Rabu, 1 April 2026
Beranda blog Halaman 1363

Gudang Perlengkapan Pesta di Batuaji Terbakar

0

batampos– Kebakaran hebat kembali mengguncang kawasan Batuaji. Sebuah gudang material perlengkapan pesta yang berada di Perumahan Pemda II, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, ludes terbakar pada Rabu (25/6) sore.

Api membubung tinggi ke udara disertai kepulan asap tebal yang menyelimuti wilayah sekitar permukiman. Warga sekitar yang panik berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri dan menghindari kemungkinan kebakaran meluas ke bangunan lain.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian material diperkirakan cukup besar. Gudang tersebut diketahui menyimpan berbagai perlengkapan pesta seperti tenda, kursi, dekorasi, dan perlengkapan lain yang mudah terbakar, sehingga api cepat membesar.

BACA JUGA: Selamat dari Kobaran Api, Korban Kebakaran Kapal di Kawasan PT ASL: Tiba-Tiba Saja Api Sudah Besar

Kapolsek Batuaji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang, mengatakan bahwa api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.40 WIB setelah petugas pemadam dibantu warga berjibaku memadamkan kobaran api. “Saat ini kondisi sudah aman. Namun penyebab kebakaran belum bisa dipastikan karena kami belum sempat meminta keterangan dari pemilik gudang,” ujarnya.

Pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap penyebab kebakaran yang nyaris memicu kepanikan massal di permukiman padat penduduk tersebut. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Gudang Perlengkapan Pesta di Batuaji Terbakar pertama kali tampil pada Metropolis.

Mendes Yandri Minta Kades untuk Melek Teknologi Genjot Ketahanan Pangan

0

batampos – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menghadiri penandatanganan Memory of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman Tentang Pemberdayaan Lahan dan Badan Usaha Milik Desa melalui Pola Tanam serta Program Jaksa Garda Desa di Desa Sarakan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Rabu (25/6/2025).

Mendes Yandri mengajak Kepala Desa di Indonesia untuk lebih melek teknologi, termasuk untuk bisa meningkatkan produksi hasil bumi guna sukseskan Ketahanan Pangan.

Hal ini berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis karena nantinya membutuhkan bahan baku yang banyak.

“Jika nantinya penerima manfaat sudah jutaan maka butuh bahan baku yang banyak,” kata Mendes Yandri.

Lewat MBG ini, Desa-desa diharapkan menjadi pelaku utama untuk menyediakan , bahan baku seperti Cabai, Sayur dan Telur.

“Ada siklus ekonomi dari program ini. Olehnya, kita perlu mulai menata desa tematik yang nantinya jadi pemasok utama untuk 83 juta penerima manfaat,” kata Mantan Wakil Ketua MPR RI ini.

Apalagi, kata Mendes Yandri, ada Koperasi Desa Merah Putih yang merupakan ide besar Presiden Prabowo Subianto.

“Melalui Kopdes Merah Putih kita memotong tengkulak dan memastikan pelayanan kepada masyarakat desa semakin dekat,” kata Mendes Yandri.

Mendes Yandri juga menegaskan jika Kades tidak perlu takut lagi untuk menggunakan Dana Desa karena ada program Jaksa Garda Desa.

Lewat Jaksa Garda Desa, Mendes Yandri ajak Kades, BPD dan Pendamping Desa untuk kolaborasi dengan Kejaksaan Agung untuk membangun desa.

Sebelumnya, Jaksa Agung Muda Intelejen (Jamintel) Reda Manthovani berharap dengan program Pemberdayaan Lahan melalui pola tanam ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten.

Reda berharap Jaksa mengawal dan membimbing Kepala Desa saat mengelola Dana Desa berjalan sesuai dengan peruntukkannya.

“Saya harapkan kepada Para Jaksa untuk menindaklanjuti program kerjasama ini,” kata Reda.

Mendes Yandri dan Jamintel Reda Manthovani bersama sejumlah undangan melakukan penanaman bibit bawang merah.

