Jumat, 26 Juni 2026
Beranda blog Halaman 13670

PRP Group Bagikan 1.500 Paket Sembako Gratis

0

batampos.co.id – Pemko Tanjungpinang bekerjasama dengan Panca Rasa Pratama (PRP) Group membagikan 1.500 paket sembako gratis kepada warga di tiga kelurahan. Pembagian sembako itu secara langsung dilakukan oleh Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah dan Dirut PRP Group, Bandi selama dua hari dari 10-11 Juni.

Lis mengucapkan terimakasih kepada PRP Group yang mampu menunjukkan kepeduliannya kepada warga. Pembagikan sembako secara suka rela ini pastinya sangat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri.

“Sembako gratis ini tidak hanya sekedar meringankan beban warga saja. Tetapi juga membantu Pemko Tanjungpinang menyukseskan program kesejahteraan masyarakat,” ujar Lis usai bagiakan sembako di Halaman Masjid Al Azhar, Jalan Pantai Impian, Kelurahan Kamapung Baru, Minggu (11/6).

Dikatakan Lis, sembako gratis yang dibagikan kepada warga memiliki jumlah yang berbeda-beda. Diantaranya sembako yang dibagikan, Sabtu (10/6) di Halaman Kantor Lurah Tanjung Unggat sebanyak 9.00 paket dan sembako yang dibagikan, Minggu (11/6) di Halaman Masjid Al Azhar, Jalan Pantai Impian, Kelurahan Kamapung Baru dibagikan 3.00 paket serta di Lapangan Parkir Restoran Seinam, Jalan Teluk Keriting, Kelurahan Tanjungpinang Barat dibagikan 3.00 paket.

Sedangkan jenis sembako yang dibagika setiap paketnya, lanjut Lis yaitu beras 2 Kilogram (Kg), gula pasir 1 Kg, minyak goreng 1 liter, susu kental manis kemasan 3 kaleng, dan teh perendjak 10 kotak.

“1 Kepala Keluarga (KK) diberikan satu paket. Namun pengambilannya harus tunjukkan kupon yang telah didapatkan dihari sebelumnya dari Ketua RT/RW setempat,” bebernya.

Dirut PRP Group, Bandi mengatakan perekonomi di negara ini sedang mengalami kesulitan besar. Apalagi ditambah terjadi devisit keuangan, mulai dari Pemerintah Pusat sampai Pemerintah Daerah. Dampaknya, warga kecil memiliki beban kehidupan yang sangat berat.

“Semoga sembako ini mampu meringankan beban kehidupan warga. Baik dalam memenuhi kebutuhan selama ramadan maupun lebaran,” kata Bandi yang juga Pemilik Perusahaan Teh Prendjak Tanjungpinang ini. (ary)

Polisi Ajak Masyarakat Jaga Situasi Kamtibmas

0
AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro

batampos.co.id – Momen bulan suci Ramadan dimanfaatkan jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjungpinang Barat dan Tanjungpinang Timur, melaksanakan buka puasa bersama di masing-masing wilayah kerjanya dengan tokoh masyarakat, Sabtu (10/6) sore. Ajang silaturahmi tersebut sekaligus untuk memperkenalkan Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro, yang baru dilantik beberapa hari yang lalu.

Dalam kegiatan tersebut, Polisi mengajak masyarakat untuk selalu menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar Kota Tanjungpinang aman dan kondusif.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro, mengatakan melalui kegiatan buka bersama di bulan suci Ramadan merupakan suatu yang tepat menjakani silaturahmi. Yang mana dengan begitu keamanan akan tercipta bila Polisi dengan masyarakat berinteraksi dengan baik.

“Keamanan tercipta adanya interaksi antara dua belah pihak. Polisi proaktif, masyarakat harus menerima dengan lapang dada,” kata Ardiyanto setelah buka bersama di Polsek Tanjungpinang Barat.

Pihaknya, kata Ardiyanto, akan memberikan upaya-upaya pengamanan situasi kamtibmas yang kondusif, serta pelayanan maksimal kepada masyarakat. Kemudian, gangguan-gangguan yang dapat merusak situasi yang kondusif dapat ditangani secara maksimal.

