Selasa, 23 Juni 2026
Beranda blog Halaman 13665

WN Singapura Tewas Gantung Diri

0

batampos.co.id – Ng Chin Swee alias Toni,55, warga negara asing dari Singapura tewas gantung diri di dalam rumah tempat tinggalnya di Gang Cinka, Kelurahan Seilakam Timur, Kecamatan Karimun pada Kamis (8/6) pukul 02.00 WIB.

Kasat Reskrim, AKP Dwihatmoko Wiroseno menjelaskan, berdasarkan keterangan teman wanita korban Rini Arpiyani,32, Rabu (7/6) pukul 18.30 WIB korban pergi meninggalkan rumah bersama Rini menginap di Hotel Royal, Tanjungbalai Karimun. Kemudian pukul 21.00 WIB Toni pamit pergi sembahyang ke Kapling menggunakan sepeda motor.

Setelah ditunggu sampai dua jam lebih, Toni tidak pulang ke hotel. Akhirnya pukul 00.30 WIB Rini Apriyani keluar dari hotel dan mendatangi tempat yang biasa dikunjungi Toni untuk sembahyang. Namun di tempat sembahyang Rini tidak menemukan menemukan teman prianya dan Rinipun pulang ke rumah.

‘Sampai di depan rumah, saksi melihat ada sepeda motor yang digunakan Toni parkir di depan rumah. Begitu masuk ke dalam rumah saksi kaget melihat Toni tergantung di antara ruang tamu menuju ke ruang dapur, melihat kejadian ini, saksi langsung memberitahu warga sekitar untuk meminta bantuan,” jelas Dwihatmo.

Hasil pemeriksaan oleh Tim Inafis Satreskrim Polres Karimun, lanjut Dwihatmoko, ketika sampai di lokasi kejadian tali gantungan yang digunakan Toni sudah putus dan posisi sudah di lantai. Tidak ada ditemukan adanya lebam atau memar di tubuh Toni. Luka hanya ditemui di leher yang merupakan bekas lilitan tali nilon yang digunakan untuk gantung diri. “Dengan demikian, kasus ini murni bunuh diri,” ujar Dwihatmoko. (san)

370 Pelanggan ATB Batam di Bengkong akan Nikmati Jaringan Pipa Air Baru

0
Ilustrasi pengerjaan perbaikan jaringan pipa

PT Adhya Tirta Batam (ATB) akan memasang jaringan pipa baru di wilayah Bengkong Sarmen.

Menurut Muflikhin, Project Manager ATB saat ditemui mengatakan penggantian jaringan sub distribusi atau ke meteran pelanggan ini sengaja dilakukan guna memberikan suplai air yang maksimal dan berkualitas.

“Sesuai dengan komitmen kita (ATB) kepada pelanggan, kita akan memberikan yang terbaik bagi pelanggan. Untuk itu pengerjaan ini kita lakukan secara bertahap namun pasti,”terang Muflikhin.

Ia juga mengatakan pengerjaan ini sudah mulai berlangsung sejak beberapa hari lalu dan direncanakan akan selesai dalam waktu 45 hari. Namun selama pengerjaaan, pihaknya memastikan tidak akan ada gangguan suplai ke rumah pelanggan di wilayah di sekitar area pengerjaan.

Mengingat, ATB tidak akan memutuskan aliran pipa yang lama sebelum pengerjaan jaringan pipa yang baru tertanam dan tersambung ke meteran pelanggan.

“Intinya kita akan mengganti semua jaringan pipa lama kita disana dengan yang baru. Sehingga kualitas hingga suplai ke pelanggan kian maksimal,” jelasnya lagi.

Berdasarkan catatan kami, ada 370 pelanggan di sana yang akan mendapatkan penggantian jaringan baru sepanjang 5 kilometer,”jelasnya.

Menanggapi rencana pengerjaan tersebut, Ketua RW Bengkong Sarmen Suwarsono menyambut baik rencana penggantian jaringan pipa lama ke baru. Mengingat dengan adanya penggantian jaringan tersebut akan memberikan suplai air yang baik.

“Kami menyambut baik rencana pengerjaan tersebut oleh ATB. Dan kedepannya suplai air akan lebih baik lagi nantinya. Khususnya untuk wilayah RT 1 hingga RT 6 di komplek perumahan kami,”jelasnya. (rilis)

Walikota Batam Geram pada….

0

batampos.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi menilai Badan Pengusaha (BP) Batam setengah hati serahkan aset ke Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

Pasalnya, Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementrian Keuangan (Kemenkeu) itu menyerahkan aset namun tidak sesuai Peruntukkan Lahan (PL) semula.

