalnya, Pemkab Bintan sudah membentuk tim khusus yang akan bertugas
langsung melakukan pengawasan untuk menjaga kestabilan harga di sejumlah
pasar yang ada di Bintan.

“Kami pastikan harga bahan pokok makanan tetap akan normal jelang puasa
nanti. Tentunya ini juga didukung oleh tim khusus yang sudah kami bentuk
dibawah komando Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM,”
jelas Dalmasri, di Bandar Seri Bentan, Minggu, (23/4).

Politisi partai Golkar ini menjelaskan, nantinya tim tersebut akan
turun langsung ke sejumlah pasar yang difokuskan dibeberapa wilayah,
seperti di Kecamatan Tanjunguban, Kecamatan Sri Kuala Lobam,
Kecamatan Gunung Kijang, dan Kecamatan Bintan Timur.

“Tim ini nantinya akan memantau langsung beberapa harga bahan pokok
makanan, seperti cabai, bawang, beras, minyak makan dan lainnya.
Pokoknya dipastikan sebelum memasuki puasa tim ini sudah bergerak, ”
terangnya.

Dalmasri menuturkan apabila nanti ada ditemukan pedagang yang
membandal menaikkan harga sesuka hatinya, tentu akan diberikan sanksi,
namun sanksi itu ditentukan oleh tim tersebut.

“Mudah-mudahan tim ini bisa bekerja dengan maksimal,” ungkapnya.
Dalmasri juga menghimbau kepada pedagang agar tidak sembarangan dan
sesuka hati dalam menetapkan harga kebutuhan pokok makanan. Apalagi
mendekati bulan puasa ini.

“Apabila ada permasalahan dan keluhan yang memberatkan pedagang mohon
disampaikan langsung ke Dinas terkait, agar bisa dicarikan solusinya,
” imbuhnya. (cr20)

Ajak Pengusaha Jerman Investasi di Natuna

0

batampos.co.id – Duta Besar Jerman untuk Indonesia H.E. Mr. Michael Von Ungern Stenberg bertemu Gubernur Kepri Nurdin Basirun sebelum menuju Kabupaten Natuna. Pertemuan tersebut membicarakan rencana Pemerintah Jerman untuk melakukan beberapa penelitian di Natuna untuk kemajuan daerah tersebut.

Penelitian yang akan dilakukan Pemerintah Jerman tersebut bekerja sama dengan Institut Tekhnologi Sepuluh Nopember yakni dibidang teknologi dan kelautan. Natuna dipilih Pemerintah Jerman karena adanya saran dari Kementerian Luar Negeri dan seiring dengan target Presiden RI untuk pengembangan Natuna dari berbagai sektor.

“Pemerintah Jerman juga berkepentingan dengan Natuna karena banyak kapal dari Jerman yang melalui laut Natuna. Selain itu kami juga melihat Natuna penuh potensi karena berada di perbatasan yang langsung berhadapan dengan negara asing. Pemerintah Jerman mengharuskan menjalin kerjasama dengan negara-negara lain yang bersentuhan dengan Jerman,” jelasnya.

Kerja sama yang disebut inisiatif pengembangan kepulauan ini nantinya mencakup bidang telekomunikasi yang diistilahkan dengan Digital Island.

Digital Island akan membantu pemerintah daerah dan masyarakat umum termasuk nelayan dalam melakukan berbagai komunikasi. Targetnya dengan kelancaran komunikasi akan memperbaiki taraf perekonomian masyarakat setempat.

Selain itu Pemerintah Jerman juga akan melakukan penelitian dibidang insfrastruktur dan pengembangan ekonomi.

Dubes Jerman menyebutkan meskipun kantor mereka di Jakarta tetapi pemerintahnya mewajibkan menjalin kerjasama dengan daerah-daerah yang ada di Indonesia terutama yang bersentuhan langsung dengan orang-orang Jerman di Indonesia.

Gubernur Kepri Nurdin Basirun sangat mengapresiasi maksud Dubes Jerman menemuinya sebelum ke Natuna.

Gubernur bahkan mengutus Tiga Kepala Dinas Provinsi Kepri mendampingi Dubes Jerman dan Tim selama di Natuna. Ketiga Kadis tersebut adalah Kadis Kelautan dan Perikanana Edy Sofyan, Kadis Pariwisata Buralimar dan Kadis Kominfo Guntur Sakti.

Selain itu Gubernur juga menitipkan pesan pada Dubes agar bisa juga investasi di Bidang energy listrik.

“Natuna penuh pesona Pak Dubes. Tak salah President punya target besar untuk daerah ini. Selain sektor kalautan, pariwisata dan pontensi alam lainnya juga bagus,” jelas Nurdin yang dalam pertemuan itu juga didampingi Sekdaprov HTS Arif Fadillah.

Gubernur juga meminta Pemerintah Jerman membawa para pengusaha calon investor untuk datang ke Natuna.

Permintaan Gubernur tersebut langsung dipenuhi oleh Dubes Jerman. Dia berjanji setelah selesai penelitian di Natuna ini mereka akan membawa pengusaha-pengusaha Jerman ke Kepri.

Selain pendampingan oleh tiga Kadis Kepri, Dubes Jerman juga akan didampingi oleh Bupati Natuna selama melakukan penelitian di sana. Dubes dijadwalkan ke Pulau Senoa, ke Wilaya Tanjung di Bunguran Barat sampai Kamis nanti. Keberangkatan ke Natuna Rabu (25/4) ini. (bni)

Pemkab Alokasikan APBD Rp 255 Juta Selesaikan Sengketa Lahan

0

batampos.co.id – Pemkab Bintan telah mengalokasikan dana sebesar Rp 255 juta untuk menyelesaikan sengketa lahan masyarakat yang berada di 10 kecamatan. Penyelesaiaan sengketa lahan yang dikucurkan melalui APBD 2017 itu akan digunakan untuk dua kegiatan.

“Ada dua kegiatan yang akan kami laksanakan untuk menyelesaikan sengketa lahan. Yaitu menggelar mediasi dan memasang tapal batas wilayah,” ujar Plt Sekda Bintan, Adi Prihantara ketika dikonfirmasi, kemarin.

Penyelesaian sengketa lahan dilingkungan masyarakat, kata Adi dapat dilaksanakan melalui mediasi antara masyarakat dengan perangkat pemerintahan. Mulai dari mediasi tingkat desa, kelurahan, kecamatan sampai ke pusat pemerintahan.

Dalam merealisasikan jalannya mediasi, lanjut Adi pemerintah menganggarkan dana Rp 200 juta. Dana itu diperuntukan selama setahun dari Januari sampai Desember.

“Jadi dalam pelaksanaannya harus didukung anggaran. Baik untuk membeli makan dan minum maupun lainnya,” bebernya.

Setelah mendapatkan kesepakatan dalam mediasi, sambung Adi langkah selanjutnya. Memetakan lahan sengketa tersebut dengan menetapkan titik-titik koordinatnya. Kemudian memberikan tanda batas lahan atau memasang tapal batas (patok beton).

“Untuk pembiayaan tapal batas ini dianggarkan Rp 55 juta selama setahun. Semoga dengan langkah tersebut masalah lahan di Bintan dapat terselesaikan tanpa menimbulkan kericuhan,” ungkapnya. (ary)