Kamis, 23 April 2026
Beranda blog Halaman 13797

Harmony, Robot Khusus untuk Pria Dewasa

0

batampos.co.id – Harmony bukan sekadar robot. Dia bakal menjadi robot seks pertama yang punya emosi. Itu klaim sang penjual.

Bakal mulai on sale pada 15 April mendatang, Harmony dipromosikan akan memiliki hubungan emosi dengan pemiliknya. Dan, dia juga bakal penuh dengan kejutan.

Harmony akan diprogram menjadi menyenangkan dan manja.

”Dia akan jatuh cinta pada Anda dan mengatakan hal-hal yang Anda tidak bayangkan sebelumnya,” kata pencipta Harmony seperti dilansir The Sun.

Selain itu, pencinta virtual itu akan dilengkapi aplikasi yang bisa mengatur mood dan aktivitasnya. Tak hanya itu, Harmony bakal punya detak jantung. Hmmm…. CEO RealDoll Matt McMullen yang memproduksi Harmony ingin robotnya punya hubungan nyata dengan konsumennya.

”Koneksi emosional adalah dasar dari sebuah hubungan. Dan itu yang kami coba bangkitkan,” kata McMullen kepada Daily Star Online. ”Dan, emosi itu yang menambah faktor X dari seks. Saya pikir dua orang bisa bertemu di bar, berhubungan seksual, dan di malam yang sama tidak bisa ingat lagi nama masing-masing namun masih mengingat betapa itu menyenangkan,” katanya.Tetapi, hal itu, kata McMullen berbeda dengan seseorang yang sudah dikenal dan punya hubungan secara intelektual dan emosional.

Ditambahkan McMullen, Harmony akan dilengkapi 12 kepribadian yang bisa dipilih oleh pemiliknya. Seperti pemalu, baik, naif, intelektual, natural, dan sensual.

”Kecerdasan buatan ini akan jatuh cinta kepada Anda. Namun, itu semua bergantung bagaimana pilihan Anda sendiri,” ulasnya. ”Dia akan mengatakan kalimat-kalimat yang tidak Anda harapkan.”

Nanti, begitu boneka itu dibeli, pengguna bisa mengunduh aplikasi yang bisa diakses via smartphone, tablet, iPad, atau komputer. Aplikasi itu sebagai alat untuk menyeting dan memberikan si robot detak jantung serta mengontrol tindakannya.

”Sangat menyenangkan untuk melihat masa depan robot ini,” katanya. Bagaimana? Tertarik membeli cinta Harmony? Siapkan dulu dana GBP 12 ribu (atau sekitar Rp 201 juta). (*/tia)

Muliati Mencuri demi 8 Buah Hati

0
foto: Berita Kota Makassar

batampos.co.id – Muliati, sebut saja demikian, berusia 38, ditangkap lantaran dituding mencuri sebuah ponsel.

Berita Kota Makassar Jumat (27/1) melaporkan, dari keterangan korban Fitri (20) aksi pencurian bermula ketika pelaku datang ke tempatnya Rabu (25/1). Muliati datang hendak membeli barang berupa busana muslim

“Kedatangan Muliati seakan hendak membeli barang. Saya pun melayaninya. Namun ketika saya berbalik sekitar dua menit, ponsel dan dompet saya diambil. Saya pergoki dan pelaku memasukkan ponsel saya ke kerudungnya. Dia lalu buru-buru pamit.Tapi saya pun mengejarnya sambil teriak hingga sejumlah pedagang lainnya mengepungnya, selanjutnya pelaku diamankan oleh pedagang,” kata Fitri.

Tak lama berselang kemudian aparat Kepolisian Polsek Ujungpandang datang ke lokasi menangkap Muliati.

Kapolsek Ujungpandang, Kompol Ananda Fauzi Harahap mengatakan, Muliati nyaris menjadi bulan-bulanan massa.

“Kami cepat amankan Muliati,” kata Ananda.

Di depan polisi, pelaku mengakui perbuatannya dengan alasan terdesak dengan ekonomi lantaran dirinya memiliki delapan orang anak.

“Saya terpaksa mencuri. Anak saya berjumlah delapan orang butuh saya beri makan,” kata Muliati.