“Saya hanya ingatkan kami ini pemerintah, mereka BLU. Apa susahnya, yang paling pas pegang (kelola) kasih saja lah,” kata Rudi.

Dia mengatakan, Pemko Batam meminta aset tersebut semata-mata untuk kepentingan masyarakat, dalam hal ini sebagai pihak yang bersinggungan dengan masyarakat adalah Pemko Batam.

“Kami minta karena pelayanan, kalau tak untuk masyarakat ngapain kami minta. Kita lepaskan ke mereka tak mau juga kelola, kita juga yang kelola padahal bukan aset kita,” ucapnya.

Dia mengatakan, pengelolaan aset yang didasari kesepakatan pinjam pakai, Pemko Batam tak bisa mengikutsertakan anggaran daerah ke aset-aset tersebut. +

“Kalau ke kami aset-aset itu supaya lebih terurus karena kita bisa masukkan anggaran dan lebih bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Walikota Batam, Muhammad Rudi. foto:cecep mulyana/batampos

Untuk diketahui, aset-aset yang ditolak karena tidak sesuai PL awal adalah Masjid Raya Batam, TPA Telaga Punggur dan Pasar Induk. Dia mencontohkan, Masjid Raya Batam pada beberapa sudut tidak terurus karena kekurangan petugas.

“Bagian belakang (WC dan tempat wudhu) tak ada yang ngepel,” katanya.

Sementara TPA Telaga Punggur, bisa saja pihaknya tidak meminta dan dikelola BP Batam, namun BP Batam tak mau kelola sampah, satu sisi Pemko yang ingin kelola sampah tidak diberi lahan. Aset yang lain yakni pasar induk juga demikian.

“Tak mungkin saya mau pindahkan pedagang tapi tak siapkan tempat buat mereka, nggak mau saya nyiksa mereka, hantam tak buat solusi, masuk neraka saya,” ucapnya.

Menurutnya, sejatinya Kementrian Keuangan sampaiakn tak ada yang sulit dengan penyerahan aset tersebut, satu haripun akan selesai asal yang menyerahkan ikhlas.

“Yang beri dan terima tinggal tanda tangan. Nggak usah tim-tim lagi sebenarnya, sudah dibentu enam bulan lalu tak jelas juga. Rapat-rapat terus bosan,” tutupnya. (cr13)

Warga Ruli Kebun Sayur Harus Angkat Kaki

0
Rumah liar (ruli). Foto: alfian/batampos.co.id

batampos.co.id – Kecamatan Seibeduk telah melayangkan surat peringatan (SP) satu kepada 50 orang penghuni Ruli Kebun Sayur, Seipancur, Tanjungpiayu, Kamis (8/6).

Camat Seibeduk, Science Taufik Riyadi mengatakan pihaknya memberikan waktu selama bulan Ramadan bagi warga untuk mengamankan barang masing-masing. “Paling lambat habis lebaran akan lakukan penertiban,” ujar Science.

Penertiban puluhan rumah warga ini, sambung Science, terkait puluhan warga yang membangun rumah di bantaran sungai. Akibatnya, sungai menjadi sempit dan saat hujan turun, air yang seharusnya bermuara ke laut, naik dan menggenangi pemukiman warga.

“Fokus kami penertiban dan normalisasi parit utama, agar masyarakat tidak dihantui banjir saat hujan deras turun,” kata Science.

Wakil Wali Kota, Amsakar yang meninjau langsung lokasi rumah liar Kebun Sayur mengatakan saat ini pihaknya sedang memetakan dan mengevaluasi titik dimana saja lokasi yang kerap banjir.  Menurutnya, terkait penanganan banjir di Kota Batam pihaknya fokus pada normalisasi parit utama.

“Bangunan apapun yang mempersempit drainase akan dibongkar. Supaya permasalahan banjir cepat teratasi,” tutup Amsakar. (cr19)

Giliran Taksi Online Batam “Digugat” Sopir Taksi Konvensional

0
foto: cecep mulyana / batampos

batampos.co.id – Ratusan supir taksi konvensional  meminta Pemerintah Kota (Pemko) Batam tegas menindak taksi online yang masih beroperasi padahal tidak ada izin di Batam.

“Dishub sampaikan belum ada izin taksi online di Batam. Nyatanya, di lapangan banyak yang beroperasi,” kata Ketua Forum Peduli Nasib Taksi Kota Batam, Omo Maretralita, Kamis (8/6) pagi.

Dia menilai dalam hal ini Dishub Batam tidak berdaya, untuk itu dalam aksi spontan yang belum dapat izin dari kepolisian ini pihaknya ngotot ingin bertemu dengan Wali Kota Batam Muhammad Rudi.

