Jumat, 10 April 2026
Beranda blog Halaman 13790

Nomor Paling Cantik Plat Kendaraan Kini Harganya Rp 20 Juta

0
Contoh nomor plat kendaraan roda empat yang bisa diperoleh dengan biaya Rp 20 juta (satu angka tanpa huruf di belakang). Foto: istimewa

batampos.co.id – Mulai 6 Januari 2017 ini, pembuatan nomor register kendaraan bermotor (NRKB) pilihan, biasa disebut nomor polisi (nopol) cantik, tak lagi gratis. Pemerintah menerapkan tarif mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 20 juta.

Klasifikasi tarif tersebut berdasarkan tingkat keunikan pelat nomor. Semakin unik dan cantik, maka tarifnya semakin mahal.

Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Asep Akbar Hikmawa mengatakan, tarif tersebut diatur dalam PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Ada beberapa yang baru klasifikasi tarif PNBP, ada juga yang lama namun tarifnya naik,” kata Asep, Selasa (3/1/2016).

Asep menjelaskan, tarif pelat cantik termahal dibanderol Rp 20 juta. Ini untuk pelat nomor yang terdiri satu angka tanpa kombinasi huruf di belakangnya. Sementara untuk pelat satu angka dengan kombinasi huruf di belakangnya dikenakan tarif sebesar Rp 15 juta.

Lalu untuk nopol dengan dua angka tanpa huruf di belakangnya juga dikenakan tarif Rp 15 juta. Sedangkan untuk nomor polisi dua angka dengan huruf di belakangnya dikenakan biaya Rp 10 juta.

Sementara bagi masyarakat yang menginginkan pelat tiga angka tanpa huruf di belakangnya diharuskan membayar tarif sebesar Rp 10 juta. Kemudian pelat tiga angka dengan huruf, tarifnya Rp 7,5 juta.  Tarif Rp 7,5 juta ini juga berlaku untuk nopol pilihan empat angka tanpa huruf di belakangnya.

Sedangkan yang nopol cantik empat angka dengan huruf di belakangnya dikenakan biaya sebesar Rp 5 juta.

Asep menjelaskan, selama ini tidak ada tarif resmi untuk pembuatan pelat nomor cantik atau pilihan ini. Meskipun masyarakat yang menginginkan nomor cantik harus membayar mahal kepada oknum tertentu.

“Sekarang sudah ada biayanya, dan jelas,” ucap Asep.

Dalam PP Nomor 60 ini juga ada peraturan baru mengenai Surat Izin Mengemudi (SIM). Di mana SIM C dibagi atas tiga jenis, yakni SIM C biasa untuk kendaraan di bawah 250 cc, lalu SIM C-I di atas 250 cc hingga 500 cc. Sedangkan Sim C-II untuk kendaraan di atas 500 cc.

“Tarifnya, buat baru itu Rp 100 ribu, sedangkan perpanjangan Rp 75 ribu saja,” ungkapnya.

Lalu untuk SIM A, BI, BII untuk penerbitan baru dikenakan biaya Rp 120 ribu, namun perpanjangan hanya Rp 80 ribu. SIM D, D I, untuk yang memiliki kebutuhan khusus buat baru dikenakan biaya Rp 50 ribu. Sedangkan perpanjangannya hanya Rp 30 ribu.

“SIM Intern dikenakan biaya Rp 250 ribu,” ungkapnya.

Nantinya setiap pengesahan STNK baru untuk kendaraan roda dua dan tiga, dikenakan biaya Rp 25 ribu, untuk kendaraan roda empat biaya pengesahannya Rp 50 ribu. Biaya yang sama juga berlaku untuk Surat Tanda Coba Kendaraan (STCK).

“Untuk STNK roda dua atau tiga, barunya Rp 100 ribu sedangkan perpanjangan Rp 100 ribu. Untuk kendaran roda empat dan lebih, barunya Rp 200 ribu dan perpajangan Rp 200 ribu,” tuturnya.

Tarif untuk pemasangan TNKB roda dua atau tiga sebesar Rp 60 ribu, untuk roda empat dan lebih sebesar Rp 100 ribu. Tarif mutasi kendaraan roda dua atau tiga sebesar Rp 150 ribu, roda empat atau lebih biayanya sebesar Rp 250 ribu.

Tarif BPKB roda dua atau tiga baru dipungut sebesar Rp 225 ribu, bila adanya pergantian kepemilikan biaya yang yang dikeluarkan sebesar Rp 225 ribu.