Setelah ditangkap polisi, delapan anak Muliati mendatangi Polsek. Mereka datang mengadu sambil menangis seraya membela ibunya bukan pelaku pencuri. Untuk penanganan kasus ini, pihak Polsek Ujung Pandang melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Makassar.

“Kami komunikasikan kasus ini ke Dinas Sosial Kota Makassar. Pihak dinas sosial menerima ibu delapan anak ini yang terdesak melakukan pencurian untuk melangsungkan kebutuhan hidupnya,” kata Ananda. (ishak mappelawa/jpnn)

Imogen Anthony, Bintang Seksi Australia Bakar Puting Susu Sendiri demi …

0
Imogen Anthony

batampos.co.id – Model asal Australia Imogen Anthony, memprotes sensor dengan cara ekstrem. Ya, kerap gambar dada perempuan disensor itulah yang ia protes, kok disensor sih….

Imogen punya sasaran khusus. Dia menentang keras kebijakan sensor terkait dengan gambar telanjang di Instagram yang, menurutnya, itu menyudutkan kaum perempuan.

Nah, dalam aksi-aksi demo, umumnya orang membakar ban. Imogen pun bakar-bakar. Namun, yang dia bakar adalah putingnya sendiri!

Misalnya, yang diunggah di Instagram pada Senin (23/1). Model yang menyebut kampanyenya Free the Nipple itu menyalakan korek api di dada kanannya yang tertutup pakaian hitam transparan.

Dia menyesalkan kenapa puting perempuan dilarang diekspos di platform media sosial tersebut. Bahkan, daerah areola (bagian cokelat di sekitar puting) juga disensor. Hal itu tidak dialami laki-laki (padahal, dada cowok juga bisa bikin turn on).

’’Semoga ke depannya sesuatu yang sangat simpel seperti dada perempuan atau hal lain yang mencerminkan sensualitas, seksualitas, atau kecantikan jasmani seorang perempuan bisa diterima,’’ tulis Imogen.

Untung, Imogen hidup di Australia. Kalau mau demo sensor di Indonesia, dia mungkin harus membakar seluruh tubuh dilengkapi tagar #FreeTheCleavage, #CleavageNggakBikinTerangsang, #SensorCleavageNggakPentingTauNggak, dan masih banyak lagi. (mirror/fam/c15/na)

Hire Me Plz Kebanjiran Order saat Imlek

0
foto: lyimg.com

Seperti halnya Lebaran, momen Imlek menjadi momen untuk berjumpa dengan satu pertanyaan, “Gandengannya mana?’’ hingga ’’Kapan nikah?’’

Duh….

Karena itulah, aplikasi pacar sewaan Hire Me Plz kebanjiran order.

Admin aplikasi tersebut kuwalahan memenuhi permintaan pacar dari seluruh penjuru negeri.

’’Kami menerima hampir seribu pendaftar baru tiap hari selama dua pekan menjelang Imlek,’’ kata Cao Tiantian, founder aplikasi tersebut.

Sejak didirikan pada 2015, setidaknya ada 2,4 juta user Hire Me Plz.

Sesuai dengan namanya, di sini kita bisa menyewa cowok atau cewek untuk menemani. Bisa diajak ketemu keluarga besar pas dinner Imlek. Bisa disodor-sodorkan kalau ada tante nyinyir yang bertanya, ’’Pacarnya mana?’’.

Tentu saja, seperti barang lain yang bisa disewa, user Hire Me Plz harus bayar.

Nah, sesuai dengan teori ekonomi, jika permintaan naik, harga juga naik. Normalnya, tarif sejam pertemuan dipatok CNY 1–CNY 1.999 (Rp 2 ribu–Rp 3,9 juta).

Khusus momen libur Imlek, tarif naik menjadi CNY 3 ribu–CNY 10 ribu (Rp 5,8 juta–Rp 19,4 juta).

Tarif itu bergantung pada aktivitas yang harus dilakukan. Mulai sekadar dinner, main mahjong (semacam catur), sampai pijat kaki.

Meski ditentang banyak orang karena berpeluang nyeleweng menjadi aplikasi prostitusi, Cao tidak gentar. Sebab, aplikasi bikinannya tersebut membantu banyak anak muda yang tinggal jauh dari cinta, eh, dari keluarga.