“Mudah-mudahan ke depan tidak ada gangguan yang kita hadapi dapat merusak situasi keamanan di Tanjungpinang,” kata Ardiyanto.

Sementara itu, Kapolsek Tanjungpinang Barat, AKP Yuhendri Yanuar, mengatakan dalam buka puasa bersama tersebut. Selain tokoh masyarakat. Pihaknya juga turut mengundang sebanyak 30 orang anak panti asuhan yang berada di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Barat.

“Ini untuk mempererat silaturahmi. Sekaligus memperkenalkan pak Kapolres yang baru. Selain itu pak Kapolres juga ingin menyantunj anak yatim,” pungkas Yuhe.(ias)

Warga dan Pemkab Hibahkan Lahan untuk Pelabuhan

0

batampos.co.id – Dinas Perhubungan Bintan bersama UPT Kanpel Syahbandar Tanjung Uban menyerahkan dua surat hibah lahan ke Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Laut (Hubla) Kementerian Perhubungan di Jakarta, Jumat (9/6) lalu.

Dua lahan yang dihibahkan terletak di Pelabuhan Berakit, Tanjung Berakit dan lahan di Dermaga Seri Kuala Tanjung Desa Teluksasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam.
Kepala UPT Kanpel Syahbandar Tanjung Uban, Gunawan pada Batam Pos dihubungi Minggu (11/6) kemarin menjelaskan, surat hibah pertama adalah hibah lahan seluas 3 hektare dari Pemkab Bintan untuk Pelabuhan Berakit, Tanjung Berakit.

Untuk diketahui, pelabuhan Berakit telah lama dibangun. Sedangkan hibah kedua, lanjutnya, hibah lahan seluas lebih kurang 1 hektare dari warga untuk pembangunan pelabuhan bongkar muat yang menurut rencana akan dibangun di lokasi dekat dermaga Seri Kuala Tanjung, Desa Teluksasah Kecamatan Seri Kuala Lobam.

Penyerahan surat hibah lahan ini, menurutnya, merupakan bentuk keseriusan dan komitmen pemerintah daerah dalam membangun pelabuhan. Dengan status surat yang jelas, ia berharap, pemerintah pusat segera merealisasikan pembangunan itu.

“Semoga segera dilakukan pembangunan yang serapannya dari APBN, karena status lahan sudah jelas,” jelasnya.

Ditanya DED, ia mengatakan, DED pelabuhan sudah ada. Diperkirakan untuk pelabuhan bongkar muat di Seri Kuala Lobam akan menelan angka kurang dari Rp 1 miliar. “Tidak sampai Rp 1 miliar. Perkiraan sekitar Rp 700 hingga Rp 800 juta,” jelasnya.

Kadishub Bintan, Yandrisyah menambahkan, untuk surat hibah lahan di pelabuhan Berakit dari Pemkab memang saat itu masih proses. Namun sekarang sudah ada sertifikatnya. Sedangkan, lahan hibah dari warga untuk pembangunan pelabuhan bongkar muat di Seri Kuala Lobam, kata Yandri, memang sudah ada DED-nya. Tapi, akan dibuat DED yang barunya, tambahnya.

“Ini baru usulan, masih panjang lagi. Namun respon dari pihak Hubla sangat baik dan mendukung. Nah, tergantung komitmen dari daerah lagi. Makanya diserahkan dua surat hibah lahan tersebut,” jelas Yandri.