Sementara itu untuk roda empat atau lebih dikenakan biaya Rp 375 ribu, jumlah biaya yang sama dikenakan untuk ganti kepemilikan. (ska/rng)

Ahok Klaim Punya Amunisi untuk Penjarakan Habib Novel

0
Habib Novel. (foto: jpnn)

batampos.co.id – Gubernur DKI Jakarta non-aktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, sepertinya memendam dendam kesumat terhadap Novel Bamukmin alias Habib Novel.

Ahok bahkan berniat memenjarakan sekretaris jenderal Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta tersebut dan mengklaim sudah memegang data tentang kelakuan Novel. Ahok menuding Novel menyodorkan data palsu saat bersaksi di persidangan.

Ahok mengatakan, di dalam persidangan dugaan kasus penistaan agama yang keempat kalinya, Selasa (3/1), dia sempat tertawa saat tahu adanya kesalahan data diri Novel Bamukmin. Padahal, kata Ahok, pria yang beken disapa dengan panggilan Habib Novel itu sudah menandatangani data diri sebagai saksi.

“Ada saksi yang malu kerja di Pizza Hut tapi sengaja diubah jadi fitsha hets (dalam penulisan Pizza Hut, red). Dia bilangnya tak memperhatikan,” ujar Ahok saat ditemui usai sidang di Auditorium Kementerian Pertanian, Selasa (3/1).

Menurutnya, Novel sengaja mengubah data diri karena merasa malu bekerja di Pizza Hut. Sebab, Pizza Hut merupakan perusahaan asal Amerika Serikat.

Selain itu Ahok juga mempersoalkan kesaksian Novel yang mengaku menerima telepon dari warga Kepulauan Seribu pada tanggal 27 September 2016. Dalam pengakuan Novel, warga Kepulauan Seribu itu menyebut Ahok telah menista agama.

Namun, kata Ahok menambahkan, Novel saat bersaksi di persidangan justru mengaku telah menghapus isi percakapan dan pesan dari warga Kepulauan Seribu yang mengadu itu. Karenanya Ahok akan melacak kebenaran pengakuan Novel dengan mengajukan permohonan ke operator telepon seluler untuk membuka call data record (CDR).

Pelacakan itu untuk membuktikan apakah benar warga Kepulauan Seribu itu berkata Ahok telah menistakan agama. Sebab, Habib Novel mengaku di persidangan kalau percakapan dan pesan soal curhatan warga Kepulauan Seribu itu telah dihapus.

Selain itu, Ahok juga menuding Novel membuat tuduhan palsu.

“Ini saksi atas nama Habib Novel dan menuduh saya membunuh dua anak buahnya juga. Kalau ketahuan kesaksiannya itu palsu, saya harap dia dipenjara tujuh tahun,” tandasnya. (elf/JPG)

Saksi Ahli Sebut Ahok Sengaja Mengincar Al Maidah 51, Tercermin dari Bukunya

0
Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat sidang keempat dugaan kasus penistaan agama, Selasa (3/1/2017). Foto: Dharma Wijayanto/reuters

batampos.co.id – Sidang kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok digelar tertutup di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (3/1/2017). Jalannya sidang ketiga tersebut didominasi pembahasan soal buku Ahok berjudul: Mengubah Indonesia.

Para saksi dari kubu pelapor menggunakan buku tersebut sebagai senjata untuk memberatkan Ahok. Seorang saksi pelapor, Habib Novel Chaidir Hasan, menyebut buku tersebut memberikan penegasan terkait dugaan penistaan agama.

Dalam buku itu, tepatnya di halaman 40 terdapat kalimat yang sangat terhubung dengan dugaan penistaan agama. Kalimat tersebut adalah: ayat suci no, konstitusi yes.

“Itu menunjukkan bahwa Ahok memang sejak awal mengincar (surat) Al Maidah 51,” terang Habib di sela istirahat sidang, kemarin.

Dengan kalimat itu, maka Ahok mengartikan bahwa aturan konstitusi itu lebih tinggi daripada kitab suci. Hal tersebut dapat menjadi petunjuk terkait kesengajaan yang dilakukan Ahok dalam menista agama.

“Sehingga, penistaan yang dilakukan sama sekali tidak terbantahkan,” ujar saksi yang kali pertama memberikan keterangan dalam sidang tersebut.