’’Cara ini lebih efektif. Siapa yang mau chatting berbulan-bulan, tapi tanpa hasil di media sosial?’’ tegasnya. Ya? Siapa? #BukanLagiNyindir. (Huffington Post/fam/c14/na)

Selepas Nraktir Kosmetik Patrialis Digiring KPK

0
Patrialis Akbar

batampos.co.id – Patrialis Akbar ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Grand Indonesia (GI), Jakarta Pusat, Rabu (25/1) malam.

Peristiwa ini tidak disadari oleh pengunjung pusat perbelanjaan tersebut. Padahal waktu itu pengunjung cukup ramai.

Berdasarkan informasi di lapangan, Patrialis ditangkap di sebuah toko kosmetik yang ada di bagian Central GI yang berdekatan dengan pintu masuk East Mall. Penangkapan ketika itu tidak membuat para pengunjung terganggu karena memang tak ada keributan.

Berkeliling di kawasan itu, lantas Patrialis menghampiri gerai kosmetik Lancome. Di sana Patrialis menemani Anggita Eka Putri belanja kosmetik. Dari penelusuran, harga kosmetik di situ rata-rata di atas Rp 500 ribu. Karena memang brand yang dijual berasal dari Eropa semua.

Salah satu karyawan di gerai itu mengakui bahwa tempatnya bekerja telah disambangi Patrialis dan di sana terjadi penangkapan. Menurut karyawan yang enggan menyebut nama itu, Anggita sempat membeli kosmetik di tempat itu.

Sebelum membeli, Anggita yang disebut-sebut sebagai model ini sempat mencoba kosmetik. Mulai dari bedak, lalu lisptik dan produk lainnya.

Pegawai itu juga menuturkan bahwa Anggita dan Patrilalis adalah orang baru yang berbelanja di tempatnya. Dan ketika itu, keduanya membuat kartu member di Lancome.

“Dia bukan pelanggan sini, kemarin itu baru buat member,” terang dia.

Saat disinggung penangkapan Patrialis, menurut pegawai itu penangkapan tidak terlalu heboh. Bahkan tidak banyak yang tahu karena kebetulan saat itu, gerai tengah ramai dengan pembeli.

“‎Penangkapannya sebentar saja, dan tidak heboh juga karena kan bapaknya itu langsung dibawa keluar,” ucap pegawai pria itu.

Pegawai ini juga mengatakan pengunjung di sana baru mengetahui ada penangkapan karena sempat ada beberapa orang berpakaian biasa yang mengambil foto.

“Yang nangkap juga hanya beberapa orang, bapaknya tidak teriak atau lari. Langsung dipegang tangannya. Saat ada kamera baru orang-orang di sini tahu ada penangkapan KPK,” tambah pegawai berpakaian hitam itu.

Sebelumnya Patrialis Akbar (PAK) telah berstatus tersangka penerimaa suap. Selain itu, teman Patrialis yakni Kamaludin (KM) juga ditetapkan sebagai tersangka karena berperan sebagai perantara suap.

Dalam perkara ini, Patrialis Akbar disangkakan menerima suap dari tersangka Basuki Hariman (BHR) ‎bos pemilik 20 perusahaan impor daging dan sekretarisnya yang juga berstatus tersangka yakni NG Fenny (NGF).

Oleh Basuki, Patrialis Akbar dijanjikan uang sebesar USD 20 ribu dan SGD 200 ribu terkait pembahasan uji materi UU No 41 tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan hewan. Diduga uang USD 20 ribu dan SGD 200 ribu itu sudah penerimaan ketiga. Sebelumnya sudah ada penerimaan pertama dan kedua. (elf/JPG)

Garuda Indonesia Tambah Penerbangan ke Lombok

0
Garuda Indonesia. Foto: istimewa

batampos.co.id – Direktur Utama Garuda Indonesia M. Arif Wibowo mengatakan, Garuda Indonesia akan menambah kapasitas penerbangan ke Lombok. Saat ini, Garuda Indonesia baru memiliki entry point ke Lombok dari Surabaya, Jakarta, dan Denpasar.

”Denpasar dan Jakarta untuk gateway internasional bisa masuk. Nanti ada beberapa titik yang kami sambungkan. Lombok harus connecting dengan Labuan Bajo, Ende, Maumere, dan beberapa titik wisata di Nusa Tenggara dan wilayah timur lainnya sampai Papua,” kata Arif.

Selain itu, pihaknya akan mempertimbangkan potensi jalur internasional agar bisa memberikan akses yang lebih cepat ke wilayah Lombok.