Pantauan di lapangan, dermaga Seri Kuala Tanjung yang dibangun Pemprov Kepri, beberapa tahun lalu itu, memang dinilai strategis. Karena, di depan dermaga itu dilalui jalur pelayaran baik antara kabupaten kota maupun di antar negara seperti dilalui feri dari Tanjungpinang ke Singapura. Hanya dermaga itu sudah lama tak digunakan, sehingga kondisinya sedikit banyak yang rusak. Pelabuhan itu lebih banyak digunakan masyarakat setempat untuk berrekreasi dan memancing. (cr21)

Majelis Taklim Al-Huda Bagi-Bagi Sembako

0
Ketua majelis taklim Al-Huda Salbiah (kiri) memberikan sembako. F. Wijaya Satria/Batam Pos

batampos.co.id – Majelis Taklim Masjid Al-Huda, Kelurahan Sungai Lumpur, menyerahkan paket sembako pada sejumlah janda dan kaum duafa pada bulan penuh rahmat tahun ini. Berasal dari dana yang dikumpulkan dari donatur, paket sembako dibagikan di Masjid Al-Huda, Sabtu (10/6) sekitar pukul 10.00 WIB.

Menurut ketua majelis taklim, Salbiah, pembagian paket sembako pada tahun ini lebih banyak dibanding dengan paket sembako yang telah dibagikan pada empat tahun belakangan. Program sosial majelis taklim ini telah berlangsung selama empat tahun berturut-turut.

“Paket sembako berisikan beras, minyak goreng, tepung, sirup dan gula pasir. Sama dengan paket tahun lalu namun jumlah paket lebih banyak,” ujar Salbiah.

Lebih lanjut Salbiah mengatakan, program peduli terhadap sesama ini bersumber dana dari seluruh anggota Majelis Taklim Masjid Al-Huda dan sejumlah donatur yang turut serta menyumbang. Untuk itu, Salbiah mengajak kepada siapa saja yang berkeinginan turut serta menyumbang dan berbagi kepada sesama agar menyisihkan sedikit hartanya.

“Terimakasih kepada seluruh donatur yang turut menyumbang semoga amal zariahnya dapat diterima Allah,” ujar Salbiah sembari mengusapkan tangannya ke wajah.

Pada kegiatan tersebut turut hadir pembina majelis taklim, M. Noer Hitam. Dia mengaku sangat terharu dengan seluruh anggota majelis taklim yang telah bersusah payah mengumpulkan Dana sehingga dapat berbagi kepada sesama yang membutuhkan. Noer berharap sembako yang diserahkan dapat membantu warga untuk menghadapi lebaran.

Noer juga berharap kepada masyarakat yang lebih beruntung dalam taraf pendapatan untuk mau bersama-sama meringankan beban warga sekitarnya yang lebih membutuhkan,” saya harap warga lainnya mau menjadi donatur agar lebih banyak yang dapat dibantu,” ujar Noer. (wsa)

Pengembangan Pertanian Jadi Prioritas Bupati

0
Bupati Karimun Aunur Rafiq menyantuni anak yatim saat safari Ramadan di masjid Baitul Mubtadiin Kundur. F. Humas Pemkab Karimun untuk Batampos.

batampos.co.id – Pengembangan pertanian di desa Sungai Sebesi Kecamatan Kundur menjadi prioritas utama Bupati Karimun Aunur Rafiq. Berbagai upaya dilakukan dalam rangka mengembangkan bidang pertanian di Kundur maupun di Moro dan di Karimun sendiri salah satunya dengan mencarikan pihak investor guna menampung hasil petani nantinya.

“Insyallah akhir tahun ini sudah ada investor dari Singapura yang siap menampung hasil petani baik sayur-sayuran maupun buah-buahan seperti nanas. Dengan adanya minat investor diharapkan dapat menampung hasil pertanian dan meningkatkan pendapatan petani itu sendiri,” ujar Rafiq.

Pernyataan di atas disampaikan Rafiq dalam rangka safari Ramadhan Sabtu 10/16 kemarin di Masjid Baitul Mubtadiin desa Sei Sebesi Kecamatan Kundur. Dalam kesempatan tersebut bupati didampingi wakil bupati Karimun Anwar Hasyim dan ketua penggerak PKK Karimun Hj.Asmah menyerahkan sejumlah bantuan kepada 90 anak yatim, 150 kaum dhuafa dan 450 paket sembako gratis dari dinas perdagangan koperasi dan ESDM Karimun. Paket sembako gratis tersebut merupakan hibah hasil tangkapan Kanwil DCBC khusus wilayah Kepri.