Menurutnya, sebenarnya awalnya pihaknya ingin memberikan nasihat pada Ahok untuk tidak menistakan agama. Namun, ternyata setelah digali lebih dalam, Ahok sudah setidaknya empat kali mengucapkan kalimat yang diduga menistakan agama.

“Yang diucapkan di Kepulauan Seribu, kantor DPP Nasdem, Balai Kota, dan sewaktu menjadi bupati,” ungkapnya.

Dalam persidangan tersebut Hakim yang diketuai Dwiarso Budi juga memperdalam soal bagaimana Habib Novel mengetahui adanya dugaan penistaan agama tersebut. Habib mengatakan, ada dua video yang ditontonnya terkait pernyataan Ahok. Yang pertama video itu dikirimkan salah seorang warga Kepulauan Seribu yang menjadi jamaahnya dan kedua video yang diunggah oleh Pemprov DKI Jakarta.

“Saya tidak mengetahui soal Buni Yani,” paparnya.

Dalam persidangan itu, Habib juga menjadi sorotan karena Kuasa Hukumnya Habiburokhman juga merupakan kuasa hukum dari salah satu pasangan calon yang menjadi lawan Ahok. Dikonfirmasi soal itu, Habib mengaku tidak mengetahuinya. “Itu bukan urusan saya,” jelasnya.

Saat menjadi saksi, Habib Novel juga memberikan permohonan kepada majelis hakim untuk menahan Ahok. Permintaan itu dilakukan karena Ahok sudah berulangkali melakukan penistaan agama.

“Ya, baru kali ini tersangka penistaan agama tidak ditahan,” tuturnya.

Selain Habib Novel, juga ada saksi pelapor Habib Muchsin. Muchsin merupakan salah satu imam besar Front Pembela Islam (FPI). Ditemui saat keluar persidangan, Muchsin menjelaskan bahwa pernyataan Ahok itu sangat tidak tepat karena sebagai non muslim dia tidak berhak untuk mengartikan ayat suci Alquran.

“Apalagi, ucapannya itu terhubung dengan pilkada, sebab dia terdaftar sebagai cagub,” jelasnya.

Ada juga saksi bernama Gus Joy yang disebut-sebut sering lupa dalam menjawab pertanyaan hakim dan kuasa hukum.

Pasca sidang, Ahok menggelar konferenai pers. Ahok mengatakan bahwa saksi Gus Joy mengakui dalam persidangan pernah mendeklarasikan sebagai pendukung salah satu calon gubernur (Cagub). Setelah itu, Gus Joy melaporkan dirinya ke kepolisian.

“Dia juga mengaku advokat, ternyata bukan,” paparnya.

Soal saksi Habib Novel, Ahok menuturkan bahwa Habib Novel mengaku mendapat banyak laporan warga Kepulauan Seribu soal penistaan agama. Karena itu, dirinya berencana untuk meminta bantuan provider untuk memastikan kebenaran tersebut. “Kami cek bohong atau tidaknya, ” tuturnya.

Dalam perisangan tersebut setidaknya terdapat enam saksi. Namun, satu di antaranya tidak hadir karena sebab yang tidak diketahui. Lalu, ada juga satu saksi yang sudah meninggal dunia pada 7 Desember lalu. Rencannya sidang lanjutan kasus penistaan agama ini akan dilanjutkan pada Selasa (10/1/2017) minggu depan.

Sementara itu, saat sidang akan dimulai pada pukul 09.00 terjadi kericuhan di pintu masuk ruang sidang. Pasalnya, Kapolsek Jakarta Selatan Kombespol Iwan Kurniawan yang awalnya menyebut awak media bisa masuk ternyata mengingkari janji. Hanya ada segelintir awak media yang bisa masuk.

Namun, tidak berapa lama semua awak media yang berhasil masuk ternyata diusir. Padahal, Hakim Dwiarso Budi memutuskan bahwa sidang dilakukan terbuka dan wartawan cetak serta online boleh untuk masuk persidangan. Kabaghumas Polres Jaksel AKBP Purwanta mengaku semua dilakukan itu demi keamanan. (idr/jpgrup)

Jenderal Gatot Bentuk Tim Bersih-Bersih Korupsi di Tubuh TNI

0
Dok. Jawa Pos

batampos.co.id – Kasus korupsi di tubuh TNI pada 2016 membuat Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo merasa gerah.

Gatot pun bertindak cepat deengan mengamanatkan kepada inspektorat membentuk tim bersih-bersih praktik koruptif di tubuh TNI.