“Masa tak ada izin tapi terus beroperasi, ini yang buat kami ingin ketemu walikota,” katanya lagi.

Menurutnya, sejak 1 Juli 2017 lalu lebih dari 30 taksi online diamankan olehnya. Sebagian diserahkan ke polisi dan sebagiannya lagi dilepas karean telah berjanji tak kembali beroperasi tanpa merusak taksi online tersebut.

Dia merinci, taksi online yang diamankan tersebar di  di bandara Hang Nadim 10 unit, Nagoya Hill ada 15 taksi, di Harbour Bay ada delapan taksi, daerah Batamcenter sembilan taksi, di BCS Mall ada dua taksi.

“Kami tidak anarkis, dari jumlah tersebut tak ada yang kita ganggu. Tapi nggak tahu ke depan, sabar ada batasnya,” ujarnya.

Ia berharap, karena taksi online tak berizin di Batam, pemerintah harus bertindak cepat agar masalah tidak terus berlanjut. Apalagi kehadiran taksi online tak berizin di Batam menganggu iklim usaha taksi konvensional. (cr13)

Polda Kepri Luncurkan SPDP Online

0
Direktur Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Kepri Kombes Pol Eko Puji Nugroho bersama Aspidum Kejati Kepri melakukan penantadanganan kesepakatan bersama aplikasi SPDP Online di Mapolda Kepri, Kamis (8/6/2017). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Polda Kepri meluncurkan program Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) online pada Kamis (8/6). Dengan SPDP online ini, diharapkan dapat meningkatkan kinerja para penyidik di Polda Kepri.
SPDP online ini terintegrasi ke Kejaksaan  Tinggi (kejati), sehingga dalam hitungan menit saja pihak dari kejaksaan sudah menerima surat tersebut.

“Demi mewujudkan Polri yang profesional, modern dan terpercaya, makanya kami merubah dari SPDP manual ke SPDP berbasis teknologi informasi (Online,red),” kata Ditreskrimum Polda Kepri Kombes Pol, Eko Puji Nugroho, kemarin.

Ia mengatakan SPDP dengan manual sering terlambat sampainya ke pihak kejaksaan. Tak hanya itu, berbagai kendala sering terjadi dalam pengiriman SPDP manual tersebut. “Kadang butuh waktu 2 atau 3 hari mengirimkannya, melalui jasa pengiriman. Kadang saat pengiriman ada resiko hilang atau rusak juga,” ungkapnya.

Dengan adanya SPDP online ini, resiko-resiko tersebut menjadi hilang. Penerbitan sistem ini juga akibat keputusan dari Mahkamah Konstitusi, dimana disebutkan pihak penyidik wajib mengirimkan SPDP minimal 7 hari, setelah ditemukan titik terang suatu tindak pidana.

“Hal ini juga sesuai dengan arahan bapak Kapolri,” ujar Eko.

SPDP online diharapkan dapat meningkatkan pelayanan di masyarakat. Eko menuturkan tentang SPDP online ini, tak hanya dilaksanakan di Polda Kepri saja. “Nantinya akan menyusul di Polresta, Polres, dan kajari-kajari yang ada di Kepri,” tuturnya.

Walau sudah mengirimkan SPDP online, pihak kepolisian kata Eko masih wajib mengirimkan berkas dalam bentuk cetaknya.

Sementara itu Aspidum Kejati Kepri Zulbahri Bachtiar, mengapresiasi adanya SPDP online ini. Sehingga memudahkan koordinasi pihak kepolisian dan kejaksaan dalam suatu kasus. “SPDP online ini hanya bisa dilihat penyidik, pelapor dan terlapor. Singkatnya orang-orang yang terlibat dari kasus tersebut,” tuturnya. (ska)

Bersiaplah untuk Festival Bakar Tongkang, di Bagansiapiapi

0

Saat ini, hotel-hotel dan berbagai jenis penginapan di Bagansiapiapi, sudah habis dibooking wisatawan.

Ada acara apa?

Festival Bakar Tongkang.

Wisatawan akan hadir kembali di Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, 10-11 Juni mendatang untuk mengikuti prosesi festival yang sudah ada sejak tahun 1883 itu.

Kadispar Riau Fahmi Usman menginformasikan bahwa acara #BakarTongkang nya sendiri bakal dilangsungkan persis 11 Juni 2017. Jamnya masih fleksibel, karena harus melihat tanda-tanda waktu yang tepat.

“Budaya Bakar Tongkang ini akan dimulai dari Klenteng, dilanjutkan dengan arak-arakan yang membawa dan memikul tongkang, atau perahu ke lokasi pembakaran,” kata Fahmi.