Turut hadir Jaksa Agung Muda Intelijen Reda Manthovani bersama jajaran Kejaksaan RI, Gubernur Banten Andra Soni, Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, Bupati Kabupaten Lebak Hasbi Jayabaya, Plh Bupati Serang Rudy Suhartanto, Bupati Pandeglang Dewi Setyani, Pimpinan PT Pupuk Indonesia, Pimpinan Telkomsel University, dan Para tokoh masyarakat, akademisi, serta pelaku pembangunan desa.

Turut mendampingi Mendes Yandri, Dirjen PEID Tabrani, Irjen Teguh, Kepala BPSDM Agustomi Masik dan Inspektur Wilayah 5 Husin Fahmi. (*)

Artikel Mendes Yandri Minta Kades untuk Melek Teknologi Genjot Ketahanan Pangan pertama kali tampil pada News.

STQH XI Kepri 2025 Berdampak Positif Terhadap Ekonomi Masyarakat

0
Hendri Kurniadi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Riau. (Diskominfo Kepri/Ogi)

batampos-Perhelatan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) XI Tingkat Provinsi Kepulauan Riau di Kota Tanjungpinang memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

Dalam lima hari pelaksanaannya menarik ratusan bahkan ribuan masyarakat dari berbagai daerah di Kepri.

Demikian wisatawan domestik bahkan mancanegara terlihat hadir di sejumlah rangkaian digelar di sejumlah lokasi. Terlebih di halaman Gedung Daerah, Tepi Laut yang nampak ramai pengunjung sejak STQH XI dihelat Sabtu (21/6/2025) lalu.

BACA JUGA: Produk UMKM dan Tenun Lingga Laris Terjual di Bazar STQH ke-XI Kepri Tahun 2025

Lokasi STQH dipusatkan di kawasan Gurindam XII depan Gedung Daerah misalnya. Di lokasi ini tak hanya menyajikan berbagai perlombaan tahfis dan hifzil Qur’an, namun juga berbagai pertunjukan yang mengundang perhatian ramai orang.

Mulai dari penampilan kompang dan Qasidah, bazar UMKM, serta stan pameran dari setiap kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kepri.

“Diperkirakan ribuan orang hadir sejak dibuka Sabtu lalu,” ujar Hendri Kurniadi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepri, Rabu.

Hal ini tentu saja memberi dampak pergerakan ekonomi. Mulai dari usaha kecil dan menengah, hotel, jasa angkutan atau transportasi, hingga restoran.

“Ada perputaran uang yang berpengaruh positif terhadap ekonomi masyarakat,” jelas Hendri Kurniadi.

Selain masyarakat dan wisatawan, delegasi atau kafilah dari setiap kabupaten/kota yang menjadi peserta memberikan dampak cukup signifikan terhadap ekonomi sepanjang STQH XI yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Kepri ini.

Data Biro Kesra Provinsi Kepri, terdapat 494 partisipan kafilah dari tujuh kabupaten/kota di Kepri hadir dalam perhelatan ini.

Kafilah terdiri dari pelatih atau pendamping dan pengawas peserta STQH ke XI.

Kabupaten Kepulauan Anambas mengirim 60 khafilah, Bintan 56 orang, Karimun 47 orang, Natuna 52 orang, Batam 80 orang, Lingga 56 orang, dan Tanjungpinang 143 perwakilan.

Seluruh kafilah menginap di hotel-hotel yang ada di Kota Tanjungpinang.

“Okupasi tingkat hunian hotel mengalami peningkatan sejak pelaksanaan STQH ini,” kata Hendri Kurniadi.

Pelaksanaan STQH ke XI Tingkat Provinsi Kepri tahun 2025 ini tak hanya menjadi penguatan nilai-nilai Al Quran di masyarakat, namun juga mendorong pertumbuhan ekonomi. (*)

Artikel STQH XI Kepri 2025 Berdampak Positif Terhadap Ekonomi Masyarakat pertama kali tampil pada Kepri.