Safari Ramadan bupati dan wakil bupati Karimun diakhir dengan salat isya serta salat tarawih bersama seratusan jamaah di Masjid Baitul Mubtadiin. (ims)

Bea Cukai Kepri Hibahkan Kapal dan Makanan ke Pemkab

0
Bersama Kepala Kanwil Khusus DJBC Kepri dengan Wakil Bupati Karimun beserta instansi terkait lainnya usai acara penyerahan hibah makanan dan kapal. F.Sandi/Batam Pos.

batampos.co.id – Kanwil Khusus DJBC Kepri di Tanjungbalai Karimun menghibahkan barang milik negara dan barang sitaan negara yang merupakan hasil tangkapan sejak April lalu dalam Operasi Patroli Laut Jaring riwijaya 2017, Kamis (8/6).

”Barang yang akan kita hibahkan ini dalam bentuk makanan dan kapal. Untuk barang makanan jenisnya ada bermacam-macam. Yakni, 10 karton makanan sereal, 1.875 karton makanan kaleng dalam bentuk ikan sarden, 18 karton manisan buah, 3.923 karton minuman ringan, 101 karung gula, 78 kasur bekas, 201 karung cabe kering dan 103 karton makanan ringan,” ujar Kepala Kanwil Khusus DJBC Kepri, Farjiya di Tanjungbalai Karimun.

Selain itu, katanya, ada enam unit kapal hasil tangkapan selama operasi patroli laut oleh BC pada tahun lalu sampai dengan April tahun ini ikut dihibahkan untuk pemerintah daerah. Semua barang-barang yang dihibahkan ini sudah melalui mekanisme atau proses yang diatur dengan ketentuan yang berlaku terhadap penyerahan barang milik negara (BMN). Yakni, persetujuan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Barat, dan juga dari Pengadilan Negeri. Total nilai barang yang dihibah ini mencapai Rp1,2 miliar lebih.

Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim yang menerima hibah dari Kanwil Khusus DJBC menyebutkna, untuk makanan yang diterima pihaknya akan disalurkan ke masing-masing kecamatan.

”Dari dari masing-masing kecamatan akan dilakukan pendataan untuk diserahkan kepada masyaralat kita yang kurang beruntung. Sehingga, dapat membantu meringankan beban saudara kita yang kurang beruntung tersebut. Apalagi, saat ini sedang Ramadan,” jelasnya.

Kemudian, kata Anwar, untuk kapal yang dihibahkan tersebut akan digunakan untuk kepentingan anak-anak sekolah yang ada di Pulau Moro, Buru dan Kundur. Sehingga, dengan menggunakan kapal ini nanti anak-anak sekolah tidak perlu bayar lagi untuk berangkat sekolah. Namun, sebelum diserahkan, terlebih dulu akan diservis terlebih dulu. (san)

Kunjungan Pasien Meningkat

0
Sejumlah warga melakukan cek kesehatan di Puskesmas Tanjungbalaikarimun. F Tri/ Batam Pos.

batampos.co.id – Kunjungan pasien Puskesmas Tanjungbalai Karimun selama Ramadan meningkat dari hari biasanya. Selama dua pekan ini, pasien yang rawat jalan mencapai 1.100 orang lebih. Sedangkan yang rawat inap tidak terjadi peningkatan.

”Benar, hanya awal puasa saja yang berkurang. Namun, hari berikutnya cukup meningkat kunjungan pasien ke Puskesmas Tanjungbalai Karimun,” kata Kepala TU Puskesmas Tanjungbalai Karimun Azmi, kemarin (11/6).

Lanjutnya, pasien rata-rata rawat jalan menggunakan BPJS Kesehatan, kemudian baru umum atau sistem bayar langsung ke Puskesmas. Sedangkan, jam operasional dimulai pukul 08.00 WIB hingga 11.30 WIB, namun lewat jam pendaftaran bisa langsung ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk pemeriksaan.