”Kita harus melindungi TNI, melindungi prajurit dari kelakuan oknum pejabat TNI yang korup. Saya perintahkan untuk Irjen TNI, POM TNI dan petugas lainnya membentuk tim untuk melakukan bersih-bersih terhadap korupsi,” ujar Gatot di Jakarta, Selasa (3/1).

Gatot mengatakan, korupsi harus dibinasakan dari tubuh TNI, sebab hal tersebut dapat menghambat kemajuan dan pembangunan TNI. Ia menuding korupsi pasti dilakukan oknum pejabat TNI yang mempunyai wewenang, bukan oleh prajurit di lapangan.

Oleh karenanya, panglima menganggap tantangan di 2017 akan semakin kompleks dan menuntut keberanian inspektorat dalam menindak pejabat.

Sekadar mengingatkan, pada 2016 TNI sudah berkomitmen membersihkan diri dari narkoba. Aspek pertahanan negara sudah berulang kali menyampaikan hal tersebut pada para prajurit. Ada UU Nomor 34 Tahun 2004 Pasal 62 yang melandasi peraturan itu.

”Tidak ada ampun lagi, apabila terkena narkoba, maka tidak pantas lagi menjadi prajurit TNI, hukumannya dipecat,” tandasnya. (adn/jpnn)

Ini Resolusi Menkeu Sri Mulyani untuk Tahun 2017

0
Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Istimewa/JPG

batampos.co.id – Memasuki tahun baru 2017, banyak orang yang memasang target baru dalam lembaran hidupnya. Hal itu juga dialami Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Perempuan yang akrab disapa Bu Ani tersebut ternyata juga memiliki resolusi yang ingin dicapai tahun ini dan tahun-tahun mendatang.

“Kalau resolusi saya pribadi, saya ingin jadi manusia yang lebih bijaksana,” ujarnya saat ditemui di tengah sidak program tax amnesty pada pergantian malam tahun baru di Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, Sabtu (31/12).

Selain memasang resolusi bagi dirinya, mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu berkeinginan agar kinerja tim ekonomi dalam menjaga fundamental makroekonomi lebih baik.

“da yang bilang shortfall menyempit,” kata perempuan kelahiran 26 Agustus, 54 tahun lalu tersebut.

Bukan hanya itu, dia juga optimistis dengan kondisi dalam negeri yang diyakini akan lebih baik di kemudian hari. Optimisme tersebut juga sering dilontarkan dalam berbagai kesempatan.

“Saya pikir Indonesia deserves better. Iya, this country deserves better,” tutupnya. (dee/c15/agm)

Geng Tawuran di Penjara Amazon Brazil

0
Ilustrasi

batampos.co.id – Publik digegerkan dengan bentrok antar geng di penjara Amazon, Brasil, Senin (2/1) waktu setempat.

Yang mengerikan, peristiwa 17 jam tersebut menewaskan 56 orang napi, dengan sebagian besar mayat terpenggal dan dilemparkan ke atas tembok penjara.

Bak film action, awal pertempuran terjadi karena perebutan kekuasaan gangster di Brazil.

Dua kubu berseteru, adalah Family of the North (FoN) yang merupakan geng lokal berpengaruh dan musuhnya First Capital Command (FCC), geng terbesar di Brazil.

Kedua geng ini terkenal sebagai basis peredaran narkotika di Brazil. Hingga akhirnya, perang pecah sekitar jam empat sore, Senin (2/1) waktu setempat.

Seperti direncanakan kedua kubu untuk berperang, sejumlah persiapan perang telah dilakukan. Salah satunya, menyandera 12 sipir agar mereka leluasa bertarung.

Mengerikan, pertempuran itu awalnya seperti tidak dapat dihentikan. Kedua kubu saling bunuh demi membela geng masing-masing.

Kekejian mereka terlihat ketika memperlakukan korban tewas. Mereka dipenggal kepalanya dan dilemparkan ke pagar. Ada juga yang dibakar.

Dilansir dari Reuters, peristiwa itu menjadi kekerasan paling berdarah dalam dua dekade terakhir di sistem penjara Brasil yang penuh sesak.

Penjara Amazon kini menampung 2.230 tahanan, dengan kapasitas untuk 590 napi.