Warga Ketakutan, Monyet Berkeliaran di Pemukiman Warga di Bintan

0
Petugas Damkar mengevakuasi monyet yang berkeliaran di pemukiman warga di Kampung Bugis, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Senin (23/6/2025) sore. F.Damkar Tanjunguban untuk Batam Pos.

batampos– Seekor monyet yang berkeliaran di pemukiman warga di Kampung Bugis, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, membuat warga ketakutan.

Meskipun warga telah berusaha mengusir monyet tersebut namun monyet tidak mau pergi.

Akhirnya, warga melaporkannya ke petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan.

Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi mengatakan, monyet dievakuasi dari kampung tersebut pada Senin (23/6/2025) sore.

BACA JUGA: Seorang Warga Bintan Digigit Monyet

Begitu tiba di lokasi, monyet berada di atas pohon.

Dua orang petugas memanjat pohon untuk menangkap monyet, empat petugas lainnya menunggu di bawah.

Panyodi mengatakan, proses evakuasi tidak mudah karena monyet berusaha melepaskan jeratan.

Setelah berhasil ditangkap, monyet dilepas kembali ke habitatnya. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Warga Ketakutan, Monyet Berkeliaran di Pemukiman Warga di Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Kenapa Perlu Pakai Cover Mobil? Ini 5 Alasannya!

0

batampos-Kamu tentu ingin agar mobil kesayanganmu selalu tampil bersih, mengkilap, dan bebas dari goresan. Tapi sayangnya, paparan sinar matahari, hujan, debu hingga kotoran hewan bisa bikin tampilan mobil cepat kusam jika tidak dirawat dengan baik.

Salah satu solusi praktis yang bisa kamu lakukan adalah menggunakan cover mobil. Selain melindungi kendaraan dari berbagai resiko, cover mobil juga membantu menjaga nilai estetika dan umur cat mobil agar tetap awet.

1. Melindungi dari Hujan dan Panas Matahari
Paparan sinar UV dan air hujan bisa bikin cat mobil cepat pudar bahkan mengelupas. Dengan cover mobil, permukaan kendaraan terlindungi dari cuaca ekstrem yang bisa merusak tampilan luar mobil secara perlahan.

BACA JUGA: Cara Merawat Mobil Saat Musim Hujan Agar Tetap Prima

2. Menjaga dari Debu dan Kotoran Hewan
Mobil yang terparkir lama di luar atau dalam garasi tetap bisa terkena debu. Belum lagi risiko terkena kotoran burung atau binatang lain yang bisa meninggalkan noda membandel. Cover mobil bisa jadi pelindung yang bisa diandalkan agar terhindar dari risiko ini.

3. Mencegah Goresan Ringan
Gesekan dari benda tajam, ranting atau bahkan anak-anak yang bermain di sekitar mobil bisa menyebabkan goresan kecil. Sarung mobil memberikan perlindungan tambahan agar permukaan mobil tidak mudah tergores.

4. Menjaga Privasi dan Keamanan
Cover mobil bisa mengurangi rasa ingin tahu orang terhadap isi mobil atau merek mobilmu. Hal ini bisa sedikit meminimalkan risiko pencurian terutama saat mobil diparkir di tempat umum dalam waktu lama.

5. Membantu Mobil Tetap Bersih Lebih Lama
Dengan cover mobil, kamu nggak perlu terlalu sering mencuci mobil karena permukaan mobil jadi terlindungi. Kamu cukup membersihkan cover-nya saja secara rutin sehingga lebih hemat air dan tenaga!

Yuk, temukan ragam pilihan cover mobil hingga wiper mobil terbaik hanya di toko resmi online AZKO melalui ruparupa. Yuk, belanja sekarang dan jangan lewatkan promo menariknya!. (*)

 

Artikel Kenapa Perlu Pakai Cover Mobil? Ini 5 Alasannya! pertama kali tampil pada Lifestyle.