”Pasien rata-rata ke poli umum, kebidanan dan THT. Sedangkan yang melahirkan sudah ada 10 orang, 8 orang melahirkan langsung di Puskesmas dan 2 orang dirujuk ke RSUD M Sani,” tuturnya.

Saat ini ruangan untuk rawat inap mencapai 33 ruangan, diantaranya VIP 3 kamar dengan 3 tempat tidur, Kelas I ada 4 kamar dengan 8 tempat tidur, Kelas II ada 6 kamar dengan 13 tempat tidur dan kelas III ada 12 tempat tidur.

”Kalau fasilitas rawat inap semuanya bisa dipergunakan. Termasuk, rawat inap kebidanan ada 2 kamar dengan 4 tempat tidur,” ungkapnya.

Untuk meningkatkan pengaman, pihaknya juga telah memasang CCTv. Ini dilakukan sebagai antisipasi terjadinya pencurian yang beberapa waktu lalu terjadi.

Pantauan di lapangan, Sabtu (10/6) lalu para pasien ketika melakukan pengecekan kesehatan maupun minta surat kesehatan mulai dari ibu hamil, balita, remaja dan orangtua. Dengan sistem pendaftaran dan antrian, sehingga proses pemeriksaan kesehatan tertib.(tri)

Lomba Lampu Colok Berhadiah Rp26 Juta

0
Seluruh pelosok daerah, mulai dari kota hingga desa, bahkan di pulau-pulau di Kabupaten Karimun saat ini sudah mulai dipasang gapura dengan berbagai bentuk. F. Tri/batampos.

batampos.co.id – Tahun ini Pemerintah Kabupaten Karimun, mengelar festival lampu colok dengan total hadiah sebesar Rp26 Juta. Pelaksanaan festival lampu colok tersebut dilaksanakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Karimun yang akan dinilai mulai 22 Juni mendatang, dengan sistem penilaian arsitektur bangunan gerbang yang bernuansa islami, kemudian keindahan dan kemeriahan lampu colok yang melibatkan partisipasi masyarakat.

”Alhamdulillah, tahun ini kita laksanakan festival lampu colok bagi masyarakat kabupaten Karimun yang beberapa tahun lalu ditunda. Dan antusias masyarakat, yang ikut membuat lampu colok cukup luar biasa hingga kepelosok wilayah,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Karimun Syuryaminsyah, kemarin (11/6).

Sedangkan, persyaratan bagi peserta cukup sederhana yaitu mengisi formulir pendaftaran di kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Karimun dengan melampirkan foto gerbang yang diperlombakan beserta fotocopy identitas penanggungjawab. Dengan tinggi gerbang minimal 4 meter lebar gerbang tidak mengenai drainase dan badan jalan, serta tidak berada di area tegangan listrik.

”Totalnya Rp26 Juta yang terbagi untuk juara I sebesar Rp9 juta, juara II Rp7 juta, juara III Rp5 juta kemudian juara harapan I Rp3 juta dan juara harapan II Rp2 juta. Dan yang sudah mendaftar cukup banyak mencapai sekitar 40 peserta lebih,” ungkapnya.

Dengan festival lampu colok ini, sebagai bentuk apresiasi masyarakat dalam menyambut hari kemenangan nanti. Yang melibatkan para komponen masyarakat, seperti RT, RW, pemuda setempat agar dapat lebih mempererat talisilaturahmi. Sehingga, saat usai melaksanakan ibadah shalat sunat tarawih mereka bisa menuangkan kreasinya dalam bentuk lampu colok.

”Ini juga sebagai bentuk penggerak pembangunan kabupaten Karimun melalui 4 Azam yang terangkum didalamnya menjadi satu,” tutur wakmin panggilan akrabnya.

Pantauan di lapangan seluruh pelosok daerah, mulai dari kota hingga desa, bahkan di pulau-pulau sudah mulai dipasang gapura yang berbentuk miniatur masjid dengan berbagai seni. Yang nantinya, pada malam hari akan dipasang lampu colok yang terbuat dari kaleng minuman bekas diisi dengan minyak tanah dan sumbu.