Negara-negara yang tengah disasar adalah Jepang, Korea, dan Tiongkok melalui gateway Denpasar.

Ke depan, Australia dianggap memiliki frequent traveler yang lebih banyak.

”Tiongkok juga mesti di-explore. Ini jadi attractive point dengan nilai jual Mandalika. Kami sedang mempertimbangkan carter untuk Tiongkok,” imbuhnya. (dee/c11/sof)

Cermin 7, Album Baru God Bless Teranyar Meluncur

0

batampos.co.id – Band legendaris, God Bless meluncurkan album baru. Akun @godblessrocks menulis, “Fresh from the oven, GODBLESS – CERMIN 7.”

Album Cermin 7 yang berisi dua keping CD ini dijual dengan harga Rp 77 ribu. Selain fisik, rilisan digital album ini juga sudah beredar di berbagai layanan musik legal.

Seperti diketahui, God Bless masih menunjukkan taring di usia 43 tahun. Buktinya, band lawas ini resmi meluncurkan album baru sebagai bukti eksistensi. Album bertajuk Cermin 7 itu dirilis setelah masa vakum selama tujuh tahun.

Album Cermin 7 merupakan hasil daur ulang dari album lama God Bless berjudul Cermin, yang laku keras dan banyak diminati pencinta rock.

Kini Ahmad Albar (vokal), Ian Antono (gitar), Donny Fattah Gagola (bass), Abadi Soesman (keyboard), dan Fajar Satritama (drum), memasukkan 12 lagu ke album ini.

Sembilan di antaranya merupakan lagu lama seperti Selamat Pagi Indonesia, Anak Adam, Cermin, Musisi, Balada Sejuta Wajah, dan lainnya.

Sedangkan tiga lagu lainnya adalah materi baru yaitu Damai, Kukuh, dan Bukan Mimpi Bukan Ilusi.

God Bless mengungkapkan bahwa album Cermin 7 berisi kejujuran dan idealisme bermusik. Menurut Ahmad Albar kejujuran yang dilakukan dalam album ini adalah dengan bermain sesuka hati.

“Bukan cuma album jujur saja, tapi juga idealis sendiri. Di album ini kami mainkan apa yang kami suka,” kata Ahmad Albar saat peluncuran album Cermin 7 beberapa waktu lalu.

Pria yang karib disapa Iyek ini mencontohkan, dalam album Cermin 7 terdapat lagu lama berjudul Anak Adam yang seharusnya berdurasi 15 menit di tahun 80an. Namun akhirnya dipilih tapi dipersingkat hingga delapan menit.

“Itu cukup panjang untuk ukuran album komersial. Kayak semacam itu lah, intinya kami main nggak ada beban dan tulus aja, jujur,” jelas Ahmad Albar. (ded/jpg/jpnn)

Gambar Bungkus Rokok segera Diganti

0
Ilustrasi

batampos.co.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berencana mengubah jenis gambar pictorial health warning (PHW) dalam waktu dekat.

Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Kemenkes Anung Sugihantono mengungkapkan, evaluasi PHW sudah berjalan beberapa waktu lalu. Saat ini, tengah ditindaklanjuti untuk rencana perubahan gambar tersebut.

Menurutnya, ada enam gambar yang sudah dipilih. Sama seperti lima gambar sebelumnya, yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No. 28/2013, gambar mengambil tema kasus-kasus yang terjadi akibat merokok. Seperti, penyakit kanker dan lainnya.

”Dari enam gambar yang sudah dipilih ini, empat sudah oke dan dua lainnya sedang kita konfirmasi ke orangnya,” ujarnya pada Jawa Pos, kemarin (28/1).

Anung menuturkan, persetujuan dua orang ini sangat penting. Karena nantinya, gambar keduanya akan dimunculkan di seluruh bungkus rokok di Indonesia sebagai PHW.

”WHO mengatakan dua gambar ini bukan miliknya. Ini terkait hak cipta. Jadi masih kita telusuri, kalau tidak salah satu orang Thailand dan Swedia,” jelas mantan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah itu.

Bila tak ada kendala lain, perubahan gambar paling lambat dilakukan pada Oktober-November 2017.

Tapi, rencana ini cukup disayangkan sejumlah pihak. Pasalnya, perubahan PHW hanya mencakup jenis gambar.