Peminat SMK di Batam Melonjak Wamen Dikdasmen: Bisa Dialihkan dari SMA

0
Ilustrasi: Para siswa mengantre untuk mendaftarkan diri pada SPMB di SMKN 1 Batam. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq mengungkapkan lonjakan jumlah peminat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Batam tahun ini. Kondisi ini dinilai sebagai tantangan sekaligus peluang untuk memperkuat pendidikan vokasi di Kepulauan Riau.

“Kami melihat ada peningkatan signifikan peminat ke SMK dibanding tahun lalu. Ini kabar baik. Pemerintah tentu akan mencarikan solusi terbaik untuk mengakomodasi minat para siswa,” ujar Fajar saat berkunjung ke Batam, Rabu (25/6).

Kunjungan kerja Wamen kali ini dirangkaikan dengan pengecekan langsung proses penerimaan siswa baru (SPMB) di SMA Negeri 3 Batam. Ia juga memantau hari terakhir proses verifikasi data siswa yang akan diumumkan pada 28 Juni mendatang. Menurutnya, pelaksanaan SPMB di Batam berjalan relatif lancar.

“Saya cek langsung, prosesnya baik. Antara jumlah peminat dan daya tampung cukup ideal. Hanya memang, SMK yang terlihat meningkat drastis jumlah peminatnya,” katanya.

Ia mengungkapkan bahwa salah satu solusi yang tengah dipertimbangkan adalah mengalihkan fungsi SMA menjadi SMK, terutama di lokasi dengan kebutuhan tinggi tenaga terampil. Usulan ini juga telah disampaikan oleh Pemerintah Provinsi Kepri.

“Kami terbuka untuk menyesuaikan, yang penting anak-anak tetap bisa sekolah. Kalau peminat SMK tinggi dan SMA kelebihan ruang, ya kita alihfungsikan. Itu bukan masalah,” tambah Fajar.

Selain solusi internal, Fajar juga menekankan pentingnya sinergi dengan sekolah swasta sebagai mitra strategis. Ia mencontohkan keberhasilan beberapa daerah yang melibatkan sekolah swasta dalam menampung siswa saat sekolah negeri penuh.

“Di Kepri, 60 persen sekolah adalah swasta. Ini kekuatan yang harus dimanfaatkan. Tapi tetap, jangan korbankan kualitas. Kalau kelas isinya 50 siswa, itu tidak ideal,” tegasnya.

Terkait isu rasio kelas, Wamen menegaskan bahwa dalam situasi tertentu, aturan memang memungkinkan jumlah siswa satu kelas melebihi ketentuan. Namun itu harus dilakukan dengan penuh pertimbangan.

“Kalau betul-betul darurat, bisa saja satu kelas 50 siswa. Tapi itu bukan pilihan utama. Kami tetap ingin menjaga mutu,” ucapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Andi Agung, menyampaikan bahwa pelaksanaan SPMB tahun ini di Batam cukup baik dan mendapat apresiasi dari pusat. Ia memastikan jumlah siswa per kelas tidak akan sampai 50.

“Rata-rata rombel maksimal di Kepri 44 siswa. Kami antisipasi dari awal agar tidak membludak,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Ombudsman Kepri, Lagat Siadari, menyambut baik keterlibatan pusat dalam SPMB kali ini. Ia menyebut sistem penerimaan sudah dikunci, sehingga tidak bisa ditambah seenaknya.

“Tidak ada lagi musala atau labor jadi kelas. Sekolah harus patuh pada sistem. Kalau ada kelebihan pendaftar, akan ditransfer ke sekolah lain,” ujar Lagat.

Ia menambahkan, SMKN 7 Batam menjadi salah satu contoh lonjakan peminat. Dari kapasitas sekitar 700 siswa, tercatat 1.200 pendaftar. Sekitar 500 siswa nantinya akan dialihkan ke SMK lain seperti SMKN 2 dan SMKN 6.