Ini adalah peristiwa budaya yang sudah bertahun-tahun menjadi tradisi di Kab Rokan Hilir. “Konon tradisi ini sudah berlangsung sejak tahun 1883, abad ke-19. Dan sampai sekarang diyakini oleh masyarakat Tionghoa dari berbagai Negara,” ungkap Fahmi.

Sebagai atraksi tahunan, #BakarTongkang itu sudah menjadi tradisi turun temurun dan dipertahankan oleh komunitas itu. Tongkangnya memiliki tiang layar tinggi, lali dibakar sampai tumbang. “Nah, tumbangnya mengarah ke mana? Itu diyakini oleh komunitas itu sebagai arah rezeki itu datang. Misalnya mengarah ke laut, maka tahun ini rezeki datang dari laut. Kalau menuju ke darat, maka rezeki akan datang dari daratan,” ucap Fahmi.

Wisman yang biasa terbang ke Riau untuk mengikuti prosesi #BakarTongkang ini banyak yang berasal dari etnis Tionghoa, dari banyak Negara. Ada yang dating dari Canada, USA, Tiongkok, Singapore, Malaysia, Singapore. Tahun lalu ada 47 ribu wisatawan, terdiri dari 15 ribu wisman, 32 ribu wisnus. “Wisatawan, selain memenuhi hotel, juga menginap ke homestay masyarakat,” kata Fahmi Usman.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) sendiri melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) dan BUMD PD Sarana Pembangunan Rohil membuka trayek “Tour Pulau Jemur”. Trayek ini untuk memeriahkan acara Ritual Bakar Tongkang.

“Trayek kita buka dan rencannya langsung Pergi Pulang (PP) dengan ongkos hanya Rp 280 ribu rupiah,” ujar Sekretaris Daerah Rohil Surya Arfan didampingi Kadisparpora Rohil Ali Asfar, Selasa (6/6).

Pihak BUMD menggandeng KSO BUMD PD SPR, PT APL Batam untuk Kapal ferry yang akan digunakan. Nantinya kapal akan mampu menampung sebanyak 80 orang untuk setiap kali keberangkatan. Pemkab Rohil, sebutnya, juga sudah menyebarkan banner tentang program ini baik ke masyarakat maupun melalui media sosial dan ke seluruh hotel-hotel.

“Salah satu yang efektif selain Medsos juga setiap kamar-kamar hotel akan kita letakkan Banner sehingga informasinya sampai dan yang berminat bisa segera mendaftar. Kenapa kamar hotel? Karena infonya semua kamar hotel sudah full booked,” kata Surya Arfan.

Kadisparpora Rohil Ali Asfar menambahkan, keberangkatan trayek Tour Pulau Jemur jika memungkinan pada 8 Juni akan dimulai dan rencananya sampai dengan selesainya acara Bakar Tongkang.

“Mulai hari ini Bagansiapiapi sudah mulai ramai, diperkirakan sepekan kedepan akan makin ramai sampai acara puncak. Jadi sebelum itu kita bisa jalankan Tor Pulau jemur ini dan kita serahkan ke BUMD untuk mengelolanya,” kata Ali Asfar.

Untuk Wisata, Pulau jemur masih mengedepankan sensasi keindahan alam yang merupakan Jamrud Selat Malaka dengan wisata Bahari yang sangat menawan. Trakyek ini juga salah satu upaya promosi yang dilakukan untuk Pulau Jemur kepada wisatawan baik dalam maupun luar negeri.

Selain usaha perhotelan, tentu saja bisnis lain yang mendukung industri pariwisata juga akan menikmati dampak positif dari kedatangan ribuan wisatawan di Festival Bakar Tongkang. Sebut saja usaha transportasi, kuliner, perdagangan, serja sektor jasa.

Dalam 2 tahun terakhir, kunjungan wisatawan mancanegara ke Riau terus meningkat. Jika pada 2015, mencapai 54.700 orang, maka pada 2016 lalu mencapai 75.000 orang. Pemerintah Provinsi Riau menargetkan kunjungan wisatawan pada 2017 ini terus meningkat.

Ritual Bakar Tongkang adalah acara budaya untuk memperingati kehadiran masyarakat Tionghoa ke tanah Bagansiapiapi pada tahun 1820. Pada festival ini akan ada ritual atau upacara bakar tongkang yang dilakukan sebagai simbol bahwa masyarakat Tionghoa di Bagansiapiapi tak akan kembali lagi ke tanah leluhur dan berjanji untuk mengembangkan diri di kota yang punya julukan Hong Kong van Andalas ini.