Bukan ukuran gambar yang sejatinya diyakini lebih berpengaruh dalam penurunan angka perokok pemula.

Seperti diketahui, ukuran gambar PHW Indonesia baru 40 persen dari ukuran bungkus rokok. Besaran ini merupakan ukuran paling kecil.

Bandingkan saja dengan Thailand yang peringatan bergambarnya paling besar (85 persen), Brunei (75 persen), Malaysia dan Kamboja (55 persen), Singapura, Filipina, dan Vietnam (50 persen).

Ketua Umum Komisi Nasional Pengendalian Tembakau Prijo Sidipratomo menjelaskan, belajar dari beberapa negara, ukuran gambar pada PHW cukup signifikan pengaruhnya dalam penurunan angka perokok.

Di Thailand misalnya. Ukuran PHW yang diperbesar hingga 85 persen mampu turunkan hingga beberapa persen.

”Seharusnya ya perbesar gambar saja. Kalau sampai mau ganti gambar pasti akan berkait lagi dengan masalah teknis pemilihan dan hak cipta,” tuturnya.

Ungkapan senada turut disampaikan oleh Sekretaris Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Agus Sujatno.

Agus mengungkapkan, apa yang dilakukan Kemenkes masih terlalu normatif dan belum cukup untuk menurunkan angka perokok aktif. Termasuk keputusan untuk tidak memperluas ukuran PHW itu sendiri.

”Kemenkes sebetulnya sudah on the track. Dalam PP 109/2012 menyebutkan bahwa PHW dapat dirotasi setelah 2 tahun. Tapi, terlalu normatif,” ujarnya.

Apalagi, dari hasil survei YLKI 2016, ditemukan bahwa 62 persen gambar PHW dibungkus rokok yang beredar tertutup oleh pita cukai.

Menurutnya, jika Kemenkes serius menganggap PHW sebagai instrumen Pengendalian rokok maka sangat perlu mengamandemen Peraturan Pemerintah (PP) 109/2012.

”Dalam amandemen itu, ukuran gambar dari ukuran 40 persen diubah menjadi minimal 75 persen. Ini lazim di negara lain,” tegasnya.

YLKI juga mendorong Kemenkes segera berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan dan bea cukai tekait penempatan pita cukai. Agar nantinya fungsi gambar sebagai informasi kesehatan menjadi lebih jelas.

Merespon hal ini, Anung mengaku, telah ada pembicaraan terkait perluasan ukuran gambar ini.

Namun, ada masukan dari beberapa pihak agar fokus saat ini dilakukan pada gambar terlebih dahulu. ”Tentu tidak menutup kemungkinan itu (diperbesar,red),” ungkapnya.

Selain itu, kata dia, pihaknya baru berwenang untuk melakukan evaluasi perubahan gambar sesuai amanat Permenkes No. 28/2013.

Sementara, jika menyangkut perubahan ukuran gambar PHW harus turut mengubah PP 109/2012. (mia/jpnn)

Polda Berhasil Ungkap Jual Beli “Ayam Kampus” via Facebook

0
ilustrasi

batampos.co.id – Tim Subdit IV Ditreskrimum Polda Jambi meringkus seorang muncikari bernama Aries (27), warga Kelurahan Kenali Atas, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi.

Dilansir Jambi Independent, penangkapan itu berlangsung pada Kamis (26/1) lalu. Kasubdit IV AKBP Herry Manurung menuturkan, penangkapan tersangka bermula dari hasil pengintaian dari aparat kepolisian terhadap akun Aries ini selama dua bulan terakhir.

Setelah berhasil masuk dalam jaringan Facebook Aries, aparat baru bisa memantau pergerakannya. Dalam melancarkan aksinya, tersangka sangat berhati-hati. Dia tak serta merta langsung mengiyakan pesanan calon pelanggan. Si calon pelanggan diajak ngobrol dahulu lewat percakapan Facebook. Setelah yakin aman, obrolan dilanjutkan lewat BBM.

Di situ Aries mengirimkan foto-foto “peliharaannya”. Ada dua macam tarif yang diberikan tersangka. Rp 700 ribu untuk short time dan Rp 2 juta untuk long time. Harga itu masih bisa dinego.