Menurut Lagat, selama penerimaan masih dalam batas wajar dan transparan, prosesnya sudah berjalan baik. “Yang penting jangan sampai anak-anak tidak sekolah. Tapi jangan juga mengorbankan kualitas,” tutupnya. (*) 

Artikel Peminat SMK di Batam Melonjak Wamen Dikdasmen: Bisa Dialihkan dari SMA pertama kali tampil pada Metropolis.

Tragedi Nahas MT Federal II di PT ASL, Disnakertrans Kepri Selidiki Unsur Kelalaian

0
Korban kapal terbakar di rumah sakit. f.eusebius

batampos – Kebakaran hebat terjadi di dalam kapal MT Federal II bertipe Floating Storage & Offloading (FSO) yang sedang menjalani perawatan di galangan kapal PT ASL Shipyard, Tanjunguncang, Selasa (24/6) siang. Insiden tragis itu menewaskan empat orang pekerja dan melukai lima orang lainnya.

Kejadian bermula sekitar pukul 14.15 WIB. Api dilaporkan muncul dari dalam badan kapal yang sedang bersandar untuk perbaikan. Kapal ini sebelumnya sempat tercatat berhenti di Pelabuhan Batu Ampar sebelum akhirnya masuk ke galangan PT ASL.

Data dari laman pelacakan kapal Vesselinfinder tertera bahwa kapal yang terbakar adalah MT Federal II dengan nomor IMO 8818946. Sebagai kapal FSO, Federal II berfungsi menampung minyak atau gas dari kapal produksi di laut, sebelum dipindahkan ke tanker lain.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kepri, Diky Wijaya, menyebut telah menurunkan tim untuk menyelidiki kejadian itu. Ia mengonfirmasi adanya empat korban tewas dan lima pekerja lainnya mengalami luka bakar.

“Kemarin kami sudah turun ke lokasi dan berkoordinasi dengan manajemen. Kami juga menanyakan soal kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan para korban. Alhamdulillah, semuanya terdaftar,” kata dia, Rabu (25/6).

Penyelidikan mendalam tengah dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Salah satu aspek yang menjadi fokus adalah kelengkapan dan pelaksanaan SOP keselamatan kerja di lokasi.

“Kami akan memberikan tindakan setelah mereview kejadian tersebut, apakah ada kesalahan atau kelalaian yang dilakukan oleh pihak perusahaan,” ujar Diky.

Sanksi administratif hingga pidana ketenagakerjaan bisa saja dijatuhkan jika ditemukan unsur kelalaian. Namun, untuk sementara ini, Disnakertrans Kepri belum dapat menyimpulkan temuan awal.

“Pasti nantinya ada sesuatu yang kita berikan karena ini menyangkut nyawa. Sanksi bisa berupa peringatan keras atau lebih lanjut jika ada pelanggaran berat,” katanya.

Pihaknya akan melakukan olah TKP begitu polisi membuka garis pengaman. Pengawasan dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Disnakertrans akan turun langsung untuk memastikan semua aspek investigasi terpenuhi.

“Kemarin kami ingin masuk ke lokasi, tapi masih dipasang police line. Kami tunggu kesempatan untuk masuk dan menyelidiki langsung agar bisa ambil keputusan,” ujar Diky. (*) 

Reporter: Arjuna

Artikel Tragedi Nahas MT Federal II di PT ASL, Disnakertrans Kepri Selidiki Unsur Kelalaian pertama kali tampil pada Metropolis.

Harga Telur Ayam Naik, Ini Penyebabnya

0

batampos– Harga telur Ayam di Lingga akhir-akhir ini melambung tinggi. Biasanya harga telur Ayam perbutir Rp2000 dan 3 butir Rp5000. Namun, beberapa Minggu belakangan ini harga telur Ayam di Lingga perbutirnya mencapai Rp2500.

Kenaikan harga ini dikarenakan ketersediaan stok telur Ayam di Lingga belakangan ini menjadi langka akibat transportasi laut Roro KMP Senangin yang biasanya melayani rute pelayaran Jagoh-Tungkal sedang mengalami Docking selama satu bulan belakangan ini.