”Ramadan semakin meriah, simana-mana sudah memasang gapura sampai sahur mereka bekerja,” singkat Fitri salah seorang warga ketika melintasi jalan Coastal Area.(tri)

52 Ribu Wisatwan Saksikan #BakarTongkangFest di Bagan Siapiapi

0

Festival Bakar Tongkang 2017 di Bagansiapiapi yang gelar 10-11 Juni 2017 itu heboh baik di online maupun offline.

Puluhan ribu masyarakat tumpah ruah di sepanjang jalan sekitar kelenteng Ing Hok Kiong menyaksikan Festival yang sudah ada sejak abad 19 itu.

Ritual Bakar Tongkang yang merupakan acara budaya masyarakat Riau yang memperingati kehadiran masyarakat Tionghoa ke tanah Bagansiapiapi tahun 1820, P Go Gek Cap Lak ini, dihadiri 22 ribu wisatawan mancanegara (wisman).

“Luar biasa, tercatat 52 ribu wisatawan hadir, 30 ribu wisatawan nusantara, 22 ribu wisman. dalam acara yang dikemas dengan hastag #BakarTongkangFest ini. Ini diluar perkiraan kami yang menargetkan sekitar 43 ribu orang. Hotel full booked, juga rumah warga sampai disewakan Rp 4 juta untuk jangka waktu menginap seminggu,” dan bahkan banyak wisatawan yang rela menginap di Dumai atau Riau, saat acara baru datang ke tempat acara,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Riau Fahmizal Usman.

Di Jalan Kelenteng, ribuan orang menyalakan dupa, membuat asap menyelimuti kawasan kelenteng ini. Membuat napas menjadi agak sesak dan mata menjadi perih. Puluhan ibu-ibu tampak sibuk menawarkan masker kepada para wisatawan yang hadir di ritual ini.

Arak-arakan Tongkang yang diiringi tambuk atau simbal yang dipukul bertalu talu ini kemudian bergerak keluar dari Kelenteng tertua di kawasan Pekong Besar, dimana sehari sebelumnya telah dilakukan ritual sembahyang di kelenteng.

Sebelum tongkang dibawa keluar, didahului dengan prosesi arak-arakan betor (becak motor) yang membawa iring-iringan pejabat yang hadir dalam acara ini. Betor-betor tersebut membawa penumpang Ketua DPR RI Setya Novanto, Gubernur Riau Arsyad Juliandi Rachman, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuty, Kapolda Riau, Dandrem Riau, Kejati Riau, Bupati dan Walikota se-Provinsi Riau, Kepala OPD, dan Tokoh Masyarakat Lintas Etnis, Agama, Pemuda se-Kabupaten Rokan Hilir.

Sekitar dua puluh menit berjalan, puluhan ribu orang bergerak menuju tempat pembakaran di jalan perniagaan kota Bagansiapiapi yang menentukan arah tiang tongkang itu jatuh. Karena itu adalah puncak acara Festival Bakar Tongkang.

Pada even #BakarTongkang kali ini, replika tiang layar tongkang yang dibakar jatuh ke arah laut. Menurut kepercayaan warga Tionghoa Bagansiapiapi, kemana arah tiang itu menunjukan keselamatan dan peruntungan usaha serta mata pencarian lebih baik atau lebih banyak datangnya dari laut.

Melihat wisatawan yang rela berdesak desakan untuk ikut prosesi ritual #BakarTongkangFest ini, terlihat Kepala Dinas Pariwista Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Riau Fahmizal Usman menunjukkan kegembiraannya.

Fahmizal  pun meminta perhatian dari pemerintah pusat agar lebih memperhatikan pembangunan infrastruktur dari Riau menuju Bagansiapiapi menjadikan daerahnya sebagai destinasi wisata kelas dunia

“Ini untuk memudahkan datangnya wisatawan kesini agar menjadi perhatian pemerintah pusat sekiranya pembangunan infrastruktur jalan nasional di kota Bagansiapiapi dapat diperbaiki karena ini menjadi akses pintu masuk ke Bagansiapiapi apalagi Rokan Hilir terkenal dengan Festival Bakar Tongkang berkelas dunia,” harapnya.