Setelah beberapa lama mengamati gerak-gerik tersangka, diketahui bahwa Aries mendapat pelanggan yang ingin menikmati jasa seks, inisial ER, yang ternyata sekira enam bulan lalu pernah menggunakan jasanya.

Lantas Aries dan pelanggannya telah menentukan hari transaksi. Sang pelanggan membuat janji bertemu di Hotel Pundi Rezeki, The Hoke, Kecamatan Jambi Selatan. AS terlebih dahulu ke hotel itu pukul 10.00 dan langsung check in.

Tak lama kemudian Aries datang. Transaksi pun dilakukan. ER kembali dipersilakan memilih wanita “peliharaan” Aries. Jumlahnya tak tanggung-tanggung, mencapai 50-an orang.  ER pun menentukan pilihannya pada PU (25). Aries langsung menelepon wanita itu. Sekira setengah jam kemudian, datanglah wanita tersebut. Pukul 13.00 tersangka turun dan hendak pergi lewat bagian belakang hotel. Di situlah dia langsung diamankan polisi, yang sudah menunggunya.

Polisi pun langsung menuju kamar G02 yang berada di lantai dasar hotel. Di sana memang ada ER dan PU. Keduanya berpakaian lengkap. ER yang sehari-hari sebagai pedagang itu, sempat mengelak dengan mengaku belum melakukan apa-apa terhadap PU.

Tak mau terkecoh, polisi lantas menggeledah kamar tersebut. Ditemukan satu buah kondom yang telah terpakai. Selain itu, masih ada dua kondom lagi yang sama sekali belum terpakai. Rupanya, ER membayar Rp 1,5 juta untuk long time. Ketiganya lantas digiring ke Mapolda Jambi untuk penyelidikan lebih lanjut.

Polisi juga mengembangkan kasus ini. Alhasil, didapatlah dua wanita lagi, yaitu ABH (23) yang berstatus sebagai mahasiswi di salah satu kampus di Kota Jambi dan PR (21).

“Tersangka (Aries, red) sudah ditahan,” kata Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Kuswahyudi Tresnadi yang dilansir Jambi Independent.

Terpisah, Dir Reskrimum Polda Jambi Benedictus Anies Purnawan atas kasus ini, ER hanya dikenakan wajib lapor. Sementara tiga wanita tersebut statusnya sebagai korban. Aries dianggap melakukan eksploitasi terhadap wanita.

“Dari transaksi Rp 1,5 juta itu, dia (Aries, red) menerima Rp 400 ribu. Sisanya baru untuk si perempuan yang melayani ER,” katanya.

Atas perbuatannya, Aries dikenakan UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang perdagangan orang. (rib/nas/iil/JPG)

Pemko Batam akan Ganti Lampumerah dengan Arus AC/DC

0
ilustrasi

batampos.co.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam akan mengganti lampumerah yang ada secara bertahap terhadap.

Kadishub Batam Yusfa Hendri menjelaskan, beberapa lampumerah yang lama pada saat ini masih menggunakan arus AC atau hanya mengandalkan arus listrik.

Akibatnya, jika terjadi pemadaman listrik, beberapa lampumerah yang menggunakan sistem AC ikut mati. Matinya lampumerah tersebut tentu saja berdampak pada arus lalu lintas yang tidak beraturan hingga mengalami kemacetan panjang pada saat jam-jam sibuk.

Untuk mengatasi terjadinya arus lalu lintas yang tidak beraturan hingga macet panjang, Dishub Batam mengganti beberapa lampumerah dengan menggunakan sistem DC atau menggunakan baterai.

“Kalau sudah memakai sistem DC, lampumerah akan tetap menyala hingga enam jam kedepan. Sebab, secara otomatis akan digantikan atau swicth dari listrik ke baterai,” ujar Yusfa.

Untuk tahun 2017 ini, Dishub Batam telah memiliki anggaran untuk melakukan pergantian lampumerah sistem AC ke sistem DC. Namun, dengan anggaran yang telah dimiliki pada tahun ini, belum bisa mengganti seluruh lampumerah yang masih menggunakan sistem AC.

“Tahun 2017 ini, hanya untuk beberapa lampumerah saja. Karena itu, pergantian dilakukan secara bertahap,” tuturnya.

Nantinya, lampumerah dengan sistem DC itu juga akan dilengkapi dengan Area Traffic Control System (ATCS) dan juga akan dipasang CCTv.
(cr1)