Informasi yang didapatkan dari beberapa pedagang mengatakan bahwa stok Bahan Pokok yang dipasarkan di Lingga berasal dari Provinsi Jambi. Namun, karena suplay barang dari Jambi belum dapat masuk pedagang mengambil stok brang dari Kota Batam dan Tanjungpinang dengan harga yang sedikit lebih tinggi.

BACA JUGA: LKKPN Gagalkan Aksi Dua Nelayan Mengambil Telur Penyu di Pulau Mangkai

Juheli, salah satu pedagang di Pasar Dabo Singkep saat ditemui mengatakan memang beberapa hari belakangan ini harga telur mencapai Rp2500 perbutirnya.

“Kemarin memang harga telur perbutirnya Rp2500. Kenaikan harga ini dikarenakan stok telur Ayam langka dan barang yang dijual berasal dari Kota Batam dan Tanjungpinang,” ujar Juheli, Selasa (24/6).

Yudiar, salah seorang warga Dabo Singkep mengatakan beberapa waktu belakangan ini harga telur ayam dipasaran melonjak hingga Rp2500 perbutir.

“Kemarin telur ayam sempat langka di pasaran karena transportasi laut KMP Senangin yang biasanya melayani ekspedisi untuk mengangkat stok bahan pokok sedang alami Docking dan tidak melayani pelayaran sementara. Akibat kelangkaan tersebut harga menjadi melonjak. Biasanya saya beli Rp5000 dapat tiga butir telur ayam, namun skarang sudah tidak bisa lagi,” ungkap Yudiar.

Para pedagang dan masyarakat berharap agar KMP Senangin yang melayani Pelayaran lintas Provinsi rute Jagoh-Tungkal dapat beroperasi kembali agar stok barang dagangan kembali stabil dan harga juga ikut kembali normal. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Harga Telur Ayam Naik, Ini Penyebabnya pertama kali tampil pada Kepri.

iPhone Selundupan dari Malaysia,  Pelaku Dipenjara 2 Tahun Terbukti Langgar UU Kepabeanan

0
Terbukti selundupkan iPhone dari Malaysia,  Zaid Abdurrahman dipenjara 2 Tahun. 

batampos – Perjalanan Zaid Abdurrahman ke Malaysia berujung pada jeruji besi. Pria ini divonis dua tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam karena terbukti secara sah melakukan tindak pidana kepabeanan dengan menyelundupkan 21 unit iPhone dari Johor, Malaysia, ke Batam.

Majelis hakim yang diketuai Monalisa menyatakan Zaid bersalah melanggar Pasal 102 huruf e Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan. Selain pidana penjara, hakim juga menjatuhkan denda sebesar Rp50 juta kepada terdakwa.

“Menjatuhkan pidana penjara selama dua tahun dan denda Rp50 juta kepada terdakwa Zaid Abdurrahman yang secara sah dan meyakinkan telah terbukti melakukan penyelundupan barang impor tanpa melalui jalur resmi kepabeanan,” ujar hakim Monalisa saat membacakan amar putusan, Rabu (25/6).

Perkara ini bermula pada Jumat, 7 Februari 2025. Zaid berangkat ke Johor, Malaysia, melalui Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center dengan membawa uang tunai sebesar 27.981 ringgit Malaysia. Di Malaysia, ia membeli 16 unit iPhone bekas melalui platform Facebook Marketplace.

Tak berhenti di situ, dua hari kemudian, pada 9 Februari 2025, ia kembali membeli lima unit iPhone 11 serta satu unit iPhone 16 Pro Max baru di sebuah pusat perbelanjaan di Malaka.

Seluruh barang kemudian dibawa pulang secara diam-diam ke Batam. Pada Selasa, 11 Februari 2025, Zaid tiba di Pelabuhan Internasional Batam Center. Untuk mengelabui petugas, ia menyusun 20 unit iPhone di dalam korset yang dikenakannya. Satu unit iPhone 16 Pro Max disimpan di dalam koper.