Event Bakar Tongkang biasanya didominasi wisatawan mancanegara marga Tionghoa. Mereka tersebar di berbagai negara seperti Amerika Serikat, Kanada, Cina, Hong Kong, Malaysia, Singapura.

“Bakar Tongkang juga mampu mendatangkan puluhan ribu orang wisatawan, baik domestik maupun wisatawan internasional. Yang datang biasanya mereka punya keturunan (keluarga-red) di Rohil. Itu banyak sekali,” tambahnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya tentu akan membantu menyemarakkan event itu. Apalagi sudah dikenal di mata dunia dunia dan banyak wisatawan yang datang mengikuti prosesi itu. Kegiatan ini juga sudah masuk Calender of Events Riau, yang diusulkan sebagai kegiatan nasional. “Terutama di Media Digital harus diinformasikan dulu,” kata Arief Yahya.

Strategi media yang dilakulan Kemenpar adalah POSE, paid mesia, own media, social media dan endorser media. Channeling media itu akan dipilih yang paling efektif untuk mempromosikan kegiatan tahunan bakar tongkang itu.

Pola yang dilakukan Kemenpar adalah, pre event, on event dan post event. Karena itu, semampang waktunya masih cukup, kegiatan itu harus dipromosikan melalui digital media dulu. “Diviralkan dulu melalui media digital,” kata Menpar Arief Yahya.(*)

Pangkas Dahan

0

 

Dari Dinas Perakimtan Kota Batam memotong dahan pohon di Jalan Gajah Mada malam hari untuk menghindari kemacetan, Selasa (6/6).

Pemotongan pohon ini karena dahan -dahan pohon yang menjuntai ke jalan mengganggu pengedara yang melintas.

Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

Lampumerah Tertutup Daun

0

 

Lampumerah di jalan Brigjen Katamso, simpang Fanindo, Sagulung tertutup daun pepohonan.

Lampumerah ini akan nampak dari arah Seibinti ataupun dari arah Simpang Basecamp. 

Kondisi ini juga menyulitkan pengendara khususnya kendaraan roda empat. Pengendara kerap terkecoh karena tak bisa melihat.

teks: eusebius. foto: dalil harahap / batampos

Foxconn Investasi di Batam, Produksi Smartphone di PT Satnusa Persada

0
ilustrasi

batampos.co.id – Keinginan Foxconn berinvestasi di Indonesia kini terwujud. Melalui anak usahanya, PT Infocus Consumer International (ICI), perusahaan elektronik raksasa asal Taiwan itu menanamkan modal usaha untuk memproduksi smartphone Sharp di PT Satnusa Persada Tbk, Batam.

“Kami berinvestasi di Indonesia lewat pabrik ICI di Batam. Saat ini untuk memproduksi ponsel sendiri,” ujar Country Director Foxconn Indonesia, Sukaca Purwokardjono, melalui siaran persnya, Rabu (7/6).

Di Batam, ICI menggelontorkan investasi sebesar Rp 50 miliar. Mereka memilih PT Satnusa Persada sebagai mitra usaha. PT Satnusa adalah perusahaan asli Batam yang sudah go public dan dikenal sebagai perakit smartphone Asus dan Xiaomi.

Ponsel Sharp yang diproduksi ICI di Batam akan dipasarkan di Tanah Air. Sharp sendiri telah menjadi bagian Foxconn setelah diakusisi pada Maret tahun lalu senilai Rp 46,5 triliun.

“Saat ini untuk kebutuhan di Indonesia saja. Tapi tidak menutup kemungkinan untuk menyuplai negara tetangga, kan dekat dari Batam,” kata Sukaca.

Presiden Direktur PT Satnusa Persada, Abidin Hasibuan, mengatakan kepercayaan yang diberikan Foxconn kepada Satnusa menandakan Batam masih menarik bagi investor raksasa luar negeri untuk mengoperasikan usahanya. “Tentu ini butuh dukungan semua kalangan untuk menjaga Batam tetap aman dan kondusif agar investor tenang dan nyaman berada di sini,” katanya, Rabu (7/5).

Abidin berharap, setelah Foxconn akan masih banyak lagi perusahaan-perusahaan besar dunia masuk ke Batam, sehingga bisa menyediakan lapangan kerja.

“Kami mencoba untuk menarik investor dari Taiwan dan Cina supaya datang ke Batam,” ungkap Abidin.

Foxconn Technology Group adalah sebuah perusahaan multinasional yang berkantor pusat di Taiwan. Mereka adalah perusahaan pembuat komponen elektronik terbesar di dunia, termasuk pencetakan papan sirkuit. (leo)