Begitu banyaknya tahanan yang terlibat dalam pertempuran, membuat keluarga napi berhamburan datang ke area penjara. Sontak, mereka histeris lantaran mengetahui peristiwa mengerikan di dalam lapas. Sejumlah petugas keamanan, melarang mereka mendekat.

Berbondong-bondong, polisi dan tentara Brazil bersenjata merangsek masuk ke dalam lapas untuk mengendalikan situasi. Merasa terkepung, kedua kubu berseteru akhirnya memutuskan gencatan senjata setelah melalui negosiasi antara kedua kubu dan polisi.

“Selama perundingan (untuk mengakhiri kerusuhan), para napi tidak memiliki tuntutan. Kami pikir mereka sudah melakukan apa yang mereka inginkan: Membunuh anggota geng musuh,” Kepala keamanan negara bagian Amazon, Sergio Fontes.

Melakukan gencatan senjata, kedua kubu pun bersedia diamankan dan dimasukkan kembali ke dalam sel masing-masing. Pertempuran itu setidaknya berlangsung selama 17 jam, dimulai jam empat sore, dan diakhiri jam lima pagi.

Korban tewas, berjumlah 56 orang.

Sementara, 12 sipir penjara yang sempat disandera, sebut Fontes, berhasil dibebaskan. Situasi di dalam penjara usai kerusuhan sangat mengerikan. Beberapa korban tewas dipenggal.

“Banyak (korban) yang dipenggal, dan mereka mengalami kekerasan yang parah,” katanya.

Namun, masalah lain terjadi akibat kerusuhan itu. Sebanyak 300 napi kedapatan kabur ditengah pertempuran terjadi.

Sontak, aparat pun melakukan perburuan. Hingga kemarin, sudah 40 napi berhasil ditangkap dan dimasukkan ke dalam sel kembali.

Sekretaris penjara negara Amazon, Pedro Florencio mengatakan, pembantaian itu adalah ‘pembunuhan balas dendam’ dalam perseturuan antara geng kriminal di Brazil.

Menteri Kehakiman Brasil, Alexandre de Moraes, segera terbang ke Manaus menuju penjara Amazon, untuk bertemu dengan pejabat setempat.

Pada bulan Oktober, kerusuhan mematikan juga terjadi di tiga penjara. Penyebabnya hampir sama, yaitu diduga karena pertikaian antara anggota dua geng terbesar di negara itu, PCC dan Family of the North (FDN). (rm/mam/JPG)

Polisi yang Aniaya Anak-Anak Rohingya Akhirnya Mulai Ditindak

0
Polisi Myanmar menganiaya anak-anak muslim Rohingya saat razia 5 November 2016 lalu. Foto: youtube

batampos.co.id -Kau kafir baik dari kepolisian, militer, dan warga tempatan Myanmar tak hanya membantai warga muslim Rohingya yang dewasa, tapi juga anak-anak. Rasa kemanusiaan mereka hilang dan berubah menjadi monster menakutkan bagi masyarakat Rohingya.

Banyak video amatir yang menunjukkan kekejaman polisi, militer, dan rakyat Myanmar yang sesukahati menganiaya anak-anak Rohingya. Saat polisi melakukan razia pada 5 November lalu misalnya, tanpa ampun polisi itu dengan ringan tangan, kaki dan senjata menhajar anak-anak Rohingnya tanpa belas kasihan.

Aksi tersebut menui kecaman dari berbagai belahan dunia. Kecaman itu akhirnya mulai direspon pemerintahan Presiden Htin Kyaw. Sejumlah polisi yang terlibat dalam penganiayaan itu langsung diamankan.

Sebelumnya, Pemerintah Myanmar juga selalu menutup mata dan telinga atas laporan penganiayaan kaum Rohingya.

Aung San Suu Kyi yang menjadi panutan pemerintah Myanmar juga menutup mata. Namun terkait kasus penganiayaan terhadap anak-anak Rohingya oleh polisi itu, barulah kali ini ia berjanji mengusut penganiayaan tersebut.

”Pemerintah akan menindak polisi-polisi yang melakukan tindak kekerasan terhadap penduduk Desa Kotankauk saat melakukan razia di sana 5 November lalu,” terang pemerintah dalam pernyataan tertulisnya.

Sejauh ini, ada empat pejabat polisi yang diamankan karena diduga kuat terlibat dalam penganiayaan.

Salah seorang pejabat polisi yang diamankan adalah Zaw Myo Htike, kepala polisi setempat.