Namun upaya penyelundupan tersebut gagal total. Petugas Bea dan Cukai yang melakukan pemeriksaan menemukan seluruh barang bukti. Zaid langsung diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (*) 

Reporter : AZIS MAULANA

Artikel iPhone Selundupan dari Malaysia,  Pelaku Dipenjara 2 Tahun Terbukti Langgar UU Kepabeanan pertama kali tampil pada Metropolis.

“Langkah Bersama Selamatkan Kehidupan,” Capella Group Laksanakan Donor Darah & Cek Kesehatan Gratis

0

batampos – Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama serta komitmen terhadap kesehatan masyarakat, Capella Group, yang terdiri dari PT Capella Dinamik Nusantara, PT Capella Patria Utama, PT Capella Multi Dana, dan PT Isuindomas Putra, kembali menggelar kegiatan donor darah dan cek kesehatan gratis. Kegiatan ini berlangsung di Capella Isuzu Batam, Jl. Yos Sudarso.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Sinergi Bagi Negeri yang berkelanjutan dan secara rutin dilaksanakan oleh Capella Honda Kepri dan Capella Group sebagai kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dengan mengusung tema “Langkah Bersama Selamatkan Kehidupan”, kegiatan ini tidak hanya terbuka bagi seluruh karyawan Capella Group, tetapi juga masyarakat umum yang ingin berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini.

Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam, kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk mengumpulkan darah bagi yang membutuhkan, tetapi juga memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat.

Keterlibatan PMI memastikan seluruh proses donor darah dilakukan dengan aman dan sesuai standar kesehatan. Fasilitas cek kesehatan gratis diberikan sebagai bentuk dukungan perusahaan terhadap gaya hidup sehat. Pelayanan kesehatan tersebut meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar hemoglobin (HB), serta konsultasi kesehatan ringan yang dilakukan oleh tenaga medis profesional.

Donor darah ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan kantong darah di Batam. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat penuh semangat dan solidaritas, menciptakan momen kebersamaan yang bermakna antara karyawan dan masyarakat.

“Kami percaya bahwa setetes darah yang disumbangkan bisa menyelamatkan nyawa seseorang. Kegiatan ini adalah bentuk kecil dari aksi kemanusiaan yang berdampak besar,” ujar Syaiful, Regional Head PT Capella Dinamik Nusantara, Main Dealer Sepeda Motor Honda Kepulauan Riau.

Antusiasme tinggi terlihat dari berbagai kalangan. Kegiatan ini berhasil menjaring 84 calon pendonor darah dan mengumpulkan total 54 kantong darah. Setiap pendonor juga mendapatkan paket suplemen sebagai bentuk apresiasi dan dukungan pemulihan pasca-donor.

Tidak hanya dapat menyelamatkan penerima donor darah, donor juga memberikan berbagai manfaat kesehatan bagi pendonornya. Donor darah secara rutin dapat membantu melancarkan sirkulasi darah, menstimulasi regenerasi sel darah merah, serta menjaga kadar zat besi dalam tubuh agar tetap seimbang. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa donor darah secara berkala dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan mendukung fungsi organ hati yang sehat.

Terlihat jelas bahwa kegiatan ini juga menjadi momen mempererat kebersamaan antara karyawan dan masyarakat. Antusiasme para peserta menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih menjadi nilai penting yang dijunjung tinggi di tengah kesibukan sehari-hari.

“Kami ingin menjadikan kegiatan sosial seperti ini sebagai agenda rutin tahunan. Selain menanamkan nilai kepedulian, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun budaya hidup sehat di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat,” tutup Syaiful. (*)

Artikel “Langkah Bersama Selamatkan Kehidupan,” Capella Group Laksanakan Donor Darah & Cek Kesehatan Gratis pertama kali tampil pada Metropolis.