Pernyataan Fahmizal ini senada dengan Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti. “Semangat saya berlipat bila melihat suksesnya acara ini. Kekurangan memang terletak di aksebilitas. Cukup jauh, butuh extra effort menuju Bagansiapiapi dari Pekanbaru. Riau termasuk target Border Tourism kami,” ungkapnya.

Esthy juga menyoroti pengembangan Amenitas. “Tadi saya berkeliling dengan Kepala Dinas Pariwisata Rohil (Ali Asfar-red), banyak sekali potensi yang bisa dikembangkan di sini karena banyak peninggalan bersejarah, ada rumah masyarakat yang bisa dikembangkan dan dikemas dipadu dengan wisata alam dan wisata buatan untuk jadi daya tarik bagi wsman. Khusus pulau Jemur potensi ada pada fishing, diving dan penangkaran penyu,” tuturnya.

Menpar Arief Yahya ikut memantau perkembangan #BakarTongkangFest yang menjadi magnet pariwisata Riau. Atraksi nya harus diperbanyak, agar setiap saat secara rutin orang bisa berwisata di sana.

“Satu yang saya ingatkan. Semua sektor yang ada hubungannya dengan pariwisata harus ada sinergi antara stakeholder, pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, pers dan komunitas.

Sinergitas Pentahelix ini key success untuk kembangkan pariwisata nasional, semua demi terwujudnya target 2019, mendatangkan 20 juta wisman,” kata pria asli Banyuwangi itu.

Arief Yahya juga memantau saat event festival berbasis budaya ini diramaikan di media sosial dengan #BakarTongkang sebagai pre event. Lalu dihebohkan lagi dengan hastag #BakarTongkangFest.

“Dua duanya menjadi trending topic,” jelas Arief Yahya.(*)

Order Pemijit Wanita Cantik, Yang Datang Waria

0

batampos.co.id – Nasib apes dialami Novri, tamu yang menginap di Wisma Lika, Tanjungbalai Karimun. Pasalnya, pada Sabtu (10/6) dini hari memesan pijat seorang cewek melalui aplikasi wechat. Namun, lain yang di order lain yang datang.

”Bukannya wanita cantik yang datang, namun waria bernama Gunawan. Novri tidak mau dipijat oleh waria. Penolakan tersebut tidak diterima gunawan. Novri harus membayar uang Rp200 ribu sebagai ganti rugi,” ujar Kapolsek Kota Balai Karimun, AKP Lulik Febyantara.

Setelah Novri menyerahkan uang ganti rugi ke ke Gunawan, Novri kembali memasan paijat cewek melalui aplikasi yang sama. Dan, di aplikasi tersebut ada gambar cewek yang melayani jasa pijat. Setelah dipesan dan diberikan alamat, maka korban kembali dikejutkan. Sebab, ketika pintu kamar dibuka yang datang tetap waria dan jumlahnya 3 orang termasuk Gunawan.

”Ketiga waria tersebut meminta uang kepada Novri, namun tidak diberikan. Sebab, korban tidak memasan waria untuk pijat. Karena, kalah jumlah, Novri menghubungi Tiawarna untuk datang ke kamar wisma agar dapat dibantu. Setelah Tiawardana datang ke kamar, maka terjadi perkelahian. Dan, ketika itu salah seorang waria mengeluarkan pisau, namun berhasil direbut oleh novri. Hanya saja, teman Novri sudah bersimbah darah, karena menjadi bulan-bulanan penganiyaan dari waria yang lain,” jelasnya.

Akibatnya, lanjut Kapolsek, Tiawardana mengalami luka lrobek di pelipis mata sebelah kiri dan harus mendapatkan 17 jahitan di rumah sakit. Setelah pihaknya menerima laporan dan dini hari itu langsung ditindaklanjuti. Ketika waria yang melakukan pemerasan dan pengeroyokan berhasil ditangkap di sekitar Kolong, Kecamatan Karimun. Ketiganya, Gunawan, Yanto Wahyudi dan Kino Riski. (san)