”Mereka yang sudah teridentifikasi langsung kami tahan untuk kepentingan penyelidikan,” terang Kepolisian Nasional Myanmar.

Kemarin aparat menyatakan ada lebih dari satu video penganiayaan yang beredar.

Polisi pun bakal menyelidiki seluruh video itu dan mencari tahu apakah penganiayaan tersebut terjadi di lokasi yang sama.

Dalam video yang beredar luas lewat dunia maya, tampak seorang polisi memukul seorang bocah lelaki. (AFP/Reuters/hep/c17/any/jpnn)

Ibu Ini Doyan Darah Ayam

0
ANDREW WILLY/JAWA POS

batampos.co.id – Miskaulah Perempuan asal Dusun Jangan Asem, Desa Trompoasri, Kecamatan Jabon, Sidoarjo punya kebiasaan aneh suka memakan ayam hidup-hidup.

Sejatinya sadar bahwa kebiasaannya memakan ayam hidup-hidup tidaklah lazim. Namun, tidak mudah menghilangkan kebiasaan tersebut. Dua anak Miskaulah pun kerap marah dan selalu menghindar saat dirinya memakan ayam mentah.

Perempuan yang akrab disapa Mama Pretty itu menerangkan bagaimana dia memakan ayam hidup. Unggas yang masih hidup tersebut biasanya langsung digigit. Darahnya disesap. Bulu-bulu ayam dicabuti dengan mulut. Daging mentahnya langsung dilahap.

Perempuan 47 tahun itu mengungkapkan, tetangga dan warga sekitar sudah sangat mengerti kebiasaan ganjil tersebut. Mereka bisa memahami. Selama ini, Miskaulah juga bergaul baik dengan tetangga dan warga. Bahkan, banyak orang yang menganggapnya sebagai orang pintar.

”Hanya konsultasi hidup untuk mencari solusi. Paling banyak soal jodoh dan bisnis,” katanya.

Miskaulah sudah dikenal hingga desa sekitar. Kabar dari mulut ke mulut membuat banyak orang penasaran dengan perilaku aneh itu. ”Mereka ingin lihat saya makan (ayam hidup-hidup, Red)” ujar ibu dua anak tersebut.

Setiap dia hendak memakan ayam hidup, banyak anak tetangga yang datang ke rumah Mereka ingin melihat. Biasanya, aksi itu dilakukan di ruang tamu. ”Saya tidak ada masalah ketika dilihat,” ujarnya.

Apakah kebiasaan itu dilakukan lantaran sedang ”ngelmu” alias mendalami ilmu? Miskaulah menggeleng. Namun, dia mengaku selalu ada suara-suara yang membisikkan untuk memakan ayam hidup. Halusinasi tersebut membuatnya makin nafsu. ”Enggak. Saya tidak belajar ilmu aneh-aneh,” terangnya. (ayu/c21/hud/JPG)

Latar Warna Merah Saja, Foto Jokowi-JK Diturunkan di Sekolah

0
Foto Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan latar belakang bendera merah di SDN 38 Kototangah Padang yang diturunkan Pemuda Panca Marga (PPM) Kota Padang Sumatera Barat. / (Foto: KHAIRIAN HAFID/Padang Ekspres)

batampos.co.id – Pemuda Panca Marga (PPM) Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) dikejutkan adanya foto Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang tidak menggunakan latar belakang merah putih.

Foto yang ditemukan di SDN 38 Kototangah Padang itu malah menggunakan latar belakang warna merah. Tak ayal, foto yang dianggap tidak sesuai dengan ketentuannya tersebut diturunkan.

Ketua PPM Padang, Yudha Putra mengatakan, foto tersebut tidak sesuai dengan aturan sehingga tak seharusnya dipajang di sarana pendidikan.

“Kita dapatkan informasi dari PPM Kototangah, setelah dilakukan pengecekkan di lapangan memang benar adanya. Kami bersama rekan-rekan memohon izin kepada pihak sekolah untuk menurunkan foto-foto tersebut,” sebut Yudha yang dilansir Padang Ekspres (Jawa Pos Group), Rabu (3/1).

Lebih lanjut diungkapkannya, ketika dirinya dan aktivis dari PPM melakukan sidak di SD 38 Koto Tangah itu, ditemukan 6 ruang belajar yang memajang foto presiden berlatar belakang bendera warna merah.

Sehingga pihaknya menurunkan foto tersebut dan menggantinya dengan foto Presiden dan Wapres yang berlatar bendera merah putih.

Yudha menuturkan, tindakannya itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi menghadapi kelompok radikal yang mulai berkembang di Indonesia saat ini.

“Antisipasi sangat perlu, seperti yang kita lihat pemberitaan belakangan mulai munculnya neokomunis. Jangankan foto seperti ini, gambar palu arit (lambang PKI) sudah bebas sekarang bahkan ada yang memakai bajunya. Jadi hal-hal kecil seperti ini harus diwaspadai,” tegasnya Yudha.

Dia menegaskan semua pihak harus mendukung tindakan menjaga Indonesia ini, jangan sampai bangkit sejarah PKI 1965. “Ini harus kita dukung, apapun itu komunis tidak ada tempat, dan sejarah pernah mencatat,” tandasnya. (cr17/iil/JPG)

Giroud Selamatkan Arsenal dari Kekalahan

0
Oliver Giroud menyumbangkan dua assist dan satu gol saat menyelamatkan Arsenal dari kekalahan di kandang AFC Bournemouth, di laga ke-20 Premier League, Rabu (4/1/2017) dini hari WIB. Foto: AFP

batampos.co.id – Arsenal nyaris saja dipermalukan oleh AFC Bournemouth dalam lanjutan Premier League, Rabu (4/1/2017).

The Gunners mendapatkan perlawanan sengit, sehingga sempat tertinggal 0-3 terlebih dulu, sebelum mampu menyamakan kedudukan 3-3.

Hasil ini memang tak terlalu maksimal karena Arsenal gagal memperpendek jarak dengan Liverpool yang juga bermain imbang, tapi setidaknya memuaskan karena mereka tak jadi dipermalukan.

Sejak awal Bournemouth tampil sangat agresif dan Arsenal terlihat kaget menghadapi itu.

Baru menit ke-16, Charlie Daniels mampu membuka keunggulan tuan rumah lewat gol indah setelah sebelumnya membuat dribble menawan.

Lima menit kemudian, Arsenal malah membuat kecerobohan ketika Granit Xhaka mengganjak Ryan Fraser di dalam kotak penalti. Callum Wilson pun dengan sempurna mengeksekusi penalti.

Setelah gol ini The Gunners baru bangun dari tidurnya dan pelan tapi pasti mulai menaikkan tempo permainan sendiri.

Alih-alih bisa menyamakan kedudukan, The Cherries malah mencetak gol ketiga pada menit ke-58. Kali ini serangan balik cepat mereka mampu diakhiri dengan sempurna oleh Fraser.

Keunggulan 3-0 ini harusnya membuat Bournemouth fokus untuk bertahan. Tapi, Arsenal ternyata tak patah arang begitu saja.

Sejak menit ke-70, mereka mampu mendapat tempo yang diinginkan. Diawali oleh gol tandukan Alexis Sanchez yang memompa semangat para pemain.

Hanya selang lima menit, Lucas Perez berhasil membuat jarak semakin tipis dengan tendangan voli.

Tapi, pemain yang patut dipuji adalah Olivier Giroud. Selain membuat assist untuk kedua gol di atas, dia juga menjadi penentu dengan gol penyama kedudukan di menit ke-92.

Lewat tandukan terukur, Giroud tak bosan-bosannya menjadi sorotan dan terus mempertahankan performa gemilang. Gol ini terjadi sembilan menit setelah Bournemouth bermain 10 pemain karena Simon Francis mendapat kartu merah. Laga pun berakhir dengan skor 3-3.

AFC Bournemouth (4-2-3-1): 1-Artur Boruc; 11-Charlie Daniels, 5-Nathan Ake, 3-Steve Cook, 2-Simon Francis; 4-Dan Gosling, 8-Harry Arter; 24-Ryan Fraser (15-Adam Smith 68′), 17-Joshua King (6-Andrew Surman 63′), 19-Junior Stanislas; 13-Callum Wilson (14-Brad Smith 92′)

Arsenal (4-2-3-1): 33-Petr Cech; 18-Nacho Monreal, 6-Laurent Koscielny (5-Gabriel Paulista 64′), 20-Shkodran Mustafi, 24-Hector Bellerin; 29-Granit Xhaka, 34-Francis Coquelin (15-Alex Oxlade-Chamberlain 28′); 8-Aaron Ramsey, 7-Alexis Sanchez, 17-Alex Iwobi (9-Lucas Perez 63′); 12-Olivier Giroud